REPUBLIK INDONESIA
KEMENTERIAN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA
SURAT PENCATATAN
CIPTAAN
Dalam rangka pelindungan ciptaan di bidang ilmu pengetahuan, seni dan sastra berdasarkan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta, dengan ini menerangkan:
Nomor dan tanggal permohonan : EC00201945933, 15 Juli 2019
Pencipta
Nama : I Nyoman Mudana, SH.,MH, Dr Marwanto, SH., M.Hum.,
Alamat : JL Patih Nambi IIV No 6 , Denpasar , Bali, 80232
Kewarganegaraan : Indonesia
Pemegang Hak Cipta
Nama : Sentra HKI Unud
Alamat : JL P.B Sudirman No 1 Gedung Pakir Unud , Denpasar , Bali, 80232
Kewarganegaraan : Indonesia
Jenis Ciptaan : Laporan Penelitian
Judul Ciptaan : PEMAHAMAN MEREK KOLEKTIF SEBAGAI SOLUSI
PENGUATAN USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM) DALAM MENGHADAPI PERSAINGAN
MASYARAKAT EKONOMI ASIAN (MEA) DI BALI
Tanggal dan tempat diumumkan untuk pertama kali di wilayah Indonesia atau di luar wilayah Indonesia
: 12 Juli 2019, di DENPASAR
Jangka waktu pelindungan : Berlaku selama 50 (lima puluh) tahun sejak Ciptaan tersebut pertama kali dilakukan Pengumuman.
Nomor pencatatan : 000146291
adalah benar berdasarkan keterangan yang diberikan oleh Pemohon.
Surat Pencatatan Hak Cipta atau produk Hak terkait ini sesuai dengan Pasal 72 Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.
a.n. MENTERI HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA DIREKTUR JENDERAL KEKAYAAN INTELEKTUAL
Dr. Freddy Harris, S.H., LL.M., ACCS. NIP. 196611181994031001
LAMPIRAN PENCIPTA
No Nama Alamat
1 I Nyoman Mudana, SH.,MH JL Patih Nambi IIV No 6 2 Dr Marwanto, SH., M.Hum. JL Pulau Bali No 1
LAPORAN
AKHIR
HIBAH PENELITIAN UNGGULAN UDAYANA
PEMAHA}IA\
}{EREK
KOLEKTIF' SEBAGAI
SOLUSI
PENGUATANUSAHA
N{IKRO,
KECIL
DAN MENENGAH (UMKM) DALAM MENGAHADAPI
PER.SA I
NGAN
MASYARAKAT
EKONOMI ASIAN fl\rEA)
DI
BALI
TIM
PtrNELITI
I
IIIMAN
MUDANA SH.,MH
(Ketua)
I\IDN.
00301 15509DT
NIARWANTO .SlI., M.Hurn
(Anggora)NIDN"
0025115711
--Dibiayaai
OlehDIPA
PNBPUniversitas
UdayanaTAHUN
20Ig
sesuai dengan
surat perjanjian
penugasan peraksanaan peneritian Nornor:25 27NN
14.2.4/p?
n}lg
ta n ggal 2 5Juni
2 0 I gPROGRAM
STUDI
ILMU
HUKUM
FAKULTAS
FIUKIJM
UNTVERSITAS
UDAYANA
- Jdul
Peneliti/ Pelaksana
ilama
Lengkap :
I
NYOMAN MUDANA SII',MH
(Ketua)
I\[DN
:
0030115509Jabatatan FungsionaU
:
Lektor/Tidak adaProgram
Studi
:
52 llmu HukumNomor
HP
;
085935355602Alamat surel
(e-mail)
: nvomam mudanaS3@vahoo'comAnggota 1
HALAMAN PESESAHAAN
PEMAHAMAN
MEREK KOLEKTIF
SEBAGAIPENGUATANUSAHA
MIKRO,
KECIL
DAN
MENENGAHDALAM MENGAHADAPI PERSAINGAN MASYARAKAT EKONOMI ASIAN (MEA)
DI BALI
SOLUSI
(UMKM)
Nama LengkaP NIDN
Perguruan
T^inggi
: Fakultas Hukumlnstitusi Mitra (jika Ada) Nama lnstitusi Mitra
Alamat Penanggung Jawab Tahun Pelaksanaan Biaya diusulkan
:
Dr Marwanto,SH.,M.,Hum z0O25LL57LLtahun ke-2 dari rencana 3 tahun
Rp 40.000.000
Mengetahui
Dekan
/
Direktur Fakultas Hukum( Prof.
Dr.l
Made Utama, SH.,M.Hum.)NtP: 196502211990031005
Denpasar ptember 2018 Ketua Tim ana
(r
SH.,MH)NlP,: 1 198110111001
ffiffi'
A.*^Wm[il.
fffln:';tll
dan Pengabdian MasYarakat
aya Temaja, MP.)
*ingkasan
Menghadapi persaingan bebas pada era persaingan masyarakat ekonomi
Asia,
penguatan posisiLIMKM
mestinya
menjadi prioritas
perhatian Pemerintah
dan
masyarakat Indonesia.peranI']MKM
telahterbukti
cukupsignifikan
dalam menyelamatkan ekonomi nasional dikala dilandahisis'
Walaupuntelah dilakukan
beberapa kebijakan yang telah mendorong kearah penguatan posisiUMKM
seperti kebijakan kemudahan mengakses peimodalan, aksespirur
, tetapijalinan
kepastian
hukum
dalam
penggunaanmerek bagi
UMKM
untuk
berbisnis
belum^ dipenuhi.Sehingga
UMKM
berpotensi dihadapkan dengan masalah -masalahhukum.
Ketika
keiadaranhukum
akan pentingnya
perlindunga-nhukum
tentang
merek belum dapat dipenuhi
makapelanggaran penggunaan merek akan terjadi sehingga akan mengganggu proses dalam berbisnis.
Berdasarkan
UU N0
20 tahun 2016 hakmerek harrya dapat diberikan oleh Negara setelahdilakukan pendaftaran.Dallm
sistim
pendaftaranmerek
mempergunakansistim
first
to
file.
Artinya
siapa yang merrdaftarkanlebih
dahuluia
yang mempeioleh hakmereknyi. Uai
Uutansiapa yang menggunakan lebih dahulu yang dikenal dengan sistim pendaftafan
firit
to use.rJntttk biaya pendaftaranbagi
ukuran ekonomiUltff\zl
dipaniang
masih cukup berat.Hasil penelitianterdahulu
yang berjudul "Pola
Pengaturan PenguatanUsaha
Mikro, Kecil
Dan
Menengah(tlMKM)
Melalui
Merek Dalam
Menghadapi PersainganEkonomi
MasyarakatEkonomi
Asia(Mea)",
secara
normatif ditemukan bahwa
pola
pengaturannya
dapat dilakukan
denganperjanjian
menggunakanMerek
Kolektif.
Selanjutnyamelalui penelitial
ini
denganmet;J;
empirirsyaitu
penelitian mendekati permasalahandari
segi datadi
lapanganyakni
berdasarkaninformasi yang diperoleh
dari
UMKM
mengenai pemahaman tirhadap-
keberadaan danpentingnya menggunakan Merek
Kolektif.
Berdasarkan hasil penelitian pemahaman masyarakat
UMKM
di Bali
tentang pemahamanmerek
kolektif
masih rendah sehingga berdampak padatidak
dipergunakatnya merekkolektif
untuk
mendapatkanmerek terdaftar
dengan biayamurah.
Sebagai saran kedepannya pentingdilakukan
sosialisasi
untuk
memberikan
pemahamankepada masyarakat
U14ffr4 ientan!
PRAKATA
Dengan memanjatkan
puji
dan syukur kepada Ide Sang HyangWidhi
Wasa/ Tuhan Yang.-'-.
Esa,akhirnya laporan
penelitian
ini
dapatdisusun
denganJudul
"pemahaman Merek'
.^tif
Sebagai Solusi PenguatanusahaMikro,
Kecil
Dan Menengah (Umkm) Dalarn Mengahadapi:: -::ingan Masyarakat Ekonomi Asian (Mea)Di Bali
Penulis menyadarilaporan ini masih jauh darisempurna karena banyak kekurangan disebabkan
..='latasan kemampuan dan pengalaman dalam bidangteori maupn praktik. Berkenaan dengan itu
:=-:litimengharapkan kritik, saran, bimbingan,serta petunjuk-petunjuk darisemua pihak untuk
-:^
r'empurnaan lapOran ini.Keberhasilan
dalam
penyusunan laporanpenelitian
ini
tidak
terlepasdari
bantuan dandorongan dari pihak lain, baik berupa moril maupun materiil. Untuk itu dengan segala hormat peneliiti
r.mpkan terima kasih .
DAFTAR ::TTAR ISI - - _AMAN PENGESAHAAN ]AFTAR ISI ] iFTAR TABEL - iFTAR GAMBAR ] IFTAR LAMPIRAN 3AB
I
PENDAHULUANa.
latar Belakang...'...'
"""""""'1
b.
PerumusanMasalah.."'
"""""""'3
c.
Tujuan dan manfaatpenelitian
"""""""""""4
BAB. LL. TINJAUAN
PUSTAKA
""""""5
11.1. Pengertian
Merek
"""""'5
11.2. Dasar HUkumMerek
""""""""""""6
tsAB, III. METODE
PENELITIAN
'""""14
lll.1. Jenis
Penelitian
'"""""'
1'5lll.2. Sifat
Penelitian
""""""15
lll.3. Sumber
data
"""""""'77
lll.4. Teknik Pengumpulan
Data
""""""'L7
lll.5. Pengolahan Dan Analisa Data
"""""
""""""""19
BAB. IV. HASIL DAN LUARAN YANG DI
CAPAI
""'25
lv.l.HAStL
""""
251V.1.1. Manfaat Merek dalam Bisnis
""""
""""""""25
iiiV'1.2. Strategi Penguatan
UMKM
""""'26
1V.1.3 Solusi Pemiliken Merekterdaftar dengan biaya
murah
"""""""""""32
lV'l.4.PemahamanUMKMterhadappenggunaanMerekKolektif...''...34
1V.1.5. Kendala Yang Dihadapi Dalam Penggunaan Merek Kolektif
oleh UMKM
diProvinsiBali""""""
"""""""39
i
13
',r,2 LUARAN YANGDlcAPAl
"""""""""""40
: 13. V.. KESIMPULAN DAN
SARAN"""'
""""""'41
::FTAR PUSTAKA
_
\ts
I.
PENDAHULUAN
-
Lalat Belakang'Dalammenghadapiperkembanganekonomikl-rususnyapadatingkatAsia,tidakdapat
-
::ngkiri
peran Usaha
Mikro
dan
Menengah sangat strategis.Dikatakan
demikia,
karena:..:lanyabahwakomoditieksportmerupakanproduk-produkdariUMKM,sepertibarang-:::lng
kerajinan tangan' makanan' minunan'tekstil
danlain
sebagainya'Ha1 tersebut sejalan dengan pendapat Sogar Sima*rora
mengatakan ;usaha
Mikro,
Kecil,
:=
\,lenengah(UMKM)
mempunyai fungsi yang sangatpenting dalanr perekonomian nasional.
S::ror usaha
ini
terbukti mampu
bertahan
dalam situasi
krisi
moneter.
Ketika
banyak.:rsahaan besar gurung
tikar
diterjang
krisis
ekonomi
,
,MKM
jr'rstru bertahan dan bahkan....::l.elamatkanperekonomiannasional.UMKMjugamempunyaiperanpentingdalam
:-::satasipenganggurankarenakontribusinyadalammenyeraptigatenagakerjasajamaka
:-:gan
jumlah
UMKM
sekitar 50juta, jumlalr
tenagakerja
dalam Sectolini
mencapai kisaran ,I- I ; lUt8.
Ironinya dibarik peran
strategis
sebagaimanatersebut diatas
juga
terdapat
kendala-;.=:jala
yang padahakekat
bersipat intern maupun ekstern. sebagairnanadikatakan oleh Sogar
:.:..:morayangmengutifBisnislndonesia'MinggulgFebruari20l2.bahwa:dibalik
:-::lsinya
yang besar,
terdapat
beberapafactor-faktor yang
menghambatpengembans..]..
..iK\,1. factor-faktor tersebut diantaranya tentang modal, manajemetr, kemampuan
sumber da,'
'
Sogar Simamora dalam Moch lsnaeni' ; Srafika Jogyakarta'hal 23'
" 2013.P E RKEM BAN G AN H U KU M P E RDATA
r':-'lusia'
termasuk didalamnya kelemahandidalamsistim
produksi. Kurangnya informasi
atas'-SeS pBS?r
juga
menjadi kendala bagiUMKM
dalam memasarkan barangproduksinya.kondisi
'rg
tidak
menguntungkanini
masih
ditambah
lagi
dengan adanya pungutanriar
yang
sulit:-lapuskan'
Persoalanlemahnh,ya
infrastruktur,
terutamajalan,
juga
menjacli
paktor
yang:enghambat
UMKM
dalam
menjalankan
kegiata
usaha
karena infrastruktur yang
buruk::ngakibatkan
lambatnya pengirimanatau penerimaan barang hasil produksi.2
Disamping
itu uMKM
juga
menghadapi
peurasalahan
dibida,g
hukum
khususnya ':ntang perlindunganhak
kekayaan intelektuar
yaitu
mengenaiperri,dungan
hak Merek.Merek' ang sudah dikenal
masyarakat konsumen mempunyai
nirai
ekonomi yang sangat
tinggi
bahkan::elebihi
nilai
aset perusahannya.PeriindunganMerek
juga
dapat menghindarimasarah_masarah
:'ukum yang kemungkinan dihadapi
UMKM seperti
penggunaanMerek
orerrora,g
lain
yang:-Jak
berhak.
syarat
mendapatkanperlindungan
Merek menurut
uu
Merek No...
harus:idaftarkan' sehingga
untuk
mendapatkanHak Merek
memerrukan
biayayang reratif
tidak
'edikit
bagi
UMKM' oleh
karenaitu
dibutuhkan adanyasorusi
daramrangka
meringankan:raya pendaftaran
Merek
bagiUMKM
tetapi tidak menyimpang dariketentuan hukum.
Dalam penelitian sebelumny
a
yangberjudul
"pola
pengaturan penguatanusaha
Mikro,
l{ecil
Dan Me,engah
(UMKM)
Melalui
Merek Dara,r
Menghaclapipersiiingan
Ekonorni i'iasyarakat
Ekonomi Asia (Mea)",
secara
normatif
ditemukanbahu,a pora pengaturannya dapat
:.lakukan
dengan
perjanjian
menggunakan
Merek
l(olektif.
Selanjutnya
temuan
tersebut
:-ianjutkan
dengankajian
empiris untuk
menemukan pemahamandan
kenclara-kendara yang:'radapi
daram rangka penggunaanMerek
Koiektif
bagiUI'IKM
di
provinsi
Bari.: ::
rni dilaksanakan olehtim terdiri
dariI
Nyoman MudanaSH.MH.
sebagai anggotaTim
; ' - -.
:r ilukum
Hak Kekayaan Intelektual dan sebagai sekretaris SentraHKI
Unud
sejak tahun: --!:--.3&n, hukum
Kepailitan
memungkinkan dapat memberikontribusi
terhadap permasalahan---
-
::le1iiti.Penelitian
ini
bersifat
multiyears,yaitu
dilaksanakantiga
tahun
dengan
perencacaan:
;:ri
berikut: pada tahun pertama dilakukan pengkajian tentang norma pengaturan pendaftaran::-:, )'Br1g
memungkinkan paraUMKM
mendapatkanhak
merek denganbiaya ringan.
Pada-
..:
kedua dilaksanakanpenelitian empiris
untuk
mengetahnikomitmen
Pemerintah untuk-
::-.rerdayakan
UMKM
dibidang Merek" Tahun ketiga
melakukan
pendampingan kepada:l-\l
dalam perolehan hak merekBerdasarkan
latar
belakang masalah tersebut diatasperlu dilakukan peneliitian
tentang-'emahaman
Merek Kolektif
Sebagai
Solusi
Penguatan
Usaha
Mikro,
Kecil
Dan '.lcnengah(Umkm)
Dalam Mengahadapi
PersainganMasyarakat Ekonomi
Asia
(Mea)-tr
Bali)",
yang permasalahannya dirumuskan dalam rumusan masalah dibawah ini.:
Perumusan Masalahtserdasarkan
latar
belakang
sebagaimanateiah diuraikan
diatasmaka
dapat dirumuskanleberapa masalah yaitu;
1.
Bagaimanakah pemahaman Pelakr.r UsahaMikro,
Kecil
dan Menengah(UMKM)
terhadap MerekKolektif
sebagai solusi pengtratan persaingan dalarnmengahadapi masyarakat ekonomi Asia
(MEA)
di Bali
?:.
Kendala apayang dihadapi dalam meningkatkan pemahaman PelakuUsaha
Mikro,
Kecil
dan Menengah(UMKM)
terhadap MerekKolektif
sebagaisolusi
penguatan:-.
XT..{.\DAN MANFAAT PENELITIAN
I:':
.,-.:ni
mempunyaitujuan
yang hendak dicapai yaitu:"
,, *an Umum.-
-
-,:_.-rum
penelitianini
adalah::-r'
l'r''l€08etahui pemahaman MerekKolektif
sebagai solusi penguatan usaha
mikro, kecil
-::'
:lenengah (umkm) dalam mengahadapi persaingan masyarakatekonomi asian (mea)
, - t'
_ J -.11.
-::rk
mengetahui kendala-kendalayang dihadapi oleh
masyarakatpelaku
usahamikro,
,:;::1 dan menengah dalam mendapatkan pemahaman tentang
Merek
Kolektif
- -
Iujuan
Khusus. -"
-.:
khusus penelitianini
adalah sebagai berikut:'
--::uk
memberikan solusi kepemiiikan merek terdaftar bagi pelaku usahaMikro, Kecil
danI.lenengah
(UMKM),
dengan biayayang murah--::uk
menemukan
solusi
dalam
meningkatkan pemahamanpara pelaku
UMKM
dalam:-enggunakan Merek
Kolektif
dalam perdagangan ..
.
:.
\{anfaat
penelitian-
-:elitian ini
diharapkan dapat berguna untuk::
i.3.
Manfaat Teoritis'
Diharapkanhasil
penelitian
ini
dapat menambahkontribusi bagi
pengembanganilmu
;rhukum perdata, khususnya hukum hak kekayaan intelektuar
:
Sebagai bahan masukan serta referensi bagi penelitian yangdilakukan berikutnva
-
-
j.
manfaat Praktis:
lrlemberikan sumbangan psmikiranatau masuken bagidunia akademis mengenai
::ndaftaran
Hak MerekKolektif
:
)apat
memberikan informasibagi masyarakat khususnya bagi
uvIKM
dalam mengatasi';endala untuk memperoleh Hak Merek terdaftar dengan biaya yang lebih ringan.
BAB
II.
TINJAUAN PUSTAKA
Pengertian
Merek.
! =
".t
dulu
sampai sekarang bahwa dalam dunia bisnis danindustri,
untuk membedakan -----i::j
produk
sejenis denganproduk
sejenis lainnya para pelakgbis,is
atau inclustri akan
--'-:'(an
sebuah tandabaik
berupa unsur gambar, nama, angka-angka,
huruf-nuruf,
kata-
-
,,._-::-:.at atau kombinasi dariunsur_unsur tersebut.
3:ik
unsur gambar, nama,angka_angka, huruf-huruf,---
---s-i-unsur tersebut biasa dikenari orang dengan istilah'
:
:.:t.t
literaturdapat dikemukakan sebagai berikut;
kata
ataukalimat
atau kombinasiMerek.
PengertianMerek
didalaml''lenurut Abdulkadir
Muhammad, mengatakan
bahwa merek adalah
sesuatu yang
-
::::-ltan
ataudilekatkan
pada suatuproduk tetapi
ia
bukanproduk
itu
sendiri.
Mereknya-''
"
:'Dat
dinikmati oleh si
pembeli.Bendamateriilnyalah
yang dapatdinikmati.N4erek hanya
r:--:
-llrrlaterial
yangtidak
dapat memberikan apapun secarafisik. Inilah
yang membuktikan
:'- '
nerek
itu
merupakan kekayaanimmaterial
.
Padamerek
memang adaunsur
ciptaan-
-
::-
:idang
seni, namun pada merek yangdilindungi
bukan
hak cipta
dalam bidang seniitu
-'
:
:':-'i?fl merek
itu
sendiri
sebagai
tanda
pembeda.IurSoeryatin,
merumuskanpengertian
.-;
:i:
denganmeninjau merek
dari
asfek
fungsinya,yaitu dipergu,aka,
r-rntuk nre,rbedakau
'
-"
'=
1'ang bersangkutan dengandiberi
merek
tadi
mempunyai:
tanda
asal, nama, jaminanBerbeda dengan Hersubeno
yang telah
memberikan
penggolonganterhadap
merek,.:y'atakan bahwa
"Merek
Perusahaan(fabriks mark)
atau merek perdagangan (hendels merk)--,-ah
tandayang diberikan
pada barangyang diproduksi
atau diperdaganggangkan,ataupun---.:a
pada
pembungkusnyauntuk
membedakan barang-barangtefientu
dari
barang-barang - :nis dari perusahaan lainnYa.Sedangkan
OK.
Saidin memberikandifinisi
merek sebagai berikut:..lerek
adalah
suatu tanda (sign)
untuk
membedakan barang-barangyang
sejenis
yang-
:--asilkan arau diperdagangkan seorang atau kelompok orang atau badan hukum denganbarang--
-ang
sejenisyang dihasilkan oleh
oranglain,
yang mempunyai daya pembeda atau sebagai:::inan
atas mutunya dan digunakan dalam kegiatan perdagangan barang dan jasa"'H.M.N
Purwo Sutjipto, memberikan pengerlian tentang merek sebagai berikut:\lerek
adalah suatu tanda, dengan mana suatu suatu bendatertentu dipribadikan,
sehingga-,:at
dibedakan dengan benda lain yang sejenis.Pengerlian merek yang dirumuskan didalam Undang-undang
N0.
15 tahun 2001 Pasal 1-
,t
1 adalah"
Merek adalah tanda yang berupa gambar, nama, kata, huruf-huruf,angka, susunan,:na.
ataukombinasi dari
unsur-unsur tersebut yangmemiliki
daya pembeda dan digunakan-.-em kegiatan perdagangan barang danjasa".
:l.lb
II.
2. DasarHukum Merek
Peraturan merek secara Internasional dibentuk pefiama
kali
pada 20Maret
1883di
I']aris..::
suatukonfrensi diplomatik yang
menghasilkan sebuahkonvensi
mengenaihah
milir
"-:-'-:3tur
mengenaiperlindungan
merek. Konvensi
ini
kemudian
menjadi tonggak
sejarah*
-
.:nya perkembangan peraturan merek secara internasional.Konvensi
ini
kemudian
direvisi
berulangkali seperti
di
Brussel--.ringron pada
tahun
1911, daDen
Haag padatahun
1925,di
Londoni:oon
pada
tahun
1958, Stockholm pada
tahun
1967,
Jenewa pada"
-:khoim
lagi pada Tahun 1986.pada
tahun
1900, dipada
tahun
1934, diTahun 1979
dan diSecara
prinsip,
konvensi
ini
berasaskan padaperlindungan
yang
sama kepada rvarga'---ara
dari
setiapwarga
negara peseftaUni
Paris
ini
bila
telah
memenuhi syarat,prinsip ini
-. s:but prinsip asimilasi.
Berdasarkan Konvensi Paris, telah dibentuk sejumlah perstujuan seperti dibawah
ini;
Persetujuan
Madrid, untuk
menghindarkan pemberitahuanasal
barang
secara palsu (Madrid Agreement Concerning the International Repressionof false Marks) pada tanggal14
april
1891.Persetujuan
Madrid
Mengatur
pendaftaran
Merek
secara Internasional
(MadraidAgreement Concerning
the
International Registrationof
Trademarks)baik untuk
barangmaupun
jasa, melalui
pendaftaran dengansistim single applikation
dengan birokrasiinternasional
dari
WTO.
Menurut sistim
Perjanjian
Madrid,
pemilik
merek
harus menaftarkan mereknya pertama
kali di
kantor merek negara asal dari pendaftar sehinggamerek tersebut
telah
menjadi merek nasionaldi negara asalnya terlebih dahulu, kemudianpendaftar dapat
mengajukan pendaftaran internasionalnyake
International Bureau
diBern, Perancis melalui kantor merek nasionalnya. Merek terdaftar pada
biro
Internasional---:-:aftaran
internasional memungkinkan diperolehnya perlindungan
merek
clagang:
..-*-, :.3:ara anggotaMadrid
Agreementmelalui
satu pendaftaran saja. Yang menjadi anggota"-*
-
"rJreementini jumlahnya
sangat terbatas yaitu 28 negara anggota dari peserta KonvensiI
"--
-.:.
hdonesia sampai saatini
belum tercatat sebagai anggotanya.?:Ca tanggal 12
Juni
1973di
Wina
ditandatangani sebuah perjanjian Internasional yanga:rkenal
denganTraktat
PendaftaranMerek
Dagang(Trade
Mark
Registration Treaty).T:aktat
pendaftaran
merek
dagang
itu
memungkikan diperolehnya
pendaftaran-:rternatsional dengan satu
permohonan
sajayang
dapat langsungdiajukan
ke
kantor-:rternasional
di
Jenewatanpa
melalui
proses pendaftarandi
negara asalnya terlebih:ahulu.
Perjanjian internasional
mengenaiklasifikasi
internasional
berkanaan denganTrade
Mark
(Nice
Arrangement Concerning the International Classificationof
Good and Servicesto
Which
TrademarksApply).
Yang ditandatangani pada tanggal 15Juni
1957kemudian
diubah
di
Stockholm (1967) dan
Jenewa (1977).Dengakonvensi
iini
telah:ianut
suatupenggolanganbaraang
dan
jasa
secara internasional
yang
berlakulerhadapseluruh negara anggota konvensi
ini.
Penggolongan intemasionalini
berfungsiuntuk mempermudah perbandingan antara merek dagang dan karernaitu mempermudah
lenelitian
kemungkinan persamaan barang yang telah terdaftar dikelas ysng sama.Konvensi Paris
untuk
perlindunganHak
Milik
Perindustrian temasukjuga
didalamnya-
,-,-:nai
merek dalam pengurusan administrasinya tunduk dalam satu manajemen,yaitu Unitecl:
-:..:
for
the Protektion
of
Intellectual
Propertyp dalam bahasa Prancisnya aclalah Bivieaux-
.:---:tional Reunis
pour
la
Protection
de
la
Propiete
Intellectualle
(selanjutnya
disingkatDalam perkembangannya
timbul
keinginan agar terbentuk suatu organisasi dunia untuk'
: -*
! *i1ru konvensi khusus untuk pembentuka organisasi duniauntuk
hakmiiik
intelektual' :""::r
Estabilishing
the World Intelelctual
Property
Organization/selanjtnya disingka:--=':onesia meratifikasi konvensi
ini
dengan Keputusan PresidenRI No.
24
tahun lg79 .--':onesia sebagai negara yang
turut
serta menandatangani pelsetujuan putaran Uruguar""-"-
:--:Eal
15 bulanApril
1994di
Marakesh,Maroko oleh 125
negara berhasil rnenyepakati
r:*':r.:*3n
pembenrukan organisasi perdagangandunia
(AgreementEsthabilishing the
World-
"--:
lriganization), maka dibentuklahOrganisasi Perdagangn
Dunia
(WTO),
yang selanjutny,a;:--l-:urltuk
mengadministrasikan, mengawasidan
memberikan kepastianbagi
pelaksanaan
.--'-r'ilQon dunia.
Agreement
ini
mulai berlaku
1
Januari 1995.
atau sesegera mungkin:
-:::nYa.Dalam
struktur
lembagaWTO
terdapat dewanumum
yang berada clibawahDirjen
- -
Jeivan umumini
selanjutnya membawahi tiga dewan yang salah satunya dewa Trips.Salah satu
materi
persetujuanpendirian
WTO
adalah persetujuan tentang Asfek-Asfek-
.:..--l
Hak
KekayaanIntelektual
(Agreement Trade Related Aspectsof
Intellectual
propertl';-:*:sr,Trips
bersipat
memperketat penerapanperjanjian-perjanjian perlindungan
HKi
yang-
--.Ja,
merupakan upaya untuk mempersempit kesenjangan dalam perlindungaHKI
diseluruh
- --
-: ;an
untuk menyamakan persepsi mengenai perlindunganHKI.
Persetujuan
TRIPs
memuat nofina-norma standar perlindunganbagi karya
inteletualitas--'*--sia dan
menempatkan
perjanjian
internasional
dibidang
HKI
sebagai
dasar
aturan I:
''-Sari&€rl penegakan hukum dibidangHKI
dengan tujuan
untuk melindungi
dan menegakkan' .-'-..:,
HKI
guna mendorong timbulnya penemuan-penemuan baru.':
:::ions)'
Desain
Industri
(
industral
Designs),paten(paten), Desain
Tata Letek
Sirkuit- _ - 1.- /f
--r:lu.(Layout-design
Topographical
of
Integrated
circuit),
dan
perlindungan
terhadap
-- -:::lasl
yang dirahasiakan (Protection
of
undisclosedInformation).
Sarah satu ketentuan yang:::-i
diperhatikan adalahTRIPs
memungkinkanpemegang
hak
untuk meminta
pejabat yang
''-''e,orl$'
Bea cukai'untuk
menangguhkan pengeluaran
suatu
barang
imporyang
diduga--: ilggar
Hak Merek atau hakCipta.
Indonesia
telah meratifikasi
Agreement Establishing
the
world
Trade
organization
*
-':lui
undang-Undang
No' 7
Tahun
1994
tentang pengesahanpersetujuan
pembentukan'
':nisasi
Perdagangan Dunia,diundangkan dalam Lembaran Negara
RI
Tahun 1994 Nomor57
*-:*Jal
2
November
1994'bagi
negara-negara berkembang ketentuan perarihan
dan persiapa,
::':'3entukan
perundang-undangandi
bidangHKI
adalah 5Tahun
,
ini
berarli
bahwaIndo,esia
;':'e'rvajiban meraksanakan dan berraku sejak 1 Januari
tahun
2ooo. Berlakunya peraturanHKI
di
Indonesia merupakanwujud dari ratifikasi
atas
adanya :):-Dakatan internasional tersebut.Ratifikasiini
menimbuikan beberapa konsekwensiutamanya
- -''am
penyesuaian sistemhukum
nasionaldengan
tatananyang
terdapat didalam
ketentuan-:
:rlu?fl
tersebutdalam bentuk
penyempurnaan peraturaan perundangan nasionar.Indonesia
-'-':
dapat dantidak
diperkenankan membuatperaturan yang
extra-teritoria
yang nreuya,gltut: - ':l-Q perlindungan
HKI
dan semua ketentuan yang terdapat ciidaram ker:a,gka
wTo.
Peraturan mengenai
Merek
di
Indonesiasetelah
jaman
kemerdekaan
criatur dararn
-:'ng-undang
N0
21
Tahun
1961
tentang merek
perusahaancran
Merek
perniagaan::r'junyadisngkat
uuN0'
21Tahun
1g6r).uuN0.21
Tahun 1g61i,i
mengaturklasifikasi
''--':-g-barang
dalam
35
kelas,pengklasifikasian
ini
sejaran dengan
persetujuanrnm'l**ionaltentang
klasifikasi
barang-barang yang diatur dalam konvensi
Nice
yang diubah di!,krolm
padatahun
1967 clengan penambahan satu kerasuntuk penyesuaian dengan keadaan Iuionesia'
uu
N0'21
Tahun
1961 menganutsistim
deklaratif
yaitu sistim
yang memberikan :-..:an
hukumkepada mereka yang menggunakan merek terlebih dahtrlu.
-[
N0'21 Tahun
1961ini
bertahan selama 31 Tahun dan kemudian cliganticlengan
uu
:
Tahun 7992
tentangMerek.Alasan dicaburnya
uu
N0.21
Tahun
1g61 karenadinilai
""'---':
memberikanjaminan
kepastian
hukum karena
surit
membuktil<an
siapakah
yangr:":rl1\'B
pemilik
atau pemegang hak atasmerek yang sah daalam
hal
terjadinya pelanggaran-
:
:''"s3l-t&sistim
ini
tidak
dapat
lagi
mengikuti
perkembanganindustri ma,uflaktur
dan jasa
- -
'
:erkembangpesat,
sehingga menumbuhkemba,gkanmerek-merek
dagangdan
merek-'-:';'"
jasa baru' yang mau
tidak
mau harus
segaradiajukan
pendaftaranmereknya
agar '-:::eroleh
perlindunganhukum.
Lndang-undang
N0'
Tahu,
196tr tentangMerek
perusarraandan Merek
perniagaan,:
'-jian
diganti
dengan undang-Undang
N0.
19
Tahu,
1992
tentangMerek,
mengatur'-
:"'3r1ai
perlindunganhukum
terhadap kelas jasa yangjumlahnya
sesuai dengan yang dianut
:
'
x&S!.rakat
internasional atau negar a-negarayang memberlakukan undang-undang Merek
-
'-
8 ( delapan) kelas jasa dan dikelompokkankedalam kelas 35 sampai dengan kelas 42.
Pada tanggal lAgustus
tahun
2001, undang-undang
Merek
kembali
mengalami":.-lahan
menjadi suatu undang-undangmerek yang baru
yaitu
unclang-UnclangN0.15
ta'un
-
"-
tentangMerek'
Perubahandilakuka,
dalam
rang
ka
untuk
rnenyempurnakan
undang----::9
yang
lama'
dalam
rnenghadapi era perdaganganglobal,
sertauntuk
rnempertaSankan';--: persaingan usaha yang sehat, dan juga
sebagai
tindak
lanjut penerapan konvensi-konvensi-
'
-lal
tentang merekyang sudahdiratifikasi
oleh Indonesia. Undang-UndangN0
15Tah,n
--
diharapkanmenjadi single
text
dalam permasalahanyang
menyangkut rnerek yang-
:.:::ikan
undang-undang yang berlaku selanj utnya.?ada saat
ini
dengan berlakunya Undang-undangN0
15
Tahun
200o,maka
undang--'-'t
inilah yang sekarang menjadi dasar hukum dalam perlindungan terhadap merek terdaftar. undang-UndangN0
15 tahun2001
tentangMerek
mengatur
juga
mengenai jenis-jenis -:,- :iantaranya diatur didalam pasar 1 butir 2, 3, dan 4 sebagaiberikut
:\lerek
dagang adalahmerek
yangseseorang
atao
beberapa
orang nembedakan dengan barang-barang100 I ).
digunakan pada barang
yang
diperdagangkan olehsecara bersama-sama
atau badan
hukum
untuksejenis lainnya.
(pasal
I
Butir
22UU
N0
15 TahunMerek Jasa adalah merek yang digunakan pada jasa yang diperdagangkan oleh sesorang
atau beberapa oranag secara bersama-sam
a
ataubadan hukum untuk membedakan denganjasa-jasa sejenis lainnya.(pasal
l
Butir
3uu
N0.
r 5Tahun
20or).Merek
Kolektif
adarah
merek
yang
diguanakan
pada
barang atau
jasa
dengankarakteristik yang
samayang
diperdagangkanoleh
beberapaorang atau
badan hukm
secara bersama-sama
untukk
membedakan dengan barangdan atau
jasa
sejenis lainnya.(Pasa 4 UU N0.15 Tahun 20Ot).
Penggolongan
jenis
merek
berdasarkanpasal
1
UU
N0.15
tahun 2001
tesebutdiatas atau
lebih
atau badan hukum. Bahkantegas menentukan bahwa suatu merek
-.:-rjukkan satu merek dapat
dimiliki
oleh satu orang:-:un
didalam Undang- undangMerek
tidak
secara
-
--
r.i
secara bersama-samaoleh lebih
dari
satu badan
hnkum,
hal
tersebut
tetap karena status hukum dari badan hukum adalah sama dengan orang .BAB
III.
METODE PENELITIAN
?'esearch
yang berasal
dan
kata
re
yang artinya kembali clan
to
search
adalah-
-:-i'Dengan
demikian
o'secaragramatikal
berarti.
mencari
kembali.pada clasar-nya sesuatu-
.
:icari
itu
adalah
pengetahuanatau
lebih
tepatnya pengetahuanyang
benar,
di
mana
" -
":ahuan
yang
benar
ini
nantinya
dapat
dipakai
untuk
menjawab
pertanyaan
atau
:
::ktahuan tertentu.3Metode penulisan hukum adalah sebagai cara kerja keilmuan yang salah satrmya clitandai
-:--'li]
penggunaan metode.Van
Peursen menterjemahkan pengertian metocle secara harfiah--;
Jikutip
padabuku
Rony
Hanitjo
Soemitro denganjudul
Metodologi
penulisan Hukum,--
-".-mulametode diartikan
sebagai suatujalan
yang harus ditempr-rh menjadi penyelidikan atau :....-tsan berlangsung menurut suatu rencana tertentu"aAdapun
jenis-jenis
penulisan yang dilakukan dalampenulisan ini
merupakan penulisan'--"1*4,
sebagai
penulisan hukum
yang
bersifat empiris berkaitan
dengan
upaya
untuk:r-rerikan
sumbangan yang berharga bagi perkembanganilmu hukum khususnya biclangHKI.
Sebagai penulisan
hukum dalam
kegiatan akademis, dimaksudkanuntuk
membedakan-'-'J3r1 penulisan
hukum
dalam kaitannya
dengan kegiatanyang bersifat
praktis
yang
lebih-
'-.ikan
untuk
memecahkan masalah-masalahpraktis. Bidang
ilmu
hukum
memiliki
karaktar--.
lihasyakni
dengan dengansifat
empirisnya.Sifat
khas (suigeneris),ilmu
hukum
tersebut:
:':ikan (a)
bersifat
empirik
analitis
yakni
memaparkandan
menganalisis terhadapisi
dan:*.'--ur hukum,
(b)
sistematis gejalahukum yakni
melakukan interprestasi terhadap substansi*''*:1
\jang berlaku, (c)menilai
hukum yang berlaku, (d)arli plaktis ihnu
hukum berkaitan erat'
Bambang sunggono, tgg7, Metodologi Penelitian Hukum, pr. Raja Grafindo persada, Jakarta, h. 2g-2g. aRonyHanitjo Soemitro, 1988, Metodotogi penulisan Hukum, dan Jurimetri, Cet lll, Ghalia lndonesia, h. 25.
r=i
dimensi normatifnya.
Bila
dilihat
substansipenulisannya,
menurut Rony
Hanitjo-r-'ro
penulisan
hukum
dapat
dibedakanmenjadi
penulisan
yang bersifat normatif
dan. :.:ll,'
Penelitian merupakan
suatu kegiatan
ilmiah
dengan
mencari data suatu
masalah,-.:-ukan
suatu metode yang bersifatilmiah
yaitu
metode penelitian yangsesuai dengan yang
-
---iiteliti'
Inti
dari metodelogi dalam setiap penelitian hukum adalah menguraikan tentang tata*.
cagaimana suatupenelitian hukum
itu
harus dilakukan.6Suatu metode merumuskan cara:
:
&t&u tata kerja untuk dapat memahami obyek yang menjadi sasaranilmu
pengetahuan yang-::::ngkutan.
Jadi suatu metodedipilih
berdasarkan dan memperlimbangkankeserasian dengan
-
:-'nya serta metode yang digunakan sejalan dengan tujuan,sasaran,variabel dan yang hendak-
.-.ti.
Sedangkan metodepenelitian
menguraikan secarateknik
apayang
digunakan dalam.:-:litiannya.7
Adapun metode penelitian yang digunakan dalam penelitian
ini
dapat diuraikan sebagai-
;::'Ut
:
Bab
.III.1.
Jenis penelitianPada penulisan
ini,
dalam
upayamengkaji dan
mencari pemecahan terhadap masalah--:
penulis
kemukakan, maka
jenis
penelitian yang
digunakan adalah penelitian
hukum'
=':irisartinya
penelitian lapangan.ssuatu penelitian dengan mengkaji penlasalerhan ber-dasarkan-'-::
\'ang terjadidi
lapangan. Penelitianini
menitikberatkan pada Pemahaman clan pernanfaatan.::k
Kolektif
oleh paraUMKM
di
Bali.'tbid, h. 26.
6Bambang
Waluyo, 2008, Penelitian Hukum Dqlom Prqktek,sinar Grafika, Jakarta, h.17.
,
'Noeng Maharjid,199O, Metodelogi Penelitian Kwantitqs,Rake Sodasih, yogyakarta, h.3"' 3ambang Waluyo op,cit,h.t6.
.
::
Iil,
2. Sifat penelitian?enelitian
ini
bersifatdeskriptif
yang mana bertujuan untuk melggambarkan secara tepat-
-,--t
suatuindividu,
keadaan, gejala atau kelompok tertentuuntuk
menentukan penyebaran---.ejala,
untuk
menentukan adatidaknya
hubungan suatu gejala dengan gejalalain
yangI -:r:i
di
dalam
suatu masyarakat.ePenelitianini
dilakukan
denganmengkaji
dan menelaah-
" 3I1g tejadidi
lapangan, yang bertujuan untuk mendapatkan gambaran nyata clari fakta yang-..
: dengan permasalahan yang ditangani..
.:rs
dan sumber data=:is data
Jenis data yang digunakan
dalam
mengkaji penulisanpenelitian
ini
adalah data primer-
-
l3t?
sekunder. Dataprimer
adalah data dasar yang diperoleh langsungdari
objek penelitian-
--
observasi, wawancaradari
informan dan responden, sampel dan sebagainya.l0 Data primer-
--:iri
penelitian
ini
diperoleh
dari
wawancara
dengan para
pihak
yang
terkait
dengan:-::-3sal&han yang akan
diteliti
dan data sekunder adalah data yang diperoleh dari bahan-bahan::-stakaan'll
Dalam penelitian
ada beberapajenis
pendekatan,yaitu
pendekatanperundang-'-'-:-ngan (statute approach), pendekatan kasus (case approach), pendekatan historis
(historical
-:
-cach),
pendekatan konseptual (conseptualapproach).
pendekatanfakta (fact
approach),
--:*-- : endekatan perb andingan (c o p a r a t ifup p r o a c h ) .1
2
-Amiruddin
& Zainal Asikin, 2Q04, Pengontor Metode Penelition Hukum, pr Raja GrafinrJo persada, Jakarta,
::
:-^
--Soerjono
Soekanto dan Sri Mamudji, 2005, CetakanV, Penelition Hukum Normatif Suotu Tinjouan Singkat, : r..awali, Jakarta, h.12.
".tbid, h.t4-75. -'Peter
Mahmud Marzuki, 2005, Penelition Hukum, Kencana prenada Media, Jakarta,h.97.
l:ndekatan
yang digunakan dalam penulisanini
adalah pendekatanfakta
(fact approach)*r
*-
-r, SumberDatalata
Primer yang
digunakan
dalam penelitian
ini
sumber datanya
diperoleh
darir":
.-r-irlapangan
(/ield
research),
yaitu
data-data.yang diperoleh
dengan
mengadakan:1:--''ll1
langsungke
lapangan, yang dilaksanakan dengan metode wawancara dan kuisioner.;: I
--rl
TerryHutchinson
" nondoctrinal
research is characterizecl by a lesser emphasis on the.
''.
qnd secondary sourceof
law
".t3yang artiinya
penekanan penelitiitian
doktrinal
ditandai'
-'
.:mber
hukum
primer
dan sumberhukum
sekunder.Dalam arlian penelitian
ditekankan'-:'
s:mber lapanganuntuk
memperoleh dataprimer,
sedangkan data yang bersifat sekunder.
,::,-eh
dari
bahan-bahantertulis
baik dari
bahanhukum
maupunnon hukum.
bahan-bahan' -
-
:remberikan
penjelasan tentang bahanhukum
primer, meliputi hasil
penelitian
hukum,-
.::r1'a dari kalangan hukum dan seterusnya.loData sekunder yang sumber datanya diperoleh**-
::nelitian
kepustakaan(library
research),yaitu
data-data ataubahan penulisanini
diperoleh-
*-
--:eratur-literatur dan peraturan perundang-undanganyang
ada kaitannya dengan masalah .- -: -.i&fl lIIl,'"-
=.nik
Pengumpulan DataDalam pengumpulan data
di
lapangan,
teknik
yang
dipergunakan
adalah
teknik
-
::cara
atau interview. MenurutM.
Mochtar, teknik wawancara adalah;"Teknik
atau metode':::sroleh
informasi untuk tujuan
penelitian
dengancara melakukan
tanyajawab
secara*-'!ing
(tatapmuka),
antara pewawancara dengan responden, Selain dengan earatatap muka"
-:rry Hutchinson, 2002, Reseorching and writingin law, Lawbook, co Riverwood, NSW, h.1g.
-
"' att, Robert, 200!, concise Legol Research, The Federation press, Leichhardt, NSW, h.l,
'':-'nan
Ashshofa, 2oo!,Metode penelition Hukum, cet. lll, Rhineka cipta, Jakarta, h.103.
'|LrL',"
-"-:::
:3pat dilakukan
secaratidak
rangsung dengan terepon
atau
surat,,.r6wawancara"'
:iri
r:r--'-r
kebebasan yang terbatas pada para penan yal
interviewer
untukmenanyakan lain di'iiiu
r'::--l:iil'
Namun
kebebasan tersebut tetapterbatas sepanjang
tidak
menyimpangclengan
:i:''".*-*
:=:elitian
yang telah
dirumuskan"lT,wawancara
dapat dibedakan
menjadi
wawancara 'lr"-r-*r-r-r':ertutupyaitu
jawabannya
telah
disediakan
lebih dahulu dan
responden tinggal
-r:' -
:iantarajawaban yang telah
disediakan, wawancara
tidak
berstruktur/ terbuka yaitu
'-
terbukayang memungkinka,
responden
untuk
menjawabsesuai dengan keinginan
m
lo'F'ltperolehinformasi lebih
banyak serta
lebih
mendaram.t'Dataprimer
adalah*Data
yangnumrytrttan oleh peneliti sendiri
selamapenelitian
berlangsung.Berartibahwa pada
waktuprmn;*n
dimurai data berum ada,baru
ad,a dataseterah penelitian berrangsung,,.rePengumpulan data sekunder melalui studi kepustakaan
atau
ribrary research,teknik
yang
hryi'nekan
adalah membaca, menganalisaliteratur-riteratur yang
terkait
dengan masarah yang
ffi'
sehingga nantinya akanditarik
sebuah kesimpulan
terhadap data tersebut.Studi dokumen
uE
di
istilahkan
denganstudi
kepustakaanyang
merupakanbagian
penting
daram
setiapditian-Tujuan
studi
kepustakaan
adalah
menunjukkan
jaran
pemecahanpermasarahan
nrplifian.20
Instrumen
yang
dipergunakanuntuk
mengumpulkandata
sekunder
adalahkartu yang
mf,
sesuai dengan
pokok
bahasan
yang
ada hubungannya dengan
permasarahanucitian'Datayangdiperoreh
daribahan-bahan pustaka mencakup sebagai berikut :
.
-"iochtar,Lggg, peng-antar Mebdorogi penerition, sinar
Karya Dharma, Jakarta, h. 7g.
-
? Jokosubagyo' L991, Metode penle,tition Dolom
reori aon
iratiot,
nineka cipra, Jakarta, h. 43'
':,':aris' 2oog, Metode peneritianSuotu pendekoton proposar,
BumiAksara, lakarta, h.66.
-""uhammad
Zainuddin,
,rrr,
irrrirto-gi
eenetitian, Laksbang Justitia surabaya, h. 34.
' = '-cang sunggono, 2005, Metode penerition Hukum,pr
Raja Grafindo persada, h. 42.
:':-hukumprimeryaitubahan-bahanhukumyangmengikat;
.-
--
L,,1,r1111Sekunder yung
*.*u.r-itut,
p"nl.iuru:nn
.t
genai bahanhukum
primer'
- ::-:. Ilur\u
:::3:ii
misalnya,
rancangan#il-;ilaig,"hasil-hasil
ienelitian' hasil
karya
dari;*
T.[l,Ti;,1?i,'ffi:Xi?fr
*
vans,memberikan
petunjuk
maupun penjelasa'
:.:-aJap
bahan hukumprimer
danslnrrder,
contohnya adatan kamus' ensiklopedia',:-:3{s kumulatif,
dan seterus ny a'21!.-
*:...,gan
dengan bahan
hukum primer,
E.
campbell,
seperti
yang dikutip
oleh
.
--:
. -:-:.1o. mengemukakan bahwa:1
-...:.hukumprimermeliputi.dokumen.dokumenresmidar.iyangberlvenang
_"::.-:3ntUk
hukum (the
autho.ituti,..,."ords
of
the
law
made
by
the
lar,v making _ _ - -:-:arives). Demikian pula, dinyatakan oi"r-,wuu
bahwa sutnber bahan hukum primer_--..:_:. dokumen-dokumen
hukum
y;^iiu"",
oleh
lembaga-lembaga (badan-badan)
__.: :erwenurrg
*.rrifr.niuf. frufr*(t6-e
primary
sources ofIalv
arethose authoritative
.:-,:iS
of
law
madeby
law
making
u"ai.tl
yang
meliputi
perundang-undaugan yang_
:.-::
oleh
parremen,peratrrur-p.ru,iri"r,"1..,jur:"r.an-t<euiia[an,
perintah-perintah dan
--,:-badan
p.-;;;i*i
tuturn
Oan
laporan-laporan
tlntang
keputusan-keputusan
:t-,1:Q3
yalg
berw*urrg
dan laporan-laporan tentang putusanhakim
pengadilan yang.
_.
-tSlfrrder,
selain memberikan penjelasan terhadap bahan hukum primer' letapi iuga--.:tpbell
merupakan"Bahan
hukumyang dipublikasi,
tidak
termasuklaporan
daripembentuk
hukum (the publication that
pertain
to
law
which
are not
themselvesimive
records of legalrules)"
'235.Pengolahan Dan Analisis Data
-
:,---:- Pengolahan Data
.:.<nikpengolahandatadalampenulisaninidenganmengumpulkandanmengambildata
ru-r
.j-!:
lapangan meupundari
kepustakaan kemudiandiolah
secarakualitatif
dan disajikanEq@:[,Jeskriptif
kualitatif, yaitu
dengan menggambarkan secaralengkap sebagaimana
adanr:
ffiriMamudji,l99o,PenelitiqnHukumNormotif:SuotuTinjouonSingkat,Ra,:'..:
.
=::
lsllanjutnya disebutSoerjono Soekanto'll'-11*^11:- Dara\,2n2n perizinan dan Penegakani-
r-',
.="ilil1l,Jtil;J"'J.;,:-"Jf#;on,r,-rr",rr,
Datam perayanan Perizinan dan Penegakani-r-^.
|-.'.:?^lkandi
Wilayah Laul,,,Disertosl,ProgramPascasarjanaUniversitasAirlangga,Surabaya,h.14,].-::
:.,.j3ambell,1996,Lego!ReseorchMaterialsondMethod,TheLawBookCompanyLimited,Sydnel,,.'1.:
tt : ).
.;1'.-;--spek yang berkaitan
dengan masalahyang
dibahas sehingga dapat diperoleh;
:r.:r.lrr dan
suatu kesimpulan.
Setelahdata sudah
terkumpul
baik
dari
penelitian-
'-
:enelitian
kepustakaan kemudiandi
klasifikasikan
secarakualitatif
sesuai denganyang
diteliti
dan kemudian
di
analisis
denganteori-teori
yang relevan
dengandan kemudian
di
simpulkan untuk menjawab permasalahan tersebut.- - {^+^
- ----_: -: ud,Ld.
-*.lisis
data merupakan kegiatanuntuk mengkaji
atau menelaahhasil
pengolahan data;; *
:antu
denganteori-teori
hukum,
prosesuntuk
menganalisisdata dilakukan
sebagai:.
\4enggabungkan
antaru
data satu
dengan data
yang
lainnya
sesuai
dengan permasalahan yang akandikaji.
:.
Untuk
memahami makna
dari
keseluruhandata
hasil
suatu penelitian
digunakanteknik interpretasi, sehingga memperoleh gambaran permasalahan yang akan
diteliti.
.*
:::ruk
analisis yang dilakukan
merupakan penjelasan-penjelasan,bukan
berupaangka--"r..
.
s:atistik atau bentuk angka lainnya.2a-
..:lk
penyajian dataSetelah menganalisis data
melalui
penafsiran atas keseluruhan data yang diperoleh dari::*:--::an,
selanjutnya data tersebutdisajikan
secaradeskriptif
dengan menggambarkan secara--:::
Derrnasalahanyang
diteliti
dengan
ulasaR rnenggunakanteori-teori
hukum.Data
yang---'.-.-kan
adalah datakualitatif
berupa"lnformasi
yang bersifat
menerangkan clalam bentuk*' =.
maka data tersebut
tidak
dapat
diwujudkan
dalam
bentuk
angka-angka, melainkant"
rbid,, h. 106.
i
*r:u
penjelasanyang
menggambarkan keadaan, proses, peristiw'a teftetltu.25Searah..--..:.
runtun,logis
danefektif,
sehingga memudahkan pemahaman dan interpretasi datadata dilakukan secara komprehensif dan lengkap".26Komprehensif diartikan bahwa
-::a
secara"Mendalam dari
berbagai aspek sesuai denganlingkup
penelitian.Lengkap":"k
ada bagian yang terlupakan, semua sudah masuk dalam analisis"2T:\
.BIAYA DAN JADWAL PENELITIAN.
e,tr Biaya.
Biaya penelitian
ini
40.000.000 denganrincian
sebagai berikut.-1.2
Jadwal Penelitian
-1.2.1
Tahun
Pertama
t'
rbid., h.94.
tu
Abdulkadir Muhammad, 2OO4,Hukum don Penelitian Hukum, PT. Citra Aditya Bakti, Bandung,h.772.
:-I Dlo.
Gajih/upah Rp.4.000.000
B ahan/perangkat penunj ang
Rp.
16.000.000.Perjalanan Rp. 8.000.000.
Perrgalahat
data, Laporan, Publikasi
dalam jurnal,
menghadiri seminar, Pendaftaran
HKI
danLain-lain
Rp
12.000.000.Jenis
Kegiatan
Bulan
1 ,' 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 Pembuatan
Proposal Tahap
I v-
Persiapan 2Lknelusuran
khan
F:nelitian
?enyusunanlelaporan
707o Penelitian ? envusunan.rporan
100% Felaporan 100% Fenelitian JenisKegiatan
PembuatanFroposal Tahap
n Fersiapan PengurusanIjin
Penelitian1.2.2Tahun Kedua
?.laporan
707o!
enelitian Penelusuran Bahan 22: - :.,1.3fI
:
- SUnan- :rn
100% :t
",LIiln
: :.:!ufill,
".litian
..nis Kegiatan
PembuatanProposal
TahaPI
Persiapan PengurusanIjin
P enelitian Penelusuran BahanPenelitian
PenvusunanPelaporan
70%o Penelitian r,1.3Tahun Ketiga
10o/o: : :'. USUtrSIl