Laporan Kinerja Instansi
Pemerintah
Badan Pendapatan Daerah
Kota Bogor
KATA PENGANTAR
Dengan memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT., Badan Pendapatan Daerah Kota Bogor dapat menyelesaikan penyusunan Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKIP) Tahun 2021, yang akan digunakan sebagai media informasi dalam rangka mengukur sejauhmana tingkat keberhasilan Badan Pendapatan Daerah Kota Bogor dalam melaksanakan kegiatannya sesuai dengan target yang ingin dicapai.
Penyusunan Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKIP) 2021 ini mengacu pada Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 53 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja dan Tata Cara Reviu Atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah. Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKIP) Badan Pendapatan Daerah Kota Bogor tahun 2021 diukur dengan membandingkan antara target dan realisasinya, berdasarkan indikator kinerja sasaran maupun program dan kegiatan yang ditetapkan. Capaian Kinerja dievaluasi dengan mengidentifikasi permasalahan dan penyebabnya dalam melaksanakan kegiatan, kemudian upaya untuk mengatasi masalah-masalah dalam rangka pencapaian kinerja.
Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKIP) ini merupakan bentuk pertanggungjawaban Badan Pendapatan Daerah Kota Bogor atas semua kegiatan yang dilaksanakan guna mengetahui tingkat keberhasilan dan permasalahan serta upaya mengatasi masalah yang telah dilaksanakan di sepanjang Tahun 2021.
Semoga laporan ini bermanfaat untuk melakukan introspeksi dan evaluasi atas semua kegiatan yang telah dilaksanakan oleh Badan Pendapatan Daerah Kota Bogor, sehingga dapat dilakukan pembenahan dan perbaikan sesegera mungkin untuk dapat menjadikan Badan Pendapatan Daerah Kota Bogor sebagai instansi pelayanan publik yang mampu menyesuaikan diri dengan tuntutan dan perkembangan masyarakat serta bebas dari Kolusi, Korupsi dan Nepotisme (KKN).
Kritik dan saran yang membangun untuk penyempurnaan Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKIP) ini sangat kami harapkan, mudah-mudahan ini dapat memberikan penjelasan tentang kinerja Badan Pendapatan Daerah Kota Bogor selama tahun 2021, sehingga dapat dijadikan bahan untuk perbaikan selanjutnya.
Bogor, 00 Januari 2022 Kepala Badan Pendapatan Daerah
Kota Bogor,
Ir. Deni Hendana. M.Si NIP. 196610281992011001
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR --- i
DAFTAR ISI --- ii
BAB I PENDAHULUAN --- Bab I-1 A. Gambaran Umum Organisasi --- Bab I-1 B. Tugas Pokok dan Fungsi --- Bab I-1 C. Landasan Hukum --- Bab I-3 D. Isu Strategis --- Bab I-3
BAB II PERENCANAAN DAN PERJANJIAN KINERJA --- Bab II-1 A. Perencanaan Kinerja --- Bab II-1 B. Perjanjian Kinerja Tahun 2021 --- Bab II-2
BAB III AKUNTABILITAS KINERJA --- Bab III-1 A. Kerangka Pengukuran --- Bab III-1 B. Evaluasi dan Analisis Capaian Kinerja --- Bab III-3
BAB IV PENUTUP --- Bab IV-1
BAB I PENDAHULUAN
A. Gambaran Umum Organisasi
Undang-Undang 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua Atas Undang- undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah membawa perubahan yang sangat mendasar dalam sistem pemerintahan dan keuangan daerah sehingga daerah mempunyai keleluasaan dan kewenangan yang luas dalam melaksanakan fungsi penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.
Sejalan dengan penataan organisasi yang mengacu kepada Peraturan Pemerintah Nomor 72 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah, Kota Bogor telah menjabarkan melalui Peraturan Daerah Kota Bogor Nomor 3 Tahun 2021 tentang tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kota Bogor dan Peraturan Walikota Bogor Nomor 17 Tahun 2021 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi, serta Tata Kerja Perangkat Daerah.
B. Tugas Pokok dan Fungsi 1. Tugas Pokok dan Fungsi
Tugas Pokok dan fungsi Badan Pendapatan Daerah Kota Bogor sesuai dengan Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Kota Bogor Nomor 7 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kota Bogor dan Peraturan Walikota Bogor Nomor 95 Tahun 2019 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi, serta Tata Kerja Perangkat Daerah adalah sebagai berikut :
a. Tugas Pokok :
Membantu Wali Kota dalam melaksanakan fungsi penunjang urusan pemerintahan di bidang Pendapatan Daerah.
b. Fungsi :
1) Penyusunan kebijakan teknis di bidang pendapatan daerah;
2) Pelaksanaan tugas dukungan teknis di bidang pendapatan daerah;
3) Pembinaan dan pelaksanaa tugas di bidang pendapatan daerah;
4) Pemantauan, evaluasi, dan pelaporan pelaksanaan tugas di bidang pendapatan daerah;
5) Pelaksanaan pembinaan teknis penyelenggaraan fungsi-fungsi penunjang Urusan Pemerintahan Daerah di bidang pendapatan daerah;
6) Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Wali Kota sesuai tugas dan fungsinya
2. Organisasi
Mengacu kepada Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Kota Bogor Nomor 7 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kota Bogor tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kota Bogor, dan Peraturan Walikota Bogor Nomor 125 Tahun 2019 tentang Uraian Tugas dan Fungsi Serta Tata Kerja Jabatan Struktural Di Lingkungan Badan Pendapatan Daerah, Bagan Struktur Organisasi Badan Pendapatan Daerah Kota Bogor antara lain : (Terlampir).
C. Landasan Hukum
Penyusunan Laporan Akuntabilitas Kinerja Intansi Pemerintah (LAKIP) Badan Pendapatan Daerah Kota Bogor mengacu kepada :
1. Undang-undang Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan negara yang bersih dan bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme;
2. Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah;
3. Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah;
4. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2006 tentang Pelaporan Keuangan dan Kinerja Instansi Pemerintah;
5. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah:
6. Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokarsi Nomor 53 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Penyusunan Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja dan Tata Cara Reviu Atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah;
7. Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokarsi Nomor 12 Tahun 2015 tentang Pedoman Evaluasi Atas Implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah;
8. Peraturan Daerah Kota Bogor Nomor 14 Tahun 2019 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah tahun 2019-2024.
D. Isu Strategis
Dalam melaksanakan tugas pokok, fungsi dan kewenangan dalam pengelolaan Pendapatan Daerah serta dalam melaksanakan Visi dan Misi diatas, Badan Pendapatan Daerah menghadapi berbagai permasalahan terkini di bidang Pendapatan Daerah sehingga dapat diambil isu aktual strategis sebagai berikut : 1. Pembinaan dan pengawasan terhadap wajib pajak terutama wajib pajak
yang belum patuh terus dilakukan melalui uji potensi dan pengawasan di lapangan;
2. Sistem informasi pajak yang terus dikembangkan dalam rangka mendukung pengelolaan pajak yang transparan.
BAB II
PERENCANAAN DAN PERJANJIAN KINERJA
A. Perencanaan Kinerja
Rencana Strategis (Renstra) adalah dokumen perencanaan Perangkat Daerah untuk periode 5 (lima) tahun. Dokumen Rencana Strategis (Renstra) Badan Pendapatan Daerah memuat tentang tujuan, sasaran, program dan kegiatan selama kurun waktu 5 (lima) tahun, yang mengacu pada tugas pokok dan fungsinya. Dokumen Rencana Strategis (Renstra) Badan Pendapatan Daerah disusun untuk mencapai tujuan dan sasaran Organisasi Pemerintahan dalam rangka pelaksanaan Tugas Pokok dan Fungsi. Dokumen Rencana Strategis (Renstra) Badan Pendapatan Daerah yang disusun berfungsi sebagai landasan dalam penyelenggaraan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP), pedoman dalam penyusunan Rencana Kerja Badan Pendapatan Daerah Kota Bogor selama lima tahun ke depan, dan sebagai acuan untuk mencapai tujuan Badan Pendapatan Daerah yang mendukung pencapaian Visi dan Misi Kota Bogor.
1. Visi dan Misi
Visi dan Misi Kepala Daerah Kota Bogor 2019-2024 dijabarkan dalam Tujuan dan Sasaran yang selengkapnya dituangkan dalam RPJMD Kota Bogor 2019-2024, antara lain :
“Mewujudkan Kota Bogor sebagai Kota Ramah Keluarga”.
Dalam upaya mewujudkan Visi tersebut, maka Pemerintah Daerah menetapkan Misi. Misi tersebut menggambarkan kewenangan yang dimiliki oleh Perangkat Daerah Kota Bogor dalam melaksanakan tugas dan fungsinya. Pernyataan Misi sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Bogor Tahun 2019-2024.
Dalam mendukung pencapaian Visi dan Misi Pemerintah Daerah, Badan Pendapatan Daerah sesuai Tugas Pokok dan Fungsi yaitu membantu Walikota dalam melaksanakan urusan Pemerintahan Daerah di Bidang Pendapatan Daerah, Badan Pendapatan Daerah Kota Bogor berkontribusi langsung dalam mendukung pencapaian Misi, antara lain :
1) Misi ke-2, yaitu : Mewujudkan Kota Yang Cerdas dengan sasaran : (1) Meningkatnya Kepuasan Wajib Pajak Dalam Pelayanan Pajak
Daerah;
(2) Meningkatnya Kualitas Pelayanan Pajak Daerah Kepada Wajib Pajak Melalui Pengelolaan Pelayanan Publik Berbasis Teknologi (Smart City).
2) Misi ke-3, yaitu : Mewujudkan Kota yang Sejahtera dengan sasaran Meningkatnya Penerimaan Pendapatan Asli Daerah.
2. Tujuan, Sasaran dan Cara Mencapainya
Sebagai penjabaran lebih lanjut dari Visi dan Misi, Badan Pendapatan Daerah Kota Bogor merumuskan Tujuan, Indikator Tujuan, Sasaran, Indikator Sasaran dan Cara Mencapainya (Strategi, Kebijakan dan Program) yang disajikan secara lengkap dalam formulir Rencana Stategis Badan Pendapatan Daerah Kota Bogor (Terlampir).
B. Perjanjian Kinerja Tahun 2021
Pada Rencana Strategis Badan Pendapatan Daerah Kota Bogor tahun 2019- 2024 terdapat 3 (tiga) Sasaran Strategis yaitu :
1. Meningkatnya Kepuasan Wajib Pajak Dalam Pelayanan Pajak Daerah, dengan indikator sasaran Prosentase tindak lanjut pengaduan wajib pajak terhadap pelayanan Pajak;
2. Meningkatnya Kualitas Pelayanan Pajak Daerah Kepada Wajib Pajak Melalui Pengelolaan Pelayanan Publik Berbasis Teknologi (Smart City), dengan indikator sasaran Jumlah Inovasi Pengelolaan Pajak Daerah;
3. Tercapainya Pendapatan Pajak Daerah, dengan indikator sasaran Meningkatnya Penerimaan Pendapatan Asli Daerah.
BAB III
AKUNTABILITAS KINERJA
A. Kerangka Pengukuran
Pengukuran Kinerja merupakan proses sistematis dan berkesinambungan untuk menilai keberhasilan dan kegagalan pelaksanaan kegiatan sesuai dengan program, kebijakan, sasaran dan tujuan yang telah ditetapkan dalam mewujudkan Visi dan Misi Kota Bogor.
Proses ini dimaksudkan untuk menilai pencapaian setiap indikator kinerja guna memberikan gambaran tentang keberhasilan dan kegagalan pencapaian tujuan dan sasaran. Setelah dilakukan pengukuran kinerja, dilakukan analisis kinerja yang menggambarkan keterkaitan pencapaian kinerja kegiatan dalam rangka mewujudkan Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran sebagaimana yang ditetapkan dalam Rencana Strategis Badan Pendapatan Daerah Kota Bogor 2019-2024 sebagai berikut :
No Sasaran Strategis Indikator kinerja 2020 2021 Capaian Akhir
Renstra
Target Realisasi % Target Realisasi %
1 Meningkatnya Kepuasan Wajib Pajak dalam pelayanan pajak daerah
Prosentase Tindak Lanjut Pengaduan Wajib Pajak terhadap Pelayanan Pajak
100% 100%
1 Pengaduan
100 100% 100%
2 Pengaduan
100 100%
2 Meningkatnya Kualitas Pelayanan Pajak Daerah kepada wajib pajak melalui pengelolaan pelayanan publik berbasis teknologi (smart City)
Prosentase Tindak Lanjut Pengaduan Wajib Pajak terhadap Pelayanan Pajak secara online
100% 100%
60 Aspirasi
100 100% 100%
2 Aspirasi
100 100%
3 Tercapainya Pendapatan
Pajak Daerah Penerimaan Pendapatan
Pajak Daerah 440.000.000.000 509.042.507.564 115,69 565.600.000.000 624.784.886.145 110,46 100%
Realisasi pada akhir tahun 2021 menunjukan bahwa dari 3 (tiga) Indikator Kinerja Sasaran tercapai.
Jumlah Anggaran Tahun 2021 Rp. 46.548.615.341
Jumlah Realisasi Anggaran Tahun 2021 Rp. 44.466.499.918
Prosentase Anggaran Tahun 2021 95,53%
Target dan Realisasi Program, Kegiatan dan Sub Kegiatan Tahun 2021
No. Program / Kegiatan / Sub Kegiatan Pagu Realisasi % I Program Penunjang Urusan Pemerintahan Daerah
Kabupaten/Kota 42.846.621.731 40.982.613.967 95,65 1 Kegiatan Perencanaan, Penganggaran, dan
Evaluasi Kinerja Perangkat Daerah 70.800.000 67.867.600 95,86 1) Penyusunan Dokumen Perencanaan Perangkat
Daerah 9.530.000 8.731.800 91,62
2) Koordinasi dan Penyusunan Laporan Capaian
Kinerja dan Ikhtisar Realisasi Kinerja SKPD 60.270.000 58.144.700 96,47 3) Evaluasi Kinerja Perangkat Daerah 1.000.000 991.100 99,11 2 Kegiatan Administrasi Keuangan Perangkat Daerah 36.413.471.829 35.165.254.125 96,57 1) Penyediaan Gaji dan Tunjangan ASN 36.411.471.829 35.163.309.325 95,57 2) Koordinasi dan Penyusunan Laporan
Keuangan Akhir Tahun SKPD 2.000.000 1.944.800 97,24 3 Kegiatan Administrasi Umum Perangkat Daerah 1.889.066.900 1.660.439.962 87,90 1) Penyediaan Komponen Instalasi
Listrik/Penerangan Bangunan Kantor 28.400.000 28.400.000 100,00 2) Penyediaan Peralatan dan Perlengkapan
Kantor 649.017.600 555.928.800 85,66
3) Penyediaan Peralatan Rumah Tangga 32.033.500 30.301.000 94,59 4) Penyediaan Bahan Logistik Kantor 5.000.000 4.980.000 99,60 5) Penyediaan Barang Cetakan dan Penggandaan 755.310.800 652.112.050 86,34 6) Fasilitasi Kunjungan Tamu 61.400.000 59.900.000 97,56 7) Penyelenggaraan Rapat Koordinasi dan
Konsultasi SKPD 357.905.000 328.818.112 91,87 4 Kegiatan Pengadaan Barang Milik Daerah
Penunjang Urusan Pemerintah Daerah 702.875.600 674.562.550 95,97 1) Pengadaan Mebel 76.794.000 75.520.000 98,34 2) Pengadaan Peralatan dan Mesin Lainnya 431.420.000 408.465.000 94,68 3) Pengadaan Sarana dan Prasarana Pendukung
Gedung Kantor atau Bangunan Lainnya 194.661.600 190.577.550 97,90 5 Penyediaan Jasa Penunjang Urusan Pemerintahan
Daerah 2.480.934.579 2.213.523.105 89,22
1) Penyediaan Jasa Surat Menyurat 14.490.000 13.380.000 92,34 2) Penyediaan Jasa Komunikasi, Sumber Daya
Air dan Listrik 1.034.360.000 871.247.390 84,23 3) Penyediaan Jasa Pelayanan Umum Kantor 1.432.084.579 1.328.895.715 92,79 6 Pemeliharaan Barang Milik Daerah Penunjang
Urusan Pemerintahan Daerah
1.289.472.823 1.200.966.625 93,14 1) Penyediaan Jasa Pemeliharaan, Biaya
Pemeliharaan, Pajak, dan Perizinan Kendaraan Dinas Operasional atau Lapangan
312.398.695 243.421.958 77,92
2) Pemeliharaan Mebel 10.671.750 10.671.000 99,99 3) Pemeliharaan Peralatan dan Mesin Lainnya 634.933.978 622.028.126 97,97 4) Pemeliharaan/Rehabilitasi Gedung Kantor dan
Bangunan Lainnya 308.968.400 302.515.541 97,91 5) Pemeliharaan/Rehabilitasi Sarana dan
Prasarana Gedung Kantor atau Bangunan Lainnya
22.500.000 22.330.000 99,24
No. Program / Kegiatan / Sub Kegiatan Pagu Realisasi % II Program Pengelolaan Pendapatan Daerah 3.701.993.610 3.483.885.951 94,11
1 Kegiatan Pengelolaan Pendapatan Daerah 3.701.993.610 3.483.885.951 94,11 1) Analisa dan Pengembangan Pajak Daerah,
serta Penyusunan Kebijakan Pajak Daerah 155.100.000 131.780.000 84,96 2) Penyuluhan dan Penyebarluasan Kebijakan
Pajak Daerah 570.250.000 553.937.000 97,14
3) Penyediaan Sarana dan Prasarana
Pengelolaan Pajak Daerah 865.560.670 819.942.140 94,73 4) Pendataan dan Pendaftaran Objek Pajak
Daerah
9.020.000 6.340.000 70,29 5) Pengolahan, Pemeliharaan, dan Pelaporan
Basis Data Pajak Daerah 531.250.000 523.795.600 98,60 6) Penilaian Pajak Bumi dan Bangunan
Perdesaan dan Perkotaan (PBBP2) serta Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB)
170.000.000 166.453.000 97,91
7) Penetapan Wajib Pajak Daerah 84.760.000 84.148.000 99,28 8) Pelayanan dan Konsultasi Pajak Daerah 70.207.940 69.729.000 99,32 9) Penelitian dan Verifikasi Data Pelaporan Pajak
Daerah 344.950.000 235.263.611 68,20
10) Penagihan Pajak Daerah 794.750.000 788.017.200 99,15 11) Pengendalian, Pemeriksaan dan Pengawasan
Pajak Daerah 106.145.000 104.480.400 98,43
Jumlah 46.548.615.341 44.466.499.918 95,53
B. Evaluasi dan Analisis Capaian Kinerja
Berdasarkan hasil evaluasi dan analisis capaian kinerja, Sasaran Strategis Badan Pendapatan Daerah Kota Bogor tahun 2021 yang mendukung kepada pencapaian Misi Kedua, antara lain :
No Sasaran Strategis Indikator kinerja 2020 2021 Capaian Akhir
Renstra
Target Realisasi % Target Realisasi %
1 Meningkatnya Kepuasan Wajib Pajak dalam pelayanan pajak daerah
Prosentase Tindak Lanjut Pengaduan Wajib Pajak terhadap Pelayanan Pajak
100% 100%
1 Pengaduan
100 100% 100%
2 Pengaduan
100 100%
Prosentase Tindak Lanjut Pengaduan Wajib Pajak Terhadap Pelayanan
Pajak sebesar 100% dari jumlah pengaduan pada tahun 2021 sebanyak 2 Pengaduan yang ditindaklanjuti sebanyak 2 Pengaduan.
Untuk mendukung Sasaran Strategis ini pada tahun 2021 dialokasikan
anggaran melalui Program sebagai berikut :
No Program Indikator kinerja 2020 2021 Capaian Akhir Renstra
Target Realisasi % Target Realisasi %
1 Penunjang Urusan Pemerintahan Daerah Kabupaten/Kota
Persentase capaian kinerja penyelenggaraan pemerintah daerah Per Urusan
85% 85% 100 85% 85% 100 100%
Prosentase rekomendasi temuan Inspektorat Kota, Inspektorat Propinsi dan atau BPK yang ditindaklanjuti
90% 90% 100 90% 91,11% 101,23 100%
2 Pengelolaan Pendapatan
Daerah Nilai Pajak Daerah 440.000.000.000 509.042.507.564 115,69 565.600.000.000 624.784.886.145 110,46 100%
Nilai Pendapatan Asli
Daerah (PAD) 741.531.123.201 872.500.288.427 117,66 914.550.650.320 1.075.240.926.213 117,57 100%
Nilai IKM 93,25 93,75 92,18 98,33 100%
1. Program Penunjang Urusan Pemerintahan Daerah Kabupaten/Kota
No Program Indikator kinerja 2020 2021 Capaian Akhir
Renstra
Target Realisasi % Target Realisasi %
1 Penunjang Urusan Pemerintahan Daerah Kabupaten/Kota
Persentase capaian kinerja penyelenggaraan pemerintah daerah Per Urusan
85% 85% 100 85% 85% 100 100%
Prosentase rekomendasi temuan Inspektorat Kota, Inspektorat Propinsi dan atau BPK yang ditindaklanjuti
90% 90% 100 90% 91,11% 101,23 100%
Jumlah Anggaran Program Tahun 2021 Rp. 46.548.615.341 Jumlah Realisasi Anggaran Program Tahun 2021 Rp. 44.466.499.918 Prosentase Anggaran Program Tahun 2021 95,53%
Prosentase Rekomendasi Temuan Inspektorat Kota, Inspektorat Provinsi dan BPK yang ditindaklanjuti sebanyak 14 Temuan dengan 17 Rekomendasi (91,11%) dari jumlah temuan sebanyak 16 temuan dengan 29 rekomendasi, antara lain 6 temuan dengan 14 rekomendasi Inspektorat Kota, serta 10 temuan dengan 15 rekomendasi BPK.
Program Penunjang Urusan Pemerintahan Daerah Kabupaten/Kota didukung oleh kegiatan-kegiatan sebagai berikut :
1. Kegiatan Perencanaan, Penganggaran dan Evaluasi Kinerja Perangkat Daerah Kegiatan ini bertujuan agar penyampaian laporan kinerja dan keuangan tepat waktu dan tepat data.
Melalui kegiatan ini dihasilkan 6 (enam) Dokumen antara lain Rencana Kerja Tahunan (Renja), Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKIP), Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ), Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD), Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (EPPD) dan pembuatan Buku Profil Bapenda.
Kegiatan Perencanaan, Penganggaran dan Evaluasi Kinerja Perangkat Daerah, dilaksanakan melalui Sub Kegiatan :
1) Penyusunan Dokumen Perencanaan Perangkat Daerah
No. Uraian Target Realisasi % Kinerja
1 Buku Rencana Kerja (RENJA) 1 Dokumen 1 Dokumen 100%
2) Koordinasi dan Penyusunan Laporan Capaian Kinerja dan Ikhtisar Realisasi Kinerja SKPD
No. Uraian Target Realisasi % Kinerja
1 Buku Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP)
1 Dokumen 1 Dokumen 100%
2 Buku Laporan Keterangan Pertanggungjawaban
(LKPJ) 1 Dokumen 1 Dokumen 100%
3 Buku Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah
(LPPD) 1 Dokumen 1 Dokumen 100%
4 Buku Profil Bapenda 1 Paket 1 Paket 100%
3) Evaluasi Kinerja Perangkat Daerah
No. Uraian Target Realisasi % Kinerja
1 Buku Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah
(EPPD) 1 Dokumen 1 Dokumen 100%
Permasalahan yang dihadapi antara lain :
a. Rencana Kerja tahunan belum sepenuhnya dimanfaatkan dalam penyusunan anggaran;
b. Belum efektifnya system pengumpulan data dan informasi yang menyebabkan kurangnya informasi dan data yang dimiliki oleh tim penyusunan laporan dalam Penyusunan Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKIP);
c. Hasil Audit BPK terkait realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2021 masih berjalan sampai dengan 2022 sehingga angka realisasi PAD masih merupakan angka yang belum final dan masih bisa berubah sampai dengan keluarnya Hasil Aduit BPK. Maka untuk pengisian data perjanjian kinerja tahun 2021 dan pelaporan 2021 baik LKPJ, LKIP dan Laporan keuangan masih menggunakan data yang terdapat dalam SIMRAL pertanggal 31 Desember 2021;
d. Refocussing anggaran yang dilakukan beberapa kali sehingga menyebabkan laporan setiap triwulan berubah-ubah;
e. Masih banyaknya permasalahan SIPD dalam penyusunan anggaran tahun 2022.
Upaya-upaya yang telah dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut antara lain :
a. Melakukan perencanaan Renja, RKA dan DPA tahun 2022 dengan lebih mengutamakan indikator kegiatan/Sub Kegiatan yang bersifat prioritas;
b. Monitoring dan evaluasi terkait pengendalian pelaksanaan Kegiatan/Sub Kegiatan yang dilaksanakan oleh masing-masing PPTK secara berkala;
c. Membuat laporan realisasi capaian pada setiap triwulan tahun berjalan yang berisi hasil rekon internal untuk menyandingkan realisasi Sub Kegiatan, realisasi keuangan dan realisasi barang jasa bersama Bendahara Pengeluaran dengan SIMRAL;
d. Memperbaiki penyusunan laporan dengan lebih baik, mengumpulkan data dengan tepat waktu serta melaksanakan rekomendasi Inspektorat;
e. Angka realisasi PAD masih menggunakan angka yang belum final dan masih bisa berubah sampai dengan keluarnya Hasil Aduit BPK;
f. Koordinasi dengan BKAD Kota Bogor.
Dengan anggaran kegiatan Kegiatan Perencanaan, Penganggaran dan Evaluasi Kinerja Perangkat Daerah sebesar Rp. 70.800.000,- realisasi keuangan sampai dengan Desember 2021 sebesar Rp. 67.867.600,- (95,86%), sisa anggaran yang tidak terserap dari kegiatan ini sebesar Rp. 2.932.400,- (4,14%) merupakan efisiensi Kegiatan.
2. Kegiatan Administrasi Keuangan Perangkat Daerah, dengan Sub Kegiatan : 1) Penyediaan Gaji dan Tunjangan ASN
No. Uraian Target Realisasi % Kinerja
1 Belanja Gaji Pokok PNS 1 Tahun 1 Tahun 100%
2 Belanja Tunjangan Keluarga PNS 1 Tahun 1 Tahun 100%
3 Belanja Tunjangan Jabatan PNS 1 Tahun 1 Tahun 100%
4 Belanja Tunjangan Fungsional Umum PNS 1 Tahun 1 Tahun 100%
5 Belanja Tunjangan Beras PNS 1 Tahun 1 Tahun 100%
6 Belanja Tunjangan PPh/Tunjangan Khusus PNS 1 Tahun 1 Tahun 100%
7 Belanja Pembulatan Gaji PNS 1 Tahun 1 Tahun 100%
8 Belanja Iuran Jaminan Kesehatan PNS 1 Tahun 1 Tahun 100%
9 Belanja Iuran Jaminan Kecelakaan Kerja PNS 1 Tahun 1 Tahun 100%
10 Belanja Iuran Jaminan Kematian PNS 1 Tahun 1 Tahun 100%
11 Tambahan Penghasilan berdasarkan Beban Kerja
PNS 1 Tahun 1 Tahun 100%
12 Tambahan Penghasilan berdasarkan Kondisi Kerja PNS
1 Tahun 1 Tahun 100%
13 Belanja Insentiv Pemungutan Pajak Daerah 1 Tahun 1 Tahun 100%
2) Koordinasi dan Penyusunan Laporan Keuangan Akhir Tahun SKPD
No. Uraian Target Realisasi % Kinerja
1 Laporan Keuangan 1 Dokumen 1 Dokumen 100%
2 Laporan Pengadaan Barang/Jasa 1 Dokumen 1 Dokumen 100%
Melalui kegiatan ini dihasilkan 2 (dua) Dokumen antara lain Laporan Keuangan dan Laporan Pengadaan Barang dan Jasa.
Dengan anggaran kegiatan Administrasi Keuangan Perangkat Daerah sebesar Rp. 36.411.471.829,- realisasi keuangan sampai dengan Desember 2021 sebesar Rp. 35.163.309.325,- (96,57%), sisa anggaran yang tidak terserap dari kegiatan ini sebesar Rp. 1.248.162.504,- (3,43%).
3. Kegiatan Administrasi Umum Perangkat Daerah, kegiatan ini bertujuan untuk menyelenggarakan kegiatan rumah tangga dalam rangka mendukung pencapaian tupoksi yang menjadi beban tugas Badan Pendapatan Daerah Kota Bogor dengan Sub Kegiatan :
1) Penyediaan Komponen Instalasi Listrik/Penerangan Bangunan Kantor
No. Uraian Target Realisasi % Kinerja
1 Belanja Alat Listrik dan Elektronik 1 Tahun 1 Tahun 100
2) Penyediaan Peralatan dan Perlengkapan Kantor
No. Uraian Target Realisasi % Kinerja
1 Terpenuhinya Alat Tulis Kantor 1 Tahun 1 Tahun 100
3) Penyediaan Peralatan Rumah Tangga
No. Uraian Target Realisasi % Kinerja
1 Peralatan Dapur 1 Paket 1 Paket 100
2 Tabung Gas 48 Tabung 48 Tabung 100
3 Tabung Pemadam Kebakaran 1 Tahun 1 Tahun 100
4) Penyediaan Bahan Logistik Kantor
No. Uraian Target Realisasi % Kinerja
1 Belanja Spanduk 20 Buah 20 Buah 100
5) Penyediaan Barang Cetakan dan Penggandaan
No. Uraian Target Realisasi % Kinerja
1 Tersedianya Blanko SPPT dan Barang Koasi Incomer
se-Kota Bogor 1 Tahun 1 Tahun 100
6) Fasilitasi Kunjungan Tamu
No. Uraian Target Realisasi % Kinerja
1 Terpenuhinya Makan dan Minum Tamu
7) Penyelenggaraan Rapat Koordinasi dan Konsultasi SKPD
No. Uraian Target Realisasi % Kinerja
1 Perjalanan Dinas Luar Daerah 1 Tahun 1 Tahun 100
2 Rapat Koordinasi 1 Tahun 1 Tahun 100
Dari anggaran Kegiatan Administrasi Umum Perangkat Daerah sebesar Rp. 1.889.066.900,- realisasi keuangan sampai Desember 2021 sebesar Rp. 1.660.439.962,- (87,90%), sisa anggaran yang tidak terserap sebesar Rp. 228.626.938-, (12,10%).
4. Kegiatan Pengadaan Barang Milik Daerah Penunjang Urusan Pemerintah Daerah, dengan target indikator kinerja Tersedianya Sarana dan Prasarana Inventaris Kantor sebesar 85%. Kegiatan ini dilaksanakan melalui beberapa Sub Kegiatan, antara lain :
1) Pengadaan Mebel
No. Uraian Target Realisasi % Kinerja
1 Kursi Lipat 50 Buah 50 Buah 100%
2 Kursi Tunggu Pelayanan 4 Unit 4 Unit 100%
3 Sofa 2 Set 2 Set 100%
2) Pengadaan Peralatan dan Mesin Lainnya
No. Uraian Target Realisasi % Kinerja
1 Camera DSLR 1 Unit 1 Unit 100%
2 Dispenser 23 Buah 23 Buah 100%
3 Mesin Perporasi 1 Unit 1 Unit 100%
4 Note book 20 Unit 20 Unit 100%
5 PC 15 Unit 15 Unit 100%
6 Printer Inkjet 25 Buah 25 Buah 100%
7 Vacum Cleaner 2 Unit 2 Unit 100%
3) Pengadaan Sarana dan Prasarana Pendukung Gedung Kantor atau Bangunan Lainnya
No. Uraian Target Realisasi % Kinerja
1 Control Room 1 Set 1 Set 100%
2 Pengadaan Papan Reklame 5 Titik 5 Titik 100%
Dari anggaran Kegiatan Pengadaan Barang Milik Daerah Penunjang Urusan Pemerintah Daerah sebesar Rp. 702.875.600,- realisasi keuangan sampai Desember 2021 sebesar Rp. 674.562.550,- (95,97%), sisa anggaran yang tidak terserap sebesar Rp. 28.313.050 -, (4,03%).
5. Kegiatan Penyediaan Jasa Penunjang Urusan Pemerintahan Daerah, dengan target indikator kinerja Terpenuhinya Kebutuhan Operasional PD sebesar 100%. Kegiatan ini dilaksanakan melalui beberapa Sub Kegiatan, antara lain :
1) Penyediaan Jasa Surat Menyurat
No. Uraian Target Realisasi % Kinerja
1 Belanja Surat Kabar 1 Tahun 1 Tahun 1005
2) Penyediaan Jasa Komunikasi, Sumber Daya Air dan Listrik
No. Uraian Target Realisasi % Kinerja
1 Terpenuhinya Kebutuhan Kantor (Telepon, Internet,
Listrik dan Air) 1 Tahun 1 Tahun 100%
3) Penyediaan Jasa Pelayanan Umum Kantor
No. Uraian Target Realisasi % Kinerja
1 Belanja Jasa Tenaga Administrasi Perkantoran 3 Orang 3 Orang 100%
2 Honorarium Non ASN 1 Orang 1 Orang 100%
3 Tenaga Outsourching Keamanan 9 Orang 9 Orang 100%
4 Tenaga Outsourching Kebersihan 7 Orang 7 Orang 100%
5 Tenaga Outsourching Pelayanan Pajak Daerah 8 Orang 8 Orang 100%
6 Tenaga Outsourching Uji Potensi Pajak Daerah 6 Orang 6 Orang 100%
Dari anggaran Kegiatan Penyediaan Jasa Penunjang Urusan Pemerintahan Daerah sebesar Rp. 2.480.934.579,- realisasi keuangan sampai Desember 2021 sebesar Rp. 2.213.523.105,- (89,22%), sisa anggaran yang tidak terserap sebesar Rp. 267.411.474-, (10,78%).
6. Kegiatan Pemeliharaan Barang Milik Daerah Penunjang Urusan Pemerintahan Daerah, dengan target indikator kinerja Terpeliharanya Sarana dan Prasarana Inventaris Kantor sebesar 80%. Tujuannya untuk menjaga agar perlengkapan/peralatan kantor dan gedung kantor tetap dalam kondisi baik dan layak pakai Kegiatan ini dilaksanakan melalui beberapa Sub Kegiatan, antara lain : 1) Penyediaan Jasa Pemeliharaan, Biaya Pemeliharaan, Pajak dan Perizinan
Kendaraan Dinas Operasional atau Lapangan
No. Uraian Target Realisasi % Kinerja
1 Pajak Kendaraan 1 Tahun 1 Tahun 100%
2 Pemeliharaan Kendaraan Dinas/Operasional 1 Tahun 1 Tahun 100%
2) Pemeliharaan Mebel
No. Uraian Target Realisasi % Kinerja
1 Terpeliharanya Mebel Inventaris Kantor 1 Tahun 1 Tahun 100%
3) Pemeliharaan Peralatan dan Mesin Lainnya
No. Uraian Target Realisasi % Kinerja
1 Terpeliharanya AC Presisi 1 Unit 1 Unit 100%
2 Terpeliharanya Air Conditioner 98 Unit 98 Unit 100%
3 Terpeliharanya Genset 2 Unit 2 Unit 100%
4 Terpeliharanya Lift 1 Unit 1 Unit 100%
5 Terpeliharanya Mesin Perporasi 2 Unit 2 Unit 100%
6 Terpeliharanya Pompa Air 1 Unit 1 Unit 100%
7 Terpeliharanya Pompa Hydrant 1 Tahun 1 Tahun 100%
8 Terperliharanya Mesin Fotocopy 2 Unit 2 Unit 100%
4) Pemeliharaan/Rehabilitasi Gedung Kantor dan Bangunan Lainnya
No. Uraian Target Realisasi % Kinerja
1 Penataan Ruang Pelayanan 1 Paket 1 Paket 100%
2 Terpeliharanya Gedung Kantor 1 Tahun 1 Tahun 100%
3 Terpeliharanya Sign Stage 1 Tahun 1 Tahun 100%
5) Pemeliharaan/Rehabilitasi Sarana dan Prasarana Gedung Kantor atau Bangunan Lainnya
No. Uraian Target Realisasi % Kinerja
1 Terpeliharanya Jaringan Listrik 1 Tahun 1 Tahun 100%
Dari anggaran Kegiatan Pemeliharaan Barang Milik Daerah Penunjang Urusan Pemerintahan Daerah sebesar Rp. 1.289.472.823,- realisasi keuangan sampai Desember 2021 sebesar Rp. 1.200.966.625,- (93,14%), sisa anggaran yang tidak terserap sebesar Rp. 88.506.198-, (6,86%).
2. Program Pengelolaan Pendapatan Daerah
No Program Indikator kinerja 2020 2021 Capaian Akhir
Renstra
Target Realisasi % Target Realisasi %
2 Pengelolaan Pendapatan
Daerah Nilai Pajak Daerah 440.000.000.000 509.042.507.564 115,69 565.600.000.000 624.784.886.145 110,46 100%
Nilai Pendapatan Asli
Daerah (PAD) 741.531.123.201 872.500.288.427 117,66 914.550.650.320 1.075.240.926.213 117,57 100%
Nilai IKM 93,25 93,75 92,18 98,33 98,33%
Jumlah Anggaran Program Tahun 2021 Rp. 70.207.940 Jumlah Realisasi Anggaran Program Tahun 2021 Rp. 69.729.000 Prosentase Anggaran Program Tahun 2021 99,32%
Program Pengelolaan Pendapatan Daerah didukung oleh kegiatan sebagai berikut : 1. Kegiatan Pengelolaan Pendapatan Daerah, dengan Sub Kegiatan :
1) Pelayanan dan Konsultasi Pajak Daerah
No. Uraian Target Realisasi % Kinerja
1 Sertifikasi ISO 9001:2015 1 Sertifikat 1 Sertifikat 100%
Maksud dari kegiatan ini adalah pelayanan prima terhadap masyarakat, dengan tujuan Meningkatnya kualitas pelayanan prima yang efektif, efisien dan akuntabel dalam pelayanan pajak daerah.
Melalui kegiatan ini juga telah dilaksanakan Survey Kepuasan Masyarakat (SKM) yang dilaksanakan oleh Badan Pendapatan Daerah Kota Bogor bekerjasama dengan Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kota Bogor. Hasil survey secara umum menunjukkan bahwa tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan kantor Badan Pendapatan Daerah Kota Bogor adalah sangat memuaskan dengan tingkat kepuasan sebesar 92,18.
Sementara Pelayanan Wajib Pajak pada akhir pekan (Weekend Tax Service) tidak dapat dilaksanakan pada tahun 2021, hal ini disebabkan adanya kebijakan pembatasan sosial terkait dengan penanganan pandemi covid19.
Selain itu telah dilaksanakan juga telah dilaksanakan juga :
a. Pelayanan PBB dan BPHTB kepada wajib pajak dengan hasil pelayanan : 1) Pelayanan PBB sejumlah 4.810 berkas dengan rincian :
- Keberatan : 37 berkas
- Pengurangan : 578 berkas - Restitusi : 4 berkas - Daftar baru : 404 berkas - Mutasi : 2.891 berkas - Pembetulan : 611 berkas - Pembatalan : 78 berkas - Penerbitan kembali : 168 berkas 2) Pelayanan BPHTB sebanyak 3.029 berkas.
Permasalahan yang dihadapi antara lain Pembatasan Sosial yang menyebabkan tidak dapat dilaksanakannya Pelayanan Akhir Pekan (Weekend Tax Service). Adapun upaya yang telah dilakukan antara lain melakukan pelayanan di hari kerja dengan tetap memperhatikan protocol kesehatan.
Dari anggaran Sub Kegiatan Pelayanan dan Konsultasi Pajak Daerah sebesar
Rp. 70.207.940,- realisasi keuangan sampai Desember 2021 sebesar Rp. 69.729.000,- (99,32%), sisa anggaran yang tidak terserap sebesar Rp. 478.940-, (0,68%).
No Sasaran Strategis Indikator kinerja 2020 2021 Capaian Akhir
Renstra
Target Realisasi % Target Realisasi %
2 Meningkatnya Kualitas Pelayanan Pajak Daerah kepada wajib pajak melalui pengelolaan pelayanan publik berbasis teknologi (smart City)
Prosentase Tindak Lanjut Pengaduan Wajib Pajak terhadap Pelayanan Pajak secara online
100% 100%
60 Aspirasi
100 100% 100%
2 Aspirasi
100 100%
Prosentase Tindak Lanjut Pengaduan Wajib Pajak Terhadap Pelayanan Pajak Secara Online sebanyak 2 Aspirasi (100%) dari jumlah pengaduan pada tahun 2021 sebanyak 2 Aspirasi, antara lain :
1. Sibadra : 2 Aspirasi 2. Twitter Bapenda : 0 Aspirasi 3. Instagram Bapenda : 0 Aspirasi
Untuk mendukung Sasaran Strategis ini pada tahun 2021 dialokasikan anggaran melalui Program sebagai berikut :
1. Program Pengelolaan Pendapatan Daerah
No Program Indikator kinerja 2020 2021 Capaian Akhir
Renstra
Target Realisasi % Target Realisasi %
2 Pengelolaan Pendapatan Daerah
Nilai Pajak Daerah 440.000.000.000 509.042.507.564 115,69 565.600.000.000 624.784.886.145 110,46 100%
Nilai Pendapatan Asli
Daerah (PAD) 741.531.123.201 872.500.288.427 117,66 914.550.650.320 1.075.240.926.213 117,57 100%
Nilai IKM 93,25 93,75 92,18 98,33 100%
Jumlah Anggaran Program Tahun 2021 Rp. 865.560.670 Jumlah Realisasi Anggaran Program Tahun 2021 Rp. 819.942.140 Prosentase Anggaran Program Tahun 2021 94,73%
Program Pengelolaan Pendapatan Daerah didukung oleh kegiatan sebagai berikut : 1. Kegiatan Pengelolaan Pendapatan Daerah, dengan Sub Kegiatan :
2) Penyediaan Sarana dan Prasarana Pengelolaan Pajak Daerah
No. Uraian Target Realisasi % Kinerja
1 Terlaksananya Pemeliharaan dan Pengembangan Aplikasi E-Retribusi
1 Aplikasi 1 Aplikasi 100%
2 Terlaksananya Pemeliharaan dan Pengembangan Aplikasi E-SPPT
1 Aplikasi 1 Aplikasi 100%
3 Terlaksananya Pemeliharaan dan Pengembangan
Aplikasi SIMBPHTB 1 Aplikasi 1 Aplikasi 100%
4 Terlaksananya Pemeliharaan dan Pengembangan
Aplikasi SISMIOP 1 Aplikasi 1 Aplikasi 100%
5 Terlaksananya Pemeliharaan dan Pengembangan Aplikasi Sistem Informasi Manajemen Pajak Daerah Lainnya
1 Aplikasi 1 Aplikasi 100%
6 Terlaksananya Pemeliharaan dan Pengembangan
Website 1 Aplikasi 1 Aplikasi 100%
7 Terlaksananya Pemeliharaan Jaringan dan Perimeter 1 Paket
Pekerjaan 1 Paket
Pekerjaan 100%
8 Terlaksananya Pemeliharaan Printer, High Speed
Printer dan Plotter 1 Paket
Pekerjaan 1 Paket
Pekerjaan 100%
9 Terlaksananya Pemeliharaan Server, Komputer, Leptop, Mesin Antrian, Mesin Absensi, Mini PC, Mesin Anjungan, UPS
1 Paket
Pekerjaan 1 Paket
Pekerjaan 100%
10 Terlaksananya Sewa Collocation 1 Paket 1 Paket 100%
11 Terlaksananya SMS Gateway 1 Paket 1 Paket 100%
12 Terlaksananya WA Blast 1 Paket 1 Paket 100%
Kegiatan ini merupakan serangkaian kegiatan pengembangan, pembuatan atau pemeliharaan aplikasi/system informasi yang digunakan dalam rangka optimalisasi penyelenggaraan pengelolaan Pajak Daerah Kota Bogor. Melalui kegiatan ini system dikembangkan dan/atau dipelihara sehingga dapat mendukung semua proses bisnis pengelolaan pajak daerah yang dilaksanakan, dan aplikasi yang digunakan dalam konteks pelaksanaan aktivitas perkantoran seperti Website dikembangkan dan/atau dipelihara. Melalui kegiatan ini juga dilaksanakan pemeliharaan sarana dan prasarana system informasi yang digunakan dalam rangka optimalisasi penyelenggaraan pengelolaan Pajak Daerah Kota Bogor
Tujuan dari kegiatan ini adalah terpenuhinya semua kebutuhan organisasi Badan Pendapatan Daerah Kota Bogor sehingga Pengelolaan Pajak Daerah Kota Bogor dapat terlaksana dengan optimal.
Dari anggaran Sub Kegiatan Penyediaan Sarana dan Prasarana Pengelolaan Pajak Daerah sebesar Rp. 865.560.670,- realisasi keuangan sampai Desember 2021 sebesar Rp. 819.942.140,- (94,73%), sisa anggaran yang tidak terserap sebesar Rp. 45.618.530-, (5,27%).
No Sasaran Strategis Indikator kinerja 2020 2021 Capaian Akhir
Renstra
Target Realisasi % Target Realisasi %
3 Tercapainya Pendapatan
Pajak Daerah Penerimaan Pendapatan
Pajak Daerah 440.000.000.000 509.042.507.564 115,69 565.600.000.000 624.784.886.145 110,46 110,46%
No Program Indikator kinerja 2020 2021 Capaian Akhir
Renstra
Target Realisasi % Target Realisasi %
2 Pengelolaan Pendapatan
Daerah Nilai Pajak Daerah 440.000.000.000 509.042.507.564 115,69 565.600.000.000 624.784.886.145 110,46 100%
Nilai Pendapatan Asli
Daerah (PAD) 741.531.123.201 872.500.288.427 117,66 914.550.650.320 1.075.240.926.213 117,57 100%
Nilai IKM 93,25 93,75 92,18 98,33 100%
Penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) meliputi Penerimaan Pajak Daerah, Retribusi Daerah, Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang dipisahkan dan Lain-lain Pendapatan Asli Daerah. Dari target Pendapatan Asli Daerah tahun 2021 sebesar Rp. 914.550.650.320,- realisasi sampai dengan Desember 2021 sebesar Rp. 1.083.597.832.664,- (118,48%), mengalami peningkatan sebesar 0,82% apabila dibandingan dengan tahun 2020 sebesar Rp. 872.500.288.427,- (117,66%) dari target sebesar Rp. 741.531.123.201,-, dengan perincian :
No. Uraian PAD 2020 2021
Target Realisasi % Target Realisasi %
1 Pajak Daerah 440.000.000.000 509.039.468.746 115,69 565.600.000.000 624.784.886.145 110,46 2 Retribusi Daerah 36.691.027.400 35.010.375.259 95,42 31.609.433.495 36.032.370.539 113,99 3 Hasil Pengelolaan Kekayaan
Daerah Yang Dipisahkan 33.520.905.570 31.927.293.792 95,25 32.420.552.150 32.420.552.150 100,00 4 Lain-lain Pendapatan Asli
Daerah 231.319.190.231 296.523.150.630 128,19 284.920.664.675 382.002.477.379 134,07 Jumlah PAD 741.531.123.201 872.500.288.427 117,66 914.550.650.320 1.075.240.926.213 117,57
Adapun Penerimaan Pajak Daerah meliputi 9 jenis Pajak Daerah antara lain Pajak Hotel, Pajak Restoran, Pajak Hiburan, Pajak Reklame, Pajak Penerangan Jalan, Pajak Parkir, Pajak Air Tanah, Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB P2) dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).
Dengan masuknya covid19 di Indonesia pada bulan Maret 2020 menyebabkan perekonomian Indonesia mengalami pertumbuhan yang negative.
Sehingga dilakukan penyesuaian terhadap belanja dan pendapatan sejak tahun 2020 sampai dengan saat ini. Dari sisi pendapatan Pajak Daerah, penyesuaian target sepanjang 2021 dilakukan sebanyak 3 kali. Target awal pajak pada APBD 2021 sesuai RPJMD yaitu sebesar Rp. 565.600.000.000,-. Pada bulan Januari, dilakukan evaluasi dan penyesuaian target PAD termasuk pajak, target pajak ditetapkan sebesar Rp. 651.069.000.000,-. Dengan adanya kebijakan pemerintah yang memprioritaskan kesehatan dan menerapkan PPKM sepanjang 2021, maka melalui APBD Perubahan ditetapkan target pajak menjadi Rp. 565.600.000.000,- dengan realisasi sebesar Rp. 624.784.886.145,- (110,46%), mengalami penurunan sebesar 5,23% dari capaian Pajak Daerah tahun 2020 dengan realisasi Pajak
Daerah sebesar Rp. 509.039.468.746,- (115,69%) dari target sebesar Rp. 440.000.000.000,-, dengan rincian :
NO URAIAN PAJAK DAERAH
2020 2021
Target Realisasi % Target Realisasi %
1 Pajak Hotel 34.472.853.430 49.653.637.165 144,04 49.064.200.000 67.208.667.628 136,98 2 Pajak Restoran 86.473.539.846 97.248.318.272 112,46 98.686.000.000 112.302.634.290 113,80 3 Pajak Hiburan 9.733.566.436 10.956.304.897 112,56 20.455.000.000 6.149.839.042 30,07 4 Pajak Reklame 6.349.066.936 8.859.838.240 139,55 10.200.000.000 10.540.761.568 103,34 5 Pajak Penerangan
Jalan 50.625.398.111 51.337.188.280 101,41 50.600.000.000 51.888.888.619 102,55 6 Pajak Parkir 6.763.728.589 7.595.718.579 112,30 6.294.800.000 6.965.415.765 110,65 7 Pajak Air Tanah 2.334.406.464 3.001.590.202 128,58 3.600.000.000 3.763.452.784 104,54 8 PBB P2 117.158.653.003 125.549.058.024 107,16 145.800.000.000 159.245.586.510 109,22 9 BPHTB 126.088.787.185 154.837.815.087 122,80 180.900.000.000 206.719.639.939 114,27 Jumlah Pajak Daerah 440.000.000.000 509.039.468.746 115,69 565.600.000.000 624.784.886.145 110,46
Keberhasilan pencapaian target Pajak Daerah ini, karena dalam penyusunan target perubahan dilakukan analisa yang realistis terhadap pertumbuhan perekonomian dengan memperhatikan kemampuan sektor usaha dalam mengatasi resesi dan kebijakan yang diambil oleh pemerintah pusat dan daerah untuk mendukung sektor usaha.
Dibandingkan dengan realisasi tahun sebelumnya, pencapaian pajak mengalami penurunan sebesar 5,23%. Hal ini disebabkan masih diterapkannya kebijakan Pemerintah terkait pembatasan operasional Wajib Pajak akibat pandemic Covid19.
Dalam rangka pencapaian kinerja, dilakukan analisa atau penyesuaian target sesuai dengan pertumbuhan ekonomi. Kemudian ditetapkan program dan kegiatan yang mendukung usaha perekonomian khususnya usaha yang menjadi objek pajak daerah, seperti mengizinkan tempat usaha untuk buka dengan catatan menerapkan protocol kesehatan yang ketat, meningkatkan pengawasan pelaporan dan pembayaran pajak, memberikan stimulus perpajakan melalui pemberian discount 5%, 10% dan 15% serta pembebasan sanksi administrasi.
Mengingat pandemic covid19 belum berakhir bahkan muncul varian baru Omicron, tahun 2022 langkah awal yang akan dilakukan adalah menetapkan target yang realistis sesuai dengan pertumbuhan ekonomi nasional. Kebijakan pemerintah pusat yang telah menyediakan vaksin covid19 diharapkan dapat mengurangi kasus- kasus yang terjadi di Indonesia sehingga perekonomian khususnya di Kota Bogor dapat berjalan dan tumbuh kembali dengan significant. Berbagai alternative kebijakan atau program akan diterapkan dengan melihat perkembangan sepanjang tahun 2022.
Untuk mendukung Sasaran Strategis ini pada tahun 2021 dialokasikan anggaran melalui Program sebagai berikut :
No Program Indikator kinerja 2020 2021 Capaian Akhir
Renstra
Target Realisasi % Target Realisasi %
2 Pengelolaan Pendapatan
Daerah Nilai Pajak Daerah 440.000.000.000 509.042.507.564 115,69 565.600.000.000 624.784.886.145 110,46 100%
Nilai Pendapatan Asli
Daerah (PAD) 741.531.123.201 872.500.288.427 117,66 914.550.650.320 1.079.144.812.954 118,00 100%
Nilai IKM 93,25 93,75 92,18 98,33 98,33%
Jumlah Anggaran Program Tahun 2021 Rp. 2.766.225.000 Jumlah Realisasi Anggaran Program Tahun 2021 Rp. 2.594.214.811 Prosentase Anggaran Program Tahun 2021 93,78%
Program Pengelolaan Pendapatan Daerah didukung oleh kegiatan sebagai berikut : 1. Kegiatan Pengelolaan Pendapatan Daerah, dengan Sub Kegiatan :
1) Analisa dan Pengembangan Pajak Daerah, serta Penyusunan Kebijakan Pajak Daerah
No. Uraian Target Realisasi % Kinerja
1 Terlaksananya Kajian PAD dengan judul kajian
“Kajian Analisis Pendapatan Pajak Daerah’. 1 Kali 1 Kali 100%
2 Terlaksananya Kajian Produk Hukum Pajak Daerah dengan judul kajian “Kajian tentang Review Peraturan Daerah dan Peraturan Kepala Daerah mengenai Pemungutan Pajak Daerah Kota Bogor.
1 Kali 1 Kali 100%
3 Terlaksananya Rakor PAD 2 Kali 2 Kali 100%
4 Terlaksananya Rapat Koordinasi dengan PPAT dan
BPN 1 Kali 1 Kali 100%
Selain itu telah dilaksanakan juga perekapan, penelitian dan saran untuk penerbitan STPD denda kepada PPAT yang tidak melaksanakan kewajiban membuat laporan pembuatan akta setiap bulan.
Dari anggaran Sub Kegiatan Analisa dan Pengembangan Pajak Daerah, serta Penyusunan Kebijakan Pajak Daerah sebesar Rp. 155.100.000,- realisasi sampai dengan bulan Desember 2021 sebesar Rp. 131.780.000,- (84,96%), sisa anggaran dari kegiatan ini sebesar Rp. 23.320.000,- (15,04%).
2) Penyuluhan dan Penyebarluasan Kebijakan Pajak Daerah
No. Uraian Target Realisasi % Kinerja
1 Himbauan Melalui Brosur 10.500
Lembar
10.500 Lembar
100%
2 Himbauan melalui X Banner 240 Buah 240 Buah 100%
3 Himbauan tentang PBB P2 melalui Spanduk 960 Meter 960 Meter 100%
4 Pekan Panutan Pembayaran PBB-P2 2 Hari - 0%
5 Penyelenggaraan Gebyar Pajak Daerah 50 WP - 0%
6 Sosialisasi langsung kepada Wajib Pajak 10 Kali 10 Kali 100%
7 Sosialisasi melalui Goes to Campus 2 Kali - 100%
8 Sosialisasi melalui Goes to School 3 Kali - 100%
9 Sosialisasi melalui Leaflet 5.000 Lembar 5.000 Lembar 100%
10 Sosialisasi Pengelolaan Pajak melalui Media Cetak Lokal
43 Kali 39 Kali 90,70%
11 Sosialisasi Pengelolaan Pajak melalui Media Online
Lokal 30 Kali 48 Kali 160%
Beberapa kegiatan yang tidak bisa dilaksanakan tahun ini diantaranya Pekan Panutan dan Gebyar Pajak karena adanya kebijakan pembatasan sosial larangan mengundang kerumunan masyarakat yang akan menyebabkan cluster baru penyebaran covid-19, sosialisasi melalui goes to school dan goes to campus karena tidak adanya pembelajaran tatap muka baik disekolah maupun di kampus.
Untuk tahun 2022 kegiatan Pekan Panutan akan dilaksanakan melalui edaran Sekreatris Daerah Kota Bogor untuk menghimbau ASN dilingkungan Kota Bogor agar melakukan pembayaran sebelum jatuh tempo, Kegiatan Gebyar Pajak dilaksanakan melalui zoom meeting dan sosialisasi melalui Goes To School dan Goes To Campus menunggu kebijakan dari Kementerian Pendidikan.
Permasalahan yang dihadapi :
1. Sisa anggaran Sosialisasi Pengelolaan Pajak melalui Media Cetak Lokal karena tidak terakomodir di pergeseran anggaran sehingga tidak bisa diserap pada bulan berikutnya maka informasi kepada masyarakat tidak dapat tersampaikan mealui media cetak
Upaya yang telah dilakukan untuk mengatasi masalah :
1. Upaya yang dilakukan melalui WhatsApp grup, Instagram Bapenda dan website Bapenda Kota Bogor
Dari anggaran Sub Kegiatan Penyuluhan dan Penyebarluasan Kebijakan Pajak Daerah sebesar Rp. 570.250.000,- realisasi sampai dengan bulan Desember 2021 sebesar Rp. 553.937.000,- (97,14%), sisa anggaran dari kegiatan ini sebesar Rp. 16.313.000,- (2,86%).
3) Pendataan dan Pendaftaran Objek Pajak Daerah
No. Uraian Target Realisasi % Kinerja
1 Terlaksananya Akurasi Data Pajak Daerah 500 Objek Pajak
529 Objek Pajak
105,80%
2 Terlaksananya Pendatan Wajib Pajak 224 Wajib Pajak
425 Wajib Pajak
189,73%
3 Terlaksananya Uji Potensi Wajib Pajak Daerah 20 Wajib
Pajak 0 Wajib Pajak 0%
Maksud dari kegiatan Pendataan dan Pendaftaran Objek Pajak Daerah ini adalah sebagai upaya ekstensifikasi pajak untuk mencari informasi terkait objek dan subyek pajak yang telah memenuhi syarat namun belum terdaftar sebagai Wajib Pajak Daerah untuk kemudian dilakukan pengawasan serta pembinaan melalui kegiatan sosialisasi sampai mereka terdaftar sebagai Wajib Pajak Daerah.
Kegiatan Pendataan dan Pendaftaran Objek Pajak Daerah ditujukan untuk menggali dan menambah potensi baru Pajak Daerah di Kota Bogor sebagai upaya peningkatan Pajak Daerah yang bermuara pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah.
Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan Januari 2021 sampai dengan Desember 2021 melalui kegiatan Pendataan dan Pendaftaran Objek Pajak Daerah, dengan hasil sebagai berikut :
No. Jenis Pajak
Jumlah WP Tahun
2020
Penambahan Jumlah WP Tahun 2021 % Penamb
ahan Jumlah
WP Triwulan
I Triwulan
II Triwulan
III Triwulan
IV Tahun 2021
1 Hotel 248 1 1 2 2 6 2,42%
2 Restoran 1.224 38 28 17 60 143 11,68%
3 Hiburan 155 1 1 0 2 4 2,58%
4 Reklame 4.981 69 69 41 55 234 4,70%
5 Parkir 549 10 6 3 14 33 6,01%
6 Air Tanah 211 3 2 0 0 5 2,37%
7 PPJ 1 0 0 0 0 0 0,00%
Jumlah 2.539 122 107 63 133 425 5,77%
PERIODE TARGET
JUMLAH WP JUMLAH WP PROSENTASE
TRIWULAN 1 224 122 54,46%
TRIWULAN 1 224 107 47,77%
TRIWULAN 1 224 63 28,13%
TRIWULAN 1 224 133 59,38%
TAHUN 2021 224 425 189,73%
Pelaksanaan Kegiatan Pendataan dan Pendaftaran Objek Pajak Daerah secara target per tahun dapat tercapai sebesar 189,73% (Seratus Delapan Puluh Sembilan koma Tujuh Puluh Tiga Persen), pencapaian terendah terjadi pada Triwulan Ketiga yaitu sebesar 28,13% (Dua Puluh Delapan Koma Tiga Belas Persen).
Hal tersebut disebabkan pada Akhir Bulan Juni Hingga Agustus Kota Bogor memberlakukan PPKM Level 4 yang menyebabkan kegiatan pendataan kelapangan mengalami Hambatan selain itu dunia usaha pun mangalami stagnasi selama masa tersebut.
Metode Pelaksanaan Pekerjaan Uji Potensi Wajib Pajak pada tahun 2021 digantikan metodenya dari penungguan Wajib Pajak menjadi Implementasi dan Monitoring Alat/Sistem Fiskal Elektronik terhadap 520 Wajib Pajak (Pajak Hotel, Restoran, Hiburan dan Parkir) (Tabel Kegiatan Implementasi dan Monitoring Sistem/Alat Fiskal Elektronik)
Sebagai Informasi, penyediaan Alat/Sistem Fiskal Elektronik tersebut diantaranya disediakan oleh beberapa Vendor atas Perjanjian Kerjasama yang dilakukan dengan:
1. PT. CARTENZ TECHNOLOGY INDONESIA berdasarkan Dokumen Perjanjian Kerjasama Nomor : 119/Perj.34-Bapenda/2020 (030/PKS/PEMKOT BOGOR - CTI/VII/2020) tanggal 30 Juni 2020 Tentang Pemasangan Alat Fiskal Elektronik;
2. PT JAKARTA INFRASTRUKTUR PROPERTINDO berdasarkan Dokumen Perjanjian Kerjasama Nomor : NOMOR: 119/Perj.57-Bapenda/2020 (001/IP100/107/X/2020) tanggal 08 Oktober 2020 tentang Pemasangan Alat Fiskal Elektronik.
Selain itu juga Badan Pendapatan Daerah Kota Bogor juga menjalin kerjasama dengan Bank BJB untuk untuk penyediaan Sistem/Alat Fiskal Elektronik dengan menunjuk PT Subaga Mitra Solusi sebagai Pelaksana Teknis Pemasangan Alat/Sistem Fiskal Elektronik dimaksud.
Diharapkan dengan kegiatan pemasangan Sistem / Alat Fiskal Elektronik pada Wajib Pajak Daerah Kota Bogor tersebut dapat menggantikan pelaksanaan pekerjaan Uji Potensi Wajib Pajak Daerah dimana tujuan kedua kegiatan tersebut adalah sama-sama dalam rangka upaya untuk meningkatkan transparansi dan akurasi data penerimaan pembayaran pajak serta meningkatkan pengawasan atas pelaporan Wajib Pajak Daerah Kota Bogor.
Kegiatan Implementasi dan Monitoring Sistem/Alat Fiskal Elektronik sesuai jadwal dilaksanakan pada bulan Januari 2021 dan sampai dengan Desember 2021 terhadap 520 Wajib Pajak dengan rincian sebagai berikut :
TabelKegiatan Implementasi dan Monitoring Sistem/Alat Fiskal Elektronik
JENIS PAJAK JUMLAH WAJIB PAJAK
TERMONITORING
HIBURAN 14
HOTEL 47
PARKIR 66
RESTORAN 393
JUMLAH 520
Permasalahan yang dihadapi :
1. Kurangnya kesadaran Wajib Pajak terhadap kewajiban perpajakan daerah 2. Penolakan oleh Calon Wajib Pajak untuk didaftarkan sebagai Wajib Pajak
Upaya yang telah dilakukan untuk mengatasi permasalahan diatas antara lain : 1. Sosialisasi terkait pajak daerah kepada Wajib Pajak
2. Pemberian Surat Himbauan dan Teguran Pendaftaran Wajib Pajak
Dari anggaran Sub Kegiatan Pendataan dan Pendaftaran Objek Pajak Daerah sebesar Rp. 9.020.000,- realisasi sampai dengan bulan Desember 2021 sebesar Rp. 6.340.000,- (70,29%), sisa anggaran dari kegiatan ini sebesar Rp. 2.680.000,- (29,71%).
4) Pengolahan, Pemeliharaan dan Pelaporan Basis Data Pajak Daerah
No. Uraian Target Realisasi % Kinerja
1 Terlaksananya Pemeliharaan Basis Data PBB P2 50.000 Objek
Pajak 53.116 objek
pajak 106,23%
2 Terlaksanya Pemetaan Objek Pajak 1 Paket 1 Paket 100%
Kegiatan pemeliharaan basis data PBB P2 di tahun 2021 target yang diharapkan yaitu berjumlah 50.000 Objek pajak yang tersebar di 4 wilayah Kecamatan 12 kelurahan se Kota Bogor. Pencapaian kinerja pemeliharaan basis data di tahun 2021 bisa terlaksana dengan baik dikarenakan adanya koordinasi antar stakeholder terkait.
Penyebab kegagalan dan terhambatnya ditahun 2021 yaitu :
- Terjadinya Pandemi Covid 19 yang mengakibatkan terbatasnya akses para petugas pendata terutama ke wilayah yang berzona merah;
- Peran serta masyarakat Wajib Pajak PBB terutama ketika diminta melengkapi data-data administrasi pendukung yang terkadang kurang begitu antusias atau barangkali tidak memiliki data pendukung yg diminta sehingga pada akhirnya dapat menyebabkan data yang diolah tidak optimal.
Upaya yang telah dilaksanakan yaitu mensosialisasikan kegiatan pemeliharaan basis data PBB P2 kepada Masyarakat dengan cara diadakannya Workshop di masing-masing kelurahan setempat, dan memberikan bekal ilmu kepada petugas-petugas pendata Objek Pajak dan menjalin kerja sama terhadap stakeholder terkait.
Alternatif untuk tahun 2021 yaitu dengan melakukan sosialisasi di setiap kelurahan dan melakukan sosialisasi melalui media publik lainnya seperti mengiklankan di sosial media facebook, Instagram dan Twitter begitu juga sosialisasi melalui papan reklame di tempat umum.
REKAPITULASI
KEGIATAN PEMELIHARAAN BASIS DATA PBB-P2 TAHUN 2021
No. Kecamatan Kelurahan Potensi Awal Potensi Akhir NOP Ketetapan NOP Ketetapan Ket 1 Bogor Utara Ciparigi 6.624 3.025.302.901 6.860 3.272.926.031
Cibuluh 3.179 5.679.216.857 3.263 5.963.492.290 2 Bogor Selatan Batutulis 2.153 1.409.721.123 2.155 1.477.672.410 Bondongan 2.528 1.524.697.152 2.529 1.562.214.694 Empang 2.844 1.387.441.933 2.861 1.326.797.490 Rangga Mekar 3.962 2.484.373.360 4.407 2.616.890.036 3 Bogor Barat Curug 4.076 1.572.680.899 4.529 1.871.544.791 Cilendek Barat 4.608 3.175.810.369 4.907 3.455.017.556 Semplak 3.240 1.657.814.505 3.435 1.781.281.846 Bubulak 4.250 1.021.979.781 4.711 1.401.806.923 4 Tanah Sareal Kebon Pedes 3.764 1.954.076.006 3.990 2.091.410.694 Cibadak 8.348 7.050.734.732 9.469 7.826.258.353 Jumlah 49.576 31.943.849.618 53.116 34.647.313.114
Keterangan :
Penambahan Jumlah NOP : 3.540
Penambahan Potensi : 2.703.463.496
Kegiatan Pemutakhiran Basis Data PBB menambah jumlah objek pajak baru
sebanyak 3.540 objek pajak dengan penambahan potensi sebesar Rp. 2.703.463.496,- (Dua Milyar Tujuh Ratus Tiga Juta Empat Ratus Enam
Puluh Tiga Ribu Empat Ratus Sembilan Puluh Enam Rupiah).
Permasalahan yang dihadapi :
a. Subjek Pajak tidak berada di tempat sehingga menyulitkan petugas pendata dalam melakukan pendataan terhadap suatu objek pajak PBB P2;
b. Jumlah personil (SDM) petugas pendata yang terbatas dengan kemampuan terhadap pemahaman dalam penyelesaian masalah atau hambatan di lapangan.
c. Kondisi cuaca dan ketepatan waktu (momen) yang tepat untuk bertemu dengan Wajib Pajak/Pihak yang berkompeten yang tidak dapat dipastikan diawal waktu menjadi hambatan terutama terhadap konsistensi pelaksanaan kegiatan sesuai jadwal dan alokasi waktu yang telah ditetapkan sebelumnya
Upaya yang telah dilakukan untuk mengatasi permasalahan diatas antara lain :
a. Melakukan sosialisasi secara komprehensif terhadap wajib pajak melalui surat edaran, brosur dan pengumuman-pengumuman yang bersifat informatif;
b. Penambahan bantuan penambahan personil dari aparat kelurahan setempat.
Dari anggaran Sub Kegiatan Pengolahan, Pemeliharaan, dan Pelaporan Basis Data Pajak Daerah sebesar Rp. 531.250.000,- realisasi sampai dengan bulan Desember 2021 sebesar Rp. 523.795.600,- (98,60%), sisa anggaran dari kegiatan ini sebesar Rp. 7.454.400,- (1,40%).
5) Penilaian Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBBP2) serta Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB)
No. Uraian Target Realisasi % Kinerja
1 Tersedianya Hasil Penilaian Objek Pajak Non
Standar 5 Objek Pajak 5 Objek Pajak 100%
Maksud dari kegiatan ini antara lain tersedianya harga penawaran tanah dan bangunan, tersedianya data harga transaksi atas tanah dan bangunan serta tersedianya hasil Penilaian Objek Pajak Non Strandar.
Tujuannya adalah :
a. Meningkatnya Pendapatan Daerah melalui penyesuaian NJOP PBB P2;
b. Meningkatnya Pendapatan Daerah melalui Penilaian Objek Pajak Non Standar.