• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pencampuran Serbuk sari Dalam Produksi Benih Tomat (Solanum lycopersicum) dan Cabai Rawit (Capsicum annuum L) Hibrida

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Pencampuran Serbuk sari Dalam Produksi Benih Tomat (Solanum lycopersicum) dan Cabai Rawit (Capsicum annuum L) Hibrida"

Copied!
58
0
0

Teks penuh

Loading

Gambar

Gambar 7. Buah hasil penyerbukan: a. Buah tomat; b. Buah cabai rawit
Tabel 2.  Pengaruh DB dan rasio serbuk sari terhadap persentase pembentukan buah pada tomat dengan bahan pencampur yang berbeda
Tabel 3. Pengaruh DB dan rasio serbuk sari terhadap persentase pembentukan buah pada cabai rawit dengan bahan pencampur yang berbeda
Tabel 6. Pengaruh DB dan rasio serbuk sari terhadap hasil biji tomat dengan bahan pencampur yang berbeda
+3

Referensi

Dokumen terkait

Serbuk sari yang telah disimpan dan mempunyai viabilitas yang tinggi diharapkan dapat digunakan dalam produksi benih hibrida dengan mutu yang tinggi.. Oleh sebab itu

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan pola tanam tumpang sari tomat dan cabai di Kecamatan Purba Kabupaten Simalungun, untuk menganalisis perbandingan

Persentase pembentukan buah pada penyerbukan menggunakan serbuk sari segar (kontrol) tidak berbeda nyata dengan perlakuan kombinasi lama simpan serbuk sari dan teknik

Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakter yang potensial untuk dijadikan kriteria seleksi toleran salinitas pada cabai rawit adalah tinggi tanaman, umur berbunga, umur panen, dan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aplikasi dosis biofertilzer yang berbeda terhadap pertumbuhan dan produktivitas cabai rawit (C. frutescens L.) dan cabai

Hasil pengujian kemurnian benih cabai hibrida pada kedua varietas tersebut dinyatakan lulus pengujian kemurnian benih karena persentase masing-masing komponen tersebut

Dengan demikian, pemberian serbuk cabai rawit dapat meningkatkan nafsu makan dengan jumlah dosis dan jenis kelamin yang tidak berpengaruh terhadap peningkatan nafsu

Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) faktor-faktor sosial ekonomi yang berpengaruh nyata terhadap pengambilan keputusan petani untuk menanam cabai rawit hibrida