Pencampuran Serbuk sari Dalam Produksi Benih Tomat (Solanum lycopersicum) dan Cabai Rawit (Capsicum annuum L) Hibrida
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Serbuk sari yang telah disimpan dan mempunyai viabilitas yang tinggi diharapkan dapat digunakan dalam produksi benih hibrida dengan mutu yang tinggi.. Oleh sebab itu
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan pola tanam tumpang sari tomat dan cabai di Kecamatan Purba Kabupaten Simalungun, untuk menganalisis perbandingan
Persentase pembentukan buah pada penyerbukan menggunakan serbuk sari segar (kontrol) tidak berbeda nyata dengan perlakuan kombinasi lama simpan serbuk sari dan teknik
Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakter yang potensial untuk dijadikan kriteria seleksi toleran salinitas pada cabai rawit adalah tinggi tanaman, umur berbunga, umur panen, dan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aplikasi dosis biofertilzer yang berbeda terhadap pertumbuhan dan produktivitas cabai rawit (C. frutescens L.) dan cabai
Hasil pengujian kemurnian benih cabai hibrida pada kedua varietas tersebut dinyatakan lulus pengujian kemurnian benih karena persentase masing-masing komponen tersebut
Dengan demikian, pemberian serbuk cabai rawit dapat meningkatkan nafsu makan dengan jumlah dosis dan jenis kelamin yang tidak berpengaruh terhadap peningkatan nafsu
Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) faktor-faktor sosial ekonomi yang berpengaruh nyata terhadap pengambilan keputusan petani untuk menanam cabai rawit hibrida