RESUME HASIL PENILIKAN I VERIFIKASI LEGALITAS KAYU KUD BINA JAYA LANGGAM
(1) Identitas LVLK :
a. Nama Lembaga : PT. TRANsTRA PERMADA b. Nomor Akreditasi : LVLK-009-IDN
c. Alamat : Jl. Magelang Km 4,5 RT 11 Rogoyudan Sinduadi Mlati Sleman Yogyakarta
d. Nomor telepon/faks/E-mail : 08112652998 e. Direktur : Ir. Tri Madyono
f. Standar : Perdirjen BUK No. P.5/VI-BPPHH/2014 g. Tim Auditor : Amin Pujiyanto, S.Hut. (Lead Auditor)
Suseno Djoko Suhendro, S.Hut (Auditor) Arif Toni Harianto, S.Hut (Auditor Magang) h. Pengambil Keputusan : Teguh Yuwono, S.Hut., M.Sc.
(2) Identitas Auditee :
a. Nama Pemegang Izin : KUD BINA JAYA LANGGAM
b. Nomor & Tanggal SK : No. SK. 228/Menhut-II/2007 Tanggal 20 Juni 2007.
c. Luas dan Lokasi : + 1.910 Ha, Kabupaten Pelalawan Provinsi Riau.
d. Alamat kantor : Desa Padang Luas Dusun Belimbing Indah No. 13 RT.01 / RW. 01, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau.
e. Pengurus : Ketua : Samsul Sektretaris : Markuni Bendahara : Rozali f. Pengawas : Ketua : Hamri
Anggota : Abdul Rahman Anggota : Zarriatno, S.Sos
(3) Ringkasan Tahapan :
Tahapan Waktu dan Tempat Ringkasan Catatan Perjalanan Yogyakarta -
Pekanbaru
Pertemuan Pembukaan
Konsultasi dengan Dishut Provinsi dan BPHP Pekanbaru
30 Agustus 2016
30 Agustus 2016, Pekanbaru
31 Agustus 2016, Pekanbaru
Sampai Pekanbaru pukul 11.30 waktu setempat.
Diikuti oleh Pengurus Koperasi dan Mitra Kerja
Konsultasi dengan Dishut Provinsi dan BPHP
Verifikasi dokumen dan wawancara.
Observasi lapangan
Klarifikasi dan kompilasi data
Pertemuan Penutupan
Perjalanan Pekanbaru - Yogyakarta
31 Agustus – 1 September 2016, Pekanbaru
1 September 2016, lokasi HTI
2 September 2016, Pekanbaru
2 September 2016, Pekanbaru
3 September 2016
Pekanbaru
Talaah dokumen (data sekunder). wawancara dengan pengurus koperasi dan karyawan.
Observasi untuk mendapatkan data primer gambaran situasi lapangan
Klarifikasi data primer dan sekunder serta pengisian lembar verifikasi.
Pemaparan hasil audit serta penjelasan mengenai tata waktu pelaporan
Pengambilan Keputusan 22 September 2016 di
Yogyakarta Pengambilan Keputusan
(4) Resume Hasil Penilaian :
Kriteria/Indikator/Verifier Nilai Ringkasan Justifikasi Prinsip 1. Kepastian areal dan hak pemanfaatan
Kriteria 1.1. Areal unit manajemen hutan terletak dikawasan hutan produksi
Indikator 1.1.1. Pemegang izin mampu menunjukkan keabsahan Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu (IUPHHK) dan izin lain yang berada dalam kawasan hutan yang dikelola IUPHHK.
Verifier 1.1.1. (a) Dokumen legal terkait perizinan usaha (SK IUPHHK).
Memenuhi Hasil verifikasi Penilikan I menunjukan tidak ada perubahan dengan penilaian awal yaitu bahwa KUD BINA JAYA LANGGAM telah memiliki dokumen legal terkait dengan perizinan usaha yaitu SK IUPHHK-HTI dan telah dikukuhkan melalui Surat Keputusan Menteri Kehutanan No.
SK.228/Menhut-II/2007 tanggal 20 Juni 2007 yang masih berlaku dan sah, dilengkapi peta areal kerja sebagai lampiran SK tersebut. Dengan demikian verifier 1.1.1.a dinilai Memenuhi.
Verifier 1.1.1. (b) Bukti pemenuhan kewajiban Iuran Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu (IIUPHHK).
Memenuhi Hasil verifikasi Penilikan I menunjukan tidak ada perubahan dengan penilaian awal yaitu bahwa KUD BINA JAYA LANGGAM telah melaksanakan kewajiban berkaitan dengan Iuran Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu (IIUPHHK) sesuai dengan Surat Perintah Pembayaran (SPP) IIUPHHK No. 522.3/PHH/2015/681 tanggal 13 Juli 2015 dan 5 Agustus 2015.
Selain itu terdapat bukti setor IIUPHHK yang jumlahnya sesuai dengan SPP pada tanggal 20 Juli 2015 dan 27 Agustus 2015.
Dengan demikian verifier 1.1.1.b dinilai Memenuhi.
Verifier 1.1.1. (c) Penggunaan kawasan yang sah di luar kegiatan IUPHHK (jika ada)
Not Aplicable
Di areal kerja IUPHHK-HTI KUD BINA JAYA LANGGAM tidak terdapat penggunaan kawasan yang sah di luar kegiatan IUPHHK-HT.
Prinsip 2. Memenuhi sistem dan prosedur penebangan yang sah
Kriteria 2.1. Pemegang izin memiliki rencana penebangan pada areal tebangan yang disahkan oleh pejabat yang berwenang
Indikator 2.1.1. RKUPHHK/RPKH dan Rencana Kerja Tahunan (RKT/Bagan Kerja/RTT) disahkan oleh yang berwenang
2.1.1. (a) RKUPHHK/RPKH, RKT/Bagan erja/RKT/beserta lampirannya yang telah disahkan oleh pejabat yang berwenang, meliputi :
1. Dokumen RKUPHHK/ RPKH
& lampirannya yang disusun berdasarkan IHMB/risalah hutan dan dilaksanakan oleh Ganis PHPL Timber Cruising dan/atau Canhut
2. Dokumen RKT/RTT yang disusun berdasarkan RKU/RPKH dan disahkan oleh pejabat yang berwenang atau yang disahkan secara self approval
3. Peta rencana penataan
Memenuhi KUD BINA JAYA LANGGAM telah memiliki dokumen RKUPHHK yang sah (ditandatangani oleh Direktur Bina Usaha Hutan Tanaman a.n Menteri Kehutanan) dan dilengkapi dengan peta lampiran berupa Peta Areal Kerja.
KUD BINA JAYA LANGGAM juga memiliki Dokumen RKT Tahun 2014 beserta Revisinya serta RKT Tahun 2015/2016 beserta peta lampirannya yang sah (ditandatangani oleh pejabat berwenang yaitu Direktur Bina Usaha Hutan Tanaman a.n Menteri). Dengan demikian verifier 2.1.1.a dinilai Memenuhi.
areal kerja yang dibuat oleh Ganis PHPL Canhut Verifier 2.1.1. (b) Peta areal yang tidak boleh ditebang pada RKT/Bagan Kerja/RTT dan bukti implementasinya di lapangan
Memenuhi Pada Dokumen RKUPHHK dan RKT, tersedia peta areal kerja yang di dalamnya memuat lokasi yang tidak boleh ditebang berupa KPPN dan KPSL. Hasil observasi lapangan, keberadaannya teridentifikasi, meskipun terjadi perambahan oleh masyarakat dan sudah ditanami tanaman sawit. Dengan demikian verifier 2.1.1.b dinilai Memenuhi.
Verifier 2.1.1. (c) Penandaan lokasi blok tebangan/ blok RKT / petak RTT yang jelas di peta dan terbukti di lapangan
Memenuhi Pada peta RKT yang diverifikasi yaitu Peta Blok RKT 2015/2016, blok RKT sudah disahkan dengan distempel Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kehutanan Republik Indonesia. Hasil observasi lapangan menunjukkan bahwa lokasi/posisi blok RKT cocok dengan peta Blok RKT yang telah disyahkan, terdapat papan nama blok RKT, selain itu terdapat patok batas kompartemen antara satu dengan yang lain. Dengan demikian Verifier 2.1.1.c dinilai Memenuhi.
Kriteria 2.2. Adanya rencana kerja yang sah
Indikator 2.2.1. Pemegang izin mempunyai rencana kerja yang sah sesuai dengan peraturan yang berlaku
Verifier 2.2.1. (a) Dokumen Rencana Kerja Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu (RKUPHHK) (bisa dalam
proses) dengan
lampiran-lampirannya
Memenuhi Hasil verifikasi Penilikan I menunjukan tidak ada perubahan dengan penilaian awal yaitu bahwa dokumen RKUPHHK-HA KUD BINA JAYA LANGGAM dan peta lampirannya lengkap dan sah ditandatangani oleh Direktur Bina Usaha Hutan Alam a.n Menteri Kehutanan pada tanggal 16 Desember 2010. Dengan demikian verifier 2.2.1.a dinilai Memenuhi.
Verifier 2.2.1. (b) Kesesuaian lokasi dan volume pemanfaatan kayu hutan alam pada areal penyiapan lahan yang diizinkan untuk pembangunan hutan tanaman industri.
Not Aplicable
KUD BINA JAYA LANGGAM tidak melakukan penebangan/pembukaan lahan di areal hutan alam.
Prinsip 3. Keabsahan perdagangan atau pemindahtanganan kayu bulat
Kriteria 3.1. Pemegang izin menjamin bahwa semua kayu yang diangkut dari tempat penimbunan kayu (TPK) hutan ke TPK antara dan dari TPK antara ke industry primer hasil hutan (IPHH)/pasar mempunyai identitas fisik dan dokumen yang sah
Indikator 3.1.1. Seluruh kayu bulat yang ditebang / dipanen atau yang dipanen / dimanfaatkan telah di LHP-kan
Verifier : Dokumen LHP yang telah disahkan oleh pejabat yang berwenang
Memenuhi a. Hasil verifikasi terhadap dokumen LHP menunjukkan bahwa LHP dibuat oleh petugas yang berwenang yang diangkat berdasarkan sebuah SK dan dilengkapi dengan kartu yang masih berlaku. Demikian juga dengan Petugas P2LP-KHP adalah petugas yang telah ditetapkan oleh Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Riau serta memiliki kartu yang sah dan masih berlaku.
b. Hasil uji petik tidak dapat dilakukan karena stok kayu sudah habis.
Dengan demikian verifier 3.1.1 dinilai Memenuhi.
3.1.2. Seluruh kayu yang diangkut keluar areal izin dilindungi dengan surat keterangan sahnya hasil hutan
Verifier : Surat keterangan sahnya hasil hutan dan lampirannya dari:
TPK hutan ke TPK Antara,
TPK hutan ke industry primer dan/atau
penampung kayu
terdaftar,
TPK Antara ke Industri primer hasil hutan dan/atau penampung kayu terdaftar.
Memenuhi Seluruh kayu yang diangkut ke luar dari TPn IUPHHK-HT KUD BINA JAYA LANGGAM ke TPK Industri (pembeli) dilengkapi dengan dokumen SKSHH yaitu berupa FA-KB dan lampirannya DKHP (Daftar Kayu Hasil Pemanenan). Dengan demikian verifier 3.1.2 dinilai Memenuhi.
3.1.3. Pembuktian asal usul kayu bulat (KB) dari pemegang IUPHHK-HA.
Verifier 3.1.3. (a) Tanda-tanda PUHH / barcode pada kayu dari pemegang IUPHHK-HA bisa dilacak balak.
Not Aplicable
Selama periode audit fisik kayu hasil produksi dari KUD BINA JAYA LANGGAM sudah habis diangkut pada bulan Oktober 2015.
Verifier 3.1.3. (b) Identitas kayu diterapkan secara
Not Aplicable
Selama periode audit fisik kayu produksi KUD BINA JAYA LANGGAM sudah habis
konsisten oleh pemegang izin. diangkut pada bulan Oktober 2015.
3.1.4. Pemegang Izin mampu membuktikan adanya catatan angkutan kayu ke luar TPK Verifier : Arsip SKSKB dan
dilampiri Daftar Hasil Hutan (DHH) untuk hutan alam, dan arsip FAKB dan lampirannya untuk hutan tanaman.
Memenuhi Hasil Verifikasi terhadap dokumen FA-KB pada periode Agustus 2015 s.d Juli 2016 didapatkan hasil bahwa dokumen FA-KB sah, disertai dokumen DKHP serta diterbitkan dan dibuat oleh petugas yang berwenang. Dengan demikian verifier 3.1.2 dinilai Memenuhi.
Kriteria 3.2. Pemegang izin telah melunasi kewajiban pungutan pemerintah yang terkait dengan kayu
3.2.1 Pemegang Izin menunjukan bukti pelunasan Dana Reboisasi (DR) dan/atau Provisi Sumber daya Hutan (PSDH)
Verifier 3.2.1. (a) Dokumen SPP (Surat Perintah Pembayaran) DR dan / atau PSDH telah diterbitkan.
Memenuhi Dokumen SPP PSDH sesuai dengan dokumen LHP yang telah disahkan baik kelompok jenis kayu, volume kayu bulat dan tarif, sehingga verifier 3.2.1.a dinilai Memenuhi.
Verifier 3.2.1. (b) Bukti Setor DR dan / atau PSDH
Memenuhi KUD BINA JAYA LANGGAM telah membayar lunas Provisi Sumber Daya Hutan (PSDH). Bukti setor PSDH sesuai dengan Surat Perintah Pembayaran, sehingga dapat disimpulkan bahwa verifier ini memiliki norma penilaian Memenuhi.
Verifier 3.2.1. Kesesuaian tariff DR dan PSDH atas kayu hutan alam (termasuk hasil kegiatan penyiapan lahan untuk pembangunan hutan tanaman) dan kesesuaian tariff PSDH untuk kayu hutan tanaman.
Memenuhi KUD BINA JAYA LANGGAM telah membayar PSDH sesuai dengan persyaratan dan aturan yang berlaku yaitu Peraturan Menteri Kehutanan Republik Indonesia Nomor : P.68/Menhut-II/2014 Tentang Penetapan Harga Patokan Hasil Hutan Untuk Perhitungan Provisi Sumber Daya Hutan, Ganti Rugi Tegakan dan Penggantian Nilai Tegakan dan PP Nomor 12 Tahun 2014 Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang Berlaku pada Kementrian Kehutanan.
Dengan demikian verifier 3.2.1.c dinilai Memenuhi.
Kriteria 3.3. Pengangkutan dan perdagangan antar pulau
Indikator 3.3.1. Pemegang Izin/Hak Pengelolaan yang mengirim kayu bulat antara pulau memiliki pengakuan sebagai Pedagang Kayu Antar Pulau Terdaftar (PKAPT).
Verifier : Dokumen PKAPT Not Aplicable
Berdasarkan hasil verifikasi dokumen dan wawancara diketahui bahwa KUD BINA
JAYA LANGGAM tidak mengirim kayu bulat antar pulau.
Verifier : Dokumen yang menunjukan identitas kapal
Not Aplicable
Berdasarkan hasil verifikasi dokumen dan wawancara diketahui bahwa KUD BINA JAYA LANGGAM tidak mengirim kayu bulat menggunakan kapal.
Kriteria 3.4. Pemenuhan penggunaan Tanda V-Legal Indikator 3.4.1. Implementasi Tanda V-Legal Verifier : Tanda V-Legal yang
digunakan sesuai dengan ketentuan
Memenuhi KUD BINA JAYA LANGGAM telah menerapkan penggunaan tanda V-Legal pada dokumen angkutan yang menyertai pengangkutan hasil produksi, berupa stempel yang dibubuhkan pada dokumen DKHP (Daftar Kayu Hasil Pemanenan).
Dengan demikian verifier 3.4.1. dinilai Memenuhi.
Prinsip 4. Pemenuhan aspek lingkungan dan sosial yang terkait dengan penebangan Kriteria 4.1. Pemegang izin telah memiliki Analisa Mengenai dampak Lingkungan (AMDAL)/
Dokumen Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan (DPPL)/ upaya pengelolaan Lingkungan (UKL) dan Upaya pemantauan Lingkungan (UPL) dan melaksanakan kewajiban yang dipersyaratkan dalam dokumen lingkungan tersebut.
Indikator 4.1.1. Pemegang izin telah memiliki dokumen lingkungan yang telah disahkan sesuai peraturan yang berlaku meliputi seluruh areal kerjanya.
Verifier : Dokumen AMDAL/
DPPL/UKL- UPL/RKL-RPL
Memenuhi Hasil verifikasi Penilikan I menunjukan tidak ada perubahan dengan penilaian awal yaitu bahwa IUPHHK-HT KUD BINA JAYA LANGGAM telah memiliki UKL UPL yang lengkap dan telah mendapat persetujuan Komisi Pusat AMDAL Departemen Kehutanan dan Perkebunan
berdasarkan persetujuan
No.13/Tahun/2003 pada tanggal 3 Mei 2003. Dengan kelengkapan dokumen UKL UPL serta sudah disahkan oleh pejabat/instansi yang berwenang, sehingga verifier ini dinilai Memenuhi Indikator 4.1.2. Pemegang Izin/Hak Pengelolaan memiliki laporan pelaksanaan RKL dan RPL yang menunjukkan penerapan tindakan untuk mengatasi dampak lingkungan dan menyediakan manfaat sosial
Verifier 4.1.2. (a) Dokumen RKL dan RPL
Memenuhi IUPHHK-HT KUD BINA JAYA LANGGAM memiliki Dokumen Laporan Pelaksanaan UKL- UPL yang telah mengacu pada rencana pengelolaan dan pemantauan
dampak penting dalam dokumen UKL UPL Tahun 2003. Substansi materi verifikasi pada Penilikan I tidak berbeda dari Sertifikasi Awal sehingga verifier 4.1.2.a.
dinilai Memenuhi.
Verifier 4.1.2. (b) Bukti pelaksanaan pengelolaan dan pemantauan dampak penting aspek fisik- kimia, biologi dan sosial
Memenuhi Implementasi kegiatan pengelolaan dan pemantauan lingkungan yang dilaporkan oleh IUPHHK-HT KUD BINA JAYA LANGGAM telah sesuai dengan perencanaan UKL UPL serta dampak penting yang terjadi di lapangan sehingga verifier 4.1.2.b. dinilai Memenuhi.
Prinsip 5. Pemenuhan terhadap peraturan ketenagakerjaan
Kriteria 5.1. Pemenuhan Ketentuan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Indikator 5.1.1. Prosuder dan Implementasi K3
Verifier 5.1.1. (a) Pedoman/
Prosedur K3
Memenuhi IUPHHK-HT KUD BINA JAYA LANGGAM telah memiliki Standart Operational Procedure (SOP) K3 dan Personil yang bertanggungjawab dalam Struktur Organisasi P2K3 dengan Toni Riano sebagai ketua. Kegiatan sosialisasi serta implementasi kegiatan K3 telah diimplementasikan di lapangan. Substansi materi verifikasi pada Penilikan I tidak berbeda dari Sertifikasi Awal, sehingga verifier 5.1.1.a. dinilai Memenuhi.
Verifier 5.1.1. (b) Ketersediaan peralatan K3
Memenuhi IUPHHK-HT KUD BINA JAYA LANGGAM telah memiliki peralatan K3 sesuai yang dibutuhkan dan peralatan tersebut berfungsi baik, sehingga verifier 5.1.1.b.
dinilai Memenuhi.
Verifeir 5.1.1. (c) Catatan kecelakaan kerja
Memenuhi KUD BINA JAYA LANGGAM memiliki dokumen Register Insiden (RI) mengenai Keselamatan dan Kesehatan Kerja yang mencatat detail dari kecelakaan yang terjadi. Selama Periode Agustus 2015 s/d Juli 2016 tidak terdapat kejadian kecelakaan kerja. Upaya menekan kecelakaan kerja berupa safety induction kepada karyawan dan subkontraktor, sehingga verifier 5.1.1.c. dinilai Memenuhi.
Kriteria 5.2. Pemenuhan hak – hak kerja
Indikator 5.2.1. Kebebasan berserikat bagi pekerja Verifier : Ada serikat pekerja
atau kebijakan perusahaan yang membolehkan untuk membentuk atau terlibat dalam kegiatan serikat pekerja
Memenuhi Belum terdapat Serikat Pekerja sebagaimana yang dinyatakan oleh Surat Pernyataan Direktur pada tanggal 2 Januari 2015 tetapi terdapat Surat Edaran Direktur PT Nusa Prima Manunggal No.55/NPM-Dir/XII/2011 tanggal 19 Desember 2011 yang membolehkan pembentukan Serikat Pekerja. Substansi materi verifikasi pada Penilikan I tidak berbeda dari Sertifikasi Awal sehingga verifier 5.2.1. dinilai Memenuhi
Indikator 5.2.2. Adanya Kesepakatan Kerja Bersama (KKB) atau Peraturan Perusahaan (PP)
Verifier : Ketersediaan Dokumen KKB atau PP
Memenuhi IUPHHK-HT KUD BINA JAYA LANGGAM telah memiliki PP atas nama PT Nusa Prima Manunggal Periode 01 Januari-Desember 2016 yang telah disahkan dan telah disosialisasikan kepada karyawan.
Substansi materi verifikasi pada Penilikan I tidak berbeda dari Sertifikasi Awal, sehingga verifier 5.2.2. dinilai Memenuhi.
Indikator 5.3. Perusahaan tidak mempekerjakan anak dibawah umur Verifier : Pekerja yang masih
di bawah umur
Memenuhi IUPHHK-HT KUD BINA JAYA LANGGAM tidak mempekerjakan karyawan atau man power subkontraktor yang berusia kurang dari 18 tahun (masih dibawah umur), usia tenaga kerja termuda berumur 19 tahun, sehingga verifier 5.2.3. dinilai Memenuhi.
Yogyakarta, 25 September 2016
Ir. Tri Madiyono Direktur