1 BAB 3
ANALISA SISTEM YANG BERJALAN
3.1. Seputar Bina Nusantara University
Bina Nusantara University pada awalnya adalah sebuah lembaga pendidikan komputer jangka pendek yang berdiri pada tanggal 21 Oktober 1974 dengan nama Modern Computer Course. Berkat landasan yang kuat, visi yang jelas, dan dedikasi tinggi yang berkesinambungan, lembaga ini terus berkembang.
Pada tanggal 1 Juli 1981, karena banyaknya peminat dan pesatnya pertumbuhan, lembaga pendidikan komputer ini berkembang menjadi Akademi Teknik Komputer (ATK) dengan jurusan Manajemen Informatika dan Teknologi Informasi. Tiga tahun kemudian, tepatnya pada tanggal 13 Juli 1984, ATK mendapat status Terdaftar dan berubah menjadi Akademi Manajemen Informatika dan Komputer (AMIK) Jakarta. Kemudian pada tanggal 1 Juli 1985, dibuka jurusan Komputerisasi Akuntansi, dan pada tanggal 21 September 1985, AMIK Jakarta berganti nama menjadi AMIK Bina Nusantara.
Dalam usia mudanya, sebuah prestasi emas ditoreh AMIK Bina Nusantara dengan terpilih sebagai Akademi Komputer Terbaik oleh Depdikbud melalui Kopertis Wilayah III Jakarta pada tanggal 17 Maret 1986.
Berkat makin meningkatnya kebutuhan masyarakat akan tenaga-tenaga andal dalam bidang teknologi informasi, pada tanggal 1 Juli 1986, Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Bina Nusantara didirikan dengan Program Strata-1 (S1) jurusan Manajemen Informatika dan Teknik Informatika. Bersamaan dengan itu juga dibuka jurusan Teknik Komputer (S1).
Pada tanggal 9 November 1987, AMIK Bina Nusantara dilebur ke dalam STMIK Bina Nusantara sehingga terbentuk sebuah lembaga yang menyelenggarakan Program Diploma III (DIII) dan Strata-1 (S1). STMIK Bina Nusantara berhasil memperoleh status "Disamakan" untuk semua jurusan dan jenjang pada tanggal 18 Maret 1992, dan pada tanggal 10 Mei 1993 mendapat kepercayaan untuk membuka Program Magister Manajemen Sistem Informasi, salah satu Program Pascasarjana pertama di Indonesia di bidang tersebut.
Pada tanggal 8 Agustus 1996, Bina Nusantara University berdiri dan secara sah diakui oleh pemerintah. STMIK Bina Nusantara kemudian melebur ke dalam Bina Nusantara University pada tanggal 20 Desember 1998, sehingga Bina Nusantara University memiliki : Fakultas Ilmu Komputer, Fakultas Ekonomi, Fakultas Teknik, Fakultas Sastra, Fakultas MIPA, dan Program Pascasarjana.
Bina Nusantara University terus mencoba membangun inovasi-inovasi baru guna meningkatkan perkembangan dan kemajuan menuju arah yang lebih baik. Pada tahun 1997, Bina Nusantara University membuat sebuah langkah maju dengan membangun hubungan kerja sama dengan Curtin University Australia. Hubungan tersebut semakin berkembang dan menjadi pelopor dasar dalam mengembangkan kerja sama strategis dengan universitas-universitas terbaik luar negeri lainnya.
Bina Nusantara University sebagai suatu universitas swasta terdepan dalam bidang teknologi informasi menyediakan fasilitas modern dan terbaru yang diperuntukkan bagi para mahasiswa. Internet merupakan suatu keterampilan dasar di mana setiap mahasiswa harus menguasainya untuk masuk ke dalam dunia maya. Bina Nusantara University menyediakan akses
internet gratis, Wi-Fi, laboratorium modern dan terlengkap, dan lain sebagainya.
Bina Nusantara University terus berkembang melalui berbagai periode perubahan. Misi Bina Nusantara University untuk menghasilkan lulusan siap terap dan berkualitas telah membawa Bina Nusantara University meraih Sertifikasi ISO 9001 pada tahun 1997. Komitmen Bina Nusantara University pada mutu telah mendorong Bina Nusantara University untuk menerapkan suatu sistem manajemen mutu yang bertujuan untuk menjaga keseluruhan program pendidikan yang telah dibangun.
Bina Nusantara terus mengembangkan dan menjaga jalinan kerja sama strategis dengan perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang industri teknologi komunikasi dan informasi, seperti CISCO, Microsoft, SAP, ORACLE, IBM, Lotus Development Indonesia, Computer Associates, ASUS, ACER, DELL dan lain sebagainya. Mereka membantu Bina Nusantara University dalam menciptakan dan mengembangkan suasana perkuliahan yang bernuansa teknologi dan ilmiah dengan didukung riset dan penelitian terapan.
Bina Nusantara University memiliki misi untuk mempersiapkan para lulusannya dalam memasuki dunia kerja global atau pun menjadi seorang wiraswasta. Bina Nusantara University menunjukkan kepedulian terhadap masa depan para lulusannya dengan membentuk Binus Career pada tahun 2002.
Binus Career membantu para lulusan dengan menghubungkan mereka ke perusahaan-perusahaan yang sedang mencari calon-calon yang sesuai untuk posisi tertentu dalam skala nasional maupun internasional. Binus Career menyediakan berbagai layanan dalam mencari pekerjaan guna menjembatani para lulusan dengan dunia industri.
The Joseph Wibowo Center for Advanced Learning (JWC) merupakan salah satu kampus terbaru dan paling modern Bina Nusantara University yang didirikan pada tahun 2001. JWC terletak di area yang strategis dan mudah dijangkau dari berbagai wilayah. Program yang disediakan oleh JWC terbagi sebagai berikut berikut:
• Binus Business School (BBS)
• Binus International (BI)
• Executive Development Program (EDP)
Berbeda dari tiga kampus Bina Nusantara University yang lain (Kampus Syahdan, Kampus Anggrek dan Kampus Kijang), yang menekankan pada pendidikan berbasis teknologi informasi, JWC lebih menfokuskan pada bidang Manajemen dan Bisnis. JWC telah menerapkan beberapa terobosan inovatif sejak Oktober 2001 dengan mengembangkan Executive Development Program yang fokus kepada program pelatihan dan pengembangan Eksekutif, dan juga layanan konsultatif di bidang Manajemen dan Bisnis.
Binus Business School (BBS) adalah perkembangan lebih lanjut dari Program Pascasarjana Bina Nusantara University yang dimulai sejak tahun 1993. BBS menawarkan program di bidang Business Management, Applied Finance, dan Strategic Marketing. BBS memiliki fokus dalam menyiapkan para lulusan memasuki dunia bisnis yang sesungguhnya dengan dibekali keahlian dan pengetahuan yang dibutuhkan untuk meraih kesuksesan. BBS memberikan pengetahuan dan keahlian bisnis yang sesungguhnya melalui pendekatan praktek dan simulasi hingga pembelajaran, kurikulum Bisnis terapan yang diseimbangkan antara teori dan metode best practice dalam bisnis, studi kasus, dan proses Collaborative Learning and Field Base Study.
Binus International, inovasi lain dari Bina Nusantara dan merupakan salah satu program Dual Degree pertama di Indonesia yang dirancang untuk membantu para lulusan dalam membangun karir global yang cemerlang diluncurkan pada tahun 2001. Program yang berupa Single and Doble Degree ini terbentuk melalui jalinan kerja sama strategis dengan universitas-universitas terkenal di benua Asia, Australia dan Eropa. Pada saat ini, Binus International menjalin kerja sama dengan Curtin University of Technology, Australia;
Murdoch University, Australia; Macquarie University, Australia; The Royal Melbourne of Technology (RMIT), Australia; Limkokwing University of Creative Technology, Malaysia dan Cologne Business School, Jerman;
Northumbria University, United Kingdom; menawarkan program Computer Science, Information System, Marketing, Accounting, Art & Design serta Hospitality & Tourism Management. Binus International menerapkan pola kurikulum student-centered praktis selama dalam proses belajar mengajar.
Kurikulum berstandar internasional dirancang di bawah pengawasan akademis dan para praktisi industri yang ahli di bidangnya. Hubungan kerja sama yang baik antara Bina Nusantara University dan universitas luar negeri terkenal membuka kesempatan lebar untuk memperkenalkan para mahasiswa pada pengalaman serta peluang global yang luas.
Sebagai inovasi terbaru, Bina Nusantara University membuka 2 fakultas baru pada tahun 2007: Fakultas Psikologi dan Fakultas Komunikasi &
Multimedia. Pengembangan yang lebih jauh ini memberikan variasi dari studi program utama IT yang terus berkembang dalam sistem pendidikan yang berbasiskan teknologi informasi.
Perkembangan pesat Bina Nusantara University telah mendorong pembentukan suatu pusat pelatihan secara berkesinambungan, yakni Binus Center pada tahun 2002. Binus Center menawarkan berbagai topik pelatihan di bidang Teknologi dan Komunikasi Informasi, Animasi dan Desain, dan pelatihan Bahasa Asing. Selama perkembangan terakhirnya, Binus Center telah memiliki lebih dari 15 cabang di seluruh Indonesia dan terus berkembang pesat.
Memahami bahwa pendidikan manusia seutuhnya dimulai jauh sebelum memasuki pendidikan tinggi atau universitas, pada tahun 1997 Bina Nusantara memulai program sekolah menengah yang berorientasi internasional. Secara khas, sekolah tersebut memadukan kurikulum nasional dengan kurikulum internasional Australia yang memberikan kesempatan bagi para siswa untuk menggali potensial dan minat mereka dalam rangka mengembangkan mereka secara intelektual, fisik, emosional, sosial dan spiritual. Pada tahun 2003, sekolah menengah tersebut dikembangkan menjadi Binus International School Simprug yang menyediakan seluruh program jenjang pendidikan mulai dari pre-school hingga high-school dengan fasilitas – fasilitas internasional. Saat ini Binus International School Simprug telah menggunakan kurikulum International Baccalaureate (IB) dan sepenuhnya terakreditasi sebagai IB School.
Dibuka pada bulan Juli 2007 dan dibangun di atas lahan seluas 4 hektar, Binus International School Serpong merupakan inovasi terbaru dari Bina Nusantara Group yang terus berkembang. Mengacu pada keberhasilan program Binus International School Simprug, Binus International School Serpong menggabungkan kecanggihan teknologi informasi dan keberanian sumber daya organisasi Bina Nusantara dengan filosofi dan strategi pendidikan terbaik yang
terbentuk dari pengalaman selama lebih dari 25 tahun. Kami memberikan pendidikan serta nilai-nilai terbaik dari sebuah sekolah national-plus dari pre- school hingga high-school yang menyediakan berbagai gaya pembelajaran pelbagai kecerdasan, fokus pada penggunaan dua bahasa, bahkan hingga tiga bahasa asing, pendidikan karakter dan budaya inovatif. Setiap orang didorong untuk “berpikir di luar kotak” dalam meningkatkan semua aspek kehidupan kampus, sehingga dengan demikian dapat menghasilkan inovator-inovator yang peduli dan berguna untuk menjadi para pemimpin di masa depan serta dapat memberikan kontribusi dan berpikir ke depan dalam menghadapi tantangan global, regional maupun internasional.
3.1.1. Visi Bina Nusantara University
“A World-class university
… In continuous pursuit of innovation and enterprise”
3.1.2. Misi Bina Nusantara University
Misi Bina Nusantara University adalah untuk berkontribusi pada komunitas global melalui penyediaan pendidikan kelas dunia dengan:
• Mengakui dan menghargai bakat paling kreatif dan nilai tambah.
• Menyediakan mengajar kelas dunia, pembelajaran dan pengalaman penelitian yang menumbuhkan keunggulan dalam beasiswa, inovasi dan kewirausahaan.
• Menciptakan pemimpin yang luar biasa untuk komunitas global.
• Melakukan layanan profesional dengan penekanan pada penerapan pengetahuan kepada masyarakat.
• Meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia dan masyarakat internasional.
3.2. Proses yang Sedang Berjalan
Sistem pembelajaran di Bina Nusantara University berlangsung dengan sistem pembelajaran Multi-Channel Learning atau yang lebih dikenal dengan MCL, menggunakan Binusmaya. Sistem pembelajaran ini menggabungkan dua metode pembelajaran, yaitu F2F (Face to Face) dan GSLC (Guided Self Learning Class). Metode pembelajaran F2F merupakan metode kuliah seperti pada umumnya, di mana dosen dan mahasiswa saling bertemu di kelas untuk berkomunikasi secara langsung dan membahas materi perkuliahan. Sedangkan GSLC lebih menekankan kepada mahasiswa untuk belajar sendiri dan berkomunikasi melalui forum yang tersedia di Binusmaya. GSLC ini merupakan channel pembelajaran e-learning yang dimiliki oleh Bina Nusantara University. Dalam hal ini, biasanya dosen akan melontarkan topik untuk didiskusikan bersama di forum.
Pada saat ini, mahasiswa maupun dosen Bina Nusantara University dapat mengakses Binusmaya melalui web-browser melalui alamat http://binusmaya.binus.ac.id/.
Gambar 0.1. Tampilan halaman utama web Binusmaya.
Gambar 0.2. Tampilan halaman home setelah login di web Binusmaya.
Fitur-fitur yang terdapat pada Binusmaya ini banyak. Melalui web Binusmaya ini, baik mahasiswa maupun dosen dapat melihat jadwal kelas yang diikuti, mengetahui detail dari setiap mata kuliah yang diikuti, mengunduh materi pelajaran maupun tugas, mengunggah file tugas, melihat nilai, dan lain-
lain. Bahkan Binusmaya juga berfungsi sebagai media komunikasi antara dosen dengan mahasiswa melalui fitur Forum maupun Message. Berikut adalah penjelasan beberapa fitur utama yang terdapat pada Binusmaya:
• My Class
Fitur ini berfungsi bagi mahasiswa dan dosen untuk melihat daftar mata kuliah yang diambil serta jadwal untuk setiap mata kuliah. Terdapat pula fitur untuk melihat detail dari setiap mata kuliah yang ada. Detil mata kuliah ini terdiri dari:
o Course Description
Berisi deskripsi dari setiap mata kuliah yang ada.
o Graduate Competency
Berisi keterangan tentang kompetensi apa yang diharapkan dimiliki setelah mengikuti mata kuliah ini.
Employability and Entrepreneurial Skills
Keahlian berwirausaha dan kompetensi dalam persaingan dunia kerja yang diharapkan dimiliki setelah mengikuti mata kuliah.
Study Program Specific Outcomes
Hasil spesifik yang ditargetkan oleh jurusan mengenai sebuah mata kuliah.
o Learning Outcomes
Berisi deskripsi kemampuan yang akan dimiliki oleh mahasiswa setelah selesai mengambil suatu mata kuliah.
o Teaching and Learning Strategies
Berisi keterangan tentang metode-metode pembelajaran yang dapat digunakan oleh dosen dalam menyampaikan materi dari setiap mata kuliah.
o Textbooks
Berisi daftar buku tercetak yang digunakan dalam mata kuliah, serta buku wajib yang harus dimiliki oleh setiap mahasiswa.
o Additional Textbooks
Berisi daftar buku / referensi tambahan untuk digunakan dalam mata kuliah yang bersangkutan.
o Evaluation
Berisi komposisi nilai untuk masing-masing jenis penilaian (tugas mandiri, ujian tengah semester, ujian akhir semester) serta korelasinya terhadap masing-masing Learning Outcomes. Berisi juga perbandingan bobot antara kelas teori dengan kelas praktikum.
o Topics
Berisi daftar topik dari setiap sesi mata kuliah. Mahasiswa maupun dosen dapat pula mengunduh materi presentasi melalui fitur ini.
o Assignment
Mahasiswa maupun dosen dapat mengunduh file tugas pada fitur ini. Selain itu, dosen secara spesifik dapat menentukan deadline untuk setiap tugas dari masing-masing sesi.
Gambar 0.3. Tampilan menu My Class pada web Binusmaya.
• Practicum
Fitur ini memberikan informasi seputar kegiatan praktikum yang diikuti oleh mahasiswa. Terdapat pula fitur untuk pembentukan kelompok proyek untuk menyelesaikan proyek akhir suatu mata kuliah praktik (jika ada). Sama seperti fitur My Class, pada fitur ini juga ditampilkan topik dari setiap sesi mata kuliah.
Gambar 0.4. Tampilan menu Practicum pada web Binusmaya.
• Forum
Fitur ini memungkinkan terjadinya komunikasi antara mahaiswa dengan dosen ataupun mahasiswa yang satu dengan mahasiswa yang lainnya.
Sama seperti fitur yang dimiliki oleh suatu forum pada umumnya, forum pada Binusmaya juga memungkinkan mahasiswa maupun dosen untuk membuat thread baru, membaca isi thread yang sudah ada, dan menjawab suatu thread. Thread dapat dibuat untuk masing-masing mata kuliah, sehingga lebih teratur dan rapih.
Gambar 0.5. Tampilan menu Forum pada web Binusmaya.
• Services
Memungkinkan mahasiswa untuk mengetahui informasi seputar perkuliahannya, meliputi:
o Lecture
Menampilkan jadwal kuliah pengganti, daftar ketidakhadiran, jadwal dosen, mengunduh KMK (Kartu Mata Kuliah), dan jadwal Binus Festivals of Innovation and Enterprise Week.
o Exam
Menampilkan jadwal ujian praktikum, teori, dan pengganti.
o Grades
Menampilkan daftar nilai ujian, LHSS (Laporan Hasil Studi Semester), daftar nilai kumulatif dari setiap mata kuliah yang pernah diikuti, daftar IPK (Indeks Prestasi Kumulatif) dan IPS (Indeks Prestasi Semester), dan protes nilai ujian teori dan praktikum.
o Course Registration
Membantu mahasiswa dalam pengisian KRS (Kartu Rencana Studi), menampilkan daftar distribusi mata kuliah, dan menyediakan informasi mengenai semester pendek.
o Thesis / Field Study / Internship
Menampilkan informasi mengenai kelompok skripi, tanggal sidang, dan untuk mengunggah file skripsi.
o Finance
Mempilkan status pembayaran dan status auto debit.
o Services / Letter Request
Mempermudah mahasiswa dalam meminta surat yang dibutuhkan untuk keperluan khusus, seperti surat survey, surat keterangan mahasiswa aktif, dan lain-lain.
o Graduation
Berisi tentang status kelulusan mahasiswa.
o Buddy Program
Bagi mahasiswa yang terdaftar dalam Buddy Program di Bina Nusantara University, fitur ini menampilkan jadwal serta informasi penting lainnya mengenai kegiatan rutin dari Buddy Program.
o FAQ (Frequently Asked Questions)
Berisi daftar pertanyaan yang sering ditanyakan beserta jawabannya. Topik-topiknya antara lain KRS, semester pendek, kuliah, kurikulum, wisuda, keuangan, beasiswa, saran, kritik, pembayaran dan auto debit, cuti kuliah, kerja praktek, dan lain-lain.
o Contact Us
Fitur yang memungkinkan mahasiswa mengajukan pertanyaan seputar kuliah kepada Bina Nusantara University. Topik-topik yang dapat ditayakan antara lain KRS, semester pendek, kuliah, kurikulum, wisuda, keuangan, beasiswa, saran, kritik, pembayaran dan auto debit, cuti kuliah, kerja praktek, dan lain-lain.
Gambar 0.6. Tampilan menu Service pada web Binusmaya.
• Library
Memungkinkan mahasiswa untuk mencari buku yang tersedia di perpustakaan Bina Nusantara University untuk dipinjam, atau dipesan jika buku sedang tidak available. Terdapat pula daftar buku yang dipinjam serta Due Date dari masing-masing buku sehingga diharapkan tidak terlambat dalam pengembalian buku.
Gambar 0.7. Tampilan menu Library pada web Binusmaya.
• News & Events
Berisi tentang berita-berita mengenai Bina Nusantara University dan kegiatan-kegiatan yang ada pada Bina Nusantara University.
Gambar 0.8. Tampilan menu News and Events pada web Binusmaya.
• E-Certificate
Berisi sertifikat elektronik dari seminar yang pernah diikuti oleh mahasiswa.
Gambar 0.9. Tampilan menu E-Certificate pada web Binusmaya.
• Binus Media
Berisi Buletin (berita seputar Bina Nusantara University), Warta JWC (berita seputar Bina Nusantara Joseph Wibowo Center), dan layanan straming Binus TV.
Gambar 0.10. Tampilan menu Binus Media pada web Binusmaya.
• Binus Social Media
Berisi link ke Facebook dan Twitter dari Bina Nusnatara University.
Gambar 0.11. Tampilan menu Binus Social Media pada web Binusmaya.
• Message
Berfungsi sebagai media untuk berkirim pesan elektronik antara mahasiswa dengan dosen, mahasiswa dengan mahasiswa, maupun dosen dengan dosen. Fitur-fitur yang ada diantaranya:
o Create Message
Memungkinkan mahasiswa maupun dosen untuk membuat pesan baru dan mengirimkannya kepada pihak tertentu.
o Inbox
Memungkinkan mahasiswa maupun dosen untuk melihat daftar pesan yang masuk yang ditujukan kepada dirinya. Ada pula fitur untuk membalas pesan yang masuk, meneruskan pesan kepada pihak lain, serta menghapusnya.
o Sent
Memungkinkan mahasiswa maupun dosen untuk melihat daftar pesan yang dikirimnya kepada pihak tertentu. Ada pula fitur untuk meneruskan pesan kepada pihak lain, serta menghapusnya.
o Trash
Memungkinkan mahasiswa maupun dosen untuk melihat daftar pesan yang telah dihapus. Ada pula fitur untuk menyimpan kembali pesan yang telah dihapus, serta menghapus pesan secara permanen.
Gambar 0.12. Tampilan menu Message pada web Binusmaya.
• Notification
Fitur yang digunakan oleh mahasiswa maupun dosen untuk melihat notifikasi yang berasal dari aplikasi yang ada pada Binusmaya. Fitur ini
mendukung konfigurasi untuk masing-masing pengguna. Konfigurasi berupa notifikasi dari aplikasi apa saja yang ingin ditampilkan. Aplikasi- aplikasi yang notifikasinya dapat ditampilkan antara lain:
o My Class o Practicum o Forum o Services o Library
o News & Events o Language Center o Questionnaire o E-Certificate o Binus Square o Binus Media o Binus Social Media
Gambar 0.13. Tampilan menu Notification pada web Binusmaya.
• Announcement
Fitur yang digunakan oleh mahasiswa maupun dosen untuk melihat berita-berita terbaru seputar kegiatan yang ada di Bina Nusantara University, seperti misalnya berita seputar internship, berita lowongan pekerjaan, berita briefing skripsi untuk jurusan tertentu, dan lain-lain.
Pada web Binusmaya, fitur ini tampil langsung pada halaman Home, yaitu pada saat setelah melakukan login.
Gambar 0.14. Tampilan menu Announcement pada web Binusmaya.
3.3. Gambaran Sistem yang Berjalan
Untuk menggambarkan sistem yang sedang berjalan, digunakan Activity Diagram. Diagram di bawah ini adalah Activity Diagram untuk sistem yang sedang berjalan pada MyClass:
Gambar 0.15. Activity Diagram untuk sistem yang berjalan pada MyClass.
Diagram di bawah ini adalah Activity Diagram untuk sistem yang sedang berjalan pada Forum:
Gambar 0.16. Activity Diagram untuk system yang berjalan pada Forum.
Diagram di bawah ini adalah Activity Diagram untuk sistem yang sedang berjalan pada Message:
Gambar 0.17. Activity Diagram untuk system yang berjalan pada Message.
Diagram di bawah ini adalah Activity Diagram untuk sistem yang sedang berjalan pada Notification:
Gambar 0.18. Activity Diagram untuk system yang berjalan pada Notification.
Diagram di bawah ini adalah Activity Diagram untuk sistem yang sedang berjalan pada Announcement:
Gambar 0.19 Activity Diagram untuk system yang berjalan pada Announcement.
3.4. Hasil Kuisoner
Untuk mengetahui kebutuhan fitur pada aplikasi Binusmaya versi mobile, penulis telah melakukan survey melalui kuisoner online dengan total responden sebanyak 65 Binusian.
Kuisoner ini dibuat dengan metode Purposive Sampling agar lebih mudah dalam memperoleh informasi dan mendapatkan informasi sesuai dengan kebutuhan penulis. Kuisoner survey ini penulis tujukan kepada mahasiswa Bina Nusantara University yang aktif menggunakan internet. Penyebaran kuisoner ini dilakukan secara online kepada 100 Binusian, dan memperoleh respon dari 65 Binusian. Waktu penyebaran kuisoner ini selama kurang lebih 3 minggu dari tanggal 6 sampai dengan 30 Mei 2013.
Dari hasil survey, diperoleh fakta bahwa sebanyak 69 persen berasal dari jurusan Teknik Informatika, 14 persen berasal dari jurusan Sistem Informasi, 6 persen berasal dari jurusan Sistem Informasi – Manajemen, 3 persen berasal dari jurusan Teknik Informatika – Matematika, dan sisanya sebesar 8 persen berasal dari jurusan lain.
Gambar 0.20. Data responden kuisoner.
Gambar berikut menunjukkan bahwa sebesar 61 persen responden menggunakan internet lebih dari 8 jam per hari. Hal ini menunjukkan bahwa lebih dari setengah responden sering dalam menggunakan internet. Selanjutnya untuk responden yang menggunakan internet antara 4 sampai 8 jam per hari ada sebanyak 25 persen. Sementara untuk penggunaan dalam rentang waktu 1 sampai 4 jam per hari, ada sebanyak 14 persen dari total responden. Tidak ada responden yang menggunakan internet kurang dari 1 jam per hari. Dari fakta ini, dapat diketahui bahwa memang penggunaan internet sudah seperti kebutuhan sehari-hari bagi sebagian besar orang.
Gambar 0.21. Data lamanya penggunaan internet per hari.
Banyaknya pengguna yang dapat menggunakan internet lebih dari 8 jam per hari menimbulkan pertanyaan mengenai apakah tujuan mereka dalam menggunakan internet dalam keseharian. Dari hasil survey, diketahui bahwa 27 persen dari responden menggunakan internet untuk menyelesaikan / mengerjakan tugas sehari-hari, sebanyak 25 persen menggunakan internet untuk chatting dan membaca berita, 19 persen untuk bermain game, dan sisanya sebanyak 4 persen untuk keperluan lainnya, seperti download atau menonton video / film, dan lain-lain. Jadi dapat diketahui bahwa memang penggunaan internet dapat membantu dalam menyelesaikan tugas sehari-hari.
Internet memang menyediakan berbagai macam informasi yang dapat membantu menyelesaikan tugas, baik itu tugas kuliah maupun tugas lainnya.
Gambar 0.22. Data tujuan menggunaan internet.
Berbagai macam media dapat digunakan untuk mengakses internet, seperti komputer / laptop, tablet, dan hand phone (HP) / smartphone. Dari hasil survey yang dilakukan, diketahui bahwa sebesar 53 persen mengakses internet menggunakan komputer / laptop, 36 persen menggunakan hand phone (HP) / smartphone, dan sisanya sebesar 11 persen menggunakan tablet. Ini menunjukkan bahwa media portable yang digunakan orang untuk mengakses internet lebih banyak merupakan HP / smartphone daripada tablet, walaupun memang lebih banyak yang mengakses internet menggunakan komputer / laptop.
Gambar 0.23. Media yang digunakan untuk mengakses internet.
Seperti yang telah dijelaskan di awal, yaitu bahwa pangsa pasar hand phone berbasis Android merupakan yang terbesar di Indonesia. Hal ini tercermin pula di Bina Nusantara University, dimana sebanyak 46 persen dari responden memiliki hand phone berbasis Android. Kemudian disusul oleh BlackBerry sebanyak 37 persen, iOS sebanyak 9 persen, dan Windows Phone sebanyak 6 persen. Sisanya sebanyak 2 persen menggunakan hand phone dengan platform lain selain yang telah disebutkan. Dikarenakan jumlah penggunanya yang paling besar, maka dirasa tepat untuk membangun aplikasi Binusmaya berbasis Android terlebih dahulu (sebagai prioritas utama).
Gambar 0.24. Data platform hand phone yang dimiliki.
Semua responden yang mengikuti survey ini pernah mengakses internet dari hand phone mereka. Pertanyaannya sekarang adalah, seberapa sering?
Hasil survey pada gambar berikut ini menggambarkan bahwa sebanyak 42 persen mengakses internet dari hand phone selama 1 sampai 4 jam per hari.
Sebanyak 31 persen responden mengakses internet selama kurang dari 1 jam per hari. Untuk pengguna yang mengakses internet lumayan dalam jangka waktu panjang (lebih dari 8 jam per hari) melalui hand phone mereka ada sebanyak 18 persen. Sedangkan sisanya sebanyak 9 persen mengakses internet melalui hand phone mereka selama 4 sampai 8 jam per hari. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan internet di hand phone sudah lumayan banyak.
Gambar 0.25. Data lamanya mengakses internet dari hand phone per hari.
Binusmaya sebagai salah satu media pembelajaran online yang dimiliki oleh Bina Nusantara University memiliki peran penting dalam proses belajar mengajar. Data pada gambar berikut menunjukkan pemerataan kebutuhan akan Binusmaya yang digambarkan oleh persentasi yang hampir sama untuk setiap alasan dari responden mengakses Binusmaya. Dimana, responden ingin mengakses Binusmaya karena kebutuhan untuk melihat jadwal kuliah (sebanyak 20 persen), mengunduh materi pelajaran / tugas kuliah (sebanyak 17 persen), mengunggah file tugas (sebanyak 16 persen), mengecek jadwal kuliah pengganti (sebanyak 15 persen), dan mengakses forum (sebanyak 14 persen).
Ada juga responden yang ingin mengakses Binusmaya untuk mengetahui ketika dosennya mengunggah file materi atau tugas tambahan, yaitu sebanyak 11 persen. Dan sisanya mengakses Binusmaya untuk mengetahui info terkini seputar Bina Nusantara University, sebesar 7 persen.
Gambar 0.26. Data tujuan mengakses Binusmaya.
Gambar di bawah ini menunjukkan kebutuhan fitur apa saja yang perlu ada pada aplikasi Binusmaya versi mobile. Setelah dilakukan survey, ternyata diketahui bahwa kebutuhan paling utama adalah fitur untuk melihat jadwal kelas yang ada (sebanyak 20 persen). Sedangkan fitur lainnya seperti mengunduh materi perkuliahan, serta mengakses forum memiliki presentase yang tidak terlalu terpaut jauh, yaitu 16 persen dan 15 persen. Fitur lain yang diperlukan adalah membuat thread baru di forum, fasilitas untuk berkirim pesan, menyediakan informasi terkini mengenai Bina Nusantara University, dan menyediakan informasi ketika ada materi atau tugas tambahan yang diberikan oleh dosen. Secara keseluruhan, seluruh fitur tersebut dibutuhkan untuk ada pada aplikasi Binusmaya versi mobile.
Gambar 0.27 Data fitur yang diperlukan pada aplikasi Binusmaya versi mobile.
Sedangkan untuk kebutuhan fitur yang ada di Binusmaya versi mobile, dilakukan survey terhadap tingkat kepentingan adanya suatu fitur. Survey dilakukan secara online dengan melibatkan 65 responden dengan cara mengisi tingkat kepentingan adanya sebuah fitur pada Binusmaya versi mobile, menggunakan skala 1 sampai dengan 5, dimana 1 berarti ”Sangat Tidak Setuju”, 2 berarti ”Tidak Setuju”, 3 berarti ”Biasa saja”, 4 berarti ”Setuju”, dan 5 berarti ”Sangat Setuju”.
Setelah dilakukan survey, diperoleh data berikut:
My Class
No Fitur 5 4 3 2 1
1 Deskripsi dari setiap mata kuliah 19 12 20 6 8 2 Tujuan dari mempelajari mata kuliah 15 15 19 9 7 3 Metode pembelajaran mata kuliah 20 10 16 12 7
4 Daftar buku yang dipakai dalam setiap mata kuliah 18 13 19 10 5 5 Komposisi penilaian dari mata kuliah 23 17 17 6 2 6 Perbandingan nilai antara teori dengan praktek 27 13 18 5 2 7 Daftar topik dari setiap sesi pada mata kuliah 28 22 10 3 2 8 Download materi masing-masing topik 35 18 11 0 1 9 Download tugas dari masing-masing topik 35 17 10 2 1
Tabel 0.1. Data hasil survey untuk fitur My Class.
Dari data tersebut di atas, dapat diketahui bahwa ternyata hampir seluruh fitur dirasa sangat penting untuk ada pada Binusmaya versi mobile.
Enam dari sembilan (67 persen) fitur yang ada pada My Class memperoleh nilai tertinggi pada nilai 5 (sangat setuju). Sisanya sebanyak 33 persen memperoleh nilai tertinggi pada nilai 3 (biasa saja). Jadi dengan kata lain, seluruh fitur yang ada pada My Class ini dibutuhkan pada Binusmaya versi mobile.
Forum
No Fitur 5 4 3 2 1
1
Melihat daftar thread yang ada untuk masing- masing topik mata kuliah
34 18 8 3 2
2 Membuat thread baru 24 20 16 3 2
3 Membaca dan membalas suatu thread 32 19 11 2 1 4 Melihat jumlah view untuk masing-masing thread 19 13 20 10 3 5 Melihat siapa yang membuat suatu thread 23 16 17 8 1
Tabel 0.2. Data hasil survey untuk fitur Forum.
Dari data tersebut di atas, dapat diketahui bahwa ternyata 80 persen fitur Forum sangat penting untuk ada pada Binusmaya versi mobile. Hal ini terlihat dari hasil survey yang diperoleh empat dari lima fitur memiliki nilai terbanyak pada nilai 5 (sangat setuju).
Message
No Fitur 5 4 3 2 1
1 Melihat pesan masuk yang ditujukan kepada kita 34 20 7 3 1
2 Membalas pesan masuk 31 19 11 2 2
3 Meneruskan suatu pesan kepada pihak lain 27 20 14 3 1 4 Membuat dan mengirim pesan baru 29 19 12 3 2 5 Melihat pesan yang kita kirim kepada orang lain 29 17 14 3 2
6 Menghapus pesan tertentu 33 18 7 6 1
7 Melihat daftar pesan yang telah kita hapus 22 16 13 9 5
8
Menyimpan kembali pesan yang secara tidak sengaja terhapus
25 16 12 7 5
9 Menghapus suatu pesan secara permanen 29 13 11 8 4 Tabel 0.3. Data hasil survey untuk fitur Message.
Dari data tersebut di atas, dapat diketahui bahwa semua fitur Message sangat penting untuk ada pada Binusmaya versi mobile. Hal ini terbukti dari hasil survey, seluruh fitur memperoleh nilai terbanyak pada nilai 5 (sangat setuju).
Others
No Fitur 5 4 3 2 1
1
Menyediakan informasi jika dosen meng-upload materi atau soal baru
40 15 6 1 3
2
Mengetahui berita terbaru seputar Binus, seperti briefing, internship, jadwal pembayaran, dan lain- lain
31 16 13 1 4
Tabel 0.4. Data hasil survey untuk fitur lainnya.
Dari data tersebut di atas, dapat diketahui bahwa diperlukan adanya fitur Notification dan Announcement pada aplikasi Binusmaya versi mobile.
Fitur Notification dibutuhkan untuk menyediakan informasi dari aplikasi- aplikasi yang ada pada Binusmaya, seperti ketika dosen mengunggah materi atau soal tambahan pada mata kuliah tertentu. Fitur Announcement dibutuhkan untuk mengetahui berita terbatu seputar Bina Nusantara University, seperti informasi briefing, internship, dan lain-lain. Dapat dilihat pada hasil survey, yaitu bahwa kedua fitur ini memperoleh nilai tertinggi pada nilai 5 (sangat setuju), sehingga perlu ada pada Binusmaya versi mobile.
3.5. Hasil Wawancara Dengan Narasumber
Untuk menentukan kebutuhan aplikasi web, maka penulis telah melakukan wawancara langsung dengan Albertus Raditya, S.Kom (System Analyst University IS Development) dari IT Division Bina Nusantara. Berikut adalah hasil wawancara dengan beliau:
1. Aplikasi web Binusmaya yang sekarang ada, dikembangkan pada tahun berapa?
Aplikasi web Binusmaya yang ada sekarang dikembangkan pada tahun 2011 dengan menggunakan basis ASP.NET dan target tujuan layar dengan resolusi 1024 x 768.
2. Apa yang melatar-belakangi pengembangan Binusmaya pada saat itu?
Pengembangan Binusmaya pada saat itu lebih menekankan pada permaslahan meningkatkan integrasi dengan unit lain. Sehingga ketika ada web yang perlu diintegrasikan dengan Binusmaya akan lebih mudah dalam melakukannya.
3. Apa saja permasalahan yang dihadapi dengan Binusmaya yang sedang ada sekarang?
Permasalahan utama adalah masalah resolusi layar yang tidak sesuai ketika dibuka melalui perangkat mobile yang cenderung memiliki ukuran layar kecil, selain itu tidak adanya fasilitas push notification sehingga kemungkinan mahasiswa dapat melewatkan pengumuman penting yang ada di Binusmaya.
4. Seiring dengan perkembangan teknologi mobile, apakah rencana dari IT Division untuk menghadapinya?
Ya, teknologi mobile memang sudah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat sehari-hari, oleh karena itu Binus membutuhkan cara untuk dapat menyampaikan pesan pada para mahasiswa tanpa mahasiswa harus mengakses situs Binusmaya melalui perangkat mobile terlebih dahulu. Karena itu lah, kami ingin mengembangkan aplikasi binusmaya mobile yang ditujukan untuk mempermudah akses ke aplikasi Binusmaya sehingga user bisa mengakses informasi nya baik dari web maupun
perangkat mobile dengan tampilan yang memang menunjang perangkat pengguna.
5. Jika akan dikembangkan aplikasi Binusmaya versi mobile, apakah fitur utama yang harus ada?
Yang jelas adalah semua fitur-fitur penting yang harus ada, seperti halaman My Class, halaman pesan, halaman forum.
6. Baiklah, untuk My Class sendiri, hal-hal apa saja yang perlu ditampilkan?
Halaman My Class perlu menampilkan daftar kelas yang diambil oleh mahasiswa maupun dosen, serta jadwal untuk masing-masing kelas.
Selain itu, komponen dari setiap mata kuliah juga perlu ada.
Kemampuan untuk download materi dan soal sepertinya juga dibutuhkan.
7. Komponen dari setiap mata kuliah seperti apa yang dimaksud?
Komponen yang dapat menjelaskan isi dari sebuah mata kuliah, seperti penjelasan mengenai mata kuliah, kompetensi yang diharapkan dari para peserta setelah mengikuti mata kuliah, strategi kegiatan belajar mengajar yang dilaksanakan, daftar buku yang digunakan, penilaian dari mata kuliah tersebut, serta daftar topik yang ada.
8. Sedangkan untuk halaman pesan sendiri, apakah ada hal khusus yang perlu ditampilkan?
Tidak dibutuhkan hal khusus mengenai Message. Yang perlu ada ya fitur-fitur Message pada umumnya saja, seperti melihat inbox, sent items, deleted items, membuat pesan baru, serta reply dan forward message. Cukup itu saja.
9. Untuk forum, apakah juga sama?
Ya, kurang lebih begitu. Yang penting ada fitur untuk melihat daftar thread, isi thread, sama reply thread.
10. Forum pada Binusmaya ada berbagai macam, apakah perlu ditampilkan semua?
Tampilkan yang paling sering diakses saja, dalam hal ini adalah Class dan Course.
11. Dari hasil survey yang saya lakukan, diketahui juga diperlukan fitur untuk memberi tahu ketika ada dosen yang meng-upload file materi baru. Apakah fitur ini perlu ditambahkan pada aplikasi Binusmaya versi Mobile?
Ya, sejauh memang fitur tersebut dibutuhkan, dapat ditambahkan. Itu berarti termasuk dalam bagian Notification pada aplikasi web Binusmaya yang sedang berjalan saat ini. Untuk Notification, diharapkan akan ada fasilitas push notification pada aplikasi mobile ini.
12. Lalu, apakah ada hal lain yang dirasa perlu ditampilkan atau ditambahkan, seperti announcement misalnya – karena dari hasil survey, sepertinya fitur ini dibutuhkan juga oleh para binusian?
Berbicara soal announcement, sekalian saja ditambahkan fitur untuk push announcement. Jadi, sekalian tampilkan saja halaman announcement, agar mahasiswa tidak terlewatkan berita seputar Binus, seperti jadwal bayar BP3 atau lainnya.
Dari hasil wawancara tersebut, dapat diketahui bahwa memang ada kebutuhan untuk mengembangkan aplikasi Binusmaya versi mobile. Aplikasi
ini dapat memudahkan baik mahasiswa maupun dosen dalam mengakses Binusmaya, yang merupakan kebutuhan pokok bagi para Binusian.
Adapun halaman yang perlu ditampilkan menurut IT Division adalah halaman My Class, Forum, dan Message. Namun tidak menutup kemungkinan apabila ada tambahan kebutuhan fitur lain seperti Notification dan Announcement untuk dimasukkan ke dalam aplikasi Binusmaya versi mobile.
3.6. Analisis Permasalahan
Berdasarkan pada sistem yang berjalan saat ini, yaitu aplikasi Binusmaya yang dapat diakses pada http://binusmaya.binus.ac.id/, ada beberapa masalah yang dapat dikelompokkan sebagai berikut:
Pertama-tama, website Binusmaya yang ada saat ini dibuat untuk diakses dengan menggunakan web-browser pada komputer. Tampilan yang dibuat untuk website tersebut dioptimasikan untuk ditampilkan pada layar dengan resolusi 1024*768 atau ke atas (ukuran resolusi layar yang umum digunakan pada saat Binusmaya dikembangkan). Hal ini menyebabkan ketidaknyamanan ketika diakses melalui perangkat mobile. Layar perangkat mobile yang kecil menyebabkan tulisan yang ditampilkan pun menjadi kecil, dan diperlukan untuk melakukan zoom in ataupun scroll untuk dapat melihat isi website.
Kedua, karena web Binusmaya bukan dikembangkan untuk perangkat mobile, maka ketika dibuka menggunakan web-browser pada perangkat mobile, menyebabkan waktu load halaman yang lebih lama dan memakan bandwith
internet lebih besar. Hal ini tentu kurang efektif bagi mereka yang butuh membuka Binusmaya lewat perangkat mobile.
Ketiga, banyak fitur dan informasi yang jarang diakses oleh dosen maupun mahasiswa yang tetap ditampilkan pada saat mengakses web Binusmaya melalui perangkat mobile. Hal ini tentu tidak mendatangkan kenyamanan bagi mereka yang mengakses Binusmaya melalui perangkat mobile, karena menyebabkan penggunaan bandwidth yang lebih besar.
3.7. Usulan Pemecahan Masalah
Untuk mengatasi permasalahan yang ada di atas, maka usulan yang penulis berikan adalah membuat aplikasi web Binusmaya khusus untuk diakses melalui perangkat mobile dengan hanya menampilkan informasi atau fitur yang sering diakses oleh penggguna saja. Ini bertujuan agar memudahkan pengguna dalam memperoleh informasi yang dibutuhkan dengan lebih mudah dan tidak memakan banyak bandwidth dalam mengakesnya.
Aplikasi yang dibuat berupa aplikasi web agar memudahkan dalam implementasi ke dalam berbagai platform perangkat mobile. Dimana nantinya, aplikasi web yang dibuat dapat langsung ditampilkan pada aplikasi native pada setiap platform perangkat mobile.
Aplikasi native sebaiknya dibuat untuk platform perangkat yang memiliki jumlah pengguna paling besar terlebih dahulu, dimana berdasarkan data yang penulis peroleh, Android merupakan platform perangkat mobile yang memiliki jumlah pengguna paling besar.
Aplikasi web akan dibuat dengan menjaga konsistensi tampilannya antara satu halaman dengan halaman lain agar tidak membingungkan dan lebih mempermudah pengguna dalam mengaksesnya.
Adapun fitur-fitur yang dibutuhkan untuk ditampilkan pada aplikasi web untuk mobile yang penulis peroleh dari hasil wawancara secara langsung dengan pihak IT Division dan hasil kuisoner yang penulis sebar adalah sebagai berikut:
• My Class
Fitur ini perlu ditampilkan untuk mempermudah pengguna dalam melihat kelas apa saja yang diambilnya, melihat sesi-sesi dari setiap mata kuliah, melihat detail dari setiap sesi mata kuliah yang ada, serta mengunduh file materi maupun file tugas dari setiap mata kuliah.
Adapun detail dari mata kuliah yang ditampilkan adalah sebagai berikut:
o Course Description o Graduate Competency o Learning Outcomes
o Teaching and Learning Strategy o Textbooks
o Additional Textbooks
o Employability and Entrepreneurial Skills o Study Program Specific Outcomes o Evaluation
Sedangkan detail dari setiap topik yang ada pada suatu mata kuliah yang ditampilkan adalah sebagai berikut:
o Presentation Files
o Multimedia
o Supporting Materials o Assignment
• Forum
Fitur ini perlu ditampilkan dalam aplikasi Binusmaya versi mobile untuk mempermudah mahasiswa maupun dosen dalam berdiskusi terhadap topik tertentu. Adapun fungsi-fungsi yang disediakan pada fitur ini antara lain:
o Melihat isi thread o Membuat thread baru o Membalas thread
• Message
Fitur ini perlu ditampilkan untuk mempermudah komunikasi antara dosen dengan mahasiswa maupun sesama mahasiswa. Beberapa fitur yang ada yaitu sebagai berikut:
o Create Message
Fitur ini dapat digunakan oleh mahasiswa maupun dosen untuk membuat pesan baru yang ditujukan kepada pihak tertentu, yang terbagi ke dalam 5 kelompok besar:
Lecturer
Lecturer satu rumpun
Student
Lecturer Advisory
Student Advisory o Inbox
Fitur ini dapat digunakan oleh mahasiswa maupun dosen untuk melihat pesan masuk, serta dapat menjawab pesan (reply), meneruskan pesan (forward), maupun menghapus pesan (delete).
o Sent Item
Fitur ini dapat digunakan oleh mahasiswa maupun dosen untuk melihat pesan yang telah dikirim, serta dapat meneruskan pesan (forward), maupun menghapus pesan (delete).
o Trash Folder
Fitur ini dapat digunakan oleh mahasiswa maupun dosen untuk melihat pesan yang telah dihapus, serta dapat menghapus secara permanen pesan (delete), maupun menyimpan kembali pesan (restore) yang telah terhapus.
• Announcement
Fitur ini perlu ditampilkan untuk mempermudah mahasiswa maupun dosen untuk melihat berita-berita terbaru seputar kegiatan yang ada di Bina Nusantara University, seperti misalnya berita seputar internship, berita lowongan pekerjaan, berita briefing skripsi untuk jurusan tertentu, dan lain-lain.
• Notification
Fitur yang digunakan oleh mahasiswa maupun dosen untuk melihat notifikasi yang berasal dari aplikasi yang ada pada Binusmaya, seperti pengumuman dosen mengunggah materi atau tugas tambahan dalam pelajaran tertentu, dan lain-lain.
47