• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III METODE PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN. dikenal dengan Research and Development (R&D). Penelitian dan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "BAB III METODE PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN. dikenal dengan Research and Development (R&D). Penelitian dan"

Copied!
16
0
0

Teks penuh

(1)

32 BAB III

METODE PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN

A. Model Penelitian dan Pengembangan

Penelitian ini menggunakan penelitian dan pengembangan yang dikenal dengan Research and Development (R&D). Penelitian dan Pengembangan merupakan suatu proses yang mengembangkan suatu produk baru atau memperbaiki produk yang sudah ada sehingga dapat dipertanggungjawabkan. Sedangkan menurut (Sugiyono, 2015) menyatakan bahwa R&D (Research and Development) atau penelitian dan pengembangan bersifat lungitudinal yang berarti bertahap. Produk yang akan dikembangkan dapat berfungsi jika adanya analisis kebutuhan yang ada di lapangan. Jenis penelitian dan pengembangan ini dapat menghasilkan sutu produk seperti alat peraga, buku, majalah, dan program pada komputer. Penelitian ini menghasilkan suatu produk seperti alat peraga yang didesain tematik yang menghasilkan media audio visual.

Penelitian yang akan dikembangkan oleh peneliti untuk membuat produk baru yaitu media pembelajaran. Media pembelajaran tersebut yaitu Media Kotak Ajaib Tematik (KOATIK) Tema 5 Subtema 1 Untuk Siswa Kelas II SD. Adanya Media Kotak Ajaib Tematik (KOATIK) ini dapat membantu guru untuk menyampaikan materi dengan mudah kepada siswa.

Pada penelitian ini menggunakan model penelitian pengembangan ADDIE. Model pengembangan ADDIE memiliki tahapan yang sederhana dan pengimplementasiannya sistematis. Model ADDIE memiliki lima

(2)

langkah atau tahapan, analisis (analyze), perencanaan (design), (development), implementasi (implementation), dan evaluasi (evaluation)

(Branch, 2009). Peneliti memilih model ADDIE dikarenakan pada model penelitian ini memberikan kesempatan untuk melakukan evaluasi secara terus menerus sehingga produk yang dihasilkan lebih valid.

B. Prosedur Penelitian dan Pengembangan

Prosedur Penelitian dan Pengembangan media pembelajaran KOATIK menggunakan model ADDIE memiliki lima langkah dalam membuat produk yaitu Analyze, Design, Development, Implementation, dan Evaluation (Branch, 2009). Berikut bagan langkah dalam pengembangan model ADDIE yaitu:

revision revision

revision revision

Gambar 3.1 Bagan Pengembangan Model ADDIE (Branch, 2009)

Evaluate

Implement Design

Develop Analyze

(3)

1. Analisis (Analyze)

Pada tahapan analisis peneliti melakukan observasi dan wawancara mengenai permasalahan dan kendala yang dihadapi siswa kelas IIA SDN Sumbersari 01 Malang. Peneliti mengidentifikasi masalah pada pembelajaran siswa. Peneliti juga menganalisis karakteristik siswa kelas IIA yang berjumlah 26 siswa terdiri dari 18 siswa laki-laki dan 8 siswa perempuan. Siswa kelas IIA SDN Sumbersari 01 Malang memiliki karakteristik sering berbicara dengan teman tetapi pada saat pembelajaran masih terlihat pasif. Pada proses pembelajaran siswa terlihat mudah bosan dan siswa pada proses pembelajaran kurang konsentrasi dan fokus.

Karena di sekolah sering menggunakan media benda konkret yang fokus pada satu mata pelajaran saja tidak menggunakan media tematik, sehingga pembelajaran kurang menarik.

2. Perancangan (Design)

Berdasarkan analisis kebutuhan, tahapan selanjutnya yaitu membuat desain produk yang akan dikembangkan menjadi suatu produk media pembelajaran. Pada tahap ini terdapat beberapa langkah dalam membuat desain. (a). Menentukan materi yang akan digunakan, (b) Menentukan KI dan KD yang sesuai kurikulum 2013 yang diterapkan di sekolah, (c) Menentukan jenis media pembelajaran yang akan digunakan yaitu media pembelajaran tematik, (d) Melakukan rancangan bahan dan bentuk dari media pembelajaran, dan (e) Membuat media pembelajaran, pada

(4)

pembuatan media pembelajaran Kotak Ajaib Tematik (KOATIK) dilakukan oleh ahli kayu dan ahli audio.

3. Pengembangan (Development)

Pada tahapan pengembangan ini merealisasikan desain produk menjadi produk nyata yaitu media pembelajaran. Pembuatan media dilakukan oleh ahli kayu dan ahli audio, selain itu peneliti membuat panduan untuk memudahkan siswa dan guru dalam penggunaan media pembelajaran berupa seperti buku. Peneliti melakukan validasi materi dan validasi media. Validasi materi yaitu kurikulum yang digunakan, isi dan materi, serta evaluasi pembelajaran. Sedangkan pada validasi media yaitu dari desain, bentuk, suara, warna, bahan, kelayakan media. Pada tahapan ini peneliti juga membuat angket respon siswa mengenai media KOATIK.

4. Implementasi (Implementation)

Pada tahapan implementasi produk media pembelajaran diujicobakan ke lapangan. Pengimplementasian Media Kotak Ajaib Tematik (KOATIK) diujicobakan pada siswa kelas II SDN Sumbersari 01 Malang dengan jumlah 26 siswa. Pada proses pembelajaran menggunakan media pembelajaran yang dikembangkan peneliti menganalisis kendala yang terjadi pada saat menggunakan media pembelajaran, setelah itu pada akhir pembelajaran peneliti memberikan angket respon dan soal evaluasi pada siswa untuk mengetahui keberhasilan produk yang dikembangkan oleh peneliti.

(5)

5. Evaluasi (Evaluation)

Pada tahapan Evaluasi dari model ADDIE terdiri dari evaluasi formatif dan evaluasi sumatif. Evaluasi formatif memiliki fungsi yaitu untuk memperbaiki media ataupun menyempurnakan media yang sudah ada.

Sedangkan evaluasi sumatif dilakukan pada akhir tahapan untuk mengetahui keefektifan media pada proses pembelajaran. Media Kotak Ajaib Tematik (KOATIK) dapat dikatakan efektif apabila hasil dari soal evaluasi diatas rata-rata. Pada evaluasi ini peneliti mengevaluasi produk, jika terdapat kekurangan pada produk, ada revisi produk. Jika tidak ada kekurangan atau revisi produk, produk layak untuk digunakan.

C. Tempat dan Waktu Penelitian

Penelitian dan Pengembangan media pembelajaran Kotak Ajaib Tematik (KOATIK) dilaksanakan di SDN Sumbersari 01 Malang. Penelitian ini menggunakan siswa kelas IIA SDN Sumbersari 01 Malang. Penelitian dan Pengembangan ini dilaksanakan pada Bulan Oktober 2021 -Maret 2022.

D. Teknik Pengumpulan Data

1. Observasi

Pada teknik pengumpulan data yang pertama yaitu observasi, observasi awal yang dilakukan peneliti yaitu pada tanggal 27 Oktober 2021 di kelas II SDN Sumbersari 01 Malang. Peneliti mengamati proses pembelajaran yang berlangsung dan kendala yang ada pada saat pembelajaran. Peneliti juga mengamati metode, model, dan media yang digunakan guru pada saat pembelajaran berlangsung. Teknik pengumpulan

(6)

data observasi ini juga akan dilakukan pada saat peneliti mengimplementasikan Media Kotak Ajaib (KOATIK) untuk mengetahui respon siswa.

2. Wawancara

Wawancara dilakukan pada siswa kelas IIA SDN Sumbersari 01 Malang dan wali kelas IIA SDN Sumbersari 01 Malang. Pada guru kelas bertanya mengenai nilai akademik siswa, media pembelajaran, model pembelajaran, dan metode pembelajaran. Peneliti juga bertanya mengenai karakteristik siswa dan kesulitan siswa pada saat pembelajaran. Sedangkan wawancara yang akan dilakukan setelah uji coba bertujuan untuk mengetahui respon siswa mengenai penggunaan Media Kotak Ajaib Tematik (KOATIK) dalam pembelajaran.

3. Angket

Teknik angket pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan media KOATIK dan juga untuk mengetahui respon siswa terhadap media KOATIK. Angket diberikan kepada ahli materi, ahli media, guru kelas dan siswa kelas IIA SDN Sumbersari 01 Malang.

Angket validasi materi dan media diberikan sebelum pelaksanaan uji coba media. Sedangkan angket respon siswa diberikan setelah uji coba media.

Dari hasil angket tersebut dapat menentukan kelayakan media KOATIK, jika media kurang layak peneliti akan merevisi dan memperbaiki media KOATIK.

(7)

4. Dokumentasi

Teknik dokumentasi yaitu bertujuan untuk mendokumentasikan kegiatan-kegiatan dalam bentuk foto. Segala kegiatan seperti proses pembuatan media, pelaksanaan uji coba media, penggunaan media oleh siswa, kegiatan pembelajaran menggunakan media, dan pengisian angket oleh siswa, serta pada kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan penelitian yang dilakukan.

E. Instrumen Penelitian

Menurut (Sugiyono, 2015) mengatakan bahwa instrumen penelitian adalah suatu alat untuk mengukur kumpulan data pada penyusunan penelitian. Pada penelitian ini instrumen penelitian yang digunakan yaitu observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Adapun instrumen penelitian yang akan digunakan sebagai berikut:

Tabel 3.1 Rumusan Instrumen Penelitian Media KOATIK

Aspek Indikator Teknik Instrumen Subjek

Analyze Analisis

kebutuhan siswa dan guru

1. Observasi 2. Wawancara

1. Lembar Observasi 2. Lembar

Wawancar a

1. Siswa 2. Guru

Design Perancangan media

1. Observasi 2. Wawancara

1. Lembar observasi 2. Lembar

wawancar a

1. Siswa 2. Guru

Development 1. Membuat produk 2. Membuat buku

panduan siswa dan guru 3. Validasi materi

dan media 4. Angket respon

siswa

1. Observasi 2. Wawancara 3. Angket

1. Lembar observasi 2. Lembar

wawancar a

3. Lembar angket

1. Siswa 2. Guru 3. Dosen ahli

media 4. Dosen ahli

materi

Implementation Implementasi media pembelajaran

1. Observasi 2. wawancara

1. Lembar Observasi 2. Pedoman

1. Siswa 2. Guru

(8)

Aspek Indikator Teknik Instrumen Subjek wawancar

a

Evaluation Angket Angket 1. Lembar

Angket 2. Lembar

tes evaluasi

Siswa

1. Observasi

Pada observasi ini peneliti melakukan observasi awal dan observasi pada saat penelitian. lembar observasi yang digunakan berupa check list (√) pada setiap butir observasi. Observasi awal untuk menganalisis kebutuhan siswa dan guru degan mengamati gejala sesuai kondisi yang ada khususnya pada kelas IIA. Sedangkan observasi pada saat penelitian untuk mengamati gejala yang muncul pada siswa saat menggunakan media pembelajaran yang dikembangkan peneliti.

Tabel 3.2 Indikator Instrumen Observasi Awal

No Indikator Pertanyaan Jumlah Instrumen

1. Pembelajaran Tematik

Apakah siswa aktif pada pembelajaran tematik ?

1 Check list 2. Model dan

metode pembelajaran

Apakah guru menggunakan model pada saat pembelajaran ?

1 Check list Apakah guru menggunakan metode

pada saat pembelajaran ?

1 Check list 3. Media

pembelajaran

Apakah guru selalu menggunakan media pembelajaran ?

1 Check list Apakah guru menggunakan media

yang ada di sekitar?

1 Check list Apakah guru menggunakan media

tematik?

1 Check list Apakah dengan adanya media siswa

lebih antusias dalam pembelajaran?

1 Check list Apakah siswa memahami materi

dengan media pembelajaran?

1 Check list 4. Keterlibatan

siswa

Antusias siswa pada pembelajaran 1 Check list Apakah siswa aktif pada media

pembelajaran yang digunakan guru?

1 Check list (Sumber : Dokumen Peneliti)

(9)

Tabel 3.3 Indikator Instrumen Observasi Uji Coba Media Pembelajaran

No Indikator Pertanyaan Jumlah Instrumen

1. Persiapan Ucapan Salam oleh guru 1 Check list Berdoa dan menanyakan kabar 1 Check list

Presensi kehadiran 1 Check list

2. Penyampaian Materi

Apersepsi 1 Check list

Penyesuaian materi dengan tujuan pembelajaran

1 Check list Pembelajaran sesuai dengan

kompetensi yang dicapai

1 Check list Menggunakan model dan metode

pembelajaran

1 Check list 3. Langkah Media Penggunaan media sesuai dengan

petunjuk umum

1 Check list Petunjuk umum sudah sesuai

dengan media

1 Check list Cara bermain setiap pos

memudahkan siswa

1 Check list Cara bermain setiap pos

memudahkan guru

1 Check list Penggunaan media memudahkan

siswa dan guru

1 Check list 4.. Penerapan

media

Media yang digunakan sesuai dengan tujuan

1 Check list Siswa lebih aktif dalam

pembelajaran

1 Check list Siswa mudah menggunakan media

pembelajaran dengan menggunakan buku panduan

1 Check list

Siswa mudah memahami Tema 5 Subtema 1 menggunakan media Kotak Ajaib Tematik (KOATIK)

1 Check list

Siswa kompak dengan teman kelompok menggunakan media pembelajaran KOATIK

1 Check list

Media KOATIK memudahkan guru menyampaikan materi

1 Check list 4. Penutup Menyampaikan kesimpulan dan

refleksi

1 Check list Mengerjakan soal evaluasi 1 Check list

(Sumber : Dokumen Peneliti)

2. Wawancara

Penelitian ini wawancara ditujukan kepada narasumber yaitu siswa kelas IIA dan wali kelas IIA SDN Sumbersari 01 Malang. Wawancara dilakukan dengan tanya jawab secara lisan kepada narasumber.

Wawancara dilakukan pada saat observasi awal dan pada saat penelitian.

Berikut pedoman wawancara yang digunakan.

(10)

Tabel 3.4 Pedoman Wawancara Analisis Kebutuhan Guru

No Indikator Pertanyaan Jumlah Instrumen

1. Jumlah siswa Berapakah jumlah siswa di kelas IIA SDN Sumbersari 01 Malang?

1 Tanya Jawab 2. Model dan

Metode

Model pembelajaran apa yang sering digunakan oleh guru?

1 Tanya Jawab Metode pembelajaran apa yang

sering digunakan guru?

1 Tanya Jawab 3. Pembelajaran Bagaimanakah proses pembelajaran

tematik di kelas IIA?

1 Tanya Jawab 4. Karakteristik

siswa

Karakteristik siswa kelas IIA bagaimana?

1 Tanya Jawab 5. Kendala Kendala yang dihadapi siswa kelas

IIA

1 Tanya Jawab 6. Media

Pembelajaran

Apa media pembelajaran yang sering digunakan guru pada saat pembelajaran ?

1 Tanya Jawab

Apakah guru sudah menggunakan media pembelajaran tematik?

1 Tanya Jawab Apakah media pembelajaran sangat

penting digunakan?

1 Tanya Jawab Apakah dengan adanya media

pembelajaran siswa menjadi aktif?

1 Tanya Jawab (Sumber : Dokumen Peneliti)

Tabel 3.5 Pedoman Wawancara Analisis Kebutuhan Siswa

No Indikator Pertanyaan Jumlah Instrumen

1. Pemahaman Materi

Apakah siswa sudah memahami materi yang disampaikan?

1 Tanya Jawab Pembelajaran yang diinginkan siswa

ke depannya?

1 Tanya Jawab 2. Kendala Apakah ada kesulitan dalam

memahami materi yang disampaikan

?

1 Tanya Jawab

3. Media Pembelajaran

Apakah media pembelajaran yang digunakan menarik untuk siswa?

1 Tanya Jawab Media pembelajaran seperti apa yang

diinginkan siswa ?

1 Tanya Jawab (Sumber : Dokumen Peneliti) Tabel 3.6 Pedoman Wawancara Uji Coba Media Pembelajaran Untuk Guru

No Indikator Pertanyaan Jumlah Instrumen

1. Penyampaian materi

Apakah media KOATIK sesuai dengan materi?

1 Tanya Jawab Isi pada media KOATIK sudah

sesuai

1 Tanya Jawab 2. Keterlibatan

siswa

Apakah siswa aktif pada pembelajaran menggunakan media KOATIK

1 Tanya Jawab

3. Media Pembelajaran

Pengaruh Media KOATIK pada siswa

1 Tanya Jawab Manfaat media KOATIK pada

siswa

1 Tanya Jawab

Tanggapan mengenai tampilan media KOATIK

1 Tanya Jawab

(11)

No Indikator Pertanyaan Jumlah Instrumen 4. Kendala Apakah kendala yang dihadapi

pada penggunaan media KOATIK

1 Tanya Jawab (Sumber : Dokumen Peneliti)

Tabel 3.7 Pedoman Wawancara Uji Coba Media Pembelajaran Untuk Siswa

No Indikator Pertanyaan Jumlah Instrumen

1. Keterlibatan siswa

Apakah semua siswa bisa mencoba media KOATIK

1 Tanya Jawab

2. Media Pembelajaran

Bagaimana pendapat kalian tentang media KOATIK ini?

1 Tanya Jawab

Perasaan kalian pada saat menggunakan media KOATIK apa?

1 Tanya Jawab

Apakah media ini memudahkan kalian untuk belajar?

1 Tanya Jawab 3. Kendala Apakah kendala yang dihadapi

pada penggunaan media KOATIK

1 Tanya Jawab

(Sumber : Dokumen Peneliti)

3. Angket

Angket penelitian ini terdapat 3 yang terdiri dari angket validasi media, angket validasi materi, dan angket respon siswa. Angket validasi media dan angket validasi materi ditujukan kepada ahli media pembelajaran dan ahli materi tematik. Sedangkan angket respon siswa ditujukan kepada siswa kelas IIA SDN Sumbersari 01 Malang. Berikut indikator dari angket.

a. Validasi Media

Tabel 3.8 Kisi-kisi Instrumen Validasi Media

Indikator No Pertanyaan Jumlah

Soal

Instrumen Tampilan Media 1 Media terlihat oleh siswa satu kelas 1 Check list

2 Media dapat menarik minat siswa 1 Check list 3 Media memudahkan siswa memahami

materi

1 Check list 4 Media tahan lama dengan jangka waktu

panjang

1 Check list 5 Kombinasi warna pada media 1 Check list

6 Media aman digunakan 1 Check list

7 Audio menarik dan jelas 1 Check list

(12)

Indikator No Pertanyaan Jumlah Soal

Instrumen 8 Kualitas bahan pada media 1 Check list Penggunaan

Media

9 Media mudah digunakan 1 Check list

10 Media mendorong siswa untuk aktif dan tidak membosankan

1 Check list 11 Media meningkatkan suasana belajar

yang menyenangkan

1 Check list 12 Media dapat meningkatkan motivasi

belajar siswa

1 Check list Media dalam

pembelajaran

13 Media memungkinkan siswa memahami materi dengan mudah

1 Check list 14 Media sudah sesuai dengan KD dan

Tujuan

1 Check list 15 Media sesuai dengan materi 1 Check list 16 Media sudah berbasis tematik 1 Check list 17 Media sudah sesuai karakteristik siswa 1 Check list (Akbar, 2013)

b. Validasi Materi

Tabel 3.9 Kisi-kisi Instrumen Validasi Materi Media

Indikator No Pertanyaan Jumlah

Soal

Instrumen Kurikulum 1 Materi yang digunakan sesuai kurikulum

2013

1 Check list 2 Materi sesuai dengan tujuan

pembelajaran

1 Check list 3 Materi dan media saling berkaitan 1 Check list Pembelajaran 4 Media pembelajaran dapat digunakan

secara berkelompok maupun individu

1 Check list 5 Penggunaan media pada pembelajaran 1 Check list 6 Pengoperasian media sangat mudah 1 Check list 7 Isi materi memiliki konsep yang benar 1 Check list 8 Pembuatan judul menarik untuk siswa 1 Check list

9 Media memuat kegiatan

berdiskusi/berkelompok

1 Check list 10 Media pembelajaran mudah digunakan

guru maupun siswa

1 Check list

Materi 11 Materi sesuai dengan KD 1 Check list

12 Materi sesuai dengan indikator 1 Check list 13 Penulisan materi sudah benar 1 Check list

14 Kelengkapan materi 1 Check list

15 Bahasa yang digunakan mudah dimengerti

1 Check list (Akbar, 2013)

c. Respon Siswa

Tabel 3.10 Kisi-kisi Instrumen Respon Siswa

No Indikator Pertanyaan Jumlah

Soal

Instrumen 1 Tampilan

Media

Saya suka warna media KOATIK 1 Check list Saya suka dengan bentuk media KOATIK 1 Check list

(13)

No Indikator Pertanyaan Jumlah Soal

Instrumen Saya suka dengan isi setiap aktivitas

media

1 Check list Saya suka media KOATIK karena

menarik

1 Check list 2 Penggunaan

Media

Saya suka dengan media KOATIK karena mudah digunakan

1 Check list Saya tidak kesulitan menggunakan media

KOATIK

1 Check list Saya tidak bosan dalam pembelajaran

dengan adanya media KOATIK

1 Check list 3 Manfaat Media Media KOATIK sangat menyenangkan 1 Check list

Saya sangat termotivasi belajar dengan menggunakan media

1 Check list (Akbar, 2013)

F. Teknik Analisis Data

Penelitian ini menggunakan teknik analisis data, teknik analisis data dilakukan pada saat semua data sudah terkumpul kemudian data diolah menggunakan teknik analisis data kualitatif dan analisis data kuantitatif.

Pengolahan data ini bertujuan untuk mengetahui apakah penelitian yang sudah dilakukan berhasil mencapai tujuan atau tidak.

1. Analisis Data Kualitatif

Teknik analisis data kualitatif dilakukan pada data observasi, wawancara, angket validasi materi, validasi media, dan angket respon siswa. Jika terdapat revisi dan perbaikan pada media pembelajaran yang dikembangkan, maka data kualitatif ini digunakan untuk mengolah informasi dari data kritik dan saran pada media pembelajaran. Adapun teknik analisis data kualitatif menurut (Sugiyono, 2015) antara lain:

a. Pengumpulan Data (Data Collection)

Pengumpulan data dilakukan untuk mengetahui kendala-kendala pada proses pembelajaran. Pengumpulan data juga berguna untuk

(14)

mengetahui faktor pendukung dan penghambat pada saat pengimplementasi dari media Kotak Ajaib Tematik (KOATIK).

Pengumpulan data dilakukan pada saat penelitian berlangsung.

b. Reduksi Data (Data Reduction)

Data reduksi adalah proses memilih, memilah, dan merangkum data- data penting yang diambil dari instrumen wawancara, angket, kritik dan saran.

c. Penyajian Data (Data Display)

Penyajian data dilakukan dalam bentuk deskripsi atau teks narasi.

Penelitian ini menyajikan data dalam bentuk uraian teks terkait penggunaan media KOATIK pada pembelajaran dan kendala serta pendukung pada pembelajaran.

d. Kesimpulan (Conclusing Drawing)

Data yang disajikan disimpulkan dengan bukti valid untuk mendapatkan kesimpulan yang berkualitas.

2. Analisis Data Kuantitatif

Analisis data kuantitatif diperoleh dari data angket validasi materi, angket validasi media, dan angket respon siswa yang berupa angka. Data yang terkumpul kemudian dianalisis untuk mengetahui hasil dari implementasi pengembangan media pembelajaran. Angket validasi materi dan angket validasi media bertujuan untuk mengetahui kesesuaian KD, Indikator, dan Materi dengan media pembelajaran yang dikembangkan oleh peneliti. Sedangkan data respon siswa bertujuan untuk memberikan respon terhadap media yang dikembangkan oleh peneliti. Jawaban yang

(15)

diberikan oleh validator materi, validator media, dan respon siswa dapat diukur menggunakan skala likert. Skala likert terdiri dari 4 kategori yang berbentuk skor. Seperti tabel di bawah ini

Tabel 3.11 Kategori Penilaian Skala Likert

No Skor Keterangan

1 4 Sangat Setuju

2 3 Setuju

3 2 Cukup Setuju

4 1 Tidak Setuju

(Sugiyono, 2015)

Perolehan skor dari hasil validasi materi, validasi media, dan respon siswa dihitung menggunakan rumus sebagai berikut

Keterangan :

P = Presentase

= Jumlah Skor Perolehan

N = Total Skor

Tingkat ketercapaian yang dijadikan acuan terkait hasil angket validasi materi, angket validasi media, dan angket respon siswa sebagai berikut.

Tabel 3.12 Kategori Penilaian Skala Likert

No. Skor Keterangan Keterangan

1 80-100% Sangat Baik Sangat layak/

tidak perlu revisi

2 60-80% Baik Layak/ perlu

direvisi

3 40-60% Cukup Tidak layak/

perlu direvisi

4 20-40% Kurang Sangat tidak

(16)

No. Skor Keterangan Keterangan layak/ perlu direvisi

(Fadilah, 2019 yang dimodifikasi oleh peneliti)

Berdasarkan tabel di atas pengembangan media Kotak Ajaib Tematik (KOATIK) dapat dikatakan layak digunakan apabila perolehan persentasenya mencapai ≥ 60 %.

Gambar

Gambar 3.1 Bagan Pengembangan Model ADDIE (Branch, 2009)
Tabel 3.1 Rumusan Instrumen Penelitian Media KOATIK
Tabel 3.2 Indikator Instrumen Observasi Awal
Tabel 3.3 Indikator Instrumen Observasi Uji Coba Media Pembelajaran
+5

Referensi

Dokumen terkait

Data penelitian diperoleh dengan menggunakan tes untuk mengetahui pengaruh media karikatur terhadap kemampuan menulis naskah drama oleh siswa SMP Swasta HASANUDDIN Medan

Respons Pertumbuhan Bibit Kakao (Theobroma Cacao L.) Terhadap Aplikasi Pupuk Organik Cair Pada Jenis Aksesi Buah Kakao Yang

Hal tersebut ditunjukkan dengan dimensi interaction at school, mahasiswa mengaku kadang-kadang tidak berani berpartisipasi dalam diskusi di kelas, merasa

Beragamnya produk ikan asin tentunya tidak terlepas dari sikap pengolah dalam menentukan jenis ikan asin yang akan diproduksi, penentuan tersebut mulai dari

Media gambar adalah segala sesuatu yang diwujudkan secara visual kedalam bentuk 2 dimensi sebagai curahan ataupun pikiran yang bermacam-macam seperti lukisan,

Karakter morfometrik kerang lumpur antara jenis kelamin jantan di Pulau Tobea dan jenis kelamin betina di Pesisir Lambiku berbeda nyata yang ditunjukkan dengan nilai t hitung

Hasil evaluasi kelayakan isi materi media yang dievaluasi oleh Guru materi pelajaran smock jepang yaitu skor yang diperoleh sebesar 34 dengan prosentase 75% dan

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengumumkan bahwa telah menemukan adanya penyalahgunaan dana Otonomi Khusus Papua dan Papua Barat senilai Rp 4,281 triliun dari