BAB III
AKUNTABILITAS KINERJA
A. Tanggung Jawab Pengumpulan Data Kinerja
Pengumpulan data kinerja diperoleh dengan menggunakan formulir Capaian Indikator Kinerja Utama. Formulir Capaian Indikator Kinerja Utama tersebut merupakan formulir isian data kinerja Target Tahun 2013 dan Realisasi Tahun 2013, selanjutnya diisi oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) berdasarkan kewenangannya.
Pemilihan dan penetapan Indikator Kinerja Utama harus memenuhi karakteristik indikator kinerja yang baik dan cukup memadai guna pengukuran kinerja unit organisasi yang bersangkutan yaitu :
a. Spesifik b. Dapat dicapai c. Relevan
d. Menggambarkan keberhasilan sesuatu yang diukur e. Dapat dihitung dan diukur
Pengumpulan data kinerja merupakan tanggungjawab Sekretariat Daerah Kabupaten Malang yang memiliki fungsi pemantauan dan pelaksanaan evaluasi pelaksanaan Kebijakan Pemerintahan Daerah.
B. Pengukuran Capaian Kinerja
Dalam rangka pengukuran dan peningkatan kinerja serta lebih meningkatkan akuntabilitas kinerja, diperlukan adanya penetapan indikaotr kinerja utama di lingkungan instansi masing-masing.
Pengukuran Capaian Kinerja dilaksanakan pada setiap akhir periode instansi dengan melakukan pengukuran pencapaian target kinerja yang ditetapkan dalam dokumen penetapan kinerja yang dilakukan dengan membandingkan antara target kinerja dan realisasi kinerja.
Selanjutnya, hasil pengukuran capaian kinerja dilaporkan dalam Laporan Akuntabilitas Kinerja yang merupakan laporan kinerja tahunan yang berisi pertanggung jawaban kinerja suatu instansi dalam mencapai tujuan/sasaran strategis instansi.
Laporan Akuntabilitas Kinerja dimanfaatkan untuk :
a. Bahan evaluasi akuntabilitas kinerja bagi pihak yang membutuhkan; b. Penyempurnaan dokumen perencanaan periode yang akan datang; c. Penyempurnaan pelaksanaan program dan kegiatan yang akan
datang;
d. Penyempurnaan berbagai kebijakan yang diperlukan;
Pelaporan disusun dengan melakukan pendekatan terhadap indikator kinerja baik secara kualitatif maupun secara kuantitatif yang diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai tingkat pencapaian tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan.
Pencapaian kinerja Pemerintah Kabupaten Malang dari segi pengukuran kinerja yang dituangkan dalam Laporan Akuntabilitas Kinerja ini merupakan hasil kinerja Pemerintah Kabupaten Malang melalui pembobotan bertingkat pada setiap tahapan proses evaluasi dengan menggunakan 2 (dua) formulir pengukuran kinerja sebagaimana terlampir dalam laporan ini dengan pendekatan activity basic management pada setiap aktifitas yang dilakukan pengukuran kinerjanya yaitu sebagai berikut :
Pengukuran kinerja yang meliputi Penetapan dan pengukuran indikator kinerja mencakup target/rencana masing–masing misi Kabupaten Malang dengan cara mencapainya melalui Sasaran, Indikator Kinerja Utama, kebijakan, program dan kegiatan-kegiatan. Kemudian dilakukan Pengukuran kinerja dari masing-masing indikator yang telah ditetapkan dalam Rencana Kinerja dan dituangkan dalam formulir Pengukuran Kinerja. Adapun cara menghitung capaian indikator kinerja kegiatan dengan menggunakan rumus sebagai berikut :
1) Apabila semakin tinggi realisasi menunjukkan pencapaian kinerja yang semakin baik, maka digunakan rumus sebagai berikut :
Persentase Pencapaian rencana
tingkat capaian
= Realisasi x 100%
Rencana
2) Apabila semakin tinggi realisasi menunjukkan pencapaian kinerja yang semakin rendah, maka digunakan rumus sebagai berikut :
Persentase Pencapaian rencana
tingkat capaian
= Rencana – (Realisasi – Rencana) X 100% Rencana
Sedangkan untuk melaksanakan penilaian capaian kinerja Pemerintah Kabupaten Malang, ditetapkan penilaian skala ordinal sebagai parameter keberhasilan atau kegagalan dari pelaksanaan kebijakan teknis, program dan kegiatan sebagai berikut :
85 keatas : Sangat Berhasil 70 X < 85 : Berhasil
C. CAPAIAN KINERJA
1. Capaian Kinerja Jangka Pendek
Berdasarkan perhitungan capaian kinerja yang digambarkan dalam Pengukuran Kinerja sebagaimana terlampir, dapat dijelaskan lebih lanjut tentang pencapaian kinerja jangka pendek dalam Tahun 2013 sebagai berikut :
Misi 1 : Mewujudkan Pemahaman & Pengamalan Nilai-nilai Agama, Adat-istiadat dan Budaya
Tujuan : Terwujudnya masyarakat yang berakhlak mulia dan berkesholehan sosial
Sasaran : Meningkatnya peran lembaga/tokoh agama, pendidikan keagamaan dan sosial budaya dalam pembinaan umat dan kemasyarakatan.
Indikator : a. Prosentase Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) yang memperoleh bantuan, tercapai sejumlah 2.538 orang (100 %) :
b. Pengelolaan Kekayaan Kelompok Budaya, tercapai 100 % (500 Kelompok) ;
c. Prosentase Tingkat Konflik, yang tertangani 100 % (17 Kasus)
Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS), Pengelolaan kelompok budaya dan Penanganan tingkat konflik dengan nilai rata-rata capaian sebesar 100 %, dengan katagori Sangat berhasil.
Misi 2 : Mewujudkan pemerintahan good governance (tata kelola kepemerintahan yang baik), clean government (pemerintah yang bersih), berkeadilan, dan demokratis
Tujuan : Meningkatnya kualitas pelayanan pemerintah.
Sasaran : Semakin kuatnya kelembagaan SKPD dalam penyelenggaraan tugas pokok dan fungsi pelayanan kepada masyarakat.
Indikator : a. Tingkat Kesesuaian Dokumen Perencanaan Pembangunan : 1. RPJPD tercapai 1 kali review ; Terlaksana
2. RPJMD tercapai 1 kali review ;
3. RKPD tersusun 1 dokumen ; 1 tahun
b. Peningkatan Tata Kelola Pemerintahan yang baik, tercapai 100 %.
c. Kualitas laporan keuangan tercapaiWDP
d. Cakupan Penerbitan Kartu Tanda Penduduk Elektronik
tercapai74,41%.
e. Prosentase Aparatur yang terkena hukuman disiplin bersih dan berwibawa tercapai 0,2 %.
f. Prosentase Ketepatan waktu penyediaan data pembangunan tercapai 100 % (52 SKPD).
g. Prosentase Sertifikasi tanah Aset Pemerintah Kabupaten Malang tercapai 143 % (86 bidang).
keuangan yang WDP dan atau terealisasi sebesar 89,8 % dengan katagori capaian Sangat Berhasil.
Misi 3 : Mewujudkan Supremasi Hukum dan HAM
Tujuan : Terwujudnya kesadaran dan tertib hukum masyarakat.
Sasaran : Terbangunnya sistem informasi dan komunikasi publik serta terlaksananya sosialisasi dan deseminasi produk hukum. Indikator : a. Prosentase Partisipasi Perempuan dalam tenaga kerja
tercapai 73,21 %;
b. Cakupan layanan pengaduan tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak tercapai 100 % (251 Pengaduan);
c. Cakupan Diseminasi Informasi tercapai 91 %;
d. Prosentase Tingkat Konflik terselesaikan 100 % (17 Kasus).
Misi 4 : Mewujudkan Kondisi Lingkungan yang Aman, Tertib, dan Damai
Tujuan : Terwujudnya Kondisi Masyarakat yang Aman, Tertib dan Damai.
Sasaran : Terciptanya Sistem Pengamanan Swakarsa dan Kerjasama Pengamanan dengan Aparat Keamanan.
Indikator : a. Prosentase Tingkat Konflik terselesaikan 100 % (17 Kasus);
b. Prosentase Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial yang memperoleh bantuan tercapai 2.538 orang (100 %) :
Dalam rangka mencapai Misi Keempat yaitu Mewujudkan Kondisi Lingkungan yang Aman, Tertib dan Damai, telah dilakukan upaya-upaya dalam pencapaian tujuan terwujudnya kondisi masyarakat yang aman, tertib dan damai dengan sasaran terciptanya sistem pengamanan swakarsa dan kerjasama pengamanan dengan aparat keamanan, dengan indikator Tingkat Konflik yang terselesaikan dan Jumlah Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial yang memperoleh bantuan tercapai rata-rata sebesar 100 %, dengan kategori capaian yaitu Sangat Berhasil
Misi 5 : Mewujudkan peningkatan ketersediaan dan kualitas infrastruktur
Tujuan : Meningkatnya ketersediaan, kuantitas maupun kualitas infrastruktur kebinamargaan, pengairan dan keciptakaryaan/permukiman serta energi untuk mendukung aktivitas ekonomi, sosial dan budaya
Indikator : a. Persentase luas permukiman yang tertata tercapai 16,5 %
b. Jumlah RTH Publik sebesar 20% luas wilayah kota/ kawasan Perkotaan tercapai 28 Lokasi ;
c. Proporsi panjang jaringan jalan dalam kondisi baik tercapai 87,83 % ;
d. Prosentase Peningkatan kapasitas jembatan Kabupaten tercapai 35,07 % ;
e. Prosentase Tingkat kelestarian wilayah tambang tercapai 2,5 % ;
f. Prosentase Ketersediaan Moda Transportasi tercapai 14,73 % ;
g. Prosentase Ketersediaan Kendaraan Laik Jalan tercapai 68,93 % ;
h. Cakupan Layanan Rumah Layak Huni tercapai 91,6 % ;
Misi 6 : Mewujudkan Sumber Daya Manusia yang Produktif dan Berdaya Saing.
Tujuan : Meningkatnya Kualitas dan Produktivitas Sumberdaya Manusia.
Sasaran : Semakin Mudahnya Masyarakat Mengakses Layanan Pendidikan dan Kesehatan yang Bermutu.
Indikator : a. Angka Partisipasi Kasar
1. SD tercapai 113,14 % 2. SMP tercapai 96,36 % 3. SMU tercapai 55,56 % b. Angka Partisipasi Murni
1. SD tercapai 99,26 %
2. SMP tercapai 79,78 %
3. SMU tercapai 44,46 %
c. Angka Melek Huruf, tercapai 97,63 %
d. Prosentase Perlambatan Pertumbuhan Penduduk, tercapai 1,48 % dan (-) 12,49 %
e. Angka Kematian Ibu (AKI), tercapai 94,52
f. Angka Kematian Bayi (AKB), tercapai 4,68
g. Cakupan pelayanan ANC bayi bagi ibu hamil, tercapai 95,25 %
h. Cakupan pelayanan kesehatan pasien masyarakat miskin, tercapai 100 %
i. Persentase balita gizi buruk, tercapai 0,76 % j. Rasio Pemuda yang berprestasi, tercapai 1,65 % k. Rasio penduduk yang bekerja, tercapai 57,9 % l. Rasio partisipasi angkatan kerja, tercapai 129 %
m. Prosentase Terlaksananya pemberangkatan transmigran, tercapai 57,5 %
o. Prosentase Partisipasi Perempuan dalam tenaga kerja, tercapai 73,21 %
p. Prosentase Meningkatkan Minat Baca, tercapai 29.585 Pengunjung (100,28 %)
q. Tertib Administrasi Kearsipan, tercapai 500 berkas (100%)
Dalam rangka mencapai Misi Keenam yaitu Mewujudkan Sumber Daya Manusia yang Produktif dan Berdaya Saing, telah dilakukan upaya-upaya dalam pencapaian tujuan meningkatnya kualitas dan produktivitas sumberdaya manusia, dengan sasaran semakin mudahnya masyarakat mengakses layanan pendidikan dan kesehatan yang bermutu, dengan 17 (tujuh belas) Indikator telah tercapai nili rata-rata sebesar 90 %, dengan kategori capaian yaitu SangatBerhasil.
Misi 7 : Mewujudkan peningkatan pertumbuhan ekonomi yang berbasis pertanian dan pemberdayaan masyarakat perdesaan
Tujuan : Meningkatnya kesejahteraan masyarakat yang lebih merata hingga perdesaan
Sasaran : Meningkatnya pertumbuhan sektor pertanian dalam arti luas sebagai basis peningkatan industri, perdagangan dan jasa-jasa; serta meningkatnya pertumbuhan sektor potensi pariwisata, pertambangan dan jasa konstruksi/bangunan yang mengarusutamakan peran UMKM dan koperasi serta pengentasan kemiskinan
Indikator : a. Rasio Investasi, tercapai 3,27 %
b. Prosentase Peningkatan Pemberdayaan Perempuan Perdesaan, tercapai 1,2 % ;
c. Peningkatan Produksi Pangan asal ikan, tercapai 28.019,45 ton (1,09 %);
e. Prosentase Peningkatan Produksi Pangan dan Hortikultura, tercapai 2.461.234 ton (meningkat 17,5 %) f. Target ekspor komoditi, tercapai 2,72 %
Target impor komoditi, tercapai 11,44 %
g. Prosentase Pertumbuhan Industri, tercapai 2,91 % h. Persentase Jumlah Koperasi aktif, tercapai 0,91 % i. Jumlah kunjungan wisatawan, tercapai 2.384.478 orang j. Tingkat Ketersediaan Pangan, tercapai 118 kg per orang k. Prosentase Tingkat Kecukupan Pangan, tercapai 87 %
Dalam rangka mencapai Misi Ketujuh yaitu Mewujudkan Peningkatan Pertumbuhan Ekonomi yang Berbasis Pertanian dan Pemberdayaan Masyarakat Perdesaan, telah dilakukan upaya-upaya dalam pencapaian tujuan meningkatnya kesejahteraan masyarakat yang lebih merata hingga perdesaan, dengan sasaran meningkatnya pertumbuhan sektor pertanian dalam arti luas sebagai basis peningkatan industri, perdagangan dan jasa-jasa; serta meningkatnya pertumbuhan sektor potensi pariwisata, pertambangan dan jasa konstruksi/bangunan yang mengarusutamakan peran UMKM dan koperasi serta pengentasan kemiskinan, telah tercapai nilai rata-rata sebesar 90 %, dengan kategori capaian yaitu Sangat Berhasil
Misi 8 : Mewujudkan peningkatan kualitas dan fungsi lingkungan hidup, serta pengelolaan sumberdaya alam yang berkelanjutan
Tujuan : Meningkatnya kualitas fungsi lingkungan hidup dan pengelolaan sumber daya alam
Indikator : a. Ketaatan terhadap RTRW tercapai 35 %.
b. Persentase Luas Permukiman yang Tertata tercapai 16,5 %.
c. Studi Kelayakan mengenai Tata Ruang tercapai 1 studi. d. Rasio Rehabilitasi Hutan dan Lahan tercapai 0,0340. e. Prosentase Tingkat kelestarian wilayah tambang tercapai
2,5 %.
f. Pengelolaaan kualitas air (Prosentase jumlah usaha dan /atau kegiatan yang memenuhi baku mutu limbah cair) tercapai 75,86 %.
g. Jumlah Ruang Terbuka Hijau (RTH) Publik tercapai 28 Lokasi.
Dalam rangka mencapai Misi Kedelapan yaitu Mewujudkan Peningkatan Kualitas dan Fungsi Lingkungan Hidup, serta Pengelolaan Sumberdaya Alam yang Berkelanjutan, telah dilakukan upaya-upaya dalam pencapaian tujuan meningkatnya kualitas fungsi lingkungan hidup dan pengelolaan sumber daya alam, dengan sasaran semakin terkendalinya perencanaan dan pemanfaatan tata ruang dan pemberian ijin industri yang rentan pencemaran serta semakin meningkatnya pengelolaan sumberdaya alam, telah tercapai nilai rata-rata 87 %, dengan kategori capaian yaitu Sangat Berhasil
2. Kemajuan Pencapaian Target Jangka Menengah
Capaian Kinerja Jangka Menengah yang merupakan tingkat kemajuan pencapaian target jangka menengah adalah sebagai berikut :
Misi 1 : Mewujudkan Pemahaman & Pengamalan Nilai-nilai Agama, Adat-istiadat dan Budaya
SASARAN INDIKATOR sosial budaya dalam
153.005 org 2.538 org 1,6 %
Pengelolaan
Kelompok Kelompok500 20 %
Tingkat Konflik Jumlah Konflik yang ditangani
Misi 2 : Mewujudkan Pemerintahan Good Governance (Tata Kelola Kepemerintahan Yang Baik), Clean Government (Pemerintah Yang Bersih), Berkeadilan, dan Demokratis
SASARAN INDIKATOR tugas pokok dan fungsi pelayanan
RPJMD tercapai 1 kali review
RKPD tersusun 1 dokumen
Indeks Tata Kelola 100 % 86 SKPD
Opini BPK WTP WDP Belum tercapai
Cakupan diterbitkan tahun ini
Jumlah wajib KTP Elektronik tahun ini
93 % 74,41 % 80,01 %
Kualitas
Aparatur yang bersih dan
Jumlah PNS yang terkena hukuman
disiplin Jumlah PNS
20 orang
350 Bidang 86 Bidang 24,5 %
Misi 3 : Mewujudkan Supremasi Hukum dan HAM
SASARAN INDIKATOR dan komunikasi publik serta terlaksananya sosialisasi dan deseminasi
Jumlah titik kontak informasi
Misi 4 : Mewujudkan Kondisi Lingkungan yang Aman, Tertib, dan Damai
SASARAN INDIKATOR SASARAN
FORMULA INDIKATOR
SASARAN
TARGET 5 TAHUN
REALISASI 2013
REALISASI 2013 DIBANDING
TARGET 5 TAHUN Terciptanya
Sistem Pengamanan Swakarsa dan Kerjasama Pengamanan dengan Aparat Keamanan.
Penyelesaian Konflik
Konflik terselesaikan
100 % 100 %
17 kasus 100 %
Jumlah Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial
(PMKS) yang memperoleh bantuan
Jumlah PMKS yang menerima
bantuan sosial
153.005 org 147.212 org 96,2 %
Misi 5 : Mewujudkan peningkatan ketersediaan dan kualitas infrastruktur
SASARAN INDIKATOR SASARAN
FORMULA INDIKATOR
SASARAN
TARGET 5 TAHUN
REALISASI 2013
REALISASI 2013 DIBANDING
TARGET 5 TAHUN Terbangun dan
terpeliharanya infrastruktur kebinamargaan, pengairan, keciptakaryaan/ permukiman, energi untuk mendorong perekonomian pariwisata dan pengentasan kemiskinan.
Persentase luas
permukiman yang tertata
Luas Area Permukiman
Tertata Luas Area Permukiman
17,5 % 16,5 % 94,28 %
Jumlah RTH Publik sebesar 20% luas wilayah kota/ kawasan Perkotaan
Jumlah Lokasi 36 lokasi 28 lokasi 77,77 %
Proporsi
panjang jaringan jalan dalam kondisi baik
Panjang Jalan Kabupaten Kondisi Baik Total Panjang Jalan Kabupaten
Peningkatan kapasitas jembatan Kabupaten
Jumlah Jembatan Kabupaten Sesuai Standar
Jumlah Total Jembatan Kabupaten
44,81 % 35,07 % 78,26 %
Tingkat kelestarian wilayah tambang
Wilayah Areal Tambang yang
rusak Wilayah Tambang
2,34 % 2,5 % 106,83 %
Ketersediaan Moda Transportasi
Jumlah Jaringan Jalan Kabupaten terlayani Angkutan
Umum Jumlah Jaringan Jalan Kabupaten
15 % 14,73 % 98 %
Ketersediaan Kendaraan Laik Jalan
Jumlah Kendaran Lulus Uji
Jumlah Kendaraan Wajib
Uji
71 % 68,93 % 97,08 %
Cakupan Layanan Rumah Layak Huni
Jumlah Rumah yang memenuhi
kriteria layak Jumlah rumah
100 % 91,6 % 91,6 %
Misi 6 : Mewujudkan Sumber Daya Manusia yang Produktif dan Berdaya Saing. Pendidikan dan Kesehatan yang
Jumlah siswa usia sekolah usia 15 th keatas
yg dpt baca tulis Jumlah penduduk
usia 15 tahun
100 % 97,63 % 97,63 % Bayi lahir th
kemarin
Jmlh Ibu Hamil yg melahirkan Jmlh kelahiran hidup x 100000
118 94,52 80,10 %
Angka Kematian Bayi (AKB)
Jmlh Bayi yang mati Jmlh kelahiran
hidup x 1000
24 4,68 19,5 %
Cakupan pelayanan
Jumlah ibu hamil yang memperoleh
ANC bayi bagi ibu hamil
pelayanan ANC disatu wilayah kerja pada kurun
Jumlah gakin yg memiliki kartu
Jumlah balita gizi buruk
Tertib Administrasi Kearsipan
Jumlah Arsip yang telah diterapkan
secara baku
14.500 500 Arsip 3,4 %
Sumber : SKPD Pengolah
Misi 7 : Mewujudkan peningkatan pertumbuhan ekonomi yang sebagai basis peningkatan sektor potensi pariwisata, koperasi serta pengentasan kemiskinan
Jumlah produksi tahun ini Jumlah produksi
tahun lalu hutan dan lahan
Luas hektar hutan dan lahan
yang direhabilitasi
Total hektar hutan dan lahan
yang perlu direhabilitasi
0,1655 0,0340 20,54 %
Peningkatan Produksi th lalu
2.179.179 2.461.234 ton (meningkat
17,5 %)
112,94 %
Target ekspor komoditi
Target impor komoditi
Jmlh ekspor th ini – th lalu Jmlh ekspor th
lalu
Jmlh impor th ini – th lalu Jmlh impor th
lalu
Jmlh industri th ini – th lalu
Jumlah Koperasi Aktif orang per thn
118 kg per orang
118 kg per orang
Tingkat Kecukupan Pangan
PPH tahun ini PPH sesuai SPM
90 % 87 % 96,67 %
Sumber : SKPD Pengolah
Misi 8 : Mewujudkan peningkatan kualitas dan fungsi lingkungan pemberian ijin industri yang rentan
pencemaran serta semakin meningkatnya hutan dan lahan
yang direhabilitasi
Total hektar
hutan dan lahan yang perlu direhabilitasi Tingkat
kelestarian wilayah tambang
Wilayah Areal Tambang yang
rusak Wilayah Tambang
2,34 % 2,5 % 106,8 %
Pengelolaaan kualitas air (Prosentase jumlah usaha dan /atau kegiatan yang memenuhi baku mutu limbah cair)
Jumlah usaha dan/atau kegiatan yg memenuhi baku
mutu limbah cair Jumlah usaha
dan/atau kegiatan yg
diawasi
75 % 75,86 % 101,14 %
Jumlah Ruang Terbuka Hijau (RTH) Publik
Jumlah Lokasi 36 Lokasi 28 Lokasi 77,77 %
Sumber : SKPD Pengolah
3. Perbandingan Data Kinerja antara Realisasi tahun 2013 dengan Realisasi Tahun 2012 dan Capaian 2012 dengan Capaian 2013
keagamaan dan sosial budaya dalam
Tingkat Konflik Jumlah Konflik yang ditangani
Misi 2 : Mewujudkan pemerintahan good governance (tata kelola kepemerintahan yang baik), clean government (pemerintah yang bersih), berkeadilan, dan demokratis
Indeks Tata Kelola 100% 100% 100 % 100 %
Kualitas laporan keuangan
Opini BPK WDP WDP Belum tercapai diterbitkan tahun ini
Jumlah wajib KTP Elektronik tahun ini
70,78% 74,41% 101,1% 101,9%
Kualitas
Aparatur yang bersih dan
berwibawa
Jumlah PNS yang terkena hukuman Jumlah tanah aset
97 bidang 86 bidang 161,6 % 143,33%
Misi 3 : Mewujudkan Supremasi Hukum dan HAM
Terbangunnya sistem
informasi dan komunikasi Jumlah tenaga kerja
38,3% 73,21% 95.75% 122,01%
Cakupan
Jumlah titik kontak informasi Luas Wilayah
91% 91% 100 % 100 %
Tingkat Konflik terselesaikan
Penyelesaian Konflik 100% (17 kasus)
100% (17 kasus)
100 % 100 %
Terbangun dan terpeliharanya pariwisata dan pengentasan Publik sebesar 20% luas wilayah kota/ kawasan Perkotaan
Jumlah Lokasi 22 lokasi 28 lokasi 100 % 112 %
Proporsi panjang jaringan jalan dalam kondisi baik
83,04% 87,83% 103,82 % 101,44 %
Kendaraan Laik Jalan
Misi 6 : Mewujudkan Sumber Daya Manusia yang Produktif dan Berdaya Saing.
Jumlah siswa usia sekolah usia 15 th keatas
yg dpt baca tulis Jumlah penduduk
usia 15 tahun Perlambatan Bayi lahir th kemarin
Jmlh Ibu Hamil yg melahirkan Jmlh kelahiran hidup x 100000
93 94,52 93 % 94,52 %
Angka Kematian Bayi (AKB)
Jmlh Bayi yang mati Jmlh kelahiran
hidup x 1000
4,2 4,68 15 % 16,7 %
Cakupan pelayanan ANC bayi bagi ibu hamil
Jumlah ibu hamil yang memperoleh pelayanan ANC disatu wilayah kerja pada kurun
Jumlah gakin yg memiliki kartu balita gizi buruk
Jumlah balita gizi buruk
Rasio penduduk yang bekerja
Layanan rumah
sakit yang telah terakreditasi
Rumah Sakit yang telah terakreditasi
Jumlah Arsip yang telah diterapkan
secara baku
1200 berkas 500 berkas 100 % 100 %
sektor potensi pariwisata, koperasi serta pengentasan perempuan yg dilatih Jumlah perkumpulan
Jumlah produksi tahun ini
Jumlah produksi tahun lalu
Luas hektar hutan dan lahan yang
direhabilitasi Total hektar hutan
dan lahan yang perlu direhabilitasi
0,0285 0,0340 100 % 144,68 %
Peningkatan Produksi Pangan dan Hortikultura
Jumlah Produksi th ini – th lalu Produksi th lalu
2.476.756 ton
2.461.234 ton
119,58 % 117,52 %
Target ekspor komoditi
Target impor komoditi
Jmlh ekspor th ini – th lalu Jmlh ekspor th lalu
Jmlh impor th ini – th lalu Jmlh impor th lalu
6,63%
Jmlh industri th ini – th lalu Jmlh industri th lalu
5,47% 2,91% 273,5 % 145,5 %
Persentase Jumlah Koperasi aktif
Jumlah Koperasi Aktif
Jumlah Koperasi
0,98% 0,91% 196 % 182 %
Jumlah kunjungan
Juumlah wisatawan 2.177.560 orang
2.384.478 orang
Ketersediaan Pangan
ketersediaan pangan per orang
per thn
orang orang
Tingkat Kecukupan Pangan
PPH tahun ini PPH sesuai SPM
87% 87% 100,1 % 100,5 %
Misi 8 : Mewujudkan peningkatan kualitas dan fungsi lingkungan hidup, serta pengelolaan sumberdaya alam yang berkelanjutan
SASARAN INDIKATOR SASARAN
FORMULA INDIKATOR SASARAN
REALISASI 2012
REALISAS I 2013
CAPAIAN 2012
CAPAIAN 2013
Semakin terkendalinya perencanaan dan
pemanfaatan tata ruang dan pemberian ijin industri yang rentan
pencemaran serta semakin meningkatnya pengelolaan sumberdaya alam
Ketaatan terhadap RTRW
Realisasi peruntukan rencana tata ruang
(RTRW)
27,9 % 35 % 79 % 87,5 %
Persentase Luas Permukiman yang Tertata tercapai
Luas area permukiman tertata
Luas area permukiman
16,5 % 16,5 % 97 % 97 %
mengenai Tata Ruang
tata ruang
Rasio Rehabilitasi Hutan dan Lahan
Luas hektar hutan dan lahan yg direhabilitasi Total hektar hutan dan
lahan yang perlu direhabilitasi
0,0285 0,0340 100 % 144,68 %
Tingkat kelestarian wilayah tambang
Wilayah areal tambang yang rusak
Wilayah tambang
3,9 % 2,5 % 100 % 100 %
Pengelolaaan
kualitas air
(Prosentase jumlah usaha dan /atau
kegiatan yang
memenuhi baku mutu limbah cair)
Jumlah usaha dan kegiatan yg memenuhi baku mutu
limbah cair Jumlah usaha atau kegiatan yg diawasi
69,23 % 75,86 % 109,8 % 113,22
Jumlah Ruang
Terbuka Hijau
(RTH) Publik
Jumlah lokasi yang terkelola
22 lokasi 28 Lokasi 100 % 112 %
4. Perbandingan Capaian per Misi dan Tujuan Tahun 2012 dengan Tahun 2013
Misi dan Tujuan Capaian Tahun
2012
Capaian Tahun 2013
1 Mewujudkan Pemahaman & Pengamalan
Nilai-nilai Agama, Adat-istiadat dan Budaya
80 % 100 %
1 Terwujudnya masyarakat yang berakhlak mulia dan berkesholehan sosial
80 % 100 %
Misi dan Tujuan Capaian Tahun
2012
Capaian Tahun 2013
2 Mewujudkan pemerintahan good governance
(tata kelola kepemerintahan yang baik), clean government (pemerintah yang bersih), berkeadilan, dan demokratis
88,8 % 89,8 %
1 Meningkatnya kualitas pelayanan pemerintah. 88,8% 89,8 %
Capaian Misi Mewujudkan pemerintahan good governance (tata kelola kepemerintahan yang baik), clean government (pemerintah yang bersih), berkeadilan, dan demokratis pada Tahun 2013 tercapai 89,8 %, dimana capaian ini mengalami peningkatan sebesar 1 % dari capaian tahun 2012 yang tercapai 88 %.
Misi dan Tujuan Capaian Tahun
2012
Capaian Tahun 2013
3 Mewujudkan Supremasi Hukum dan HAM 93 % 91 %
1 Terwujudnya kesadaran dan tertib hukum masyarakat.
93 % 91 %
Capaian Misi mewujudkan Supremasi Hukum dan HAM pada tahun 2013 tercapai 91 %, mengalami penurunan sebesar 26 % dibandingkan capaian tahun 2012 yang tercapai 93 %. Hal ini dikarenakan menurunnya kasus pengaduan pelanggaran hukum.
Misi dan Tujuan Capaian Tahun
2012
Capaian Tahun 2013
4 Mewujudkan Kondisi Lingkungan yang Aman, Tertib, dan Damai
100 % 100 %
1 Terwujudnya Kondisi Masyarakat yang Aman, Tertib dan Damai.
Capaian Misi Mewujudkan Kondisi Lingkungan yang Aman, Tertib, dan Damai pada tahun 2013 tercapai 100 %, tidak mengalami peningkatan dibandingkan capaian tahun 2012 yang juga tercapai 100 %.
Misi dan Tujuan Capaian Tahun
2012
Capaian Tahun 2013
5 Mewujudkan peningkatan ketersediaan dan
kualitas infrastruktur
85 % 85 %
1 Meningkatnya ketersediaan, kuantitas maupun kualitas infrastruktur kebinamargaan, pengairan dan keciptakaryaan/permukiman serta energi untuk mendukung aktivitas ekonomi, sosial dan budaya
85 % 85 %
Capaian Misi Mewujudkan peningkatan ketersediaan dan kualitas infrastruktur pada tahun 2013 tercapai 85 % (Berhasil), tidak mengalami peningkatan dibandingkan capaian tahun 2012 yang tercapai sebesar 85 %.
Misi dan Tujuan Capaian Tahun
2012
Capaian Tahun 2013
6 Mewujudkan Sumber Daya Manusia yang
Produktif dan Berdaya Saing.
73,79 % 90 %
1 Meningkatnya Kualitas dan Produktivitas Sumberdaya Manusia.
73,79 % 90 %
Capaian Misi Mewujudkan Sumber Daya Manusia yang Produktif dan Berdaya Saing pada tahun 2013 tercapai 90 % (Sangat Berhasil) atau mengalami peningkatan 16,21 % dibandingkan tahun 2012 yang tercapai 73,79 %.
Misi dan Tujuan Capaian Tahun
2012
Capaian Tahun 2013
7 Mewujudkan peningkatan pertumbuhan
ekonomi yang berbasis pertanian dan
1 Meningkatnya kesejahteraan masyarakat yang lebih merata hingga perdesaan
95 % 90 %
Capaian Misi Mewujudkan peningkatan pertumbuhan ekonomi yang berbasis pertanian dan pemberdayaan masyarakat perdesaan pada tahun 2013 tercapai 90 % (Sangat Berhasil) atau mengalami penurunan sebesar 5 % dibandingkan tahun 2012 yang tercapai 95 %.
Misi dan Tujuan Capaian Tahun
2012
Capaian Tahun 2013
8 Mewujudkan peningkatan kualitas dan fungsi
lingkungan hidup, serta pengelolaan sumberdaya alam yang berkelanjutan
87 % 87 %
1 Meningkatnya kualitas fungsi lingkungan hidup dan pengelolaan sumber daya alam
87 % 87 %
Capaian Misi Mewujudkan peningkatan kualitas dan fungsi lingkungan hidup, serta pengelolaan sumberdaya alam yang berkelanjutan pada tahun 2013 tercapai 87 % (Sangat Berhasil) atau tidak mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2012 yang tercapai 87 %.
Berdasarkan hasil perbandingan capaian tiap-tiap Misi pada tahun 2012 dan 2013, yang dihitung dari rata-rata capaian kinerja tiap-tiap tujuan dapat digambarkan sebagai berikut :
Misi Capaian Tahun
2012
Capaian Tahun 2013
1. Mewujudkan Pemahaman & Pengamalan
Nilai-nilai Agama, Adat-istiadat dan Budaya
76 % 80 %
2. Mewujudkan pemerintahan good governance
(tata kelola kepemerintahan yang baik), clean government (pemerintah yang bersih), berkeadilan, dan demokratis
3. Mewujudkan Supremasi Hukum dan HAM 91,94 % 93 %
4. Mewujudkan Kondisi Lingkungan yang Aman, Tertib, dan Damai
100 % 100 %
5. Mewujudkan peningkatan ketersediaan dan
kualitas infrastruktur
62,65 % 85 %
6. Mewujudkan Sumber Daya Manusia yang
Produktif dan Berdaya Saing.
73,4 % 73,79 %
7. Mewujudkan peningkatan pertumbuhan
ekonomi yang berbasis pertanian dan pemberdayaan masyarakat perdesaan
94,4 % 95 %
8. Mewujudkan peningkatan kualitas dan fungsi
lingkungan hidup, serta pengelolaan sumberdaya alam yang berkelanjutan
84 % 87 %
5. Perbandingan Capaian Prestasi yang diperoleh Pemerintah Kabupaten Malang Tahun 2012 dengan Tahun 2013
REKAP PRESTASI KABUPATEN MALANG TAHUN 2012 DAN 2013
No. JENIS PRESTASI
TINGKAT
TOTAL JATIM NASIONAL INTERNASIONAL
2012 2013 2012 2013 2012 2013 2012 2013
1. PRESTASI UMUM 43 33 21 22 - 1 64 56
2. PRESTASI
AKADEMIK 18 11 5 2 - - 23 13
3. PRESTASI
OLAHRAGA 8 12 1 1 - - 9 13
Dari tabel di atas dapat diketahui bahwa perolehan total prestasi yang diterima Pemerintah Kabupaten Malang pada tahun 2013 yaitu sebanyak 82 prestasi mengalami penurunan 14 prestasi, dibandingkan tahun 2012 yang tercapai 96 prestasi. Prestasi tingkat Provinsi Jawa Timur pada tahun 2013 sebanyak 56 prestasi mengalami penurunan 13 prestasi dibandingkan perolehan pada tahun 2012 sebanyak 69 prestasi. Sedangkan tingkat nasional pada tahun 2013 sebanyak 25 prestasi mengalami penurunan 2 prestasi dibandingkan tahun 2012 sebanyak 27 prestasi. Kemudian tingkat internasional pada tahun 2013 mendapat 1 prestasi, mengalami peningkatan 1 prestasi dibandingkan tahun 2012.
D. AKUNTABILITAS KEUANGAN
Berdasarkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Malang Tahun 2013 yang tertuang dalam Peraturan Daerah Kabupaten Malang Nomor 14 Tahun 2013 dan Peraturan Bupati Malang Nomor 29 Tahun 2013 tentang Penjabaran Perubahan APBD Tahun Anggaran 2013, pagu dan realisasi pelaksanaan anggaran Kabupaten Malang adalah sebagai berikut :
Pendapatan Daerah yang terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana Perimbangan, dan Lain-Lain Penerimaan yang Sah, ditargetkan sebesar Rp. 2.600.945.632.815,16 dengan realisasi sebesar
Rp. 2.440.509.395.392,07 atau 93,83 %.
Adapun gambaran perbandingan antara target dan realisasi Pendapatan Daerah tahun 2013 dapat dilihat pada tabel berikut ini :
Tabel 3
Target dan Realisasi Pendapatan Daerah Tahun 2013 (dalam Rp)
NO URAIAN TARGET REALISASI PENCAPAIAN
(%)
1 Pendapatan Asli Daerah
201.395.878.609,93 260.582.631.316,17 129,39 %
3 Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah
594.470.218.058,00 566.933.236.477,00 95,37 %
JUMLAH PENDAPATAN DAERAH
2.492.993.699.034,93 2.528.001.233013,17 101,4 %
a. Pendapatan Asli Daerah
Pendapatan Asli Daerah terdiri dari Hasil Pajak Daerah, Hasil Retribusi Daerah, Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan dan Lain-lain. Pendapatan Asli Daerah yang Sah ditargetkan sebesar Rp. 2.600.945.632.815,16 dengan realisasi sebesar Rp. 2.440.509.395.392,07 atau 93,83%.
Adapun gambaran perbandingan antara target dan realisasi Pendapatan Asli Daerah tahun 2013 dapat dilihat pada tabel berikut ini:
Tabel 4
Target dan Realisasi Pendapatan Asli Daerah Tahun 2013 (dalam Rp)
NO URAIAN TARGET REALISASI PENCAPAIAN (%)
1 Hasil Pajak Daerah 66.465.000.000,00 95.918.841.193,00 144,31 %
2 Hasil Retribusi Daerah 50.812.639.000,00 45.314.153.759,39 89,18 %
3 Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan
12.210.834.000,00 12.007.868.773,33 98,34 %
4 Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah
71.907.405.609,93 107.341.767.590,4 5
149,28 %
Jumlah Pendapatan Asli Daerah
201.395.878.609,93 260.582.631.316,1 7
129,39 %
b. Dana Perimbangan
ditargetkan sebesar Rp. 1.697.127.602.371,00 dengan realisasi sebesar Rp. 1.700.485.365.220,00 atau 100,20 %.
Adapun gambaran perbandingan antara target dan realisasi Dana Perimbangan tahun 2013 dapat dilihat pada tabel berikut ini :
Tabel 5
Target dan Realisasi Dana Perimbangan Tahun 2013 (dalam Rp)
NO URAIAN TARGET REALISASI PENCAPAIAN
(%)
1 Bagi Hasil Pajak/Bagi Hasil Bukan Pajak
145.581.218.371,00 148.938.981.220,00 102,31 %
2 Dana Alokasi Umum 1.439.234.034.000,00 1.439.234.034.000,00 100,00 %
3 Dana Alokasi Khusus 112.312.350.000,00 112.312.350.000,00 100,00 %
Jumlah Dana Perimbangan
1.697.127.602.371,00 1.700.485.365.220,00 100,20 %
c. Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah
Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah yang terdiri dari Pendapatan Hibah, Dana Darurat, Dana Bagi Hasil Pajak dari Provinsi dan Pemerintah Daerah lainnya, Dana Penyesuaian dan Otonomi Khusus serta Bantuan Keuangan dari Provinsi atau Pemerintah Daerah lainnya ditargetkan sebesar Rp. 594.470.218.058,00 dengan realisasi sebesar Rp. 566.933.236.477,00 atau 95,37 %.
Tabel 6
Target dan Realisasi Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah Tahun 2013
NO URAIAN TARGET REALISASI PENCAPAIAN
(%)
1 Pendapatan Hibah 0,00 0,00 0,00 %
2 Dana Darurat 0,00 0,00 0,00 %
3 Dana Bagi Hasil Pajak dari Provinsi dan Pemerintah Daerah lainnya
137.297.403.246,00 127.284.469.477,00 92,71 %
4 Dana Penyesuaian dan Otonomi Khusus
388.452.049.812,00 370.878.002.000,00 95,48 %
5 Bantuan Keuangan dari Provinsi atau Pemerintah Daerah lainnya
68.720.765.000,00 68.770.765.000,00 100,07 %
Jumlah Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah
594.470.218.058,00 566.933.236.477,00 95,37 %
Belanja Daerah Tahun 2013 ditargetkan sebesar Rp 2.600.945.632.815,16 dengan realisasi sebesar Rp 2.440.509.395.392,07 yang terdiri dari Belanja Tidak Langsung ditargetkan sebesar Rp 1.610.579.234.203,56 dengan realisasi sebesar Rp 1.491.521.605.433,00 dan Belanja Langsung ditargetkan sebesar Rp 990.366.398.011,60 dengan realisasi sebesar Rp 948.987.789.959,07 ; sehingga ada penghematan Belanja Daerah sebesar Rp
Tabel 7
Anggaran dan Realisasi Belanja Daerah Tahun 2013
NO URAIAN TARGET REALISASI PENCAPAIAN
(%)
1 Belanja Tidak Langsung
2.600.945.632.815,16 2.440.509.395.392,07 93,83 %
1.1 Belanja Pegawai 1.610.579.234.803,56 1.491.521.605.433,00 92,61 %
1.2 Belanja Bunga 0 0 0
1.3 Belanja Subsidi 0 0 0
1.4 Belanja Hibah 70.137.970.937,00 65.988.439.260,00 94,08 %
1.5 Belanja Bantuan
Sosial 66.413.250.000,00 66.234.873.200,00
99,73 %
1.6 Belanja Bagi Hasil kepada
Provinsi/Kabupaten/ Kota dan
Pemerintahan Desa
15.245.075.996,00 14.631.182.317,00 95,97 %
1.7 Belanja Bantuan Keuangan kepada Provinsi/Kabupaten/ Kota dan
Pemerintahan Desa
105.636.848.000,00 103.721.015.227,00 98,19 %
1.8 Belanja Tidak Terduga
1.900.000.000,00 1.695.673.632,00 89,25 %
2 Belanja Langsung 990.366.398.011,60 948.987.789.959,07 95,82 %
JUMLAH BELANJA DAERAH
2.600.945.632.815,16 2.440.509.395.392,07 93,83 %
Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah, merupakan Anggaran yang digunakan secara langsung untuk kegiatan pembangunan.
LAKIP Kabupaten Malang Tahun 2013 229
MISI 1 : Mewujudkan Pemahaman & Pengamalan Nilai-nilai Agama, Adat-istiadat dan Budaya diwujudkan melalui 1 tujuan dan 1 Sasaran dengan didukung Anggaran sebesar Rp. 5.813.776.480,- dan realisasi sebesar Rp. 5.795.126.980,-
MISI 2 : Mewujudkan pemerintahan good governance (tata kelola kepemerintahan yang baik), clean government (pemerintah yang bersih), berkeadilan, dan demokratis, diwujudkan melalui 1 tujuan dan 1 Sasaran dengan didukung Anggaran sebesar Rp. 101.470.571.919,-dan realisasi sebesar Rp. 90.058.119.092,-
MISI 3 : Mewujudkan Supremasi Hukum dan HAM, yang diwujudkan melalui 1 tujuan dan 1 Sasaran dengan didukung Anggaran sebesar Rp. 10.166.339.900,- dan realisasi sebesar Rp.
10.039.138.031,-MISI 4 : Mewujudkan Kondisi Lingkungan yang Aman, Tertib, dan Damai, yang diwujudkan melalui 1 tujuan dan 1 Sasaran dengan didukung Anggaran sebesar Rp. 2.318.718.550,- dan realisasi sebesar Rp.
2.174.073.150,-MISI 5 : Mewujudkan peningkatan ketersediaan dan kualitas infrastruktur, yang diwujudkan melalui 1 tujuan dan 1 Sasaran dengan didukung Anggaran sebesar Rp. 413.399.687.306,75 dan realisasi sebesar Rp.
409.761.487.075,36,-MISI 6 : Mewujudkan Sumber Daya Manusia yang Produktif dan Berdaya Saing, yang diwujudkan melalui 1 tujuan dan 1 Sasaran dengan didukung Anggaran sebesar Rp. 187.047.450.989,8,- dan realisasi sebesar Rp.
181.697.579.075,2,-MISI 7 : Mewujudkan peningkatan pertumbuhan ekonomi yang berbasis pertanian dan pemberdayaan masyarakat perdesaan, yang diwujudkan melalui 1 tujuan dan 1 Sasaran dengan didukung Anggaran sebesar Rp. 82.717.459.468,- dan realisasi sebesar Rp.
Dalam mengukur akuntabilitas keuangan dilakukan evaluasi lanjutan terhadap kinerja kegiatan dalam bentuk rasio ekonomi yang dirumuskan sebagai berikut :
Rasio Ekonomi, merupakan nilai perbandingan antara Realisasi Anggaran Belanja dibandingkan dengan Rencana Anggaran Belanja, dengan formula sebagai berikut.
Rasio Ekonomi =
Realisasi Anggaran Belanja
X 100% Rencana Anggaran
Belanja
Selanjutnya untuk keperluan penetapan kesimpulan atas variasi rasio ekonomi, maka ditentukan peringkat (scorring) sebagai berikut.
Rasio Ekonomi Skor Kesimpulan < 90 %
90 % - 94,99% 95% - 100 % 100% - 105 %
> 105 %
5 4 3 2 1
Sangat Ekonomis Ekonomis Cukup Ekonomis Kurang Ekonomis
Tidak Ekonomis
Sedangkan capaian Rasio Ekonomis tahun 2013 adalah sebagai berikut :
Misi 1 : Mewujudkan Pemahaman & Pengamalan Nilai-nilai Agama, Adat istiadat dan Budaya
SASARAN PROGRAM ANGGARAN REALISASI EKONOMIS
Meningkatnya peran lembaga/ tokoh agama, pendidikan keagamaan dan sosial budaya dalam pembinaan umat dan
kemasyarakatan
Program
Pemberdayaan Fakir Miskin, Kominitas Adat Terpencil (KAT) dan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) lainnya
dan Rehabilitasi Kesejahteraan Sosial Program Pembinaan Panti Asuhan/Panti Jompo
154.016.200,- 153.612.700,- 99.7%
Program Pemberdayaan Kelembagaan Kesejahteraan Sosial
335.866.400,- 334.897.900,- 99,7%
Program Pengelolaan
Keragaman Budaya 1.474.347.380,- 1.474.347.380,- 100%
Program Pengelolaan
Kekayaan Budaya 1.380.727.000,- 1.377.852.000,- 99.8%
Program Pengembangan Wawasan Kebangsaan dan Toleransi Beragama
1.287.340.000,- 1.285.061.000,- 99,8%
Program Pendidikan
Politik Masyarakat 200.000.000,- 194.635.000,- 97,3%
J u m l a h 5.813.776.480,- 5.795.126.980,- 99 %
Dari tabel di atas dapat diketahui bahwa dalam pelaksanaan Misi 1 Mewujudkan Pemahaman & Pengamalan Nilai-nilai Agama, Adat-istiadat dan Budaya, dimana klasifikasi rasio ekonomi rata-rata senilai 99 % dalam kategori Cukup Ekonomis.
LAKIP Kabupaten Malang Tahun 2013 232
SASARAN PROGRAM ANGGARAN REALISASI EKONOMIS
Semakin kuatnya
kelembagaan SKPD dalam
909.363.150,- 905.329.350,- 99,6%
Program Kerjasama
Pembangunan 457.668.250,- 447.885.500,- 97,9%
Program Perencanaan Pengembangan Wilayah Strategis dan Cepat Tumbuh
240.000.000,- 239.167.500,- 99,6%
Program Perencanaan Pengembangan Kota-kota Menengah dan Besar
290.000.000,- 274.325.000,- 94,6%
Program Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Perencanaan
Pembangunan Daerah
111.518.500,- 108.837.500,- 97,6%
Program Perencanaan
Pembangunan Daerah 1.243.797.000,- 1.216.782.000,- 97,8%
Program Perencanaan
Sosial Budaya 273.304.000,- 266.449.000,- 97,5%
Program Perencanaan
Pembangunan Ekonomi 608.370.000,- 604.348.100,- 99,3%
Program Perencanaan Prasarana Wilayah dan Sumber Daya Alam
245.000.000,- 235.851.800,- 96,3%
Program
Pengembangan Wilayah Perbatasan
205.035.000,- 205.025.900,- 99,9%
Program Penataan Penguasaan, Pemilikan, Penggunaan dan Pemanfaatan Tanah
7.986.399.400,- 7.638.384.010,- 95,6%
Program Penyelesaian Konflik-Konflik Pertanahan
187.935.000,- 187.777.000,- 99,9%
Program
Pengembangan Sistem Informasi Pertanahan
105.545.000,- 105.520.000,- 99,9%
Program Penataan Administrasi Kependudukan
2.086.181.500,- 1.975.990.375,- 94,7%
Program Peningkatan dan Pengembangan Pengelolaan Keuangan Daerah
32.523.755.975,- 27.262.111.210,- 83,8%
Program Peningkatan Sistem Pengawasan Internal dan Pengendalian Pelaksanaan KDH
5.776.120.000,- 5.770.289.900,- 99,9%
Program Pendidikan
Kedinasan 93.359.500,- 85.719.500,- 91,8%
Program Pembinaan dan Pengembangan Aparatur
1.182.678.000,- 1.069.317.800,- 90,4%
Program penataan dan Penyempurnaan Kebijakan Sistem dan Prosedur Pengawasan
644.268.200,- 641.305.141,- 99,5%
Program peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur
5.873.914.200,- 5.107.561.300,- 86,9%
Program Peningkatan Kapasitas Lembaga Perwakilan Rakyat Daerah
22.735.112.100,- 18.284.279.004,- 80,4%
Program Penataan Peraturan Perundang-Undangan
1.929.568.100,- 1.765.002.792,- 91,5%
Program Peningkatan Profesionalisme Tenaga Pemeriksa dan Aparatur Pengawasan
21.961.500,- 21.881.000,- 99,6%
Program Peningkatan Pelayanan Kedinasan Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah
294.011.400,- 280.719.900,- 95,5%
Dari tabel di atas dapat diketahui bahwa dalam melaksanakan Misi 2 Mewujudkan pemerintahan good governance (tata kelola kepemerintahan yang baik), clean government (pemerintah yang bersih), berkeadilan, dan demokratis, dimana klasifikasi rasio ekonomi rata-rata senilai 88 % dalam kategori Sangat Ekonomis.
Misi 3 : Mewujudkan Supremasi Hukum dan HAM
SASARAN PROGRAM ANGGARAN REALISASI EKONOMIS
Terbangunnya sistem
informasi dan
komunikasi publik serta terlaksananya
sosialisasi dan
deseminasi produk hukum.
Program Peningkatan dan Kualitas
Hidup dan
Perlindungan Perempuan
233.956.000,- 233.956.000,- 100 %
Program Penguatan Kelembagaan Pengarusutamaan Gender dan Anak
419.284.000,- 419.284.000,- 100 %
Program Keserasian Kebijakan
Peningkatan Kuaitas Anak dan Perempuan
197.223.000,- 196.973.000,- 99 %
Program Peingkatan Peran serta dan Kesetaraan Gender dalam Pembangunan
398.973.500,- 398.162.200,- 99,79 %
Program Pemeliharaan Kantrantibmas Pencegahan Tindak Kriminal
1.114.270.000,- 1.111.471.050,- 99 %
Program
Pengembanganan Komunikasi, Informasi dan Media Masa
5.196.570.800,- 5.104.892.931,- 98 %
Program Kerjasama Informasi dengan Mas Media
2.527.098.600,- 2.496.898.850,- 98 %
Program Fasilitasi Peningkatan SDM Bidang Komunikasi dan Informasi
J u m l a h 10.166.339.900,- 10.039.138.031,- 98 %
Dari tabel di atas dapat diketahui bahwa dalam pelaksanaan Misi 3 Mewujudkan Supremasi Hukum dan HAM dimana klasifikasi rasio ekonomi rata-rata senilai 98% dalam kategori Cukup Ekonomis.
Misi 4 : Mewujudkan Kondisi Lingkungan yang Aman, Tertib, dan Damai
SASARAN PROGRAM ANGGARAN REALISASI EKONOMIS
Terciptanya Sistem Pengamanan
Swakarsa dan
Kerjasama
Pengamanan dengan Aparat Keamanan.
Program Pembinaan Anak Terlantar
85.338.200,- 84.588.200,- 99 %
Program Pembinaan Penyandang cacat dan Trauma
67.146.000,- 67.146.000,- 100 %
Program Pembinaan Eks Penyandang Penyakit Sosial (Eks Narapidana, PSK, Narkoba dan Penyakit Sosial Lainnya)
91.876.500,- 91.776.000,- 99 %
Program Peningkatan
Keamanan dan
Kenyamanan Lingkungan
513.456.650,- 505.132.350,- 98 %
Program Pencegahan Dini
dan Penanggulangan
Korban Bencana Alam
51.064.500,- 51.064.500,- 100 %
Program Pemberdayaan Masyarakat Untuk Menjaga Ketertiban dan Keamanan
185.354.100,- 185.104.100,- 99 %
Program Penanggulangan Bencana
1.135.145.600,- 1.000.000.000,- 88 %
Program Penanggulangan
Bencana Berbasis
Masyarakat
189.337.000,- 189.262.000,- 99 %
J u m l a h 2.318.718.550,- 2.174.073.150,- 93 %
Misi 5 : Mewujudkan Peningkatan Ketersediaan Dan Kualitas Infrastruktur
SASARAN PROGRAM ANGGARAN REALISASI EKONOMIS
Terbangun dan terpeliharanya infrastruktur kebinamargaan, pengairan, keciptakaryaan/ permukiman, energi untuk mendorong perekonomian pariwisata dan pengentasan kemiskinan.
Pembangunan Jalan dan Jembatan
144.767.939.000,- 144.509.924.600,- 99 %
Pembangunan Saluran Drainase / Gorong-Gorong
2.677.568.000,- 2.673.744.000,- 99 %
Pembangunan Turap/Talud/ Bronjong
5.696.888.000,- 5.696.888.000,- 100 %
Program Rehabilitasi /Pemeliharan Jalan dan Jembatan
150.404.597.373,4,- 149.449.038.750,- 99 %
Program Inspeksi Kondisi Jalan dan Jembatan
87.770.000,- 87.770.000,- 100 %
Program
Peningkatan Sarana dan Prasarana Kebinamargaan
5.089.760.000,- 4.044.541.700,- 79 %
Program Pembangunan Infrastruktur Perdesaan
29.354.521.164,35 29.234.859.100,- 100 %
Program Pengelolaaan Sistem Informasi /Database Jalan dan Jembatan
510.719.000,- 507.557.000,- 99 5
Program Pengelolaan Perlengkap Jalan dan Penerangan Jalan Umum
41.461.237.000,- 41.029.536.775,- 98 %
Program
Pengembangan dan Pengelolaan Jaringan Irigasi, Rawa dan Jaringan Pengairan Lainnya
5.303.963.400,- 5.215.512.200,- 98 %
Program Penyediaan dan Pengolaan Air Baku
7.230.531.405,- 7.104.205.600,- 98 %
Program Pengembangan, Pengelolaan dan Konservasi Sungai, Danau dan Sumber Daya Air Lainnya
570.242.500,- 567.672.100,- 98 %
Pengendalian Banjir
Program Pengembangan Wilayah Strategis dan Cepat tumbah
180.086.000,- 179.601.000,- 98 %
Program Pengembangan Kinerja Pengelolaan Air Minum dan Air Limbah
2.144.581.773,- 2.103.980.400,- 99 %
Program Pengembangan Perumahan
5.342.602.091,- 5.223.948.000,36 98 %
Program
Lingkungan Sehat Perumahan
191.810.000,- 170.031.000,- 88 %
Program Pemberdayaan Komunitas Perumahan
150.985.000,- 146.655.000,- 97 %
Program Pengelolaan Areal Pemakaman
105.783.800,- 105.683.800,- 99 %
Program Peningkatan Kesiagaan dan Pencegahan Bahaya Kebakaran
2.022.343.400,- 1.955.481.200,- 98 %
Program Pembangunan Sarana dan Fasilitas Perhubungan
209.900.000,- 209.662.000,- 99 %
Program Rehabilitasi dan Pemeliharaan Prasarana dan Fasilitas LLAJ
851.275.000,- 840.293.600,- 98 %
Program Peningkatan Pelayanan Angkutan
792.445.000,- 790.845.700,- 98 %
Program Pembangunan Sarana dan Prasarana Perhubungan
335.375.000,- 332.142.950,- 99 %
Program Pengendalian dan Pengamanan Lalu lintas
3.749.029.000,- 3.730.478.700,- 99 %
Program
195.000.000,- 143.025.000,- 73 %
Program Pembinaan dan Pengawasan Bidang Pertambangan
Penertiban Kegiatan Rakyat Yang Berpotensi Merusak Lingkungan
Program Pembinaan dan pengembangan Bidang
Ketenagalistrikan
2.060.223.000,- 2.028.468.000,- 97 %
Program Pembinaan dan Pengawasan Migas
67.215.000,- 67.215.000,- 100 %
Program Pembinaan dan Pengembangan dan Energi Baru Terbarukan (EBT) dan Konservasi Migas
457.776.400,- 246.546.400,- 53 %
J u m l a h 413.399.687.306,75 409.761.487.075,36 99 %
Dari tabel di atas dapat diketahui bahwa dalam pelaksanaan Misi 5 Mewujudkan Peningkatan Ketersediaan Dan Kualitas Infrastruktur dimana klasifikasi rasio ekonomi rata-rata senilai 99% dalam kategori Cukup Ekonomis.
Misi 6 : Mewujudkan Sumber Daya Manusia yang Produktif dan Berdaya Saing
SASARAN PROGRAM ANGGARAN REALISASI EKONOMIS Semakin mudahnya
masyarakat mengakses layanan pendidikan dan kesehatan yang bermutu
Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)
235.000.000,- 235.000.000,- 100 %
Wajib Belajar Pendidikan Dasar 9 Tahun
54.761.430.407,- 53.085.755.800,- 98 %
Pendidikan Menengah
11.079.186.000,- 8.870.710.000,- 80 %
Pendidikan Non Formal
766.229.800,-
708.715.000,-Pendidikan Luar Biasa
56.000.000,- 56.000.000,- 100 %
Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan
Manajemen Pelayanan Pendidikan
558.500.000,- 558.500.000,- 100 %
Obat dan Perbekalan Kesehatan
5.318.685.616,- 5.308.589.899,- 99 %
Upaya Kesehatan Masyarakat
41.150.224.804,- 40.059.062.432,- 97 %
Pengembangan Obat Asli Indonesia
12.865.000,- 12.865.000,- 100 %
Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat
396.718.700,- 392.685.050 98 %
Perbaikan Gizi Masyarakat
526.704.000,- 522.505.460,- 97 %
Pengembangan Lingkungan Sehat
165.841.000,- 165.841.000,- 100 %
Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Menular
1.013.533.500,- 1.003.211.525,- 96 %
Standarisasi Pelayanan Kesehatan
301.928.464,- 290.991.464,- 96 %
Pengawasan Obat dan Makanan
119.344.500,- 118.344.500,- 97 %
Pengadaan, Peningkatan, dan Perbaikan Sarana dan Prasarana Puskesmas/Puskes mas Pembantu dan Jaringannya
544.006.820,- 525.568.000,- 97 %
Pengadaan, Peningkatan Sarana dan Prasarana Rumah Sakit/Rumah Sakit Jiwa/Rumah Sakit Paru-Paru/Rumah Sakit Mata
394.308.633,- 386.111.000,- 97 %
Pengawasan dan Pengendalian Kesehatan Makanan
115.776.000,- 115.776.000 100 %
Program Peningkatan
Kesehatan
Kesehatan Reproduksi Remaja
24.581.000,- 24.581.000,- 100 %
Pelayanan Kontrasepsi
448.293.000,- 415.276.000,- 92 %
Pembinaan Peran Serta Masyarakat dalam Pelayanan KB/KR yang Mandiri
196.645.000,- 195.595.000,- 99 %
Pengembangan Bahan Informasi tentang Pengasuhan dan Pembinaan Tumbuh Kembang Anak
409.166.500,- 404.818.750,- 97 %
Pelatihan Tenaga Pendamping Kelompok Bina Keluarga
73.555.000,- 73.555.000,- 100 %
Perbaikan Sistem Administrasi Kearsipan
24.700.000,- 24.525.000,- 99 %
Peningkatan Kualitas Pelayanan Informasi
81.811.000,- 81.811.000,- 100 %
Pemeliharaan Rutin/Berkala Sarana dan Prasarana Kearsipan
19.693.000,- 19.693.000,- 100 %
Penyelamatan dan Pelestarian Dokumen/Arsip Daerah
925.930.050,- 913.079.900,- 97 %
Pengembangan Budaya Baca dan Pembinaan Perpustakaan
355.000.000,- 352.748.900,- 98 %
Peningkatan Kesempatan Kerja
266.205.000,- 253.300.000,- 95 %
Perlindungan Pengembangan Lembaga Ketenagakerjaan
1.145.051.000,- 1.101.423.000,- 96 %
Peningkatan Peran Serta Kepemudaan
Pembinaan dan Pemasyarakatan Olahraga
448.000.000,- 448.000.000,- 100 %
Peningkatan Sarana Prasarana Olahraga
10.916.700.000,- 10.916.440.000,- 99 %
Pengembangan Wilayah Transmigrasi
482.662.000,- 343.274.500,- 71 %
Program
Peningkatan Upaya Penumbuhan Kewirausahaan dan Kecakapan Hidup Pemuda
20.000.000,- 20.000.000,- 100 %
J u m l a h 187.047.450.989,8 181.697.579.075,2 97 %
Dari tabel di atas dapat diketahui bahwa dalam pelaksanaan Misi 6 Mewujudkan Sumber Daya Manusia yang Produktif dan Berdaya Saing dimana klasifikasi rasio ekonomi rata-rata senilai 97% dalam kategori Cukup Ekonomis.
MISI 7 : Mewujudkan Peningkatan Pertumbuhan Ekonomi yang Berbasis Pertanian dan Pemberdayaan Masyarakat Perdesaan
SASARAN PROGRAM ANGGARAN REALISASI EKONOMIS Meningkatnya
pertumbuhan sektor pertanian dalam arti luas sebagai basis peningkatan industri, perdagangan dan jasa-jasa; serta meningkatnya pertumbuhan sektor potensi pariwisata, pertambangan dan jasa konstruksi/ bangunan yang mengarusutamakan
Peningkatan Ketahanan Pangan
koperasi serta pengentasan
782.300.000,- 771.865.000,- 98 %
Peningkatan Kesejahteraan Petani
7.677.289.391,- 7.624.731.000,- 99 %
Peningkatan Pemasaran Hasil Produksi Pertanian/ Perkebunan
1.171.631.600,- 1.050.129.100,- 90 %
Peningkatan Penerapan Teknologi Pertanian/
Perkebunan
190.650.000,- 190.014.000,- 99 %
Peningkatan Produksi
Pertanian/Perkebun an
1.723.648.545,- 1.660.739.060,- 96 %
Peningkatan Pemasaran Hasil Produksi Peternakan
296.820.000,- 295.316.000,- 99 %
Peningkatan Pelayanan
1.000.000.000,- 891.232.379,- 89 %
Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Ternak
1.891.446.400,- 1.828.174.000,- 96 %
Peningkatan Produksi Hasil Peternakan
9.550.241.500,- 9.412.568.070,- 98 %
Pemanfaatan Potensi Sumber Daya Hutan
82.195.000,- 82.195.000,- 100 %
Rehabilitasi Hutan dan Lahan
260.244.420,- 256.705.000,- 97 %
Perlindungan dan Konservasi Sumber Daya Hutan
165.330.000,- 164.699.700,- 97 %
Pengembangan Usaha Perhutanan dan Peran Serta Masyarakat
243.920.000,- 243.754.000,- 99 %
Program
Pengelolaan Sumber
Daya laut, Pesisir, dan Pulau-pulau Kecil
Pengembangan SDM Kelautan dan Perikanan
334.003.796,10,- 321.713.860,70 97 %
Pengembangan Budidaya Perikanan
1.941.331.000,- 1.914.379.350,- 97 %
Optimalisasi Pengelolaan dan Pemasaran Produksi Perikanan
654.686.200,- 640.979.800,- 96 %
Peningkatan, Pengawasan, Pengendalian dan Konservasi Sumber Daya Kelautan dan Perikanan
28.522.000,- 28.496.900,- 99 %
Peningkatan Efisiensi
Perdagangan Dalam Negeri
152.300.000,- 145.730.000,- 95 %
Pembinaan Industri Rokok dan Tembakau
24.375.178.900,- 22.673.944.850,- 93 %
Program Resi Gudang
335.325.046,- 201.100.000,- 60 %
Perlindungan Konsumen dan Pengamanan Perdagangan
3.658.084.500,- 2.268.389.965,- 63 %
Peningkatan Pengembangan Ekspor
160.834.000,- 130.567.000,- 81 %
Peningkatan Pengelolaan Pasar dan Pembinaan Pedagang
179.521.000,- 162.121.000,- 90 %
Pengembangan dan Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Pasar
14.921.956.350,- 14.921.956.350,- 100 %
Peningkatan Kualitas Kelembagaan
Penciptaan Iklim Usaha Kecil Menengah yang Kondusif
106.080.000,- 104.443.000,- 97 %
Pengembangan Kewirausahaan dan Keunggulan kompetitif Usaha Kecil dan Menengah (KUKM)
100.000.000,- 100.000.000,- 100 %
Pengembangan sistem Pendukung Usaha Bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah
702.402.450,- 702.394.450,- 99 &
Peningkatan Pelayanan
191.573.000,- 185.873.005,- 97 %
Peningkatan Promosi dan Kerjasama investasi
693.060.000,- 669,793.000,- 96 %
Peningkatan iklim investasi dan realisasi investasi
74.150.000,- 73.750.000,- 99 %
Pengembangan Destinasi Pariwisata
1.462.160.000,- 1.434.750.650,- 98 %
Pengembangan Kemitraan
77.000.000,- 77.000.000,- 100 %
Pengembangan Pemasaran Pariwisata
1.032.449.220,- 1.022.018.820,- 96 %
Peningkatan Pelayanan
1.240.382.000,- 1.240.382.000,- 100 %
Peningkatan Keberdayaan Masyarakat Perdesaan
799.544.200,- 774.854.200,- 96 %
Pengembangan Lembaga Ekonomi Perdesaan
444.162.900,- 429.546.900,- 97 %
Peningkatan Partisipasi Masyarakat dalam Membangun Desa
855.896.000,- 837.534.450,- 97 %
Peningkatan Kapasitas Aparatur
Pemerintah Desa
Peningkatan Peran Perempuan di Perdesaan
100.250.000,- 100.175.000,- 99 %
J u m l a h 82.717.459.468,1 78.594.973.759,7 95 %
Dari tabel di atas dapat diketahui bahwa dalam pelaksanaan Misi 7 Mewujudkan Peningkatan Pertumbuhan Ekonomi yang Berbasis Pertanian dan Pemberdayaan Masyarakat Perdesaan dimana klasifikasi rasio ekonomi rata-rata senilai 95% dalam kategori Cukup Ekonomis.
Misi 8 : Mewujudkan Peningkatan Kualitas dan Fungsi Lingkungan Hidup, Serta Pengelolaan Sumberdaya Alam yang Berkelanjutan
SASARAN PROGRAM ANGGARAN REALISASI EKONOMIS
Semakin terkendalinya
perencanaan dan
pemanfaatan tata ruang dan pemberian ijin industri yang rentan pencemaran serta
semakin meningkatnya
pengelolaan sumberdaya alam
Perencanaan Tata Ruang
2.208.000.000,- 2.207.511.500,- 99 %
Pemanfaatan Ruang 303.500.000,- 301.824.000,- 98 %
Pengendalian Pemanfaatan Ruang
480.500.000,- 475.695.000,- 98 %
Pengendalian Pencemaran dan Perusakan Lingkungan Hidup
410.800.000,- 409.142.000,- 99 %
Perlindungan dan Konservasi Sumber Daya Alam
169.250.000,- 168.850.000,- 99 %
Peningkatan Kualitas dan Akses Informasi Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup
636.650.000,- 627.765.000,- 99 %
Pengelolaan Ruang Terbuka Hijau (RHT)
3.382.599.900,- 3.312.967.900,- 99 %
Program
Pengembangan Kinerja Pengelolaan
Persampahan
7.992.917.900,- 7.861.043.479,- 98 %
Dari tabel di atas dapat diketahui bahwa dalam pelaksanaan Misi 8 Mewujudkan Peningkatan Kualitas dan Fungsi Lingkungan Hidup, Serta Pengelolaan Sumberdaya Alam yang Berkelanjutan dimana klasifikasi rasio ekonomi rata-rata senilai 98% dalam kategori Cukup Ekonomis
E. Permasalahan dan Strategi Pemecahan Masalah
I. Dari hasil gambaran umum kondisi daerah, analisis kinerja perekonomian dan keuangan daerah, evaluasi kinerja program RKPD Tahun 2013 dan memperhatikan RPJMD Tahun 2010-2015 maka dapat diambil kesimpulan bahwa permasalahan yang ada adalah sebagai berikut :
1. Perlunya memajukan pertanian (tanaman pangan, perkebunan, peternakan, perikanan kelautan) dalam rangka memperkuat basis ekonomi lokal dan menjamin ketahanan pangan;
2. Perlunya memajukan industri, perdagangan dan pariwisata dalam rangka pengembangan ekonomi lokal dan dapat lebih berperan dalam pasar global;
3. Perlunya mengelola sumberdaya alam terutama pertambangan dalam rangka peningkatan nilai tambah dan perluasan lapangan kerja serta peningkatan kualitas hutan dan lingkungan hidup agar daya dukung lingkungan terhadap perekonomian dan kehidupan lebih optimal;
4. Perlunya membangun infrastruktur (kebinamargaan, irigasi, dan keciptakaryaan), teknologi informasi dan komunikasi publik;
5. Perlunya meningkatkan kualitas pendidikan,kesehatan, olahraga, dan seni budaya dalam rangka openingkatan kualitas sumberdaya manusia terutama generasi muda;
7. Perlunya menjamin keamanan, ketertiban, dan ketentraman masyarakat ;
8. Perlunya meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik.
II. Pemecahan Masalah
1. Meningkatkan ketersediaan dan kualitas infrastruktur meliputi kebinamargaan, pengairan, keciptakaryaan dan listrik pedesaaan serta energi terbarukan.
2. Meningkatkan pertumbuhan ekonomi melalui sektor andalan pertanian, perkebunan, pertenakan, perikanan, industri, perdagangan, pariwisata melalui pengembangan UMKM dan koperasi serta pemberdayaan masyarakat perdesaan.
3. Meningkatkan aksesibilitas dan kualitas pendidikandalam rangka mewujudkan sumber daya manusia yang produktif dan berdaya saing.
4. Meningkatkan kualitas dankemudahan pelayanan kesehatan dalam rangkamewujudkan sumber daya manusia yang produktif dan berdaya saing.
5. Meningkatkan pelayanan publik melalui pelayanan terpadu perijinan usaha dan pelayanan keliling.
6. Mewyjudkan supremasi hukum dan HAM melalui penyuluhan hukum serta perlindungan perempuan dan anak.
7. Meningkatkan pemahaman dan pengamalan nilai-nilai agama, Pancasila, dan budaya lokal.
8. Meningktkan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat melalui pengamanan swakarsa dan memperkuat peran dan fungsi perlindungan masyarakat di pedesaan.