KUMPULAN ABSTRAK JURNAL
KOLEKSI E-DEPOSIT PERPUSTAKAAN
NASIONAL
TEMA AKUNTANSI 2020
Penyusun: Untung
Penyunting: Arsi Suparni
PEMAHAMAN PAJAK DAN PENGETAHUAN PAJAK TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK UKM UNDERSTANDING OF TAXES AND KNOWLEDGE OF TAXES ON COMPLIANCE WITH SME TAXPAYERS
Rizki Indrawan, Bani Binekas
ABSTRAK
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemahaman dan pengetahuan pajak terhadap kepatuhan wajib pajak UKM. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksplanatory. Populasi dalam penelitian ini adalah pelaku UKM di Kota Cimahi dengan jumlah sampel sebanyak 200 orang responden.
Teknik sampling yang digunakan adalah simple random sampling. Teknik penarikan data yang digunakan adalah kuesioner dengan menggunakan skala ukur instrument Likert. Teknik analisis data yang digunakan adalah Regresi Linear Berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapt pengaruh positif variabel pemahaman dan pengetahuan pajak terhadap kepatuhan wajib pajak UKM di Kota Cimahi.
Kata kunci: pemahaman pajak, pengetahuan pajak, kepatuhan wajib pajak
Nama Jurnal: Jurnal Riset Akuntansi Dan Keuangan Volume: Vol. 6, No. 3, Desember 2018, 419-428 Doi/Link pdf: http://ejournal.upi.edu/index.php/JRAK
PENGARUH LOCUS OF CONTROL DAN KOMITMEN PROFESIONAL TERHADAP KINERJA AUDITOR INTERNAL (Studi Kasus pada SMK
Bersertifikasi ISO 9001:2008 di Kota Bandung)
Agus Widarsono, Mery Oktarina
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh locus of control dan komitmen profesional terhadap kinerja auditor internal pada SMK Bersertifikasi ISO 9001:2008 di Kota Bandung. Penelitian ini terdiri dari variabel locus of control, komitmen profesional dan kinerja auditor internal. Penelitian ini dilakukan pada auditor internal yang bekerja di SMK Bersertifikasi ISO 9001:2008 di Kota Bandung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey verifikatif. Teknik sampel yang digunakan adalah sampel jenuh. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah (1) locus of control berpengaruh postitif terhadap kinerja auditor internal; (2) komitmen profesional berpengaruh postitif terhadap kinerja auditor internal; (3) locus of control dan komitmen profesional secara bersama berpengaruh postitif terhadap kinerja auditor internal. Hipotesis ini diuji menggunakan korelasi rank spearman, sedangkan koefisien determinasi digunakan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh tersebut. Dari hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa: (1) locus of control mempunyai pengaruh positif terhadap kinerja auditor internal dengan nilai determinasi 1,2%. (2) komitmen profesional mempunyai pengaruh positif terhadap kinerja auditor internal dengan nilai determinasi 2,5%. (3) locus of control dan komitmen profesional mempunyai pengaruh positif terhadap kinerja auditor internal dengan nilai determinasi 6,6%.
Kata kunci: ISO 9001:2008, locus of control, komitmen profesional, kinerja auditor internal
Nama Jurnal: Jurnal Riset Akuntansi Dan Keuangan Volume: Vol. 3, No. 2, Agustus 2015, 697-710 Doi/Link pdf: http://ejournal.upi.edu/index.php/JRAK
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA KEUANGAN DI PEMERINTAHAN DAERAH
Henda Hendawati, Dekrita Komarasakti, Surya Ansori
ABSTRAK
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kinerja pemerintah daerah dalam rangka desentralisasi fiskal. Rasio keuangan Daerah yang digunakan adalah rasio kemandirian, rasio efektivitas dan efisiensi, rasio debt service coverage, rasio aktivitas, dan rasio pertumbuhan. Hasil perhitungan rasio keuangan dari anggaran Pemerintah Kota Bandung untuk tahun fiskal 2010-2016, kemandirian dan pertumbuhan yang cukup tinggi. Pemerintah Kota Bandung telah efektif dan efisien dalam menggunakan pendapatannya. Hasil evaluasi dalam penelitian ini menunjukkan bahwa Pemerintah Kota Bandung masih bergantung kepada Pemerintah Pusat dalam membiayai kegiatan pemerintahannya. Kondisi ini menunjukkan bahwa kesejahteraan rakyat masih rendah. Dalam LAKIP Pemerintah Kota Bandung menjelaskan telah efektif dan efisien dalam mengelola keuangan, jumlah dana dalam neraca anggaran dengan pemerintah pusat meningkat setiap tahun.
Kata kunci: pemerintahan daerah, rasio keuangan daerah
Nama Jurnal: Jurnal Riset Akuntansi Dan Keuangan Volume: Vol. 5, No. 3, Desember 2017, 1643-1655 Doi/Link pdf: http://ejournal.upi.edu/index.php/JRAK
PERLAKUAN AKUNTANSI ASET TETAP BERDASARKAN PSAK 16 (REVISI 2016) PADA PT. ARAZ MANDIRI JAYA JEMBER
Candy Widi Priyono
ABSTRAK
Jurnal ini akan menampilkan perlakuan akuntansi aset tetap pada PT. Araz Mandiri Jaya Jember, perusahaan ini bergerak di bidang konstruksi. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah perlakuan akuntansi aset tetap pada PT. Araz Mandiri Jaya Jember telah sesuai dengan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan 16 (Revisi 2016). Pembahasan dalam jurnal ini adalah mengenai bagaimana cara PT. Araz Mandiri Jaya Jember dalam menentukan perolehan, harga perolehan, dan pengeluaran selama penggunaan aset tetap, serta penetapan penyusutan dan penyajian aset tetap pada laporan posisi keuangan, apakah telah sesuai dengan standar akuntansi keuangan yang telah ditetapkan. Dalam penulisan petelitian ini, peneliti menggunakan metode studi kasus dengan cara memperoleh fakta-fakta mengenai kebijakan perlakuan akuntansi aset tetap. Dari penelitian yang telah dilaksanakan, peneliti memperoleh hasil penilitian bahwa kebijakan perusahaan dalam perlakuan akuntansi aset tetap masih belum sesuai dengan PSAK 16 (Revisi 2016).
Kata kunci: aset tetap, pengakuan aset tetap, penyusutan aset tetap, laporan keuangan
Nama Jurnal: Jurnal Riset Akuntansi Dan Keuangan Volume: Vol. 6, No. 3, Desember 2018, 285-298 Doi/Link pdf: http://ejournal.upi.edu/index.php/JRAK
TEKNIK AUDIT INVESTIGATIF DALAM PENGUNGKAPAN MONEY LAUNDERING BERDASARKAN PERSPEKTIF AKUNTAN FORENSIK
Rozmita Dewi Yuniarti Rozali, Citra Ferninda Darliana
ABSTRAK
Akuntansi forensik dan audit investigatif merupakan sebuah disiplin ilmu yang dipergunakan ketika menginvestigasi sebuah kasus kecurangan rumit yang berhubungan dengan hukum. Di dalamnya terdapat teknik-teknik audit investigatif yang dapat membantu para akuntan forensik dalam pelaksanaanya. Di Indonesia, audit investigatif lebih sering dihubungkan dengan penyelesaian kasus korupsi, salah satunya money laundering. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana teknik audit investigatif yang paling efektif dalam upayanya mengungkap kasus money laundering berdasarkan perspektif para akuntan forensik. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif.
Penentuan responden menggunakan teknik key person yaitu orang-orang yang berprofesi sebagai akuntan forensik. Data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh dari hasil wawancara peneliti dengan responden. Penelitian ini menggunakan teknik analisis triangulasi sumber dalam pengujian datanya.
Berdasarkan hasil analisis didapat hasil tahapan audut investigatifnya adalah predication, perumusan hipotesis, data gathering, uji keandalan data, analisis data, pemanggilan wawancara dan interogasi, perhitungan kerugian, serta pelaporan.
Kemudian disimpulkan juga bahwa secara teori dan praktik tidak ada teknik audit investigatif yang dipilih sebagai teknik paling efektif. Karena sebelumnya akuntan forensik perlu mempertimbangkan hal-hal dan karakteristik kasus money laundering, baru setelah itu menentukan teknik audit investigatif mana yang akan digunakan.
Kata kunci: akuntansi forensik, teknik audit investigatif, money laundering, akuntan forensik
Nama Jurnal: Jurnal Riset Akuntansi Dan Keuangan Volume: Vol. 3, No. 1, Juni 2015, 572-585
Doi/Link pdf: http://ejournal.upi.edu/index.php/JRAK
PENILAIAN KINERJA FISIK (IVIATERI) KOPERASI SYARI'AH MENURUT PERSPEKTIF SHARI'ATE ENTERPRISE THEORY
DENGAN NILAI TAMBAH SYARI'AH DAN ZAKAT SEBAGAI INDIKATOR
Elvyra Handa Yani Soedarso
ABSTRAK
Hasil penilaian terhadap kinerja koperasi syari'ah sangat dipengaruhi oleh alat analisis yang digunakan. Alat analisis yang selama ini ada hanya terfokus pada perspektif shari'ate semata dengan makna dari keuangan yang terbatas pada harta atau materi. Padahal seharusnya penilaian terhadap kinerja koperasi syari'ah harus lebih menyeluruh dan komprehensif mengingat peranan dan fungsi dari koperasi syari'ah yang tidak hanya terbatas pada profit oriented tetapi juga non profit oriented. Penilaian kinerja koperasi syari'ah menurut perspektif shari'ate enterprise theory menilai kinerja dari tiga bentuk realitas yaitu realitas fisik, realitas psikis dan realitas spiritual. Penilaian kinerja pada realitas fisik dilihat dari perspektif kesalehan keuangan, realitas mental dan sosial dilihat dari perspektif kesalehan mental dan sosial dan realitas spiritual dilihat dari perspektif kesalehan spiritual.
Pada kajian kali ini pembahasan dibatasi hanya pada penilaian kinerja fisik koperasi syari'ah dengan menggunakan nilai tambah syari'ah dan zakat sebagai indikator penilaiannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Nilai Tambah Syari'ah sebagai indikator pertama yang digunakan untuk menilai kinerja fisik koperasi syari'ah menilai kinerja berdasarkan nilai tambah ekonomi, nilai tambah mental dan nilai tambah spiritual. Sedangkan zakat sebagai indikator kedua penilaian kinerja fisik koperasi syari'ah merupakan trasformasi dari pencapaian laba bersih ke pencapaian zakat, dengan menggunakan obyek penilaian zakat yang optimum.
Kata kunci: nilai tambah syari'ah, zakat,kinerja
Nama Jurnal: Jurnal Riset Akuntansi Dan Keuangan Volume: Vol. 1, No. 3, Desember 2015, 195-215 Doi/Link pdf: http://ejournal.upi.edu/index.php/JRAK
KONTRIBUSI SUMBER-SUMBER PAD DALAM MENDUKUNG KEMANDIRIAN KEUANGAN DAERAH DI KABUPATEN SLEMAN
Boni Saputra, Riki Fernando
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi sumber-sumber Pendapatan Asli Daerah dalam mendukung kemandirian keuangan daerah. Penelitian berlangsung di Kantor Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Sleman. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, dan studi dokumentasi. Data yang digunakan adalah data sekunder yaitu laporan realisasi APBD periode 2012-2016. Hasil penelitian mununjukkan, bahwa tren pertumbuhan PAD mengalami pertumbuhan rata-rata sebesar 25%. Dimana dari sumber-sumber PAD yang sangat berkontribusi terhadap total PAD berasal dari Pajak Daerah dengan kontribusi rata-rata sebesar 59,11%. Kinerja keuangan Pemerintah Kabupaten Sleman tergolong rendah berdasarkan rasio keuangan. Dimana rasio derajat desentralisasi berada dalam kategori sedang yaitu 26,34%. Rasio ketergantungan sangat tinggi dengan nilai rata-rata 67,78%. Rasio kemandirian tergolong rendah atau menunjukan pola hubungan konsultatif dengan rata-rata 38,86%. Sementara untuk rasio efektivitas pendapatan asli daerah tergolong sangat efektif dan rasio efisiensi pendapatan asli daerah dengan kategori tidak efisien.
Kata kunci: kemandirian keuangan daerah, kinerja keuangan daerah, kontribusi sumber-sumber PAD, pertumbuhan PAD
Nama Jurnal: Jurnal Riset Akuntansi Dan Keuangan Volume: Vol. 5, No. 3, Desember 2017, 1515-1534 Doi/Link pdf: http://ejournal.upi.edu/index.php/JRAK
PENGARUH PENERAPAN FAIR VALUE NON CURRENT ASSET DAN MANAJEMEN PAJAK ATAS ASSET PERUSAHAAN TERHADAP FEE
AUDIT
R. Nelly Nur Apandi
ABSTRAK
Penerapan standar akuntansi internasional telah meningkatkan penerapan nilai wajar dalam pelaporan keuangan. Manfaatnya adalah bahwa nilai wajar merupakan kondisi ekonomi sebenarnya dari suatu entitas. Di sisi lain, konsep ini juga menyebabkan masalah yang berkaitan dengan subjektivitas pengukurannya, terutama pada aset tidak lancar. Hal ini membuat auditor melakukan upaya yang lebih besar untuk mendapatkan keyakinan yang memadai atas kewajaran aset tidak lancar. Ini berimplikasi pada biaya audit yang lebih besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh nilai wajar aktiva tidak lancar terhadap biaya audit.
Penelitian ini juga bertujuan untuk mencari moderasi dari pengelolaan pajak aset perusahaan yang mempengaruhi hubungan antara penerapan nilai wajar dan biaya audit. Dengan menggunakan regresi OLS, penelitian ini menguji perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dari tahun 2012 sampai dengan 2014, dengan sampel sebanyak 114 perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan nilai wajar mempengaruhi biaya audit dan penelitian ini dapat membuktikan bahwa penerapan nilai wajar yang dikelola oleh manajemen pajak aset perusahaan mempengaruhi biaya audit.
Kata kunci: nilai wajar aset tidak lancar, manajemen perpajakan, biaya audit
Nama Jurnal: Jurnal Riset Akuntansi Dan Keuangan Volume: Vol. 4, No. 3, Desember 2016, 1229-1242 Doi/Link pdf: http://ejournal.upi.edu/index.php/JRAK
PENGARUH KARAKTERISTIK PERUSAHAAN DAN CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP INTELLECTUAL CAPITAL DISCLOSURE
SERTA DAMPAKNYA TERHADAP NILAI PERUSAHAAN
Yane Devi Anna, Dita Rari Dwi RT
ABSTRAK
Penelitian tentang faktor-faktor yang mendorong pengungkapan Modal Intelektual perusahaan masih menunjukkan perbedaan pendapat di antara para sarjana, serta pengungkapan Modal Intelektual pada nilai-nilai perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengungkapan modal intelektual (ICD) seperti ukuran perusahaan, leverage, profitabilitas, komite audit, independensi dewan dan ukuran dewan pada pengungkapan Modal Intelektual, dan implikasinya terhadap nilai perusahaan. studi difokuskan pada perusahaan perbankan, pemodelan regresi simultan digunakan untuk mengendalikan endogenitas dalam strategi pengungkapan perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) ukuran perusahaan, komite audit dan ukuran dewan memiliki pengaruh yang signifikan dan positif terhadap pengungkapan modal intelektual, (2) leverage, profitabilitas dan independensi audit tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap pengungkapan, (3) pengungkapan modal intelektual perusahaan memiliki pengaruh yang signifikan dan positif terhadap nilai perusahaan.
Kata kunci: karakteristik perusahaan, tata kelola perusahaan, pengungkapan modal intelektual, nilai perusahaan
Nama Jurnal: Jurnal Riset Akuntansi Dan Keuangan Volume: Vol. 6, No. 2, Agustus 2018, 233-246
Doi/Link pdf: http://ejournal.upi.edu/index.php/JRAK
DETERMINAN PERUBAHAN ANGGARAN BELANJA MODAL
Chanif Rizqiyati, Halim Dedy Perdana, Doddy Setiawan
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui determinan perubahan anggaran belanja modal pada pemerintah kabupaten/kota di Indonesia. Terdapat empat variabel independen dalam penelitian ini: pendapatan asli daerah (PAD), sisa lebih perhitungan anggaran (SiLPA), luas wilayah, dan pertumbuhan ekonomi. Sampel penelitian ini terdiri dari kabupaten/kota di Indonesia. Ada 326 kabupaten/kota dari 2 tahun (2012-2013) pengamatan. Hasil penelitian menunjukan bahwa empat variabel independen: pendapatan asli daerah (PAD), sisa lebih perhitungan anggaran (SiLPA), luas wilayah, dan pertumbuhan ekonomi berpengaruh positif terhadap perubahan anggaran belanja modal. Oleh karena itu semakin tinggi pendapatan asli daerah, semakin tinggi sisa lebih perhitungan anggaran, semakin luas wilayah pemerintah daerah dan semakin tinggi pertumbuhan ekonomi kemungkinan akan meningkatkan perubahan anggaran belanja modal.
Kata kunci: belanja modal, pertumbuhan ekonomi, PAD, luas wilayah, SiLPA
Nama Jurnal: Jurnal Riset Akuntansi Dan Keuangan Volume: Vol. 7, No. 1, Juni 2019, 83-96
Doi/Link pdf: http://ejournal.upi.edu/index.php/JRAK