UNDANG-UNDANG NOMOR 8 TAHUN 1999 TENTANG PERLINDUNGAN KONSUMEN [LN 1999/42, TLN 3821]
Teks penuh
Dokumen terkait
”Pelaku usaha dalam menawarkan barang dan/atau jasa yang ditujukan untuk diperdagangkan dilarang membuat atau mencantumkan klausula baku pada setiap d okumen dan/atau
Selanjutnya dalam Pasal 18 Ayat (1) Huruf (a) UUPK menyatakan : (1) Pelaku usaha dalam menawarkan barang dan/atau jasa yang ditujukan untuk diperdagangkan dilarang
Selain terkait dengan hak konsumen, terdapat larangan terhadap pelaku usaha dalam menawarkan, mempromosikan dan mengiklankan barang yang “seolah-olah berasal dari daerah
Persamaan ketentuan hukum Islam dan UUPK adalah pelaku usaha dilarang memberikan informasi yang tidak benar mengenai produk/barang yang diperjualbelikan, dilarang
Pasal 16 Undang-undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen mengatakan: Pelaku usaha dalam menawarkan barang dan/atau jasa melalui pesanan dilarang untuk:
Pelaku Usaha dilarang menawarkan, mempromosikan, mengiklankan suatu barang dan/ atau jasa secara tidak benar dan/atau seolah-olah… dan seterusnya. Sayangnya dalam
“Pelaku usaha dalam menawarkan barang dan/atau jasa yang ditujukan untuk diperdagangkan dilarang membuat atau mencantumkan klausula baku pada setiap dokumen dan/atau
Pelanggaran yang dilakukan oleh pelaku usaha barang dan/atau penyedia jasa yang berkaitan dengan larangan bagi dirinya sebagaimana diatur dalam Pasal 11 sampai