Palestina
Pekan
E d i s i : 0 3 5
K a m i s , 1 7 M a r e t 2 0 1 6Edisi : 035/ 2016 | Kamis, 17 Maret 2016
Palestina
Pekan
Berita Utama Al-Quds Gaza Tepi Barat Zionis Tawanan Pengungsi Internasional
BERITA UTAmA
OKI Diminta Tak Putus Asa Bantu Kemerdekaan Palestina
Jakarta - Dukungan berbagai negara untuk kemerdekaan Palestina sudah cukup luar biasa. Daya tekan dunia internasional terhadap Israel pun sudah sedemikian besar. Negara-negara Uni Eropa misalnya, telah memaksa Israel untuk menerima kemerdekaan Palestina. Namun hingga kini Israel seolah menganggapnya sebagai angin lalu. “Semua negara barat sudah melakukannya. Masalahnya, Israel tidak mau, jadinya repot,” kata anggota Komisi I DPR Ahmad Muzani kepada Republika.co.id, Selasa (8/3). Meski begitu, negara-negara peserta Organisasi Kerjasama Islam (OKI) tidak boleh berputus asa untuk membantu Palestina. Hingga kini perjuangan Asia-Afrika yang sampai saat ini belum berhasil adalah mewujudkan kemerdekaan bangsa Palestina.
“Harus lakukan tekanan lewat berbagai cara, baik politik, ekonomi, dan diplomasi,” ujar politikus Partai Gerindra tersebut.
Menurut dia, tekanan yang dilakukan OKI sudah cukup besar dan maju. OKI pertama kali dibentuk pada 1969 di Maroko sebagai respons atas aksi pembakaran Masjid Al Aqsa di Al-Quds oleh kaum ekstremis Yahudi.
Pada 6 dan 7 Maret 2016, Indonesia menyelenggarakan Konferensi Tingkat Tinggi Luar Biasa (KTTLB) OKI ke-5 atas permintaan Palestina dan OKI. Indonesia menggantikan Maroko yang batal menjadi tuan rumah.
Kesediaan Indonesia tidak lepas dari sokongan terhadap Palestina. Dukungan terhadap Palestina merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari amanat UUD 1945 untuk menghapuskan penjajahan dan melaksanakan ketertiban umum berdasarkan pada kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.
Republika.co.id, (8/3/2016)
AL-QUDS
Dua Pemuda Palestina Gugur Ditembak Israel di al-Quds
Al-Quds – Pusat Informasi Palestina: Dua pemuda Palestina pada hari Rabu (9/3) gugur ditembak pasukan penjajah Zionis di dalam mobil yang dikendarainya, dengan dalih keduanya melakukan aksi serangan pada orang-orang Israel di Kota Tua di al-Quds.
Seorang warga lain yang ada di lokasi terluka, korban berusia 50 tahun berasal dari Kota Tua dan dinyatakan mengalami luka parah, korban berada di ruang ICU di rumah sakit.
Sebelumnya media Zionis mengatakan, dua pemuda Palestina yang sedang mengendarai sebuah mobil ditembak pasukan Zionis. Seorang pemuda gugur saat itu juga dan seorang lagi terluka parah, sebelum akhirnya dinyatakan telah gugur kemudian.
Kepolisian Zionis dalam keterangannya mengklaim bahwa mobil yang dikendarai dua pemuda Palestina tersebut di dalamnya ditemukan senjata buatan lokal dan diyakini mobil tersebut yang digunakan dua pemuda Palestina melakukan aksi penembakan yang terjadi pada Rabu pagi pada bus pemumpang Zionis di kampung permukiman Yahudi Ramot.
Palestina
Pekan
Berita Utama Al-Quds Gaza Tepi Barat Zionis Tawanan Pengungsi Internasional
Departemen Kesehatan Palestina menyebutkan bahwa kedua pemuda Palestina yang gugur adalah Abdul Malik Shaleh (19) dan Muhammad Jamal (21). Keduanya dari desa Kafr Aqib di utara al-Quds.
Infopalestina.com, (9/3/2016)
Bentrokan Antara Pemuda Dengan Pasukan Israel Di Gerbang Damaskus
Al-Quds - Bentrokan terjadi antara pemuda Palestina dengan pasukan Israel di dekat gerbang Damaskus, Al-Quds Tengah.
Dalam peristiwa tersebut aparat keamanan Israel menodongkan senjata ke arah muslimah Palestina dan memaksanya untuk menanggalkan jilbab. Hal ini menyebabkan meletusnya bentrokan antara para pemuda dengan aparat Israel di gerbang Damaskus.
Para pemuda berupaya untuk untuk menyelamatkan muslimah tersebut dari tindakan barbar Israel. Sedangkan pihak aparat Israel menembakkan gas air mata ke arah para pemuda Palestina. Namun hingga berita ini dimuat, muslimah tersebut masih berada di bawah pengawasan Israel.
Safa.ps (9/3/2016)
GAZA
Gaza Teken Kesepakatan Proyek Pengembangan Senilai 2 Juta Euro dengan UNDP PBB
Gaza – Program Pengembangan PBB (the United Nations Development Programme, UNDP ) meneken tanda tangan kemarin Selasa (9/3) kesepakatan proyek-proyek tahap 10 dari program pembukaan lapangan kerja dan mengatasi kemiskinan di Jalur Gaza.
Dalam acara peresmian tanda-tangan itu dihadiri oleh koresponden Pusat Informasi Palestina dan sejumlah lembaga yang bekerjasama dalam memanfaatkan bantuan dana dan sebagian tokoh penting. Basil Nashr, ketua UNDP PBB menegaskan, tahap 10 program pemberian lapangan kerja bagi 1000 orang dalam berbagai bidang kali ini lebih kepada proyek infra struktur di Tepi Barat dan Jalur Gaza. Ia mengisyaratkan, jatah Jalur Gaza senilai 2 juta Euro untuk mendukung lembaga-lembaga swasta dan sosial. Ia menyampaikan terimakasih kepada Jerman (program kerjasma pengembangan Jerman – Palestina dan Bank Pembangunan Jerman (KFW).
Sementara itu, ketua jaringan organisasi swasta Amjad Sho menegaskan kepada Pusat Informasi Palestina bahwa proyek ini akan terbagi secara geografis terutama untuk nelayan, petani, wanita dan pemuda.
Lembaga sosial ini memiliki peran penting dalam mendukung warga Palestina yang terkena dampak kerusakan akibat perang Israel.
Infopalestina.com (9/3/2016)
Israel Serang Kawasan Timur Khanyunis di Selatan Gaza
Khanyunis – Pusat Informasi Palestina: Pasukan penjajah Zionis pada Ahad (6/3) petang melancarkan serangan tembakan senjata otomatis mereka ke rumah-rumah warga di timur kota Khanyunis di wilayah selatan Jalur
Palestina
Pekan
Berita Utama Al-Quds Gaza Tepi Barat Zionis Tawanan Pengungsi Internasional
Gaza. Tindak ada informasi mengenai korban di kalangan warga dalam serangan ini.
Koresponden Pusat Informasi Palestina mengatakan, pasukan penjajah Zionis yang berkonsentrasi di dalam menara militer yang tersebat di sepanjang pagar keamanan Zionis, melancarkan tembakan ke arah lahan pertanian di timur Qararah dan Khuza’ah di timur kota Khanyunis.
Infopalestina.com (7/3/2016)
TEPI BARAT
Pasukan Israel menangkap 22 Orang Palestina di Tepi Barat
Tepi Barat – Komunitas Urusan Tawanan Palestina melaporkan bahwa pasukan Israel telah melakukan penculikan terhadap 22 orang Palestina di Rabu pagi kemarin. Dalam penangkapan itu, terdapat anak-anak dan juga seorang jurnalis. Kejahatan ini terjadi di wilayah Tepi Barat dan juga Al-Quds.
Komunitas tersebut mengabarkan, pasukan itu menyerang dan menyusuri rumah-rumah di kota al-Esawiya, Al-Quds. Ada 7 pemuda yang diculik masing-masing bernama,
Qathaf Abu Rajab, Nadim Obeid, Shadi Dirbas, Mo’men Mahmoud (15), Hamza Abu Rmeila, Yazan Abu Assab (14) dan Mo’tasem Abu Assan (24).
Dijelaskan lebih lanjut, para tentara Zionis itu menangkap Aesha Wafiq Jomhour (19) dari wilayah kota Bet Anan, setelah ia dijegat di terminal Qalandia, utara Al-Quds. Komunitas Tahanan Palestina menyatakan bahwa pasukan tersebut menyerbu kamp pengungsi Deseishe, selatan Betlehem dan menyusuri beberapa rumah lalu menangkap 5 orang pemuda. Mereka bernama as Rabea’ Malek Raqaban (25), Mohammad As’ad Daoud (23), Khalil Ahmad ‘Arafa (24), Qussai Abu Salem dan Ahmad ‘Aref Sar’awi. Sedangkan di utara Tepi Barat wilayah Jenin, penangkapan juga dilakukan oleh tentara Israel. Diantaranya adalah Raja Qabaha beserta saudaranya Ayed dan Younis.
imemc.org, (9/3/2016)
ENTITAS ZIONIS
Israel Hancurkan Rumah, 36 Warga Palestina Jadi Tunawisma
Al-Quds - Pasukan Israel menghancurkan puluhan bangunan, termasuk sebuah sekolah di bagian utara Tepi Barat pekan ini. Tindakan Israel ini menyebabkan 10 keluarga Palestina kehilangan tempat tinggal, seperti dikatakan oleh PBB.
Penghancuran berlangsung pada hari Rabu di Desa Khirbet Tana, selatan Nablus di Tepi Barat utara. “Secara total, 41 bangunan hancur, menggusur 36 warga Palestina, termasuk 11 anak-anak,” kata badan kemanusiaan PBB dalam sebuah pernyataan dikutip dari Breitbart, Sabtu (5/3/2016).
Namun, pernyataan ini dibantah oleh Israel. COGAT, badan pemerintah Israel yang bertanggung jawab untuk mengkoordinasikan kegiatan pemerintah Israel di wilayah
Palestina
Pekan
Berita Utama Al-Quds Gaza Tepi Barat Zionis Tawanan Pengungsi Internasional
Palestina menyatakan jumlah bangunan yang hancur berjumlah 20.
Israel juga menyatakan bahwa pembongkaran tersebut telah diberitahukan sebelumnya. Tentara Israel yang menghancurkan rumah-rumah tersebut mengatakan bahwa rumah tersebut dibangun tanpa izin dari pemerintah Israel. Warga Palestina mengatakan bahwa mereka kesulitan mendapatkan izin mendirikan bangunan di bagian Tepi Barat yang dikuasai penuh oleh Israel, yang dikenal sebagai Area C.
Minggu lalu Uni Eropa mengecam pemerintah Israel setelah mereka menghancurkan sebuah sekolah yang didanai oleh pemerintah Perancis. Sedangkan utusan khusus PBB untuk proses perdamaian di Timur Tengah, Nickolay Mladenov mengatakan, bulan lalu jumlah penghancuran rumah penduduk meningkat tiga kali lipat dari rata-rata sejak awal tahun ini.
Sindonews.com (5/3/2016)
TAWANAN
Seorang Istri Tawanan Al-Quds Dipenjara 11 Bulan.
Al-Quds - Israel mengeluarkan keputusan pengadilan di Beersheba, Selatan Palestina terhadap seorang istri dari tawanan Palestina, Rabu (9/3/2015). Wanita yang bernama Musa Mhaherh (32 tahun) itu divonis penjara selama 11 bulan.
Ketua Komite Keluarga dari Al-Quds, Amjad Abu Assab menjelaskan, disamping mendapat vonis 11 bulan penjara, Mhaherh juga dikenai denda sebesar 6.000 shekel. Istri dari tawanan Fahmi Mhaherh ini dihukum karena menyelundupkan HP ke suaminya yang ditawan Israel. Suami Mhaherh sendiri ditawan Israel dan dikenai vonis selama 20 tahun penjara, dan hukuman itu sudah dijalani selama 14 tahun.
Safa. ps, (9/3/2016)
PENGUNGSI
Pengungsi Palestina di Libanon Kembali Berdemonstrasi di Kantor UNRWA
Libanon – Puluhan pengungsi Palestina melakukan demonstrasi di markas utama UNRWA di ibukota Libanon, Beirut. Demonstrasi dilakukan pada hari Jumat (4/3/2016). Demonstrasi ditujukan untuk memprotes pengurangan pelayanan kesehatan yang disediakan oleh UNRWA untuk pengungsi Palestina di Libanon. Mereka juga meminta UNRWA tidak mengabaikan masalah kesehatan pengungsi. Para peserta menyerukan PBB dan negara-negara Muslim menanggung tanggung jawab terhadap pengungsi Palestina. Mereka memperingatkan perlunya dimensi politik untuk mendesak UNRWA.
Menurut PIC, manajemen UNRWA di Lebanon mengeluarkan peraturan kesehatan baru bagi para pengungsi Palestina. Yaitu mengurangi tingkat cakupan pelayanan kesehatan yang disediakan untuk para pengungsi.
Pengungsi Palestina menolak keputusan tersebut dan menyelenggarakan serangkaian langkah protes terhadap hal itu.
Palestina
Pekan
Berita Utama Al-Quds Gaza Tepi Barat Zionis Tawanan Pengungsi Internasional
INTERNASIONAL
Konsul Kehormatan Indonesia di Ramallah Diresmikan maret
Jakarta - Pemerintah Indonesia akan meresmikan konsul kehormatan Indonesia di Ramallah, Palestina pada 13 Maret 2016.
Menlu Indonesia Retno LP Marsudi rencananya akan mengangkat Konsul Kehormatan di Ramallah dan sekaligus meresmikan pembukaan kantor konsul kehormatan. “Konsul yang terpilih yaitu Maha Abu-Shusheh yang lahir pada 1962,” ujar Kementerian Luar Negeri dalam pernyataan tertulis yang diterima Republika.co.id, Kamis (10/3). Kemenlu menyebutkan riwayat hidup singkat Maha Abu-Shusheh, diantaranya pada 2006 dan 2007 ia masuk dalam Top 50 Majalah Forbes Arabia’s sebagai pebisnis wanita paling berpengaruh. Selain itu, ia juga ketua Palestinian Business Women Forum.
Maha Abu-Shusheh merupakan presiden pada Board of Directors of Riwaq yang membawahi isu perlindungan warisan arsitektur, ketua Palestinian Shippers Council, anggota Palestinian Trade Center. ia juga menjadi anggota berbagai organisasi sosial di Palestina, termasuk di bidang musik dan kesehatan.
Alasan dibukanya konsul kehormatan Indonesia di Ramallah adalah sebagai bukti dukungan Indonesia terhadap Palestina. Kedua, representasi Indonesia di Ramallah. Ketiga, mendorong hubungan ekonomi dan sosial antara masyakat Indonesia dan Palestina.
Alasan lain, sebagai perlindungan warga negara Indonesia. Adapun jumlah WNI di Palestina per Februari 2016 sebanyak delapan orang. Sedangkan jumlah wisatawan Indonesia ke Palestina kurang lebih 50 ribu orang per tahun, termasuk peziarah Muslim dan Nasrani.
Berdasarkan data Kemenlu, hubungan bilateral Indonesia-Palestina pada 2015 sebesar 3,67 juta dolar AS, surplus Indonesia 3,34 juta dolar AS. Kemudian pada 2014, yaitu 1,02 juta dolar AS, surplus Indonesia 808 ribu dolar AS.
Republika.co.id, (10/3/2016)
Penanggung Jawab: Dr. H. Saiful Bahri, MA. (Ketua ASPAC for Palestine). Pemimpin Umum: Agus Purwanto. Pemimpin Redaksi: Muhammad
Syarief. Keuangan: Maulany. Redaksi: Ahmad Yani, Salman Alfarisy, Dina Fitria. Bagian Sirkulasi & Distribusi: Iskandar Samaullah, Djoko.