Paragraf yang baik adalah
paragraf yang terdiri dari
sebuah kalimat utama
Kalimat utama adalah kalimat yang
menjadi dasar pengembangan
paragraf tersebut. Dalam kalimat
utamalah, biasanya terdapat
gagasan utama paragraf tersebut.
Jenis paragraf
(berdasarkan kalimat
utamanya)
Paragraf Deduktif
Paragraf Induktif
Paragraf Campuran
Paragraf Deduktif
Paragraf yang dikembangkan dari
sebuah pernyataan umum yang
kemudian dijelaskan dengan beberapa
pernyataan khusus.
Dengan kata lain, paragraf deduktif
Umum
Khusus
Khusus
contoh
Benda cagar budaya di Indonesia menjadi incaran kolektor. Salah satu benda tersebut
adalah arca Aksobhya Buddha yang sedang
duduk bersila dengan kedua telapak tangan di
Paragraf Induktif
Paragraf yang dikembangkan dari
beberapa pernyataan khusus yang
kemudian disimpulkan ke dalam
sebuah pernyataan umum
Dengan kata lain, paragraf induktif
Umum
Khusus
contoh
Untuk menjadi karyawan PT Digital
Modern, syarat utamanya adalah sarjana. Akan tetapi, tidak cukup sarjana saja. Calon karyawan harus memiliki Indeks Prestasi
bagus di Perguruan Tingginya, minimal 2,75. Calon karyawan juga harus menguasai salah satu bahasa asing, Inggris atau Mandarin. Jika semua persyaratan administratif sudah
terpenuhi, mereka harus lulus serangkaian tes
yang diselenggarakan oleh PT Digital Modern.
Jadi, memang tidak mudah untuk dapat
Paragraf Campuran
Paragraf yang dikembangkan dari sebuah
pernyataan umum yang dijelaskan oleh
beberapa pernyataan khusus dan
kemudian diakhiri dengan menegaskan
kembali pernyataan umum sebelumnya.
Dengan kata lain, paragraf campuran
Umum
Khusus
Khusus
Khusus
contoh
Benda cagar budaya di Indonesia menjadi
incaran kolektor.
Salah satu benda tersebutadalah arca Aksobhya Buddha yang sedang
duduk bersila dengan kedua telapak tangan di atas paha. Benda seni tersebut tergolong
Paragraf Tersirat
Paragraf yang seluruh kalimatnya
membangun satu gagasan utama. Artinya,
seluruh kalimat dalam paragraf tersebut
adalah kalimat utama.
Sehingga, untuk menentukan gagasan utama
paragraf tersirat kita harus menyimpulkan
sendiri.
contoh
Desa itu tidak indah, nyaris buruk, dan
ternyata juga tidak makmur dan subur. Mereka
semakin terkejut lagi waktu menemukan
rumah Mbok Jah. Kecil, miring, dan terbuat dari
gedek, dan kayu murahan. Tegalan yang selalu
diceritakan ditanami dengan palawija nyaris