KLASIFIKASI KAIN TENUN BERDASARKAN TEKSTUR & WARNA DENGAN METODE K-NN
Teks penuh
Dokumen terkait
Tahapan pada proses ekstraksi ciri citra dengan menggunakan Algoritma Gray Level Co-Occurrence Matrix (GLCM) dapat dilihat pada Gambar 3. Gambar 4.Diagram Alir Ekstraksi
3.2.1 Ekstraksi fitur citra tenun menggunakan GLCM dan contoh perhitungan
Proses pendektesian penyakit ini terdiri dari berapa proses, yaitu proses ekstraksi warna menggunakan metode Color Moments, kemudian ekstrasi tekstur menggunakan GLCM
Metode yang diajukan dalam penelitian ini adalah menggabungkan features Histogram of Oriented Gradient (HOG) dan features Gray-Level Co-occurrence Matrix (GLCM)
Penelitian ini akan mencoba melakukan proses klasifikasi citra dengan metode GLCM dan JST (Jaringan Syaraf Tiruan) didasari fitur tekstur menggunakan 4 sampel batik.
Penelitian ini akan mencoba melakukan proses klasifikasi citra dengan metode GLCM dan JST (Jaringan Syaraf Tiruan) didasari fitur tekstur menggunakan 4 sampel batik.
Ekstraksi tekstur yang dihasilkan dari citra contrast adjustment , dan pada saat proses ekstraksi tekstur menggunakan metode GLCM dengan menggunakan lima fitur yang dapat
Proses pendektesian penyakit ini terdiri dari berapa proses, yaitu proses ekstraksi warna menggunakan metode Color Moments, kemudian ekstrasi tekstur menggunakan GLCM