RIWAYAT HIDUP
Dibuat khusus oleh mahasiswa yang akan melakukan Ujian Sidang Akhir:
1. Nama : Artika Suri Lestari
2. Tempat, Tanggal Lahir : Sumedang, 21 Agustus 1996 3. Nomor Pokok Mahasiswa : 170410140013
4. Program Studi : Ilmu Pemerintahan 5. Jenis Kelamin : Perempuan
6. Kewarganegaraan : Indonesia
7. Agama : Islam
8. Alamat : Jalan Gunung Puyuh Dusun Dago No 9 RT/RW 03/09
Desa Sukajaya, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang 45314 9. Status Mahasiswa : Reguler
10. Berat Badan : 52 Kg 11. Tinggi Badan : 152 Cm 12. Status Marital : Belum Kawin 13. Nomor Telepon/HP : 082214459833
14. Email : [email protected] 15. Orang Tua
1) Nama Ayah : Drs. Suja’i 2) Pekerjaan : PNS
3) Alamat : Jalan Gunung Puyuh Dusun Dago No 9 Desa Sukajaya, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang 45314 1) Nama Ibu : Karyanti, S.Pd
2) Pekerjaan : PNS
4) Alamat : Jalan Gunung Puyuh Dusun Dago No.9 Desa Sukajaya, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang 45314
Jatinangor, April 2018
Artika Suri Lestari NPM. 170410140013
LAMPIRAN
PEDOMAN WAWANCARA
MANAJEMEN PEMERINTAHAN DAERAH DALAM PENGEMBANGAN SEKTOR PARIWISATA DI KABUPATEN SUMEDANG TAHUN 2017
Studi Pada Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga A. Wawancara pada Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan
Olahraga Kabupaten Sumedang Identitas Narasumber :
Nama :
Umur :
Jabatan :
Tempat Wawancara : Tanggal Wawancara : Pertanyaan:
Perencanaan Pemerintahan
1. Menurut Bapak/Ibu, apa saja perencanaan yang sudah dilakukan oleh Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga dalam pengembangan sektor pariwisata yang ada di Kabupaten Sumedang?
2. Apakah yang menjadi tujuan atau sasaran target dari dinas terkait dalam pengembangan sektor pariwisata di Kabupaten Sumedang?
3. Siapa saja yang terlibat dalam proses perencanaan pengembangan sektor pariwisata yang ada di Kabupaten Sumedang?
4. Menurut Bapak/Ibu, apakah perencanaan yang di buat sudah berjalan dengan baik sesuai dengan prosedur yang ada?
Pengorganisasian Sumber – Sumber Pemerintahan
1. Menurut Bapak/Ibu Pihak mana sajakah yang terlibat dalam pengembangan sektor pariwisata di Kabupaten Sumedang?
2. Bagaimana cara pemerintah dalam melakukan pembagian tugas terhadap seluruh pihak yang terkait dalam pengembangan sektor pariwisata yang ada di Kabupaten Sumedang?
3. Bagaimana proses pengelolaan sumber – sumber pemerintahan yang ada dalam pengembangan sektor pariwisata yang ada di Kabupaten Sumedang?
4. Menurut Bapak/Ibu, bagaimana koordinasi yang dilakukan oleh pihak- pihak yang terlibat dalam pengembangan sektor pariwisata yang ada di Kabupaten Sumedang?
Penggunaan Sumber – Sumber Pemerintahan
1. Menurut Bapak/Ibu, sumber – sumber pemerintahan apa saja yang dapat digunakan dalam pengembangan sektor pariwisata yang ada di Kabupaten Sumedang?
2. Bagaimana komunikasi yang terjalin antar organisasi pemerintah di dalam pengembangan sektor pariwisata yang ada di Kabupaten Sumedang?
3. Bagaimana sosialisasi yang dilakukan khususnya oleh Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga dalam pengembangan sektor pariwisata yang ada di Kabupaten Sumedang?
4. Dari mana saja sumber anggaran yang di gunakan untuk pengembangan sektor pariwisata yang ada di Kabupaten Sumedang?
Kontrol Pemerintahan
1. Apakah Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga sudah melakukan kontrol (pengawasan) terhadap pengembangan sektor pariwisata yang ada di Kabupaten Sumedang?
2. Bagaimana mekanisme yang ditempuh dalam kontrol (pengawasan) terhadap pengembangan sektor pariwisata yang ada di Kabupaten Sumedang?
3. Apasajakah tindakan yang dilakukan dalam memperbaiki kesalahan atau ketidaksesuaian dalam penyelenggaraan pengembangan sektor pariwisata yang ada di Kabupaten Sumedang?
4. Bagaimanakan bentuk evaluasi yang dilakukan oleh Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga dalam pengembangan sektor pariwisata yang ada di Kabupaten Sumedang?
PEDOMAN WAWANCARA
MANAJEMEN PEMERINTAHAN DAERAH DALAM PENGEMBANGAN SEKTOR PARIWISATA DI KABUPATEN SUMEDANG TAHUN 2017
Studi Pada Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga
B. Wawancara pada Masyarakat Identitas Narasumber :
Nama :
Umur :
Pekerjaan :
Tempat Wawancara : Tanggal Wawancara : Pertanyaan:
1. Apa yang Bapak/Ibu ketahui mengenai Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Sumedang?
2. Apakah Bapak/Ibu dilibatkan oleh Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga dalam perihal perencanaan untuk pengembangan pariwisata di Kabupaten Sumedang? Jika iya, apa bentuk keterlibatannya?
3. Menurut Bapak/Ibu bagaimana kondisi obyek pariwisata yang ada di Kabupaten Sumedang saat ini?
4. Apa yang menjadi kelebihan dan kekurangan Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga dalam pengembangan pariwisata di Kabupaten Sumedang?
5. Menurut Bapak/Ibu apakah Manajemen Pemerintahan yang dilakukan oleh Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga sudah tepat di dalam pengembangan pariwisata di Kabupaten Sumedang?
6. Apa harapan Bapak/Ibu kepada Pemerintah khususnya dalam perihal pengembangan pariwisata di Kabupaten Sumedang?
PEDOMAN WAWANCARA
MANAJEMEN PEMERINTAHAN DAERAH DALAM PENGEMBANGAN SEKTOR PARIWISATA DI KABUPATEN SUMEDANG TAHUN 2017
Studi Pada Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga
C. Wawancara pada Wisatawan dan Komunitas Pecinta Alam Identitas Narasumber :
Nama :
Umur :
Pekerjaan :
Tempat Wawancara : Tanggal Wawancara : Pertanyaan:
1. Darimana Bapak/Ibu mengetahui tempat wisata ini?
2. Apa yang menjadi daya tarik Bapak/Ibu untuk mengunjungi tempat wisata ini?
3. Menurut Bapak/Ibu bagaimana kondisi tempat pariwisata yang ada di Kabupaten Sumedang?
4. Menurut Bapak/Ibu bagaimanakah keseriusan pemerintah didalam pengembangan sektor pariwisata yang ada di Kabupaten Sumedang?
5. Sejauh ini apakah manajemen yang dilakukan pemerintah sudah tepat di dalam pengembangan sektor pariwisata yang ada di Kabupaten Sumedang?
6. Apakah harapan Bapak/Ibu kepada pemerintah khususnya dalam bidang pengembangan sektor pariwisata yang ada di Kabupaten Sumedang?
TRANSKIP WAWANCARA
MANAJEMEN PEMERINTAHAN DAERAH DALAM PENGEMBANGAN SEKTOR PARIWISATA DI KABUPATEN SUMEDANG TAHUN 2017
Studi Pada Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga
A. Wawancara pada Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Sumedang
Identitas Narasumber :
Nama : Ade Setiawan, S.Pd.,M.Si
Umur : 52 Tahun
Jabatan : Kepala Bidang Pariwisata
Tempat Wawancara : Kantor Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga
Tanggal Wawancara : Selasa, 13 Februari 2018 Pertanyaan:
Perencanaan Pemerintahan
5. Menurut Bapak/Ibu, apa saja perencanaan yang sudah dilakukan oleh Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga dalam pengembangan sektor pariwisata yang ada di Kabupaten Sumedang?
- Melakukan inventarisasi dan identifikasi wilayah-wilayah potensial dalam pengembangan destinasi pariwisata;
- Menyusun perencanaan infrastruktur pariwisata dalam bentuk Detail Engeneering Design (DED).
6. Apakah yang menjadi tujuan atau sasaran target dari dinas terkait dalam pengembangan sektor pariwisata di Kabupaten Sumedang?
Tujuan pembangunan kepariwisataan daerah sebagaimana dimaksud:
a. meningkatkan kualitas dan kuantitas destinasi pariwisata;
b. mewujudkan industri pariwisata yang mampu menggerakan perekonomian daerah;
c. mengembangkan pemasaran pariwisata secara efektif dan efisien melalui pemasaran terpadu dan bertanggung jawab;
d. mengembangkan kelembagaan kepariwisataan yang sinergi dengan pembangunan kepariwisataan daerah; dan
e. mengembangkan peran masyarakat lokal, peran komunitas lokal dalam pengembangan pariwisata berbasis kreatifitas.
Sedangkan yang menjadi sasarannya:
a. peningkatan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara;
b. peningkatan jumlah kunjungan wisatawan nusantara;
c. peningkatan lama tinggal wisatawan;
d. peningkatan produk domestik bruto di bidang kepariwisataan.
7. Siapa saja yang terlibat dalam proses perencanaan pengembangan sektor pariwisata yang ada di Kabupaten Sumedang?
Kita bekerjasama dengan Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah Kabupaten Sumedang, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang; Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan, Dinas Lingkungan dan Kehutanan, Stakeholder Pariwisata.
8. Menurut Bapak/Ibu, apakah perencanaan yang di buat sudah berjalan dengan baik sesuai dengan prosedur yang ada?
Sebenarnya kami khususnya bidang pariwisata telah menyusun program – program yang dapat menunjang pengembangan pariwisata di Sumedang ini. Namun didalam pelaksanaannya itu belum maksimal. Hal ini di karenakan dana/anggaran yang kami terima sangat minim. Bahkan kami telah menyusun program perencanaan infrastruktur pariwisata dalam bentuk Detail Engeneering Design (DED) yang sudah di rencanakan sejak awal namun sampai saat ini belum terealisasikan.
Pengorganisasian Sumber – Sumber Pemerintahan
5. Menurut Bapak/Ibu Pihak mana sajakah yang terlibat dalam pengembangan sektor pariwisata di Kabupaten Sumedang?
Kalau dalam pengembangan pihak – pihak yang terlibat hampir sama dengan pihak – pihak yang terlibat dalam perencanaan.
6. Bagaimana cara pemerintah dalam melakukan pembagian tugas terhadap seluruh pihak yang terkait dalam pengembangan sektor pariwisata yang ada di Kabupaten Sumedang?
Sesuai dengan tugaspokok dan fungsi yang sudah jelas dari masing – masing OPD nya.
7. Bagaimana proses pengelolaan sumber – sumber pemerintahan yang ada dalam pengembangan sektor pariwisata yang ada di Kabupaten Sumedang?
Dalam melakukan pengelolaan kita melakukan identifikasi potensi terlebih dahulu yang nantinya akan kita susun untuk dijadikan program kerja dan sebagai bahan pengajuan anggaran.
8. Menurut Bapak/Ibu, bagaimana koordinasi yang dilakukan oleh pihak-pihak yang terlibat dalam pengembangan sektor pariwisata yang ada di Kabupaten Sumedang?
Koordinasi merupakan hal yang selalu kita perhatikan karena bagaimanapun dalam pengembangan sektor pariwisata ini diperlukan adanya kerjasama multipihak sehingga kita jelas dalam pembagian tugasnya. Koordinasi yang dilakukakan sampai saat ini berjalan dengan baik.
9. Apakah ada obyek wisata yang sekarang sedang gencar – gencarnya dikembangkan? Bagaimana kodisinya?
Ada yaitu Kampung Ciherang. Awalnya kampung ciherang ini merupakan kawasan hutan lindung yang dikelola oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan namun pada tahun 2017 pihak Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan berinisiatif untuk menjadikan hutan tersebut menjadi obyek wisata. Dengan mengajak kerjasama dengan pihak swasta maka di buatlah obyek wisata Kampung Ciherang ini. Peran Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga disini sebagai wadah untuk
mengembangkan dan mempromosikan obyek wisata yang ada di Kabupaten Sumedang.
Penggunaan Sumber – Sumber Pemerintahan
5. Menurut Bapak/Ibu, sumber – sumber pemerintahan apa saja yang dapat digunakan dalam pengembangan sektor pariwisata yang ada di Kabupaten Sumedang?
Banyak bisa dilihat dari kepemimpinan dalam mengayomi pegawainya, terus bagaimana motivasi beliau dalam menyemangati pegawainya, lalu bisa kia lihat dalam komunikasi yang terjalin antar pihak dalam pengembangan, dan anggaran yang diperoleh yang nantinya digunakan untuk melaksanakan program yang sudah di susun sebelumnya.
6. Bagaimana komunikasi yang terjalin antar organisasi pemerintah di dalam pengembangan sektor pariwisata yang ada di Kabupaten Sumedang?
Komunikasi sampai saat ini berjalan dengan baik.
7. Bagaimana komunikasi internal yang terjalin di bidang pariwisata dalam pengembangan sektor pariwisata yang ada di Kabupaten Sumedang?
Jika bertanya mengenai komunikasi, khususnya komunikasi internal yang terjalin di bidang pariwisata itu sudah berjalan dengan baik. Begitupun komunikasi antara bidang pariwisata dengan bidang lainnya. Karena tidak jarang kami bekerjasama didalam suatu kegiatan yang meliputi pariwisata, kebudayaan Sumedang serta peran pemuda dalam pengembangan Kabupaten Sumedang. Paling ada sedikit perselisihan namun hal itu masih bisa di atasi.
8. Bagaimana sosialisasi yang dilakukan khususnya oleh Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga dalam pengembangan sektor pariwisata yang ada di Kabupaten Sumedang?
Sosialisasi kita dilakukan dengan mengadakan kumpul antara pihak dinas dengan pihak – pihak yang terlibat, sosialisasi dilakukan dengan
bekerjasama dengan pihak desa/kelurahan, dan sosialisasi ini juga dibantu oleh kelompok penggerak pariwisata.
9. Bagaimanakah pemberian motivasi yang dilakukan oleh pimpinan yang berguna untuk meningkatkan semangat kerja pegawai/karyawan?
Kita disini selalu melakukan rapat rutin yang dipimpin oleh Kepala Dinas serta dihadiri oleh masing – masing Kepala Bidang dan Kepala Seksi.
Rapat ini dilaksanakan secara terjadwal. Dalam rapat kita selalu membahasa evaluasi kegiatan yang sudah dilakukan dan membahas kegiatan atau program kerja apa yang akan dilaksanakan oleh setiap bidang yang ada di Dinas ini. Kepala Dinas sangat responsif dan selalu mengingatkan agar senantiasa memberikan kinerja terbaik dalam melaksanakan tugas dan mengajak para pegawai agar lebih berinovasi dan berpikir kreatif dalam menjalankan tugasnya. Khususnya bagi kami bidang pariwisata dan umumnya kepada semua bidang. Beliau juga selalu mengingatkan agar kami tidak pernah lelah dan selalu semangat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat
10. Dari mana saja sumber anggaran yang di gunakan untuk pengembangan sektor pariwisata yang ada di Kabupaten Sumedang?
Dana yang diperoleh itu ada dari mana – mana seperti APBD Kabupaten, APBD Provinsi, DAK Fisik Bidang pariwisata, Dana CSR, dan pihak swasta.
Kontrol Pemerintahan
5. Apakah Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga sudah melakukan kontrol (pengawasan) terhadap pengembangan sektor pariwisata yang ada di Kabupaten Sumedang?
Sudah kita lakukan, dalam melakukan kontrol atau pengawasan kami lakukan secara turun langsung ke lapangan secara bersama – sama. Nah selain kita turun langsung ke lapangan kita juga mempunyai grup whatsapp untuk memudahkan dalam perihal pelaporan temuan dalam
melaksanakan kontrol. Terus nanti jika ada temuan atau penyimpangan yang tidak sesuai dengan rencana awal kita laporkan di rapat koordinasi untuk dicari penyebab terjadinya dan bagaimana solusi yang akan kita ambil.
6. Bagaimana mekanisme yang ditempuh dalam kontrol (pengawasan) terhadap pengembangan sektor pariwisata yang ada di Kabupaten Sumedang?
Untuk pengawasan dalam pengembangan pariwisata di Sumedang dibagi menjadi 2 ada pengawasan internal yang dilakukan hanya oleh kepala dinas dan bidang pariwisata lalu pengawasan eksternal yang dilakukan bersama – sama dengan OPD yang terlibat, pihak swasta, dan komunitas karena bagaimanapun dalam perihal perencanaan kita berkoordinasi dengan pihak lain maka dalam pengawasan pun kita melibatkan mereka.
7. Apasajakah tindakan yang dilakukan dalam memperbaiki kesalahan atau ketidaksesuaian dalam penyelenggaraan pengembangan sektor pariwisata yang ada di Kabupaten Sumedang?
Kalau tindakan yang kita lakukan yaitu nantinya akan diadakan pelatihan atau pembinaan supaya nantinya tidak ada lagi penyimpangan atau pelanggaran yang terjadi.
8. Bagaimanakan bentuk evaluasi yang dilakukan oleh Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga dalam pengembangan sektor pariwisata yang ada di Kabupaten Sumedang?
Kalau bentuk evaluasi kita melakukakan dengan mengadakan koordinasi antara dinas dengan pihak – pihak yang terlibat dan para pelaku usaha.
Nantinya mereka melaporkan perkembangan yang diperoleh selama 1 tahun ini apakah meningkat atau justru menurun pendapat mereka dari hasil usaha yang mereka tekuni.
TRANSKIP WAWANCARA
MANAJEMEN PEMERINTAHAN DAERAH DALAM PENGEMBANGAN SEKTOR PARIWISATA DI KABUPATEN SUMEDANG TAHUN 2017
Studi Pada Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga
A. Wawancara pada Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Sumedang
Identitas Narasumber :
Nama : Ajat Sudrajat, S.IP
Umur : 45 Tahun
Jabatan : Kasi Obyek dan Daya Tarik Wisata Tempat Wawancara : Kantor Dinas Pariwisata, Kebudayaan,
Kepemudaan, dan Olahraga Tanggal Wawancara : Selasa, 13 Februari 2017 Pertanyaan:
Perencanaan Pemerintahan
1. Menurut Bapak, apa saja perencanaan yang sudah dilakukan oleh Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga dalam pengembangan sektor pariwisata yang ada di Kabupaten Sumedang?
Tanggapan:
Kaitan dengan rencana pengembangan sektor pariwisata, Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Sumedang, diantaranya:
a. melakukan inventarisasi dan identifikasi wilayah-wilayah potensial dalam pengembangan destinasi pariwisata;
b. menyusun perencanaan infrastruktur pariwisata dalam bentuk Detail Engeneering Design (DED).
2. Apakah yang menjadi tujuan atau sasaran target dari dinas terkait dalam pengembangan sektor pariwisata di Kabupaten Sumedang?
Tanggapan:
a. Teridentifikasinya potensi dan pola pengembangan kepariwisataan b. Terumuskannya strategi penataan dan pengembangan Kawasan dan
objek wisata (destinasi pariwisata);
c. Terumuskannya tahapan program dan kegiatan penataan dan pembangunan fisik kawasan;
d. Tersedianya dokumen perencanaan dalam bentuk siteplan dan perencanaan teknis;
e. Meningkatkan arus kunjungan wisatawan;
f. Terwujudnya citra kepariwisataan Kabupaten Sumedang sebagai salah satu daerah tujuan wisata di Provinsi Jawa Barat.
3. Siapa saja yang terlibat dalam proses perencanaan pengembangan sektor pariwisata yang ada di Kabupaten Sumedang?
Tanggapan:
a. Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah Kabupaten Sumedang;
b. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang;
c. Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan;
d. Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan
e. Stakeholder Pariwisata (Pihak Swasta dan Kompepar)
4. Menurut Bapak apakah perencanaan yang di buat sudah berjalan dengan baik sesuai dengan prosedur yang ada?
Tanggapan:
Dalam pelaksanaannya semua program perencanaan diatas sekitar 40% - 50% sudah berjalan dengan baik. Namun ada juga masalah yang di hadapai oleh Dinas Pariwisata, Kebudayaan, dan Olahraga didalam pengembangan pariwisata di Kabupaten Sumedang. Permasalahannya yaitu adanya perencanaan yang belum di lakukan dari tahun 2017 sampai saat ini, perencanaan tersebut merupakan penyusunan Detail Engeneering Design (DED) Kawasan Wisata Waduk Jatigede yang di bagi ke dalam 4 wilayah kawasan.
Pengorganisasian Sumber – Sumber Pemerintahan
1. Menurut Bapak Pihak mana sajakah yang terlibat dalam pengembangan sektor pariwisata di Kabupaten Sumedang?
Tanggapan :
Pengembangan sektor pariwisata bukan satu-satunya tugas Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga, tetapi juga tugas dinas/instansi/lembaga terkait lainnya, seperti diuraikan diatas, termasuk juga masayarakat dan peran swata itu sangat penting.
2. Bagaimana cara pemerintah dalam melakukan pembagian tugas terhadap seluruh pihak yang terkait dalam pengembangan sektor pariwisata yang ada di Kabupaten Sumedang?
Tanggapan:
Dalam sistem penyelenggaraan pemerintahan daerah sudah jelas pembagian peran tugas dan fungsi masing-masing lembaga penyelenggaran pemerintah dengan adanya Organisasi perangkat Daerah termasuk di Kabupaten Sumedang. Yang penting tinggal bagaimana cara mengkoordinasikan dan mensinergikkan semua perangkat daerah sesuai dengan tugas dan fungsinya masing-masing.
3. Bagaimana proses pengelolaan sumber – sumber pemerintahan yang ada dalam pengembangan sektor pariwisata yang ada di Kabupaten Sumedang?
Tanggapan:
Dari hasil invebtarisasi dan identifikasi potensi dan permasalahan dalam pengembangan pariwsata, maka disusun skala prioritas dalam pelaksanaannya sebagai bahan pengajuan penganggaran.
4. Menurut Bapak bagaimana koordinasi yang dilakukan oleh pihak- pihak yang terlibat dalam pengembangan sektor pariwisata yang ada di Kabupaten Sumedang?
Tanggapan:
Dari hasil penyusunan skala prioritas dilakukan kordinasi dengan pihak atau lembaga terkait, baik melalui rapat maupun sosialisasi.
Penggunaan Sumber – Sumber Pemerintahan
1. Menurut Bapak sumber – sumber pemerintahan apa saja yang dapat digunakan dalam pengembangan sektor pariwisata yang ada di Kabupaten Sumedang?
Tanggapan:
Saya melihat dari Sumber Daya Manusia, disini Organisasi Perangkat Daerah yang terkait dalam pengembangan sektor pariwisata diantaranya adalah:
a. Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah Kabupaten Sumedang;
b. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang;
c. Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan;
d. Stakeholder Pariwisata.
e. Termasuk juga kelompok akademisi dan penggiat pariwisata di masyarakat dan yang lainnya
2. Bagaimana komunikasi yang terjalin antar organisasi pemerintah di dalam pengembangan sektor pariwisata yang ada di Kabupaten Sumedang?
Tanggapan :
Dilakukan secara formal dalam forum rapat koordinasi maupun dilakukan komunikasi non formal diantara pemangku kepentingan (OPD) terkait.
3. Bagaimana sosialisasi yang dilakukan khususnya oleh Dinas Pariwisata, Budaya, Pemuda, Olahraga dalam pengembangan sektor pariwisata yang ada di Kabupaten Sumedang?
Tanggapan :
a. Sosialisasi dilakukan melalui pemerintahan desa/kecamatan dan melalui kelompok penggerak pariwisata (KOMPEPAR);
b. Melalui penyelenggaraan kegiatan bintek dan sejenisnya c. Melalui rapat koordinasi
4. Menurut bapak bagaimana kepemimpinan yang dilakukan oleh Kepala Dinas dalam pengembangan sektor pariwisata?
Tanggapan:
Dalam kepemimpinannya Pak Kadis merupakan orang yang tegas, disiplin baik dalam waktu maupun pekerjaan. Beliau selalu mendukung penuh kegiatan atau program yang sudah direncakan sebelumnya dari berbagai bidang yang ada di Dinas ini. Selain mendukung, beliau juga selalu memberikan petunjuk dan arahan kepada kami agar dalam pelaksanaan tugas dapat berjalan dengan sesuai. Menurut saya pribadi kepemimpinan beliau sudah cukup baik.
5. Dari mana saja sumber anggaran yang di gunakan untuk pengembangan sektor pariwisata yang ada di Kabupaten Sumedang?
Tanggapan:
Sumber anggaran dalam rangka pengembangan pariwisata, bersumber dari :
a. APBD Kabupaten;
b. APBD Provinsi;
c. DAK Fisik Bidang pariwisata d. Dana CSR
e. Peluang investasi pihak swasta
6. Apakah ada program atau kegiatan yang tidak terlaksana karena faktor anggaran? Jika ada bagaimana cara mengatasinya?
Tanggapan:
Untuk dana yang kita terima dari APBD Kabupaten itu sangat minim bahkan tidak bisa menutupi kegiatan atau program yang sudah direncanakan sebelumnya. Banyak program yang sudah kita buat namun beberapa ada yang di coret oleh pihak DPRD. Akhirnya kami tidak hanya mengandalkan anggaran dari APBD Kabupaten saja, kami mengajukan proposal kegiatan kepada provinsi ataupun pusat berharap agar dapat dibiayai. Selain bergantung pada APBD Kabupaten dan Provinsi kami juga melibatkan para pihak swasta dalam pengembangan pariwisata yang ada di Sumedang. Dimana pihak swasta dapat menginvestasikan uang yang mereka punya dalam sektor pariwisata.
Kontrol Pemerintahan
1. Apakah Dinas Pariwisata, Budaya, Pemuda, Olahraga sudah melakukan kontrol (pengawasan) terhadap pengembangan sektor pariwisata yang ada di Kabupaten Sumedang?
Tanggapan:
a. Dinas pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga melakukan kontrol/pengawasan terhadap pengembangan pariwisata dengan salah satunya adalah adanya rekomendasi teknis terhadap pengelolaan kawasan/objek wisata yang ada di wilayahh Kabupaten Sumedang, sebagai salah satu syarat penerbitan TDUP (Tanda Daftar Usaha Pariwisata)
b. Melakukan pembinaan terhadap pengembangan sektor pariwisata (pelaku usaha jasa dan sarana pariwisata)
2. Bagaimana mekanisme yang ditempuh dalam kontrol (pengawasan) terhadap pengembangan sektor pariwisata yang ada di Kabupaten Sumedang?
Tanggapan:
Salah dasar yang menjadi alat kontrol/pengawasan adalah dengan adanya TDUP yang meliputi nama badan usaha, jenis usaha pengelolaan usahanya, yang diwajibkan kepada semua penyelenggara/pengelola usaha jasa dan sarana pariwisata melaporkan segala jenis kegiatan usahanya.
3. Apasajakah tindakan yang dilakukan dalam memperbaiki kesalahan atau ketidaksesuaian dalam penyelenggaraan pengembangan sektor pariwisata yang ada di Kabupaten Sumedang?
Tanggapan :
a. Tindakan yang dilakukan oleh pemerintah kabupaten Sumedang terkait dengan kesalahan atau ketidaksesuaian penyelenggaraan pengembangan pariwisata, didasari atas Peraturan Menteri Pariwisata Nomor 18 Tahun 2016 tentang Tanada daftar Usaha Pariwisata dan Peraturan Bupati Sumedang Nomor 12 tahun 2012 tentang Usaha Pariwisata di Kabupaten Sumedang;
b. Melakukan pembinaan dan bimbingan teknis
4. Bagaimanakan bentuk evaluasi yang dilakukan oleh Dinas Pariwisata, Budaya, Pemuda, Olahraga dalam pengembangan sektor pariwisata yang ada di Kabupaten Sumedang?
Tanggapan:
a. Dalam melaksanakan pengendalian, monitoring dan evaluasi, Dinas Pariwisata, Kebudayaan, kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Sumedang dilakukan berpedoman terhadap peraturan perundang- undangan yang berlaku;
b. Dasar pengambilan keputusan dari pelaporan perkembangan kegiatan usaha pariwisata yang disampaikan oleh para pelaku usaha jasa dan sarana pariwisata.
c. Melakukan rakor diantaranya dengan para pelaku usaha jasa dan sarana pariwisata;
d. Melakukan survey atau tinjauan lapangan.
TRANSKIP WAWANCARA
MANAJEMEN PEMERINTAHAN DAERAH DALAM PENGEMBANGAN SEKTOR PARIWISATA DI KABUPATEN SUMEDANG TAHUN 2017
Studi Pada Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga
A. Wawancara pada Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Sumedang
Identitas Narasumber :
Nama : Ade, A.Md
Umur : 47 Tahun
Jabatan : Kepala Seksi Industri Wisata
Tempat Wawancara : Kantor Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga
Tanggal Wawancara : Selasa, 13 Februari 2018 Pertanyaan:
Perencanaan Pemerintahan
1. Menurut Bapak/Ibu, apa saja perencanaan yang sudah dilakukan oleh Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga dalam pengembangan sektor pariwisata yang ada di Kabupaten Sumedang?
Kalau saya melihat dari segi industri wisata perencanaan yang kita buat itu ada mengenai pameran – pameran kerajinan sumedang, festival budaya, dan event – event yang akan di buat untuk mempromosikan pariwisata sumedang. Seperti event lomba sepedah yang di adakan di batu dua, selain melihat eventnya para pengunjung juga bisa melihat pariwisata alam batu dua.
2. Apakah yang menjadi tujuan atau sasaran target dari dinas terkait dalam pengembangan sektor pariwisata di Kabupaten Sumedang?
Tujuan pariwisata sumedang itu dapat dilihat di Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2014. Disitu dijelaskan kalau tujuan pariwisata sumedang ada 5
point diantaranya yaitu meningkatkan kualitas dan kuantitas destinasi pariwisata, mewujudkan industri pariwisata yang mampu menggerakan perekonomian daerah, mengembangkan pemasaran pariwisata secara efektif dan efisien melalui pemasaran terpadu dan bertanggung jawab, mengembangkan kelembagaan kepariwisataan yang sinergi dengan pembangunan kepariwisataan daerah, dan mengembangkan peran masyarakat lokal, peran komunitas lokal dalam pengembangan pariwisata berbasis kreatifitas.
3. Siapa saja yang terlibat dalam proses perencanaan pengembangan sektor pariwisata yang ada di Kabupaten Sumedang?
Kalau yang terlibat lumayan banyak mulai dari Bappeda, Dinas Lingkungan dan Kehutanan, Dinas Pekerjaan Umum, Pihak Investor, dan Kelompok Penggerak Pariwisata.
4. Menurut Bapak/Ibu, apakah perencanaan yang di buat sudah berjalan dengan baik sesuai dengan prosedur yang ada?
Sudah terlaksana tapi belum mencapai angka 100% karena faktor anggaran.
Pengorganisasian Sumber – Sumber Pemerintahan
1. Menurut Bapak/Ibu Pihak mana sajakah yang terlibat dalam pengembangan sektor pariwisata di Kabupaten Sumedang?
Dalam perencanaan dan pengembangan pihak – pihak yang terkait ya itu – itu saja. Karena pihak yang terkait dalam perencanaan pasti akan ikut bekerjasama dalam melakukan pengembangan. Karena ini sudah menjadi tanggung jawab bersama.
2. Bagaimana cara pemerintah dalam melakukan pembagian tugas terhadap seluruh pihak yang terkait dalam pengembangan sektor pariwisata yang ada di Kabupaten Sumedang?
Kita berpegangan kepada tugas pokok fungsi dari masing – masing pihak.
3. Bagaimana proses pengelolaan sumber – sumber pemerintahan yang ada dalam pengembangan sektor pariwisata yang ada di Kabupaten Sumedang?
Kalau melihat dari sumber daya manusia di pariwisata itu sudah cukup.
Lalu kami memberikan berbagai pembinaan ataupun pelatihan. Terkadang pembinaan atau pelatihan tersebut tidak berjalan rutin karena ada program yang kami ajukan untuk pengembangan sumber daya manusia itu sendiri di coret oleh DPRD. Selain itu kendala birokrasi dari internal dan eksternal nya pun memang sulit.
4. Menurut Bapak/Ibu, bagaimana koordinasi yang dilakukan oleh pihak-pihak yang terlibat dalam pengembangan sektor pariwisata yang ada di Kabupaten Sumedang?
Dalam pengembangan pariwisata di Sumedang itu bukan hanya tugas Pemerintah Daerah saja. Tapi harus ada nya peran aktif dari seluruh masyarakat Sumedang untuk membantu pemerintah dalam pengembangan destinasi wisata yang ada di Sumedang. Selain dari masyarakat Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga juga bekerja sama dengan beberapa intansi dan komunitas yang ada di Kabupaten Sumedang.
Penggunaan Sumber – Sumber Pemerintahan
1. Menurut Bapak/Ibu, sumber – sumber pemerintahan apa saja yang dapat digunakan dalam pengembangan sektor pariwisata yang ada di Kabupaten Sumedang?
Bisa di lihat dari kepemimpinan kepala dinas maupun dari kepala bidang dalam menjalankan tugas nya masing – masing. Dan menurut saya kepemimpinan merupakan hal paling penting karena cara kepemimpinan seseorang dapat berpengaruh kepada kinerja dari pegawai/karyawan lainnya. Kalau misalkan pemimpinnya malas ya otomatis pegawai/karyawanya pun akan malas. Tapi alhamdulillah pak kadis dan pak kabid merupakan seorang top leader bagi pegawainya. Dan menurut saya mereka bisa mengayomi pegawainya. Lalu motivasi – motivasi yang mereka berikan bisa menjadikan semangat bagi kami dalam bekerja.
2. Bagaimana komunikasi yang terjalin antar organisasi pemerintah di dalam pengembangan sektor pariwisata yang ada di Kabupaten Sumedang?
Untuk pengembangan pariwisata yang ada di Sumedang ini dilakukan dengan mengajak bekerjasama dari pihak lain baik itu dari pihak OPD, pihak swasta, dan para komunitas yang ada di Sumedang. Koordinasi dilakukan dengan mangadakan Rakor yang dipimpin oleh Bapak Bupati.
Hal ini mengingat bahwa Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga tidak bisa bekerja sendiri untuk mengembangkan pariwisata di Sumedang. Oleh karena itu diadakan rakor dengan tujuan menyamakan tujuan yaitu untuk pengembangan pariwisata Sumedang
3. Bagaimana sosialisasi yang dilakukan khususnya oleh Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga dalam pengembangan sektor pariwisata yang ada di Kabupaten Sumedang?
Bentuk promosi yang di lakukan oleh Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga itu dilakukan dengan mengikuti pameran – pameran yang diadakan oleh pihak provinsi maupun pihak pusat. Jadi sistemnya pihak Dinas mengajak mitra yang memiliki usaha baik itu di bidang kuliner ataupun di bidang souvenir untuk dipamerkan. Selain kuliner dan souvenir khas Sumedang tidak lupa kami pun melakukan promosi untuk pengembangan pariwisata di Sumedang, promosi ini masih menggunakan brosur ataupun pamflet yang kita buat sedemikian rupa agar terlihat menarik. Didalamnya memuat isi mengenai daya tarik wisata yang ada di Sumedang. Untuk saat ini pihak Dinas masih belum melakukan kerjasama dengan tour travel seperti di kota – kota lain, karena melihat sampai saat ini Sumedang belum memiliki tour travel yang khusus membuka pelayanan jasa bagi wisatawan yang ingin berkunjung ke obyek wisata di Sumedang.
4. Dari mana saja sumber anggaran yang di gunakan untuk pengembangan sektor pariwisata yang ada di Kabupaten Sumedang?
Sumber anggaran itu ada dari APBD, APBN, DAK, sama bantuan provinsi.
Kontrol Pemerintahan
1. Apakah Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga sudah melakukan kontrol (pengawasan) terhadap pengembangan sektor pariwisata yang ada di Kabupaten Sumedang?
Kalau untuk melakukan kontrol kita dilakukan secara rutin baik itu 2 minggu sekali ataupun sebulan sekali. Ya walaupun tidak dapat dipungkiri dalam pelaksanaannya kurang maksimal.
2. Bagaimana mekanisme yang ditempuh dalam kontrol (pengawasan) terhadap pengembangan sektor pariwisata yang ada di Kabupaten Sumedang?
Pertama kita membuat rencana atau jadwal untuk melakukan kunjungan kerja ke setiap obyek wisata, kedua melakukan pembagian tugas setiap seksi di dalam dinas, ketiga melakukan kunjungan kerja, keempat mengevaluasi apakah obyek wisata tersebut ada kelebihan atau kekurangan yang harus diperbaiki.
3. Apasajakah tindakan yang dilakukan dalam memperbaiki kesalahan atau ketidaksesuaian dalam penyelenggaraan pengembangan sektor pariwisata yang ada di Kabupaten Sumedang?
Kalau ada yang melakukan pelanggaran dalam penyelenggaraan paling kita memberikan teguran secara lisan dan tertulis, kalau misalkan udah fatal kesalahan tersebut kita memberikan sanksi.
4. Bagaimanakan bentuk evaluasi yang dilakukan oleh Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga dalam pengembangan sektor pariwisata yang ada di Kabupaten Sumedang?
Secara keseluruhan selalu diadakan evaluasi program yang sudah terlaksana, hasil evaluasian dilapangan kita bawa ke rapat baik itu rapat koordinasi baik itu internal dinas maupun eksternal dengan pihak lain.
Setiap 1 bulan 2 kali pak kadis selalu melakukan evaluasi kinerja semua bidang.
TRANSKIP WAWANCARA
MANAJEMEN PEMERINTAHAN DAERAH DALAM PENGEMBANGAN SEKTOR PARIWISATA DI KABUPATEN SUMEDANG TAHUN 2017
Studi Pada Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga
B. Wawancara pada Masyarakat Identitas Narasumber :
Nama : Elis S
Umur : 53 Tahun
Pekerjaan : Wiraswasta
Tempat Wawancara : Wisata Situ Lembang Tanggal Wawancara : Sabtu, 17 Februari 2018 Pertanyaan:
1.Apa yang Bapak/Ibu ketahui mengenai Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Sumedang?
Yang ibu ketahui dari Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga adalah dinas yang memiliki tugas untuk mengembangkan, memelihara, menjaga, dan mempromosikan segala potensi yang ada di Kabupaten Sumedang terkhusus di bidang wisata, budaya, pemuda, dan olahraga.
2.Apakah Bapak/Ibu dilibatkan oleh Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga dalam perihal perencanaan untuk pengembangan pariwisata di Kabupaten Sumedang? Jika iya, apa bentuk keterlibatannya?
Kalau untuk hal – hal perencanaan dan lainnya ibu tidak di libatkan. Itu mungkin pihak – pihak tertentu saja yang dilibatkan.
3.Menurut Bapak/Ibu bagaimana kondisi objek pariwisata yang ada di Kabupaten Sumedang saat ini?
Kalau melihat kondisi tempat wisata yang ada di Sumedang terlihat sudah baik. Selain itu kondisinya pun enak, nyaman, bersih, dan penerimaan dari petugasnya pun ramah. Namun ada beberapa tempat wisata yang masih tidak terawat secara benar. Seperti contohnya di tempat wisata situ lembang ini pemerintah baik memberikan bantuan untuk pengadaan toilet dan mushola, tapi hal dalam keseharian fasilitas penunjang itu tidak terawat dengan baik dan pihak pemerintah pun tidak ada tindak lanjutnya belum lagi masalah pembangunan jalan yang sudah pihak desa serta karang taruna rekomendasikan kepada pemerintah.
Soalnya kalau jalan terus seperti ini nanti bakal banyak menyebabkan kecelakan.
4.Apa yang menjadi kelebihan dan kekurangan Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga dalam pengembangan pariwisata di Kabupaten Sumedang?
Yang menjadi kelebihannya pihak dinas sudah peduli terhadap tempat wisata di Sumedang, seperti di tempat wisata ini dinas telah memberikan bantuan fasilitas penunjang seperti mushola dan toilet. Sedangkan untuk kekurangannya dinas kurang memperhatikan keberlanjutan dari pembangunan tempat wisata yang ada di Sumedang ini, jadi hanya merencanakan. Kemungkinan untuk di lanjutkan masih minim entah itu dari teknis ataupun anggaran.
5.Menurut Bapak/Ibu apakah Manajemen Pemerintahan yang dilakukan oleh Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga sudah tepat di dalam pengembangan pariwisata di Kabupaten Sumedang?
Belum tepat, karena sudah banyak tempat wisata yang ada di Sumedang tapi di lihat dari kondisinya masih belum layak dilihat dari kurangnya fasilitas – fasilitas yang belum menunjang, dan kebanyakan tempat wisata di Sumedang masih di kelola oleh pihak Desa dan Karang Taruna.
6.Apa harapan Bapak/Ibu kepada Pemerintah khususnya dalam perihal pengembangan pariwisata di Kabupaten Sumedang?
Harapannya semoga pemerintah bisa lebih cepat tanggap terhadap pengembangan tempat wisata yang ada di Sumedang ini. Selain bisa
meningkatkan pendapatan untuk daerah, pemerintah juga bisa membantu perekonomian masyarakat. Walaupun hanya wisata kecil tapi jika terus dikembangkan pasti akan maju dan membawa Sumedang di tingkat provinsi, bahkan nasional.
TRANSKIP WAWANCARA
MANAJEMEN PEMERINTAHAN DAERAH DALAM PENGEMBANGAN SEKTOR PARIWISATA DI KABUPATEN SUMEDANG TAHUN 2017
Studi Pada Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga
B. Wawancara pada Masyarakat Identitas Narasumber :
Nama : Florinda
Umur : 22 Tahun
Pekerjaan : Wirausaha
Tempat Wawancara : Alun – Alun Sumedang Tanggal Wawancara : Senin, 19 Februari 2018 Pertanyaan:
1. Apa yang Bapak/Ibu ketahui mengenai Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Sumedang?
Yang saya ketahui tentang Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga merupakan lembaga pemerintah yang bertugas untuk mengembangkan segala potensi yang dimiliki oleh Sumedang khususnya pada pariwisata, kebudayaan, pemuda, dan olahraga. Selain itu pada saat ini dinas tersebut sering mengadakan event – event yang berfungsi untuk menjaga, melestarikan, serta mempromosikan warisan dari leluhur Sumedang seperti halnya festival kuda renggong di Buah Dua. Selain itu dinas tersebut berperan untuk menampung bakat – bakat pemuda Sumedang baik itu di dalam minat bakat, berorganisasi ataupun olahraga.
2. Apakah Bapak/Ibu dilibatkan oleh Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga dalam perihal perencanaan untuk pengembangan pariwisata di Kabupaten Sumedang? Jika iya, apa bentuk keterlibatannya?
Kalau untuk dilibatkan di dalam perencanaan, saat ini saya tidak dilibatkan dan tidak tahu sama sekali mengenai perencanaan yang disusun oleh dinas di dalam pengembangan pariwisata.
3. Menurut Bapak/Ibu bagaimana kondisi objek pariwisata yang ada di Kabupaten Sumedang saat ini?
Kondisi pariwisata di Sumedang saat ini memang cukup banyak mengalami perkembangan di bandingkan dengan tahun – tahun sebelumnya, mungkin karena pemerintah juga memperhatikannya. Menurut saya juga media sosial berpengaruh terhadap perkembangan pariwisata di Sumedang saat ini.
Kemudian di dalam infrastrukturnya mungkin pemerintah itu kurang memperhatikan. Padahal Sumedang itu memiliki banyak tempat wisata yang berpotensi untuk menarik minat para wisatawan namun sayangnya banyak pembangunan infrastruktur yang sudah tidak terawat bahkan sampai rusak. Hal ini dikarenakan kurangnya perawatan atau perhatian lebih dari pemerintah di dalam pembangunan dan perawatan fasilitas – fasilitas yang ada.
4. Apa yang menjadi kelebihan dan kekurangan Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga dalam pengembangan pariwisata di Kabupaten Sumedang?
Kalau menurut saya kelebihan dari Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga karena di Sumedang sendiri banyak sekali potensi wisata dan budaya sehingga pemerintah sering melaksanakan event – event untuk mempromosikan Sumedang. Cuman dari kekurangannya sendiri, pemerintah kurang memperhatikan forum – forum atau komunitas – komunitas yang bergerak di bidang pariwisata, budaya, pemuda, ataupun olahraga, harusnya dinas bisa merangkul mereka. Selain itu yang menjadi kekurangan lainnya balik lagi ke pembangunan
infrastruktur yang kurang di perhatikan. Padahalkan sumedang merupakan puseur budaya sunda.
5. Menurut Bapak/Ibu apakah Manajemen Pemerintahan yang dilakukan oleh Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga sudah tepat di dalam pengembangan pariwisata di Kabupaten Sumedang?
Kalau menurut saya sendiri untuk manajemen pemerintahan dalam pengembangannya masih kurang kena dan kurang tepat karena apa baiknya dari Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga memang benar – benar bisa berkoordinasi dengan semua pihak. Dari segi pemanfaatan sumber daya alam pemerintah sudah tepat tinggal dari segi sumber daya manusianya. Misalkan kalau dari segi tempat bisa berkoordinasi dengan masyarakat – masyarakat sekitar sehingga memang kalau dari hal pemeliharaan atau apapun bisa bekerjasama baik dengan masyarakat sehingga bisa menguntungkan pihak dinas dan menguntungkan pula pihak masyarakat. Hal ini yang harus menjadi bahan perhatian bagi dinas agar nantinya semua aktivitas dari mulai perencanaan sampai kontrol yang dilakukan oleh pemerintah dapat berjalan dengan baik.
6. Apa harapan Bapak/Ibu kepada Pemerintah khususnya dalam perihal pengembangan pariwisata di Kabupaten Sumedang?
Harapan saya sendiri itu pertama lebih ke infrastruktur yang di perbaiki, kemudian lebih bekerjasama dengan masyarakat agar bisa berkembang. Terus juga saya berharap agar bisa dilakukan beberapa penelitian atau pencarian gitu terhadap potensi – potensi yang ada di Sumedang. Karena saya tahu sendiri bahwa Sumedang itu memiliki banyak potensi yang sangat baik, kemudian juga
untuk nantinya bisa terus dikembangkan baik itu dari tempat wisatanya, kebudayaannya, ataupun dari bakat – bakat pemuda dalam berbagai bidang.
TRANSKIP WAWANCARA
MANAJEMEN PEMERINTAHAN DAERAH DALAM PENGEMBANGAN SEKTOR PARIWISATA DI KABUPATEN SUMEDANG TAHUN 2017
Studi Pada Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga
B. Wawancara pada Masyarakat Identitas Narasumber :
Nama : Rini A
Umur : 30 Tahun
Pekerjaan : Guru
Tempat Wawancara : Musieum Prabu Geusan Ulun Tanggal Wawancara : Minggu, 18 Februari 2018 Pertanyaan:
1. Apa yang Bapak/Ibu ketahui mengenai Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Sumedang?
Menurut saya Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga merupakan dinas yang mempunyai tugas pokok untuk melaksanakan urusan pemerintah daerah dalam hal pembinaan, pengembangan, serta pemberdayaan pariwisata, kebudayaan, kepemudaan, dan olahraga khususnya di Kabupaten Sumedang.
2. Apakah Bapak/Ibu dilibatkan oleh Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga dalam perihal perencanaan untuk pengembangan pariwisata di Kabupaten Sumedang? Jika iya, apa bentuk keterlibatannya?
Sejauh ini saya sendiri belum merasa dilibatkan secara langsung oleh pemerintah dalam pengembangan pariwisata yang tadi dimaksudkan.
3. Menurut Bapak/Ibu bagaimana kondisi objek pariwisata yang ada di Kabupaten Sumedang saat ini?
Kondisi pariwisata di Kabupaten Sumedang saat ini sudah mulai berkembang menjadi lebih baik. Apalagi setelah bendungan jatigede resmi di buka, banyak tempat wisata baru yang bermunculan menyuguhkan keindahan alam Sumedang. Hanya saja yang menjadi kekurangan dari itu semua adalah akses jalan menuju tempat wisata yang masih harus terus diperbaiki demi kenyamanan wisatawan. Selain akses jalan fasilitas yang ada di tempat wisata seperti toilet dan tempat beribadah harus lebih diperhatikan lagi.
4. Apa yang menjadi kelebihan dan kekurangan Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga dalam pengembangan pariwisata di Kabupaten Sumedang?
Untuk kelebihan dari Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Sumedang sudah mampu melaksanakan pengembangan dan pemberdayaan pariwisata secara bertahap. Dan memberikan dukungan baik kepada para pelaku pariwisata. Sedangkan untuk kekurangannya dari Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga masih belum maksimal dalam memanfaatkan teknologi informasi yang ada. Sehingga masyarakat yang membutuhkam informasi dan data khusunya mengenai pariwisata, kebudayaan, kepemudaan, dan olahraga yang ada di Sumedang sedikit mengalami kesulitan.
5. Menurut Bapak/Ibu apakah Manajemen Pemerintahan yang dilakukan oleh Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga sudah tepat di dalam pengembangan pariwisata di Kabupaten Sumedang?
Dilihat dari terus bertambahnya wisatawan yang datang ke Sumedang, mungkin itu bisa membuat manajemen pemerintahan yang dilakukan dalam pengembangan pariwisata dapat dikatakan sudah tepat.
6. Apa harapan Bapak/Ibu kepada Pemerintah khususnya dalam perihal pengembangan pariwisata di Kabupaten Sumedang?
Harapannya untuk pariwisata yang ada di Sumedang harus lebih diperhatikan, diperbaiki terutama dalam pembangunan infrastruktur jalan menuju tempat wisata. Selain jalan yang harus diperbaiki demi kenyamanan wisatawan, pembangunan fasilitas penunjang lainnya seperti toilet dan juga tempat beribadah harus lebih di perbaiki lagi. Hal ini agar para wisatawan dapat merasa nyaman, dan senang ketika melihat serta merasakan tempat – tempat pariwisata yang ada di Sumedang.
TRANSKIP WAWANCARA
MANAJEMEN PEMERINTAHAN DAERAH DALAM PENGEMBANGAN SEKTOR PARIWISATA DI KABUPATEN SUMEDANG TAHUN 2017
Studi Pada Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga
B.Wawancara pada Masyarakat Identitas Narasumber :
Nama : Bagja
Umur : 21 Tahun
Pekerjaan : Mahasiswa
Tempat Wawancara : Alun- Alun Sumedang Tanggal Wawancara : Senin, 19 Februari 2018 Pertanyaan:
1. Apa yang Bapak/Ibu ketahui mengenai Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Sumedang?
Merupakan suatu SKPD yang bertugas untuk membantu pemerintah dalam perkembangan di bidang pariwisata, budaya, pemuda, serta olahraga yang bertanggungjawab untuk kemajuan pariwisata, budaya, pemuda, dan olahraga khususnya di Kabupaten Sumedang.
2. Apakah Bapak/Ibu dilibatkan oleh Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga dalam perihal perencanaan untuk pengembangan pariwisata di Kabupaten Sumedang? Jika iya, apa bentuk keterlibatannya?
Kebetulan saya pernah terlibat dalam perencanaan pariwisata Sumedang. Dulu saya terlibat di acara ISSI Sumedang (Ikatan Sepedah Seluruh Indonesia) yang bekerja sama dengan
pemerintahan Kabupaten Sumedang untuk mengadakan event olahraga sepedah yaitu “Batudua Mountain Bike Fest” yang pertama kali di Sumedang. Selain untuk olahraga event ini juga saya dan teman – teman memanfaatkan untuk ajak promosi indahnya pariwisata Sumedang kepada peserta. Karena pesertanya sendiri itu banyak yang berasal dari luar kota bahkan sampai luar Pulau Jawa.
3. Menurut Bapak/Ibu bagaimana kondisi obyek pariwisata yang ada di Kabupaten Sumedang saat ini?
Menurut saya pariwisata di Sumedang sangat berpotensi sekali jika di manfaatkan dan di kembangkan dengan benar – benar baik itu dari pemerintah maupun masyarakatnya sendiri. Pariwisata yang ada di Sumedang menurut saya sangat baik dan indah hanya masih ada kekurangan yang harus segera di tindak lanjuti oleh pemerintah seperti pembangunan infrastrukturnya.
4. Apa yang menjadi kelebihan dan kekurangan Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga dalam pengembangan pariwisata di Kabupaten Sumedang?
Untuk kelebihan nya saya menilai bahwa peran dinas sudah ada dalam memperhatikan tempat – tempat pariwisata yang ada di Sumedang. Sedangkan dari kekurangannya pemerintah masih belum bisa menertibkan mengenai banyak nya pungli di lapangan menuju tempat pariwisata yang pada akhirnya wisatawan merasakan kecewa karena tidak sesuai dengan fasilitas yang ada.
5. Menurut Bapak/Ibu apakah Manajemen Pemerintahan yang dilakukan oleh Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga sudah tepat di dalam pengembangan pariwisata di Kabupaten Sumedang?
Kalau menurut saya dari sudut pandang masyarakat merasa sudah tepat. Karena dari perencanaan dalam promosi tempat wisata yang ada di Sumedang itu sudah baik ada koordinasi yang dilakukan antara komunitas, bidang pemuda, olahraga, dan wisata dalam pengembangan pariwisata di Sumedang. Dan untuk kontrol atau pengawasannya pun cukup baik, pemerintah selalu mendatangi tempat wisata di Sumedang.
6. Apa harapan Bapak/Ibu kepada Pemerintah khususnya dalam perihal pengembangan pariwisata di Kabupaten Sumedang?
Harapan saya semoga pemerintah lebih memperhatikan lagi tempat – tempat wisata yang mempunyai potensi bagus untuk dijadikan pariwisata unggulan yang nantinya dapat di di tata dan kembangkan dengan baik sehingga dapat banyak menarik wisatawan dari luar Sumedang.
TRANSKIP WAWANCARA
MANAJEMEN PEMERINTAHAN DAERAH DALAM PENGEMBANGAN SEKTOR PARIWISATA DI KABUPATEN SUMEDANG TAHUN 2017
Studi Pada Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga
C. Wawancara pada Wisatawan dan Komunitas Pecinta Alam Identitas Narasumber :
Nama : Abdul
Umur : 22 Tahun
Pekerjaan : Wiraswasta
Tempat Wawancara : Wisata Kampung Karuhun Tanggal Wawancara : Minggu, 11 Februari 2018 Pertanyaan:
1.Darimana Bapak/Ibu mengetahui tempat wisata ini?
Saya awalnya tahu, dari teman saya setelah itu saya mencoba mencari tahu lebih lanjut mengenai tempat ini di media sosial.
2.Apa yang menjadi daya tarik Bapak/Ibu untuk mengunjungi tempat wisata ini?
Karena memang sedang ingin liburan lelah dengan pekerjaan, dan kebetulan ingin berlibur ke tempat wisata yang alam – alam seperti tempat ini.
3.Menurut Bapak/Ibu bagaimana kondisi tempat pariwisata yang ada di Kabupaten Sumedang?
Jika melihat kondisi wisata disini sudah bagus suasana alamnya terasa bisa membuat pikiran segar serta menghilangkan penat dari banyaknya beban pekerjaan. Dan jika melihat kondisi tempat wisata yang ada di Sumedang menurut saya sudah baik.
4.Menurut Bapak/Ibu bagaimanakah keseriusan pemerintah didalam pengembangan sektor pariwisata yang ada di Kabupaten Sumedang?
Menurut saya pemerintah sudah serius dalam menangani pariwisata yang ada di Sumedang.
5.Sejauh ini apakah manajemen yang dilakukan pemerintah sudah tepat di dalam pengembangan sektor pariwisata yang ada di Kabupaten Sumedang?
Maaf teh saya sendiri kurang paham mengenai manajemen pemerintahan itu sendiri. Jadi kalau pun saya berpendapat takutnya nanti malah salah teh.
6.Apakah harapan Bapak/Ibu kepada pemerintah khususnya dalam bidang pengembangan sektor pariwisata yang ada di Kabupaten Sumedang?
Kalau untuk harapannya paling untuk tempat – tempat wisata yang ada di Sumedang itu lebih diperhatikan lagi dan lebih di rawat.
TRANSKIP WAWANCARA
MANAJEMEN PEMERINTAHAN DAERAH DALAM PENGEMBANGAN SEKTOR PARIWISATA DI KABUPATEN SUMEDANG TAHUN 2017
Studi Pada Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga
C. Wawancara pada Wisatawan dan Komunitas Pecinta Alam Identitas Narasumber :
Nama : Farid
Umur : 50 Tahun
Pekerjaan : Konsultan
Tempat Wawancara : Wisata Kampung Ciherang Tanggal Wawancara : Minggu, 11 Februari 2018 Pertanyaan:
1. Darimana Bapak/Ibu mengetahui tempat wisata ini?
Ada teman saya yang memberitahu mengenai tempat wisata ini.
2. Apa yang menjadi daya tarik Bapak/Ibu untuk mengunjungi tempat wisata ini?
Karena tempat wisatanya yang asli merupakan perpaduan dari alam dan buatan manusia, selain itu juga kebetulan di ajak oleh istri saya.
3. Menurut Bapak/Ibu bagaimana kondisi tempat pariwisata yang ada di Kabupaten Sumedang?
Untuk kondisi wisata khususnya di Kampung Ciherang ini sudah cukup baik. Selanjutnya kondisi di tempat – tempat wisata lainnya yang saya ketahui juga sudah bisa dibilang baik.
4. Menurut Bapak/Ibu bagaimanakah keseriusan pemerintah didalam pengembangan sektor pariwisata yang ada di Kabupaten Sumedang?
Kalau mengenai keseriusan saya rasa pemerintah sudah bisa dibilang serius dalam pengembangan pariwisata. Soalnya kalau dilihat dari tahun ke tahun banyak tempat wisata baru yang ada di Sumedang. Dan kita pun bisa menikmatinya langsung.
5. Sejauh ini apakah manajemen yang dilakukan pemerintah sudah tepat di dalam pengembangan sektor pariwisata yang ada di Kabupaten Sumedang?
Sebetulnya jika kita lihat dari jumlah tempat wisata yang ada di Sumedang itu sangat banyak sekali. Namun permasalah yang terlihat yaitu kurangnya transparansi anggaran untuk pariwisata, serta masih kurangnya peran pemerintah di dalam hal penataan dan promosi yang dilakukan sangat kurang sekali.
Menurut saya hal ini bisa saja menjadi penghambat dalam pengembangan sektor pariwisata.
6. Apakah harapan Bapak/Ibu kepada pemerintah khususnya dalam bidang pengembangan sektor pariwisata yang ada di Kabupaten Sumedang?
Harapannya sih semoga pembangunan infrastruktur jalan menuju tempat wisata bisa di perbaiki agar bisa lebih baik lagi karena dengan kondisi jalan yang seperti ini bisa membuat kita malas untuk berwisata. Selain pembangunan jalan ada juga harapan lain saya yaitu mengenai transparansi anggran yang belum terbuka di lihatkan kepada masyarak
TRANSKIP WAWANCARA
MANAJEMEN PEMERINTAHAN DAERAH DALAM PENGEMBANGAN SEKTOR PARIWISATA DI KABUPATEN SUMEDANG TAHUN 2017
Studi Pada Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga
C. Wawancara pada Wisatawan dan Komunitas Pecinta Alam Identitas Narasumber :
Nama : Heryani
Umur : 20 Tahun
Pekerjaan : Mahasiswa
Tempat Wawancara : Musieum Prabu Geusan Ulun Tanggal Wawancara : Rabu, 14 Februari 2018 Pertanyaan:
1. Darimana Bapak/Ibu mengetahui tempat wisata ini?
Saya tau tempat ini karena tau dari instagram, facebook, dan media sosial lainnya. Terus suka sharing bareng temen – temen juga mengenai tempat wisata yang ada di Sumedang.
2. Apa yang menjadi daya tarik Bapak/Ibu untuk mengunjungi tempat wisata ini?
Menurut saya, objek daya tarik wisata di Sumedang pada dasarnya kebanyakan mengusung tema alam karena memanfaatkan alam yang ada di sekitarnya. Banyak orang ingin melepas penat dan menikmati alam untuk merefresh pikiran karena kesibukan yg setiap hari di jalani, dan Sumedang mempunyai banyak tempat wisata yg berbasis pada lingkungan alam yg dapat mendukung masyarakat setempat maupun masyarakat dari luar Sumedang untuk berwisata. Itupun menjadi salah satu alasan saya untuk mengunjungi tempat wisata yg ada di Sumedang. Selain itu banyak tempat wisata di Sumedang yg memiliki tempat yg mendukung dijadikan tempat selfie, karena masyarakat sekarang umumnya
mengunjungi tempat wisata selain untuk menikmati keindahan tempat wisata itu sendiri juga takkan melewatkan untuk selfie untuk sekedar berfoto untuk diupload di sosial media.
3. Menurut Bapak/Ibu bagaimana kondisi tempat pariwisata yang ada di Kabupaten Sumedang?
Kondisi tempat wisata yang ada di Sumedang hanya sebagian saja yang tertata dan dikelola dengan baik oleh pemerintah, swasta dan stakeholders lainnya. Kebanyakan dari tempat wisata yang ada di Sumedang kurang dikelola dengan baik, baik itu dari aksesibilitas, amenitas, sarana dan prasarana, hingga objek yang menjadi daya tarik itu sendiri.
4. Menurut Bapak/Ibu bagaimanakah keseriusan pemerintah didalam pengembangan sektor pariwisata yang ada di Kabupaten Sumedang?
Pemerintah Kabupaten Sumedang pada tahun belakangan ini sangat gencar sekali mendukung, mengembangkan, mengelola objek daya tarik wisata yang ada di Sumedang. Namun, pemerintah belum bisa menyamaratakan pengembangan Obyek Daya Tarik Wisata yang ada di Sumedang, karena pemerintah hanya berfokus pada Obyek Daya Tarik Wisata tertentu yang terlihat mempunyai potensi lebih untuk berkembang dan maju, sehingga Obyek Daya Tarik Wisata lainnya kurang diperhatikan.
5. Sejauh ini apakah manajemen yang dilakukan pemerintah sudah tepat di dalam pengembangan sektor pariwisata yang ada di Kabupaten Sumedang?
Sudah cukup tepat. Terbukti pada saat ini beberapa Obyek Daya Tarik Wisata dapat berkembang dan maju, dan dari segi aksesibilitas dan fasilitas pendukung yang cukup lebih baik dibanding tahun tahun sebelumnya.
6. Apakah harapan Bapak/Ibu kepada pemerintah khususnya dalam bidang pengembangan sektor pariwisata yang ada di Kabupaten Sumedang?
Harapannya semoga pemerintah dapat bekerja sama dengan baik dengan swasta dan masyarakat setempat dalam pengembangan dan pengelolaan Obyek Daya Tarik Wisata agar dapat terciptanya sustainable tourism development atau pembangunan pariwisata yg berkelanjutan sehingga semua stakeholders dapat merasakan manfaatnya, khususnya masyarakat setempat yang terangkat tingkat perekonomiannya dan kesejahteraannya, juga wisatawan yang dapat lebih puas saat berwisata.
TRANSKIP WAWANCARA
MANAJEMEN PEMERINTAHAN DAERAH DALAM PENGEMBANGAN SEKTOR PARIWISATA DI KABUPATEN SUMEDANG TAHUN 2017
Studi Pada Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga
C. Wawancara pada Wisatawan dan Komunitas Pecinta Alam Identitas Narasumber :
Nama : Finny Dwi N
Umur : 22 Tahun
Pekerjaan : Mahasiswa
Tempat Wawancara : Tahura Gunung Kunci Tanggal Wawancara : Selasa, 13 Februari 2018 Pertanyaan:
1. Darimana Bapak/Ibu mengetahui tempat wisata ini?
Taunya dari mulut ke mulut terus selain itu suka iseng – iseng buka media sosial.
2. Apa yang menjadi daya tarik Bapak/Ibu untuk mengunjungi tempat wisata ini?
Saya kesini karena memang tempat ini kan merupakan situs sejarah gitu, alamnya masih asri, udaranya yang sejuk terus mumpung lagi libur jadi sekalian refreshing.
3. Menurut Bapak/Ibu bagaimana kondisi tempat pariwisata yang ada di Kabupaten Sumedang?
Kalau saya bilang sebenarnya kondisi pariwisata yang ada di Sumedang ini sudah banyak perubahan dari tahun ke tahun. Bisa dilihat dari gunung kunci ini misalnya dulu kan belum ada fasilitas bermain dan outbound seperti sekarang, begitu pula dengan destinasi wisata lainnya yang ada di Sumedang. Hal ini mungkin merupakan salah satu bentuk pengembangan pemerintah untuk pariwisata yang ada di Sumedang.
4. Menurut Bapak/Ibu bagaimanakah keseriusan pemerintah didalam pengembangan sektor pariwisata yang ada di Kabupaten Sumedang?
Sebenarnya kalau dibilang serius sih pasti serius. Karena mana ada sih gitu pengembangan yang tujuannya bukan untuk pengembangan pasti pengembangan tersebut pasti untuk kemajuan suatu daerahnya seperti itu. Tapi jika di nilai dari kesetaraan, maksudnya kesetaraan disini adalah apakah semua obyek wisata itu di kembangkan? Nah justru itu belum semua yang dikembangkan, malahan ada yang obyek wisata yang harusnya dikembangkan malah kalau saya bilang di terlantarkan begitu saja.
Mungkin disini perlu adanya monitoring dari pemerintah yang berkelanjutan tidak hanya satu kali, dua kali tapi tetap dilaksanakan secara rutin untuk mengetahui apa saja yang perlu dikembangkan dari obyek wisata yang ada di Sumedang.
5. Sejauh ini apakah manajemen yang dilakukan pemerintah sudah tepat di dalam pengembangan sektor pariwisata yang ada di Kabupaten Sumedang?
Penilaian tepat atau tidak tepatnya sebenarnya itu sih pemerintah sendiri yang bisa menilai, karena mereka yang merencakan. Disini kita hanya tahu jadi, tepat atau tidak tepatnya apakah mereka itu sesuai dengan rencana awal atau tidak dari hasil yang sudah ada ini. Sejauh ini pengembangan dari sektor pariwisata ini selama 2 tahun terakhir benar – benar naik secara signifikan, karena banyak beberapa obyek wisata yang bermunculan yang awalnya tidak ada bahkan mungkin belum menarik untuk dijadikan obyek wisata. Tepat dan tidak tepatnya mungkin juga bisa dikarenakan oleh adanya kerjasama antara 3 pihak yaitu pemerintah, investor dan masyarakat. Nah sejauh ini saya menilainya tepat hanya ada sedikit lagi yang harus dikembangkan, karena sumedang ini di canangkan sebagai Puseur
Budaya Sunda yang bisa menjadi pusat pariwisata tapi jika dilihat dilapangan Sumedang masih kalah dengan daerah lain, karena wisatawan yang datang ke Sumedang belum sebanyak ke daerah lain seperti Bandung, Jogja, Malang, dll inilah yang menjadi PR untuk pemerintah.
6. Apakah harapan Bapak/Ibu kepada pemerintah khususnya dalam bidang pengembangan sektor pariwisata yang ada di Kabupaten Sumedang?
Kalau bicara soal harapan otomatis kami khususnya saya selaku pecinta wisata semoga pariwisata yang ada di Sumedang bisa lebih berkembang lebih baik dan banyak wisatawan dari luar kota bahkan mancanegara yang datang untuk melihat ini loh Sumedang yang kaya akan budayanya, kaya akan pariwisiatanya seperti itu. Selain itu harapan saya pribadi semoga pemerintah dalam hal ini memang benar – benar melakukan kerjasama dengan 3 pihak baik itu pemerintahnya, investor serta masyarakat. Bukan hanya investor yang memberi biaya tapi masyarakat sekitar pun harus dilibatkan karena pariwisata yang baik itu menurut saya adalah pariwisata yang dapat melibatkan sumber daya alam dan sumber daya manusia yang ada di sekitarnya.
TRANSKIP WAWANCARA
MANAJEMEN PEMERINTAHAN DAERAH DALAM PENGEMBANGAN SEKTOR PARIWISATA DI KABUPATEN SUMEDANG TAHUN 2017
Studi Pada Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga
C. Wawancara pada Wisatawan dan Komunitas Pecinta Alam Identitas Narasumber :
Nama : Jibriel Sofyan
Umur : 27 Tahun
Jabatan : Ketua Komunitas Tampomas Bicara Tempat Wawancara : Rumah Informan
Tanggal Wawancara : Senin, 19 Februari 2018 Pertanyaan:
1. Darimana Bapak/Ibu mengetahui tempat wisata ini?
Untuk tempat wisata yang ada di Sumedang saya ketahui dari obrolan – obrolan santai bareng temen sampai tau dari media sosial saat ini.
2. Apa yang menjadi daya tarik Bapak/Ibu untuk mengunjungi tempat wisata ini?
Kalau berbicara mengenai daya tari pariwisata itu bisa dilihat secara luas, ada beberapa tempat wisata di Sumedang yang tidak di kenal. Sumedang ini kalau di lihat dari segi potensi wisata, budaya, termasuk situs peninggalan. Dan wisata alam juga mempunyai potensi besar untuk menarik wisatawan. Namun yang sekarang ada menurut saya potensi – potensi tersebut sangat kecil sekali daya tariknya. Kenapa saya berani berbicara seperti itu, karena saya sendiri juga sejujurnya kesannya bukan malu tapi lebih tidak percaya diri ketika merekomendasikan tempat – tempat wisata yang ada di Sumedang ke temen – temen di luar Sumedang.