KIMIA TEKNIK
BENDA
•
Benda adalah segala sesuatu yang
memiliki massa dan menempati ruang.
•
Benda terbagi atas tiga wujud yaitu :
Padat, Cair, dan Gas.
•
Benda juga ada yang berwujud Semi Padat
SIFAT – SIFAT BENDA
•
Benda Padat : Tidak dapat diubah, dan
tidak dipengaruhi wadahnya.
•
Benda Cair : Mengikuti bentuk wadahnya,
bentuk permukaan benda cair yang
tenang selalu datar, benda cair mengalir
ke tempat rendah, dan benda cair
menekan ke segala arah.
•
Benda Gas : Gas mengisi seluruh ruangan
GAS IDEAL
•
Gas ideal adalah gas teoritis yang terdiri
dari partikel – partikel titik yang bergerak
secara acak dan tidak saling berinteraksi.
•
Kriteria gas ideal yaitu : Tidak adanya
gaya tarik-menarik atau tolak-menolak
HUKUM-HUKUM GAS IDEAL
•
Hukum Boyle dikemukakan oleh fisikawan
Inggris yang bernama Robert Boyle. Hasil
percobaan Boyle menyatakan bahwa apabila
suhu gas yang berada dalam bejana tertutup
dipertahankan konstan, maka tekanan gas
berbanding terbalik dengan volumenya. Untuk
gas yang berada dalam dua keadaan
keseimbangan yang berbeda pada suhu
konstan, diperoleh persamaan sebagai berikut.
Contoh :
Sejumlah gas ideal pada mulanya mempunyai tekanan P dan volume V. Jika gas tersebut mengalami proses isotermal sehingga
tekanannya menjadi 4 kali tekanan semula maka volume gas berubah menjadi…
Diketahui :
Tekanan awal (P1) = P Tekanan akhir (P2) = 4P Volume awal (V1) = V
Ditanya : volume akhir gas (V2) Jawab :
Hukum Boyle (proses isotermal atau suhu konstan) : P V = konstan
P1 V1 = P2 V2
(P)(V) = (4P)(V2) V = 4 V2
V2 = V / 4 = ¼ V
•
Hukum Charles dikemukakan oleh
fisikawan Prancis bernama Jacques
Charles. Charles menyatakan bahwa jika
tekanan gas yang berada dalam bejana
tertutup dipertahankan konstan, maka
volume gas sebanding dengan suhu
mutlaknya. Untuk gas yang berada dalam
dua keadaan seimbang yang berbeda
pada tekanan konstan, diperoleh
persamaan sebagai berikut.
Contoh :
Di dalam sebuah bejana tertutup terdapat gas yang mempunyai volume 2 liter dan suhu 27oC. Jika volume gas menjadi 3 liter maka suhu gas
menjadi… Pembahasan Diketahui :
Volume awal (V1) = 2 liter = 2 dm3 = 2 x 10-3 m3
Volume akhir (V2) = 3 liter = 3 dm3 = 3 x 10-3 m3
Suhu awal (T1) = 27oC + 273 = 300 K
Ditanya : suhu akhir (T2)
• Hukum Gay-Lussac menyatakan bahwa tekanan dari suatu massa gas berbanding lurus dengan suhu mutlak gas, ketika volume dipertahankan konstan. Hukum Gay-Lussac adalah sangat mirip dengan hukum Charles, dengan satu-satunya
perbedaan adalah jenis wadah. Wadah dalam percobaan hukum Charles adalah fleksibel
sedangkan, dalam percobaan hukum Gay-Lussac sangat kaku. Penyataan matematika untuk hukum Gay-Lussac adalah juga mirip dengan hukum
Contoh :
• Hukum Avogadro ini merupakan penjelasan
lanjutan untuk memperjelas apa yang dikemukan oleh Gay Lussac mengenai hukum perbandingan volume. Dalam menjelaskan hukum Gay Lussac, Avogadro mengajukan sebuah hipotesis : “Pada suhu dan tekanan yang sama, semua gas yang volumenya sama mengandung jumlah partikel yang sama.” Berdasarkan hipotesis ini maka
diperoleh hukum Avogadro yaitu : “Pada suhu dan tekanan yang sama, perbandingan volume gas
sesuai dengan perbandingan jumlah
Contoh :
8 Liter gas gas oksigen (O2) mengandung 1,24x1023 molekul oksigen.