• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANALISA VARIABILITAS CURAH HUJAN DI PALU BERDASARKAN DATA PENGAMATAN TAHUN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "ANALISA VARIABILITAS CURAH HUJAN DI PALU BERDASARKAN DATA PENGAMATAN TAHUN"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 1.  Rata-rata hujan bulanan dan koefisien variasi rata-rata periode 10 tahunan
Gambar 2.  Rata-rata hujan bulanan dan koefisien variasi rata-rata periode 30 tahunan  3.3
Gambar 4. Moving average 3 tahunan curah hujan bulanan periode 1981-2010  3.4.  Frekuensi Curah Hujan Harian dan Hari Hujan

Referensi

Dokumen terkait

IV-3   Gambar 4.4 Grafik curah hujan rata-rata dan curah hujan maksimum rata-rata pada bulan basah periode tahun 1950-1977 untuk daerah Dago kota Bandung IV-4   Gambar 4.5

Dalam melakukan perhitungan untuk menentukan besarnya intensitas hujan untuk berbagi periode ulang, terlebih dahulu harus dilakukan analisis terhadap data curah hujan

Secara umum, wilayah yang mengalami perubahan berupa kenaikan rata-rata curah hujan bulanan yang terjadi selama periode 30 tahun tersebut terdapat wilayah perbukitan Utara

Secara umum klimatologi dan distribusi curah hujan memperlihatkan hasil yang konsisten dimana musim hujan terjadi pada bulan Desember-April saat bersamaan dengan monsun

Berdasarkan nilai MAPE, ramalan untuk tingkat pengembalian curah hujan maksimum pada periode musim hujan memiliki nilai ramalan yang lebih baik dari periode

Secara umum klimatologi dan distribusi curah hujan memperlihatkan hasil yang konsisten dimana musim hujan terjadi pada bulan Desember-April saat bersamaan dengan monsun

Bulan Januari-Februari adalah musim hujan dengan curah hujan maksimum lazim terjadi di antara kedua bulan tersebut Sehingga membuat rata- rata debit yang terukur pada kedua bulan

Intensitas ini dihitung dan di ukur dengan alat penakar hujan Hellman dan menghasilkan curah hujan tercatat dengan intensitas curah tidak melebihi hujan rata-rata 31.5 mm selama 1 bulan