• Tidak ada hasil yang ditemukan

SURAT KEPUTUSAN DIREKSI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "SURAT KEPUTUSAN DIREKSI"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

SALINAN

1

SURAT KEPUTUSAN DIREKSI

Nomor : 78/DIR/XI.21 Tentang

STRUKTUR TATA KELOLA SISTEM MANAJEMEN ANTI PENYUAPAN (SMAP) BERBASIS SNI ISO 37001:2016 PT PUPUK KALIMANTAN TIMUR

DIREKSI PT PUPUK KALIMANTAN TIMUR

Menimbang : a. bahwa sehubungan dengan perubahan Struktur Organisasi PT Pupuk Kalimantan Timur sebagaimana tercantum dalam Surat Keputusan Direksi Nomor: 50/DIR/VII.21, perlu dilakukan penyempurnaan terhadap Surat Keputusan Direksi Nomor: 11/DIR/IV.20 tentang Tim Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) PT Pupuk Kalimantan Timur;

b. bahwa untuk itu perlu ditetapkan dengan Surat Keputusan Direksi.

Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Negara yang Bersih dan Bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme. Sebagaimana telah diubah oleh Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2002 Nomor 137;

2. Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah oleh Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Oerubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2001 Nomor 134, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4150;

3. Undang-Undang Republik Indonesia No.40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas;

4. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor : 28 Tahun 1997 tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara Republik Indonesia ke Dalam Modal Saham Perusahaan Perseroan (Persero) PT Pupuk Sriwidjaja juncto Akta No. 03 Pernyataan Keputusan Pemegang Saham Perusahaan Perseroan (Persero) PT Pupuk Sriwidjaja di Luar Rapat Umum Pemegang Saham tentang Perubahan Nama Dan Anggaran Dasar Perusahaan Perseroan (Persero) PT Pupuk Sriwidjaja [Perubahan Nama Perusahaan yang semula “PT Pupuk Sriwidjaja (Persero)” menjadi “PT Pupuk Indonesia (Persero)”] tanggal 3 April 2012, yang dibuat oleh Notaris Nanda Fauz Iwan, S.H., M.Kn Notaris di Jakarta yang telah mendapat pengesahan dan/atau persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia R.I. sesuai Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia R.I. Nomor : AHU-17695.AH.01.02. Tahun 2012 tanggal 5 April 2012;

5. Akta Pendirian dan/atau Anggaran Dasar PT Pupuk Kalimantan Timur sesuai dengan Akte Notaris Yanuar Hamid, SH No. 15 tahun 1977 tanggal 7 Desember 1977 juncto No.43 Tahun 1978 tanggal 21 Desember 1978 tentang Pendirian Perseroan PT Pupuk Kalimantan Timur (Persero) dengan pengesahan oleh Menteri Kehakiman RI No. Y.A.5/5/11 tanggal 16 Januari 1979 sebagaimana telah diumumkan dan/atau dimuat dalam Lembar Negara RI tanggal 10 April 1979 No. 29, Tambahan No.160. Akta

(2)

Pendirian dan/atau Anggaran Dasar dimaksud diatas telah beberapa kali diubah, perubahan mana masing-masing dan berturut-turut antara lain sebagai berikut :

5.1 Perubahan seluruh Anggaran Dasar untuk disesuaikan dengan Undang-Undang Nomor : 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas dimuat dalam Akta Pernyataan Keputusan Pemegang Saham tertanggal 28 Juli 2008 Nomor: 04, dibuat oleh Lumassia, S.H., Notaris di Jakarta, akta mana telah mendapatkan persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia R.I, tertanggal 31 Oktober 2008, Nomor : AHU-80094.AH.01.02. Tahun 2008, juncto Akta Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa, Nomor: 06, tanggal 26 April 2019, dibuat oleh Lumassia, S.H., Notaris di Jakarta, akta mana telah diterima dan dicatat dalam data base SISMINBAKUM Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia R.I., dengan Surat Pemberitahuan Nomor: AHU-AH.01.03-02.86443 tertanggal 13 Juni 2019; Juncto Akta Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham tertanggal 30 Agustus 2019 Nomor: 07, dibuat oleh Lumassia, S.H., Notaris di Jakarta, akta mana telah diterima dan dicatat dalam data base SISMINBAKUM Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia R.I., dengan Surat Pemberitahuan Nomor:

0077928.AH.01.02 dan Daftar Perseroan Nomor: AHU- 0185173.AH.01.11.Tahun 2019 tanggal 03 Oktober 2019; Juncto Akta Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham tertanggal 27 Oktober 2020 Nomor: 03, dibuat oleh Lumassia, S.H., Notaris di Jakarta, akta mana telah diterima dan dicatat dalam data base SISMINBAKUM Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia R.I., dengan Surat Pemberitahuan Nomor: AHU-AH.01.03-0404902 dan Daftar Perseroan Nomor: AHU-0185919.AH.01.11.Tahun 2020 tanggal 6 November 2020;

5.2 Perubahan Modal Dasar Perseroan terakhir dimuat dalam Akta Berita Acara Rapat Umum Para Pemegang Saham Luar Biasa tertanggal 23 Juni 2011 Nomor : 17, dibuat oleh Lumassia, SH., Notaris di Jakarta, Akta mana telah mendapat persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI dengan surat persetujuan tertanggal 12 September 2011, Nomor : AHU-444999.AH.01.02 Tahun 2011;

5.3 Perubahan Penambahan Modal Ditempatkan dan Modal Disetor dimuat dalam Akta Berita Acara Rapat Umum Para Pemegang Saham Luar Biasa tanggal 28 Desember 2018 Nomor: 01, dibuat oleh Lumassia, S.H., Notaris di Jakarta, akta mana telah diterima dan dicatat dalam database SISMINBAKUM Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia R.I., dengan Surat Pemberitahuan Nomor: AHU- AH.01.03-0009002 dan daftar Perseroan Nomor: AHU- 0002527.AH.01.11.Tahun 2019 tanggal 08 Januari 2019;

5.4 Perubahan Nama Pemegang Saham Perseroan, terakhir dimuat dalam Akta Pernyataan Keputusan Pemegang Saham diluar Rapat Umum Pemegang Saham Nomor: 04, tanggal 04 Juli 2012 dibuat oleh Nanda Fauz Iwan, S.H., M.Kn Notaris di Jakarta, akta mana telah diterima dan dicatat dalam database SISMINBAKUM Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia RI tanggal 09 Juli 2012, Nomor: AHU-AH.01.10-25030;

(3)

3

5.5 Perubahan Susunan Anggota Direksi Perseroan, sebagaimana dimuat dalam Akta Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Pupuk Kalimantan Timur, Nomor : 17, tanggal 25 Agustus 2020, yang dibuat oleh Lumassia, S.H., Notaris di Jakarta; akta mana telah diterima dan dicatat dalam database SISMINBAKUM Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia RI, dengan Surat Pemberitahuan Nomor: AHU-AH.01.03-0386436 dan Daftar Perseroan Nomor: AHU-0153395.AH.01.11 Tahun 2020 tanggal 15 September 2020;

5.6 Perubahan Susunan Anggota Dewan Komisaris, sebagaimana terakhir dimuat dalam Akta Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Pupuk Kalimantan Timur, Nomor : 16, tanggal 25 Agustus 2020, yang dibuat oleh Lumassia, S.H., Notaris di Jakarta; akta mana telah diterima dan dicatat dalam database SISMINBAKUM Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia RI, dengan Surat Pemberitahuan Nomor: AHU-AH.01.03-0386423 dan Daftar Perseroan Nomor: AHU-0153373.AH.01.11 Tahun 2020 tanggal 15 September 2020.

6. Surat Keputusan Direksi Nomor: 33/DIR/VII.2014 tentang Tanggung Jawab Penandatangan dan Pemaraf Dokumen PT Pupuk Kalimantan Timur, Juncto Surat Keputusan Direksi Nomor: 28/DIR/VII.17 tentang Penyempurnaan Surat Keputusan Direksi Nomor: 33/DIR/VII.2014 Tentang Tanggung Jawab Penandatangan dan Pemaraf Dokumen PT Pupuk Kalimantan Timur.

MEMUTUSKAN

Menetapkan : SURAT KEPUTUSAN DIREKSI TENTANG STRUKTUR TATA KELOLA SISTEM MANAJEMEN ANTI PENYUAPAN (SMAP) BERBASIS SNI ISO 37001:2016 PT PUPUK KALIMANTAN TIMUR

Pertama : Mengubah Tim Tata Kelola Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) PT Pupuk Kalimantan Timur, selanjutnya dalam Surat Keputusan ini disebut

“Tim SMAP PKT’’, sebagaimana tercantum dalam lampiran Surat Keputusan ini, yakni meliputi:

1. Struktur Organisasi Tim SMAP PKT, lampiran I.

2. Susunan Personalia Tim SMAP PKT, lampiran II.

3. Tugas dan Tanggung Jawab Tim SMAP PKT, lampiran III.

Kedua : Dalam rangka mendukung kelancaran pelaksanaan tugas – tugasnya, kepada Penanggung Jawab Tim SMAP PKT diberi wewenang untuk :

1. Mengubah susunan anggota personalia Tim SMAP PKT sesuai dengan keperluan melalui Surat Penanggung Jawab Tim SMAP PKT dengan tembusan ke VP Administrasi Korporasi, VP Pengembangan SDM &

Organisasi, dan VP Remunerasi & Hubungan Industrial. Susunan anggota Tim SMAP PKT yang telah diubah merupakan satu kesatuan dan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari Surat Keputusan Direksi ini.

(4)

2. Menggunakan dan/atau memanfaatkan Konsultan Eksternal yang kompeten di bidangnya sesuai keperluan dengan mengacu pada ketentuan yang berlaku.

Ketiga : Dalam melaksanakan tugasnya Penanggung Jawab Tim SMAP PKT bertanggung bertanggung jawab kepada Direksi c.q Management Representative.

Keempat : Segala biaya yang timbul akibat adanya Tim SMAP PKT ini dan kegiatan pelaksanaannya dibebankan kepada anggaran Perusahaan.

Kelima : Masa penugasan Tim SMAP PKT berlaku selama 2 (dua) tahun terhitung sejak tanggal ditetapkan dan berakhirnya disertai dengan penyampaian Close Out Report atas pelaksanaan tugas-tugas utamanya kepada Direksi dengan tembusan kepada SVP Sekretaris Perusahaan.

Keenam : Pada saat Surat Keputusan ini diberlakukan, maka Surat Keputusan Direksi No.

11/DIR/IV.20 tentang Tim Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) ISO 37001:2016 PT Pupuk Kalimantan Timur, dicabut dan dinyatakan tidak berlaku lagi.

Ketujuh : Surat Keputusan ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan.

Kedelapan : Hal – hal yang belum cukup diatur dalam Surat Keputusan ini akan ditetapkan dan diatur lebih lanjut oleh Direksi PT Pupuk Kalimantan Timur

Demikian Surat Keputusan ini dibuat dengan ketentuan bahwa apabila dikemudian hari ternyata terdapat kekeliruan dalam penetapannya akan diubah dan diperbaiki sebagaimana mestinya.

Salinan Keputusan ini disampaikan kepada : 1. D2, D3, D4

2. Seluruh SVP 3. Seluruh VP 4. Tim SMAP PKT

--- BH/gg; Salinan SK Direksi.doc

Ditetapkan di : Bontang

Pada tanggal : 5 November 2021 PT Pupuk Kalimantan Timur Direktur Utama,

Dto.

Rahmad Pribadi

Bontang, 5 November 2021 Disalin sesuai aslinya oleh:

VP Administrasi Korporasi,

Wirza Eka Putra

(5)

5

Lampiran I Surat Keputusan Direksi Nomor : 78/DIR/XI.21

STRUKTUR ORGANISASI TIM SMAP PKT

BID. FUNGSI KEPATUHAN ANTI PENYUAPAN (FKAP)

BID. FRAUD RISK ASSESSMENT

BID. DUKUNGAN ANTI PENYUAPAN

BID. EVALUASI DAN AUDIT INTERNAL

BID. OPERASIONAL ANTI PENYUAPAN MANAJEMEN PUNCAK

MANAGEMENT REPRESENTATIVE

DEPUTY VII MR

PENANGGUNGJAWAB SEKRETARIS

Ditetapkan di : Bontang

Pada tanggal : 5 November 2021 PT Pupuk Kalimantan Timur Direktur Utama,

Dto.

Rahmad Pribadi

Bontang, 5 November 2021 Disalin sesuai aslinya oleh:

VP Administrasi Korporasi,

Wirza Eka Putra

--- BH/gg; Salinan SK Direksi.doc

(6)

Lampiran II Surat Keputusan Direksi Nomor : 78/DIR/XI.21

Susunan Personalia Tim SMAP PKT

Pengarah : Direksi PT Pupuk Kaltim Manajemen Representatif : SVP Teknologi

Deputi VII MR : SVP Sekretaris Perusahaan Penanggung Jawab : VP TKP & MR

Sekretaris : - Wahyudi Sugianto - Puguh Prasetyo

1404293 0603619 Bidang Fungsi Kepatuhan Anti Penyuapan (FKAP)

Koordinator : Putri Revinala 1404289

Anggota : - Andy Purnama

- Nita Rahmawati - Luqman Purwadani - Khukuh Franjaya - Dina Novita S

1103950 1104022 1104041 1504368 1604514 Bidang Fraud Risk Assessment

Koordinator : Nurjannah O. Devisar 1304229

Anggota : - Eko Agustoro

- Yuliana - Okta Petrina - Zulfiarrahman

- Ahmad Rofiq Nurhadi

8803018 1103952 1104028 1404321 1604508 Bidang Dukungan Anti Penyuapan

Koordinator : Diah Rachmi D. 1404323

Anggota : - Nurkhalid

- Ardani

- Susila Eko Prasetya - Ade Kurniawan - Alex Wahyudi Putra

9903453 0303508 0803799 1604518 1804576 Bidang Operasional Anti Penyuapan

Koordinator : Sasmita Nugraha 1404320

Anggota : - Oky Vandhaka HP

- Acep Setiawan - Mirza Rezia Litsbarki - Lendl Wibisana - Pandu Seta D - Irfan Setiawan

9903425 0803789 1103995 1104049 1404306 1504370

(7)

7 Bidang Evaluasi & Audit Internal

Koordinator : Fakhrurrazi 1104018

Anggota : - Acep Setiawan

- Ferdy Saputra - Bambang Sri Utomo - Adi Cita Sinrawa - Andi Aulia Nurmita W

0803789 1304238 1604520 1604420 1604423

Ditetapkan di : Bontang

Pada tanggal : 5 November 2021 PT Pupuk Kalimantan Timur Direktur Utama,

Dto.

Rahmad Pribadi

Bontang, 5 November 2021 Disalin sesuai aslinya oleh:

VP Administrasi Korporasi,

Wirza Eka Putra

--- BH/gg; Salinan SK Direksi.doc

(8)

Lampiran III Surat Keputusan Direksi Nomor: 78/DIR/XI.21

TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB TIM SMAP PKT

I. Pengarah

a. Menentukan, menetapkan, mengimplementasikan, dan memelihara kebijakan anti penyuapan serta memastikan tujuan manajemen anti penyuapan ditetapkan sesuai dengan tujuan Perusahaan.

b. Menunjuk SVP Teknologi sebagai Management Representative (MR), SVP Sekretaris Perusahaan sebagai Deputy VII MR, VP Tata Kelola Perusahaan & Manajemen Risiko sebagai Penanggung Jawab Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) dan mengesahkan Struktur Tata Kelola Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) untuk mendukung kegiatan manajemen anti penyuapan.

c. Menyediakan sumber daya yang dibutuhkan untuk menetapkan, mengimplementasikan, memelihara dan meningkatkan SMAP serta hasil dari kinerja anti penyuapan.

d. Menyampaikan pentingnya manajemen anti penyuapan yang efektif dan pentingnya kepatuhan terhadap persyaratan manajemen anti penyuapan kepada seluruh tenaga kerja dan stakeholder.

e. Memastikan SMAP mencapai tujuan yang diharapkan.

f. Melaksanakan tinjauan manajemen secara berkala.

II. Management Representative (MR)

a. Memastikan bahwa SMAP ditetapkan, diterapkan, dipelihara dan dikembangkan secara berkelanjutan sesuai dengan ISO 37001.

b. Melaporkan kinerja anti penyuapan dan SMAP kepada Manajemen Puncak.

c. Memastikan keterpaduan persyaratan SMAP terhadap proses bisnis Perusahaan.

d. Memastikan hasil kinerja anti pernyuapan telah diukur dan dilaporkan secara berkala e. Memastikan bahwa perencanaan kegiatan manajemen anti penyuapan dibuat untuk

mendukung kebijakan anti penyuapan Perusahaan.

f. Memastikan kriteria dan metode yang diperlukan untuk memastikan operasional dan kontrol SMAP yang efektif.

g. Mendorong kesadaran mengenai kebijakan dan sasaran manajemen anti penyuapan kepada seluruh tenaga kerja dan stakeholder.

h. Melaporkan hasil audit internal kepada manajemen puncak secara berkala.

i. Menyelenggarakan tinjauan manajemen secara berkala.

III. Deputy VII MR

a. Bekerja sama dengan MR dalam memastikan bahwa SMAP ditetapkan, diterapkan, dipelihara dan dikembangkan secara berkelanjutan sesuai dengan ISO 37001.

b. Bekerja sama dengan MR dalam melaporkan kinerja anti penyuapan dan SMAP kepada Manajemen Puncak.

c. Bekerja sama dengan MR dalam memastikan bahwa perencanaan kegiatan manajemen anti penyuapan dibuat untuk mendukung kebijakan anti penyuapan Perusahaan.

d. Menentukan kriteria dan metode yang diperlukan untuk memastikan operasional dan kontrol SMAP yang efektif.

e. Bekerja sama dengan MR dalam mendorong kesadaran mengenai kebijakan dan sasaran

(9)

9

f. Menetapkan Program Manajemen Anti penyuapan yang terdokumentasi pada fungsi, level, proses atau fasilitas yang sesuai dalam lingkup Perusahaan.

g. Mengarahkan Tim SMAP untuk dapat berkontribusi aktif dalam mewujudkan SMAP yang efektif.

h. Menentukan dan mengkomunikasikan tanggung jawab dan wewenang dalam rangka memfasilitasi manajemen anti penyuapan yang efektif.

i. Dalam hal MR berhalangan, bertugas sebagai Pelaksana Tugas MR.

IV. Penanggung Jawab Sistem Manajemen Anti Penyuapan

a. Memastikan bahwa perencanaan manajemen anti penyuapan telah sesuai dengan kebijakan manajemen anti penyuapan Perusahaan dan mengarah kepada kegiatan yang dapat meningkatkan kinerja anti penyuapan yang berkelanjutan.

b. Memastikan bahwa perencanaan manajemen anti penyuapan berdasarkan tinjauan kegiatan Perusahaan yang dapat mempengaruhi kinerja anti penyuapan.

c. Memastikan bahwa Perusahaan telah mengidentifikasi, mengimplementasikan dan memiliki akses terhadap peraturan perundangan dan persyaratan lainnya yang sesuai, yang berkaitan dengan manajemen anti penyuapan.

d. Memastikan bahwa peraturan perundangan dan persyaratan lainnya dipertimbangkan dalam menetapkan, mengimplementasikan dan memelihara SMAP.

e. Memastikan bahwa Perusahaan telah menetapkan, mengimplementasikan dan memelihara pengukuran dan pemantauan terhadap kinerja anti penyuapan.

f. Mengkoordinasikan seluruh divisi dalam Tim Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP).

g. Menyelenggarakan rapat pemantauan kinerja anti penyuapan secara berkala.

V. Sekretaris

a. Mencari, mengidentifikasi, mendokumentasikan, mensosialisasikan, membuat dan memelihara akses terhadap peraturan perundangan dan persyaratan lainnya yang sesuai yang berkaitan dengan ISO 37001.

b. Bertanggung jawab dan mengendalikan seluruh dokumen yang terkait Sistem Manajemen Anti Penyuapan ISO 37001;

c. Mempersiapkan data dan dokumen untuk tinjauan manajemen.

VI. Koordinator Fungsi Kepatuhan Anti Penyuapan

a. Mengawasi desain dan implementasi Sistem Manejemen Anti Penyuapan di PT Pupuk Kalimantan Timur.

b. Memberikan saran dan bimbingan kepada personil mengenai Sistem Manajemen Anti Penyuapan dan isu-isu yang berkaitan dengan penyuapan.

c. Memastikan bahwa Sistem Manajemen Anti Penyuapan sesuai dengan persyaratan standar ISO 37001:2016.

d. Menyiapkan laporan kinerja Sistem Manajemen Anti Penyuapan.

e. Memantau pengelolaan terhadap risiko penyuapan yang mungkin terjadi dalam organisasi.

f. Membentuk dan memperbarui kebijakan dan prosedur anti penyuapan dan korupsi.

g. Menyiapkan informasi terbaru anti penyuapan dan korupsi serta hadir dalam rapat manajemen yang relevan.

h. Menjamin pelaksanaan Kebijakan Anti Penyuapan dan korupsi.

i. Melakukan peninjauan dan melaporkan terkait daftar hadiah dan hiburan.

j. Memantau pelaksanaan investigasi sehubungan dengan anti penyuapan dan korupsi.

k. Menetapkan metode penilaian terhadap potensi risiko penyuapan dan memfasilitasi pelaksanaan workshop penilaian risiko penyuapan.

(10)

l. Melakukan evaluasi terhadap penerapan Kebijakan Anti Penyuapan yang disampaikan kepada Manajemen Puncak.

m. Memonitor pelaksanaan, tindakan korektif dan pencegahan, serta mengkomunikasikan masalah yang timbul dalam penerapan Kebijakan Anti Penyuapan.

VII. Koordinator Fraud Risk Assessment

a. Mengidentifikasi peristiwa risiko penyuapan yang berpotensi menimbulkan penyuapan pada tiap-tiap satuan kerja pada organisasi.

b. Mencegah (berulangnya kembali) terjadinya penyuapan dengan melakukan mitigasi risiko melalui perbaikan pengendalian internal dan atau melakukan langkah-langkah perbaikan yang dianggap perlu.

c. Meningkatkan kepedulian terhadap penyuapan pada seluruh jenjang organisasi.

d. Memberikan gambaran mengenai potensi penyuapan pada setiap satuan kerja pada organisasi.

e. Melakukan peningkatan dan tindak lanjut atas penerapan SMAP.

VIII. Koordinator Dukungan Anti Penyuapan

a. Memastikan proses rekrutmen, mutasi, rotasi, promosi dan analisis beban kerja terkait dengan SMAP pada Perusahaan.

b. Mempersiapkan sumber daya manusia, sumber daya fisik dan sumber keuangan terkait SMAP.

c. Memastikan kompetensi sumber daya manusia sesuai dengan tugas dan tanggung jawab dalam melaksanakan SMAP.

d. Mengomunikasikan dan mempublikasikan SMAP kepada stakeholder melalui berbagai media komunikasi internal dan eksternal perusahaan.

e. Melakukan tindak lanjut atas evaluasi penerapan SMAP.

IX. Koordinator Operasional Anti Penyuapan

a. Melakukan perencanaan dan pengendalian terhadap proses yang diperlukan untuk memenuhi SMAP.

b. Melakukan uji kelayakan untuk mengidentifikasi potensi konflik kepentingan yang akan muncul terutama terkait kegiatan operasional perusahaan.

c. Melakukan aktivitas pengendalian keuangan dan non keuangan kepada stakeholders perusahaan terkait SMAP.

d. Melakukan penerapan pengendalian anti penyuapan yang dilakukan perusahaan dan stakeholders.

e. Memastikan komitmen anti penyuapan ditandatangani oleh insan Pupuk Kaltim dan stakeholders.

f. Memastikan penerapan pengendalian gratifikasi berjalan sesuai dengan pedoman yang berlaku di Perusahaan.

g. Mengelola ketidakcukupan pengendalian anti penyuapan.

h. Memastikan kebijakan whistleblowing system (WBS) berjalan sesuai dengan pedoman yang berlaku di Perusahaan.

i. Memastikan pelaksanaan investigasi dan penanganan penyuapan jika terjadi di Perusahaan.

j. Melakukan peningkatan dan tindak lanjut atas penerapan SMAP.

(11)

11 X. Koordinator Evaluasi & Audit Internal

a. Mengevaluasi pemenuhan kepatuhan terhadap peraturan perundangan dan persyaratan lainnya yang berkaitan dengan SMAP secara berkala dan melaporkan hasil evaluasi kepatuhan kepada Penaggung Jawab Sistem Manajemen Anti Penyuapan.

b. Menyelenggarakan audit internal dan menyiapkan laporan hasil audit secara berkala.

c. Meninjau dan mengevaluasi ketidaksesuaian atau potensi ketidaksesuaian dari hasil kegiatan SMAP dan dari hasil audit internal.

d. Meninjau tindak lanjut hasil audit intenal dan eksternal.

e. Meninjau efektivitas koreksi, tndakan korektif dan tindakan preventif yang dilakukan.

Ditetapkan di : Bontang

Pada tanggal : 5 November 2021 PT Pupuk Kalimantan Timur Direktur Utama,

Dto.

Rahmad Pribadi

Bontang, 5 November 2021 Disalin sesuai aslinya oleh:

VP Administrasi Korporasi,

Wirza Eka Putra

--- BH/gg; Salinan SK Direksi.doc

Referensi

Dokumen terkait

Bangka Belitung Kalimantan Selatan Jawa Tengah Sulawesi Tenggara Maluku Utara Selasa, 30/03/21 Sumatera Barat Lampung Kalimantan Timur Jawa Timur Sulawesi Tenggara Maluku Utara.

bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a, per l u menetapkan Keputusan Direks i PT PLN (Persero) tentang Perubahan Ketiga atas Keputusan Direksi PT

Tabel 4.6 Analisis SWOT Matriks (IFAS) Pengembangan Strategi Pemasaran Produk Ritel PT Pupuk Kalimantan Timur

Gambar di atas merupakan gambar grafik penjualan pupuk nonsubsidi yang ada di PT Pupuk Kalimantan Timur KP Jatim selama empat tahun terakhir yaitu mulai tahun 2016 sampai

Bahwa yang namanya tercantum dalam Surat Keputusan ini dianggap memenuhi syarat untuk menjadi Operator Yayasan di Yayasan XXXXX ..... Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang

NO NOMOR NUMBER TANGGAL DATE PERIHAL SUBJECT 10 HK.01/1/10/3/STRA/UTMA/PLND-21 01 Oktober 2021 October 01, 2021 Peraturan Direksi PT Pelabuhan Indonesia Persero Tentang Struktur

Di tahun 2023, PT Pupuk Kalimantan Timur mencanangkan Roadmap ESG dengan target kontribusi dekarbonisasi sebesar 32% pada tahun

Perencanaan dan pengendalian interval Turnaround dengan pengembangan metode FMEA dan FTA berdasarkan Critical Item Pabrik 5 PT Pupuk Kalimantan