• Tidak ada hasil yang ditemukan

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Media Resolusi Konflik Berbasis Adat “Molo Sabuang” pada Masyarakat Desa Marafenfen di Kabupaten Kepulauan Aru

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Media Resolusi Konflik Berbasis Adat “Molo Sabuang” pada Masyarakat Desa Marafenfen di Kabupaten Kepulauan Aru"

Copied!
14
0
0

Teks penuh

(1)

i

MEDIA RESOLUSI KONFLIK BERBASIS ADAT “MOLO SABUANG”

PADA MASYARAKAT DESA MARAFENFEN

DI KABUPATEN KEPULAUAN ARU.

TESIS

Diajukan kepada:

Program Pascasarjana Magister Sosiologi Agama Untuk Memperoleh Gelar Magister Sains

Oleh:

JOPI ADOLF SIPAHELUT

NPRM: 75 2010 010

Program Pascasarjana Magister Sosiologi Agama

Universitas Kristen Satya Wacana

(2)
(3)
(4)
(5)

iv

LEMBARAN PERSEMBAHAN

TESIS INI KUPERSEMBHAKAN KEPADA :

Papa Hieronemus Sipahelut dan mama Mimi Huwae yakni kedua orang tua

penulis yang mendambakan anak sulungnya menjadi seorang hamba yang

bijaksana, persembahan tertinggi karena pergumulan mereka penulis ada sampai

saat ini bahkan dapat menyelesaikan Tesis ini. Ketiga adikku Vemy, Bram dan

Monica kalian selalu memberikan topangan dan dukungan doa, itu selalu menjadi

motivasi tersendiri untuk menyelesaikan Tesis ini.

Akhirnya Tesis ini kupersembahkan kepada: Melda Dahoklory (istri) dan kedua

anakku tercinta Meivian dan Gravilia. Hanya karena doa, harapan dan cinta

mereka, Tesis ini bisa dikerjakan dan diselesaikan dengan segala kekurangan dan

(6)

v

KATA PENGANTAR

Syukur dan pujian kepada Tuhan Yesus sumber ilmu pengetahuan, oleh karena

tuntunan kuasa Roh KudusNya, penulis berkesempatan menimba ilmu di

Universitas Kristen Satya Wacana, Program Pascasarjana Sosiologi Agama.

Meskipun banyak lika-liku selama hampir dua tahun dalam menyelesaikan studi

dengan begitu banyak suka dan dukanya, namun penulis tiba di penghujung

perjuangan serta mampu mengerjakan dan menyelesaikan penulisan Tesis ini.

Oleh karena itu, penulis patut mengucapakan terima kasih kepada:

1. Rektor dan seluruh civitas akademika Universitas Kristen Satya Wacana,

yang telah memberikan kesempatan kapada penulis untuk belajar dan

menuntut ilmu di lembaga tercinta ini. Semoga penulis dapat terus belajar dan berkarya dalam terang “TAKUT AKAN TUHAN ADALAH

PERMULAAN PENGETAHUAN.”

2. Pembimbing I, Dr. David Samiyono. MTS., MSLS. Pembimbing II Dr. Flip

P.B. Litaay,SH.MS. Terima kasih untuk kasih, kesabaran, didikan serta

bimbingan yang telah diberikan kepada penulis. Tesis ini dapat diselesaikan

karena peran dan tanggung jawab pembimbingan yang baik dari pa David

dan pa Flip. Doa penulis, Tuhan sayang dan berkati kedua bapak dalam

tugas dan pengabdian di UKSW dan diberkatilah istri dan anak-anak kedua

bapak.

3. Terima kasih penulis sampaikan kepada pimpinan, dosen dan karyawan di

lingkungan Progran Pasca sarjana Sosiologi Agama UKSW, yang telah

menerima, membimbing, mendidik dan melayani penulis selama menimba

(7)

vi

di lingkungan PPs Sosiologi Agama Khususnya serta seluruh civitas

akademika UKSW.

4. Terima kasih kepada Majelis Pekerja Klasis GPM P.P Aru, Majelis Jemaat

GPM Longgar-Apara, Majelis GPM Marafenfen beserta seluruh anggota

jemaat. Yang sudah memberi dukungan dan topangan yang luar biasa bagi

penulis agar melanjutkan studi di UKSW. Semoga Tuhan memberkati

bapak, ibu saudara dan saudari.

5. Terima kasih yang tulus juga kepada papa Hiero dan mama Mimi serta ketiga

adik; Vemy, Bram dan Monica yang telah menjadi sumber inspirsai bagi

penulis untuk berjuang menyelesaikan studi di UKSW. Dan juga kepada

seluruh keluarga besar Sipahelut-Huwae di Allang yang selalu mendorong

untuk penulis menyelesaikan studi di UKSW.

6. Untuk orang tua di Dobo, Papa Nus dan mama Chae dan ketiga adik Donndy,

Dennis dan Ayrien, kalian selalu memberikan semangat, motivasi serta

dukungan doa yang tak putusnya. Pengorbanan kalian sangat berarti bagi

penyelesaian Tesis ini. Tuhan sayang dan berkati selalu.

7. Terima kasih yang tulus kepada teman-teman PPs Sosiologi Agama UKSW

angkatan 2010. Terima kasih untuk kerjasama, persaudaraan dan kasih sayang

yang kita jalani selama studi di UKSW. Kalian teman-teman yang hebat dan

luarbiasa. Tanpa kalian, penulis tidak akan bisa menyelesaikan tesis ini.

Semoga kalian sukses dalam pekerjaan dan pelayanan di daerah

masing-masing.

8. Terima kasih juga kepada: bu Ti Sopamena, bu Kace Labok, usi Pendeta Ola,

(8)

vii

diskusi-diskusinya. Kalian adalah sahabat-sahabat terbaik yang pernah hadir

dalam hidup penulis.

9. Tesis ini adalah persembahan cinta penulis kepada Melda Dahoklory, Meivian

dan Gravilia. Semoga cinta Tuhan tak pernah berhenti memberi kehangatan di

dalam hidup kita sekeluarga di setiap waktu.

Akhirnya penulis menyadari bahwa, tulisan ini masih banyak kekurangan dan

kelemahan. Oleh karena itu, kritik saran dan masukan yang bertujuan

memperkaya tesis ini adalah apresiasi dari kepedulian para pembaca demi

kemajuan ilmu dan pengetahuan. Harapan penulis, agar tesis ini dapat diterima

(9)

viii

DAFTAR GAMBAR

No. Judul Halaman

1. Peta Aru...……… 45

2. Denah Desa Marafenfen... 56

3. Skema Struktur Pemerintahan Adat Desa Marafenfen 79

4. Skema Struktur Dewan Permusyawaratan Saniri 80

(10)

ix

DAFTAR TABEL

No. Tabel Judul Halaman

1. Jumlah Sekolah, Murid dan Guru SD dan SMP di Marafenfen...….. 59

(11)

x ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan menjawab permasalahan tentang apa makna molo

sabuang dalam kehidupan masyarakat adat Aru secara umum dan terlebih khusus

masyarakat Marafenfen. Molo sabuang merupakan bentuk penyelessaian konflik

domestik bagi masyarakat adat di Kepulauan Aru. Akibat saling mengklaim “kebenaran” maka jalan terakhir satu-satunya adalah adat molo sabuang. Mereka sangat percaya bahwa; dengan adat molo sabuang ini kebenaran hakiki dapat ditemukan, bukan sebuah keputusan dari kepala desa atau ketua marga dalam

menyelesaikan persoalan mereka yang bertikai. Meskipun konsekwensi “sanksi

adat” bagi yang melanggar keputusan adat molo sabuang ini bisa berakibat fatal yakni sakit, musibah bahkan sampai pada tingkat kematian. Hanya dengan doa adat “angka adat” sanksi itu bisa dihentikan, jika tidak maka sanksi “kutukan” itu

tidak akan pernah berhenti dan dapat menghabiskan keluarga si’pelanggar’.

Dengan adat ini pula persoalan dapat diselesaikan dengan begitu cepat serta tidak bertele-tele, murah secara ekonomis, tidak menyimpan dendam. Dengan demikian molo sabuang dipahami sebagai norma yang mengatur setiap individu, kelompok bahkan masyarakat agar tetap tercipta kehidupan sosial yang damai dan harmonis. Teori yang digunakan untuk meganalisis permasalahan ini adalah teori resolusi konflik Dahrendorf dengan beberapa konsep dasar penyelesaiannya yakni; konsiliasi, mediasi dan arbitrasi. Penelitian ini dilakukan di desa Marafenfen, Kabupaten Kepulauan Aru, dengan menggunakan metode kualitatif.

(12)

xi DAFTAR ISI

LEMBARAN PENGESAHAN... i

LEMBARAN PERNYATAAN... ii

LEMBARAN PERSEMBAHAN... iii

KATA PENGANTAR... iv

DAFTAR GAMBAR... vii

DAFTAR TABEL... ix

ABSTRAK... x

DAFTAR ISI... xi

BAB I. PENDAHULUAN A. Latar belakang masalah... 1

B. Rumusan masalah... 10

C. Tujuan penulisan... 11

D. Manfaat Penelitian... 11

E. Metode Penelitian... 12

F. Sistematika Penulisan... 14

BAB II. PENDEKATAN TEORITIS A. Konflik... 16

1. Pengertian Konflik... 16

2. Pandangan Masyarakat Tentang Konflik... 17

3. Pendekatan Terhadap Konflik... 20

4. Perubahan Sosial... 23

B. Beberapa Konsep Dasar... 26

1. Bentuk dan Motif Konflik... 27

2. Kekuasaan... 29

3. Solidaritas dan Identitas... 32

4. Kebebasan... 35

5. Individu dan Kolektif... 37

C. Resolusi Konflik... 42

1. Beberapa Model Penyelesaian Konflik... 42

2. Budaya Lokal Sebagai Sarana Resolusi Konflik... 46

BAB III. PELAKSANAAN ADAT MOLO SABUANG ADALAH BENTUK KETAATAN HUKUM ADAT A. Gambaran umum Lokasi Penelitian... 49

1. Lokasi Penelitian... 49

2. Pemerintahan... 54

B. Realitas Masyarakat Desa Marafenfen... 55

(13)

xii

2. Sejarah Singkat Terbentuknya Desa Marafenfen... 56

3. Pendidikan... 59

4. Sistem Mata Pencaharian... 60

C. Kondisi Sosial Budaya Desa Marafenfen... 62

1. Sistem Sosial... 62

2. Sistem Kepercayaan dan Pandangan Hidup... 65

a. Alam pikiran kosmologis... 65

b. Mitos... 65 Legitimasi Kekuasaannya... 75

a. Raja... 76

2. Mekanisme Penyelesaian Konflik, Adat Molo Sabuang 99

F. Aspek-aspek Ketaatan Masyarakat pada Nilai-nilai Adat... 101

1. Ketaatan Masyarakat PadaLembaga-Lembaga Adat... 110

2. Ketaatan Masyarakat pada ketentuan pelaksanaan Sasi.... 112

3. Ketaatan Masyarakat Pada Kekuatan Dan Peristiwa Mistik. 113 4. Ketaatan masyarakat pada Agama dan nilai Moral Adat... 114

(14)

xiii

BAB.IV. ANALISIS DAN REFLEKSI ADAT MOLO SABUANG.

A. Mekanisme Adat Molo Sabuang, Model Perdamaian di Aru ... 117

1. Konsiliasi... 118

2. Mediasi... 120

3. Arbitrasi... 122

B. Praktek Adat Molo Sabuang, Sebuah Refleksi Terhadap Pemberlakuan Hukum Modern... 126

BAB V. PENUTUP A. Kesimpulan... 140

B. Saran... 142

DAFTAR PUSTAKA... 145

LAMPIRAN... 149

Daftar Nama Informan Kunci... 116

Referensi

Dokumen terkait

Permendiknas RI Nomor : 34 Tahun 2006, tentang Pembinaan Prestasi Peserta Didik Yang Memiliki Potensi Kecerdasan dan atau Bakat

Peserta yang memasukkan penawaran dapat menyampaikan sanggahan secara elektronik melalui aplikasi SPSE atas penetapan pemenang kepada Pokja ULP Kegiatan Rehabilitasi / Pemeliharaan

Jika Anda akan membiayai usaha itu sendiri, rencana usaha juga akan membantu Anda mengetahui berapa banyak uang yang Anda akan butuhkan untuk memulai, apa yang perlu untuk

difusi sehingga karbon dari media karburising akan masuk ke permukaan baja dan meningkatkan.. kadar karbon pada permukaan baja karbon

Dengan ini diumumkan bahwa setelah melalui proses Pemilihan Langsung pascakualifikasi yang diselenggarakan untuk pekerjaan tersebut di atas sesuai dengan

Cetakan biasanya dibuat dengan memadatkan pasir yang diperoleh dari alam atau pasir buatan yang.. mengandung

− Prototipe sistem SDR skala lab dengan frekuensi maksimal RF 50 MHz dengan daya RF kurang dari 1 mW menggunakan daughterboard Basic Tx-Rx dapat dikembangkan untuk sebuah

Dengan ini diberitahukan bahwa setelah diadakan penelitian oleh Pejabat Pengadaan, menurut ketentuan yang berlaku maka, dengan ini kami diberitahukan Penyedia Jasa yaitu