• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENDAMPINGAN BIMBINGAN BELAJAR DI MASA PANDEMI COVID 19 DI TKK NEGERI HARAPAN BANGSA KOELODA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "PENDAMPINGAN BIMBINGAN BELAJAR DI MASA PANDEMI COVID 19 DI TKK NEGERI HARAPAN BANGSA KOELODA"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

JURNAL ABDIMAS ILMIAH CITRA BAKTI

Volume 3, Nomor 1, April 2022 ISSN 2721-9178

PENDAMPINGAN BIMBINGAN BELAJAR DI MASA PANDEMI COVID 19 DI TKK NEGERI HARAPAN BANGSA KOELODA

Elisabeth Tantiana Ngura1), Dominika Diki Sada2), Elisabeth Bule Ati3), Elisabeth Mogi4), Elfrida Tawa Ito5), Maria Fausta Tunga6), Maria F. K. Rakas7), Maria F. S.

Nimat8), Maria G. L. To9), Maria S. A. Tawa10), Serliana L. Laga11), Trista Talun12), Yessi H. Bude13), Yasinta Owa14)

1,2,3,4,5,6,7,8,9,10,11,12,13,14) PG-PAUD, STKIP Citra Bakti

1)elisabethngura@gmail.com, 2)Minisada05@gmail.com,

3)elisabethbuleati@gmail.com, 4)elisabetmogi990@gmail.com, 5)elfridaito@gmail.com,

6)faustatunga@gmail.com, 7)rakaskarnirakas@gmail.com,

8)mariafransiskaserliananimat@gmail.com, 9)mariagoretiliuto@gmail.com,

10)azitawamariasusanti@gmail.com, 11)serlianaladjalaga@gmail.com,

12)tristatalun@gmail.com, 13)yessibude9@gmail.com, 14)yasintaowa97@gmail.com

Histori artikel Abstrak Received:

30 November 2021

Accepted:

29 April 2022

Published:

30 April 2022

Covid 19 atau disebut juga dengan Novel Corona Virus merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh Corona Virus baru yaitu Sars-cov-2 yang dilaporkan pertama kali di Wuhan, Tiongkok pada tanggal 31 Desember 2019. Indonesia sendiri telah mengumumkan adanya khasus covid 19 pada maret 2020. Salah satu upaya pemerintah dalam memutuskan rantai penyebaran covid 19 merupakan dengan diberlakukannya School From Home atau sekolah dari rumah selama masa pandemi. Hal tersebut membuat orang tua dikelurahan Toda belu, Golewa mengaku kesulitan dalam mendampingi anak- anaknya belajar di rumah, baik dalam menjelaskan materi pelajaran maupun dalam membag iwaktu dengan pekerjaannya. Selainitu School From Home juga membuat anak-anak mengalami kesulitan dalam belajar dan menjadi mudah bosan di rumah. Hasil yang terlihat dari kegiatan pendampingan belajar ini adalah Kepala sekolah maupun para guru TKKN Harapan Bangsa Koeloda sangat mendukung dan mengapresiasi kegiatan bimbingan belajar yang dilakukan oleh mahasiswa pada beberapa anak di TKKN Harapan Bangsa. Tes awal dilakukan secara lisan dalam bentuk pertanyaan pengantar berkaitan dengan materi yang telah dipelajari anak sebelumnya dan tentang pemahaman awal materi yang akan dipelajari. Tes akhir dilakukan dalam bentuk tes lisan dan tulis berkaitan dengan pemahaman dan penguasaan materi yang telah dipelajari bersama. Proses pendampingan yang dilakukan berjalan dengan baik dan lancar. Hasil yang diperoleh dari pendampingan belajar di TKK Negeri Harapan Bangsa ini cukup bagus. Siswa sangat antusias selama proses pendampingan belajar dan merasa terbantu dalam menyelesaikan tugas di sekolah.

Kata-kata Kunci: pendampingan bimbingan belajar, anak TKK

(2)

Abstract. Covid 19 or also known as novel corona virus is in invectious disease caused by a new corona virus, namely Sars cos-2 which was first reported in Wuhan, China on Desember 31, 2019. Indonesia itself has announcad the exsistence of a special covid 19 in March 2020.

One of the government’s efforts in breaking the chain of spread of covid 19 is the implementation of school from home or sachool from home during the pandemic, this makes parents in the Todabelu village. Golewa admitted that it was difficult to accompany her children to study at home, both in explaining the subject matter and in dividing their time with their work. In addition, School From Home also makes children experience difficulty in learning and become easily bored at home. The visible results of this learning mentoring activity are that the principal and teachers of the Harapan Bangsa TKKN Koeloda are very supportive and appreciate the tutoring activities carried out by students for several children at the Harapan Bangsa TKKN. The initial test is carried out orally in the form of introductory questions relating to the material the child has previously studied and about the initial understanding of the material to be studied. The final test is carried out in the form of oral and written tests related to understanding and mastery of the material that has been studied together.

Keywords: children, the covid-19 pandemic, inquiry learning

PENDAHULUAN

Covid-19 atau disebut juga dengan novel coronavirus merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh coronavirus baru yaitu Sars-cov-2 yang dilaporkan pertama kali di Wuhan, Tiongkok pada tanggal 31 Desember 2019. Sedangkan diindonesia sendiri telah mengumumkan adanya kasus covid-19 pada maret 2020.

Dengan adanya pandemi covid-19 yang terjadi diindonesia, mahasiswa STKIP Citra Bakti mengadakan program Kuliah Kerja Nyata dengan tema Pemberdayaan Masyarakat Melalui KKN Merdeka Belajar Masa Pandemi Covid-19 STKIP Citra Bakti yang dilaksanakan dalam rangka pencegahan penyebaran covid-19 yang berlokasih didaerah domisili asal mahasiswa. Hal ini sebagai wujud dukungan mahasiswa STKIP Citra Bakti Ngada dalam usaha mencegah penyebaran covid-19. Mahasiswa diharapkan dapat berkontribusi dalam berbagai bidang salah satunya dalam bidang pendidikan dengan tetap mengutamakan keselamatan.

Pendidikan diselenggarakan untuk meningkatkan potensi kemanusiaan manusia agar dapat menghadapi situasi zaman yang berubah, artinya pendidikan sangat penting bagimana sisa panjang hidupnya. pendidikan di indonesia selama masa pandemi covid-19 dilakukan secara daring atau dari rumah (School From Home).

Namun karena sekarang masa pandemi covid mulai menurun maka lembaga pendidikan mulai melakukan kegiatan pembelajaran secara normal. Untuk itu Tim melakukan Implementasi penyelenggaraan pendidikan melalui pendampingan bimbingan belajar kepada anak usia dini secara langsung disekolah dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Tujuan dari pendampingan belajar ini agar anak

(3)

bisa mendapatkan pengetahuan serta membentuk sikap dan perilaku anak. Selain itu tujuan dari pendampingan bimbingan belajar ini untuk membantu orangtua yang kesulitan dalam menjelaskan berbagai materi pelajaran dirumah karena banyak orangtua yang sibuk bekerja untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga. Dalam mengadakan pendampingan belajar pada anak-anak dimasa pandemi covid-19 memang harus memperhatikan protokol kesehatan dan melakukan edukasi covid-19 mengingatanak-anak termaksud golongan yang rentang terkena covid-19 dikarenakan belum memahami covid-19 dan kekebalan tubuh masih terbilang lemah. Edukasi yang kami terapkan pada anak-anak terkait covid-19 antara lain menjaga jarak, mencuci tangan dengan benar, dan mengajarkan mereka untuk tidak lupa memakai masker serta membawa handsanitizer setiap kali kesekolah.

Berdasarkan permasalahan tersebut, solusi yang ditawarkan adalah dengan adanya bantuan pendampingan belajar disekolah bagi anak-anak TKKN Harapan Bangsa Koeloda serta dilakukan sosialisasi dan edukasih mengenai covid-19 termasuk perilaku hidup baru sehat menggunakan metode yang mudah dimengerti dan menyenangkan bagi anak-anak dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Diharapkan dengan adanya kegiatan ini dapat membantu guru dan orangtua maupun anak-anak di TKKN Harapan Bangsa Koeloda dalam membimbing dan belajar selama masa pandemi serta dapat membuat anak-anak memahami covid-19 dan menerapkan perilaku hidup baru sehat dalam mencegah penyebaran covid-19.

METODE PELAKSANAAN

Pendampingan belajar dan edukasi covid-19 bagi anak-anak di TKKN Harapan Bangsa Koeloda dilakukan sebanyak empat kali dalam sebulan. Bentuk pendampingan belajar ini melalui sosialisasi dan demonstrasi secara langsung kepada anak-anak menggunakan metode yang mudah dimengerti dan tidak membosankan.

Metode demonstrasi dipilih untuk menyampaikan konsep pembelajaran kepada anak sehingga anak-anak lebih muda menerima materi dan dianggap lebih cepat mengerti.

Kemudian ditambahkan dengan metode sosialisasi sehingga anak-anak dapat mengeksplorasikan ilmu pengetahuan yang merekadapatkan dari pendampingan yang telah diberikan.

1. Faktor pendukung

a) Banyaknya anak-anak di TKKN Harapan Bangsa Koeloda b) Dukungan dari para guru di TKKN Harapan Bangsa Koeloda

(4)

c) Ketersediaan mahasiswa KKN STKIP Citra Bakti Ngada dalam melakukan pengabdian

2. Faktor penghambat

a) Ketebatasan sarana prasarana untuk pelaksanaan pendampingan belajar b) Daya tangkap setiap anak berbeda

c) Kurangnya dukungan dari orangtua terhadap proses belajar dimasa pandemi covid-19

HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil

Tabel 1. Hasil Pendampingan Belajar di TKKN Harapan Bangsa Koeloda

No Kegiatan Deskripsi Hasil

1. Analisis Kebutuhan Kegiatan ini merupakan pendampingan belajar siswa di sekolah untuk siswa TKKN Harapan Bangsa Koeloda belum melakukan proses pendampingan belajar, secara efektif, mahasiswa terlebih dahulu melakukan beberapa rangkaian kegiatan persiapan, dengan rincian sebagai berikut :

1. Mahasiswa mendatangi pihak sekolah (kepala sekolah dan guru kelas) untuk menyampaikan maksud dan tujuan dan meminta ijin untuk melaksanakan kegiatan pendampingan pada tanggal 22 september 2021

2. Mendata materi yang sudah diberikan oleh guru dan materi yang harus dipelajari anak.

2. Jadwal Belajar 1. Menyusun jadwal pendampingan belajar

Jadwal pendampingan belajar ini tidak teratur dan disesuaikan dengan waktu luang mahasiswa dan juga anak yang akan didampingi.

2. Menyusun materi pendampingan

1) Pendampingan pada anak TK B tema (binatang) sub tema binatang di darat.

Indikator : mengenal lingkungan alam (hewan)

3. Tes Awal Tes awal dilakukan secara lisan dalam bentuk pertanyaan pengantar berkaitan dengan materi yang telah dipelajari anak sebelumnya dan tentang pemahaman awal materi yang akan dipelajari.

4. Tes Akhir Tes akhir dilakukan dalam bentuk tes lisan dan tulis berkaitan dengan pemahaman dan penguasaan materi yang telah dipelajari bersama.

5. Respon Guru 1. Respon guru

Kepala sekolah maupun para guru TKKN Harapan Bangsa Koeloda sangat mendukung dan mengapresiasi kegiatan bimbingan belajar yang dilakukan oleh mahasiswa pada beberapa anak di TKKN Harapan Bangsa. Bentuk dukungan dan apresiasi yang dilakukan adalah dengan mengijinkan mahasiswa melakukan bimbingan belajar dan juga terlibat aktif dalam memberikan data materi-materi yang telah siswa pelajari di sekolah dan materi-materi yang belum dipelajari anak dan harus dipelajari anak secara mandiri di rumah. Dukungan juga diberikan guru terhadap mahasiswa dalam bentuk masukan dan ide-ide

(5)

berkaitan dengan cara atau teknik yang dapat digunakan dalam proses bimbingan.

Tabel 2. Keterampilan-Keterampilan Dalam Proses Pembelajaran Dengan Strategi Pembelajaran Inkuiri

Tahapan Inkuiri Keterampilan Yang Dibelajarkan 1. Mengamati  Menggunakan panca indra untuk mengamati

Cermat mengamati fakta

Membedakan isue dan fakta atau kejadian.

1. Identifikasih Masalah

Cermat menentukan sebab dan akibat dalam suatu masalah.

Mengelompokan faktor-faktor penyebab dan akibat

Mengidentifikasi variabel-variabel

Berpikir kritis

2. Memprediksi  Menggunakan pemikiran rasional membuat dugaan.

Berpikir kritis 3. Mengontrol

Variabel

Mengelompokan variabel

Berpikir kritis

Cermat menetapakan variabel 4. Merumuskan

Hipotesis

Berpikir kritis

Berpikir logis dan rasioanal 5. Menjelaskan

(Infering)

Menganalis sumber pustaka

Menjelaskan sebab dan akibat

Berpikir kritis, logis dan rasional

Beragumentsi

Menulis Ilmiah

6. Mencoba  Memanipulasi Variabel

Menggunakan alat dn bahan

Keterampilan menarik(menggunakan alat)

Bekerja cermat

Selalu memikirkan keselamatan kerja dalam bekerja 7. Mengukur  Menggunakan alat-alat dengan benar

Mengukur dengan alat ukur yang tepat

Membaca hasil pengukuran

Cermat

Mengembangkan kreativitas 8. Interpretasi

Data

Mengelola Data

Berpikir kritis

Membuat ilustrasi dalam entuk tabel,grafik,deskripsi

Berpikir logis dan rasional 9. Menyimpulkan  Berpikir logis kritis dan rasional

Berpikir menggunakan data

10. Mengkomunik asikan

Berkomunikasi dengan lancar

Berargumentasi

Membuat lapran ilmiah

Menjelaskan berdasarkan data

(6)

Pembahasan

Proses kegiatan pendampingan belajar dan edukasih covid-19 bagi anak-anak di TKKN Harapan Bangsa Koeloda dapat berjalan lancar tanpa ada hambatan yang berarti dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Kegiatan pendampingan belajar dilakukan dengan berbagai macam kegiatan. Beberapa pendampingan belajar yang dilakukan di TKKN Harapan Bangsa Koeloda dapat dilihat pada gambar dibawah.

Gambar 1. Mahasiswa sedang mendampingi anak belajar

Pendampingan belajar dilakukan sejak tanggal penerjunan KKN STKIP Citra Bakti Ngada 2021 dimana sebelumnya telah meminta izin kepada ketua RT mengetahui RW. Kegiatan pendampingan belajar dilakukan satu minggu sekali pada hari rabu. Selain melakukan pendampingan belajar KKN STKIP Citra Bakti Ngada juga memberikan edukasi mengenai pola hidup bersi dan sehat salah satunya denga gerak mencuci tangan yang baik dan benar.

Pendampingan belajar diikuti oleh 10 anak di TKKN Harapan Bangsa Koeloda.

Pada awal pendampingan belajar anak-anak terlihat masih malu-malu dan sungkan, tetapi setelah melakukan pendekatan lebih dekat anak-anakmulai lebih percaya diri dan aktif. Selain itu tipe anak yang satu dengan yang lainnya juga berbeda sehingga penyesuaian terhadap anak sangatlah penting. Dibutuhkan kesabaran dan ketekunan disaat mendampingi anak-anak untuk belajar. Pendampingan belajar lebih condong kepada pengerjaan atau tugas yang diberikan oleh guru sehinnga kegiatan belajar anak menjadi monoton. Oleh karena itu disela pendampingan belajar diberikan permainan kecil agar anak-anak tidaklah jenuh dalam kegiatan belajar.

Menurut (Agung, 2015), menyebutkan bahwa pola pendampingan sebagai kegiatan untuk membantu individu atau kelompok yang berawal dari kemampuan dan kebutuhan yang dilakukan melalui pengembangan proses interaksi dan komunikasi

(7)

dari, oleh dan untuk anggota kelompok serta mengembangkan kesetiakawanan dan solidaritas kelompok dalam rangka tumbuhnya sebagai manusia yang utuh sehingga dapat berperan dalam kehidupan masyarakat sesuai dengan kemapuan yang dimiliki.

Berdasarkan penjelasan terkait pola pendampingan tersebut, dapat disimpulkan bahwa pola pendampingan merupakan suatu bentuk atau model kegiatan belajar yang terbentuk dari kebutuhan yang sesuai dengan rencana yang sistematis dalam melakukan pendampingan, atau mengarahkan peserta didik sehingga tercapainya tujuan yang di inginkan dengan adanya proses interaksi dan juga komunikasi.

Menurut Timothy Gallwey dalam (Helma 2019) menyebutkan 5 langkah yang baik untuk dilakukan oleh pendamping yaitu, 1. Memberi penghargaan, 2.

Mengupayakan terdamping untuk melakukan refleksi kritis sendiri, 3. Mengupayakan terdamping untuk dapat merencanakan perbaikan sendiri, 4. Memberikan pendapat, masukan, dan mendiskusikan segala sesuatu yang dapat menunjang dalam meningkatkan potensi terdamping, 5. pendamping melakukan rencana tindak lanjut kepada terdamping. Menurut Sadono dalam (Doni Maris, 2016) menyebutkan mengenai metode dari pendampingan yang terdiri dari, 1. Konsultasi, 2. Pembelajaran, 3. Dan konseling. Berdasakan keterangan tersebut dapat disimpulkan bahwa pendampingan dilakukan melalui bimbingan, arahan, dan konseling yang didalamnya perlu sikap yang lebih mengutamakan terdamping secara berkelanjutan untuk mencapai tujuan yang ingin dicapai.

Keberhasilan pendampingan belajar bagi anak-anak di TKKN Harapan Bangsa Koeloda dapat dilihat dengan terbantunya kegiatan pembelajaran selama masa pandemi dan antusias anak-anak dalam mengikuti kegiatan pendampingan bimbingan belajar serta dapat menerapkan perilakuhidup baru sehat dalam mencegah penyebaran covid-19

Belajar pada anak usia dini yaitu melalui bermain. Bermain penting bagi perkembangan sosial dan emosional anak pada umumnya. Melalui bermain anak merasakan berbagai pengalaman emosi, senang, sedih, bergairah, kecewa, bangga, marah dan sebagainya. Melalui bermain pula anak memahami kaitan antara dirinya dan lingkungan sosialnya, belajar bergaul dan memahami atauran ataupun tatacara pergaulan Belajar menurut psikologi behaviorsitik adalah suatu kontrol isntrumental yang berasal dari lingkungan. Belajar tidaknya seseorang bergantung pada faktor- faktor kondisional yang diberikan lingkungan, Siregar dan Hartini (2014:25).

(8)

KESIMPULAN

Simpulan yang dapat diambil adalah kegiatan pendampingan bimbingan belajar dan edukasih covid-19 bagi anak-anak di TKKN Harapan Bangsa Koeloda dapat berlangsung dengan lancar keberhasilan kegiatan ini dapat dilihat dengan adanya dukungan dari para guru dan antusiasis anak-anak dalam mengikuti kegiatan pendampingan bimbimbingan belajar serta dalam menerapkan perilaku hidup baru sehat dalam mencegah penyebaran covid-19. Berdasarkan hal tersebut, maka pendampingan dan edukasih covid-19 sebaiknya dilaksanakan secara berkesinambungan sebagai upaya membantu orang tua dan anak-anak dalam mengatasi kesulitan belajar dan mencegah penyebaran covid-19.

DAFTAR PUSTAKA

Agung, I. M. (2015). Pengembangan dan validasi pengukuran skala pemaafan TRIM- 18. Jurnal Psikologi, Vol. 11, No.2, 79-87.

Doni Maris, M. Pd. n.d. “Program Pendampingan Penguatan Pendidikan Karakter Upaya Sekolah Dalam Menguatkan Nilai-Nilai Persatuan Dan Kesatuan Bhineka Tunggal Ika Peserta Didik Dengan Memanfaatkan Intervensi Kelompok Dan Komunitas.”

Helma A.Z., Fitria Kasih, Yasrial Chandra. (2018). Need Assessment as the First Step to Developing A Model for Enhancing Student’s Emotional Intelligence based on Developmental Counseling Approach : (A Study in Senior High School in Padang City). Advances in Social Science, Education and Humanities Research.

2018;337:15-22.

Latif, Mukthar, Zukhairina, Zubaidah, R., & Afandi, M. (2013). Orientasi baru pendidikan anak usia ini: teori dan aplikasi. Jakarta: Kencana.

Siregar, Eveline & Hartini Nara. 2014. Teori Belajar dan Pembelajaran.Bogor: Galia Indonesia.

Referensi

Dokumen terkait

Banyak orangtua yang tidak paham cara mendampingi anak belajar yang baik, dan aplikasi apa saja yang digunakan saat pelajaran daring tersebut, sehingga peneliti mengadakan

Berdasarkan hasil penelitian dalam keterlibatan orangtua saat pendampingan belajar anak selama masa panemi Covid-19 di PAUD yang berada pada Kota Salatiga dan Kota

perencanaan selama pandemi covid-19 di LKP Lubuk Akal yakni menyesuaikan kurikulum sebelum masa pandemi dengan menyesuaikan selama masa pandemi yang berupa pertemuan

Dengan demikian kerjasama yang baik antara guru, siswa, orangtua siswa dan pihak sekolah/madrasah menjadi faktor penentu agar pembelajaran daring lebih efektif.

Rendahnya motivasi mahasiswa untuk mengikuti pembelajaran secara daring di masa pandemi Covid-19 tersebut didasari karena pemanfaatan atau penggunaan media

selanjutnya disingkat SIK Perekam Medis adalah bukti tertulis yang diberikan untuk menjalankan pekerjaan rekam medis dan informasi kesehatan pada fasilitas pelayanan

Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa keberhasilan Study From Home (SFH) berbasis daring tergantung kesepakatan pendidik dengan peserta didik dalam kontrak

Penggunaan media sosial Arsip UGM masa pandemi covid-19 ini memiliki peluang antara lain: sosialisasi layanan kearsipan masa pandemi covid-19; kerjasama antara akun