• Tidak ada hasil yang ditemukan

508880423 Tugas Tuton 1 Bahasa Indonesia Di Sd

N/A
N/A
Hanania Putri

Academic year: 2022

Membagikan "508880423 Tugas Tuton 1 Bahasa Indonesia Di Sd"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

Nama : Amartia Rosa Cita NIM : 834859343

Semester : 7.b

UPBJJ : 20/ Bandar Lampung

Matkul : BAHASA INDONESIA di SD

SOAL

1. Jelaskan dengan disertai contoh pengertian bahwa bahasa merupakan sebuah simbol yang bersifat arbitrer!

2. Jelaskan dengan disertai contoh perbedaan antara bahasa memiliki fungsi informatif dan memiliki fungsi heuristik!

3. Jelaskan dengan disertai contoh perbedaan pengertian belajar melalui bahasa dan belajar tentang bahasa!

4. Jelaskan dengan disertai contoh kemampuan reseptif dan kemampuan produktif dalam pemerolehan bahasa!

5. Jelaskan dengan disertai contoh bahwa anak dapat belajar bahasa dengan mengalaminya secara langsung!

JAWABAN

1. Bahasa dapat diungkapkan dengan cara lisan, tulisan maupun isyarat.

Bahasa itu bersifat arbitrer atau manasuka. Maksudnya adalah bahwa tidak ada hubungan langsung antara lambang dengan yang dilambangkannya. Sebagai contoh, kata gajah melambangkan seekor binatang besar berkaki empat dan memiliki belalai serta gading.

2. Bahasa memiliki fungsi informatif memungkinkan pemakai bahasa untuk menyampaikan sesuatu kepada pihak lain sedangkan fungsi heuristik menjelaskan mengapa suatu peristiwa dapat terjadi. Fungsi informatif ini cenderung dapat menjawab pertanyaan tentang "apa" sedangkan heuristik cenderung menjawab pertanyaan tentang "bagaimana" atau bersifat

menerangkan.

Contoh Fungsi informatik : Teks Berita "Banjir Bandang di sumatra". yang menyajikan tentang "apa".

Contoh Fungsi Heuristik : Teks Eksplanasi "Siklus air hujan" yang menyajikan tentang "bagaimana"

3. Belajar melalui bahasa adalah mempelajari suatu bidang Ilmu dengan

menggunakan bahasa tertentu sedangkan belajar bahasa adalah membelajari ilmu bahasa itu sendiri.

4. Bahasa Reseptif adalah kemampuan untuk memahami bahasa lisan yang didengar atau dibaca. Kemampuan ini bersifat sebagai input atau masukan.

Contohnya yaitu saat anak mendengarkan dan mengikuti instruksi seperti “Ayo mandi”. Ini adalah keterampilan bahasa reseptif anak.

(2)

5. pemerolehan bahasa

adalah proses manusia mendapatkan kemampuan untuk menangkap, menghasilkan, dan menggunakan kata untuk pemahaman dan komunikasi.

Kapasitas ini melibatkan berbagai kemampuan seperti sintaksis, fonetik, dan kosakata yang luas. Bahasa yang diperoleh bisa berupa vokal seperti pada bahasa lisan atau manual seperti pada bahasa isyarat. Pemerolehan bahasa biasanya merujuk pada pemerolehan bahasa pertama yang mengkaji pemerolehan anak terhadap bahasa ibu mereka dan bukan pemerolehan bahasa kedua yang mengkaji pemerolehan bahasa tambahan oleh anak-anak atau orang dewasa.

Referensi

Dokumen terkait

Diperkuat oleh pendapat Lundsteen (dalam Kartadinata, 2013) yang menyatakan bahwa anak-anak dapat belajar dari pemerolehan bahasa pertamanya dari kegiatan

Beberapa penjelasan mengenai pengertian permerolehan bahasa tersebut, cenderung terjadi pada proses pemerolehan bahasa ibu atau bahasa pertama. Namun, pada

memperoleh bahasa pertamanya, maka pemerolehan bahasa kedua bisa terjadi seperti pada pemerolehan bahasa pertama, akan tetapi juga bisa terjadi melalui proses belajar.2 Studi tentang

Jadi bisa dipahami bahwa jika pemerolehan yang biasanya digunakan pada bahasa pertama digunakan pada bahasa kedua, maka pemerolehan bahasa kedua memiliki arti sebuah

Beberapa penjelasan mengenai pengertian permerolehan bahasa tersebut, cenderung terjadi pada proses pemerolehan bahasa ibu atau bahasa pertama. Namun, pada

pengajaran bahasa, pengajaran makna, pengajaran tata bahasa. Secara umum pemerolehan bahasa kedua mengacu kepada proses pembelajaran bahasa. Secara alamiah maksudnya

Persamaannya adalah meneliti tentang pemerolehan bahasa pertama pada anak, sedangkan perbedaannya adalah dari obyek penelitian kesepuluh artikel meneliti bahasa dari beragam

Pengaruh lingkungan keluarga terhadap pemerolehan bahasa pertama pada anak usia