LEMBAR KOREKSI LEMBAR KOREKSI
Nama
Nama : Christison Luist David Horonis: Christison Luist David Horonis S
Sttaammbbuukk : : A A 22441 1 114 4 006699 K
Keeoomm!!ookk : : " " ##$$ii%%aa&& A
Assiisstteenn : : ''iirriin n HHaannddaa((aannii No
KAT
KATA PENGA PENGANTAR ANTAR
*u,i s(uk
*u,i s(ukur kami !an,atkur kami !an,atkan ke!ada $uan ke!ada $uhan -han -anan% .aha % .aha /sa (an% teah/sa (an% teah memberkati kami sehin%%a a!oran !raktikum kami (an% ber,udu
memberkati kami sehin%%a a!oran !raktikum kami (an% ber,udu PenentuanPenentuan e/m
e/m ApApparaparatustus dada!a!at t didiseseesaesaikikanan LaLa!o!oran ran !r!rakaktitikukum m inini i didibubuat at ununtutuk k me
mememenunuhi hi tutu%a%as s mamata ta kukuiiah ah PrPrakaktitikukum m FiFisisika ka MoModedernrn KKamami i inin%i%inn men%
men%u3a!kau3a!kan n terima kasih ba%i terima kasih ba%i seuruseuruh !ihak h !ihak (an% teah membantu kami daam(an% teah membantu kami daam !roses !raktikum dan !embuatan a!oran !raktikum ini dan berba%ai sumber (an% !roses !raktikum dan !embuatan a!oran !raktikum ini dan berba%ai sumber (an%
teah kami !akai seba%ai data dan +akta !ada a!oran ini teah kami !akai seba%ai data dan +akta !ada a!oran ini
Ka
Kami mi memen%n%akakui ui babahha a kakami mi adadaaah ah mamanunusisia a ((anan% % memem!m!unun((aiai ket
keterberbatasatasan an dadaam berbaam berba%ai ha 5eh kare%ai ha 5eh karena itu tidak ada ha na itu tidak ada ha (an(an% % da!da!atat diseesaikan den%an san%at
diseesaikan den%an san%at sem!urna e%itu sem!urna e%itu !ua den%an !ua den%an a!oran ini (a!oran ini (an% teahan% teah kami seesaikan tidak semua da!at kami deskri!sikan den%an sem!urna daam kami seesaikan tidak semua da!at kami deskri!sikan den%an sem!urna daam a!oranini 7ntuk itu kami menerima saran dan kritik dari !emba3a (an% mana a!oranini 7ntuk itu kami menerima saran dan kritik dari !emba3a (an% mana seba%ai batu on3atan untuk !en
seba%ai batu on3atan untuk !en(usunan a!oran berikutn(a(usunan a!oran berikutn(a
Semo%a a!oran (an% kami susun ini da!at berman+aat ba%i !ara !emba3a8 Semo%a a!oran (an% kami susun ini da!at berman+aat ba%i !ara !emba3a8 namun !en(usun san%at men(adari masih ban(ak kekuran%an dan keemahan namun !en(usun san%at men(adari masih ban(ak kekuran%an dan keemahan 5eh karena itu8 saran dan kritik (an% konstrukti+ dari berba%ai !ihak san%at di 5eh karena itu8 saran dan kritik (an% konstrukti+ dari berba%ai !ihak san%at di hara!kan untuk !erbaikan dan !en(em!urnaan ebih an,ut
hara!kan untuk !erbaikan dan !en(em!urnaan ebih an,ut
*au8
*au8 01 01 Desember Desember 20162016
*enuis *enuis
DAFTAR ISI
L/.A' K5'/KSi KA$A */NAN$A' ii DA;$A' Siii A */NDAH7L7AN1 11 Latar eakan%1 12 $u,uan1 1" Aat dan ahan2 A $N<A7AN *7S$AKA" 21 *emberian Ke3e!atan !ada /ektron" 22 erakan /ektron daam .edan .a%net" 2" .edan .a%net4 A ./$5D/ */N/L$AN 6 "1 <enis *eneitian6 "2 =aktu dan $em!at *eneitian6 "" *rosedur Ker,a6 A > HASL DAN */.AHASAN ? 41 Hasi *en%amatan? 42 Anaisa Data? 4" *embahasan1@ A > */N7$7*21 1 Kesim!uan21 2 Saran22 DA;$A' *7S$AKA2"
BAB I
PENDA!L!AN
"#"# Latar Be$akan%
$abun% sinar katoda adaah tabun% ham!a udara (an% dibuat den%an meman+aatkan teknik !evakuman eiser (an% da!at meman3arkan eektron daam bentuk sinar katoda ketika sakar dihubun%kan *er3obaan ini diakukan oeh <uius *o3ker Kemudian !eristia ini di,easkan oeh Sir =iiam Cro3kes !ada tahun 1?@9 (an% berhasi menun,ukkan baha sinar katoda adaah berkas
sinar bermuatan ne%ati+ (an% oeh $homson disebut seba%ai eektron
*en%ukuran niai muatan eektron #e& da!at diketahui seteah !er3obaan (an% diakukan oeh << $homson8 (aitu den%an men%%unakan !eraatan tabun% sinar katoda (an% dien%ka!i den%an .edan istrik dan .edan ma%net Har%a e da!at didekati den%an har%a !erbandin%an e)m (an% di !eroeh dari hubun%an antara niai arus #&8 te%an%an eektroda #>&8 dan radius intasan eektron #r& Hubun%an antar keti%an(a da!at diketahui dari si+atBsi+at 3oi hemhot (an% men(ebabkan adan(a %a(a sentri!eta (an% membuat eektron berbentuk in%karan dari %a(a inear (an% timbu akibat !erbedaan te%an%an istrik antara katoda dan anoda ertoak dari !er3obaan (an% !ernah diakukan oeh $homson tersebut8 eks!erimen ini men3oba untuk membuktikan kembai hubun%anB hubun%an tersebut
*er3obaan men%enai sinar katoda adaah saah satu eks!erimen untuk men%etahui karakteristik dari eektron (an% meru!akan !artike subBatomik (an% +undamenta daam terbentukn(a arus istrik Sehin%%a eks!erimen ini !entin% diakukan men%in%at ia(ah a!ikasi keistrikan (an% san%at uas
"#&# Tu'uan
1 Da!at men%o!erasikan aat (an% di%unakan daam !raktikum
2 Da!at men%amati 3aha(a (an% tam!ak !ada tabun% vakum dan da!at men%ukur ,ariB,ari 3aha(a tersebut
"#(# A$at dan Ba)an 1 e)m a!!aratus
2 *oer su!!( te%an%an tin%%i 1 buah " *oer su!!( te%an%an rendah 1 buah 4 Kabe banana se3uku!n(a
BAB II
TIN*A!AN P!STAKA
&#"# Pem+erian Ke,epatan pada E$ektron
/ektron da!at berasa dari suatu o%am #katode& (an% di!anasi #thermoeektron& /ektron di!er3e!at daam medan istrik Katode di!anasi den%an !emanas eektronik sehin%%an mee!askan thermoeektron Kemudian antara katoda dan anoda dikenai beda te%an%an tertentu dimana katoda ebih ne%ati+ dari !ada anoda8 sehin%%a thermoeektron ber%erak di!er3e!at antara katoda dan anoda <ika ke3e!atan thermoeektron ketika tere!as dari katoda #ke3e!atan karena !roses !emanasan& diabaikan8 dan ,ika beda te%an%an sebesar V dikenakan antara katoda dan anoda8 maka kea,uan v eektron ketika meeati anoda da!at dihitun% dari hukum kekekaan enr%i seba%ai berikut :
1 2 mv 2
=
eV atau v=
√
2 eV m #1& dimana: e muatan eektron m massa eektron&#&# Gerakan E$ektron da$am Medan Ma%net
/ektron (an% ber%erak te%ak urus terhada!a medan ma%net8 daam medan ma%net (an% sera%am #uni+orm&8 akan membentuk intasan mein%kar den%an kea,uan konstan daam bidan% te%ak urus terhada! medan ma%net <ika ra!at +uks medan ma%net adaah B #=b)m2&8 kea,uan %erak mein%kar eektron adaah
v #m)s& dan ,e,ari in%karan intasan eektron adaah r #m&8 maka %a(a Lorent meru!akan %a(a sentri!eta %erakan mein%kar dan memenuhi !ersamaan berikut :
evB
=
mv 2 r atau eB=
mv r #2&Dari !ersamaan #1& dan #2& da!at di!eroeh !erbandin%an muatan terhada! massa eektron8 (akni :
e
/
m=
2Vr2B2 #"&
&#(# Medan Ma%net
.edan ma%net B (an% tertuis !ada !ersamaan #"& dihasikan oeh kum!aran Hemhot Kum!aran Hemhot tersusun atas dua kum!aran mein%kar den%an ,e,ari R #m& (an% sama dan diatur sedemikian ru!a sehin%%a mem!un(ai sumbu bersama #3oaEia& Dua kum!aran tersebut tentu sa,a se,a,ar satu sama ain dan di!isahkan den%an ,arak !isah sebesar R #,e,ari kum!aran& <ika arus I #A& men%air den%an arah (an% sama !ada dua kum!aran tersebut8 dihasikan medan ma%net sera%am #uni+orm&8 den%an arah se,a,ar den%an sumbu dua kum!aran8 diantara dua kum!aran tersebut <ika dua kum!aran tersebut ter!isah se,auh R #sama den%an radius kum!aran& dan kemudian arus I men%air den%an arah (an% sama !ada kedua kum!aran8 maka hukum iotBSavart memberikan medan ma%net B di antara dua kum!aran seba%ai berikut #Durne( and <ohnson8 1969& :
μ0
∋ ¿
R B=
8 5√
5¿
#4& den%an:F0 !ermeabiitas ruan% ham!a
Den%an men%ambi μ0
=
4π ×10 −7henr()m8 khusus untuk aat (an% di%ubakan daam !er3obaan N 1"0 iitan dan R 0810 m akan di!eroeh :
B
=
7,793×10−4 I #=b)m2& #&Substitusi !ersamaan #& kedaam !ersamaan #"& men%hasikan : e
/
m=
2Vr2
(
7,793×10−4 I)
2 #6&*ersamaan #6& adaah !ersamaan (an% sia! di,adikan seba%ai dasar o!erasiona
!en%ukuran e)m <ika k
(
7,793 ×10−4
)
28 maka da!at dituiskan :
I
=
√
m 2V ek1
r #@&
*ersamaan #@& menun,ukkan baha untuk te%an%an anoda V tertentu #konstan&8 besaran (an% berada di baah tanda akar berniai konstan8 sehin%%a arus I (an% men%air !ada kum!aran Hemhot berbandin% terbaik den%an ,e,ari #r & in%karan intasan eektron Karena (an% akan diukur se3ara an%sun% daam eks!erimen adaah diameter #d 2r & in%karan intasan8 maka !ersamaan #@& da!at dituiskan : I
=
√
m8V ek 1 d #?&Se3ara im!isit !ersamaan #?& menun,ukkan baha d adaah variabe terikat dan I adaah variabe bebas 7ntuk V tertentu #konstan&8 !ersamaan #?& meru!akan !ersamaan %aris urus (an% berbentuk :
y
=
bxDen%an y I dan x d B18 maka b
=
√
m 8Vek (an% meru!akan kemirin%an #so!e& %ra+ik (an% men%%ambarkan I seba%ai +un%si dari d B1 den%an I seba%ai
sumbu vertika dan d B1 seba%ai sumbu horisonta 7ntuk arus I konstan8
!ersamaan #6& atau #@& menun,ukkan baha V berbandin% urus den%an r 2
seba%ai : V
=
ek I 2 m2 r 2 #10&*ersamaan #10& menun,ukkan baha !en%enaan V (an% besar akan mem!er!endek umur tabun% u3utan
BAB III
METODE PENELITIAN
(#"# *enis Pene$itian
<enis !eneitian (an% kami akukan meru!akan eks!erimen murni /ks!erimen murni (aitu ,enis !eneitian (an% diakukan se3ara an%sun% di aboratorium
(#&# -aktu dan Tempat Pene$itian
*er3obaan *enentuan e)m A!!aratus ini diakukan !ada : Hari)tan%%a : Kamis8 01 Desember 2016
=aktu : 1000 B seesai
$em!at : Laboratorium ;isika ;K* 7niversitas $aduako (#(# Prosedur Ker'a
1 .en(ia!kan aat dan bahan (an% akan di%unakan 2 .eran%kai aat se!erti !ada %ambar berikut:
" .en(aakan kedua !oer su!!(
4 .en(aakan mutimeter seba%ai am!eremeter DC dan votmeter DC .en%atur !oer su!!( te%an%an tin%%i #teta!& den%an te%an%an sebesar
10 vot
6 .en%atur !oer su!!( te%an%an rendah sebesar @ vot
@ .enun%%u bebera!a saat hin%%a 3aha(a #eektron& !ada ba am! da!at terihat
? .en%ukur ,ariB,ari 3aha(a (an% keuar dari ba am! den%an mem!erhatikan !enun,ukan an%ka !ada mistar dibeakan% ba am!
9 .en%ukur kuat arus den%an memba3a an%ka (an% tertera !ada mutimeter seba%ai am!eremeter
10 .eakukan !erakuan B? untuk te%an%an rendah sebesar ? vot dan 9 vot
11 .en%atur !oer su!!( te%an%an rendah #teta!& den%an te%an%an sebesar 9 vot
12 .en%atur !oer su!!( te%an%an tin%%i sebesar 10 vot
1" .enun%%u bebera!a saat hin%%a 3aha(a #eektron& !ada ba am! da!at terihat
14 .en%ukur ,ariB,ari 3aha(a (an% keuar dari ba am! den%an mem!erhatikan !enun,ukan an%ka !ada mistar dibeakan% ba am!
1 .en%ukur kuat arus den%an memba3a an%ka (an% tertera !ada !oer su!!( te%an%an tin%%i
16 .en%ukur te%an%an den%an memba3a an%ka (an% tertera !ada mutimeter seba%ai votmeter
1@ .en%uan%i an%kah 11B1 untuk te%an%an tin%%i sebesar 1@ vot dan 200 vot
BAB I.
ASIL DAN PEMBAASAN
#"# asi$ Pen%amatan 1 $e%an%an tin%%i teta!
>s 10 >
No# . 01o$t2 I 0ampere2 r 0m2
1 @80 1814 @80G 10B2 2 ?80 18"0 680G 10B2 " 980 1846 8G 10B2 NS$ >otmeter 1,0×10−1V NS$ Am!eremeter 1,0×10−2 A NS$ .istar 1,0×10−3m 2 $e%an%an rendah teta!
>s 9 >
No# . 01o$t2 I 0ampere2 r 0m2
1 081 180@ G 10B2 8 G 10B2 2 082 182? G 10B2 680 G 10B2 " 082 184? G 10B2 68 G 10B2 NS$ >otmeter 1,0×10−1V NS$ Am!eremeter 1,0×10−3 A NS$ .istar 1,0×10−3m
#&# Ana$isa Data
421 *erhitun%an 7mum 1 $e%an%an tin%%i teta!
a r @80 G 10B2 m e m
=
2V(
5 4)
3 a2(
N μ0 Ir)
2¿
2×7,0×(
5 4)
3(
0,150)
2(
130×4π ×10−7×1,14×7,0×10−2)
2¿
0,615 1,698×10−10¿
3,623×109 C)k% b r 680 G 10B2 m e m=
2V(
5 4)
3 a2(
N μ0 Ir)
2¿
2× 8,0 ×(
5 4)
3(
0,150)
2(
130 × 4 π ×10−7×1,30 ×6,0 ×10−2)
2¿
0,703 1,622 ×10−10¿
4,335 ×109 C)k% 3 r 680 G 10B2 m e m=
2V(
5 4)
3 a2(
N μ0 Ir)
2¿
2×9,0×(
5 4)
3(
0,150)
2(
130×4π ×10−7×1,46×5,5×10−2)
2¿
0,791 1,719×10−10¿
4,602×109 C)k%2 $e%an%an rendah teta! a r 8 G 10B2 m
e m
=
2V(
5 4)
3 a2(
N μ0 Ir)
2¿
2×0,1×(
5 4)
3(
0,150)
2(
130×4π ×10−7×1,07×10−2×5,5×10−2)
2¿
8,789 ×10 −3 9,233× 10−15¿
9,519×1011 C)k% b r 680 G 10B2 m e m=
2V(
5 4)
3 a2(
N μ0 Ir)
2¿
2×0,2×(
5 4)
3(
0,150)
2(
130×4π ×10−7×1,28×10−2×6,0×10−2)
2¿
1,757×10 −2 1,572×10−14¿
1,118 ×1012 C)k% 3 r 68 G 10B2 m e m=
2V(
5 4)
3 a2(
N μ0 Ir)
2¿
2×0,2×(
5 4)
3(
0,150)
2(
130×4π ×10−7×1,48×10−2×6,5×10−2)
2¿
1,757 ×10 −2 2,467 × 10−14¿
7,125×1011 C)k% 422 *erhitun%an 'aat ∆ e/
m=
|
∂ e/
m ∂ V|
|
∆ V|
+
|
∂ e/
m ∂ I|
|
∆ I|
+
|
∂ e/
m ∂ r|
|
∆ r|
¿
|
2(
5 4)
3 a2(
N μ0 Ir)
2|
|
∆ V|
+
|
4V(
5 4)
3 a2 I|
|
∆ I|
+
|
4 V(
5 4)
3 a2 r|
|
∆ r|
1 $e%an%an tin%%i teta!a r @80 G 10B2 m ∆ e
/
m1=
|
2(
5 4)
3(
0,150)
2(
130×4π ×10−7×1,14×7,0×10−2)
2|
|
0,1|
+
|
4 × 7,0(
5 4)
3(
0,150)
2 1,14|
|
0,01|
+
|
4×7,0(
5 4)
3(
0,150)
2 7,0×10−2|
|
0,1×10 −2|
¿
|
8,79×10 −2 1,70×10−10|
|
0,1|
+
|
1,23 1,14|
|
0,01|
+
|
1,23 7,0×10−2|
|
0,1×10 −2|
¿
|
5,17×108|
|
0,1|
+
|
1,08||
0,01|
+
|
17,57|
|
0,1×10−2|
¿
5,17×107+
1,08×10−2+
1,76×10−2¿
5,170×107C/
kg ktpm=
5,170× 107C/
kg ktpr=
∆ e m e m ×100¿
5,170 ×107 3,623 ×109 ×100=
1,427 AB=
1−
log(
∆ e m e m)
¿
1−
log(
5,170×10 7 3,623×109)
¿
1−
(
−
1,846)
¿2,846=3 AB pelaporan=
(
e m ± ∆ e m)
C/
kg¿
(
3,62± 0,0517)
×109C/
kg b r 680 G 10B2m ∆ e/
m2=
|
2(
5 4)
3(
0,150)
2(
130 ×4 π ×10−7× 1,30× 6,0 ×10−2)
2|
|
0,1|
+
|
4×8,0(
5 4)
3(
0,150)
2 1,30|
|
0,01|
+
|
4 × 8,0(
5 4)
3(
0,150)
2 6,0× 10−2|
|
0,1 ×10 −2|
¿|
8,79 ×10 −2 1,62 ×10−10|
|
0,1|
+|
1,41 1,30|
|
0,01|
+
|
1,41 6,0×10−2|
|
0,1×10 −2|
¿|
5,43 ×108|
|
0,1|
+|
1,08||
0,01|
+
|
23,50|
|
0,1×10−2|
¿
5,43×107+
1,08×10−2+
2,35×10−2¿
5,430×107C/
kg ktpm=
5,430× 107C/
kg ktpr=
∆ e m e m ×100¿
5,430× 10 7 4,335× 109 × 100=
1,253 AB=
1−
log(
∆ e m e m)
¿
1−
log(
5,430×10 7 4,335×109)
¿
1−
(
−
1,902)
¿2,902=3 AB pelaporan=
(
e m ± ∆ e m)
C/
kg¿
(
4,34 ± 0,0543)
×109C/
kg3 r 8 G 10B2 m ∆ e
/
m3=
|
2(
5 4)
3(
0,150)
2(
130×4π ×10−7×1,46×5,5×10−2)
2|
|
0,1|
+
|
4 × 9,0(
5 4)
3(
0,150)
2 1,46|
|
0,01|
+
|
4 × 9,0(
5 4)
3(
0,150)
2 5,5× 10−2|
|
0,1×10 −2|
¿
|
8,79×10 −2 1,72×10−10|
|
0,1|
+
|
1,58 1,46|
|
0,01|
+
|
1,58 5,5×10−2|
|
0,1×10 −2|
¿|
5,11 ×108|
|
0,1|
+|
1,08||
0,01|
+
|
28,73|
|
0,1×10−2|
¿
5,11×107+
1,08×10−2+
2,87×10−2¿
5,110×107C/
kg ktpm=
5,110×107C/
kg ktpr=
∆ e m e m ×100¿
5,110 ×10 7 4,602× 109 ×100=
1,110 AB=
1−
log(
∆ e m e m)
¿
1−
log(
5,110×10 7 4,602×109)
¿
1−
(
−
1,954)
¿2,954=3 AB pelaporan=
(
e m ± ∆ e m)
C/
kg¿
(
4,60 ± 0,0511)
×109C/
kg2 $e%an%an rendah teta! a r 8 G 10B2 m ∆ e
/
m1=
|
2(
5 4)
3(
0,150)
2(
130×4π ×10−7×0,0107×5,5×10−2)
2|
|
0,1|
+
|
4×0,1(
5 4)
3(
0,150)
2 0,0107|
|
0,0001|
+
|
4×0,1(
5 4)
3(
0,150)
2 5,5×10−2|
|
0,1×10 −2|
¿|
8,79 ×10 −2 9,23× 10−15|
|
0,1|
+|
1,76 × 10 −2 0,0107|
|
0,0001|
+
|
1,76×10 −2 5,5×10−2|
|
0,1×10 −2|
¿
|
9,52×1012|
|
0,1|
+
|
1,64||
0,0001|
+|
3,20 ×10−1||
0,1 ×10−2|
¿
9,52×1011+
1,64×10−4+
3,20×10−4 ¿9,520 ×1011C /kg ktpm=
9,520×1011C/
kgktpr
=
∆ e m e m × 100¿
9,520×1011 9,519×1011×100=
100,010 AB=
1−
log(
∆ e m e m)
¿
1−
log(
9,520×10 11 9,519×1011)
¿1−(
4,562× 10−5)
¿0,999=1 AB p elaporan=
(
e m ± ∆ e m)
C/
kg b r 680 G 10B2 m ∆ e/
m2=
|
2(
5 4)
3(
0,150)
2(
130×4π ×10−7×0,0128×6,0×10−2)
2|
|
0,1|
+
|
4×0,2(
5 4)
3(
0,150)
2 0,0128|
|
0,0001|
+
|
4 × 0,2(
5 4)
3(
0,150)
2 6,0× 10−2|
|
0,1 ×10 −2|
¿
|
8,79×10 −2 1,57×10−14|
|
0,1|
+
|
3,52×10−2 0,0128|
|
0,0001|
+
|
3,52× 10− 2 6,0× 10−2|
|
0,1 ×10 −2|
¿|
5,60 ×1012|
|
0,1|
+|
2,75||
0,0001|
+
|
5,87×10−1||
0,1×10−2|
¿5,60× 1011+2,75 ×10−4+5,87 ×10−4 ¿5,600× 1011C /kg ktpm=
5,600×1011C/
kg ktpr=
∆ e m e m ×100¿
5,600 ×1011 1,118 ×1012 ×100=
50,089 AB=
1−
log(
∆ e m e m)
¿
1−
log(
5,600×10 11 1,118×1012)
¿
1−
(
−
0,300)
¿1,300=1 AB pelaporan=
(
e m ± ∆ e m)
C/
kg 3 r 68 G 10B2m ∆ e/
m3=
|
2(
5 4)
3(
0,150)
2(
130 × 4 π × 10−7× 0,0148 ×6,5 ×10−2)
2|
|
0,1|
+
|
4×0,2(
5 4)
3(
0,150)
2 0,0148|
|
0,0001|
+
|
4 × 0,2(
5 4)
3(
0,150)
2 6,5× 10−2|
|
0,1 ×10 −2|
¿
|
8,79×10 −2 2,47×10−14|
|
0,1|
+
|
3,52×10−2 0,0148|
|
0,0001|
+
|
3,52× 10− 2 6,5× 10−2|
|
0,1 ×10 −2|
¿|
3,56 ×1012|
|
0,1|
+|
2,38||
0,0001|
+|
5,42 ×10−1||
0,1 ×10−2|
¿
3,56×1011+
2,38×10−4+
5,42×10−4¿
3,560×1011C/
kg ktpm=
3,560× 1011C/
kg ktpr=
∆ e m e m × 100¿
3,560×1011 7,125×1011×100=
49,965 AB=
1−
log(
∆ e m e m)
¿1−log(
3,560 ×10 11 7,125 ×1011)
¿
1−
(
−
0,301)
¿1,301=1 AB pelaporan=
(
e m ± ∆ e m)
C/
kg #(# Pem+a)asan*er3obaan << $homson !ada tahun 1?9@ menun,ukkan baha sinar daam tabun% katoda da!at dibeokan oeh medan istrik dan medan ma%netik sehin%%a da!at diketahui baha sinar tersebut men%andun% !artikeB!artike (an%
bermuatan istrik Den%an men%ukur besarn(a !en(im!an%an !artike sinar (an% disebabkan oeh medan istrik dan medan ma%netik ini8 $homson da!at menun,ukkan baha semua !artike memiiki !erbandin%an muatan terhada! massa #e)m& reati+ sama
$u,uan (an% in%in di3a!ai daam !er3obaan ini adaah da!at men%o!erasikan aat (an% di%unakan daam !raktikum8 da!at men%amati 3aha(a (an% tam!ak !ada tabun% vakum dan da!at men%ukur ,ariB,ari 3aha(a tersebut8 serta da!at men%hitun% niai e)m !ada !er3obaan ini
Ada!un aat dan bahan (an% di%unakan daam !er3obaan ini antara ain e)m a!!aratus (an% ber+un%si untuk menentukan !erbandin%an muatan eektron den%an massa8 (an% nantin(a akan mem!erihatkan in%karan eektron (an% berada !ada tabun% katoda8 !oer su!!( te%an%an tin%%i ber+un%si untuk
memberikan sumber te%an%an DC (an% berniai besar dan te%an%an AC8 !oer su!!( te%an%an rendah ber+un%si untuk memberikan te%an%an rendah !ada ran%kaian8 mutimeter ber+un%si seba%ai am!eremeter DC (akni untuk men%ukur kuat arus DC (an% men%air !ada ran%kaian serta ber+un%si seba%ai votmeter DC (akni untuk men%ukur te%an%an DC (an% men%air !ada ran%kaian8 dan kabe !en%hubun% #kabe banana& ber+un%si untuk men%hubun%kan kom!onen
ran%kaian
Lan%kah ker,a dari !er3obaan ini adaah men(ia!kan aat dan bahan (an% akan di%unakan8 meran%kai aat dan bahan se!erti !ada %ambar (an% ada !ada !rosedur ker,a den%an men%hubun%kann(a men%%unakan kabe !en%hubun% #kabe banana&8 men(aakan !oer su!!( dan mutimeter seba%ai am!eremeter dan votmeter8 men%atur !oer su!!( te%an%an tin%%i #teta!& !ada te%an%an 10 vot8 men%atur !oer su!( te%an%an rendah !ada te%an%an @ vot8 sean,utn(a menun%%u sam!ai 3aha(a eektron tam!ak berbentuk in%karan !ada ba am!8 kemudian men%ukur ,ariB,ari eektron dan kuat arus !ada ran%kaian8 kemudian men%uan%i !erakuan untuk te%an%an ? vot dan 9 vot Sean,utn(a men%uan%i !erakuan (an% sama untuk !oer su!!( te%an%an rendah #teta!& den%an
men%aturn(a !ada te%an%an 9 vot dan men%atur te%an%an tin%%i sebesar 10 vot8 1@ vot8 dan 200 vot
Dari hasi !en%amatan da!at diihat 3aha(a eektron (an% tam!ak !ada ba am! berbentuk se!erti in%karan8 sehin%%a da!at di ukur ,ariB,arin(a men%%unakan mistar Ada!un data (an% di!eroeh8 untuk te%an%an tin%%i teta! di!eroeh besarn(a te%an%an sebesar @ vot8 ? vot8 dan 9 vot Kuat arus (an% men%air sebesar 1,14 A8 1,30 A8 dan 1,46 A <ariB,ari in%karan eektron sebesar 7,0 ×10−2m 8 6,0×10−2m 8 dan 5,5×10−2m 7ntuk te%an%an rendah teta! di!eroeh besarn(a te%an%an sebesar 081 vot8 082 vot dan 082 vot Kuat arus (an% men%air sebesar 1,07 ×10
−2
A 8 1,28×10−2 A 8 dan
1,48 ×10−2 A <ariB,ari in%karan eektron sebesar 5,5×10−2m 8
6,0 ×10−2m 8 dan 6,5×10−2m Da!at diihat baha8 untuk !erakuan te%an%an tin%%i teta!8 semakin besar te%an%an sumber (an% men%air !ada ran%kaian maka semakin besar kuat arus (an% men%air dan semakin ke3i ,ariB,ari eektron 7ntuk !erakuan te%an%an rendah teta! semakin besar te%an%an sumber (an% men%air maka semakin besar kuat arus dan ,ariB,ari eektron
Ada!un hasi anaisa data men%enai niai e)m8 untuk te%an%an tin%%i teta! di!eroeh niai e)m sebesar 3,623×109C
/
kg 8 4,335 ×109C /kg 84,602×109C
/
kg dan untuk te%an%an rendah teta! di!eroeh niai e)m sebesar9,519×1011C
/
kg 8 1,118×1012C/
kg 8 7,125×1011C/
kg Niai K$*r (an% di!eroeh daam !er3obaan ini untuk te%an%an tin%%i teta! berkisar antara1,110 B 1,427 8 niai ini te%oon% rendah 7ntuk te%an%an rendah teta! berkisar antara 49,965 B 100,010 niai ini ter%oon% besar Niai K$*r ber!en%aruh terhada! keteitian !en%amatan daam !er3obaan8 semakin besar niai
K$*r maka semakin rendah tin%kat keteitian !en%amatan be%itu !ua sebaikn(a semakin rendah niai K$*r maka semakin tin%%i tin%kat keteitian !en%amatan
A!abia hasi !erhitun%an e)m (an% di!eroeh dibandin%kan den%an niai iteratur (akni 1,76×1011C
/
kg 8 da!at terihat !erbedaan (an% 3uku! besar Ha ini dikarenakan terda!at kesaahanBkesaahan (an% diakukan !en%amat8 antara ain kesaahan daam meakukan !eran%kaian aat dan bahan8 dimana !ada aan(a !raktikan tidak menda!atkan bentuk in%karan eektron !ada ba am!8 kemudian kesaahan daam menentukan niai ,ariB,ari eektron8 daam ha ini !raktikan kesuitan menetukan batas !en%ukuran ,ariB,ari eektron !ada mistardikarenakan ba am! berbentuk 3embun% dan mistar berada !ada !osisi di beakan% ba am!
*rinsi! ker,a dari e)m a!!aratus (akni ketika katoda diairi arus istrik8 katoda tersebut akan ber!i,ar karena tumbukan eektronBeektron didaamn(a sehin%%a da!at men(ebabkan eektron dari katoda tersebut on3at dari katoda dan memasuki daerah medan ma%net dari kum!aran (an% diairi arus istrik <ika arah ke3e!atan eektron tersebut te%ak urus den%an arah medan ma%net8 maka eektron tersebut akan ber%erak mein%kar di daam tabun% katoda Sehin%%a %a(a ma%neti3 memberikan %a(a sentri!eta (an% di!erukan a%ar ter,adi %erak mein%kar
*ada !er3obaan ini ketika te%an%an (an% diberikan !ada !erakuan semakin besar daam ha ini untuk te%an%an tin%%i teta! dan te%an%an rendah teta!8 maka arus (an% men%air !ada ran%kaian semakin besar8 sehin%%a men(ebabkan medan ma%net (an% dihasikan kum!aran Hemhot semakin besar !ua .edan ma%net (an% besar akan membeokkan eektron den%an kuat sehin%%a diameter intasan eektron akan semakin ke3i8 karena diameter eektron berbandin% terbaik den%an medan ma%net Daam !er3obaan ini ha tersebut da!at diihat !ada !erakuan untuk te%an%an tin%%i teta!8 dimana ketika te%an%an !ada !oer su!!( te%an%an rendah di!erbesar8 maka ,ariB,arin(a akan semakin men%e3i8 sedan%kan !ada !erakuan untuk te%an%an rendah teta! ,ariB,arin(a akan semakin besar
Seharusn(a !erakuan (an% diakukan (akni !erakuan te%an%an teta! arus berubah dan te%an%an berubah arus teta! Seandain(a !erakuan tersebut diakukan maka akan tam!ak baha ketika diakukan !erakuan te%an%an teta!
arus berubah maka medan ma%netn(a akan semakin besar8 dimana kuat arus berbandin% urus den%an medan ma%net sehin%%a men(ebabkan ,ariB,arin(a akan semakin ke3i8 dikarenakan eektron dibeokkan den%an kuat8 dan ke3e!atann(a bertambah Sedan%kan ketika meakukan !erakuan untuk te%an%an berubah arus teta!8 maka ,ariB,ari intasan eektron semakin besar dimana ketika niai te%an%an beubah semakin besar maka intasan eektron akan semakin besar karena te%an%an berbandin% urus den%an kuadrat dari ,ariB,ari
BAB . PEN!T!P
3#"# Kesimpu$an
1 7ntuk men%o!erasikan aat den%an benar da!at diakukan sesuai den%an !rosedur ker,a (an% tertera !ada ab .etode *eneitian
2 *ada ruan% +akum di a!!aratus e)m berbentuk in%karan den%an besar ,ariB,ari tertentu 7ntuk men%ukur ,ariB,ari eektron dari in%karan
tersebut (akni den%an 3ara memba3a skaa !ada mistar Hasi !emba3aan niai ,ariB,ari eektron :
a $e%an%an tin%%i teta! 1 7,0 ×10−2m 2 6,0×10−2m " 5,5×10−2m b $e%an%an rendah teta!
1 5,5 ×10 −2 m 2 6,0 ×10 −2 m " 6,5×10−2m
" 7ntuk men%hitun% niai e)m di%unakan !ersamaan : e m
=
2V(
5 4)
3 a2(
N μ0 Ir)
2Hasi !erhitun%an e)m daam !er3obaan ini : a $e%an%an tin%%i teta!
1 3,623×109C
/
kg 2 4,335×109C/
kg " 4,602×109C/
kg b $e%an%an rendah teta!1 9,519×1011C
/
kg 2 1,118 ×1012C/
kg " 7,125×1011C/
kg3#&# Saran
Daam meakukan !er3obaan ini8 sebaikn(a mem!ea,ari ran%kaian (an% ada !ada modu terebih dahuu8 a%ar da!at meran%kai den%an benar sehin%%a da!at men%hasikan in%karan eektron (an% sem!urna dan harus memiiki keteitian daam men%ukur ,ariB,ari eektron
DAFTAR P!STAKA
Durne(8 Car H and <ohnson8 Curtis C #1969& Introduction to Modern Physics Electromagnetic $ok(o : .3ra Hi
Haida( dan 'esni3k #1992& Fisika Jilid II <akarta : /ran%%a
$im !en(usun #2016& Penuntun Praktikum Fisika Modern *au : 7niversitas $aduako