Efektivitas Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa Pada Masa Pandemi COVID-19 Di Desa Loa Ulung Kecamatan Tenggarong Seberang
Teks penuh
Garis besar
Dokumen terkait
Aji Faisal penyimpangan Dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang dilakukan oleh aparat pamong desa dilakukan melalui jalur non penal yaitu pre-emtif, preventif yang merupakan
Hasil penelitian ini adalah bahwa pertanggungjawaban pidana terhadap penyimpangan Dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang dilakukan oleh aparat pamong desa pada wilayah
PELAKSANAAN PENYALURAN BANTUAN LANGSUNG TUNAI DANA DESA (BLT DD) di KABUPATEN PONOROGO (Study Di Desa Jurug Kecamatan Sooko Kabupaten
pendataannya dilakukan musyawarah terlebih dahulu untuk menentukan daftar nama calon penerima yang berhak mendapatkan BLT-Dana Desa. Musyawarah tersebut dilakukan
Perekrutan pengurus BLT Dana Desa di Desa Jipang mulai dari tahap pendataan, Kepala Desa menunjuk langsung kepada pihak RT/RW. Hal ini dikarenakan pihak
penyaluran Dana Desa untuk BLT Desa bulan kesepuluh sampai dengan bulan kedua belas dilaksanakan setelah kepala Desa menyampaikan realisasi jumlah keluarga
Sedangkan faktor yang mempengaruhi implementasi kebijakan bantuan langsung tunai BLT Dana Desa bagi masyarakat terdampak covid-19 di Desa Pendarungan Kecamatan Kabat diantaranya;
Sosialisasi dan publikasi Berdasarkan hasil wawancara yang penulis lakukan, dapat disimpulkan bahwa aparatur desa penyasawan melakukan regulasi yang sudah ada dan melakukan program