• Tidak ada hasil yang ditemukan

2. IDENTIFIKASI DATA 2.1. Identifikasi Perusahaan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "2. IDENTIFIKASI DATA 2.1. Identifikasi Perusahaan"

Copied!
21
0
0

Teks penuh

(1)

2 . IDENTIFIKASI DATA

2.1 . Identifikasi Perusahaan 2.1.1. Sejarah Perusahaan

Nama The Rocks ini diambil dari salah satu nama kota di daerah kota Sydney, New South Wales, Australia. Di daerah tersebut terdapat pertunjukan terbesar di Australia, yang mampu menarik perhatian turis lokal maupun mancanegara. Selain itu daerah tersebut juga terdapat banyak restoran dan café yang dibangun pada 1942. Di daerah The Rocks dapat dijumpai Jembatan Harbor dan Opera House yang merupakan simbol dari kota itu sendiri da n sangat menarik untuk dikunjungi.

Pemilihan kata The Rocks dikarenakan Eric Go selaku pemilik dan chef dari resto ini telah lama tinggal, mempelajari rahasia cita rasa Australia dan membuka restoran di daerah tersebut. Eric Go mempunyai banyak kenangan, pengalaman yang menarik di daerah The Rocks, sehingga Eric Go memakai nama The Rocks untuk restonya di Surabaya agar selalu ingat dengan pengalamannya.

Adapun misi dan visi dari resto The Rocks ini adalah ingin menunjukkan dan memperkenalkan kepada masyarakat terutama masyarakat Surabaya tentang cita rasa Australia yang asli, serta ingin mempromosikan cita rasa Australia.

2.1.2. Data Perusahaan

- Nama Perusahaan : Resto The Rocks

- Lokasi : Jalan Raya Darmo Permai II – 56 Kompleks Darmo Boulevard Kavling 7 Surabaya

- Telepon/Fax : +62 31 7349313 - Mobile : +62 81 21751972

- E-mail : [email protected] - Jam Buka : Senin, pukul 17.00-22.00 WIB

Selasa – Jum’at, pukul 11.00-22.00 WIB

(2)

Sabtu dan Minggu, pukul 11.00-23.00 WIB - Pemilik Perusahaan : Eric Go

Resto The Rocks merupakan resto yang termasuk baru karena resto ini baru dibuka pada bulan Februari 2003. Pendiri perusahaan tersebut adalah Eric Go. The Rocks mempunyai makna batu, kata The Rocks ini diambil oleh pemilik resto ini dari sebuah daerah yang berada di dekat kota Sydney, Australia. Dimana The Rocks ini merupakan daerah yang sangat ramai dan daerah pariwisata karena kebanyakan yang datang adalah turis-turis mancanegara. Daerah tersebut diberi nama The Rocks, karena di daerah tersebut sebagian besar dipenuhi oleh batu-batu alami. Alasan memilih nama The Rocks, karena Eric Go selaku pemilik resto ini sangat lama tinggal di daerah The Rocks, dan mengawali pekerjaannya di daerah tersebut. Eric Go pernah membuka restoran dua kali di Australia bersama teman- temannya, yang pertama di daerah The Rocks dan kedua di kota Sydney. Masakan yang disediakan pada restorannya kebanyakan adalah masakan Italia dan Perancis.

Eric Go merupakan lulusan dari salah satu sekolah di Australia, dalam bidang chef. Setelah beberapa tahun membuka restoran di Australia, Eric Go ingin mencoba membuka usaha di Indonesia. Kemudian Eric Go memilih kota Surabaya sebagai tempat usahanya yang baru. Alasannya membuka usaha resto The Rocks di Surabaya adalah ia ingin mencoba apakah menu-menunya cocok dengan masyarakat Surabaya. Ternyata setelah membuka resto The Rocks selama setahun ini tanggapan dari masyarakat Surabaya cukup baik, terbukti dari semakin banyak masyarakat di Surabaya yang datang ke resto The Rocks dan resto ini sela lu ramai terutama di malam hari pada hari Sabtu dan Minggu Dengan semakin ramainya resto The Rocks Eric Go mempunyai rencana untuk melebarkan usahanya.

Eric Go selaku pemilik dan koki di resto The Rocks ini menyatakan bahwa masyarakat yang datang ke restonya sebagian besar cocok dengan menu yang disediakan. Hal ini terbukti dengan banyaknya masyarakat yang kembali ke restonya. Menu-menu yang disediakan semuanya hampir sama dengan yang disediakan di restorannya di Australia, mulai dari bahan (sebagian besar diimport dari Australia), cara masak, dan cara penyajiannya,. Ini yang membuat resto The Rocks mempunyai menu yang berbeda dengan resto-resto atau restoran–restoran

(3)

di Surabaya, dimana menu yang disediakan di resto The Rocks mempunyai ciri khas Australia. Resto The Rocks juga selalu membuat menu-menu spesial di setiap minggunya, menu spesial tersebut akan disediakan selama satu minggu saja, jika menu tersebut laris maka akan dimasukkan sebagai menu tetap.

Konsep dari resto The Rocks mulai dari masakan, penyajian sampai tatanan interiornya (yang bernuansa elegants dan santai) dan semuanya berkonsep Australia hal tersebut dapat dilihat dari tatanan interiornya yang kebanyakan menampilkan gambar-gambar Australia (karena banyak terpajang foto-foto Sydney, Australia). Maka dapat disimpulkan bahwa pemilik resto The Rocks ini ingin menghadirkan nuansa Australia di restonya dan ingin mengenalkan masakan yang mempunyai ciri khas Australia kepada masyarakat di Surabaya.

2.1.3. Data Pemasaran

2.1.3.1. Posisi Perusahaan di Pasar

Resto The Rocks ini sudah cukup dikenal bagi masyarakat Surabaya Barat, tetapi bagi masyarakat Surabaya bagian lain brand resto ini belum cukup dikenal. Ini disebabkan pihak resto sangat jarang melakukan promosi, hal karena pemilik resto The Rocks belum mempunyai kesadaran bahwa betapa pentingnya promosi untuk investasi jangka panjang dan menganggap biaya promosi cukup mahal. Pada saat ini resto The Rocks masih menggunakan cara tradisional yaitu promosi dari mulut ke mulut, yaitu dimana masyarakat yang pernah mencoba menu di resto The Rocks mengabarkan atau memberitahu teman atau rekannya.

Hal itulah yang membuat resto The Rocks selalu mengutamakan kualitas dari menu yang disediakan, agar jangan sampai mengecewakan tamunya.

2.1.3.2. Persaingan atau Kompetitor

Berada di daerah Surabaya bagian Barat memang cukup menguntungkan, karena daerah tersebut berkembang dengan pesat ini terbukti banyaknya perumahan-perumahan elite, sehingga banyak investor -investor yang membuka usaha di daerah tersebut seperti restoran, café, resto, swalayan, plaza dan lain sebagainya. Hal tersebut membuat persaingan di daerah Surabaya Barat menjadi sangat ketat.

(4)

Dalam bidang makanan, daerah tersebut sudah dapat dikatakan sangat banyak, seperti Bon Ami, Big Bone, Pro Steak , Zigazaga, Grand Ocean, Palimanan Cafe dan masih banyak restoran yang buka di Plaza Supermall. Hal ini yang membuat resto The Rocks harus semakin memantapkan keberadaannya agar dapat bersaing dengan kompetitor -kompetitornya.

Kompetitor dari resto The Rocks di Surabaya bagian Barat sendiri adalah Bon Ami atau Bon Café dan Pro Steak . Pada Surabaya Bagian Timur adalah Prime Steak and Ribs.

a. Bon Ami atau Bon Café

Bon Ami atau Bon Café yang berada didepan resto The Rocks, merupakan salah satu kompetitor yang kuat karena Bon Ami atau Bon Café sudah lama sekali buka di Surabaya dan sudah tersebar banyak di seluruh Surabaya.

Sehingga membuat Bon Ami atau Bon Café sudah dikenal oleh banyak masyarakat di Surabaya. Berikut dijelaskan SWOT dari Bon Ami atau Bon Café yang dibandingkan dengan resto The Rocks.

a . Streng ths

- Sudah buka lebih lama.

- Mempunyai lebih banyak cabang di seluruh Surabaya.

- Mempunyai konsumen yang lebih banyak.

b . Weakness

- Interiornya masih terlalu biasa.

- Menggunakan daging lokal.

- Pelayanan kurang cepat.

c. Opportunities

- Sudah mempunyai konsumen setia atau pelanggan tetap.

- Mempunyai kepercayaan dari konsumen.

d . Threat

- Tatanan interior yang biasa dapat membuat mengurangi pengunjung.

- Pelayanan yang kurang cepat dapat membuat pengunjung berpindah ke tempat lain.

(5)

b. Pro Steak

Pro Steak menyajikan steak yang mempunyai kualitas yang baik dan sudah mempunyai dua tempat di Surabaya yaitu di Surabaya bagian Barat dan Surabaya bagian Timur. Pro Steak dapat dikatakan sudah buka lebih lama di Surabaya jika dibandingkan dengan resto The Rocks. Berikut dijelaskan mengenai SWOT dari Pro Steak yang dibandingkan dengan resto The Rocks:

a . Streng ths

- Sudah buka lebih lama.

- Menggunakan danging import.

- Tempat yang lebih luas dengan interior yang menarik.

- Berada dijalan yang lebih strategis.

b . Weakness

- Harga mahal.

- Pelayanan kurang cepat.

c. Opportunities

- Sudah mempunyai konsumen setia atau pelanggan tetap.

- Mempunyai kepercayaan dari konsumen.

d . Threat

- Pelayanan yang kurang cepat dapat membuat pengunjung kecewa dan berpindah ke tempat lain.

2.1.3.3. Menu yang Disediakan

Menu yang disediakan sebagian besar masakan bergaya western terutama Italia dan Perancis antara lain steak , pasta, salad, dessert, pudding, ice cream. Menu utamanya adalah Scoth Filled Steak and Lobster Tail, dan menu- menu lainnya seperti Syd Mix Grilled, Tenderloin, Spaghetti, Banana Pancake.

Pudding Butter dan lain sebagainya.

2.1.3.4. Potensi Pasar

Semakin sibuknya masyarakat perkotaan maka membuat masyarakat perkotaan merasa jenuh, tidak mempunyai kesempatan untuk memasak, dan butuh tempat untuk nongkrong baik untuk kepentingan bisnis atau hiburan. Hal tersebut

(6)

membuat kota Surabaya dibanjiri dengan hadirnya café, restoran, resto dan lain- lain. The Rocks sebagai resto dapat memberikan solusi dari masalah-masalah tersebut yaitu dengan menyajikan menu-menu ciri khas Australia, dengan rasa yang enak dan tempat yang nyaman, dan yang terpenting adalah menu resto The Rocks harganya jauh lebih murah jika dibandingkan dengan resto atau restoran yang menyajikan steak .

Meskipun masih tergolong baru, tetapi dengan melihat kualitas rasa, tempat yang nya man, dan harga yang lebih murah, maka tidak menutup kemungkinan bahwa resto The Rocks ini menjadi dikenal dan diminati oleh konsumen.

2.1.3.5. Segmentasi Pasar a. Demografis

- Jenis Kelamin : pria dan wanita - Usia : 10 – tak terbatas

- Lokasi : perkotaan

- Kalangan : menengah ke atas b. Psikografis

- Mempunyai cita rasa atau selera yang tinggi - Penuh perhatian dan cermat

- Mempunyai pergaulan yang luas c. Behavioral

- Mempunyai sifat ingin tahu yang tinggi

- Menyukai hal-hal yang baru, termasuk mencoba makanan dan minuman yang baru

- Menyukai masakan-masakan yang bergaya western d. Geografis

- Seluruh masyarakat di Surabaya

2.1.3.6. Sarana Komunikasi Visual yang Sudah Ada

Sebagian besar promosi resto The Rocks dilakukan didalam resto dan hanya satu yang dimuat atau ditampilkan untuk khalayak umum yaitu dimuat di

(7)

majalah info Surabaya yang merupakan majalah yang memuat seputar Surabaya.

Promosi yang dilakukan didalam resto antara lain:

- Menu - Stationary

- Botol sambal dan saos

2.1.4. Foto Lokasi

Gambar 2.1. Lokasi Resto The Rocks 1 Gambar 2.2. Logo Resto The Rocks

Gambar 2.3. Pintu Resto The Rocks

(8)

Gambar 2.4. Interior Resto The Rocks 1

Gambar 2.5. Interior Resto The Rocks 2

Gambar 2.6. Interior Resto The Rocks 3

(9)

Gambar 2.7. Interior Resto The Rocks 4

Gambar 2.8. Lokasi Resto The Rocks 2

Gambar 2.9. Lokasi Resto The Rocks 3

(10)

2.1.5. Foto Makanan

Gambar 2.10. Banana Pancake

Gambar 2.11. Scoth Fillet Steak and Lobster Tail

Gambar 2.12. Tenderloin

(11)

Gambar 2.13. Syd Mix Grilled

Gambar 2.4. Spaghetti

Gambar 2.4. Banana Pancake

(12)

2.2 . Analisis dan Pembahasan Hasil Survey 2.2.1. Data Responden

Tabel 2.1. Data Responden

No. Nama Usia L/P Pekerjaan

1.

2.

3.

4.

5.

6.

7.

8.

9.

10.

11.

12.

13.

14.

15.

16.

17.

18.

19.

20.

21.

22.

23.

24.

25.

26.

27.

Fenny Agus S.

Edwin

Fonny Susanto Budi

Hendro Adi G.

Inneke Benny S Widiarta K Siska Fanny Yuliana Andi Decky A.L Winata R.

Meliana Mira Dion R.

Anny S Ronny L.

Candra A.

Wahyu Lanny

Yoga Prasetya Ivonne G.

Moudy G.

28 33 22 28 34 37 41 18 22 44 26 21 17 37 22 22 25 29 17 22 35 22 28 34 30 22 21

L L L P L L L P L P P P P L L L P P L P L L L P L P P

Karyawan Manajer Mahasiswa Ibu rumah tangga Karyawan Karyawan Wiraswasta Pelajar Mahasiswa Dokter Pegawai Bank Mahasiswa Pelajar Wiraswasta Mahasiswa Mahasiswa Pegawai Bank Ibu rumah tangga Pelajar

Mahasiswa Pegawai negeri Mahasiswa Karyawan Ibu rumah tangga Desainer

Mahasiswa Mahasiswa

(13)

28.

29.

30.

31.

32.

33.

34.

35.

36.

37.

38.

39.

40.

41.

42.

43.

44.

45.

46.

47.

48.

49.

50.

Susan B.

Tutik Roy H.

Rudy D.C Erni O.

Yohan Merly Frica Lila R.K Prahadi Wenny Nina E.

Lucky Iwan L.

Sinta Lusi Dody Denny S Nila T Antonius Tommy G.

Robert Gunawan

30 29 26 22 22 28 29 22 21 27 32 39 38 30 29 24 27 22 22 34 46 25 21

P P L L P L P P P L P P L L P P L L P L L L L

Wiraswasta Ibu rumah tangga Programmer Mahasiswa Mahasiswa Manajer Wiraswasta Mahasiswa Mahasiswa Desainer

Ibu rumah tangga Wiraswasta Wiraswasta Manajer Wiraswasta Karyawan Pegawai negeri Mahasiswa Mahasiswa Karyawan Pegawai Wiraswasta Mahasiswa

(14)

2.2.2. Analisa Hasil Survey

1. Apakah anda menyukai masakan western?

Tabel 2.2. Kuisioner: Apakah anda menyuka i masakan western?

No. Keterangan Jumlah

1.

2.

Ya Tidak

36 14 Asumsi:

Sebagian besar responden menyukai masakan bergaya western.

2. Apakah anda sering pergi ke resto yang menyajikan masakan western?

Tabel 2.3. Kuisioner:

Apakah anda sering pergi ke resto yang menyajikan masakan western?

No. Keterangan Jumlah

1.

2.

3.

Sering Jarang Tidak pernah

29 19 2 Asumsi:

Responden sering mengunjungi, resto yang menyajikan masakan yang bergaya western.

3. Apa yang paling anda sukai dari jenis masakan western?

Tabel 2.4. Kuisioner: Apa yang paling anda sukai dari jenis masakan western?

No. Keterangan Jumlah

1.

2.

3.

4.

Steak Pizza Lasagna Spaggetti

20 31 8 12

(15)

Asumsi:

Masakan western yang disukai oleh responden adalah pizza dan steak, sehingga resto yang menyajikan menu tersebut mempunyai potensi berkembang di Surabaya.

4. Mengapa anda pergi ke resto?

Tabel 2.5. Kuisioner: Mengapa anda pergi ke resto?

No. Keterangan Jumlah

1.

2.

3.

4.

Mengisi waktu senggang Tempat kumpul

Tertarik Ingin mencoba

5 24 13 8 Asumsi:

Sebagian besar responden menjadikan resto sebagai tempat berkumpul.

5. Dengan siapa biasanya anda pergi ke resto?

Tabel 2.6. Kuisioner: Dengan siapa biasanya anda pergi ke resto?

No. Keterangan Jumlah

1.

2.

3.

Sendiri Keluarga Teman

7 34 25 Asumsi:

Banyak responden yang datang ke resto dengan keluarga dan teman.

(16)

6. Apakah anda mengetahui resto The Rocks?

Tabel 2.7. Kuisioner: Apakah anda mengetahui resto The Rocks?

No. Keterangan Jumlah

1.

2.

Tahu Tidak Tahu

18 32 Asumsi:

Banyak responden yang tidak mengetahui keberadaan resto The Rocks.

7. Darimana anda mengetahui resto The Rocks?

Tabel 2.8. Kuisioner: Darimana anda mengetahui resto The Rocks?

No. Keterangan Jumlah

1.

2.

3.

Teman/rekan Iklan

Mengetahui sendiri

10 3 5 Asumsi:

Responden yang mengetahui keberadaan resto The Rocks, kebanyakan dari teman atau rekan.

(17)

8. Setelah melihat logo resto The Rocks, apa yang anda bayangkan mengenai resto tersebut?

Tabel 2.9. Kuisioner:

Setelah melihat logo resto The Rocks, apa yang anda bayangkan mengenai resto tersebut?

No. Keterangan Jumlah

1.

2.

3.

Resto dari Australia

Resto dengan gaya Australia Resto dengan menu ciri khas Australia

9 15

26 Asumsi:

Setelah melihat logo, responden sudah mempunyai bayangan bahwa resto The Rocks merupakan resto yang menyajikan menu khas Australia.

9. Apakah anda pernah melihat promosi yang dilakukan oleh resto The Rocks?

Tabel 2.10. Kuisioner:

Apakah anda pernah melihat promosi yang dilakukan oleh resto The Rocks?

No. Keterangan Jumlah

1.

2.

Pernah Tidak pernah

9 41 Asumsi:

Promosi yang dilakukan resto The Rocks, sangat minim karena responden banyak yang belum pernah melihat promosi yang dilakukannya.

(18)

10. Koran apa yang sering anda baca setiap harinya?

Tabel 2.11. Kuisioner: Koran apa yang sering anda baca setiap harinya?

No. Keterangan Jumlah

1.

2.

3.

4.

5.

Jawa Pos Kompas Surya

Suara Surabaya Lain-lain

36 11 5 8 6 Asumsi:

Karena koran menjadi salah satu media yang dipilih untuk kampanye periklanan ini, maka hal pertama yang harus dilakukan adalah mengetahui koran apa yang sering dibaca oleh responden. Dari hasil penyebaran kuisioner ini didapat bahwa koran Jawa Pos merupakan koran yang paling sering dibaca, maka koran yang akan dipakai untuk kampanye ini adalah Jawa Pos.

2.2.3. Kesimpulan

Penyebaran kuisioner ini dilakukan secara acak dan langsung di kota Surabaya, sehingga hasil dari penyebaran ini tidak bisa dikatakan mewakili seluruh masyarakat Surabaya, tetapi hanya sebagian masyarakat Surabaya.

Kuisioner ya ng dibagikan berjumlah 50 lembar. Dari penyebaran itu didapatkan bahwa responden sangat menyukai masakan yang bergaya western seperti pizza, steak, lasagna, spaghetti dan lain-lain. Sehingga resto yang menyajikan makanan western mempunyai potensi yang besar untuk berkembang di Surabaya. Selain itu responden yang di-survey juga suka pergi ke resto yang menyajikan masakan western, dengan alasan resto merupakan tempat yang cocok untuk berkumpul.

Dengan melihat hal tersebut maka dapat disimpulkan jika ingin menjadi resto favourite maka harus mempunyai menu yang enak, harga yang murah dan yang terpenting adalah mempunyai suasana yang nyaman sehingga masyarakat merasa nyaman dalam menikmati makanan yang disajikan.

(19)

Keberadaan resto The Rocks masih belum diketahui oleh banyak masyarakat. Hal ini terbukti dari hasil penyebaran kuisioner dimana didapatkan data bahwa responden masih jarang yang mengetahui keberadaan resto The Rocks.

Ini disebabkan pihak resto masih jarang melakukan promosi, karena pihak resto ini masih belum menyadari bahwa promosi merupakan investasi jangka panjang, dan menganggap biaya promosi cukup mahal. Promosi yang paling diutamakan oleh resto pada saat ini adalah cara tradisional yaitu promosi dari mulut ke mulut, dimana diharapkan banyak orang yang mengetahui dari teman atau rekan. Hal tersebut membuktikan bahwa menu yang disajikan oleh resto The Rocks enak, karena promosi dari mulut ke mulut tidak akan berjalan jika menunya tidak enak.

Setiap perusahaan mempunyai sebuah logo yang digunakan sebagai identitas, begitu pula dengan resto The Rocks yang mempunyai logo berbentuk gambar dari benua Australia, dan logo tersebut sudah dapat menggambarkan tentang resto The Rocks, karena dari responden yang di-survey mempunyai bayangan bahwa resto The Rocks menyajikan menu-menu khas Australia.

2.3 . Analisa Data

2.3.1. USP (Unique Selling Prepotition)

Unique Selling Prepotition dapat mengidentifikasikan suatu keistimewaan produk yang unik, yang dapat ditekankan atau diutamakan untuk diinformasikan kepada konsumen saat kegiatan promosi.1

Menurut Rosser Reeves salah seorang tokoh periklanan Amerika, bahwa setiap upaya pengiklanan suatu produk harus memenuhi 3 syarat, yang dikenal sebagai USP yaitu:

1. Setiap produk yang diiklankan harus mempunyai kelebihan yang khas atau keunikan untuk ditawarkan kepada konsumen.

2. Kelebihan hanya ditonjolkan oleh produk yang diiklankan.

3. Kelebihan harus dapat menarik minat beli konsumen.

USP dari resto The Rocks adalah:

- Menu-menu khas Australia.

1 The Essence of Service Marketing, 1993, hal 96

(20)

- Cara memasak ala Australia.

- Bahan diimport dari Australia.

- Masakan tidak mungkin sama dengan resto-resto lain yang ada di Surabaya.

2.3.2. SWOT a. Streng ths

- Daging import dari Australia.

- Memiliki rasa yang lain dari resto-resto yang ada di Surabaya.

- Pelayanan yang cepat.

- Harga murah.

b. Weakness

- Tempat yang kurang luas, sehingga pengunjung terbatas.

- Masih tergolong resto baru dan belum melakukan promosi.

c. Opportunities

- Dengan memiliki ciri khas Australia maka resto The Rocks akan mendapatkan pasar sendiri.

- Resto The Rocks mempunyai pelayanan memuaskan, harga terjangkau, dan rasa yang enak maka akan menjadi resto yang digemari oleh masyarakat Surabaya.

d. Threat

- Dengan tidak melakukan promosi, sebagai resto yang baru mengakibatkan banyak masyarakat yang tidak mengetahui keberadaannya.

- Dengan tidak melakukan promosi maka resto The Rocks akan kalah dengan competitor-kompetitornya dalam mendapatkan konsumen.

2.3.3. Kesimpulan

Resto The Rocks merupakan resto yang baru di Surabaya, karena resto ini baru dibuka sekitar satu tahun yang lalu tepatnya pada bulan Februari 2003. Resto ini mempunyai konsep dari salah satu kota di daerah Sydney yaitu The Rocks, Pemilihan nama tersebut disebabkan pemilik resto pernah tinggal lama dan pernah membuka usaha sejenis selama dua tahun di daerah tersebut. Resto ini menyajikan menu-menu khas dari Australia, mulai dari bahan, cara memasak samapai

(21)

penataan interiornya semuanya berkonsep ala Australia. Hal tersebut yang menjadi keunikan yang dimiliki oleh resto ini, dimana tidak mungkin dimiliki oleh resto-resto lain yang ada di Surabaya.

Pihak resto masih jarang melakukan promosi, hal tersebut disebabkan pihak resto masih belum menyadari bahwa promosi merupakan investasi jangka panjang dan faktor biaya. Sehingga keberadaanya masih belum diketahui oleh banyak masyarakat. Promosi yang diutamakan pada saat ini adalah promosi cara tradisional yaitu dari mulut ke mulut, karena promosi dari mulut ke mulut akan berjalan jika seseorang merasakan kenikmatan dari menu yang dicobanya dan orang tersebut akan memberitahu teman-temannya, sehingga agar efektif maka pihak resto ini harus menjaga kualitas menu yang disajikan

Resto The Rocks mempunyai keunikan tersendiri yaitu resto dengan menu khas Australia, maka akan lebih baik jika resto The Rocks dapat menanamkan image-nya ke masyarakat. Dengan dibantu logo yang berbentuk Australia maka penanaman image tersebut akan lebih mudah, karena dengan logo yang berbentuk benua Australia, masyarakat akan mudah mengingat bahwa resto The Rocks merupakan resto yang menyajikan menu-menu khas Australia.

Resto The Rocks mempunyai kualitas makanan yang baik, harga yang murah, pelayanan yang memuaskan, suasana yang nyaman. Sehingga resto The Rocks sangat berpotensi untuk semakin berkembang di Surabaya. Dari penyebaran kuisioner, didapatkan data-data bahwa responde n yang mewakili sebagian masyarakat Surabaya, banyak yang menyukai masakan western, dan sering berkunjung ke resto yang menyajikan masakan western. Oleh karena itu pihak resto The Rocks harus dapat memperbaiki dan mengatasi kekurangannya agar lebih baik da ri yang sekarang. Dengan begitu tidak menutup kemungkinan akan menjadi salah satu resto favourite di Surabaya.

Referensi

Dokumen terkait

Abstract—Penulisan makalah ini diharapkan dapat memberikan jawaban dari rumusan masalah mengenai (1) identifikasi model bisnis dengan menggunakan Lean Canvas; (2)

Tampilan seleksi digunakan untuk melakukan penyeleksian terhadap para pemain yang telah lolos pada seleksi admin, penyeleksian tersebut dapat berupa seleksi latihan maupun

Uraikan spesifikasi dan profil khalayak sasaran yang dianggap strategis (mampu dan mau) untuk dilibatkan dalam Penerapan Ipteks dan rekayasa sosial, serta dapat

24 Grafik berikut menyajikan sebaran temuan Unit pendukung akademik yang berada di bawah rektor dan wakil rektor (tidak termasuk direktorat).

Sesuai dengan tujuan penelitian dan hasil penelitian tentang hubungan daya ledak otot tungkai, tinggi badan, kekuatan otot lengan baik secara individual maupun secara

Contohnya adalah produk Crayon Meme ketika digunakan warna yang satu mudah dibaurkan dengan warna yang lain ketika membuat gradasi warna, selain itu crayon

bahwa Kantor Menteri Negara Lingkungan Hidup telah memiliki tarif Penerimaan Negara Bukan Pajak sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 10 Tahun 2002 tentang Tarif

Pada penelitian ini, desain penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah cross-sectional dengan tujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara tingkat