• Tidak ada hasil yang ditemukan

ESTETIKA & CITRA ARSITEKTURAL

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "ESTETIKA & CITRA ARSITEKTURAL"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

ESTETIKA &

CITRA ARSITEKTURAL

.

(2)

ESTETIKA

Arsitektur sebagai seni: Arsitektur sebagai bagian dari seni, maka dalam arsitektur juga menerapkan teori tentang

keindahan yang biasanya dinamakan sebagai teori estetika

Estetika sebagai salah satu teori seni

Vitruvius: Kegunaan, Kekokohan, Keindahan (utilitas, firmitas, venustas)

Secara garis besar ada 3 teori estetika, yaitu:

- Estetika formalis: keindahan telah melekat dengan

sendirinya, misalnya komposisi, proporsi, simetri, irama, dsb - Estetika ekspresionis: keindahan tergantung ekspresinya,

misalnya ekspresi struktur – fungsi – bentuk

- Estetika psikologis: keindahan ditentukan oleh reaksi pengamat. Keindahan sangat dipengaruhi oleh pengalaman masalalu, orientasi nilai, suasana hati saat mengamati, usia, dsb dari pengamat.

   

(3)

ESTETIKA FORMALIS

-

keindahan tercipta oleh

komposisi elemen vertikal dan horisontal

keindahan tercipta oleh

simetri dan irama kolom dan

bukaan

(4)

ESTETIKA

EKSPRESIONIS

keindahan tercipta oleh ekspresi struktur

 

keindahan tercipta oleh

ekspresi bentuk

(5)

Wawasan estetika dalam arsitektur

Karya arsitektur yang terwujud didasari atas pemikiran yang dilandasi oleh kaidah-kaidah estetika disamping pemikiran logis dan

rasional

Arsitektur dituntut indah karena benar

wawasan estetika dalam arsitektur selalu bersentuhan dengan mata dan perasaan, diamati wujud arsitekturnya baru dirasakan kesan estetisnya

Arsitektur harus dapat dilihat dengan mata

kepala dan mata hati

(6)

CONTOH

(7)

Unsur-unsur Estetika

Unsur estetika bangunan

diekspresikan dari 3 sumber:

 Sosok penampilan bangunan

 Pengolahan tampak/ raut bangunan

 Pengolahan lingkungan /

kelompok bangunan

(8)

CITRA

ARSITEKTURAL

“Kang ing aran urip mono

.

mung

jumbuhing badan wadag lan batine,

pepindhane wadah lan isine…

Jeneng wadhah yen tanpa isi Alah dene arane wadhah,tanpa tanja tan ana pigunane

Semono uga isi tanpa wadhah, yekti barang mokal...

Tumrap urip kang utama tertamtu ambutuhke wadhah Lan isi,

Kang utama karo-karone

Yang disebut hidup (sejati) Tak lain

adalah leburnya tubuh jasmani dengan batinnya

ibarat bejana dan isinya ……..

 

Biar bejana tetapi bila tanpa isi Sia-sia disebut bejana, tidak semestinya dan tidak berguna  

Demikian juga bejana tanpa isi, sungguh hal yang mustahil....

Demi hidup yang baik tentulah dibutuhkan bejana

dan isi,

sebaiknyalah kedua-duanya

adalah leburnya tubuh jasmani dengan

(9)

CITRA

ARSITEKTURAL

Karya arsitektur dinafasi oleh kehidupan manusia, sehingga karya arsitektur tidak hanya benda mati, tetapi memiliki jiwa yang dipancarkan melalui citra arsitektural

Citra berkaitan dengan gambaran atau image, yaitu kesan atau arti yang ditangkap oleh

seseorang.

Citra mengandung aspek emosional (citra visual) sekaligus juga rasional (citra guna)

Dalam arsitektur, Citra guna dan citra visual tidak berjauhan, tetapi harus saling melengkapi

Peran arsitek untuk membangun citra arsitektural

(10)

CITRA VISUAL

paling mudah ditangkap, karena manusia paling langsung menerima efek-efek visual suatu bangunan melalui pengamatan

Hampir semua lambang / symbol, tanda- tanda, bentuk, warna diterima manusia melaui pengamatan

Tanggapan juga dikaitkan dengan efek-efek

yang ditimbulkan bahan bangunan, warna,

dsb

(11)

CITRA GUNA

 Kata guna merujuk pada manfaat yang diperoleh

 Guna tidak hanya bermanfaat secara material saja tetapi juga berdaya

guna

 Arsitektur yang bercitraguna dapat

memberdayaakan penghuninya.

Referensi

Dokumen terkait

Karya sastra adalah artefak yang merupakan benda mati yang baru memunyai makna dan menjadi objek estetik bila diberi arti oleh manusia pembaca sebagaimana artefak peninggalan

Perbaikian citra bertujuan meningkatkan tampilan citra untuk pandangan manusia atau untuk mengkonversi suatu citra agar memiliki format yang lebih baik sehingga citra

Suatu karya arsitektur merupakan karya seni yang begitu dekat dengan kehidupan sehari-hari manusia, untuk karya seni yang lain seperti lukisan misalnya, seseorang harus

Dengan ini saya menyatakan bahwa Tugas Akhir dengan judul “KLASIFIKASI CITRA FASHION MENGGUNAKAN ARSITEKTUR VGG-11” beserta isinya adalah karya saya sendiri dan bukan

Ide bangunan yang berasal dari citra sebuah brand, diwujudkan oleh arsitek melalui beberapa proses pendekatan kreatif yang dilakukan dalam mewujudkan karya arsitektur, meliputi

Kebutuhan manusia akan benda pakai menjadi salah satu faktor pendorong manusia untuk menciptakan suatu bentuk karya untuk menunjang keberlangsungan kehidupan

Penciptaan karya seni lukis yang mengangkat sifat manusia dengan identitas binatang tentu memiliki beberapa permasalahan, berikut rumusan beberapa permasalahan

Makhluk tak hidup atau disebut juga dengan benda mati adalah benda yang tidak memiliki ciri – ciri kehidupan.. Ciri – ciri makhluk hidup yaitu : bernapas, bergerak, tumbuh dan