NASKAH APA KABAR JOGJA
Judul :Review Kantor Bank Indonesia Yogyakarta Lokasi : KBI Yogyakarta dan Stok
Reporter & Camerawan : Widi
Tanggal Liputan : Januari 2006 dan Stok
ACC Redaktur Narator Editor
1 BAGIAN SATU
Kantor bank Indonesia yogyakarta // masyarakat awam yang tidak terkait langsung dengan dunia
perbankan / mungkin tidak tahu sama sekali mengenai kinerja institusi yang satu ini // Selama tahun 2005 lalu / telah banyak berbagai kegiatan yang dilakukan / baik kegiatan sesuai dengan tugas dan fungsi sebagai bank sentral maupun berbagai kegiatan yang berhubungan langsung dengan sektor riil seperti berbagai penelitian yang melibatkan kalangan akademisi //
Tercatat lebih dari 6 penelitian atau survei yang dilakukan oleh KBI yogyakarta // Diataranya survei konsumen / survei harga properti residensial / survei penjualan eceran / survei kegiatan dunia usaha / survei penggunaan jasa bank oleh pedagang pasar tradisional dan penelitian serta beberapa kegiatan lain //
--- Statement : Prof. James Spillane – Peneliti dari USD yogyakarta ---
Dengan berbagai penelitian yang dilakukan / berhasil dikumpulkan beberapa data untuk dijadikan acuan bagi pelaku atau stake holder terkait dengan hasil baik kalangan pemerintah daerah maupun swasta //
Kegiatan pelayanan perbankan yang akan melakukan kliring / sudah pasti menjadi salah satu aktifitas rutin yang ada di KBI yogyakarta ini //
Disamping berbagai kegiatan yang bersifat formal / banyak kegiatan yang melibatkan masyarakat umum atau mahasiswa // Jogjakarta sebagai kota pelajar menjadi pendorong bagi KBI Yogyakarta untuk menjadi pusat data perbankan // Perpustakaan dengan data konkret dunia perbankan menjadi layanan utama bagi masyarakat yang berkunjung // Ruang perpustakaan terbagi menjadi 2 bagian yakni bagian publikasi dan bagian khusus // Koleksi buku yang ada sudah sangat banyak diantaranya mengenai kebijakan ekonomi / beberapa hasil
penelitian yang dilakukan oleh beberapa kantor bank Indonesia di seluruh indonesia / ensiklopedia / kamus dan berbagai koleksi lainnya //
KBI yogyakarta saat ini sedang mengoptimalkan perpustakaan yang ada dengan penambahan koleksi buku sarana komputerisasi dan mesin foto kopi //
Menurut salah satu pengunjung / selain mempunyai koleksi buku ekonomi keuangan dan perbankan yang lengkap / KBI yogyakarta juga melayani pendampingan bagi mahasiswa yang sedang menyusun skripsi //
--- Statement: Pengunjung Perpustakaan KBI Yogyakarta ---
Note : Ambil yang bilang ttg pendampingan skripsi atau disesuaikan
Aktifitas pejabat dan karyawan KBI Yogyakartapun tidak hanya terbatas pada kegiatan formal // Namun
kegiatan non formal seperti kegiatan kemanusiaan dan keagamaan juga mendapat perhatian // Di dalam struktur organisasi Ikatan Pegawai Bank Indonesia atau IPEBI komisariat jogjakarta saat ini ada bagian khusus yang menangani pengembangan aktifitas kepegawaian / meliputi kerohanian islam dan pengelolaan dana ZIS / kerohanian kristiani / Musik Karawitan Vokal dan Tari / serta olahraga //
Untuk kegiatan kerohanian islam / KBI yogyakarta telah secara rutin melakukan kegiatan kemanusiaan seperti memberikan santunan kepada yatim piatu / menyembelih kurban dihari raya idul adha maupun kegiatan sosial lainnya // Bahkan secara internal telah dibuat tabungan bagi karyawan yang akan melakukan kurban setiap tahunnya // Bagi masyarakat umum / setiap hari jumat juga dbuka masjid dengan kenyamanan saat melakukan ibadah yang bertempat digedung lama KBI Yogyakarta //
Sementara itu bidang kerohanian kristiani selain dengan aktifitas sosial / juga telah secara rutin setiap senin pada minggu pertama dan ketiga melakukan kebaktian // Eirene Henda Manuputty dari bagian kerohanian kreistiani menjelaskan beberapa agenda kegiatan / baik yang telah maupun agenda beberapa waktu mendatang //
NASKAH APA KABAR JOGJA
Judul :Review Kantor Bank Indonesia Yogyakarta Lokasi : KBI Yogyakarta dan Stok
Reporter & Camerawan : Widi
Tanggal Liputan : Januari 2006 dan Stok
ACC Redaktur Narator Editor
2 BAGIAN DUA
Sudah menjadi kewajiban bagi Bank Indonesia untuk selalu menjaga mutu dan kesehatan perbankan yang ada // melalui beberapa kantor bank indonesia yang berada di daerah / pengawasan terhadap bank yang ada didaerah dapat lebih optimal // Hal ini penting mengingat dengan kesehatan perbankan maka diharapkan sektor terkait seperti sektor riil / juga akan terpacu yang akhirnya terjadi perputaran uang yang sehat
dimasyarakat //
Awal Tahun 2005 yang lalu / kondisi perbankan memperlihatkan kecenderungan optimis // Namun menjelang akhir tahun / yakni bulan agustus / terjadi perubahan akibat kenaikan minyak dunia yang berakibat juga terhadap kondisi keuangan dalam negeri dan memunculkan rasa pesimisme dikalangan perbankan // Hal ini diungkapkan Djarot Sumartono / pemimpin Kantor Bank Indonesia Yogyakarta //
--- Statement : Djarot Sumartono --- Pemimpin KBI Yogyakarta ---
Note : STETEMENT JANGAN DIPOTONG / TAPI DIAMBIL BAGIAN YANG
MENGATAKAN KONDISI PERBANKAN TAHUN 2005 // JANGAN MEMASUKKAN OMONGAN TTG PREDIKSI ATO KONDISI 2006 // DIKASIH INSERT GAMBAR BIAR GAK KELIHATAN MBACA...MATUR SUWUN
Perkembangan perbankan dijogjakrta tidak kalah apabila dibandingkan dengan kota-kota besar seperti jakarta atau surabaya // Munculnya sistem syariah juga berkembang pesat di kota gudeg ini // Tahun 2005 lalu
sekaligus kembali menguatkan eksistensi perbankan syariah dengan pertumbuhan total aset yang mencapai 40,05 persen atau menjadi 302 milliar rupiah // Peningkatan yang sangat tinggi bila dibandingkan dengan hasil yang dicapai perbankan konvensional //
Kedua sistem yang ada di perbankan saat ini memberikan kebebasan tersendiri bagi konsumen atau nasabah // Tidak hanya dalam penghimpunan dana / tapi juga pilihan mendapatkan pembiayaan untuk memajukan
usahanya // Kemajuan sektor riil sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan konsumsi masyarakat // Hal ini juga menjadi harapan dari gubernur DIY srisultan hamengkubuwono X / selain juga menyoroti tugas dan kinerja BI khususnya kantor bank Indonesia Yogyakarta //
--- Statement : Sri Sultan Hamengkubuwono X – Gubernur DIY ---
Note : STETEMENT JANGAN DIPOTONG / DIPISAH SAMBUNG SEPERTI PESENAN // BOLEH DIKASIH INSERT GAMBAR TP JGN BANYAK-BANYAK// JANGAN KELIHATAN SALAHNYA...MATUR SUWUN
Keterbukaan informasi juga menjadi prestasi tersendiri bagi kantor Bank Indonesia / dimana informasi tersebut bisa menjadi acuan bagi pemerintah daerah untuk mengetahui perkembangan daerahnya melalui data yang diterima // Ibnu Subiyanto, Akt / bupati kabupaten sleman yogyakarta / mengaku sedikit banyak mendapatkan manfaat dari informasi statistik keuangan daerah yang diterimanya dari bank indonesia //
--- Statement : Ibnu Subiyanto, Akt – Bupati Sleman ---
Note : STETEMENT DIAMBIL SESUAI DENGAN YANG DIMAKSUDKAN //
Ibnu Subiyanto menambahkan / ada hal kecil namun cukup penting yang saat ini menjadi perhatiannya / yakni menyangkut minimnya ketersediaan unga kecil dimasyarakat //
--- Statement : Ibnu Subiyanto, Akt – Bupati Sleman ---
NASKAH APA KABAR JOGJA
Judul :Review Kantor Bank Indonesia Yogyakarta Lokasi : KBI Yogyakarta dan Stok
Reporter & Camerawan : Widi
Tanggal Liputan : Januari 2006 dan Stok
ACC Redaktur Narator Editor
3 Keterbukaan KBI yogyakarta terhadap segala informasi terutama yang berkaitan dengan stake holder juga mendapat tanggapan dari Ketua REI / Hany Leksmono // Pihaknya yang konsern terhadap perkembangan pembangunan real estate atau perumahan mengaku selalu dilibatkan dalam pertemuan oleh KBI //
--- Statement : Hany Leksmono – Ketua REI DIY --- Note: Ada statement yang pashhhh...
Untuk tahun 2005 yang lalu / sektor bangunan memberikan andil positif kedua terbesar dalam pertumbuhan perekonomian diy sebesar 0,78 persen dengan laju pertumbuhan 9,75 persen //
Stake holder dari kalangan akademisi juga memberikan tanggapan positif terhadap keterbukaan informasi / mulai dari hasil penelitian sampai dengan laporan akhir tahun // Prof. Edi Suandi Hamid mengungkapkan hal tersebut seusai presentasi di depan gubernur DIY bersama tim peneliti dari UII dan USD Yogyakarta / beberapa waktu lalu //
--- Statement : Prof. Edi Suandi Hamid – Konsultan Peneliti --- Note: Ada statement yang pashhhh...
Sementara Sulha Prihasti / praktisi perbankan di diy berharap / KBI Yogyakarta dalam menjalankan tugas dan fungsinya bisa adil dan merata tanpa membedakan satu bank dengan bank yang lain //
--- Statement : Sulha Prihasti / praktisi perbankan DIY --- Note: Ada statement yang pashhhh...agak panjang gak papa...
NASKAH APA KABAR JOGJA
Judul :Review Kantor Bank Indonesia Yogyakarta Lokasi : KBI Yogyakarta dan Stok
Reporter & Camerawan : Widi
Tanggal Liputan : Januari 2006 dan Stok
ACC Redaktur Narator Editor
4 BAGIAN TIGA
Hasil penelitian KBI yogyakarta yang didukung berbagai akademisi dari beberapa universitas / akan semakin cepat diterima melalui transfer informasi bersama media // Kebersamaan dengan media sudah terjalin dengan baik // Hal ini terlihat saat workshop ekonomi perbankan di salatiga yang dihadiri pejabat teras Bank Indonesia beberapa waktu lalu // Kedekatan dengan media akan memudahkan penyampaian informasi kepada seluruh stake holder maupun kepada khalayak luas //
--- Stetement : Jono – wartawan senior ---
Berbagai kejadian dimasa yang akan datang sudah pasti akan mempengaruhi kondisi ekonomi keuangan dan perbankan // Namun Kantor Bank Indonesia Yogyakarta tidak melangkah tanpa persiapan // Dengan cerminan kondisi triwulan terakhir tahun 2005 / dan terus mengikuti perkembangan nasional dan daerah / langkah untuk menapaki tahun 2006 dirasakan cukup mantap //
Orang nomor satu di KBI yogyakarta / mengatakan pertumbuhan ekonomi di Yogyakarta diperkirakan tidak akan mengalami perubahan signifikan dibandingkan pertumbuhan ekonomi beberapa tahun terakhir // Hal ini tidak jauh berbeda dari pidato Gubernur Bank Indonesia Burhanuddin Abdullah yang menyebutkan / penurunan daya beli masyarakat dan kenaikan biaya produksi masih akan mewarnai prospek permintaan domestik /
sehingga konsumsi dan investasi swasta diawal-awal tahun sampai dengan semester pertama 2006 masih terbatas //
--- Statement : Djarot Sumartono --- Pemimpin KBI Yogyakarta --- Note : STETEMENT DISESUAIKAN / DIAMBIL BAGIAN YANG
PENTING YANG NGOMONGIN PREDIKSI TAHUN 2006//
BOLEH DIKASIH INSERT TAPI JGN BANYAK2 / BIAR GAK KELIHATAN MBACA...THX
Dari sektor Riil secara nasional / prospek ekonomi akan lebih dinamis jika proyek infrastruktur yang telah direncanakan dapat direalisasikan // Undang undang yang memberikan insentif kepada dunia usaha seperti UU pajak dan UU investasi mulai efektif sejak paro kedua 2006 diperkirakan ikut mendorong pertumbuhan
ekonomi dari investasi //
Hal ini juga dibenarkan oleh Ketua REI // Kondisi yang ada dari masukan anggotanya dijogjakarta pada khususnya / memperkirakan untuk sektor bangunan masih akan lesu / bahkan boleh dikatakan mati suri //
--- Statement : Hany Leksmono – Ketua REI DIY --- Note: Ada statement yang pashhhh...
Kerjasama dan koordinasi yang baik antar perbankan dengan pengawasan KBI diharapkan dapat menekan NPLs pada level dibawah angka 5 persen untuk tahun 2006 ini // Salah satu yang bisa dilakukan adalah dengan tetap menerapkan prinsip kehatihatian dunia perbankan dalam menyikapi perekonomian ditahun ini //