• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III PEMBAHASAN. Rumah Sakit Pinna adalah salah satu rumah sakit yang berperan aktif

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "BAB III PEMBAHASAN. Rumah Sakit Pinna adalah salah satu rumah sakit yang berperan aktif"

Copied!
64
0
0

Teks penuh

(1)BAB III PEMBAHASAN 3.1.. Tinjuan Perusahaan Rumah Sakit Pinna adalah salah satu rumah sakit yang berperan aktif. untuk menolong kalangan masyarakat menegah kebawah, Rumah Sakit Pinna beralamat di Jl. Raya Karang Satria No. 4-5 Kp. Kompa Desa. Karang Satria Kec. Tambun Utara – Bekasi 17510 Jawa Barat - Indonesia Telp : 021 – 8827554.. 3.1.1.. Sejarah Perusahaan Berdirinya Rumah Sakit Pinna Bekasi ini berawal dari niat dr. Jonny. B Sianipar untuk membuat klink murah untuk masyarakat, karena banyaknya masyarakat tidak mampu di bekasi serta latar belakang dr. Jonny dari kalangan tidak mampu. sehingga dr. Jonny mempunyai ide untuk menghadirkan sebuah klinik murah dimana para pasien dapat berobat dengan murah meriah sehingga penyakit yang di derita bisa segera teratasi. Akhirnya pada tahun 1995 yakni setelah 4 tahun lulus dari Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran, dr. Jonny membuka praktek di Jl. Raya Karang Satria No. 4-5 Kp. Kompa Desa. Karang Satria kec. Tambun Utara, Bekasi. kemudian berkembang menjadi klinik 24 jam pada tahun 2000 dan pada tahun 2015 di kembangkan menjadi rumah sakit yang di beri nama “ Rumah Sakit Pinna” mulai beroprasi pada tanggal 19 desember 2015 hingga saat ini. Rumah Sakit Pinna berdiri di tanah seluas 1900 m2 dan memiliki luas bangunan 1672 m2, Rumah Saki Pinna mendapatkan surat izin dari dinas 24.

(2) 25. kesehatan bekasi pada tanggal 27 januari 2017, dengan nomor surat izin 503/01/Dinkes/RS/2017.. 3.1.2.. Struktur Organisasi dan Fungsi. GambarIII.1 Struktur Organisasi Rs Pinna. Fungsi dari tiap - tiap bagian adalah sebagai berikut: 1. Direktur Fungsi Direktur antar lain:.

(3) 26. A. memimpin Perusahaan dengan menerbitkan kebijakan - kebijakan perusahaan. B. memilih, menetapkan, mengawasi tugas dari kayawan dan manager. C. Bertindak sebagai perwakilan perusahaan dalam hubungannya dengan dunia luar perusahaan. 2. Manajer Fungsi Manajer antara lain: A. Perencanaan yang mencakup mendefinisikan tujuan, menegakkan strategi dan mengembangkan rencana untuk mengkoordinasi kegiatan. B. Pengorganisasian yaitu menetapkan tugas - tugas yang harus di kerjakan, siapa yang harus mengerjakan, bagaimana tugas - tugas itu dikelompokkan, siapa melapor, kepada siapa dan dimana keputusan itu harus diambil. C. Memimpin yang mencakup memotivasi bawahan, mengarahkan orang orang lain, memilih saluran - saluran komunikasi yang efektif dan memecahkan masalah atau konflik - konflik. D. Pengawasan (control) yaitu memantau kegiatan - kegiatan untuk memastikan kegiatan itu apakah telah sesuai dengan yang direncanakan mengoreksi setiap penyimpangan. 3. Koordinator Fungsi koordinatoor antara lain: A. Mengetahui beban orang yang dibawahnya apakah overload, underload atau normal..

(4) 27. B. Memberikan arahan atau solusi jika orang dibawahnya mengalami masalah atau kesulitan dalam pekerjaan. 4. Penata laksana 1. Administrasi Fungsi Administrasi antara lain: A. Bertanggung jawab atas kegiatan administrasi sehari - hari B. Mengurusi data - data pasien 2. Dokter Fungsi dokter antara lain: A. Melakukan pemeriksaan pada pasien untuk mendiagnosa pasien secara cepat dan memberikan terapi yang cepat dan tepat. B. Bertindak sebagai mitra, penasehat dan konsultasi bagi pasiennya. C. Tugas dan hak eksklusif dokter untuk memberikan surat keterangan sakit dan surat keterangan sehat setelah melakukan pemeriksaan pada pasien. D. Menyelenggarakan rekam medis yang memenuhi standar. 3. Perawat Fungsi perawat antara lain: A. Perawat membantu dokter memberikan pelayanan pengobatan dan tindakan khusus yang menjadi wewenang dokter yang seharusnya dilakukan oleh dokter seperti hackting luka pasien, pemasangan infuse, menyuntik dan pemberian obat. B. Adapun dalam melakukan tugasnya perawat dibantu oleh asisten perawat. 4. Apoteker.

(5) 28. Fungsi apoteker: A. Meracik obat yaitu kegiatan menyiapkan, menimbang, mencampur, mengemas dan memberikan etiket pada wadah. Dalam melaksanakan peracikan obat harus dibuat suatu prosedur tetap dengan memperhatikan dosis jenis dan jumlah obat serta penulisan etiket yang benar. B. Penyerahan obat Sebelum obat diserahkan kepada pasien terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan akhir terhadap kesesuaian antara obat dengan resep, penyerahan obat dilakukan oleh apoteker disertai pemberian informasi obat kepada pasien. Dalam melaksanakan tugasnya seorang apoteker dibantu oleh asisten apoter. 5. Bagian pembelian Fungsi bagian pembelian antara lain: A. Melakukan pemesanan obat kepada supplier. B. Memilih dan mengecek serta memastikan bahwa barang yang masuk dalam keadaan yang baik. C. Bagian Gudang 6. Security Fungsi security antara lain: A. Memberikan persetujuan tentang pengambilan barang di gudang. B. Membuat laporan hasil penjualan dan pembelian obat. C. Bertanggung jawab atas stok barang dalam gudang. 3.2.. Analisis Kebutuhan Dalam perancangan program rawat inap pada Rumah Sakit Pinna Bekasi.

(6) 29. sangat dibutuhkan untuk menunjang pekerjaan yang berkaitan dengan proses pengolahan data rawat inap. Karena saat ini Rumah Sakit Pinna Bekasi menggunakan sistem manual dalam menjalankan setiap prosesnya seperti dalam mengolah data sampai pembuatan laporan masih di lakukan secara manual. Di perlukan aplikasi program pengolahan data rawat inap untuk memudahkan pengguna dalam proses pendaftaran dan pengolahan data hingga pembuatan laporan.. Adapun akses dalam menjalankan program rekam medik rawat inap yang penulis uraikan sebagai berikut: A. Analisa Kebutuhan Pengguna Merupakan operator yang menjalankan program tersebut dalam program aplikasi pengolahan data pasien yang terbagi menjadi 4 hak akses yaitu admin, petugas, apoteker, dan dokter. 1. Admin a. Dapat melakukan login pada program. b. Dapat mengakses menu utama c. Dapat mengelola data user d. Dapat mengelola data alat e. Dapat mengelola data dokter f. Dapat mengelola data kamar g. Dapat mengelola data tindakan h. Dapat melihat semua jenis laporan. i. Dapat melakukan logout dari aplikasi..

(7) 30. 2. Petugas a. Dapat melakukan login program. b. Dapat mengakses menu utama c. Dapat mengelola data pasien d. Dapat mengelola data registrasi e. Dapat mengelola data perawatan f. Dapat mengelola data pembayaran g. Dapat melihat semua laporan yang berhubungan dengan pasien. h. Dapat melakukan logout dari aplikasi. 3. Apoteker a.. Dapat melakukan login program.. b.. Dapat mengakses menu utama. c.. Dapat mengelola data obat. d.. Dapat melakukan logout dari aplikasi.. 4. Dokter. B.. a.. Dapat melakukan login program.. b.. Dapat mengakses menu utama. b.. Dapat mengelola data pemeriksaan. c.. Dapat melihat laporan pemeriksaan.. d.. Dapat melakukanlogout dari aplikasi.. Analisa Kebutuhan Sistem 1. Untuk dapat mengakses program, pengguna harus melakukan login terlebih dahulu dengan memasukan nama user dan password, agar.

(8) 31. kerahasian para pengguna terjaga keamanannya. 2. Setelah menggunakan program, pengguna di wajibkan untuk melakukan logout atau keluar dari aplikasi untuk menjaga data tetap aman. 3. Sistem melakukan pengolah data pasien, petugas, perawatan,dan Kamar.. 3.3.. Rancangan Dokumen Dokumen masukan yang penulis rancang sebagai dasar proses input. adalah untuk mengetahui informasi yang nantinya akan diolah, sehingga output yang dihasilkan sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Beberapa dokumen masukan yang penulis usulkan untuk Rumah Sakit Pinna adalah: A. Rancangan Dokumen Masukan (Input) Dokumen masukan yang penulis rancang sebagai dasar proses input adalah untuk mengetahui informasi yang nantinya akan diolah, sehingga output yang dihasilkan sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Beberapa dokumen masukan yang penulis usulkan untuk Rumah Sakit Pinna adalah: 1.. Nama Dokumen. : Data Pasien. Fungsi. : Menambah Data Pasien. Sumber. : Pasien. Tujuan. : Petugas. Media. : File. Jumlah. :1.

(9) 32. 2.. Frekuensi. : Setiap Ada Pasien Baru. Bentuk. : Lampiran A.1. Nama Dokumen. : Data Obat. Fungsi. : Menambah Data Obat. Sumber. : Apoteker. Tujuan. : Petugas. Media. : File. Jumlah. :1. Frekuensi. 3.. Bentuk. : Lampiran A.2. Nama Dokumen. : Data Dokter. Fungsi. : Menambah Data Dokter. Sumber. : Dokter. Tujuan. : Admin. Media Jumlah Frekuensi. 4.. : Setiap Ada Obat Baru. : File :1 : Setiap Ada Dokter Baru. Bentuk. : Lampiran A.3. Nama Dokumen. : Data Pengguna. Fungsi. : Menambah Data Pengguna. Sumber. : Pengguna. Tujuan. : Admin. Media. : File.

(10) 33. Jumlah Frekuensi. 5.. : Lampiran A.4. Nama Dokumen. : Data Alat. Fungsi. : Menambah Data Alat Medis. Sumber. : Bagian Pengadaan Alat Medis. Tujuan. : Admin. Media. : File. Jumlah. :1 : Setiap Ada Alat Baru. Bentuk. : Lampiran A.5. Nama Dokumen. : Data Kamar. Fungsi. : Menambah Data Kamar. Sumber. :-. Tujuan. : Admin. Media. : File. Jumlah. :1. Frekuensi. 7.. : Setiap Ada Pengguna Baru. Bentuk. Frekuensi. 6.. :1. : Setiap Ada Kamar Baru. Bentuk. : Lampiran A.6. Nama Dokumen. : Data Tindakan. Fungsi. : Menambah Data Tindakan Medis. Sumber. : Dokter. Tujuan. : Admin.

(11) 34. Media. : File. Jumlah. :1. Frekuensi. : Setiap Ada Tindakan Baru. Bentuk. : Lampiran A.7. B. Rancangan Dokumen Keluaran (Output) Dokumen keluaran yang penulis rancang sebagai proses output untuk mengetahui informasi yang dihasilkan perusahaan. Beberapa dokuemen keluaran yang penulis usulkan untuk Rumah Sakit Pinna adalah: 1.. Nama Dokumen. : Resep Dokter. Fungsi. : Daftar Obat Yang Harus Di Konsumsi. Sumber. : Dokter. Tujuan. : Pasien. Media. : Kertas. Jumlah. :1. Frekuensi. : Setiap Pemeriksaan Pasien. Bentuk. : Lampiran B.1. 2. Nama Dokumen. : Bukti Pembayaran. Fungsi. : Mengetahui Data Pembayaran Perwatan. Sumber. : Petugas. Tujuan. : Pasien. Media. : Kertas.

(12) 35. Jumlah. :1. Frekuensi. : Setiap Transaksi. Bentuk. : Lampiran B.2. 3. Nama Dokumen. : Laporan Data Pengguna. Fungsi. : Mengetahui Data Pengguna. Sumber. : Admin. Tujuan. : Direktur Rumah Sakit. Media. : Kertas. Jumlah. :1. Frekuensi. : Setiap Bulan. Volume. : 1 Bulan. Bentuk. : Lampiran B.3. 4. Nama Dokumen. : Laporan Data Pasien. Fungsi. : Mengetahui Data Pasien. Sumber. : Admin. Tujuan. : Direktur Rumah Sakit. Media. : Kertas. Jumlah. :1. Frekuensi. : Setiap Bulan. Volume. : 1 Bulan. Bentuk. : Lampiran B.4. 5. Nama Dokumen Fungsi. : Laporan Data Kamar : Mengetahui Data Kamar.

(13) 36. Sumber. : Admin. Tujuan. : Direktur Rumah Sakit. Media. : Kertas. Jumlah. :1. Frekuensi. : Setiap Bulan. Volume. : 1 Bulan. Bentuk. : Lampiran B.5. 6. Nama Dokumen. : Laporan Registrasi Pasien. Fungsi. : Mengetahui Data Regitrasi Pasien. Sumber. : Admin. Tujuan. : Direktur Rumah Sakit. Media. : Kertas. Jumlah. :1. Frekuensi. : Setiap Bulan. Volume. : 1 Bulan. Bentuk. : Lampiran B.6. 7. Nama Dokumen. : Laporan Data Perawatan. Fungsi. : Mengetahui Data Perawat. Sumber. : Pasien. Tujuan. : Admin. Media. : Kertas. Jumlah. :1. Frekuensi. : Setiap Bulan.

(14) 37. Volume. : 1 Bulan. Bentuk. : Lampiran B.7. 8. Nama Dokumen. : Laporan Data Pemeriksaan. Fungsi. : Mengetahui Data Pemeriksaan. Sumber. : Dokter. Tujuan. : Petugas. Media. : Kertas. Jumlah. :1. Frekuensi. : Setiap Bulan. Volume. : 1 Bulan. Bentuk. : Lampiran B.8. 9. Nama Dokumen. : Laporan Data Tindakan. Fungsi. : Mengetahui Data Tindakan. Sumber. : Dokter. Tujuan. : Petugas. Media. : Kertas. Jumlah. :1. Frekuensi. : Setiap Bulan. Volume. : 1 Bulan. Bentuk. : Lampiran B.9.

(15) 38. 3.4. Entity Relationship Diagram (ERD) A. Entity Relationship Diagram (ERD).

(16) 39. Gambar III.2 Entity Relationship Diagram Rawat Inap B. LRS (Logical Record Structure).

(17) 40. Gambar III.3 Logical Record StructureRawat Inap 3.5. Spesifikasi File 1. Spesifikasi File Data Pasien Nama File. : Pasien.

(18) 41. Akronim. : tblpasien. Fungsi. : Menyimpan Data Pasien. Tipe File. : File Master. Organisasi File. : Indexed Sequential. Akses File. : Random. Media. : Harddisk. Panjang Record. : 99 Bytes. Kunci Field. : Kode_Pasien. Softwere. : XAMPP. Tabel III.1 Spesifikasi File Data Pasien No Elemen Data. Nama Field. Tipe. Size. Keterangan. 1.. Kode pasien. Kode_Pasien. Varchar. 13. Primary Key. 2.. Nama pasien. Nama_Pasien. Varchar. 30. 3.. Alamat. Alamat_Pasien. Varchar. 30. 4.. Jenis kelamin. Jenis_Kelamin. Varchar. 10. 5.. Umur. Umur. Integer. 3. 6.. Telepon. Telp_Hp. Integer. 13. 2. Spesifikasi File Data Dokter Nama File. : Dokter. Akronim. : tbldokter. Fungsi. : Menyimpan Data Dokter. Tipe File. : File Master.

(19) 42. Organisasi File. : Indexed Sequential. Akses File. : Random. Media. : Harddisk. Panjang Record. : 61 Bytes. Kunci Field. : Kode_Dokter. Softwere. : XAMPP. Tabel III.2 Spesifikasi File Data Dokter No. Elemen Data. Nama Field. Tipe. Size. Keterangan. 1.. Kode dokter. Kode_Dokter. Varchar. 5. Primary key. 2.. Nama dokter. Nama_Dokter Varchar. 30. 3.. Spesialis. Spesialis. Varchar. 15. 4.. Tarif dokter. Tarif_Dokter. Integer. 11. 3. Spesifikasi File Data Obat Nama File. : Obat. Akronim. : tblobat. Fungsi. : Menyimpan Data Obat. Tipe File. : File Master. Organisasi File. : Indexed Sequential.

(20) 43. Akses File. : Random. Media. : Harddisk. Panjang Record. : 48 Bytes. Kunci Field. : Kode_Obat. Softwere. : XAMPP. Tabel III.3 Spesifikasi File Data Obat No Elemen Data. Nama Field. Tipe. Size. Keterangan. 1.. Kd obat. Kode_Obat. Varchar. 7. Primary Key. 2.. Nama Obat. Nama_Obat. Varchar. 30. 3.. Tarif Obat. Tarif_Obat. Double. 11. 4. Spesifikasi File Data Pengguna Nama File. : Pengguna. Akronim. : tbluser. Fungsi. : Menyimpan data pemakai. Tipe File. : File Master. Organisasi File. : Indexed Sequential. Akses File. : Random. Media. : Harddisk. Panjang Record. : 65 Bytes.

(21) 44. Kunci Field. : Kode_User. Softwere. : XAMPP. Tabel III.4 Spesifikasi File Data Pengguna No Elemen Data. Nama Field. Tipe. Size. Keterangan. 1.. Kode petugas. Kode_User. Varchar. 5. Primary Key. 2.. Nama pemakai. Nama_User. Varchar. 30. 3.. Password. Pwd_User. Varchar. 20. 4.. Status Pemakai. Status_User. Varchar. 10. 5. Spesifikasi File Data Alat Nama File. : Alat. Akronim. : tblalat. Fungsi. : Menyimpan Data Alat. Tipe File. : File Master. Organisasi File. : Indexed Sequential. Akses File. : Random. Media. : Harddisk. Panjang Record. : 48 Bytes. Kunci Field. : Kode_Alat. Softwere. : XAMPP.

(22) 45. Tabel III.5 Spesifikasi File Data Alat No Elemen Data. Nama Field. Tipe. Size. Keterangan. 1.. Kode alat. Kode_Alat. Varchar. 7. Primary Key. 2.. Nama Alat. Nama_Alat. Varchar. 30. 3.. Tarif Alat. Tarif_Alat. Varchar. 11. 6. Spesifikasi File Data Kamar Nama File. : Kamar. Akronim. : tblkamar. Fungsi. : Menyimpan Data Kamar. Tipe File. : File Master. Organisasi File. : Indexed Sequential. Akses File. : Random. Media. : Harddisk. Panjang Record. : 68 Bytes. Kunci Field. : Kode_Kamar. Softwere. : XAMPP. Tabel III.6 Spesifikasi File Data Kamar.

(23) 46. No Elemen Data. Nama Field. Tipe. Size. Keterangan. 1. Kode Kamar. Kode_Kamar. Varchar. 5. Primary Key. 2. Nama Kamar. Nama_Kamar. Varchar. 20. 3. Kapasitas. Kapastas. Integer. 11. 4. Tarif Kamar. Tarif_Kamar. Integer. 11. 5. Terisi. Terisi. Integer. 11. 6. Status Kamar. Status_Kamar. Varchar. 10. 7. Spesifikasi File Registrasi Pasien Nama File. : Regitrasi. Akronim. : trregistrasi. Fungsi. : Menyimpan data pendaftaran Rawat Inap. Tipe File. : File Transaksi. Organisasi File. : Indexed Sequential. Akses File. : Random. Media. : Harddisk. Panjang Record. : 39 Bytes. Kunci Field. : Nomor_Registrasi. Softwere. : XAMPP Tabel III.7 Spesifikasi File Registrasi Pasien. No Elemen Data. Nama Field. Tipe. 1.. Kode Registrasi. Nomor_Registrasi Varchar. 2.. Tanggal Registrasi. Tgl_Registrasi. Varchar. Size. Keterangan. 11. Primary Key.

(24) 47. 3.. Kode Pasien. Kode_Pasien. Varchar. 13. Foreign Key. 4.. Kode Kamar. Kode_Kamar. Varchar. 5. Foreign Key. 5.. Status Registrasi. Status_Registrasi. Varchar. 10. 8. Spesifikasi File Transaksi Data Perawatan Nama File. : Perawatan. Akronim. : trperawatan. Fungsi. : Menyimpan data perawatan. Tipe File. : File Transaksi. Organisasi File. : Indexed Sequential. Akses File. : Random. Media. : Harddisk. Panjang Record. : 28 Bytes. Kunci Field. : Nomor_Perawatan. Softwere. : XAMPP Tabel III.8 Spesifikasi File Transaksi Data Perawatan. No 1.. Elemen Data Nomor Perawatan. Nama Field Nomor_Perawatan. Tipe. Size. Keterangan. Varcha. 9. Primary Key. r 2.. Tanggal Perawatan. Tanggal_Perawatan. 3.. Nomor Registrasi. Nomor_Registrasi. Date Varcha. 8. r 4.. Total Biaya. Total_Biaya_Perawata. Integer. 11.

(25) 48. Perawatan. n. 9. Spesifikasi File Transaksi Data Pembayaran Nama File. : Pembayaran. Akronim. : trpembayaran. Fungsi. : Menyimpan data pembayaran. Tipe File. : File Transaksi. Organisasi File. : Indexed Sequential. Akses File. : Random. Media. : Harddisk. Panjang Record. : 147 Bytes. Kunci Field. : Nomor_Pembayaran. Softwere. : XAMPP Tabel III.9 Spesifikasi File Transaksi Data Pembayaran. No. Elemen Data. Nama Field. Tipe. Size. Keterangan. 1.. Nomor. Nomor_Pembayaran. Varchar. 5. Primary Key. Tgl_Pebayaran. Date. Pembayaran 2.. Tanggal Pembayaran. 3.. Nomor Registrasi. Nomor_Registrasi. Varchar. 8. 4.. Tanggal Keluar. Tgl_Keluar. Date. 5.. Lama Inap. Lama_Inap. Integer. 11. 6.. Total Biaya Kamar. Total_Biaya_Kamar. Integer. 11.

(26) 49. 7.. Total Baiaya Alat. Total_Biaya_Alat. Integer. 11. 8.. Total Baiaya. Total_Biaya_Dokter. Integer. 11. Dokter 9.. Total Baiaya Obat. Total_Biaya_Obat. Integer. 11. 10.. Total Baiaya. Total_Biaya_Tindaka. Integer. 11. Tindakan. n. 11.. Total Baiaya. Total_Biaya. Integer. 11. 12.. Dibayar. Dibayar. Integer. 11. 13.. Kembali. Kembali. Integer. 11. 14.. Kode User. Kode_User. Varchar. 5. 15.. Status Pembayaran. Status_Pembayaran. Varchar. 30. 10. Spesifikasi File Transaksi Data Pemeriksaan Nama File. : Pemeriksaan. Akronim. : tblpemeriksaan. Fungsi. : Menyimpan data pemeriksaan. Tipe File. : File Transaksi. Organisasi File. : Indexed Sequential. Akses File. : Random. Media. : Harddisk. Panjang Record. : 60 Bytes. Kunci Field. :-. Softwere. : XAMPP Tabel III.10 Spesifikasi File Transaksi Data Pemeriksaan. No Elemen Data. Nama Field. Tipe. Size. Keterangan.

(27) 50. 1. 2.. TanggalPemeriks. Tanggal_Pemeriksaa. Varcha. aan. n. r. No Antrian. No_Antrian. Varcha. 10 7. r 3.. Kode Pasien. Kode_Pasien. Varcha. 13. r 4.. Keluhan. Keluhan. Varcha. 30. r 3.6. Pengkodean 1. Kode Pengguna Setiap pengguna harus memiliki Kode masing-masing sehingga dapat membatasi hak akses dari masing-masing pengguna, diantaranya terdiri dari: Contoh :. Ket : USR = Untuk identitas Administrasi. 2.. Kode Dokter Setiap Dokter memiliki kode masing-masing sehingga dapat membedakan data dari masing-masing dokter, diantaranya terdiri dari: Contoh :. D. K. T. Id Jabatan. 0. 1. No. Urut Ket : DKT = Untuk Identintas Dokter.

(28) 51. 3.. Kode Kamar Setiap kamar memiliki kode kamar masing-masing sehingga dapat membedakan data dari masing-masing kamar, diantaranya terdiri dari: Contoh :. K. M. R. Kamar. Ket : KMR = Untuk Kamar 4.. 0. 1. No Urut. Kode Pasien Setiap pasien memiliki kode pasien masing-masing sehingga dapat membedakan data dari masing-masing pasien, diantaranya terdiri dari: Contoh :. Ket : PSN = Untuk Pasien. 3.7.. Spesifikasi Program A. HIPO(Hierarchy Input Proses Output).

(29) 52. Gambar III.4 Diagram Hierarki Input Proses Output. B.. Flowchart. 1.. Flowchart Login.

(30) 53. Gambar III.5 Flowchart Login 2. Flowchart Menu Utama.

(31) 54. Gambar III.6 Flowchart Menu Utama 3. Flowchart Data User.

(32) 55. Gambar III.7 Flowchart Data User.

(33) 56. 4.. Flowchart Data Alat. Gambar III.8 Flowchart Data Alat.

(34) 57. 5.. Flowchart Data Dokter. Gambar III.9.

(35) 58. Flowchart DataDokter 6. Flowchart Data Kamar. Gambar III.10.

(36) 59. Flowchart Data Kamar. 7.. Flowchart Data Tindakan.

(37) 60. Gambar III.11 Flowchart Data Tindakan. 8.. Flowchart Data Pasien.

(38) 61. Gambar III.12 Flowchart Data Pasien 9.. Flowchart Data Registrasi Pasien.

(39) 62. Gambar III.13 Flowchart Data Registrasi Pasien 10. Flowchart Transaksi Data Perawatan.

(40) 63. Gambar III.14 Flowchart Transaksi Data Perawatan. 11. Flowchart Transaksi Data Pembayaran.

(41) 64.

(42) 65. Gambar III.15 Flowchart Transaksi Data Pembayaran 12. Flowchart Data Obat.

(43) 66. Gambar III.16 Flowchart Data Obat 13.. Flowchart Transaksi Data Pemeriksaan.

(44) 67. Gambar III.17 Flowchart Transaksi Data Pemeriksaan 3.8.. Spesifikasi Sistem Komputer.

(45) 68. Berikut ini adalah spesifikasi perangkat keras (Hardware) dan perangkat lunak (Software) minimum yang dibutuhkan untuk mengimplementasikan program penjualan kredit bahan bangunan pada Toko Jaya Makmur. 1.. Perangkat Keras (Hardware) Spesifikasi perangkat keras yang diperlukan untuk dapat menjalankan. program penjualan kredit bahan bangunan yang penulis buat adalah sebagai berikut : a. Processor Speead : AMD A4-3330MX APU with Radeon™ HD Graphics b. Memory (RAM) : 2.00 GB RAM. 2.. c. Harddisk. : 500 GB ruang harddisk yang tersedia. d. Monitor. : Display minimum 1024 x 768. e. Keyboard. : Standard Keyboard. f. Mouse. : Standard Mouse. g. Printer. : Deskjet Printer. Perangkat Lunak (Software) Spesifikasi minimum dari perangkat lunak yang diperlukan untuk dapat. menjalankan program penjualan kredit bahan bangunan yang penulis buat adalah sebagai berikut : a. Sistem Operasi. : Microsoft Windows 7. b. Database. : MySQL. c. Software Pendukung : 1. SAP Crystal Report for Visual Studio 2010.

(46) 69. 3. Xamp 3.9. A.. Implementasi Implementasi rancangan antar muka pada aplikasi elearning berdasarkan hasil rancangan antar muka.. 1.. Halaman Login Pengguna (admin,petugas,apoteker dan dokter) harus melakukan login terlebih dahulu dengan memasukan nama user dan kata sandi pada kolom tampilan. Setelah menginput nama user dan kata sandi. Pengguna mengklik tombol ok untuk dapat mengakses dat yang pada program.. Gambar III. 18 Halaman Form Login 2.. Halaman Menu Utama Setelah berhasil melakukan login, pengguna dapat mengakses dan mengelola data yang tersedia pada program. Untuk admin, ia dapat mengelola data user, data alat, data dokter, data kamar, data tindakan, dapat melihat laporan,dan melakukan logout. Untuk petugas , ia dapat mengelola.

(47) 70. data pasien, data registrasi, data perawatan, data pembayaran, dapat melihat laporan dan melakukan logout. Untuk dokter, ia dapat megelola transaksi pemeriksaan,laporan pemeriksaan dan melakukan logout. Sedangkan akses untuk apoteker, ia hanya dapat mengelola data obat, dan melakukan lgout.. Gambar III. 19 Halaman Menu Utama 3.. Form User Pada form user, admin dapat mengelola data user dengan menginput, mengubah, menyimpan, mencari, batal, menghapus data user pada program dan tutup from data user..

(48) 71. Gambar III. 20 Form Data User. 4.. Form Data Alat Pada form data alat , admin dapat mengelola data alat dengan menginput, mengubah, menyimpan, mencari, mencari batal, menghapus data alat pada program. dan tutup form data alat.. Gambar III. 21 Form Data Alat. 5.. Form Data Dokter.

(49) 72. Pada form data dokter, admin dapat mengelola data dokter dengan menginput, mengubah, menyimpan, mencari, batal, menghapus data dokter pada program dan tutup from data dokter.. Gambar III. 22 Form Data Dokter 6.. Form Data Kamar Pada form data. kamar, admin dapat mengelola data kamar dengan. menginput, mengubah, menyimpan, mencari, batal, menghapus data kamar pada program dan tutup from data kamar..

(50) 73. Gambar III. 23 Form Data Kamar. 7.. Form Data Tindakan Pada form data tindakan, tindakan admin dapat mengelola data tindakan dengan menginput, mengubah, menyimpan, mencari,batal,menghapus mencari menghapus data tindakan pada program dan tutup from data tindakan. tindakan. Gambar III. 24 Form Data Tindakan. 8.. Form Data Pasien.

(51) 74. Pada form data pasien, petugas. dapat mengelola data alat dengan. menginput, mengubah, menyimpan, mencari, mencari batal, menghapus data pasien. pada program dan tutup form data pasien. pasien. Gambar III. 25 Form Data Pasien. 9.. Form Transaksi Data Registrasi. Pada form transaksi data registrasi, petugas dapat mengelola transaksi data registrasi dengan menambahkan, menginput, mengubah, menyimpan, mencari, batal, menghapus data perawatan pada program dan tutup form transaksi data registrasi..

(52) 75. Gambar III. 26 Form Transaksi Registrasi. 10.. Form Transaksi Data Perawatan Pada form data perawatan, petugas dapat mengelola data perawatan dengan menambahkan,. menginput,. mengubah,. menyimpan,. mencari,. batal,. menghapus data perawatan pada program dan tutup form data perawatan.. Gambar III.27 Form Transaksi Data Perawatan 11.. Form Transaksi Data Pembayaran.

(53) 76. Pada form data pembayaran , petugas dapat mengelola data pembayaran dengan menginput, menyimpan, menghapus, mencari, batal, menghapus data pembayaran pada program dan tutup form data pembayaran.. Gambar III.28 Form Transaksi Data Pembayaran. 12.. Form Data Obat Pada form data. obat, apoteker. dapat mengelola data alat dengan. menginput, mengubah, menyimpan,mencari,batal,menghapus menyimpan,mencari menghapus data obat pada. program dan tutup from data obat..

(54) 77. Gambar III. 29 Form Data Obat. 13.. Form Transaksi Data Pemeriksaan Pada form transaksi data pemeriksaan, dokter dapat mengelola transaksi data pemeriksaan dengan menyimpan, batal dan tutup form transaksi data pemeriksaan pada program..

(55) 78. Gambar III. 30 Form Data Pemeriksaan 14.. Form Laporan Pada tahap ini, Admin dapat melihat dan memilih laporan apa saja yang ingin dicetak. Seperti laporan data user, laporan data alat, laporan data dokter, laporan data kamar, laporan data obat,laporan data pasien serta laporan data tindakan.. Gambar III.31 Form Laporan 3.10. Pengujian Unit A. Pengujian Terhadap Form Login Tabel III.11 Hasil Pengujian Black Box Testing Halaman Login No. Skenario Test case Hasil yang pengujian diharapkan 1. Nama User dan Nama User: Sistem akan password tidak (kosong) menolak akses user diisi kemudian Password: (kosong) dan menampilkan klik tombol OK “Login Gagal” 2. Mengetikkan Nama User: Admin Sistem akan. Hasil Kesimpulan pengujian Sesuai harapan. Valid. Sesuai. Valid.

(56) 79. 3.. 4.. 5.. Nama User dan password tidak diisi atau kosong kemudian klik tombol OK Nama User tidak diisi (kosong) dan password diisi kemudian klik tombol OK Mengetikkan salah satu kondisi salah pada Nama User atau password kemudian klik tombol OK Mengetikkan Nama User dan password dengan data yang benar kemudian klik tombol OK. Password (kosong). : menolak akses user harapan dan menampilkan “Login Gagal”. Nama User: Sistem akan (kosong) menolak akses user Password: Admin dan menampilkan Sesuai “Login Gagal” harapan. Valid. User ID: Admin (benar) Password: Dokter(salah). Sistem akan Sesuai menolak akses user harapan dan menampilkan “Login Gagal”.. Valid. User ID: Admin(benar) Password: Admin(benar). Sistem menerima Sesuai akses login dan harapan kemudian langsung menampilkan menu utama.. Valid. B. Pengujian Unit Terhadap Form Data User Tabel III. 12 Hasil Pengujian Black Box Testing Halaman User No 1. 2. Skenario Pengujian Input data user data yang di input tidak lengkap. Test Care. Hasil yang diharapkan Sistem menolak dan menampilkan “ status user tidak valid, isilah dengan benar”. Hasil Pengujian Sesuai Harapan. Kode user, Nama User dan Password di isi. Status User di kosongkan Input Kode User, Sistem menerima Sesuai semua data Nama User, dan menampilkan Harapan. Kesimpulan Valid. Valid.

(57) 80. 3. 4. yang di perlukan dengan lengkap Klik tombol hapus tanpa memilih data yang ada di data grid view. Klik salah satu data di datagrid view, dan klik tombol hapus. Password data user yang dan Status tersimpan di data User di isi grid view Kode User terisi otomatis , dan kode tersebut belum tersimpan di database (kosong belum memiliki data) Textbox kode user , nama user, password dan status user terisi sesuai data yang dipilih. Sistem menolak dan Sesuai menampilkan “ Kode Harapan User belum terdaftar “. Valid. Sistem menerima Sesuai dan data user yang Harapan ada di datagrid view akan terhapus itu artinya data yang di database juga terhapus,. Valid. C. Pengujian Unit Terhadap Form Data Alat Tabel III. 13 Hasil Pengujian Black Box Testing Halaman Alat No 1. 2. 3. Skenario Pengujian Input data alat, data yang di input tidak lengkap Input semua data yang di perlukan dengan lengkap Klik tombol. Test Care Kode alat dan Nama alat di isi. Tarif alat di kosongkan Kode Alat, Nama Alat, Tarif Alat di isi Kode. Hasil yang diharapkan Sistem menolak dan menampilkan “data kosong, isi dengan benar”. Hasil Pengujian Sesuai Harapan. Sistem menerima Sesuai dan menampilkan Harapan data Alat yang tersimpan di data grid view. Alat Sistem menolak dan Sesuai. Kesimpulan Valid. Valid. Valid.

(58) 81. hapus tanpa memilih data yang ada di data grid view. 4. Klik salah satu data di datagrid view, dan klik tombol hapus. terisi otomatis , dan kode tersebut belum tersimpan di database (kosong belum memiliki data) Textbox Kode Alat , Nama Alat, Tarif terisi sesuai data yang dipilih. menampilkan “ Kode Harapan Alat belum terdaftar “. Sistem menerima Sesuai dan data alat yang Harapan ada di datagrid view akan terhapus itu artinya data yang di database juga terhapus,. Valid. D. Pengujian Unit Terhadap Form Data Dokter Tabel III. 14 Hasil Pengujian Black Box Testing Halaman Dokter No 1. 2. 3. Skenario Pengujian Input data Dokter data yang di input tidak lengkap Input semua data yang di perlukan dengan lengkap Klik tombol hapus tanpa memilih data yang ada di data. Test Care. Hasil yang diharapkan Kode Sistem menolak dan Dokter, menampilkan “Data Nama Dokter Kosong, isilah dan Spesialis dengan benar” di isi. Tarif Dokter di kosongkan Kode Dokter, Sistem menerima Nama dan menampilkan Dokter, data Dokter yang Spesialis dan tersimpan di data Tarif Dokter grid view di isi Kode Dokter Sistem menolak dan terisi menampilkan “ Kode otomatis , Dokter belum dan kode terdaftar “ tersebut. Hasil Pengujian Sesuai Harapan. Kesimpulan. Sesuai Harapan. Valid. Sesuai Harapan. Valid. Valid.

(59) 82. grid view. 4. Klik salah satu data di datagrid view, dan klik tombol hapus. belum tersimpan di database (kosong belum memiliki data) Textbox kode dokter , nama dokter, spesialis dan tarif dokter terisi sesuai data yang dipilih. Sistem menerima Sesuai dan data dokter yang Harapan ada di datagrid view akan terhapus itu artinya data yang di database juga terhapus,. Valid. E. Pengujian Unit Terhadap Form Data Kamar Tabel III. 15 Hasil Pengujian Black Box Testing Halaman Kamar No 1. 2. 3. Skenario Pengujian Input data Kamar data yang di input tidak lengkap. Input semua data yang di perlukan dengan lengkap Klik tombol hapus tanpa memilih data yang ada di data grid view. Test Care. Hasil yang diharapkan Kode Sistem menolak dan Kamar, menampilkan “Data Nama kamar Kosong, isilah dan dengan benar” Kapasitas di isi. Tarif Kamar di kosongkan Kode Kamar, Sistem menerima Nama dan menampilkan Kamar, data Kamar yang Kapasitas tersimpan di data dan Tarif grid view Kamar di isi Kode Kamar Sistem menolak dan terisi menampilkan “ Kode otomatis , Kamar belum dan kode terdaftar “ tersebut belum tersimpan di database. Hasil Pengujian Sesuai Harapan. Kesimpulan. Sesuai Harapan. Valid. Sesuai Harapan. Valid. Valid.

(60) 83. 4. Klik salah satu data di datagrid view, dan klik tombol hapus. (kosong belum memiliki data) Textbox kode Kamar, nama Kamar, Kapasitas dan tarif Kamar terisi sesuai data yang dipilih. Sistem menerima Sesuai dan data Kamar yang Harapan ada di datagrid view akan terhapus itu artinya data yang di database juga terhapus,. Valid. F. Pengujian Unit Terhadap Form Data Obat Tabel III. 16 Hasil Pengujian Black Box Testing Halaman Obat No 1. 2. 3. 4. Skenario Pengujian Input data Obat data yang di input tidak lengkap Input semua data yang di perlukan dengan lengkap Klik tombol hapus tanpa memilih data yang ada di data grid view. Test Care Kode Obat dan Nama Obat di isi. Tarif Obat di kosongkan Kode Obat, Nama Obat, dan Tarif Obat di isi. Kode Obat terisi otomatis , dan kode tersebut belum tersimpan di database (kosong belum memiliki data) Klik salah Textbox satu data di kode Obat ,. Hasil yang diharapkan Sistem menolak dan menampilkan “Data Kosong, isilah dengan benar”. Hasil Pengujian Sesuai Harapan. Kesimpulan Valid. Sistem menerima Sesuai dan menampilkan Harapan data Obat yang tersimpan di data grid view. Valid. Sistem menolak dan Sesuai menampilkan “ Kode Harapan Obat belum terdaftar “. Valid. Sistem menerima Sesuai dan data Obat yang Harapan. Valid.

(61) 84. datagrid view, dan klik tombol hapus. nama Obat dan tarif Obat terisi sesuai data yang dipilih. ada di datagrid view akan terhapus itu artinya data yang di database juga terhapus,. G. Pengujian Unit Terhadap Form Data Pasien Tabel III. 17 Hasil Pengujian Black Box Testing Halaman Pasien No 1. Skenario Pengujian Input data Pasien data yang di input tidak lengkap. 2. Input semua data yang di perlukan dengan lengkap. 3. Klik tombol edit tanpa memilih data yang ada di data grid view. 4. Klik salah satu data di datagrid view. Test Care. Hasil yang diharapkan Sistem menolak dan menampilkan “Data , Kosong, isilah dengan benar”. Nama Pasien, Alamat jenis kelamin, telepon-hp di isi. Keluhan di kosongkan Nama Pasien, alamat, jenis kelamin umur, telp-hp dan Keluhan di isi Kode Dokter terisi otomatis , dan kode tersebut belum tersimpan di database (kosong belum memiliki data) Textbox tetap nama pasien sampai. Hasil Pengujian Sesuai Harapan. Kesimpulan Valid. Sistem menerima Sesuai dan menampilkan Harapan data Pasien yang tersimpan di data grid view. Valid. Sistem menolak dan Sesuai menampilkan “ Kode Harapan Pasien belum terdaftar “. Valid. Sistem tidak Sesuai melakukan apa-apa, Harapan karena datagridview menjadi read only,. Valid.

(62) 85. 5. Pilih jenis pasien ke “Lama” lalu pilih salah satu data yang berada di datagrid view Lalu klik edit. keluhan tetap kosong Semua text box akan teris sesuai data pasien yang telah tersimpan di data base akan tetapi read only. jika jenis pasien baru. Sistem akan Sesuai menampilkan “ edit Harapan data ? “ jika yes maka textbox akan aktif dan data mengubah data. Valid. H. Pengujian Unit Terhadap Form Data Tindakan Tabel III. 18 Hasil Pengujian Black Box Testing Halaman Tindakan No 1. Skenario Pengujian Input data Tindakan data yang di input tidak lengkap. 2. Input semua data yang di perlukan dengan lengkap. 3. Klik tombol hapus tanpa memilih data yang ada di data grid view. Test Care. Hasil yang diharapkan Kode Sistem menolak dan Tindakan menampilkan “Data dan Nama Kosong, isilah Tindakan di dengan benar” isi. Tarif Tindakan di kosongkan Kode Sistem menerima Tindakan, dan menampilkan Nama data Tindakan yang Tindakan, tersimpan di data dan Tarif grid view Tindakan di isi Kode Sistem menolak dan Tindakan menampilkan “ Kode terisi Tindakan belum otomatis , terdaftar “ dan kode tersebut belum tersimpan di. Hasil Pengujian Sesuai Harapan. Kesimpulan. Sesuai Harapan. Valid. Sesuai Harapan. Valid. Valid.

(63) 86. 4. Klik salah satu data di datagrid view, dan klik tombol hapus. database (kosong belum memiliki data) Textbox kode Tindakan , nama tindakan dan tarif tindakan terisi sesuai data yang dipilih. Sistem menerima Sesuai dan data tindakan Harapan yang ada di datagrid view akan terhapus itu artinya data yang di database juga terhapus,. Valid. I. Pengujian Unit Terhadap Form Transaksi Registrasi Tabel III. 19 Hasil Pengujian Black Box Testing Halaman Registrasi No 1. 2. 3. Skenario Pengujian Pilih data kode pasien yang telah terdaftar dan kosongkan kode kamar Lalu klik simpan Pilih kode pasien dan pilih kode kamar lalu klik simpan. Test Care Kode Pasien, Nama pasien terisi. Kode kamar dan nama kamar kosong. Nama pasien dan Nama kamar terisi sesuai kode yang si pilih. Hasil yang diharapkan Sistem menolak dan menampilkan “Registrasi belum selesai”. Hasil Pengujian Sesuai Harapan. Kesimpulan Valid. Sistem menerima Sesuai dan menampilkan Harapan data pasien yang tersimpan di data grid view serta merubah setatus pasien mejadi terdaftar dan kamr yang dipilih akan mehilang dari daftar. Valid. Klik tombol Kode pasien Sistem menolak dan Sesuai hapus tanpa dan kode menampilkan “ Harapan. Valid.

(64) 87. 4. memilih data yang ada di data grid view Klik salah satu data di datagrid view, dan klik tombol hapus. kamar kosong. Nomor registrasi belum terdaftar “. Textbox kode pasien, nama pasien, kode kamar dan nama kamar terisi sesuai data yang dipilih. Sistem menerima Sesuai dan data pasien yang Harapan ada di datagrid view akan terhapus itu artinya data yang di database juga terhapus,. Valid.

(65)

Gambar

Gambar III.2
Gambar III.3
Tabel III.1
Tabel III.3
+7

Referensi

Dokumen terkait

Data Dasar Rumah Sakit (RL 1) yaitu data mengenai jumlah TT yang tersedia di rumah sakit dan fasilitas yang ada di unit rawat jalan/poliklinik yang

Sebagai organisasi yang juga bersaing, lingkungan yang terus berubah maka rumah sakit dapat melakukan strategi co-branding selain alternatif strategi yang

Ilyas (2000), menyatakan perawat merupakan salah satu tenaga medis di rumah sakit yang memberikan pelayanan untuk menunjang kesembuhan pasien, dapat dikatakan

Tidak adanya data mengenai proyeksi jumlah kunjungan pasien rawat jalan di masa yang akan datang di Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan yang diperlukan untuk

Pada penelitian Magfuroh (2013) obyeknya adalah berkas rekam medis dan data kode diagnosis yang ada pada Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit pada pasien Rawat

Rumah sakit merupakan salah satu sektor yang penting keberadaannya dalam masyarakat. Berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No.983/Men.Kes/SK/XI/1992 rumah

Hasil FGD yang dilakukan telah menghasilkan alternatif solusi, terkait kelengkapan sarana dan fasilitas dalam penerapan pencegahan pasien risiko jatuh rumah sakit

Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Rumah Sakit Muhammadiyah palembang telah melakukan proses pengolahan limbah dengan baik, hanya saja rumah sakit belum