• Tidak ada hasil yang ditemukan

LAPORAN AKHIR RISET. Program Riset Unggulan 2010

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "LAPORAN AKHIR RISET. Program Riset Unggulan 2010"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

LAPORAN AKHIR RISET

Program Riset Unggulan 2010

Periset Utama:

Dr. Acep Iwan Saidi, M.Hum KK: Ilmu Desain dan Budaya Visual

PP: Seni Rupa dan Desain

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG

November 2010

AKTUALISASI, KONTEKSTUALISASI, DAN PEMBERIAN NILAI BARU PADA SENI DAN BUDAYA TRADISIONAL NUSANTARA

DALAM BENTUK PENCIPTAAN PRODUK FILM SENI BUDAYA (Riset Tindak dalam Ranah Industri Kreatif Berbasis Seni dan Budaya)

(2)

I. HALAMAN IDENTITAS

1. Judul : AKTUALISASI, KONTEKSTUALISASI, DAN PEMBERIAN NILAI BARU PADA SENI DAN BUDAYA TRADISIONAL NUSANTARA DALAM BENTUK PENCIPTAAN PRODUK FILM SENI BUDAYA (Riset Tindak dalam Ranah Industri

Kreatif Berbasis Seni dan Budaya)

2. Program Riset : Riset Unggulan ITB 2010 3. Waktu Pelaksanaan : Februari – November 2010 4. Tim Riset

a. Nama Lengkap Ketua Tim : Dr. Acep Iwan Saidi, M.Hum

b. N I P : 132243302

c. Pangkat/Golongan : Lektor Kepala/III D

d. Jabatan :

e. Fakultas/Sekolah & Prodi : Seni Rupa dan Desain

f. Kelompok Keahlian : Ilmu Desain dan Budaya Visual g. Alamat Kantor/Telp/Fax/E-mail : Jl. Ganesa 10 Bandung

h. Alamat Rumah/Telp/Fax/E-mail : Griya Caraka 5.1 Anggota Tim Riset:

No Nama dan Gelar Akademik Bidang Keahlian

Unit Kerja/

Lembaga

Alokasi Waktu Jam/bulan Bulan/tahun 1. Dr. Yasraf Amir Piliang, MA Ilmu-Ilmu Desain

dan Budaya Visual FSRD/ITB 60 10

2. Yan Yan Sunarya, M.Sn Ilmu-Ilmu Desain

dan Budaya Visual FSRD/ITB 60 10

5.2 Asisten Peneliti/Mahasiswa:

No Nama dan Gelar

Akademik Bidang Keahlian Alokasi Waktu

Jam/bulan Bulan/tahun 1. Rully Darmawan, M.Sn Ilmu-Ilmu Desain dan Budaya

Visual 30 8

2. Susanto, ST, M.Des Manajemen Industri Desain 30 8

4 H.J Hendrawan Komunikasi Visual 30 8

5 Evi Idawati Seni Pertunjukan 30 8

6 Dedi Juanda, S.Sos Administrasi & Manajemen SDM 30 8

7 Yasmin Kartikasari, MT Teknologi Lingkungan 30 8

5.3 Biaya yang disetujui oleh ITB : Rp 100.000.000,-

Bandung, 1 Desember 2010 Ketua Tim Riset

ttd

Dr. Acep Iwan Saidi, M.Hum NIP 132243302

Mengetahui

Ketua Kelompok Keahlian

ttd

Dr. Yasraf Amir Piliang, MA

NIP. 131 646 601 Ketua PP Seni Rupa dan Desain

ttd

(Prof. Dr. Setiawan Sabana, MFA) NIP. 130 704 110.

(3)

2

II. EXECUTIVE SUMMARY

1. TITLE OF RESEARCH : ACTUALIZATION, CONTEXTUALIZATION, AND ADDITION OF NEW VALUE TO A TRADITIONAL ART AND CULTURE OF ARCHIPELAGO THROUGH THE CULTURAL ART FILM PRODUCTION (Action Research in the Field of Art-and- Cultural-based Creative Industry)

2. HEAD OF RESEARCH TEAM : Dr. Acep Iwan Saidi, M.Hum

3. TEAM MEMBERS : Dr. Yasraf Amir Piliang, MA; Drs. Yan Yan Sunarya, M.Sn;

Ruly Darmawan, M.Sn, R. Susanto, M.T, Yasmin Kartikasari, MT, Evi Idawati, H.J Hendrawan, M.Sn

4. OFFICIAL ADDRESS : Kegiatan dilakukan di:

 KK Ilmu Desain dan Budaya Visual FSRD ITB

 Sekretariat Imagination School of Art Yogyakarta

 Museum Seni Nasyirun Yogyakarta E-mail : [email protected]

5. EXTENDED ABSTRACT :

It has been an undeniable historical as well as political fact that Indonesia is an incomparable archipelago which possesses abundance of cultural varieties. Literatures that are written by domestic or foreign writers have shown that the exploration and identification on the richness and the varieties of Indonesian art and culture have never been accomplished yet.

Regarding to this reality, we have drawn up a research proposal and have accomplished the research action within 10 months (January-November 2010). This research is relied on the awareness to the traditional art and culture as a national identity which has to be reinforced and be developed. However, the perspective to the form and value of such traditional art and culture should also be actualized. This means that traditional art and culture is not considered as an inherited entity in biological space where the originality is always in question. The traditional art and culture must be placed and be developed in a learning space where the addition of new value can be done therein.

Kasongan, as a space and place where the tradition of art and culture fosters in Yogyakarta, becomes the chosen area of this research. From a village where the inhabitants are the craftsmen of vessel, several values which motivate their creativity and character building as a craftsman are investigated. This character is then being contextualized with the spirit of culture that becomes the basis of ideology or faith.

This research is a study towards the behavior of society in the cultural context.

Nevertheless, the approach that is being employed is a cultural one with a participative

(4)

method. In this perspective, the process and the outcome of research are measured in an eclectically interdisciplinary perspective. In some cases, a quantitative approach is also needed. However, the overall measurement is based on qualitative model. In this context, these intangible things become an important part that is being considered through which a value can be formulated.

According to the participative model, the involvement of the art and culture performers as a research object is also important. Beside the purpose towards the objectivity, the purpose of such involvement is needed in order to motivate and foster the inhabitants’ creative mentality.

The approach model is actually effective. The discussion with the local performers and cultural thinkers has been pursued well. The performers are also participated in the process of making the research product; a film in a genre of visual drama documentary. Of substantial aspects, several research outcomes has already achieved, which are:

1. the exposure of traditional art and culture, in this sense the art and culture of traditional vessel in Kasongan, Yogyakarta

2. the production of a documentary drama entitled Djonggrang’s Palm, Songs and Dances of Civilization

Although there is no promise on publication, this research has also made some publications, such as reportage in print media and talk-show in electronic media. It seems that local people have been accepting and responding this research enthusiastically.

6. LIST OF RESEARCH OUTPUT

Satu judul Film Dokumenter

Talkshow Publikasi di Jogja TV

III. EVALUASI DIRI

1. CAPAIAN:

a. TUJUAN YANG TERTULIS DI PROPOSAL:

 Menggali dan mengelola seni dan budaya tradisional sehingga mampu bersaing, baik secara material maupun nonmaterial, dalam pergaulan nasional, regional, dan internasional;

 Mendorong tumbuhnya mentalitas kreatif pada masyarakat tradisional sehingga memiliki daya saing dalam wacana kontemporer tanpa kehilangan jati diri ketradisionalan yang sekaligus menjadi identitas kebangsaannya;

 Menciptakan dan memproduksi karya kreatif berupa film seni budaya tradisional nusantara yang telah diberi nila baru dalam wacana kontemporer sehingga bisa tersosialisasikan ke wilayah industri kreatif khususnya dan masyarakat pada umumnya.

(5)

4

b. TUJUAN YANG TELAH DICAPAI:

 Tergalinya seni dan budaya tradisional, dalam hal ini seni dan budaya gerabah di Kasongan Yogyakarta

Terproduksinya sebuah film drama dokumenter berjudul Telapak tangan Djograng, Nyanyian dan Tarian Peradaban

2. TUJUAN YANG BELUM DICAPAI:

Terciptanya mentalitas kreatif di wilayah Kasongan Yoyakarta; umumnya masih susah mengubah kebiasaan berkarya sebagai kebiasaan memenuhi pesanan pemakai

3. PRODUK RISET

Yang Dijanjikan Pada Proposal Yang Dihasilkan Pada Penelitian Publikasi Tidak ada Publikasi Publikasi di Media Cetak

Yogyakarta (News) dan Jogja TV (Talkshow)

Propototipe Satu Judul Film Dokumenter Propototipe Satu judul Film Dokumenter

HAKI Tidak ada HAKI Tidak ada

4. ALAMAT HOMEPAGE KK YANG BERISI HASIL PENELITIAN:

http://www. fsrd.itb.ac.id

5. KEGIATAN DISEMINASI HASIL RISET:

Diseminasi hasil riset: Diskusi tentang film dan nilai budaya Nusantara 6. SINERGI DENGAN KEGIATAN DAN PROYEK RISET LAIN:

Tidak ada

7. KEMANFAATAN PROYEK RISET:

1. Mahasiswa yang terlibat: 5 orang 2. Sarjana : 1 orang

3. Magister : 4 orang 4. Doktor : 2 orang

5. KK yang terlibat: Ilmu Desain dan Budaya Visual (ITB), Seni Pertunjukaan dan Media Rekam (ISI Yogyakarta)

8. PERMASALAHAN YANG DIHADAPI DAN SARAN PERBAIKAN: Permasalahan yang paling berpengaruh pada kelancaran riset adalah cara pencairan dana operasional yang terlalu birokratis dan berbelit. Riset yang melibatkan banyak pihak di lapangan membutuhkan dana segar dan langsung bisa digunakan yang ada dalam kas tim riset. ITB tidak bisa memenuhi syaratb ini.

9. RENCANA KELANJUTAN PENELITIAN: Keberagaman dan kekayaan nilai dan produk seni dan budaya lokal masyarakat menantang untuk terus digali dan dipublikasikan. Riset dengan produk film ini diharapkan menjadi riset/projek awal untuk dikembangkan/dilanjutkan dengan meleksanakan riset/membuat produk yang sama di

(6)

berbagai situs seni dan budaya Nusantara, dengan berbagai perbaikan dan peningkatan kualitas.

IV. LAMPIRAN OUTPUT PENELITIAN

1. Film Dokumenter

2. Publikasi Talkshow Jogja TV

Catatan:

1. Bagian II (ditulis dalam Bahasa Inggris) akan dicetak dan dibukukan sebagai Ringkasan Eksekutif Hasil Riset ITB 2008.

2. Bagian III akan dipergunakan sebagai bahan evaluasi Riset ITB 2008.

3. Bagian IV akan disiapkan untuk laporan Technical Report ITB 2008.

Referensi

Dokumen terkait

Dengan memanfaatkan teknologi augmented reality pada aplikasi pembelajaran aksara minang ini, nantinya para siswa akan mendapatkan informasi mengenai tanda baca dan juga arti

Makanan yang mengandung karbohidrat di dalam mulut akan dicerna jadi maltose Makanan yang mengandung karbohidrat di dalam mulut akan dicerna jadi maltose (oleh

Sehingga dari konversi keseluruhan koordinat tersebut diperoleh lokasi nyata yang selanjutnya dilakukan pengambilan data secara manual melalui program bantu Google

Meskipun secara murni tidak dikenal adanya konsepsi pemisahan kepemilikan antara kepemilikan tercatat secara hukum ( registered ownership ) dengan kepemilikan manfaat

Selaku Direktur BMT Madani Sepanjang Sidoarjo, Rasa kekeluargaan dan komunikasi yang tercipta di BMT Madani adalah dengan menjaga kondisi lingkungan kerja antara

Dalam hal nilai pembelian tersebut tidak melebihi jum lah Rp 1.000.000,- (satu jut a rupiah) dan bukan merupakan jumlah yang dipecah- pecah, maka atas pengadaan atau

Terlepas dari kondisi tersebut, peserta didik merasa nyaman dan lebih mudah mengakses bahan atau materi perkuliahan sehingga mereka memiliki persiapan yang lebih baik