• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV PRIORITAS DAN SASARAN PEMBANGUNAN DAERAH

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "BAB IV PRIORITAS DAN SASARAN PEMBANGUNAN DAERAH"

Copied!
21
0
0

Teks penuh

(1)

BAB IV

PRIORITAS DAN SASARAN PEMBANGUNAN DAERAH

4.1) Tujuan dan Sasaran Pembangunan

RKPD Kabupaten Indragiri Hulu Tahun 2019 disusun dengan berpedoman pada RPJMD Kabupaten Indragiri Hulu Tahun 2016-2021. Visi pembangunan daerah kabupaten Indragiri Hulu dalam RPJMD Kabupaten Indragiri Hulu Tahun 2016 – 2021 yaitu “ Mewujudkan Indragiri Hulu yang lebih sejahtera 2021”.

Makna yang termuat dalam visi pembangunan Kabupaten Indragiri Hulu jangka menengah tersebut dijabarkan sebagai berikut :

Sejahtera yang dimaksudkan meliputi aspek lahiriah dengan indikator kesejahteraan ekonomi, keterjangkauan / aksesibilitas pelayanan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat;

dan juga aspek kejiwaan / batiniah berupa rasa aman, sentosa dan makmur (terlepas dari segala macam gangguan), dalam beribadah maupun berusaha, dengan tidak membeda-bedakan suku, agama, ras maupun profesi, karena Indragiri Hulu adalah bagian dari NKRI.

Untuk mewujudkan Visi tersebut, maka dilakukan melalui Misi berikut:

1) Meningkatkan tata kelola pemerintahan yang baik melalui peningkatan sumber daya aparatur dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.

2) Meningkatkan pelayanan pendidikan dan kesehatan yang berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat.

(2)

3) Meningkatkan pemerataan ketersediaan infrastruktur fasiitas umum dan fasilitas sosial.

4) Meningkatkan pemberdayaan ekonomi masyarakat yang bertujuan untuk memperluas lapangan kerja dan mengurangi kesenjangan sosial serta memperkuat daya saing daerah.

5) Meningkatkan pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan hidup,

6) Meningkatkan keharmonisan bermasyarakat tanpa membedakan suku, agama dan profesi.

Guna mewujudkan visi dan misi pembangunan tersebut, maka pembangunan jangka menengah Kabupaten Indragiri Hulu Tahun 2016 -2021 memiliki tujuan, sasaran, dan arah kebijakan yang dijabarkan sebagai berikut :

(3)

Tabel 4. 1.

Hubungan Misi dan Tujuan/Sasaran Pembangunan

No Misi Tujuan Sasaran Indikator Sasaran Target 2019

1. Meningkatkan tata kelola pemerintahan yang baik melalui peningkatan

sumberdaya aparatur dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.

Meningkatkan Kualitas Birokrasi

Pemerintahan

Meningkatnya Kinerja dan Akuntabilitas

Nilai Akuntabilitas

(Prediket) B

Meningkatnya Transparansi Penyelenggaraan Pemerintahan

Nilai Keterbukaan

Informasi ( Persen) 96,00 Meningkatnya

Pelaksanaan Reformasi Birokrasi

Indeks Reformasi Birokrasi

(Prediket) BB

Meningkatnya Kualitas Layanan Publik

Indeks Kepuasan

Masyarakat (Persen ) 95

2. Meningkatkan pengawasan dalam tata kelola keuangan daerah yang transparan dan akuntabel.

Meningkatkan Kinerja Pengelolaan Keuangan

Daerah Terwujudnya

Pemerintahan yang bersih

Opini BPK RI WTP

Persentase Perangkat Daerah Yang bersih dari Penyimpangan Pengelolaan Keuangan Daerah (%)

85

(4)

No Misi Tujuan Sasaran Indikator Sasaran Target 2019

3 Meningkatkan pelayanan pendidikan dan kesehatan yang berkualitas bagi

seluruh lapisan masyarakat. Meningkatnya Daya Saing Sumber Daya Manusia

Meningkatnya Kualitas Pendidikan

Angka Rata- rata Lama

sekolah (Tahun) 8,25

Angka Melek Huruf (% ) 99,15 Harapan Lama Sekolah

(Tahun) 12,04

Meningkatnya Derajat

Kesehatan Masyarakat Angka Harapan Hidup

(Tahun) 69,78

Meningkatnya Kualitas Organisasi

Kepemudaan

Persentase Organisasi Pemuda yang berprestasi

(% ) 1.88

4. Meningkatkan pemerataan ketersediaan infrastruktur fasilitas umum dan fasilitas

sosial. Meningkatkan Kualitas Lingkungan

Permukiman Pedesaan dan Perkotaan

Meningkatnya Kualitas

Infrastruktur Jalan Panjang jalan dalam kondisi mantap (Baik dan

Sedang (%) 72,00

Rasio Panjang Jalan per

Jumlah Kendaraan 0,009 Menurunnya

lingkungan pemukiman kumuh Pedesaan dan Perkotaan

Lingkungan Pemukiman

Kumuh (%) 0,15

Meningkatkan Kualitas Infrastruktur

Pertanian

Meningkatkan Ketersediaan Irigasi Berkondisi Baik

Luas irigasi kabupaten

dalam kondisi baik (%) 95,00

(5)

No Misi Tujuan Sasaran Indikator Sasaran Target 2019

Meningkatkan Kualitas Infrastruktur

keolahragaan

Meningkatkan Kualitas Sarana dan Prasarana olahraga

Rasio Lapangan Olahraga -

(Per 1.000 Penduduk) 1,00 Persentase Sarana dan

Prasarana Olahraga Sesuai

Standar 100

5. Meningkatkan

pemberdayaan ekonomi masyarakat yang bertujuan untuk memperluas lapangan kerja dan mengurangi kesenjangan sosial serta memperkuat daya saing daerah.

Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Meningkatkan Taraf Hidup Masyarakat

Pengeluaran Per Kapita Disesuaikan (Rp

ribu/Tahun) 10.108

Tingkat Kemiskinan ( %)

7,35 Meningkatnya

Kesejahteraan Petani

Nilai Tukar Petani (Pendekatan Provinsi Riau

) (%) 104,59

Meningkatnya Produksi Beras

Angka Produksi Beras

( Ton ) 11.000

Rasio produksi terhadap

kebutuhan beras (%) 0,35 Meningkatnya Kualitas

Daya Saing Tenaga Kerja

Tingkat Pengangguran

Terbuka ( % ) 3,75

Tingkat Partisipasi

Angkatan Kerja (%) 64,79

(6)

No Misi Tujuan Sasaran Indikator Sasaran Target 2019 Meningkatnya

Pemberdayaan Ekonomi Sektor Pariwisata

Meningkatnya

Kunjungan Wisatawan

Jumlah Kunjungan Wisatawan (orang)

7.462

Meningkatnya Pengembangan Budaya Daerah

Meningkatnya Pelestarian Dan Pengembangan Kekayaan Budaya

Benda, Situs dan Kawasan Cagar Budaya Yang

dilestarikan - (%)

100,00

Cakupan gelar seni dan budaya di Masyarakat (Kegiatan )

35

Jumlah Lingkung Seni/

Budaya yang aktif (Kelompok)

60

Meningkatnya

Investasi di Kabupaten Indragiri Hulu

Peningkatan Realisasi

Investasi Realisasi PMDN - (Rp Juta) 11.021.685,66 Realisasi PMA - (US$) 345.198.057,26 Membatasi

Pertumbuhan Penduduk

Terkendalinya Angka Kelahiran

Rasio Akseptor KB (%) 77,66 Angka Pertumbuhan

Penduduk 1,10

6 Meningkatkan pengelolaan sumberdaya alam dan lingkungan hidup.

Mewujudkan Lingkungan Hidup Yang Berkualitas

Meningkatnya

kebersihan lingkungan

Status Pencemaran Mutu

Air (%) 5,1

Persentase rumah tangga

pengguna air bersih (%) 85 presentase rumah sehat 85

(7)

No Misi Tujuan Sasaran Indikator Sasaran Target 2019 Persentase Keluarga

dengan kepemilikan sarana

sanitasi dasar 75

Mengurangi Polusi Udara Akibat

Kebakaran Hutan dan Lahan

Jumlah Titik Api 12,00

Ratio RTH Persatuan

wilayah ber HPL/HGB 19,48 7 Meningkatkan keharmonisan

bermasyarakat tanpa membedakan suku, agama dan profesi.

Meningkatkan Kualitas Pemaham an Ajaran Agama Bagi

Pemeluknya

Meningkatnya Kerukunan Hidup Beragama

Persentase Konflik

Bernuansa SARA (% ) 0

(8)

4.2) Prioritas dan Sasaran Pembangunan Tahun 2019.

4.2.1 Prioritas Pembangunan Nasional

Prioritas pembangunan daerah sudah disinergikan dengan RKP Nasional yang memuat prioritas Pembangunan, yang terdiri dari Prioritas pokok, prioritas wajib dan prioritas pemerataan.

Prioritas pokok terdiri dari Kedaulatan pangan, kedaulatan energi, kemaritiman, Pariwisata, dan Industri. Selanjutnya Prioritas wajib terdiri dari Pendidikan, kesehatan dan penanggulangan kemiskinan, Kemudian prioritas pemerataan terdiri dari pemerataan antar wilayah dan antar kelompok pendapatan.

Sesuai dengan tema RKP Tahun 2019 (RPJMN 2015 – 2019)

“Pemerataan Pembangunan untuk Pertumbuhan berkualitas” maka sasaran yang harus dicapai pada akhir tahun 2019, antara lain :

1. Pertumbuhan ekonomi nasional berkisar 5,4 – 5,8 persen, Inflasi secara nasional berkisar antara 2,5 – 4,5 persen.

2. Sasaran tingkat kemiskinanpada kisaran 7 – 8 persen; IPM menjadi 71,98 persen dan gini ratio menjadi 0,36 pada tahun 2019.

3. Sasaran pemerataan pembangunan antar wilayah;

kontribusi wilayah terhadap pembangunan nasional;

Sumatera 23,81 persen, Jawa 54,49 persen, Kalimantan 9,67 persen, Sulawesi 6,05 persen, Bali-Nusa Tenggara 2,96 persen, Papua-Maluku 3,02 persen.

Dan untuk menjamin sinergitas program pembangunan Nasional dan Daerah , maka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2019 harus diselaraskan untuk mendukung pencapaian 5 (lima) prioritas nasional antara lain :

1. Pembangunan Manusia melalui pengurangan kemiskinan dan peningkatan pelayanan dasar;

(9)

2. Pengurangan kesenjangan antarwilayah melalui penguatan konektivitas dan Kemaritiman;

3. Peningkatan nilai tambah ekonomi melalui pertanian, industri dan jasa produktif;

4. Pemantapan ketahanan energi, pangan, dan sumberdaya air melalui pelestarian lingkungan;

5. Stabilitas keamanan nasional dan kesuksesan pemilu;

4.2.2 Prioritas Pembangunan Provinsi Riau

Prioritas Pembangunan provinsi dirumuskan berdasarkan rumusan permasalahan pembangunan yang diperkirakan ada pada tahun 2019 yang dilihat dari perspektif Tahun 2017 dan Tahun 2018. Rumusan permasalahan didapat dari hasil evaluasi capaian indikator sasaran tiap – tiap misi daerah dan perkembangan pembangunan saat ini. Permasalahan Pembangunan Provinsi Riau Tahun 2019 antara lain :

1. Masih Tingginya tingkat kemiskinan.

2. Belum optimalnya pengelolaan pariwisata dan pelestarian budaya melayu.

3. Belum berkembangnya industri manufaktur.

4. Belum optimalnya pemanfaatan potensi kawasan pesisir perbatasan.

5. Belum optimalnya produksi pangan.

Rumusan masalah diatas akan menjadi fokus utama pembangunan provinsi Riau untuk Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2019.

Tema Pembangunan Provinsi Riau Tahun 2019 adalah

(10)

Industri manufaktur dan pariwisata untuk mewujudkan pemerataan ekonomi, dengan prioritas antara lain :

1. Penurunan tingkat kemiskinan.

2. Pengembangan Pariwisata dan pelestarian nilai – nilai budaya

3. Menumbuhkembangkan industri manufaktur 4. Pengelolaan wilayah pesisir dan perbatasan 5. Meningkatkan produktivitas pertanian

4.2.3 Prioritas Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hulu Tema Pembangunan Kabupaten Indragiri Hulu Tahun 2019 adalah ”Pemerataan Pembangunan Infrastruktur untuk Mewujudkan Pemerataan Ekonomi Menuju Indragiri Hulu Lebih Sejahtera”. Selanjutnya berdasarkan tema pembangunan dimaksud serta memperhatikan prioritas nasional, prioritas propinsi serta masalah dan tantangan sebagaimana diuraikan tersebut diatas, disusun sasaran, prioritas dan pokok – pokok arahan kebijakan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hulu Tahun 2019 dalam mendukung prioritas nasional sebagai berikut :

(11)

Tabel 4.2

Prioritas, Sasaran dan Arah Kebijakan Pembangunan Daerah NO FOKUS

PRIORITAS SASARAN ARAH KEBIJAKAN

1 2 3 4

1 Pemerataan

Infrastruktur 1. Pembangunan,

Peningkatan dan Pemeliharaan jalan dan jembatan yang meliputi wilayah kabupaten, destinasi wisata, kawasan strategis.

1. Pembangunan,

Peningkatan dan Pemeliharaan Jalan dan jembatan di wilayah Kabupaten

2. Peningkatan Ketersediaan

Rumah Layak Huni 2. Pembangunan jalan dan jembatan pada destinasi wisata 3. Peningkatan sarana dan

prasarana air

bersih/minum Perkotaan dan Pedesaan

3. Pembangunan / Rehabilitasi Pasar Kecamatan

4. Peningkatan

pembangunan dan pemeliharaan saluran Irigasi

4. Pemenuhan

kebutuhan air bersih/minum bagi masyarakat

perkotaan dan pedesaan

5. Peningkatan

pembangunan dan pemeliharaan saluran Irigasi

5. Pemenuhan rumah layak huni

6. Peningkatan sarana

prasarana Perekonomian Desa

7. Peningkatan

pembangunan dan pemeliharaan saluran drainase perkotaan dan permukiman

2 Pembangunan

Ekonomi Inklusif 1. Peningkatan Produksi dan Produktivitas Produk Pertanian

1. Penyediaan bantuan sarana produksi tanaman pangan dan hortikultura,

perkebunan

peternakan dan perikanan

2. Pengembangan UKM dan

IKM

2. Peningkatan kelembagaan tani

(12)

NO FOKUS

PRIORITAS SASARAN ARAH KEBIJAKAN

1 2 3 4

3. Penanganan Pasca

panen produk pertanian dan perikanan

4. Meningkatkan

ekonomi berbasis rumah tangga

3 Peningkatan Kualitas

Sumber Daya Manusia

1. Angka Partisipasi Murni

(APM) 1. Peningkatan sarana

prasarana

pendidikan yang berkualitas pada semua jenjang pendidikan

2. Angka Partisipasi Kasar (APK)

2. Peningkatan

pemerataan dan perluasan akses penyelenggaraan pendidikan

3. Harapan Lama Sekolah 3. Peningkatan sumber daya manusia dan sarana prasarana pelayanan kesehatan 4. Rata-rata Lama Sekolah 4. Peningkatan

pemerataan dan perluasan akses penyelenggaraan kesehatan

5. Angka Harapan Hidup

4 Pengurangan Tingkat Kemiskinan

1. Peningkatan pemenuhan hak dasar dan kesejahteraan masyarakat

1. Penyediaan

kebutuhan dasar rumah tangga berupa pangan, jaminan kehatan, perumahan dan biaya pendidikan melalui Beras Miskin, Jamkesda, Program Keluarga Harapan Rumah Sederhana Layak Huni (RSLH) dan Beasiswa

2. Peningkatan Strategi

percepatan

penanggulangan Kemiskinan

(13)

NO FOKUS

PRIORITAS SASARAN ARAH KEBIJAKAN

1 2 3 4

2. Meningkatkan

pengeluaran per

kapita dan

mengurangi kemiskinan

3. Pembangunan Jalan

dan Jembatan, Penyediaan listrik, air bersih, sarana prasarana

pendidikan dan sarana prasarana kesehatan

4. Pengembangan

usaha ekonomi masyarakat melalui koperasi dan Industri kecil menengah

5 Pengembangan Destinasi Pariwisata

1. Penguatan jaringan infrastruktur pada destinasi wisata

1. Pembangunan Jalan dan jembatan pada destinasi wisata

2. peningkatan SDM pada

destinasi wisata dan event- event pariwisata

2. Penyediaan listrik,

air bersih,

pembangunan

sarana prasarana pendukung lainnya

3. Peningkata Kualitas

Kesehatan di wilayah destinasi wisata

3. Pembangunan

sekolah disekitar daerah pariwisata

4. Peningkatan nilai-nilai

budaya dan agama

4. Pendidikan dan pelatihan tenaga kepariwisataan

Tahun 2019 merupakan tahun keempat dari pembangunan daerah jangka menengah Kabupaten Indragiri Hulu tahun 2016 – 2021. Dalam proses perencanaan pembangunan daerah Indragiri Hulu tahun 2019 tidak terlepas dari hasil-hasil pembangunan sebelumnya. Selain itu, perencanaan pembangunan daerah Indragiri Hulu juga disusun dengan memperhatikan berbagai kebijakan pembangunan provinsi Riau, terutama yang

(14)

2019, sebagai bentuk keselarasan antar kebijakan provinsi dan daerah.

Tabel 4. 2.

Keterkaitan prioritas Progran Nasional, Provinsi dan Kabupaten Indragiri Hulu

Prioritas Nasioanal

(RKP 2019) Prioritas Provinsi Riau

RKPD 2019 Prioritas Kabupaten Inhu 2019 Pembangunan

Manusia melalui pengurangan kemiskinan dan peningkatan pelayanan dasar;

 Penurunan tingkat

kemiskinan.  Pengentasan

kemiskian

 Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia Pengurangan

kesenjangan antarwilayah melalui penguatan konektivitas dan Kemaritiman

Pengembangan wilayah pariwisata dan pelestarian nilai – nilai budaya

 Pengembangan Destinasi

Pariwisata

Peningkatan nilai tambah ekonomi melalui pertanian, industri dan jasa produktif

Menumbuh kembangkan

industri manufaktur  Pembangunan ekonomi inklusif

Pemantapan ketahanan energi, pangan, dan sumberdaya air melalui

pelestarian lingkungan

Pengelolaan wilayah pesisir

dan perbatasan  Pemerataan Infrastruktur

Stabilitas keamanan nasional dan kesuksesan pemilu

Meningkatkan

produktivitas pertanian

(15)

Tabel 4. 3.

Prioritas Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hulu 2019

NO FOKUS PRIORITAS SASARAN ARAH KEBIJAKAN PROGRAM PRIORITAS

1 2 3 4 5

1 Pemerataan Infrastruktur 1.

Pembangunan, Peningkatan dan

Pemeliharaan jalan dan jembatan yang meliputi wilayah kabupaten, destinasi wisata, kawasan strategis.

1.

Pembangunan, Peningkatan dan Pemeliharaan Jalan dan

jembatan di wilayah Kabupaten 1. Program Pembangunan Jalan Dan Jembatan

2. Peningkatan Ketersediaan Rumah Layak

Huni 2. Pembangunan jalan dan

jembatan pada destinasi wisata 2. Program Rehabilitasi / Pemeliharaan Jalan Dan Jembatan

3. Peningkatan sarana dan prasarana air

bersih/minum Perkotaan dan Pedesaan 3.

Pembangunan / Rehabilitasi

Pasar Kecamatan 3. Program Tanggap Darurat Jalan Dan Jembatan

4. Peningkatan pembangunan dan

pemeliharaan saluran Irigasi 4. Pemenuhan kebutuhan air bersih/minum bagi masyarakat

perkotaan dan pedesaan 4. Program Pembangunan Insfraktruktur Pedesaan

5. Peningkatan pembangunan dan

pemeliharaan saluran Irigasi 5. Pemenuhan rumah layak huni 5. Program Pengembangan Perumahan

6. Peningkatan sarana prasarana Perekonomian Desa 6. Program Lingkungan Sehat Perumahan

7.

Peningkatan pembangunan dan

pemeliharaan saluran drainase perkotaan

dan permukiman 7 Program Pengembangan Kinerja Pengelolaan

Air Minum dan Air Limbah

8. Program Pembangunan Saluran Drainase /

Gorong – Gorong

9. Program Pengembangan Dan Pengelolaan

Jaringan Irigasi, Rawa Dan Jaringan Pengairan Lainnya.

1. Penyediaan bantuan sarana

(16)

NO FOKUS PRIORITAS SASARAN ARAH KEBIJAKAN PROGRAM PRIORITAS

1 2 3 4 5

2. Pengembangan UKM dan IKM 2. Peningkatan kelembagaan tani 2. Program Peningkatan Ketahanan Pangan (Pertanian/Perkebunan)

3. Penanganan Pasca panen

produk pertanian dan perikanan 3. Program Peningkatan Pemasaran Hasil Produksi Pertanian/Perkebunan

4. Meningkatkan ekonomi berbasis

rumah tangga 4. Program Peningkatan Penerapan Teknologi Pertanian/Perkebunan

5. Program Peningkatan Produksi

Pertanian/Perkebunan

6. Program Pemberdayaan Penyuluh Pertanian

Perkebunan Lapangan

7. Program Pencegahan Dan Penanggulangan

Penyakit Ternak

8 Program Peningkatan Produksi Hasil

Peternakan

9 Program Peningkatan Pemasaran Hasil

Produksi Peternakan

10. Program Pengembangan Budidaya Perikanan

11. Program Peningkatan Penerapan Teknologi

Peternakan

12. Program Sarana Dan Prasarana Teknologi

Tepat Guna Pertanian/Perkebunan

13. Program Pengembangan Budidaya Perikanan

14. Program Optimalisasi Pengelolaan Dan

Pemasaran Produksi Perikanan

15. Program Penciptaan Iklim Usaha Usaha Kecil

Menengah Yang Konduksif

16. Program Pengembangan Kewirausahaan Dan

Keunggulan Kompetitif Usaha Kecil Menengah

(17)

NO FOKUS PRIORITAS SASARAN ARAH KEBIJAKAN PROGRAM PRIORITAS

1 2 3 4 5

17. Program Pengembangan Sistem Pendukung

Usaha Bagi Usaha Mikro Kecil Menengah

18. Program Pengembangan Industri Kecil Dan

Menengah

3 Peningkatan Kualitas

Sumber Daya Manusia 1. Angka Partisipasi Murni (APM) 1. Peningkatan sarana prasarana pendidikan yang berkualitas

pada semua jenjang pendidikan 1. Program Pendidikan Anak Usia Dini

2. Angka Partisipasi Kasar (APK) 2. Peningkatan pemerataan dan

perluasan akses

penyelenggaraan pendidikan 2. Program Wajib Belajar Pendidikan Dasar Sembilan Tahun

3. Harapan Lama Sekolah 3. Peningkatan sumber daya

manusia dan sarana prasarana

pelayanan kesehatan 3. Program Peningkatan Mutu Pendidik Dan Tenaga Kependidikan

4. Rata-rata Lama Sekolah 4. Peningkatan pemerataan dan

perluasan akses

penyelenggaraan kesehatan 4. Program Manajemen Pelayanan Pendidikan

5. Angka Harapan Hidup 5. Program Pendidikan Non Formal

6. Program Obat Dan perbekalan Kesehatan

7. Program Upaya Kesehatan Masyarakat

8. Program Promosi Kesehatan Pemberdayaan

Masyarakat

9. Program Pengembangan Lingkungan Sehat

10. Program Pencegahan Dan Penanggulangan Penyakit

11. Program Standarisasi Pelayanan Kesehatan

12. Program Pengadaan, Peningkatan dan Perbaikan Sarana dan Prasarana Puskesmas/

Puskesmas Pembantu Dan Jaringannya

13. Program Kemitraan Peningkatan Pelayanan Kesehatan

(18)

NO FOKUS PRIORITAS SASARAN ARAH KEBIJAKAN PROGRAM PRIORITAS

1 2 3 4 5

14. Program pengadaan, peningkatan sarana dan prasarana rumah sakit/rumah sakit jiwa/rumah sakit paru-paru/rumah sakit mata

15. Program Peningkatan Mutu Pelayanan BLUD

16. Program Promosi Kesehatan Ibu, Bayi Dan Anak Melalui Kelompok Kegiatan Di Masyarakat

17. Program Peningkatan Kualitas Dan Produktivitas Tenaga Kerja

18. Program Peningkatan Kesempatan Kerja

4 Pengurangan Tingkat

Kemiskinan 1. Peningkatan pemenuhan hak dasar dan kesejahteraan masyarakat

1.

Penyediaan kebutuhan dasar rumah tangga berupa pangan, jaminan kehatan, perumahan dan biaya pendidikan melalui Beras Miskin, Jamkesda, Program Keluarga Harapan Rumah Sederhana Layak Huni (RSLH) dan Beasiswa

1 Program Pendidikan Anak Usia Dini

2. Peningkatan Strategi percepatan

penanggulangan Kemiskinan 2 Program Wajib Belajar Pendidikan Dasar

Sembilan Tahun

3 Program Obat Dan perbekalan Kesehatan

4 Program Pelayanan Kesehatan Penduduk

Miskin

2.

Meningkatkan pengeluaran per kapita dan mengurangi

kemiskinan 5

Program Pengadaan, Peningkatan Dan Perbaikan Sarana Dan Prasarana Puskesmas/Puskesmas Pembantu Dan Jaringannya

3.

Pembangunan Jalan dan Jembatan, Penyediaan listrik, air bersih, sarana prasarana pendidikan dan sarana prasarana kesehatan

6 Program Pembangunan Jalan Dan Jembatan

4. Pengembangan usaha ekonomi masyarakat melalui koperasi dan Industri kecil menengah

7 Program Rehabilitasi/Pemeliharaan Jalan Dan Jembatan

8 Program Tanggap Darurat Jalan Dan Jembatan

(19)

NO FOKUS PRIORITAS SASARAN ARAH KEBIJAKAN PROGRAM PRIORITAS

1 2 3 4 5

9 Program Pengembangan Perumahan

10 Program Lingkungan Sehat Perumahan

11 Program Perbaikan Perumahan Akibat Bencana

Alam/Sosial

12

Program Pemberdayaan Fakir Miskin, Komunitas Adat Terpencil (Kat) Dan Penyandang Masalah Kesejahteran Sosial (Pmks) Lainnya

13 Program Peningkatan Kualitas Dan

Produktivitas Tenaga Kerja

14 Program Peningkatan Kesempatan Kerja

15 Program Perlindungan Dan Pengembangan

Lembaga Ketenagakerjaan

16 Program Pengembangan Lembaga Ekonomi

Pedesaan

17 Program Penciptaan Iklim Usaha Usaha Kecil Menengah Yang Konduksif

18 Program Pengembangan Kewirausahaan Dan Keunggulan Kompetitif Usaha Kecil Menengah

19 Program Pengembangan Sistem Pendukung Usaha Bagi Usaha Mikro Kecil Menengah

20 Program Peningkatan Upaya Penumbuhan Kewirausahaan Dan Kecakapan Hidup Pemuda

21 Program Peningkatan Kesejahteraan Petani

(20)

NO FOKUS PRIORITAS SASARAN ARAH KEBIJAKAN PROGRAM PRIORITAS

1 2 3 4 5

23 Program Peningkatan Pemasaran Hasil Produksi Pertanian/Perkebunan

24 Program Peningkatan Penerapan Teknologi Pertanian/Perkebunan

25 Program Peningkatan Produksi

Pertanian/Perkebunan

26 Program Pemberdayaan Penyuluh Pertanian Perkebunan Lapangan

27 Program Pencegahan Dan Penanggulangan Penyakit Ternak

28 Program Peningkatan Produksi Hasil

Peternakan

29 Program Peningkatan Pemasaran Hasil Produksi Peternakan

30 Program Pengembangan Budidaya Perikanan

31 Program Peningkatan Penerapan Teknologi

Peternakan

32 Program Sarana Dan Prasarana Teknologi Tepat Guna Pertanian/Perkebunan

33 Program Pengembangan Budidaya Perikanan

34 Program Optimalisasi Pengelolaan Dan Pemasaran Produksi Perikanan

35 Program Pengendalian Pelaksanaan Kebijakan Ekonomi Dan Penanggulangan Kemiskinan

(21)

NO FOKUS PRIORITAS SASARAN ARAH KEBIJAKAN PROGRAM PRIORITAS

1 2 3 4 5

5 Pengembangan Destinasi

Pariwisata 1. Penguatan jaringan infrastruktur pada destinasi wisata 1. Pembangunan Jalan dan

jembatan pada destinasi wisata 1. Program Pengembangan Destinasi Pariwisata

2. peningkatan SDM pada destinasi wisata dan event-event pariwisata

2. Penyediaan listrik, air bersih, pembangunan sarana prasarana pendukung lainnya

2. Program Pengembangan Nilai Budaya

3. Peningkata Kualitas Kesehatan di wilayah

destinasi wisata 3. Pembangunan sekolah disekitar

daerah pariwisata 3. Program Pembangunan Jalan Dan Jembatan

4. Peningkatan nilai-nilai budaya dan agama 4. Pendidikan dan pelatihan tenaga

kepariwisataan 4. Program Pengembangan Perumahan

5. Penyelenggaraan event

pariwisata 5. Program Pengembangan Kinerja Pengelolaan Air Minum dan Air Limbah

6. Program Wajib Belajar Pendidikan Dasar

Sembilan Tahun

7. Program Pendidikan Menengah

8. Program Obat Dan perbekalan Kesehatan

9. Program Upaya Kesehatan Masyarakat

10. Program Promosi Kesehatan Pemberdayaan Masyarakat

11. Program Pengembangan Lingkungan Sehat

12. Program Pencegahan Dan Penanggulangan Penyakit

13. Program Standarisasi Pelayanan Kesehatan

14. Program Pengadaan, Peningkatan dan Perbaikan Sarana dan Prasarana Puskesmas/

Puskesmas Pembantu Dan Jaringannya

15. Program Kemitraan Peningkatan Pelayanan Kesehatan

Referensi

Dokumen terkait

Singkapan andesit yang ditemukan disekitar titik mata air panas 2 diduga merupakan bagian dari Formasi Batuan Gunungapi Bilungala (Tmbv).. Sumber panas daerah

Usulan perbaikan yang perlu dilakukan adalah menambah satu level switch high (LSH) baru dengan jenis pelampung yang akan memberikan sinyal ke PLC safety untuk pembukaan

Berdasarkan posisi kasus sebagaimana telah diuraikan diatas, maka telah terpenuhinya unsur-unsur tindak pidana perbuatan tidak menyenangkan, hal ini berdasarkan

Menurut Woodward (Romanyshyn 1971:6), diakonia karitatif cenderung mempertahankan status quo, ideologi, dan teologinya, karena kemiskinan tidak terhindarkan, karena

Kemudahan dalam penggunaan fasilitas umum, yang dalam hal ini pelayanan administrasi pemberintahan, adalah untuk memperoleh Kartu Tanda Penduduk seumur hidup,

Dan dengan tegangan keluaran yang lebih besar dibandingkan bateai sehingga untuk penyimpanan energi listrik perlu menggunakan buck konverter yang disesuaikan

Menurut Perry Wariyo (2004) faktor-faktor yang mempengaruhi likuiditas yang dihitung dengan FDR/ LDR dalam suatu bank adalah dengan melihat kondisi CAR (Capital

Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah bibit tiga jenis gulma yaitu bibit gulma Eleusine indica, Erigeron sumatrensis, dan Cyperus kyllingia yang diduga resisten