• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB 31. GANGGUAN TIDUR PADA LANJUT USIA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "BAB 31. GANGGUAN TIDUR PADA LANJUT USIA"

Copied!
20
0
0

Teks penuh

Loading

Gambar

Gambar 1. Hypnograms memerlihatkan perbedaan karakter tidur pada orang muda danorang tua

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan uraian latar belakang diatas dapat dirumuskan masalah dari penelitian ini adalah adakah hubungan antara tingkat depresi dengan kejadian insomnia pada

Hipotesis peneliti dalam penelitian ini adalah “terdapat penurunan tingkat depresi sebelum dan setelah perlakuan pada kelompok kontrol yang diberikan Pelatihan

Artikel ini terfokus pada berbagai faktor yang memengaruhi asupan makanan pada usila antara lain depresi, jumlah gigi, gangguan gigi, penggunaan obat, penyakit penyerta, dukungan

Kriteria diagnostik untuk hipersomnia primer adalah mengantuk berlebihan di siang hari selama sekurangnya satu bulan seperti yang ditunjukkan oleh episode tidur yang memanjang

Terapi ini juga terbukti meningkatkan kualitas tidur dalam penelitian Ardi (2015) yang berjudul pengaruh terapi musik keroncong terhadap kejadian insomnia

• Insomnia sebelum dan sesudah diberi tindakan higiene tidur pada kelompok eksperimen yang hasilnya menunjukkan penurunan insomnia dengan nilai mean pre test

Parasomnia merupakan perilaku tidur abnormal yang kadang-kadang terjadi pada usia lanjut yaitu kebingungan pada malam hari (nactural confusion), jalan sambil tidur, gangguan

Simpulan penelitian ini adalah prevalensi depresi pada lansia di wilayah kerja Puskesmas Petang I secara umum tergolong rendah, terutama pada lansia yang berusia lebih muda,