• Tidak ada hasil yang ditemukan

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP TOPIK IV)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP TOPIK IV)"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP – TOPIK IV)

Satuan Pendidikan : SMP NEGERI 4 SUBANG

Mata Pelajaran : Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Kelas/ Semester : VII/1 (satu)

Topik : Keberagaman Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan dalam Bingkai Bhinneka Tunggal Ika

Alokasi Waktu : 5 x Pertemuan

A. Kompetensi Inti(KI)

1. Menghargai dan menghayati ajaran agama yangdianutnya.

2. Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (toleran, gotong royong), santun, dan percaya diri dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dankeberadaannya.

3. Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata.

4. Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudutpandang/teori.

B. Kompetensi Dasar (KD)dan Indikator Pencapaian Kompetensi

No Kompetensi Dasar (KD) Indikator Pencapaian Kompetensi 1 1.4 Menghormati

keberagaman norma- norma, suku, agama, ras dan antargolongan dalam bingkai

Bhinneka Tunggal Ika sebagai sesama ciptaan tuhan

1.4.1 Bersyukur atas keberagaman yang dimiliki bangsa Indonesia.

1.4.2 Menghargai keberagaman norma, suku, agama, ras, dan antargolongan dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika.

2 2.4 Menghargai

keberagaman suku,

2.4.1 Memiliki keinginan kuat untuk mempelajari keberagaman suku, agama, ras, dan

(2)

agama, ras dan antargolongan dalam Bingkai Bhinneka Tunggal Ika

antargolongan dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika.

2.4.2 Memiliki sikap tidak membedakan teman yang berbeda suku, agama, dan ras.

3 3.4 Mengidentifikasi keberagaman suku, agama, ras dan antargolognan dalam Bingkai Bhinneka Tunggal Ika

3.4.1 Mendeskripsikan keberagaman masyarakat Indonesia.

3.4.2 Menganalisis factor penyebab keberagaman masyarakat Indonesia.

3.4.3 Mendeskripsikan keberagaman suku dalam masyarakat Indonesia.

3.4.4 Mendeskripsikan keberagaman ras dalam masyarakat Indonesia.

3.4.5 Menganalisis keberadaan antargolongan dalam masyarakat Indonesia.

3.4.6 Mendeskripsikan makna Bhinneka Tunggal Ika.

3.4.7 Menunjukkan arti penting keberagaman dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika.

4 4.4 Mendemonstrasikan hasil identifikasi suku, agama, ras dan antargolongan dalam Bingkai Bhinneka Tunggal Ika

4.4.1 Menyusun laporan hasil telaah keberagaman suku, agama, ras, dan antargolongan dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika.

4.4.2 Menyajikan laporan hasil telaah keberagaman suku, agama, ras, dan antargolongan dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika.

C. Tujuan Pembelajaran

Setelah melaksanakan pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran klarifikasi nilai dan metode diskusi, siswa diharapkan mampu :

Sikap Spiritual :

1. Memiliki sikap bersyukur atas keberagaman yang dimiliki bangsa Indonesia.

2. Menghargai keberagaman norma, suku, agama, ras, dan antargolongan dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika.

Sikap sosial :

1. Memiliki keinginan kuat untuk mempelajari keberagaman suku, agama, ras, dan antargolongan dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika.

2. Memiliki sikap tidak membedakan teman yang berbeda suku, agama, dan ras

(3)

Pengetahuan :

1. Mendeskripsikan keberagaman masyarakat Indonesia.

2. Menganalisis factor penyebab keberagaman masyarakat Indonesia.

3. Mendeskripsikan keberagaman suku dalam masyarakat Indonesia.

4. Mendeskripsikan keberagaman ras dalam masyarakat Indonesia.

5. Menganalisis keberadaan antargolongan dalam masyarakat Indonesia.

6. Mendeskripsikan makna Bhinneka Tunggal Ika.

7. Menunjukkan arti penting keberagaman dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika.

Keterampilan :

1. Menyusun laporan hasil telaah keberagaman suku, agama, ras, dan antargolongan dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika

2. Meyajikan laporan hasil telaah keberagaman suku, agama, ras, dan antargolongan dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika.

D. Materi Pembelajaran

“Perilaku Toleran terhadap Keberagaman Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan”

Persatuan dan kesatuan disebuah Negara yang beragam dapat diciptakan salah satunya dengan perilaku masyarakat yang menghormati keberagaman bangsa dalam wujud perilaku toleran terhadap keberagaman tersebut. Sikap toleransi berarti menahan diri, bersikap sabar, membiarkan orang berpendapat lain, dan berhati lapang terhadap orang-orang yang memiliki pendapat berbeda. Toleransi sejati didasarkan sikap hormat terhadap martabat manusia, hati nurani, dan keyakinan, serta keikhlasan sesama apa pun agama, suku, golongan, ideologi atau pandangannya.

Materi pokok ini sudah disesuaikan dengan alokasi waktu 15 menit untuk kegiatan simulasi mengajar. Pembelajaran menggunakan inquiry learning, metode diskusi dengan model pembelajaran klarifikasi Nilai. Kegiatan pembelajaran sesuai pendekatan saintifik mulai dari mengamati, menanya, mencari informasi, dan mengasosiasi danmengomunikasikan

E. Media Dan Sumber Belajar

1. Buku Guru dan Buku Siswa Edisi Revisi SMP/MTs Kelas VII, “Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan “, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Jakarta: 2016

2. Buku referensi lain yang menunjang 3. Sumber belajar online (artikel, e-jurnal, dll)

4. Media presentasi digital melalui Microsoft sway, canva, dan youtube.

(4)

F. Langkah – Langkah Pembelajaran

 Pertemuan Ke - 4

a. Kegiatan Pendahuluan

1) Guru mempersiapkan fisik serta psikis peserta didik sebelum mengikuti kegiatan pembelajaran dengan mengajak peserta didik untuk berdoa bersama.

2) Guru mengecek kehadiran peserta didik dan perasaan yang dirasakan peserta didik melalui kegiatan ‘feeling check in’.

3) Guru mengecek kebersihan dan kerapian kelas, kesiapan buku tulis dan sumber belajar.

4) Guru memberikan motivasi dengan mengajak peserta didik untuk bermain games tebak lagu dan baju daerah yang sudah dipelajari pada pertemuan sebelumnya.

5) Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang diharapkan dapat tercapai.

6) Apersepsi

Guru menayangkan video mengenai beberapa peristiwa yang timbul akibat sikap intoleransi terhadap keberagaman masyarakat, kemudian meminta peserta didik untuk mengeluarkan pendapat mereka terhadap peristiwa / kasus tesebut (PSE) dan mengaitkannya dengan materi yang akan dipelajari.

Pada kegiatan apersepsi, guru mengajukan pertanyaan mengenai : - Bagaimana sikap peserta didik terhadap peristiwa tersebut?

- Bagaimana sikap ideal yang seharusnya dimiliki oleh seseorang yang hidup dalam lingkungan dengan kebudayaan yang beragam?

7) Guru membimbing peserta didik untuk mendeskripsikan manfaat dan pentingnya mempelajari materi mengenai toleransi terhadap keberagaman masyarakat.

8) Guru menjelaskan kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan peserta didik.

b. Kegiatan Inti

1) Peserta didik mengamati penjelasan guru mengenai definisi toleransi dan bentuk – bentuk toleransi terhadap keberagaman bangsa.

2) Guru membagi kelas menjadi 4 kelompok berdasarkan bentuk toleransi yang terjadi pada berbagai lingkungan kehidupan, seperti : rumah (keluarga), sekolah, masyarakat, serta bangsa & negara.

3) Peserta didik mengamati dan mendiskusikan bentuk-bentuk perilaku toleransi di berbagai lingkungan kehidupan.

4) Peserta didik berdiskusi dalam kelompok secara dialogis untuk mengkaji suatu isu toleransi.

5) Peserta didik menyatakan pendapatnya tentang pentingnya toleransi, alasan mengapa mereka memilih untuk memiliki sikap toleransi, factor penyebab toleransi,

(5)

dan akibat yang dapat ditimbulkan dari sikap intoleransi.

6) Peserta didik membuat laporan hasil diskusi melalui bentuk yang beragam sesuai dengan minat dan kesukaan murid, melalui : gambar, peta konsep, media laporan digital, dll.

7) Selama kegiatan diskusi, guru berperan sebagai pembimbing dan fasilitator.

c. Kegiatan Penutup

1) Guru membimbing peserta didik menyimpulkan materi pembelajaran melalui tanya jawab secara klasikal.

2) Guru melakukan refleksi dengan peserta didik atas manfaat proses pembelajaran yang telah dilakukan, sikap yang diperoleh, manfaat materi pembelajaran, sikap dan tindakan yang akan dilakukan.

3) Guru memberikan umpan balik atas proses pembelajaran dan hasil laporan

4) Guru melakukan evaluasi kegiatan pembelajaran dengan metode random mix and match melalui penempelan sticky note yang berisi jawaban berupa bentuk-bentuk toleransi dengan pertanyaan yang tertera pada karton yang sudah ditempel pada dinding kelas.

5) Guru menjelaskan rencana kegiatan untuk pertemuan berikutnya dan memberikan penugasan proyek untuk kewarganegaraan secara berkelompok.

G. Penilaian

1) Penilaian Kompetensi Sikap

Teknik penilaian kompetensi sikap dapat menggunakan observasi. Penilaian dilakukan secara terus menerus selama proses pembelajaran. Format penilaian sikap dapat menggunakan Jurnal Perkembangan sikap.

Jurnal Perkembangan Sikap Kelas : ……...…….

Semester : ……...…….

No. Tanggal Nama Siswa Catatan Perilaku Butir Sikap 1.

2.

3.

4.

dst

2) Penilaian Kompetensi Keterampilan

Teknik penilaian kompetensi pengetahuan pada pertemuan keempat dengan menilai atau mengobservasi pengetahuan yang diperlihatkan oleh peserta

(6)

didik dalam diskusi.

Teknik penilaian kompetensi pengetahuan pada pertemuan pertama dengan mengobservasi jawaban dan diskusi yang berkembang dari diskusi dan tanya jawab yang dilakukan oleh guru.

Instrumen Observasi Pengetahuan

Kelas : ……...…….

Semester : ……...…….

Pengetahuan yang dinilai :

Toleransi terhadap keberagaman masyarakat di berbagai lingkungan

No. Nama Peserta Didik

Jawaban Peserta Didik Menjawab

Saja

Mendefinisi kan

Mendefinisikan dan Sedikit

Uraian

Mendefinisikan dan Penjelasan

Logis

1 2 3 4

1. Ani 2

2. Iwan 3

3. Rumonang 4

4. Andreas 1

dst ...

Observasi pengetahuan peserta didik dilakukan dalam bentuk mengamati diskusi dan pemikiran logis yang berkembang dalam diskusi. Penskoran aktivitas diberi skor rentang 1-4, dan nilai maksimal 100.

Adapun kriteria skor diantaranya sebagai berikut.

Skor 1 jika jawaban hanya berupaya menjawab saja.

Skor 2 jika jawaban berupa mendefinisikan.

Skor 3 jika jawaban berupa mendefinisikan dan sedikit uraian.

Skor 4 jika jawaban berupa mendefinisikan dan penjelasan logis.

Nilai = Skor Perolehan × 25

(7)

3) Penilaian Kompetensi Keterampilan

Penilaian keterampilan dilakukan guru dengan melihat kemampuan peserta didik dalam presentasi, kemampuan bertanya, kemampuan menjawab pertanyaan atau mempertahankan argumentasi kelompok, kemampuan dalam memberikan masukan/saran, serta mengapresiasi pada saat menyampaikan hasil telaah tentang toleransi terhadap keberagaman masyarakat di berbagai lingkungan. Lembar penilaian penyajian dan laporan hasil telaah dapat menggunakan format di bawah ini, dengan ketentuan aspek penilaian dan rubriknya dapat disesuaikan dengan situasi dan kondisi serta keperluan guru.

No.

Nama Peserta

Didik

Kemampuan Bertanya

Kemampuan Menjawab/

Berargumentasi

Memberi Masukan/

Saran

Mengapresiasi

4 3 2 1 4 3 2 1 4 3 2 1 4 3 2 1 1.

2.

3.

4.

dst

Keterangan : Diisi dengan tandaceklist

Kategori Penilaian : 4 = sangat baik, 3 = baik, 2 = cukup, 1 = kurang

Pedoman Penskoran (Rubrik)

No. Aspek Penskoran

1. Kemampua n Bertanya

Skor 4 Skor 3 Skor 2 Skor 1

apabila selalu bertanya.

apabila sering bertanya.

apabila kadang-kadang bertanya.

apabila tidak pernah bertanya.

2. Kemampua n

Menjawab/

Argumenta si

Skor 4 Skor 3 Skor 2 Skor 1

apabila materi/jawaban benar, rasional, dan jelas.

apabila materi/jawaban benar, rasional, dan tidak jelas.

apabila materi/jawaban benar, tidak rasional, dan tidak jelas.

apabila materi/jawaban tidak benar, tidak rasional, dan tidak jelas.

Nilai = Skor Perolehan × 50 2

(8)

No. Aspek Penskoran 3. Kemampua

n Memberi Masukan

Skor 4 Skor 3 Skor 2 Skor 1

apabila selalu memberi masukan.

apabila sering memberi masukan.

apabila kadang-kadang memberi masukan.

apabila tidak pernah memberi masukan.

4. Mengapres iasi

Skor 4 Skor 3 Skor 2 Skor 1

apabila selalu memberikan pujian.

apabila sering memberikan pujian.

apabila kadang-kadang memberi pujian.

apabila tidak pernah memberi pujian.

Pengayaan

Kegiatan pembelajaran pengayaan diberikan kepada peserta didik yang telah menguasaimaterimemahamikeberagamanmasyarakatIndonesia.Bentukpengayaan dapat dilakukan dengan antara lain sebagaiberikut.

1. Guru memberikan tugas mempelajari lebih lanjut tentang materi pokok dari berbagai sumber dan mencatat hal-hal penting. Selanjutnya menyajikan dalam bentuk laporan tertulis atau membacakan di depankelas.

2. Pesertadidikmembantupesertadidiklainyangbelumtuntasdenganpembelajaran tutorsebaya.

Remedial

Remedial dilaksanakan untuk peserta didik yang belum memahami keberagaman masyarakat Indonesia. Kegiatan remedial dilakukan dengan mengulang materi pembelajaran apabila peserta didik yang sudah tuntas di bawah 75%. Sedangkan apablaipesertadidikyangsudahtuntaslebihdari75%makakegiatanremedialdapat

dilakukan atara lain sebagaiberikut.

1. Mengulang materi pokok di luar jam tatap muka bagi peserta didik yang belum

(9)

tuntas

2. Memberikan penugasan kepada peserta didik yang belum tuntas 3. Memberikan kesempatan untuk tes perbaikan.

Perlu diperhatikan bahwa materi yang diulang atau dites kembali adalah materi pokok atau keterampilan yang berdasarkan analisis belum dikuasai oleh peserta didik.

Kegiatan remedial bagi kompetensi sikap dilakukan dalam bentuk pembinaan secara holistis, yang melibatkan guru bimbingan konseling dan orang tua.

Interaksi Guru dan Orang Tua

Interkasi guru dengan orang tua dapat dilakukan melalui beberapa langkah antara lain sebagai berikut.

1. Guru meminta kerjasama dengan orang tua untuk mendampingi peserta didik melakukan hal sebagaiberikut.

a. Membuat laporan tentang keberagaman masyarakatIndonesia

b. Mencoba praktik kewarganegaraan untuk menampilkan budaya darah Indonesia.

2. Guru meminta peserta didik memperlihatkan hasil pekerjaan yang telah dinilai/

dikomentari guru kepada orang tuanya. Kemudian orang tua mengomentari hasil pekerjaan peserta didik. Orang tua dapat menuliskan apresiasi kepada anak sebagai bukti perhatian mereka agar anak senantiasa meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan sikap. Hasil penilaian yang telah diparaf guru dan orang tua kemudian disimpan dan menjadi portofolio peserta didik.

Mengetahui Kepala SMP

EDI BADRISYEH, S.P,M.M.Pd NIP. 19670501 199212 1 001

..., April 2022 Guru Mata Pelajaran

EDI BADRISYEH, S.P,M.M.Pd NIP. 19670501 199212 1 001

Referensi

Dokumen terkait

Hasil penelitian ini menunjukan : pertama, bahwa praktik yang digunakan oleh Mitra Tani Organik ialah praktik ijarah namun dalam hal ini praktik yang digunakan Mitra

Ukur meja merupakan satu cara pengukuran di mana pelotan dilakukan serentak di lapangan dengan skala yang sesuai. Kaedah ini tidak memerlukan pengambilan nota, pembukuan, pelarasan

Perlakuan salinitas yang berbeda tidak hanya berpengaruh terhadap tingkat penetasan telur (HR) larva kerang mutiara tetapi juga berpengaruh terhadap tingkat

Klik ikon menu [Grafik Realtime], kemudian pilih salah satu parameter kualitas air, lalu klik ikon [Refresh Grafik], maka komputer akan menelusuri data pengukuran hari

Ainurrahman Hidayat, M.Hum NIP... Ainurrahman Hidayat, M.Hum

Dimensi perencanaan berkaitan dengan proses perencanaan dengan indikator antara lain: adanya organisasi yang melakukan perencanaan TIK, adanya sistem perencanaan

Dapat disimpulkan, penambahan PVP dan MPC ke dalam larutan polimer dapat mengurangi jumlah non-pelarut yang diperlukan untuk tercapainya kondisi cloud point

(1) Certification shall be in the form of Diploma and Certificate of competency; (2) A Diploma shall be awarded to a learner as recognition of the educational