Informasi Dokumen
- Penulis:
- Agnes Titiana Ratih Damayanti
- T.N. Saifullah Sulaiman
- Pengajar:
- Bapak Dr. Teuku Nanda Saifullah Sulaiman, M.Si., Apt.
- Sekolah: Universitas Sanata Dharma
- Mata Pelajaran: Farmasi
- Topik: Pengaruh Konsentrasi HPMC Dan Propilen Glikol Terhadap Sifat Dan Stabilitas Fisik Sediaan Gel Ekstrak Pegagan (Centella Asiatica (L.) Urban)
- Tipe: Skripsi
- Tahun: 2016
- Kota: Yogyakarta
Ringkasan Dokumen
I. PENDAHULUAN
Bagian pendahuluan menjelaskan latar belakang penelitian mengenai pegagan (Centella asiatica), herba yang kaya akan senyawa bioaktif seperti asiatikosida, yang berkhasiat dalam penyembuhan luka. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh konsentrasi HPMC dan propilen glikol terhadap sifat fisik gel ekstrak pegagan. Penelitian ini penting untuk mengoptimalkan formulasi gel yang efektif sebagai obat luka, yang relevan dengan tujuan pendidikan di bidang farmasi dan pengembangan produk obat.
1.1 Latar Belakang
Latar belakang penelitian ini menyoroti pentingnya pegagan sebagai tanaman obat yang memiliki potensi dalam penyembuhan luka. Penelitian ini berusaha untuk memahami bagaimana variasi konsentrasi gelling agent dan humektan dapat mempengaruhi kualitas fisik gel, yang merupakan hal penting dalam pengembangan sediaan farmasi yang efektif.
1.2 Rumusan Masalah
Rumusan masalah dalam penelitian ini berfokus pada dua pertanyaan utama: bagaimana pengaruh HPMC dan propilen glikol terhadap sifat fisik gel ekstrak pegagan, serta bagaimana stabilitas gel selama pengujian cycling test. Ini mencerminkan pendekatan analitis yang diperlukan dalam penelitian ilmiah.
1.3 Tujuan Penelitian
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variasi konsentrasi HPMC dan propilen glikol terhadap sifat fisik gel ekstrak pegagan, serta untuk menguji stabilitas fisik gel tersebut. Ini sangat relevan dengan tujuan pendidikan dalam memahami formulasi obat dan analisis sediaan farmasi.
II. PENELAAHAN PUSTAKA
Bagian ini mengulas literatur yang berkaitan dengan pegagan, gel, dan bahan-bahan yang digunakan dalam penelitian. Ini memberikan dasar teoritis yang kuat untuk penelitian, serta menjelaskan pentingnya pemilihan bahan dan metode dalam formulasi gel. Pengetahuan ini sangat berharga bagi mahasiswa dalam memahami konsep-konsep dasar dalam farmasi dan ilmu bahan.
2.1 Herba Pegagan
Bagian ini merinci kandungan kimia pegagan, manfaatnya dalam penyembuhan luka, serta potensi toksisitasnya. Pemahaman tentang komponen aktif dan efeknya sangat penting dalam pengembangan sediaan farmasi yang aman dan efektif.
2.2 Gel
Dalam subseksi ini, pengertian gel, fenomena gel, dan komponen penyusun gel dibahas. Ini memberikan wawasan tentang bagaimana gel berfungsi sebagai sistem penghantaran obat, yang merupakan pengetahuan kunci dalam formulasi obat topikal.
2.3 Monografi Bahan
Subseksi ini menjelaskan karakteristik HPMC, propilen glikol, dan metilparaben. Pemahaman tentang sifat fisik dan kimia dari bahan-bahan ini sangat penting bagi mahasiswa farmasi untuk merancang formulasi yang efektif.
III. METODOLOGI PENELITIAN
Metodologi penelitian mencakup desain eksperimen, variabel penelitian, dan prosedur yang digunakan untuk menghasilkan gel ekstrak pegagan. Bagian ini sangat penting karena memberikan panduan sistematis dalam penelitian ilmiah, yang dapat diterapkan oleh mahasiswa dalam proyek mereka sendiri.
3.1 Jenis Penelitian
Penelitian ini adalah eksperimental murni, yang menunjukkan pendekatan ilmiah yang ketat. Ini mencerminkan pentingnya metode yang valid dalam penelitian akademik.
3.2 Variabel Penelitian
Penjelasan mengenai variabel bebas dan tergantung dalam penelitian ini memberikan pemahaman yang jelas tentang bagaimana faktor-faktor tertentu mempengaruhi hasil. Ini adalah konsep dasar dalam penelitian ilmiah.
3.3 Tata Cara Penelitian
Detail prosedur pembuatan gel dan pengujian sifat fisik memberikan panduan praktis bagi mahasiswa, yang dapat digunakan dalam laboratorium untuk eksperimen mereka sendiri.
IV. HASIL DAN PEMBAHASAN
Hasil penelitian menunjukkan bagaimana variasi konsentrasi HPMC dan propilen glikol mempengaruhi sifat fisik gel. Analisis data dan diskusi mengenai hasil memberikan wawasan tentang hubungan antara formulasi dan efektivitas produk, yang merupakan aspek penting dalam pendidikan farmasi.
4.1 Karakteristik Ekstrak Kental Herba Pegagan
Karakteristik fisik ekstrak pegagan memberikan informasi penting tentang kualitas bahan baku, yang mempengaruhi hasil akhir dari formulasi gel. Ini menyoroti pentingnya pemilihan bahan dalam penelitian farmasi.
4.2 Sifat Fisik Gel Ekstrak Pegagan
Uji organoleptis, pH, viskositas, dan daya sebar menunjukkan bagaimana sifat fisik gel dipengaruhi oleh konsentrasi HPMC dan propilen glikol. Ini memberikan bukti empiris yang mendukung teori yang telah dibahas sebelumnya.
4.3 Uji Stabilitas Gel Ekstrak Pegagan
Uji stabilitas selama cycling test menunjukkan bahwa gel tetap stabil selama penyimpanan. Ini penting untuk memastikan bahwa produk akhir aman dan efektif untuk digunakan.
V. KESIMPULAN DAN SARAN
Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa konsentrasi HPMC dan propilen glikol berpengaruh signifikan terhadap sifat fisik dan stabilitas gel ekstrak pegagan. Saran untuk penelitian lebih lanjut dapat membantu mengembangkan formulasi yang lebih baik, yang merupakan bagian penting dari proses pembelajaran di bidang farmasi.
5.1 Kesimpulan
Kesimpulan penelitian ini menyoroti pentingnya formulasi yang tepat dalam pengembangan gel ekstrak pegagan, yang dapat diterapkan dalam praktik farmasi.
5.2 Saran
Saran untuk penelitian selanjutnya dapat memberikan arahan bagi peneliti lain dalam mengembangkan produk yang lebih efektif, yang merupakan bagian dari proses pembelajaran berkelanjutan dalam ilmu farmasi.
Referensi Dokumen
- Pengaruh Konsentrasi HPMC dan Propilen glikol Terhadap Sifat dan Stabilitas Fisik Sediaan Gel Ekstrak Pegagan (Centella asiatica (L.)) ( Agnes Titiana Ratih Damayanti )