• Tidak ada hasil yang ditemukan

Dr. Ika Widyawati, SpKJ(K)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "Dr. Ika Widyawati, SpKJ(K)"

Copied!
21
0
0

Teks penuh

(1)

Dr. Ika Widyawati, SpKJ(K)

(2)

Definisi

• Salah satu dari autis spectrum disorders atau pervasive developmental disorder (PDD)

• Dicirikan  hendaya dalam interaksi

sosial, dimana terdapat pola perilaku yang steriotipik, keterbatasan dalam aktivitas

dan minat, tanpa disertai dengan

keterlambatan perkembangan kognitif atau berbahasa.

(3)

Interaksi Sosial

• Keterbatasan dalam menunjukkan empati

• Kesulitan dalam membangun persahabatan

• Kesulitan saling berbagi kesenangan

• Keterbatasan dalam perilaku nonverbal  eye contact,

ekpresi wajah, posture dan gesture.

• Beda dengan anak autis  pada

Asperger’s Syndrome  berusaha untuk mendekati orang lain  “ active but Odd”

(4)

Kesenangan & perilaku yang terbatas & berulang

• Terpaku pada ritual dan rutinitas yang tidak fleksibel

• Preokupasi terhadap suatu hal tertentu

(5)

Pembicaraan dan bahasa

• Abnormalitas  verbosity; abrupt

transitions; literal interpretations and miscomprehension of nuance;

• Menggunakan arti yang metafor

• Defisit dalam persepsi pendengaran

• Pembicaraan yang ideosyncratic

• Keanehan dalam  kekerasan suara, pitch, intonasi,prosody dan rhythm.

(6)

• Tiga hal yang menjadi pola dalam

komunikasi pasien Asperger’s Syndrome : ١.Pembicaraan bisa ditandai dengan poor

prosady  inflection & intonasi tidak se kaku autis.

٢.Tangensial & circumstansial

٣.Gaya komunikasinya ditandai dengan verbosity

(7)

History

• Hans Asperger

• 1944

• Spesialis Anak

• Yang tertarik khusus dalam edukasi 4 anak  sulit

dalam berinteraksi dalam sosial grup  sosial isolasi

(8)

Epidemiologi

• Rata-rata 1 – 2 : 10.000

• Antara pria : wanita =9 : 1

• Dilaporkan  memiliki fungsi intelektual

yang normal  tidak masuk kategori autis, tapi overlapping dengan PDD NOS

(9)

Etiologi

• Masih belum diketahui

• Penelitian  Asperger’s syndrom suatu spektrum dari autis  berhubungan

dengan genetik.

• Ada beberapa laporan  pasien

Asperger’s sindrom memiliki brain anomali dengan IQ yang normal atau superior.

• Beberapa melaporkan  teratogen 

obat yang menyebabkan defek pada bayi, biasanya 8 minggu, dari masa konsepsi.

(10)

Skrining

• The Asperger Syndrome Diagnostic Scale (ASDS),

• Autism Spectrum Screening Questionnaire (ASSQ),

• Childhood Asperger Syndrome Test (CAST),

• Gilliam Asperger’s Disorder Scale (GADS),

• Krug Asperger’s Disorder Index (KADI)

(11)

Diagnosis

• Kualitas hendaya dalam interaksi sosial &

keterbatasan terhadap minat  seperti yang ditemukan pada autis.

• Yang menjadi kontrasnya :

tidak mempunyai kriteria didalam kelempok gejala berbahasa dan komunikasi dan tidak mempunyai

keterlambatan dalam berbahasa, kognitif, ketrampilan merawat diri sendiri.

(12)

• Menunjukkan ketertarikan untuk

bersahabat dan bertemu dengan orang tapi tidak sensitif dengan perasaan orang lain.

• Kesulitan/ frustasi di dalam menjalani

persahabatan, beberapa pasien asperger

 gangguan mood

• Intuisinya minimal, spontaniusnya

terbatas, lebih banyak kaku di dalam interaksi sosial.

(13)

Diagnosis diferensial

• PDD NOS  hendaya sosial &

komunikasi > berat dibanding Asperger’s syndrom

• Kepribadian skizoid  tidak menunjukan keparahan dalam hendaya sosial atau

pola perkembangan awal yang ditemukan pada Asperger.

• The schizoprenia spectrum,

• ADHD

• Stereotypic movement disorder

(14)

Penatalaksanaan

• The training of social skills

effective interpersonal interactions;

• CBT  untuk memperbaiki stress

management yang berhubungan dengan anxiety or explosive emotions, dan untuk menghentikan obsessive interests dan

repetitive routines;

• Psikofarmaka : Risperidon dan

Olanzapine terbukti baik untuk pasien Asperger ‘Syndrome

(15)

• Risperidone  dapat mengurangi

repetitive and self-injurious behaviors,

aggressive outbursts and impulsivity, dan memperbaiki stereotypical patterns of

behavior and social relatedness.

• The selective serotonin reuptake

inhibitors selective (SSRIs)  fluoxetine, fluvoxamine dan setraline  efektif untuk mengatasi restricted and repetitive

interests and behaviors

(16)

• Occupational or physical therapy untuk

sensory integration and motor coordination yang kurang;

• Intervensi komunikasi sosial,  speech therapy untuk menolong pasien dapan wawancara dengan baik.

• Melatih dan mendukung orangtua  teknik-teknik yang dapat digunakan di dalam rumah.

• Selain itu  strategi untuk mengerti

kekuatan dan kelemahan, memperbaiki copingnya.

(17)

Prognosis

• Individu dengan Asperger ‘Syndrome  dapat mempunyai harapan hidup yang

normal tetapi pravelensi komorbid dengan gangguan psikiatri sering ditemukan.

• Dapat sekolah regular  tapi perlu didukung

 rentan karena terlihat nyentrik  biasanya bukan karena defisit dalam pelajaran ttp

kesulitan sosial dan perilaku.

• Memerlukan pendidikan yang khusus

• Dewasa  kesulitan dlm self care, organisasi dan hubungan sosial dan hubungan

romantis.

(18)

PDD NOS

• “atypical personality development,”

• “atypical PDD,”

• “atypical Autism”.

(19)

PDD NOS

• PDD-NOS (Pervasive Developmental Disorder Not Otherwise specified) 

• the "NOS",  "not otherwise specified",

 sulit mendiskripsikan apa itu PDD NOS, dibanding autism spectrum disorder

(ASD).

• PDD-NOS  seperti Asperger syndrome, tetapi tidak mirip.

• seperti  autism, tetapi tanpa beberapa gejala yang dimilikinya.

(20)

Gejala

• Kesulitan menggunakan & mengerti bahasa

• Kesulitan berhubungan dengan orang, objek dan kejadian

• Bermain dengan boneka dan benda yang lain secara tidak lazim

• Kesulitan mengubah rutinitas disekelilingnya

• Gerakan tubuh yang berulang

(21)

Referensi

Dokumen terkait

Untuk meningkatkan keyakinan pelanggan untuk memilih produk yang di tawarkan, Toko Melati memberikan jaminan kepada pelanggan terhadap produk yang dibeliseperti

Hasil penelitian menunjukkan bahwa implikatur yang terdapat dalam wacana rubrik Banyumasan di majalah Panjebar Semangat wujud implikatur konvensional yang meliputi

Pelaksanaan analisis sistem direncanakan oleh analis sistem dari IAI dalam suatu dokumen tertulis yang disebut “Usulan pelaksanaan analisis sistem”. Hal ini

Banyak aspek dinamik dan struktur molekul dapat dimodelkan menggunakan metode klasik dalam bentuk dinamik dan mekanika molekul.. Karena melibatkan data dalam jumlah

Air limbah organik industri merupakan air limbah dengan kandungan bahan-bahan residu berupa senyawa organik yang berasal dari proses produksi industri yang

Untuk penelitian selanjutnya yang akan menggunakan tumbuhan kayu apu (Pistia stratiotes L.) dengan logam jenis logam lain seperti krom, tembaga dan logam lainnya

sebagai sampel dari keseluruhan mahasiswa PJKR STKIP Citra Bakti terutama yang berada pada semester 1 dan 3, sehingga secara umum pelaksanaan keiatan perkuliahan

Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kecamatan Polanharjo Kabupaten Klaten merupakan salah satu instansi pemerintahan yang setiap saat mengadakan suatu kegiatan