1 BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Seiring perkembangan zaman, menjadikan kebutuhan masyarakat akan informasi semakin meningkat. Informasi bisa di dapatkan melalui berbagai media, seperti televisi, radio, surat kabar dan internet.
Menurut Lani Sidharta (Vivian, 2008 : 266) Internet adalah suatu interkoneksi sebuah jaringan komputer yang dapat memberikan layanan informasi secara lengkap. Internet bisa membantu masyarakat dalam kegiatan sehari-hari, masyarakat pun menjadi bergantung dengan keberadaan teknologi ini. Indonesia sendiri adalah salah satu negara dengan tingkat pengguna internet yang cukup tinggi di dunia, menurut APJII (Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia) tercatat pada tahun 2012 pengguna internet di Indonesia mencapai 63 Juta pengguna, dan hal tersebut meningkat sebanyak delapan juta pengguna dari tahun 2011 yang mencatat adanya 55 juta pengguna internet di Indonesia (Sumber Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia via http://www.apjii.or.id diakses 22 April 2013). Data jumlah pengguna internet di Indonesia yang di survei oleh Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) dapat dilihat pada Gambar 1.1.
2 Gambar 1.1
Data Statistik Pengguna Internet di Indonesia
Sumber: http://www.apjii.or.id (22 April 2013)
Menurut data dari APJII pada gambar 1.1 diatas, pengguna internet di Indonesia akan terus bertambah dan diproyeksikan pada tahun 2013 akan mencapai angka 82 Juta pengguna aktif. Namun baru saja melewati empat bulan di tahun 2013, angkat pengguna internet di Indonesia telah menembus angka 88 Juta pengguna aktif di seluruh Indonesia. (Sumber: http://www.apjii.or.id (22 April 2013)
Media sosial adalah media yang digunakan oleh banyak pengguna yang terhubung satu dengan lainnya dengan menggunakan koneksi internet, yang bisa diakses melalui komputer ataupun mobile. Media sosial yang paling populer dan memiliki pengguna terbanyak versi Alexa.com saat ini adalah facebook, Youtube dan Twitter.
3 Facebook menjadi sebuah fenomena baru sejak berdirinya media sosial ini pada tahun 2004. Facebook adalah sebuah layanan jejaring sosial yang pada awalnya memiliki tujuan memberikan kemudahan bagi mahasiswa Harvard untuk saling mengenal dan dapat berperan untuk membuat suatu komunitas yang saling berinterkasi di dalamnya walaupun dalam jarak yang berjauhan.
Facebook memiliki fitur-fitur yang bisa dimanfaatkan oleh penggunanya, fitur tersebut seperti kemampuan untuk mengunggah foto atau video, berbagi informasi atau link, mengirim pesan melalui dinding, dan fitur chat (Buku Social Media Marketing All-In-One for Dummies).
Gambar 1.2
Top Global Sites versi Alexa.com
Sumber: http://www.alexa.com/topsites/global (23 Februari 2013)
Berdasarkan data survey yang dilakukan oleh Alexa.com pada gambar 1.2 diatas menunjukan bahwa Facebook merupakan web yang
4 berbentuk media sosial dengan tingkat akses terbanyak ke dua di dunia setelah Google yang merupakan browser engine web.
Gambar 1.3
Demografi Pengguna Facebook
Sumber: http://www.alexa.com/siteinfo/facebook.com(23 Februari 2013)
Data yang terlihat pada gambar 1.3 diatas merupakan data Demografi dari pengguna Facebook mulai dari usia, jenis kelamin, pendidikan, dan lokasi aksesnya, dan dapat di ambil kesimpulan bahwa pengguna facebook paling banyak adalah di rentang usia 18-24 tahun dan 25-34 tahun, dan dilihat dari segi pendidikan, paling banyak digunakan oleh orang yang mengenyam bangku pendidikan di tingkat sekolah dan kuliah, pengguna terbanyak merupakan perempuan, dan akses facebook paling banyak dilakukan di sekolah dan di rumah.
Gambar 1.4
5
Sumber: http://www.socialbakers.com/facebook-statistics/ (23 Februari 2013)
Berdasarkan gambar 1.4 diatas, menunjukan survey dari situs pengamat pertumbuhan media sosial di internet Socialbakers.com menyatakan bahwa Indonesia menempati urutan ke-4 dunia dalam penggunaan Facebook di bawah Amerika Serikat, Brazil dan india dengan jumlah anggota pengguna mencapai 47.165.080 orang dan mengalahkan negara Mexico, Turki dan Inggris. Menurut alexa.com Facebook merupakan web kedua yang paling banyak di akses di Indonesia setelah google, dan bisa dilihat dari gambar 1.5 tentang Top Site in Indonesia versi alexa.com.
Gambar 1.5 Top Sites di Indonesia
6 Sumber: http://www.alexa.com/topsites/countries/ID(23 Februari 2013)
Di Indonesia Facebook menempati urutan kedua dalam kategori tingkat akses tertinggi setelah Google.com. Perkembangan teknologi informasi dan media jejaring sosial atau media sosial (social media), mempengaruhi pola pekerja media dalam mencari ide dan sumber berita. Media sosial pun dapat dijadikan sebagai sumber berita. Media sosial yang paling sering dan dianggap efektif dalam mencari ide dan sumber berita adalah Facebook (http://swa.co.id/business-research 4 April 2013). Hal ini mengemuka pada pemaparan hasil survei “Penggunaan konten di media sosial atau jejaring sosial untuk informasi peliputan dan penulisan berita oleh jurnalis” yang dilakukan oleh Dewan Pers pada Jumat 17 Februari 2012 di Gedung Dewan Pers Jalan Kebon Sirih, Jakarta.
Dari survei yang dilakukan oleh Dewan Pers sejak 29 November 2011 hingga 3 Februari 2012, yang melibatkan 157 jurnalis sebagai responden dengan porsi terbesar berada di Jakarta (sekitar 45%), terlihat bahwa 55% responden menganggap Facebook sebagai jenis media sosial yang paling efektif untuk mendapatkan ide atau sumber berita, 58% responden memilih
7 Facebook sebagai media sosial yang sering digunakan sebagai sumber berita, 60% responden menganggap Facebook sebagai media sosial yang paling efektif untuk mengontak narasumber, dan 75% responden mengaku bahwa informasi yang digunakan dari media sosial selalu diverifikasi ulang sebagai bahan berita.
Para jurnalis yang menjadi responden 133 orang (85%)
adalah laki-laki, 145 orang (92%) memiliki latar belakang
diploma atau sarjana, 76 orang (48%) dan 57 orang (36%)
memiliki jabatan setingkat redaktur dan wartawan, 68 orang
(43%) bekerja di atas 10 tahun sebagai wartawan
(http://swa.co.id/business-research 4 April 2013)
.
Facebook juga digunakan sebagai sumber untuk mencari informasi di beberapa akun yang khusus membahas tentang suatu hal yang biasanya membahas tentang suatu produk, selebritis, film, olah raga, dan lain-lain. Akun ini di sebut fanpage, dimana fanpage ini beranggotakan individu-individu yang memiliki kesamaan minat tentang suatu hal yang disukai.
Salah satu fanpage yang memiliki pembahasan mengenai olah raga adalah fanpage MotoGP Mania Indonesia. MotoGP Mania Indonesia adalah salah satu fanpage Facebook yang bertemakan MotoGP dan juga berisikan tentang informasi seputar dunia motoGP. Informasi yang diberikan oleh fanpage MotoGP Mania Indonesia ini pun bersifat umum dalam berita mengenai motoGP. Informasi yang disampaikan kepada anggotanya adalah pemberitaan seputar MotoGP seperti informasi dikelas MotoGP atau kelas utama 1000cc, Moto2 yang merupakan kelas menengah 600cc dan Moto3 kelas bawah dengan kapasitas mesin 250cc.
8 Di Indonesia, fenomena motoGP terjadi dikarenakan adanya dua pembalap muda Indonesia yang ikut serta dalam ajang balap MotoGP kelas di kelas 600cc atau lebih dikenal dengan nama Moto2, yaitu Doni Tata Pradita dan Rafid Topan Sucipto. Doni Tata Pradita adalah seorang pembalap asal Indonesia, prestasinya yang cukup baik di beberapa balapan tanah air dan Asia seperti Asian Supersport Cup Race kelas 600cc pada tahun 2008 hingga 2012. Di MotoGP kelas Moto2 MotoGP, Doni Tata adalah pembalap untuk tim Federal Oil Gresini mulai tahun 2013. Pembalap Indonesia yang ikut serta dalam MotoGP kelas Moto2 lainnya adalah Rafid Topan Sucipto. Rafid Topan adalah pembalap untuk tim QMMF Racing Team Qatar. Gambar 1.6 menampilkan foto dari Doni Tata Pradita dan Rafid Topan Sucipto. (website resmi IMI (Ikatan Motor Indonesia) http://imi.co.id/id/?p=1353)
Gambar 1.6
9 http://www.motogp.com/en/riders/Moto2 (30 Juni 2013 pukul 19.48)
Beberapa fenomena lain yang mendukung MotoGP semakin diminati di tanah air adalah karena banyaknya perusahaan Indonesia yang menjadi sponsor di beberapa tim utama yang ada di MotoGP seperti Federal Oil, Evalube Oil, Astra Honda Motor yang menempatkan tagline SatuHati di motor tim Honda Repsol dan Yamaha yang juga menempatkan tagline Semakin Di Depan pada tim Yamaha Factory Racing, hal tersebut juga di tambah dengan banyaknya perusahaan motor yang sering mendatangkan pebalap MotoGP pada saat peluncuran produk baru mereka.
Menurut Google Trends, penelusuran berita tentang MotoGP di seluruh dunia terhitung sejak Januari 2012 hingga Mei 2013 paling banyak ditelusuri oleh negara Indonesia di posisi teratas dari 10 negara yang paling banyak dalam penelusuran informasi MotoGP di Google.com dengan nilai 100 (untuk mewakili minat penelusuran
10 tertinggi), lalu di susul oleh Italia dengan perolehan nilai 61/100 dan Spanyol di posisi ketiga dengan perolehan nilai 18/100, data tersebut bisa dilihat pada gambar 1.7 di bawah ini.
Gambar 1.7
Penelusuran Informasi MotoGP di Google
Sumber:http://www.google.com/trends/explore#q=motogp%2C%20&date=1 %2F2012%2016m&gprop=news&cmpt=q (3 April 2013)
Spanyol adalah negara yang memiliki pebalap MotoGP terbanyak dan merupakan negara yang menjadi pusat manajemen dari olah raga balap MotoGP pun hanya menempati urutan ketiga setelah Indonesia dan Italia, hal tersebut menandakan bahwa informasi mengenai MotoGP sangat di gemari di Indonesia.
Tabel 1.1
Peringkat Jumlah Anggota Fanpage MotoGP Di Indonesia No. Fanpage MotoGP Jumlah
Anggota
11 Indonesia Maret 2013 2. MotoGP Lover’s 45.661 / 31 Maret 2013 3. MotoGP Lovers Indonesia 23.198 / 31 Maret 2013 4. Highlights MotoGP 19.287 / 31 Maret 2013 5. Pecinta MotoGP 8.746 / 31 Maret 2013 6. Berita MotoGP 4.706 / 31 Maret 2013 7. MotoGP Mania Community 4.060 / 31 Maret 2013 8. MotoGP Fans of Indonesia 1.367 / 31 Maret 2013 9. MotoGP Media 246 / 31 Maret 2013 Sumber: Olahan Data Peneliti dari Facebook (31 Maret
2013)
Tabel di atas adalah data fanpage yang bertemakan MotoGP yang ada di Facebook. Peneliti melakukan observasi terhadap fanpage yang memberikan pembahasan seputar MotoGP, hasilnya adalah terdapat sembilan fanpage yang masih aktif dalam menginformasikan berita MotoGP di Facebook. Dari kesembilan fanpage yang aktif, fanpage MotoGP Mania Indonesia adalah fanpage yang lebih sering memberikan informasi dan yang memiliki jumlah anggota terbanyak dibandingkan dengan fanpage MotoGP lainnya. Jumlah anggota fanpage MotoGP Mania Indonesia dapat dilihat pada profil MotoGP Mania Indonesia yang ditampilkan pada gambar 1.8 di bawah ini.
12
Gambar 1.8
Data Anggota Fanpage MotoGP Mania Indonesia
Sumber: https://www.facebook.com/MotoGP.Mania.Indonesia/likes?ref=ts (31 Maret 2013)
Ketika sedang peralihan musim balap atau pada saat tidak adanya acara balapan, dimana pemberitaan mengenai MotoGP tidak sering di beritakan, membuat GP Mania (sebutan bagi penggemar olah raga balap MotoGP) seringkali tertinggal dalam mendapatkan informasi terbaru mengenai perkembangan dunia MotoGP. Hal ini membuat beberapa GP Mania harus mencari sendiri informasi tentang MotoGP dari berbagai media maupun website resmi yang dibuat oleh Official MotoGP di Spanyol dengan nama website www.motogp.com, namun kendala yang dihadapai oleh para GPMania adalah website MotoGP.com tersebut ditampilkan dengan menggunakan bahasa Inggris, Spanyol dan beberapa bahasa asing lainnya, hal itu membuat beberapa GPMania yang belum fasih berbahasa Inggris ataupun
13 bahasa lainnya sedikit mengalami kesulitan dalam memahami berita tersebut.
Fanpage MotoGP Mania Indonesia di Facebook berperan dalam memberikan informasi tentang dunia MotoGP. Informasi yang tersedia di fanpage ini didapatkan dari wawasan admin dan juga beberapa sumber berita baik dari dalam negeri maupun luar negeri seperti dari website MotoGP.com kedalam bahasa Indonesia untuk kemudian di sebarluaskan kepada para anggota fanpage MotoGP Indonesia di Facebook. Fanpage MotoGP Mania Indonesia ini masih mengambil beberapa sumber informasi dari berbagai media yang ada sebagai informasi pelengkap. Dalam jangka waktu satu bulan lamanya peneliti melakukan pengamatan terhadap fanpage ini, peneliti menemukan jumlah anggota fanpage MotoGP bertambah hingga 2500 orang anggota.
Fanpage Facebook memiliki fungsi bagi fans MotoGP untuk memperoleh informasi mengenai dunia MotoGP baik informasi tentang profil dan kegiatan para pembalap, perkembangan dan persiapan setiap tim, regulasi balapan, jadwal dan hasil balapan, berita tentang pengetesan motor, kualifikasi, konfigurasi mesin dan berbagai hal lainnya yang berkaitan dengan MotoGP.
Menurut pengamatan peneliti, Berita dan informasi yang di bagikan di fanpage ini selalu mengundang beberapa partispasi berupa komentar ataupun like dari beberapa anggota fanpage, dan hal ini turut memperlihatkan partisipasi dari anggota terhadap setiap informasi yang di sampaikan. Informasi pun bisa berbentuk
14 tulisan yang di lengkapi oleh data berupa gambar dan terkadang video.
Gambar 1.9
Interaksi didalam Fanpage MotoGP Mania Indonesia
Sumber:https://www.facebook.com/MotoGP.Mania.Indonesia?fref=ts (31 Maret 2013)
Gambar 1.9 menunjukan bahwa dalam setiap informasi yang di muat oleh admin MotoGP Mania Indonesia, selalu mengundang partisipasi anggotanya dalam bentuk “likes” atau “comment” yang berarti menyukai informasi tersebut atau pun mengomentarinya.
15 Rumusan Masalah yang dirumuskan peneliti adalah “Bagaimana Pengaruh Penggunaan Media Sosial Terhadap Pemenuhan Kebutuhan Informasi MotoGP Dikalangan Anggota Fanpage Motogp Mania Indonesia ?”.
1.2.1 Identifikasi Masalah
Berdasarkan latar belakang yang telah dijabarkan, maka identifikasi masalah dari penelitian ini sebagai berikut:
1. Bagaimana penggunaan media sosial facebook fanpage MotoGP Mania Indonesia?
2. Bagaimana pemenuhan kebutuhan informasi MotoGP anggota fanpage MotoGP Mania Indonesia ?
3. Bagaimana pengaruh penggunaan media sosial terhadap pemenuhan kebutuhan informasi MotoGP, dikalangan anggota fanpage Facebook Moto GP Mania Indonesia ?
1.3 Maksud dan Tujuan Penelitian 1.3.1 Maksud Penelitian
Maksud yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh penggunaan media sosial terhadap pemenuhan kebutuhan informasi pada anggota fanpage MotoGP Mania Indonesia.
16 Berdasarkan latar belakang dan rumusan masalah di atas, maka tujuan dilakukannya penelitian ini adalah :
1. Mengetahui bagaimana penggunaan Media Sosial facebook fanpage MotoGP Mania Indonesia.
2. Mengetahui bagaimana pemenuhan kebutuhan informasi di kalangan anggota fanpage MotoGP Mania Indonesia.
3. Mengetahui bagaimana pengaruh penggunaan media sosial terhadap pemenuhan kebutuhan informasi, dikalangan anggota Fanpage Facebook MotoGP Mania Indonesia.
1.4 Kegunaan Penelitian a. Kegunaan akademis
Kegunaan akademis dari penelitian ini adalah :
1. Dengan penelitian ini, diharapkan penulis dapat menerapkan ilmu yang penulis terima saat perkuliahan dan dapat menambah wawasan penulis.
2. Diharapkan melalui penelitian ini penulis dapat menguraikan teori mengenai penggunaan media sosial sebagai sumber informasi dan meneliti pemenuhan kebutuhan informasi dari para pengguna media sosial, 3. Penelitian ini pun dapat digunakan sebagai bahan masukan
untuk penelitian selanjutnya. b. Kegunaan praktis
Kegunaan praktis dari penelitian ini adalah diharapkan dapat mengetahui pemenuhan kebutuhan informasi apa saja
17 yang didapatkan oleh GP Mania dalam mengakses fanspage facebook MotoGP Mania Indonesia.
c. Aspek Umum
Dengan dilakukannya penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi berbagai pihak, yang memungkinkan untuk dilakukannya penelitian lebih lanjut oleh pihak tertentu.
1.5 Tahapan Penelitian
Tahapan awal dalam penelitian ini yaitu perumusan masalah. Menurut Kriyantono (2008: 74) permasalahan adalah awal dari sebuah penelitian, karena penelitian adalah upaya menjawab permasalahan yang dirumuskan. Tahapan selanjutnya adalah menyusun tujuan dan manfaat penelitian serta mencari tinjauan pustaka. Tinjauan pustaka yang berisi teori-teori, konsep-konsep dan premis-premis yang relevan dengan permasalahan ini diperlukan sebagai alat analisis seorang peneliti. Dari tinjauan pustaka nantinya akan didapatkan kerangka pemikiran serta variabel-variabel penelitian.
Setelah itu dilakukan penyusunan perangkat metodologi yang mencakup metodologi (pendekatan), penentuan metode penelitian, metode pengukuran (operasionalisasi konsep), teknik pengumpulan data serta teknik analisis data. Setelah data didapatkan dari penyebaran kuesioner, maka dilakukan analisis data. Pada akhir penelitian akan menghasilkan sebuah simpulan dan saran bagi pihak-pihak terkait dalam penelitian ini.
Gambar 1.10
Tahapan Penelitian
What’s The Problem
18 Sumber: Kriyantono (2008: 75)
Dari gambar 1.10 terlihat tahapan penelitian diawali dengan pencarian masalah, lalu dilanjutkan dengan menetapkan metode penelitian. Selain itu juga menetapkan konsep yang ingin diteliti, “operationalization” yaitu bagaimana kita mengukur variabel yang akan kita teliti, dan “population and sampling” yaitu siapa yang akan diteliti. Konsep, operationalization, populasi dan sampel saling berkaitan dengan metode penelitian yang akan digunakan oleh peneliti.
Setelah hal-hal tersebut ditetapkan, maka langkah selanjutnya adalah mencari data, kemudian masuk ke dalam tahapan memproses data, setelah memproses data maka dilakukanlah
Population & Sampling Research Method
Conceptualization
Getting the Data Operationalization Data Processing Analysis Implementation Evaluation
What are all the variables that could affect your
research – evenys, problems,
19 analisis. Apabila analisis telah dilakukan maka selanjutnya yaitu “implementation” yaitu pengimplementasian hasil penelitian dan terakhir adalah pengevaluasian penelitian secara keseluruhan. 1.6 Lokasi dan Waktu Penelitian
Lokasi penelitian ini yaitu dilakukan di berbagai tempat yang dapat terhubung dengan koneksi internet untuk dapat mengakses Facebook, tepatnya fanpage Facebook MotoGP Mania Indonesia, dengan cara menyebarkan link kuisioner pada halaman fanpage Facebook MotoGP Mania Indonesia. Sedangkan objek penelitiannya adalah anggota dari fanspage Facebook MotoGP Mania Indonesia. Periode pelaksanaan penelitian ini yaitu pada bulan Februari - September 2013.