• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERANCANGAN MIXED-USE WATERFRONT DI KAWASAN KOTA LAMA TANGERANG

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "PERANCANGAN MIXED-USE WATERFRONT DI KAWASAN KOTA LAMA TANGERANG"

Copied!
15
0
0

Teks penuh

(1)

PERANCANGAN MIXED-USE WATERFRONT DI KAWASAN KOTA LAMA TANGERANG

Skripsi

Ditulis sebagai syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Arsitektur (S.Ars.)

Nama : Aleg Ridwan Oktavianto NIM : 00000026062 Program Studi : Arsitektur Fakultas : Seni dan Desain

UNIVERSITAS MULTIMEDIA NUSANTARA TANGERANG

2021

(2)

i

LEMBAR PERNYATAAN TIDAK MELAKUKAN PLAGIAT

Saya yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama : Aleg Ridwan Oktavianto NIM : 00000026062

Program Studi : Arsitektur

Fakultas : Seni dan Desain, Universitas Mutimedia Nusantara

Judul Seminar : PERANCANGAN MIXED-USE WATERFRONT DI KAWASAN KOTA LAMA TANGERANG

Dengan ini menyatakan bahwa, laporan dan karya Tugas Akhir/Skripsi ini adalah asli dan belum pernah diajukan untuk mendapatkan gelar sarjana, baik di Universitas Multimedia Nusantara maupun di perguruan tinggi lainnya.

Karya tulis ini bukan saduran/terjemahan, murni gagasan, rumusan dan pelaksanaan/implementasi saya sendiri, tanpa bantuan pihak lain, kecuali arahan pembimbing akademik dan narasumber.

Demikian surat pernyataan originalitas ini saya buat dengan sebenarnya. Apabila dikemudian hari terdapat penyimpangan serta ketidakbenaran dalam pernyataan ini, maka saya bersedia menerima sanksi akademik berupa pencabutan gelar (S.Ars.) yang telah diperoleh, serta sanksi lainnya sesuai dengan norma yang berlaku di Universitas Multimedia Nusantara.

24 Mei 2021

Aleg Ridwan Oktavianto

(3)

ii

HALAMAN PENGESAHAN TUGAS AKHIR/SKRIPSI

PERANCANGAN MIXED-USE WATERFRONT DI KAWASAN KOTA LAMA TANGERANG

Oleh:

Nama : Aleg Ridwan Oktavianto

NIM : 00000026062

Program Studi : Arsitektur Fakultas : Seni dan Desain

Tangerang, 24 Mei 2021

Pembimbing

Freta Oktarina, S.Sn., M.Ars.

Penguji Ketua Sidang

Irma Desiyana, S.Ars., M.Arch. Apriani Sarashayu, S.T., M.Sc.

Ketua Program Studi Arsitektur

Irma Desiyana, S.Ars., M. Arch.

(4)

iii

KATA PENGANTAR

Alhamdulillah, segala puji bagi Allah SWT, karena atas pertolongannya penulis dapat melaksanakan dan menyelesaikan Tugas Akhir. Laporan Skripsi ini akan membahas mengenai proses selama merancang Mixed-Use Waterfront Sungai Cisadane yang menjadi objek perancangan penulis.

Selama proses merancang penulis mendapat wawasan baru yang sebelumnya belum didapatkan. Pembuatan laporan ini diharapkan dapat menjadi manfaat bagi pembaca mengenai Perancangan Mixed-Use Waterfront di Sungai Cisadane.

Dari kegiatan kepada pihak yang selalu mendukung dan menyemangati penulis dalam menyelesaikan laporan seminar dan perkuliahan arsitektur di UMN. Penulis mengucapkan terimakasih kepada:

1. Orang tua dan saudara penulis yang selalu mendukung, mendoakan, dan memberi motivasi untuk menyelesaikan Tugas Akhir

2. Freta Oktarina, S. Sn., M. Ars., selaku Pembimbing Tugas Akhir yang telah banyak memberi saran dan masukan untuk Perancangan Tugas Akhir dari awal hingga akhir

3. Irma Desiyana, S. Ars., M. Arch., selaku kaprodi dan dosen penguji yang yang telah memberikan beberapa saran dan masukan untuk Tugas Akhir 4. Anggi yang selalu memberikan dukungan semangat dan motivasi penulis

dalam menyelesaikan Tugas Akhir

5. Teman-teman jurusan arsitektur UMN, yang telah memberi semangat satu sama lain untuk menyelesaikan laporan seminar

Penulis menyadari bahwa laporan seminar ini masih jauh dari sempurna.

Maka dari itu, kritik dan saran dari bapak/ibu dosen sangat berguna untuk

penelitian ini. Harapan terakhir, semoga penelitian ini dapat dipahami dan

memberikan ilmu/wawasan baru bagi para pembaca.

(5)

iv

Tangerang, 24 Mei 2021

Aleg Ridwan Oktavianto

(6)

v

ABSTRAK

Sungai Cisadane berpotensi untuk terciptanya kawasan wisata waterfront.

Waterfront atau pinggiran Sungai Cisadane sekarang ini sudah dimanfaatkan oleh pemerintah dan masyarakat setempat untuk tempat wisata. Kegiatan- kegiatan wisata banyak hadir pada promenade Sungai Cisadane pada bagian Kawasan Kota Lama Tangerang. Kegiatan-kegiatan tersebut seperti acara budaya Festival Cisadane, Peh Cun, dan lain-lain. Kegiatan lainnya yang hadir, yaitu wisata kuliner dari para pedagang kaki lima yang berjualan disepanjang promenade Sungai Cisadane. PKL menjadi salah satu faktor promenade dikunjungi, namun kehadirannya menggangu hak pejalan kaki, yaitu dengan menggunakan pedestrian pada promenade. Perancangan kawasan mixed-use waterfront merupakan objek perancangan untuk menjawab permasalahan yang telah dibahas sebelumnya. Konsep Harmonic in Diversity, yaitu menciptakan rancangan yang menyatukan wisata budaya, wisata rekreasi, dan wisata kuliner menjadi satu. Perancangan diwujudkan dengan menghadirkan promenade, cultural centre, dan dermaga untuk wisata air. Perancangan berbasis pada salah satu teori, yaitu 6 Komponen Pembentuk Waterfront. Komponen tersebut, yaitu community space, public priority, place connect, assest and context, mix use, dan environmental. Tujuan perancangan kawasan mixed-use waterfront adalah untuk mewadahi dan menyediakan kegiatan wisata budaya, wisata kuliner, dan wisata rekreasi yang menjadi destinasi wisata waterfront di Kota Tangerang.

Kata Kunci: Waterfront, Wisata Seni dan Budaya, Wisata Rekreasi, Wisata Kuliner, Mixed-use Waterfront

(7)

vi

ABSTRACT

The Cisadane River has the potential to create a waterfront tourist area. The waterfront or the edge of the Cisadane River has now been used by the government and local communities for tourist attractions. Many tourist activities are present on the Cisadane River promenade in the Tangerang Old Town area. These activities include the cultural events of the Cisadane Festival, Peh Cun, and others. Other activities that were attended were culinary tours from street vendors selling along the Cisadane River promenade. Street vendors are one of the factors that cause the promenade to be visited, but their presence interferes with the rights of pedestrians, namely by using pedestrians on the promenade. The design of the mixed-use waterfront area is the object of the design to answer the problems that have been discussed previously. Harmonic in Diversity concept, which is creating a design that unites cultural tourism, recreational tourism, and culinary tourism into one. The design is realized by presenting a promenade, cultural center, and a pier for water tourism. The design is based on one theory, namely the 6 Waterfront Forming Components. These components are community space, public priority, place connect, assess and context, mix use, and environmental. The purpose of designing the mixed- use waterfront area is to accommodate and provide cultural tourism activities, culinary tourism, and recreational tourism which are waterfront tourist destinations in Tangerang City.

Key Word: Waterfront, Art and Cultural Tourism, Recreation Tourism, Culinary Tourism Mixed-use Waterfront

(8)

vii

DAFTAR ISI

LEMBAR PERNYATAAN TIDAK MELAKUKAN PLAGIAT... i

HALAMAN PENGESAHAN TUGAS AKHIR/SKRIPSI ... ii

KATA PENGANTAR ... iii

ABSTRAK ... v

ABSTRACT ... vi

DAFTAR GAMBAR ... x

DAFTAR TABEL ... xii

DAFTAR LAMPIRAN ... xiii

BAB I... 1

PENDAHULUAN ... 1

1.1. Latar Belakang... 1

1.2. Rumusan Masalah ... 8

1.3. Batasan Masalah ... 9

1.4. Tujuan Perancangan ... 10

BAB II ... 12

STUDI PERANCANGAN MIXED-USE WATERFRONT ... 12

2.1. Tinjauan Umum ... 12

2.1.1. Waterfront ... 12

2.1.2. Wisata ... 13

2.1.2.1 Wisata Budaya ... 14

2.1.3. Rekreasi ... 14

2.1.4. Promenade ... 14

2.1.4. Dermaga ... 15

2.2. Pengembangan Waterfront menurut Project for Public

Spaces ... 18

(9)

viii

2.3. Studi Preseden ... 20

2.3.1. Chicago Riverwalk ... 20

2.3.2. Yangpu Riverfront ... 22

2.3.3. MÉCA Cultural Center ... 23

2.3.4. Kesimpulan Komponen Waterfront dan Studi Preseden ... 25

BAB III ... 27

METODE PERANCANGAN ... 27

3.1. Metode Perancangan ... 27

3.1.1. Jenis Penelitian Perancangan ... 27

3.2. Metode Pengumpulan dan Analisis data ... 27

3.2.1. Metode Pengumpulan Data Perancangan ... 27

3.2.2. Tahapan Perancangan ... 28

BAB IV ... 29

PENELITIAN DAN PERANCANGAN MIXED-USE WATERFRONT SUNGAI CISADANE DI KAWASAN KOTA LAMA TANGERANG 29 4.1. Penelitian Pergerakan Orang/Transportasi Umum dari Dermaga ke Titik Tempat Intensitas Tinggi ... 29

4.2. Analisis Tapak ... 42

4.3. Konsep ... 49

4.4. Pengembangan Desain... 50

4.4.1. Pengguna ... 50

4.4.2. Daya Tampung ... 51

4.4.3. Zoning ... 54

4.4.2. Besaran Ruang ... 57

4.5. Detail Desain ... 59

4.5.1. Massa... 59

4.5.2. Material ... 60

4.5.3. Fasad ... 61

4.5.4. Ruang Transisi dan Sirkulasi Site ... 63

(10)

ix

4.5.5. Penerapan Komponen Waterfront menurut Project for Public

Spaces (PPS) pada Rancangan ... 64

4.5.6. Struktur ... 65

4.5.7. Utilitas ... 66

4.5.8. Perancangan Kawasan Mixed-Use Waterfront Sungai Cisadane Kota Lama Tangerang ... 67

BAB V ... 72

KESIMPULAN DAN SARAN ... 72

5.1. Kesimpulan Penelitian... 72

5.2. Kesimpulan Perancangan ... 72

5.3. Saran Penelitian ... 73

5.4. Saran Perancangan ... 74

Referensi ... 75

LAMPIRAN ... lxxvii

(11)

x

DAFTAR GAMBAR

Gambar 1.1 Tumpukan Sampah di Sungai Cisadane ... 3

Gambar 1.2 Blok Kota Lama ... 4

Gambar 1.3 Peta Kawasan Kota Lama Tangerang dan Sekitar, dengan Tempat-tempat Penting ... 4

Gambar 1.4 Kegiatan Festival Cisadane ... 5

Gambar 1.5 Fasilitas Berkegiatan Seni dan Budaya di Kota Tangerang yang Dialihkan Menjadi Tempat Lain ... 6

Gambar 1.6 Perencanaan Waterway oleh Pemkot Tangerang ... 7

Gambar 1.7 Letak Site ... 7

Gambar 1.8 Lokasi Penelitian ... 9

Gambar 1.9 Site untuk Perancangan ... 10

Gambar 2. 1 Dermaga Jenis Wharf ... 15

Gambar 2. 2 Dermaga Jenis Pier ... 16

Gambar 2. 3 Dermaga Jenis Jetty ... 17

Gambar 2. 4 Dermaga Jenis Dolphin ... 17

Gambar 2. 5 Komponen Pembentuk Waterfront ... 18

Gambar 2. 6 Chicago Riverwalk ... 20

Gambar 2. 7 Segmentasi Chicago Riverwalk ... 20

Gambar 2. 8 Program Ruang Chicago Riverwalk ... 21

Gambar 2. 9 Yangpu Riverfront ... 22

Gambar 2. 10 Program Ruang Yangpu Riverfront ... 23

Gambar 2. 11 MÉCA Cultural Center ... 23

Gambar 2. 12 Respon Site MÉCA Cultural Center... 24

Gambar 4. 1 Peta Cakupan Wilayah Penelitian dan Titik Tempat ... 24

Gambar 4. 2 Gambar Tempat ... 24

Gambar 4. 3 Peta Diagram Trayek Tempat Asal (Dermaga/Pinggir Sungai) ke Tempat Tujuan ... 24

Gambar 4. 4 Dermaga Taman Gajah Tunggal ... 24

Gambar 4. 5 Dermaga Buatan Penduduk Setempat... 24

(12)

xi

Gambar 4. 6 Potongan Lingkungan AA’ ... 24

Gambar 4. 7 Peta Diagram Trayek Tempat Asal (Dermaga/Pinggir Sungai) ke Tempat Tujuan ... 24

Gambar 4. 8 Dermaga Kali Pasir ... 24

Gambar 4. 9 Dermaga Toa Pekong ... 24

Gambar 4. 10 Proyek Pengembangan Promenade, namun dijadikan Dermaga untuk Berlabu Perahu Penduduk Setempat ... 24

Gambar 4. 11 Potongan Lingkungan BB’ ... 24

Gambar 4. 12 Proyek Pengembangan Promenade, namun dijadikan Dermaga untuk Berlabu Perahu Penduduk Setempat ... 24

Gambar 4. 13 Potongan Lingkungan CC’ ... 24

Gambar 4. 14 Diagram Kedekatan Ruang ... 43

Gambar 4. 15 Diagram Alur Pengguna ... 44

Gambar 4. 16 Diagram Massing Mixed-use Waterfront ... 46

Gambar 4. 17 Diagram Material Cultural Center ... 47

Gambar 4. 18 Diagram Material Dermaga ... 47

Gambar 4. 19 Fasad ... 48

Gambar 4. 20 Bentuk Atap Bangunan Pecinan dan Bubungan Atap ... 49

Gambar 4. 21 Sirkulasi Site (Pejalan Kaki) ... 50

Gambar 4. 22 Pembagian Ruang Publik ... 51

Gambar 4. 22 Komponen Waterfront dan Rancangan ... 51

Gambar 4. 23 Diagram Aksonometri Struktur Cultural Centre ... 52

Gambar 4. 24 Masterplan Mixed Use Waterfront ... 54

Gambar 4. 25 Perspektif Dermaga ... 55

Gambar 4. 26 Denah Dermaga ... 56

Gambar 4. 27 Perspektif Riverside Theater ... 56

Gambar 4. 28 Perspektif Dermaga Perahu Kayak ... 57

Gambar 4. 29 Perspektif Cultural Centre ... 57

Gambar 4. 30 Potongan Restoran dan Sungai ... 58

Gambar 4. 31 Perspektif Street Vendor Space ... 58

(13)

xii

DAFTAR TABEL

Tabel 4. 1 Tabel Besaran Ruang ... 57

(14)

xiii

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1 Block Plan ... lxxviii Lampiran 2 Site Plan ... lxxix Lampiran 3 Denah Lantai Satu Cultural Centre A ... lxxx Lampiran 4 Denah Lantai Dua Cultural Centre A ... lxxxi Lampiran 5 Tampak Cultural Centre A ... lxxxii Lampiran 6 Tampak Cultural Centre A ... lxxxiii Lampiran 7 Potongan Cultural Centre A ... lxxxiv Lampiran 8 Denah Lantai Satu Cultural Centre B ... lxxxv Lampiran 9 Denah Lantai Dua Cultural Centre B ... lxxxvi Lampiran 10 Tampak Cultural Centre B ... lxxxvii Lampiran 11 Tampak Cultural Centre B ... lxxxviii Lampiran 12 Potongan Cultural Centre B ... lxxxix Lampiran 13 Denah Dermaga dan Street Vendor Space ... xc Lampiran 14 Tampak Dermaga dan Street Vendor Space ... xci Lampiran 15 Potongan Dermaga dan Street Vendor Space ... xcii Lampiran 16 Aksonometri Dermaga dan Street Vendor Space ... xciii Lampiran 17 Aksonometri Street Vendor Space ... xciv Lampiran 18 Detail ... xcv Lampiran 19 Aksonomteri Struktur ... xcvi Lampiran 20 Aksonomteri Utilitas 1... xcvii Lampiran 21 Aksonomteri Utilitas 2... xcviii Lampiran 22 Aksonomteri Utilitas 3... xcix Lampiran 23 Potongan Lingkungan ... ci Lampiran 24 Perspektif Art Gallery ... ci Lampiran 25 Perspektif Auditorium ... cii Lampiran 26 Perspektif Tourism Space ... cii Lampiran 27 Eagle Eye Perspective... ciii Lampiran 28 Perspective Exterior 1 ... ciii Lampiran 29 Perspective Exterior 2 ... civ Lampiran 30 Perspective Street Vendor Space... civ Lampiran 31 Regulasi Membangun Bangunan ... cvi Lampiran 32 Form Asistensi ... cvi

(15)

xiv

Lampiran 33 Turn It In ... cix

Referensi

Dokumen terkait

Oleh karena itu, untuk menjawab kebutuhan tersebut, maka diperlukan perencanaan dan perancangan tentang Pengembangan Kawasan Wisata Waduk Jatibarang Kota Semarang

Berdasarkan analisis dan telaahan yang telah dilakukan pada kajian ini, pengembangan kawasan pesisir Kota Cirebon dapat dilakukan dengan konsep Waterfront City..

Konsep dasar Perencanaan dan perancangan kawasan waterfront Situ Babakan adalah menciptakan suatu kawasan edukatif dan rekreatif, meningkatkan kualitas situ dan bantarannya

1) Perancangan bangunan mixed-use di Jakarta cenderung menggunakan bentuk integrasi fungsi vertikal dengan konfigurasi podium dan menara. 2) Podium pada bangunan

Kawasan yang menjadi daerah pengembagan kawasan waterfront city tepatnya berada di Kecamatan Ternate Tengah, yaitu pada 6 kelurahan meliputi kelurahan Gamalama,

Hasil dari Laporan Perancangan ini menunjukkan bahwa konsep desain yang dihasilkan di lokasi perancangan adalah bangunan mixed-use yang terintegrasi dengan lingkungan

berikut adalah referensi bangunan mixed use hotel untuk studio perancangan

4.1 ANALISA KONSEP DESAIN Perancangan Pusat Wisata Kuliner Nusantara di Kota Serang, Banten ini bertujuan sebagai tempat wisata rekreasi dan juga ikon wisata daerah dengan menyajikan