13 BAB III
METODOLOGI PENELITIAN DAN PERANCANGAN SISTEM
3.1 Metodologi Penelitian
Adapun metodologi penelitian yang digunakan adalah sebagai berikut:
a. Studi Fisibilitas
Dilakukan penyebaran quisioner secara acak dan wawancara dengan Toni Benington selaku pakar untuk memperoleh infomasi yang diperlukan terkait dengan penelitian dan pengambilan sampel berjumlah 30 (Laplace, 1812).
b.Studi Literatur
Studi Literatur akan dilakukan dengan mempelajari dan mencari referensi guna mendalami topik terkait algoritma Sattolo Shuffle, struktur data Queue, dan literatur lainnya terkait dengan penelitian.
c. Perancangan Sistem
Tahap perancangan system akan dilakukan dengan membuat perancanggan seperti flowchart, data flow diagram, database dan UI dalam aplikasi berbasis mobile apps.
d. Pembuatan Sistem
Pada tahap pembuatan sistem, akan langsung dilakukan proses pemrograman menggunakan bahasa pemrograman PHP.
e. Evaluasi
Proses evaluasi akan menggunakan EUCS untuk melihat kepuasan terhadap hasil penyusunan pola latihan dan skala Likert dengan enam tingkatan.
14 f. Penulisan Laporan
Penulisan laporan dimulai dari rangkaian awal seperti studi literatur hingga proses evaluasi kesimpulan dari penelitian yang telah dilakukan.
3.2 Perancangan Sistem
Sistem dirancang dilakukan dengan membuat perancangan Sitemap, Data Flow Diagram (DFD), Flowchart, Entity Relationship Diagram (ERD), Struktur Tabel, Database Schema dan Rancangan Antarmuka Aplikasi.
3.2.1 Data Flow Diagram
Data Flow Diagram digunakan untuk menghubungkan relasi antar entitas. Pada penelitian ini DFD yang dibangun sebagai berikut:
Gambar 3.1 DFD Level Konteks
Gambar 3.1 merupakan data flow diagram level konteks dari sistem rekomendasi penyusunan pola latihan fitness. Terdapat 2 Entitas yaitu admin dan user. User mengirim data informasi ke sistem dan dikembalikan berupa data penjadwalan. Admin mengirim data tambah, hapus, dan ubah ke sistem. Sistem mengembalikan data berupa data seluruh latihan.
15 Gambar 3.2 DFD Level 0
Gambar 3.2 merupakan data flow diagram level 0, turunan dari data flow diagram level konteks sistem rekomendasi penyusunan pola latihan fitness. User mengirim data untuk di authentikasi dan diterukan kepada subsitem penjadwalan.
Subsistem akan mengembalikan data penjadwalan ke user. User harus mendaftar dan melakukan login sebelum dapat melakukan penjadwalan latihan. Subsistem manajemen dapat menambah, menghapus, dan merubah data latihan melalui admin yang diteruskan ke workout.
3.2.2 Sitemap
Perancanngan dilakukan dengan membagi struktur halaman website menjadi beberapa bagian yaitu halaman utama, halaman Login, halaman tentang kami,
halaman pemilihan sesi latihan dan halaman penyusunan jadwal pola latihan.
16 Gambar 3.3 Sitemap
3.2.3 Flowchart
Flowchart (bagan alir) merupakan sebuah gambaran bentuk diagram alir
dari algoritma-algoritma dalam suatu program, yang menyatakan arah alur program tersebut (Pahlevy, 2010).
A. Flowchart Halaman Utama
Gambar 3.4 Flowchart Tampilan Utama
17 Gambar 3.4 merupakan flowchart tampilan utama web sistem rekomendasi penyusunan jadwal latihan. Halaman ini dapat merujuk ke halaman lainnya.
B. Flowchart Halaman Login
Gambar 3.5 Flowchart Halaman Login
Gambar 3.5 merupakan flowchart login. Pengguna yang melakukan login dengan memasukan username dan password yang sudah didaftarkan sebelumnya.
Jika pengguna belum melakukan pendaftaran, maka akan diarahkan ke halaman
18 register. Pengguna yang berhasil login akan kembali ke halaman utama dan dapat
menyusun jadwal latihan yang diinginkan.
C. Flowchart Halaman Register
Gambar 3.6 Flowchart Halaman Register
Gambar 3.6 menunjukan tampilan flowchart melakukan registrasi.
Pengguna yang belum mendaftar harus mengisi form data diri seperti username,
19 password, tanggal lahir, jenis kelamin, email, dan nomor telepon. Data diri akan di
validasi dengan database user. Data yang berhasil terdaftar akan disimpan dalam database user dan kembali ke halaman login.
D. Flowchart Halaman Admin
Gambar 3.7 Flowchart Halaman Admin
Gambar 3.7 merupakan flowchart pada sisi admin. Admin dapat melalukan edit, delete dan add workout apabila dibutuhkan. Halaman ini berguna untuk menambah variasi latihan terbaru, menghapus, dan merubah latihan. Setiap proses
20 yang dilakukan akan disimpan dalam database workout. Workout yang ditampilkan pada halaman ini diambil dari database workout.
E. Flowchart Edit Workout
Gambar 3.8 Flowchart Edit Workout
Gambar 3.8 flowchart pada halaman admin untuk melakukan perubahan workout. Admin dapat merubah seluruh data pada form tersebut termasuk gambar latihan. Data yang telah diubah akan disimpan di database dan ditampilkan pada halaman admin.
21 F. Flowchart Delete Workout
Gambar 3.9 Flowchart Delete Workout
Gambar 3.9 merupakan tampilan flowchart pada halaman admin untuk menghapus data workout. Pesan konfirmasi untuk memastikan apakah admin ingin menghapus workout tersebut. Workout yang telah dihapus akan disimpan di database. Jika user tidak jadi menghapus latihan, maka akan kembali ke halaman admin yang menampilkan seluruh latihan.
22 G. Flowchart Add Workout
Gambar 3.10 Flowchart Add Workout
Gambar 3.10 merupakan flowchart untuk menambah workout pada halaman admin. Admin dapat menambah jenis latihan untuk memperbanyak variasi latihan.
Data workout baru yang ditambahkan akan disimpan ke database dan ditampilkan pada halaman admin. Latihan yang ditambahkan akan muncul pada saat user menjadwalkan latihan.
23 H. Flowchart Halaman Penjadwalan
Gambar 3.11 Flowchart Halaman Penjadwalan
24 Gambar 3.11 merupakan flowchart halaman penjadwalan mengambil data workout_session, break_days, start_date, dan user_info. Kemudian session dibagi
4 otot besar. Pengguna dapat memilih tanggal latihan, jumlah hari untuk istirahat, dan jumlah sesi latihan sesuai kebutuhan. Masukan dari pengguna akan di-generate menjadi plan_id dan menentukan set target setiap otot.
I. Flowchart Workout Plan
Gambar 3.12 Flowchart Workout Plan
25 Gambar 3.12 flowchart workout plan akan menarik target dari database berupa gerakan compound dan isolate yang kemudian diacak menggunakan algoritma sattolo shuffle. Dalam 1 sesi latihan dianjurkan menggunakan 3 gerakan compound dan 2 gerakan isolate. Gerakan tersebut masing-masing akan disimpan dalam database workout details.
J. Flowchart Sattolo Shuffle
Gambar 3.13 Flowchart Algoritma Sattolo Shuffle
26 Gambar 3.13 Flowchart Algoritma Sattolo Shuffle melakukan shuffle workout dengan menghitung panjang origin_array. Element i ditukar dengan element r yang merupakan random dari index ke-0 sampai index ke –i. Shuffle akan terus berjalan hingga nilai i lebih kecil dari pada 0.
3.2.4 Entity Relationship Diagram
Gambar 3.14 Entity Relationship Diagram
Gambar 3.14 merupakan Entity Relationship Diagram dari sistem rekomendasi penjadwalan pola latihan fitness. Terdapat 4 entity, yaitu users, workout_plan, workout, dan workout_details. Workout_details merupakan entity baru dari hubungan many-to-many dari workout_plan dan workout.
27 3.2.5 Database Schema
Gambar 3.15 Database Schema
Database Schema menggambarkan secara visual tentang hubugan antar
tabel dalam suatu database. Dalam perancangan sistem rekomendasi penyusunan pola latihan fitness terdapat 5 (lima) tabel yang digunakan yaitu, users, workout_detail, workout, workout_plan, dan notes.
3.2.6 Struktur Tabel
Berikut adalah tabel tabel yang digunakan dalam sistem yang disimpan dalam database MySQL.
1. Tabel Users
Tabel Users berfungsi untuk menyimpan data yang berisi informasi pengguna dan admin.
Tabel 3.1Struktur tabel users
No Nama Kolom Tipe data Keterangan
1 user_id int(11) PRIMARY KEY
2 user_name varchar(20)
3 phone_number varchar(14)
28 Tabel 3.1 Struktur table users (lanjutan)
No Nama Kolom Tipe data Keterangan
4 email varchar(30)
5 date_of_birth Date
6 gender varchar(10)
7 password varchar(50)
8 salt varchar(10)
2. Tabel Workout
Tabel Workout berfungsi menyimpan data semua latihan.
Tabel 3.2 Stuktur Tabel workout
No Nama Kolom Tipe data Keterangan
1 workout_id int(11) PRIMARY KEY
2 workout_name varchar(50)
3 workout_pict varchar(50)
4 primary_target Enum
5 workout_type Enum
3. Tabel workout_plan
Tabel workout_plan menghubungkan user dengan jadwal latihan yang dibuat.
Tabel 3.3 Struktur Tabel workout_plan
No Nama Kolom Tipe data Keterangan
1 plan_id int(11) PRIMARY KEY
2 user_id int(11) FOREIGN KEY
4. Tabel workout_details
Tabel workout_details menghubungkan jadwal user yang telah disimpan dengan jenis latihan yang akan dilakukan.
Tabel 3.4 Struktur Tabel workout_details
No Nama Kolom Tipe data Keterangan
1 detail_id int(11) PRIMARY KEY
2 date Date
3 plan_id int(11) FOREIGN KEY
29 Tabel 3.4 Struktur Tabel workout_details (lanjutan)
No Nama Kolom Tipe data Keterangan
4 workout_id int(11) FOREIGN KEY
3.2.7 Rancangan Antarmuka
A. Rancangan Antarmuka Halaman Awal
Rancangan antarmuka dibuat dengan manggunakan software Balsamiq Mockup. Balsamiq digunakan untuk melakukan desain atau prototyping dalam pembuatan tampilan user interface sebuah aplikasi.
Gambar 3.16 Rancangan Antarmuka Halaman Awal
Gambar 3.16 merupakan rangangan antarmuka halaman awal sistem rekomendasi penyusunan pola latihan fitness. Pada tampilan ini terdapat informasi berupa kelebihan dari latihan beban dan alasan menggunakan penjadwalan dalam melakukan latihan angkat beban. Terdapat tombol train me yang akan merujuk ke halaman train.
30 B. Rancangan Antarmuka Halaman About Us
Gambar 3.17 Rancangan Antarmuka Halaman About Us
Gambar 3.17 merupakan rancangan antarmuka halaman about us. Halaman ini menjelaskan informasi tentang tujuan pembuat sistem rekomendasi dan pakar yang terlibat dalam pembuatan sistem rekomendasi ini.
C. Rancangan Antarmuka Halaman Login
Gambar 3.18 Rancangan Antarmuka Halaman Login
31 Gambar 3.18 merupakan rancangan antarmuka halaman login. Inputan yang harus dimasukan yaitu username dan password yang dibuat saat melakukan registrasi. Apabila pengguna belum memiliki akun, maka dapat masuk ke halaman register.
D. Rancangan Antarmuka Halaman Register
Gambar 3.19 Rancangan Antarmuka Halaman Register.
Gambar 3.19 merupakan rancangan antarmuka halaman register. Pengguna melakukan registrasi dengan mengisi data diri berupa username, password, tanggal lahir, jenis kelamin, email, dan nomor telepon. Data pengguna kemudian disimpan dalam database sistem dan dapat melakukan login dengan menggunakan username dan password.
32 E. Rancangan Antarmuka Halaman Train
Gambar 3.20 Rancangan Antarmuka Halaman Train
Gambar 3.20 merupakan rancangan antarmuka halaman train. Halaman ini memiliki perbedaan pada tombol “Go !” dan informasi dengan halaman utama.
Halaman ini bertujuan untuk memastikan pengguna untuk menjadwalkan latihan.
Pengguna tidak dapat melakukan penjadwalan apabila belum melakukan login.
F. Rancangan Antarmuka Halaman Penjadwalan
Gambar 3.21 Rancangan Antarmuka Halaman Penjadwalan
33 Gambar 3.21 merupakan rancangan antarmuka halaman penjadwalan.
Pengguna dapat memilih tanggal untuk memulai latihan dan jumlah hari untuk melakukan istirahat. Istirahat yang cukup dapat mengoptimalkan perkembangan otot. Terdapat 3 pilihan sesi latihan yaitu, 4 sesi, 8 sesi, dan 16 sesi. Pemilihan sesi juga disesuaikan dengan kebutuhan pengguna.
G. Rancangan Antarmuka Workout Plan
Gambar 3.22 Rancangan Antarmuka Workout Plan
Gambar 3.22 rancangan antarmuka workout plan menampilkan kalender sesuai dengan sesi beserta break day yang dipilih oleh pengguna. Pengguna juga dapat melihat riwayat latihan sebelumnya dan latihan apa yang akan dilakukan pada sesi lainnya.
34 Gambar 3.23 Dialog Box Workout Plan
Gambar 3.23 merupakan dialog box yang menampilkan jenis latihan yang akan dilakukan setiap sesinya. Isinya terdiri dari target otot, nama gerakan dan perpindahan gambar gerakan pertama dan gerakan terakhir.
H. Rancangan Antarmuka Halaman Admin
Gambar 3.24 Rancangan Antarmuka Halaman Admin
35 Gambar 3.24 merupakan rancangan antarmuka halaman admin yang berisi workout_name, primary_target, workout_type dan workout_pict yang dipanggil
dari database workout. Pada halaman ini, admin dapat mengubah, menghapus dan menambahkan latihan.
Gambar 3.25 Dialog Box Edit Workout
Gambar 3.25 merupakan form yang muncul saat mengubah workout. Admin dapat mengubah workout_name, primary_target, workout_type dan workout_pict.
Perubahan workout akan disimpan dan diperbarui di database.
36 Gambar 3.26 Dialog Box Delete Workout
Gambar 3.26 merupakan form yang muncul saat ingin menghapus workout.
Dialog box ini berguna untuk memastikan kembali admin ingin menghapus data tersebut. Data latihan yang dihapus kemudian disimpan dalam database dan tidak dimunculkan dalam penjadwalan latihan user. User dapat membatalkan hapus latihan dengan menekan tombol silang di sisi kanan atas.
Gambar 3.27 Dialog Box Add Workout
Gambar 3.27 merupakan form saat admin menambah workout. Form yang harus diisi berupa workout_name, primary_target, workout_type dan workout_pict.
Gambar pertama merupakan gerakan awal dan gambar kedua merupakan gerakan akhir dari latihan tersebut.