DINAS KESEHATAN
KABUPATEN ACEH TIMUR
JLN.MEDAN-B.ACEH IDI KODE POS 24454
FAXMILE (0646) 21336
PROFIL KESEHATAN
KABUPATEN ACEH TIMUR
DINAS KESEHATAN
KABUPATEN ACEH TIMUR
JLN.MEDAN-B.ACEH IDI KODE POS 24454
iii PROFIL KESEHATAN KABUPATEN ACEH TIMUR TAHUN 2014
KATA PENGANTAR
Dengan mengucapkan Puji syukur kepada Allah SWT akhirnya Profil Kesehatan Kabupaten Aceh Timur Tahun 2014 telah selesai disusun.
Profil Kesehatan Tahun 2014 merupakan peremajaan dan perkembangan data dari tahun sebelumnya sebagai keberhasilan berbagai upaya kesehatan selama tahun 2014, serta meningkatnya peran serta masyarakat yang ditunjukkan dengan makin berkembangnya upaya kesehatan bersumber daya masyarakat.
Data yang digunakan dalam proses penyusunan Profil Kesehatan ini bersumber dari berbagai unit kerja baik dalam lingkungan Dinas Kesehatan maupun instansi diluar Dinas Kesehatan.
Saran dan kritik yang bersifat membangun, serta partisipasi dari semua pihak khususnya upaya dalam mendapatkan data/informasi yang tepat waktu dan sesuai dengan kebutuhan sangat diharapkan dalam meningkatnya mutu Profil Kesehatan ini.
Kepada semua pihak yang telah menyumbangkan pikiran dan tenaga hingga selesainya Buku Profil Kesehatan Kabupaten Aceh Timur Tahun 2014, kami mengucapkan terima kasih
Idi, April 2015
KEPALA DINAS KESEHATAN KABUPATEN ACEH TIMUR
H. Kamarullah, SKM,M.Si
iii PROFIL KESEHATAN KABUPATEN ACEH TIMUR TAHUN 2014
DAFTAR ISI
Hal KATA PENGANTAR ... i DAFTAR ISI ... ii DAFTAR GRAFIK ... vi DAFTAR TABEL ... ix BAB I PENDAHULUAN ... 1BAB II GAMBARAN UMUM ... 2
1. Luas Wilayah ... 2
2. Jumlah Kecamatan ... 2
3. Jumlah Desa/Keluarahan ... 2
4. Jumlah Penduduk Menurut Jenis Kelamin ... 2
5. Jumlah Rumah Tangga dan Kepala Keluarga ... 2
6. Kepadatan Penduduk ... 3
7. Ratio Beban Tanggungan ... 4
8. Ratio Jenis Kelamin ... 4
9. Persentase Penduduk Berumur 10 Tahun ke Atas yang Melek Huruf ... 5
10. Persentase/Jumlah Penduduk Laki-laki dan Perempuan berusia 10 tahun keatas menurut Tingkat Pendidikan Tertinggi yang Ditamatkan ... 5
BAB III SITUASI DERAJAT KESEHATAN ... 6
A. ANGKA KEMATIAN (MORTALITAS) ... 6
1. Angka Kematian Bayi ... 6
2. Angka Kematian Balita (AKABA) ... 7
3. Jumlah Angka Kematian Ibu ... 7
B. ANGKA KESAKITAN (MORBABIDITAS) ... 8
1. Prevalensi Tuberkulosis ... 9
2. Jumlah Kasus dan Peserta BTA+ terhadap SUSPEK ... 9
3. Angka Kesembuhan Penderita TB Paru BTA+.... 10
4. Persentase Balita dengan Pneumonia Ditangani... 11
5. Jumlah Kasus HIV, AIDS dan Syphilis ... 11
6. Persentase Donor Darah di Skrining terhadap HIV ... 12 7. Cakupan Penanganan kasus Diare ... 12
iii PROFIL KESEHATAN KABUPATEN ACEH TIMUR TAHUN 2014
9. Jumlah Pengobatan Penderita Kusta ... 15
10. Angka Penemuan dan Penanggulangan Penderita Penyakit ”Acute Flaccid Paralisis” (AFP) ... 16
11. Penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I) ... 16
12. Angka kesakitan Demam Berdarah ... 16
13. Angka Kesakitan Malaria ………. 17
14. Angka Kematian Malaria ………. 18
15. Cakupan Penanganan Filariasis ……….. 18
16. Cakupan Pengukuran tekanan darah ……….. 18
17. Cakupan Pemeriksaan obesitas ……….. 18
18. Cakupan Pemeriksaan IV/A+ ……… 18
19. Cakupan deteksi dini kanker leher rahim ……… 18
20. Desa terkena KLB <24 jam ……… 18
BAB IV SITUASI UPAYA KESEHATAN ... 19
A. PELAYANAN KESEHATAN ………... 19
1. Cakupan Kunjungan Ibu Hamil (K-1) ... 19
2. Cakupan Kunjungan Ibu Hamil (K-4) ... 20
3. Cakupan Persalinan Oleh Tenaga Kesehatan .... 21
4. Cakupan Pelayanan Nifas ... 21
5. Peresentase Cakupan Imunisasi TT Ibu hamil ... 22
6. Cakupan Ibu Hamil yang Mendapatkan Tablet Besi (Tablet Fe) ... 23
7. Cakupan Komplikasi Ibu Hamil & Neonatal ... 23
8. Persentase Peserta KB aktif Menurut Jenis Kontrasepsi ... 24
9. Cakupan Peserta KB Baru Menurut jenis Kontrasepsi ... 25
10. Cakupan Peserta KB Baru dan Aktif ………. 26
11. Berat Bayi Lahir Rendah (BBLR) ………. 27
12. Cakupan Kunjungan Neonatal (KN) ... 27
13. Cakupan Bayi yang mendapat ASI Ekslusif ... 28
14. Cakupan Kunjungan Bayi ... 28
15. Cakupan Desa / Kelurahan UCI ... 28
16. Cakupan Imunisasi Bayi ……….. 28
17. Cakupan Pemberian Vitamin A pada bayi dan Balita ... 29
18. Jumlah Anak 0-23 bulan ditimbang ……….. 29
19. Cakupan pelayanan balita ... 30
iii PROFIL KESEHATAN KABUPATEN ACEH TIMUR TAHUN 2014
21. Cakupan Balita Gizi Buruk Mendapat
Perawatan ... 31
22. Cakupan Penjaringan Kesehatan Siswa SD dan Setingkat ………. 32
23. Cakupan Pelayanan Kesehatan Siswa SD dan Setingkat ………. 33
24. Rasio Tumpatan/Pencabutan gigi ... 33
25. Pelayanan Kesehatan Gigi dan Mulut pada Anak SD dan Setingkat ……… 33
26. Cakupan Pelayanan Kesehatan Usila ... 33
B. AKSES DAN MUTU PELAYANAN KESEHATAN ... 33
1. Peserta Jaminan Pemeliharaan Kesehatan ... 33
2. Jumlah kunjungan rawat jalan, rawat inap dan kunjungan gangguan jiwa di sarana pelayanan kesehatan ... 34
3. Angka Kematian Pasien di Rumah Sakit ... 35
4. Indikator Kinerja Pelayanan dirumah Sakit ... 35
C. PERILAKU HIDUP SEHAT ……….. 35
1. Persentase Rumah Tangga Ber-PHBS ………. 35
D. KEADAAN LINGKUNGAN ………. 36
1. Persentase Rumah Sehat ……….... 36
2. Penduduk yang memiliki akses air minum yang layak ………. 37
3. Penyelenggaraan air minum memenuhi syarat kesehatan ……… 37
4. Penduduk yang memiliki akses sanitasi yang layak (jamban sehat) ……… 37
5. Desa STBM ………. 38
6. Tempat-tempat umum memenuhi syarat ……… 38
7. Tempat pengolahan makanan (TPM) menurut status hygiene sanitasi ………... 39
8. TPM dibina dan diuji petik ………. 39
BAB V SITUASI SUMBER DAYA KESEHATAN ………. 40
A. SARANA KESEHATAN ………... 40
1. Ketersediaan Obat Menurut Jenis Obat ………… 40
2. Jumlah Sarana Kesehatan Menurut Kepemilikan/Pengelola ... 55
3. Cakupan Pelayanan Gawat Darurat Level 1 ……. 56
4. Posyandu Menurut Strata ………... 56
5. Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM) ... 56
iii PROFIL KESEHATAN KABUPATEN ACEH TIMUR TAHUN 2014
B. TENAGA KESEHATAN ………... 58 1. Jumlah dan Ratio Tenaga Medis di fasilitas
Kesehatan ……….. 58 2. Jumlah dan Rasio Tenaga Keperawatan (bidan,
perawat) di fasilitas Kesehatan ……… 58 3. Jumlah dan Rasio Tenaga Kefarmasian di
fasilitas Kesehatan ………. 59 4. Jumlah dan Ratio Tenaga Gizi di fasilitas
Kesehatan ... 60 5. Jumlah dan Ratio Tenaga Kesehatan
Masyarakat dan tenaga kesehatan lingkungan di fasilitas Kesehatan ... 60 6. Jumlah keterapian fisik difasilitas Kesehatan ... 61 7. Jumlah Tenaga Keteknisian Medis di fasilitas
Kesehatan ... 61
8. Jumlah Tenaga Penunjang/Pendukung kesehatan di fasilitas Kesehatan ……… 62 C. PEMBIAYAAN KESEHATAN ……… 63 D. PENUTUP ………... 65
iii PROFIL KESEHATAN KABUPATEN ACEH TIMUR TAHUN 2014 DAFTAR GRAFIK
Hal Grafik 2.1 Kepadatan Penduduk Kabupaten Aceh Timur
Tahun 2014 ... 3 Grafik 2.2 Ratio Beban Tanggungan Kabupaten Aceh Timur
Tahun 2014 ... 4 Grafik 3.1 Jumlah Lahir Hidup dan Jumlah Lahir Mati
Kabupaten Aceh Timur Tahun 2014 ... 6 Grafik 3.2 Jumlah Kematian Bayi, Anak Balita dan Balita
Kabupaten Aceh Timur Tahun 2014 ... 7 Grafik 3.3 Jumlah Kematian Ibu Kabupaten Aceh Timur
Tahun 2014 ... 8 Grafik 3.4 Jumlah Kasus TB BTA+ dan Jumlah seluruh kasus
TB di Kabupaten Aceh Timur Tahun 2014 ... 9 Grafik 3.5 Jumlah Kasus dan persentase BTA+ terhadap
SUSPEK di Kabupaten Aceh Timur Tahun 2014 ... 10 Grafik 3.6 Persentase Angka Kesembuhan Penderita
Tuberkolosis BTA Positif Di Kabupaten Aceh Timur Tahun 2014 ... 11 Grafik 3.7 Jumlah HIV, AIDS dan Syphilis Kabupaten Aceh
Timur Tahun 2014 ... 12 Grafik 3.8 Cakupan Penanganan Kasus Diare Kabupaten Aceh
Timur Tahun 2014 ... 13 Grafik 3.9 Jumlah Kasus Baru Kusta Kabupaten Aceh Timur
Tahun 2014 ... 14 Grafik 3.10 Persentase Kasus Baru Kusta 0-14 tahun dan
Persentase Kasus Baru Kusta Cacat Tingkat 2 Kabupaten Aceh Timur Tahun 2014 ... 14 Grafik 3.11 Jumlah Kasus dan Angka Prevalensi Penyakit Kusta
Kabupaten Aceh Timur Tahun 2014 ... 15 Grafik 3.12 Jumlah penderita Kusta yang di obati Kabupaten
Aceh Timur tahun 2014 ... 15 Grafik 3.14 Jumlah Kasus DBD Kabupaten Aceh Timur
Tahun 2014 ... 17 Grafik 3.15 Jumlah angka kesakitan akibat malaria Kabupaten
Aceh Timur Tahun 2014 ... 17 Grafik 4.1 Cakupan Kunjungan Ibu Hamil (K-1) Kabupaten
Aceh Timur Tahun 2014 ... 20 Grafik 4.2 Cakupan Kunjungan Ibu Hamil (K-4) Kabupaten
iii PROFIL KESEHATAN KABUPATEN ACEH TIMUR TAHUN 2014 Grafik 4.3 Cakupan persalinan yang ditolong oleh Tenaga
Kesehatan Kabupaten Aceh Timur Tahun 2014 ... 21 Grafik 4.4 Cakupan Pelayanan Kesehatan Ibu Nifas Kabupaten
Aceh Timur Tahun 2014 ... 22 Grafik 4.5 Persentase Cakupan Imunisasi TT Pada Ibu Hamil
Kabupaten Aceh Timur 2014 ... 22 Grafik 4.6 Cakupan Ibu Hamil yang mendapat Tablet Fe
Kabupaten Aceh Timur Tahun 2014 ... 23 Grafik 4.7 Persentase penanganan komplikasi kebidanan
dan komplikasi neonatal Kabupaten Aceh Timur Tahun 2014 ... 24 Grafik 4.9 Proporsi Peserta KB aktif Menurut jenis Kontrasepsi
Kabupaten Aceh Timur Thaun 2014 ... 25 Grafik 4.10 Cakupan peserta KB baru Menurut Jenis
Kontrasepsi KabupatenAceh Timur Tahun 2014... 26 Grafik 4.11 Persentase Peserta KB baru dan Aktif Kabupaten
Aceh Timur Tahun 2014 ... 26 Grafik 4.12 Cakupan Kunjungan Neonatal Kabupaten Aceh
Timur Tahun 2014 ... 27 Grafik 4.13 Cakupan Imunisasi HB < 7 hari, BCG, DPT3+HB3,
POLIO 4, Campak, Imunisasi Dasar Lengkap Kabupaten Aceh Timur Tahun 2014...
29
Grafik 4.14 Jumlah anak 0-23 bulan ditimbang Kabupaten Aceh Timur Tahun 2014 ... 30 Grafik 4.15 Jumlah Balita ditimbang Kabupaten Aceh Timur
Tahun 2014 ... 31 Grafik 4.16 Cakupan Balita Gizi Buruk mendapat perawatan
Kabupaten Aceh Timur Tahun 2014 ... 32 Grafik 4.18 Jumlah Kunjungan rawat jalan, rawat inap dan
kunjungan gangguan jiwa diSarana pelayanan Kesehatan Kabupaten Aceh Timur Tahun 2014 ...
34
Grafik 4.19 Persentase Rumah Sehat Kabupaten Aceh Timur Tahun 2014 ... 36 Grafik 5.3 Cakupan Desa Siaga Aktif Kabupaten Aceh Timur
Tahun 2014 ... 57 Grafik 5.4 Rasio Tenaga Medis di fasilitas Kesehatan
Kabupaten Aceh Timur Tahun 2014 ... 58 Grafik 5.5 Jumlah dan Ratio Tenaga Keperawatan (bidan,
perawat) di fasilitas Kesehatan Kabupaten Aceh Timur Tahun 2014 ... 59 Grafik 5.6 Rasio Tenaga Kefarmasian dan tenaga Gizi di
fasilitas Kesehatan Kabupaten Aceh Timur Tahun 2014 ...
iii PROFIL KESEHATAN KABUPATEN ACEH TIMUR TAHUN 2014 Grafik 5.7 Ratio Tenaga Kesehatan Masyarakat dan Tenaga
Sanitasi di fasilitas Kesehatan Kabupaten Aceh Timur Tahun 2014 ...
61
Grafik 5.8 Jumlah Pejabat struktural dan Staf penunjang medis di fasilitas Kesehatan Kabupaten Aceh Timur Tahun 2014 ...
iii PROFIL KESEHATAN KABUPATEN ACEH TIMUR TAHUN 2014 DAFTAR TABEL
Hal Tabel 5.1 Ketersedian Obat Menurut Jenis Obat Kabupaten
Aceh Timur Tahun 2014... 41 Tabel 5.2 Jumlah Sarana Kesehatan Menurut Kepemilikan
Kabupaten Aceh Timur Tahun 2014 ... 55 Tabel 5.3 Anggaran Kesehatan Kabupaten Aceh Timur
1 PROFIL KESEHATAN KABUPATEN ACEH TIMUR TAHUN 2014
BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Latar BelakangUntuk mewujudkan derajat kesehatan yang optimal bagi masyarakat, diselenggarakan upaya kesehatan dengan pendekatan peningkatan kesehatan (promotif), pencegahan penyakit (preventif), penyembuhan penyakit (kuratif) dan pemulihan kesehatan (rehabilitatif) yang dilaksanakan secara menyeluruh, terpadu dan berkesinambungan
Profil Kesehatan Kabupaten Aceh Timur Tahun 2014 merupakan salah satu produk merupakan system Informasi Kesehatan Kabupaten/Kota yang merupakan sarana penyedia indikator-indikator yang menunjukan tercapai tidaknya visi pembangunan kesehatan Kabupaten Aceh Timur
”ACEH TIMUR SEHAT YANG ISLAMI, MANDIRI, BERKEADILAN DAN SEJAHTERA” atau sebagai penyedia data dan informasi dalam rangka mengevaluasi tahunan kegiatan-kegiatan dan pemantauan pencapaian kinerja kesehatan dengan tujuan akhir untuk mencapai tingkat yang optimal dari indeks pembangunan manusia (Human Development Index) dari masyarakat Kabupaten yang terdiri dari tiga komponen indikator yaitu derajat kesehatan, tingkat pendidikan dan kemampuan ekonomi.
Tujuan diterbitkannya profil kesehatan Kabupaten Aceh Timur Tahun 2014 ini adalah dalam rangka menyediakan sarana informasi untuk mengevaluasi pencapaian pembangunan kesehatan di Kabupaten Aceh Timur Tahun 2014 dengan mengacu pada visi yang telah ditetapkan.
2 PROFIL KESEHATAN KABUPATEN ACEH TIMUR TAHUN 2014
BAB II
GAMBARAN UMUM
1. Luas WilayahKabupaten Aceh Timur mempunyai luas wilayah 6040,6 km2 terletak pada posisi 040 09,21,08” lintang utara sampai dengan 040 06”02,16” lintang utara dan 970 15”22,07” bujur timur sampai dengan 970 34”43,22” bujur timur.
2. Jumlah Kecamatan
Kabupaten Aceh Timur dengan kota IDI sebagai Ibukota Kabupaten terdiri dari 24 kecamatan.
3. Jumlah Desa/Kelurahan
Menurut Peraturan Pemerintah Nomor 72 Thn 2005 Desa adalah Kesatuan masyarakat hukum yang memiliki kewenagan untuk mengatur serta mengurus kepentingan masyarakat setempat yang diakui dan dihormati dalam sistem pemerintahan Negara kesatuan Republik Indonesia. Adapun jumlah desa/kelurahan sebanyak 513 desa. Batas Wilayah Kabupaten Aceh Timur adalah :
Sebelah utara dengan Kabupaten Aceh Utara dan selat malaka Sebelah Timur dengan Selat Malaka dan Kota Langsa
sebelah Selatan dengan Kabupaten Aceh Utara Sebelah Barat dengan Kabupaten Aceh Tengah.
4. Jumlah penduduk menurut Jenis kelamin
Jumlah Penduduk Kabupaten Aceh Timur berdasarkan Data Biro Pusat Statistik Kabupaten Aceh Timur tahun 2014 adalah 394.933 Jiwa. Jumlah penduduk laki-laki 197.009 dan perempuan 197.924
5. Jumlah Rumah Tangga dan Kepala Keluarga
3 PROFIL KESEHATAN KABUPATEN ACEH TIMUR TAHUN 2014 6. Kepadatan Penduduk
Tingkat kepadatan penduduk Tahun 2014 di Kabupaten Aceh Timur adalah 65/km2,. Bila kepadatan penduduk dilihat untuk setiap Kecamatan maka Idi Rayeuk merupakan wilayah dengan tingkat kepadatan tertinggi yaitu 450,40 km2 , Sedangkan yang paling jarang adalah Serbajadi 2,94 km2. Kepadatan penduduk Kabupaten Aceh Timur menurut kecamatan pada Tahun 2014 dapat dilihat pada Peta berikut ini:
Grafik 2.1 Kepadatan Penduduk
4 PROFIL KESEHATAN KABUPATEN ACEH TIMUR TAHUN 2014 7. Ratio Beban Tanggungan
Ratio beban tanggungan adalah perbandingan jumlah penduduk usia non produktif dengan usia produktif, Adapun yang dimaksud dengan usia non produktif kelompok usia anak-anak (0-14 Thn) dan penduduk dengan usia lanjut (> 65 Thn ) sedangakan usia produktif penduduk pada kelompok usia (15-64 Thn). Ratio beban tanggungan Kabupaten Aceh Timur adalah 62. Ratio beban tanggungan Kabupaten Aceh Timur dapat dilihat pada tabel berikut.
Grafik 2.2
Ratio Beban Tanggungan Kabupaten Aceh Timur Tahun 2014
8. Ratio Jenis Kelamin
penduduk laki-laki Kabupaten Aceh Timur pada tahun 2014 Sebanyak 197,009 Jiwa dan perempuan 197.924 Jiwa. Seks Ratio jenis kelamin adalah 99,54.
5 PROFIL KESEHATAN KABUPATEN ACEH TIMUR TAHUN 2014
9. Persentase Penduduk Berumur 10 Tahun Ke Atas yang Melek Huruf
Penduduk berusia 10 tahun keatas yang mampu membaca dan menulis huruf. Saat Profil dibuat data tidak tersedia.
10. Persentase/ Jumlah Penduduk Laki-laki dan Perempuan
berusia 10 tahun keatas menurut Tingkat Pendidikan Tertinggi yang Ditamatkan.
Jumlah Penduduk Laki-laki dan Perempuan berusia 10 tahun keatas menurut Tingkat Pendidikan Tertinggi yang Ditamatkan. Saat Profil dibuat data tidak tersedia.
6 PROFIL KESEHATAN KABUPATEN ACEH TIMUR TAHUN 2014
BAB III
SITUASI DERAJAT KESEHATAN
A. ANGKA KEMATIAN (MORTALITAS)Mortalitas adalah angka yang menunjukkan jumlah orang orang yang meninggal dalam 1 tahun dari setiap 1000 penduduk. Pada pembahasan ini dapat kita lihat gambaran kejadian kematian di Kabupaten Aceh Timur pada Tahun 2014.
1. Angka Kematian Bayi
Angka Kematian Bayi (AKB) atau Infant Mortality Rate adalah jumlah kematian penduduk yang berumur kurang dari 1tahun yang dicatat selama satu tahun per 1000 kelahiran hidup pada tahun yang sama (Budiarto dan Anggraeni, 2003).
Jumlah angka kematian Bayi tahun 2014 Kabupaten Aceh Timur adalah sebanyak 112 orang. Dapat kita lihat pada Grafik dibawah ini:
Grafik 3.1
Jumlah Lahir Hidup dan Jumlah Lahir Mati Kabupaten Aceh Timur Tahun 2014
7 PROFIL KESEHATAN KABUPATEN ACEH TIMUR TAHUN 2014 2. Angka Kematian Balita (AKABA)
Kematian Bayi adalah angka kematian pada anak yang usianya kurang dari satu tahun ( Syafrudin dan Hamidah, 2009). Kematian Anak balita adalah yang terjadi pada anak umur 1-4 tahun.
Angka Kematian Balita (AKABA) adalah jumlah anak yang meninggal sebelum mencapai usia 5 tahun yang dicatat selama satu tahun per 1000 penduduk balita pada tahun yang sama (Dudiarto dan Anggareni, 2003). Jumlah AKABA Kabupaten Aceh Timur 2014 adalah 118 . Jumlah angka kematian balita dapat dilihat pada Garfik 3.2
Grafik 3.2
Jumlah Kematian Bayi, Anak Balita dan Balita Kabupaten Aceh Timur Tahun 2014
3. Jumlah Angka Kematian Ibu.
Angka Kematian Ibu adalah jumlah kematian Ibu sebagai akibat komplikasi kehamilan, persalinan dan masa nifas yang dicatat selama satu tahun per 1000 kelahiran hidup pada tahun yang sama (Dudiarto dan Anggareni, 2003).
8 PROFIL KESEHATAN KABUPATEN ACEH TIMUR TAHUN 2014
Jumlah angka kematian ibu meliputi kematian yang terkait dengan kematian masa kehamilan, persalinan dan nifas. Jumlah angka kematian ibu kabupaten Aceh Timur tahun 2014 adalah 11 yang meliputi kematian ibu hamil 3, kematian ibu bersalin 2, kematian ibu nifas 6.
Grafik 3.3 Jumlah Kematian Ibu
Kabupaten Aceh Timur Tahun 2014
B. ANGKA KESAKITAN (MORBIDITAS)
Angka Morbiditas atau angka indikator status kesehatan. Ukuran utama morbiditas adalah angka insidensi dan Prevalensi (Timmreck, 2004). Berikut akan dijelaskan angka kesakitan kabupaten Aceh Timur Tahun 2014.
9 PROFIL KESEHATAN KABUPATEN ACEH TIMUR TAHUN 2014 1. Prevalensi Tuberkulosis
Tuberkulosis adalah penyakit paru menular yang disebabkan oleh Basil tuberkel dan menyebar saat droplet aerosol yang mengandung bakteri aktif terhirup oleh individu yang rentan (Marelli, 2008).
Jumlah Kasus baru TB BTA+ sebanyak 279 orang. Jumlah Kasus baru TB BTA+ di Kabupaten Aceh Timur Dapat Dilihat pada Grafik dibawah ini;
Grafik 3.4
Jumlah Kasus TB BTA+ dan Jumlah seluruh kasus TB Di Kabupaten Aceh Timur Tahun 2014
2. Jumlah kasus dan persentese BTA+ terhadap SUSPEK Di Kabupaten Aceh Timur tahun 2014 jumlah SUSPEK kasus TB paru berjumlah 3535. Jumlah kasus TB BTA+ berjumlah 279 orang dan persentase BTA+ terhadap SUSPEK adalah 7,89%. Dapat Dilihat Pada Grafik 3.5
10 PROFIL KESEHATAN KABUPATEN ACEH TIMUR TAHUN 2014 Grafik 3.5
Jumlah Kasus dan persentese BTA+ terhadap SUSPEK Di Kabupaten Aceh Timur Tahun 2014
3. Angka Kesembuhan Penderita TB Paru BTA+
Kesembuhan Penderita TB Paru adalah penderita TB Paru yang setelah menerima pengobatan anti TB Paru yang dinyatakan sembuh (hasil pemeriksaan dahaknya menunjukkan 2 kali negatif). Pengobatan Lengkap adalah pasien baru TB BTA+ yang telah menjalani pengobatan dengan obat anti Tuberkulosis (OAT) secara lengkap tanpa didukung pemeriksaan ulang dahak.
Dari Grafik 3.6 dapat dilihat bahwa angka kesembuhan penderita TB paru BTA+ sebesar (86,99%) . Dari semua penderita TB paru yang mendapat pengobatan lengkap berjumlah 17 (6,32 %). Angka keberhasilan pengobatan atau Success Rate (SR) sudah mencapai (93,31)%.
11 PROFIL KESEHATAN KABUPATEN ACEH TIMUR TAHUN 2014 Grafik 3.6
Persentase Angka Kesembuhan Penderita Tuberkulosis BTA Positif Di Kabupaten Aceh Timur Tahun 2014
4. Persentase Balita dengan Pneumonia Ditangani.
Persentase Balita dengan Pneumonia Ditangani Berdasarkan data PMK Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Timur adalah 0,25%.
5. Jumlah Kasus HIV,AIDS dan Syphilis
Dari Grafik 3.7 dapat dilihat jumlah kasus HIV tidak ditemukan dan jumlah ksus AIDS berjumlah 1 orang sedangkan jumlah kasus shypilis tidak ditemukan.
12 PROFIL KESEHATAN KABUPATEN ACEH TIMUR TAHUN 2014 Grafik 3.7
Jumlah HIV, AIDS dan Syphilis Kabupaten Aceh Timur Tahun 2014
6. Persentase Donor Darah di Skrining terhadap HIV
Berdasarkan data Rumah Sakit dr. Zubir Mahmud Kabupaten Aceh Timur Tahun 2014 jumlah sampel darah diperiksa/diskrining terhadap HIV pada laki-laki 1,201 dan jumlah sampel darah diperiksa/diskrining terhadap HIV pada Perempuan 1356 dengan persentase 100%.
7. Cakupan Penanganan kasus Diare
Dari Grafik 3.8 menunjukkan 8452 jumlah perkiraan kasus diare dan jumlah penderita diare yang ditangani 3267.
13 PROFIL KESEHATAN KABUPATEN ACEH TIMUR TAHUN 2014 Grafik 3.8
Cakupan Penanganan Kasus Diare Kabupaten Aceh Timur Tahun 2014
8. Prevalensi Penyakit Kusta
Kusta adalah Lepra atau Hansen adalah Infeksi Kronis yang sulit disembuhkan pada kulit, membran mukosa dan saraf oleh kuman micobacterium leprae (Weller, 2005). Kusta terbagi 2 yaitu kusta Pausibasilar (PB) dan Multibasilar (MB)
Prevalensi kusta adalah jumlah keseluruhan penderita kusta yang menimpa penduduk pada periode waktu tertentu. Pada grafik 3.9 menunjukkan prevalensi kusta di Kabupaten Aceh Timur Tahun 2014 berjumlah: Kusta PB 5 orang dan Kusta MB 34 orang.
14 PROFIL KESEHATAN KABUPATEN ACEH TIMUR TAHUN 2014 Grafik 3.9
Jumlah Kasus Baru Kusta Kabupaten Aceh Timur Tahun 2014
Cacat tingkat dua yaitu kecacatan yang terjadi pada telapak tangan dan kaki. Pada Grafik dibawah ini menunjukkan kasus baru kusta yang terjadi pada anak usia 0-14 tahun berjumlah 7 dan kasus baru cacat tingkat 2 yaitu 0.
Grafik 3.10
Persentase Kasus Baru Kusta 0-14 tahun dan Persentase Kasus Baru Kusta Cacat Tingkat 2
15 PROFIL KESEHATAN KABUPATEN ACEH TIMUR TAHUN 2014
Angka Prevalensi adalah per 10.000 penduduk penderita kusta. Adapun prevalensi penderita kusta di Kabupaten Aceh Timur Tahun 2014 adalah 1,03/10.000 penduduk.
Grafik 3.11
Jumlah Kasus dan Angka Prevalensi Penyakit Kusta Kabupaten Aceh Timur Tahun 2014
9. Jumlah Pengobatan Penderita Kusta
Dari Grafik dibawah ini dapat dilihat penderita yang selesai berobat adalah RFT PB 2 orang, sementara RFT MB 20 orang.
Grafik 3.12
Jumlah penderita Kusta yang di obati Kabupaten Aceh Timur tahun 2014
16 PROFIL KESEHATAN KABUPATEN ACEH TIMUR TAHUN 2014
10. Angka Penemuan dan penanggulangan Penderita penyakit ”Acute Flaccid Paralisis” (AFP).
Acute Flaccid Paralisis (AFP) atau Lumpu layu mendadak adalah semua kelumpuhan mendadak yang terjadi pada anak berusia dibawah 15 tahun (Dewanto dkk, 2009).
Berdasarkan data Surveilans Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Timur tahun 2014 jumlah kasus AFP adalah 0 orang di Kabupaten Aceh Timur.
11. Penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I) PD3I (Penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi) merupakan penyakit yang diharapkan dapat diberantas/ ditekan jumlah dan penyebarannya dengan pelaksanaan program imunisasi. Dari grafik dibawah ini dapat dilihat Jumlah kasus penyakit yang dapat dicegah yaitu Difteri 0, Pertusis 0, Tetanus Non Neonatorum 0, Tetanus Neonatorum 0, Campak 0, Polio 0, Hapatitis B 0.
12. kesakitan Demam Berdarah
Jumlah Kasus DBD Kabupaten Aceh Timur Tahun 2014 adalah 57 Jiwa, dengan kematian berjumlah 0 orang. Dari grafik dibawah ini menunjukkan IR (Insidens Rate) kasus DBD di Kabupaten Aceh Timur pada Tahun 2014 pada laki-laki (IR= 18,3/100.000) dan sementara pada wanita ( IR=10,6/100.000)
17 PROFIL KESEHATAN KABUPATEN ACEH TIMUR TAHUN 2014 Grafik 3.14
Jumlah Kasus DBD
Kabupaten Aceh Timur Tahun 2014
13. Angka Kesakitan Malaria
Jumlah Angka Kesakitan Malaria di Kabupaten Aceh Timur Tahun 2014 suspek malaria 7.332 dengan Pemeriksaan Sediaaan Darah 7.332 sedangkan jumlah malaria positif 6 orang.
3.15
Jumlah angka kesakitan akibat malaria Kabupaten Aceh Timur Tahun 2014
18 PROFIL KESEHATAN KABUPATEN ACEH TIMUR TAHUN 2014
14. Angka Kematian Malaria
Kematian akibat malaria atau case fatality rate (CFR) semantara pada tahun 2014 tidak ditemukan.
15. Cakupan Penanganan Filariasis
Jumlah Penderita Filariasis Dikabuapaten Aceh Timur pada Tahun 2014 berjumlah 40 orang.
16. Cakupan pengukuran tekanan darah
Jumlah yang dilakukan pengukuran tekanan darah pada saat profil disusun data tidak tersedia.
17. Cakupan pemeriksaan obesitas
Jumlah yang dilakukan pemeriksaan obesitas pada saat profil disusun data tidak tersedia.
18. Cakupan Pemeriksaan IV/A+
Jumlah yang dilakukan pemeriksaan dengan metode IV/A +pada saat profil disusun data tidak tersedia.
19. Cakupan deteksi dini kanker leher rahim
Jumlah deteksi dini kanker leher rahim pada saat profil disusun data tidak tersedia.
20. Desa terkena KLB < 24 jam
Desa/ Kelurahan Terkena KLB yang ditangani < 24 Jam dikabupaten Aceh Timur pada tahun 2014 terdapat 0 desa kelurahan yang terkena KLB dan ditangani oleh tenaga kesehatan.
19 PROFIL KESEHATAN KABUPATEN ACEH TIMUR TAHUN 2014
BAB IV
SITUASI UPAYA KESEHATAN
Untuk Dapat mencapai tujuan Pembangunan Kesehatan Dalam Rangka meningkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat, telah dilakukan berbagai upaya kesehatan masyarakat. Upaya pelayanan kesehatan dasar merupakan langkah awal yang sangat penting dalam rangka memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Dengan pemberian pelayanan kesehatan dasar secara cepat dan tepat diharapkan sebagian besar masalah kesehatan masyarakat dapat diatasi.
A. PELAYANAN KESEHATAN
Pelayanan Antenatal merupakan pelayanan Kesehatan oleh tenaga Kesehatan Profesional (Dokter spesialis kandungan dan kebidanan, Dokter Umum, Bidan dan Perawat) kepada ibu hamil selama masa kehamilannya. Hasil pelayanan Antenatal dapat dilihat dari cakupan K1 dan K4. Cakupan K1 atau juga disebut akses pelayanan ibu hamil merupakan gambaran besaran ibu hamil yang telah melakukan kunjungan pertama ke fasilitas pelayanan kesehatan untuk mendapatkan pelayanan antenatal. Sedangkan K4 adalah gambaran besaran ibu hamil yang telah mendapatkan pelayanan ibu hamil sesuai standar serta paling sedikit empat kali kunjungan (sekali pada trisemester pertama, sekali pada trisemester kedua, dan dua kali pada trisemester ketiga).
1. Cakupan Kunjungan Ibu Hamil (K-1)
Jumlah Kunjungan Ibu Hamil (K-1) diKabupaten Aceh Timur Tahun 2014 dapat dilihat pada Grafik 4.1 sebesar 8.909 orang yaitu 91,4%. Pada grafik dibawah ini menunjukkan adanya peningkatan cakupan pelayanan kesehatan ibu hamil dibandingkan tahun 2013.
20 PROFIL KESEHATAN KABUPATEN ACEH TIMUR TAHUN 2014 Grafik 4.1
Cakupan Kunjungan Ibu Hamil (K-1) Kabupaten Aceh Timur Tahun 2014
2. Cakupan Kunjungan Ibu Hamil (K-4)
Jumlah Kunjungan Ibu Hamil (K-4 ) diKabupaten Aceh Timur Tahun 2014 dapat dilihat pada Grafik 4.2 sebesar 7.238 orang yaitu 74,3%. Pada grafik dibawah ini menunjukkan tidak adanya penurunan yang signifikan pada cakupan pelayanan kesehatan ibu hamil dibandingkan tahun 2013.
Grafik 4.2
Cakupan Kunjungan Ibu Hamil (K-4) Kabupaten Aceh Timur Tahun 2014
21 PROFIL KESEHATAN KABUPATEN ACEH TIMUR TAHUN 2014 3. Cakupan Persalinan Oleh Tenaga Kesehatan
Cakupan pertolongan persalinan Oleh Tenaga Kesehatan di Kabupaten Aceh Timur Tahun 2014 sebesar 92,3%.
Grafik 4.3
Cakupan persalinan yang ditolong oleh Tenaga Kesehatan Kabupaten aceh Timur Tahun 2014
4. Cakupan Pelayanan Nifas
Cakupan Pelayanan Kesehatan Ibu Nifas diKabupaten Aceh Timur Tahun 2014 dapat dilihat pada Grafik 4.4 sebesar 7.514 orang yaitu 81,2%.
22 PROFIL KESEHATAN KABUPATEN ACEH TIMUR TAHUN 2014 Grafik 4.4
Cakupan Pelayanan Kesehatan Ibu Nifas Kabupaten Aceh Timur Tahun 2014
5. Peresentase Cakupan Imunisasi TT Ibu hamil.
Cakupan pemberian imunisasi TT Pada Ibu Hamil Dikabupaten Aceh Timur tahun 2014 dapat dilihat pada grafik 4.5 yaitu TT-1 4,1%, TT-2 6,9%, TT-3 6,1%, TT-4 3,1%, TT-5 2,5%, TT2+ 18,1%.
Grafik 4.5
Persentase Cakupan Imunisasi TT Pada Ibu Hamil Kabupaten Aceh Timur 2014
23 PROFIL KESEHATAN KABUPATEN ACEH TIMUR TAHUN 2014
6. Cakupan Ibu Hamil yang Mendapatkan Tablet Besi (Tablet Fe)
Persentase Ibu Hamil yang mendapat tablet Fe1 Sejumlah 30 Tablet Fe selama periode kehamilan sebesar 93,52% dan yang mendapat Fe3 sejumlah 90 Tablet Fe sebesar 75,56% pada Tahun 2014. Dapat dilihat pada grafik 4.6 dibawah ini.
Grafik 4.6
Cakupan Ibu Hamil yang mendapat Tablet Fe Kabupaten Aceh TimurTahun 2014
7. Cakupan Komplikasi Ibu Hamil dan Neonatal
Dalam memberikan pelayanan khususnya oleh bidan didesa dan Puskesmas kepada ibu hamil dan neonatal, beberapa ibu hamil diantaranya tergolong dalam kasus resiko tinggi yang memerlukan pelayanan kesehatan rujukan ke unit pelayanan kesehatan yang memadai.
Dikabupaten Aceh Timur Tahun 2014 perkiraan Bumil dengan komplikasi kebidanan berjumlah 1.949 sedangkan cakupan penanganan komplikasi kebidanan 1291 atau 66,23% dan jumlah Perkiraan neonatal komplikasi 1.244 sedangkan cakupan
24 PROFIL KESEHATAN KABUPATEN ACEH TIMUR TAHUN 2014
penanganan komplikasi neonatal 636 atau 51,12%. Dapat dilihat pada Grafik dibawah ini.
Grafik 4.7
Persentase penanganan komplikasi kebidanan dan komplikasi neonatalKabupaten Aceh Timur Tahun 2014
8. Persentase Peserta KB aktif Menurut Jenis Kontrasepsi. Peserta KB Aktif adalah Aseptor yang pada saat ini mengunakan alat kontrasepsi untuk menjarangkan kehamilan atau yang mengakhiri kesuburan.
Dikabupaten Aceh timur Tahun 2014 Persentase peserta KB aktif menurut jenis Kontrasepsi Yaitu yang termasuk metode kontrasepsi jangka panjang ( MKJP) adalah IUD 1,47 %, MOP 0%, MOW 0,95%, IMPLANT 1,82%. Yang termasuk Metode kontrasepsi bukan jangka panjang (NON MKJP) yaitu suntik 56,33%, Pil 37,31%, Kondom 2,13%, Obat Vagina 0, Lainnya 0. Dapat Dilihat pada Diagram dibawah ini.
25 PROFIL KESEHATAN KABUPATEN ACEH TIMUR TAHUN 2014 Grafik 4.9
Proporsi Peserta KB aktif Menurut jenis Kontrasepsi Kabupaten Aceh Timur Thaun 2014
9. Cakupan Peserta KB Baru Menurut jenis Kontrasepsi
Peseta KB baru adalah pasangan usia subur yang baru pertama kali menggunakan salah satu cara/alat kontrasepsi.
Dikabupaten Aceh timur Tahun 2014 Persentase peserta KB baru menurut jenis Kontrasepsi Yaitu yang termasuk metode kontrasepsi jangka panjang ( MKJP) adalah IUD 1,69%, MOP 0,0 %, MOW 0,77%, IMPLANT 2,28 %. Yang termasuk Metode kontrasepsi bukan jangka panjang (NON MKJP) yaitu suntik 53,28%, Pil 38,21%, Kondom 3,77%, Obat Vagina 0, Lainnya 0. Dapat Dilihat pada Grafik dibawah ini peserta KB baru yang menggunakan metode suntik dan pil sebagai alat alat kontrasepsi pilihan terbanyak.
26 PROFIL KESEHATAN KABUPATEN ACEH TIMUR TAHUN 2014 Grafik 4.10
Cakupan peserta KB baru Menurut Jenis Kontrasepsi KabupatenAceh Timur Tahun 2014
10. Cakupan Peserta KB Baru dan Aktif
Cakupan Peserta KB baru dan aktif dikabupaten Aceh Timur Tahun 2014 yaitu peserta KB baru 14,49 % dan Peserta KB aktif 51,12 %. Dapat dilihat pada Grafik dibawah ini.
Grafik 4.11
Persentase Peserta KB baru dan Aktif Kabupaten Aceh Timur Tahun 2014
27 PROFIL KESEHATAN KABUPATEN ACEH TIMUR TAHUN 2014 11. Berat Bayi Lahir Rendah (BBLR)
Di Kabupaten Aceh Timur tahun 2014 jumlah lahir hidup 8294 orang, sementara data bayi baru lahir ditimbang berjumlah 8294 dan BBLR berjumlah 85 orang.
12. Cakupan Kunjungan Neonatal ( KN)
Bayi hingga kurang dari satu bulan (0-28 hari) merupakan golongan umur yang paling rentan atau memiliki resiko gangguan kesehatan paling tinggi. Dalam melaksanakan pelayanan neonatus, petugas kesehatan disamping melakukan pemeriksaan kesehatan bayi juga melakukan konseling perawatan bayi kepada ibu.Pelayanan kesehatan yang dilakukan pada Neonatus dilakukan sesuai standar sedikitnya 3 kali pada (6 - 24 setelah lahir) pada umur 3 - 7 hari dan satu kali lagi pada umur 8 -28 hari setelah lahir.
Cakupan Kunjungan Neonatal (KN 1) Kabupaten Aceh Timur Tahun 2014 Sebesar 98,6% dan kunjungan Neonatal yang ke 3 kali (KN Lengkap) 95,3%.
Grafik 4.12
Cakupan Kunjungan Neonatal Kabupaten Aceh Timur tahun 2014
28 PROFIL KESEHATAN KABUPATEN ACEH TIMUR TAHUN 2014 13. Cakupan Bayi yang mendapat Asi Eksklusif
Bayi yang mendapat Asi Eksklusif adalah bayi yang hanya mendapat ASI sejak lahir sampi umur 6 bulan. Pemberian ASI Eksklusif harus diberikan selama 6 bulan. Persentase Bayi yang diberi ASI Eksklusif pada tahun 2014 dikabupaten Aceh Timur adalah 49,4%.
14. Cakupan Kunjungan Bayi
Setiap bayi memperoleh pelayanan kesehatan minimal 4 kali yaitu satu kali pada umur 29 hari-3 bulan, 1 kali pada umur 3-6 bulan, 1 kali pada umur 6-9 bulan, dan 1 kali pada umur 9-11 bulan.
Cakupan kunjungan bayi di kabupaten Aceh Timur pada tahun 2014 sebesar 92,4%.
15. Cakupan Desa/ Kelurahan UCI
Desa UCI (Universal Child immunization) Adalah desa dimana 80% jumlah bayi yang ada di desa tersebut sudah mendapatkan imunisasi dasar lengkap.
Cakupan desa UCI di Kabupaten Aceh Timur tahun 2014 sebesar 32,0%, hal ini memperlihatkan adanya penurunan cakupan desa UCI apabila dibandingkan dengan cakupan desa UCI tahun 2013 sebesar 41,4%.
16. Cakupan Imunisasi Bayi
Program Imunisasi pada bayi dikelompokkan menjadi beberapa jenis imunisasi yaitu BCG, HB0, DPT+HB1, DPT3+HB3, POLIO3 dan Campak.
Pada Grafik 4.14 dibawah ini menunjukkan cakupan imunisasi HB < 7 Hari, BCG, DPT3+HB3,POLIO 4, Campak, Imunisasi Dasar Lengkap di kabupaten Aceh Timur Tahun 2014.
29 PROFIL KESEHATAN KABUPATEN ACEH TIMUR TAHUN 2014 Grafik 4.13
Cakupan Imunisasi HB < 7 HARI, BCG, DPT3+HB3, POLIO 4,Campak, Imunisasi Dasar Lengkap
Kabupaten Aceh Timur Tahun 2014.
17. Cakupan Pemberian Vitamin A pada bayi dan balita
Cakupan bayi mendapat kapsul vitamin A adalah cakupan bayi 6-11 bulan mendapat kapsul vitamin A dosis 100 µ A 1 kali pertahun disuatu wilayah kerja pada kurun waktu tertentu.cakupan bayi mendapat kapsul vitamin A pada tahun 2014 sebesar 97,61%.
Cakupan anak balita mendapat kapsul vitamin A 2 Kali/pertahun adalah cakupan anak balita umur 12-59 bulan mendapat kapsul vitamin A dosis tinggi 200 µ A 2 kali pertahun disuatu wilayah kerja pada kurun waktu tertentu.pemberian vitamin A dilaksanakan pada bulan februari dan agustus. Cakupan anak balita mendapat kapsul vitamin A 2 Kali/pertahun pada tahun 2014 sebesar 97,06%.
18. Jumlah anak 0-23 bulan ditimbang
Baduta yang ada adalah anak usia 0-23 bulan yang berasal dari seluruh posyandu yang melapor disuatu wilayah kerja pada
30 PROFIL KESEHATAN KABUPATEN ACEH TIMUR TAHUN 2014
kurun waktu tertentu.Jumlah baduta yang ada pada tahun 2014 yaitu 16.467.
Baduta ditimbang adalah baduta yang ditimbang berat badannya disarana pelayanan kesehatan termasuk diposyandu dan tempat penimbangan lainnya. Jumlah baduta yang ditimbang pada tahun 2014 yaitu 14.672
Bawah Garis Merah (BGM) adalah baduta yang hasil penimbangan berat badannya berada di bawah garis merah pada kartu menuju sehat (KMS). Jumlah baduta BGM adalah 181
Tabel 4.14
Jumlah anak 0-23 bulan ditimbang Kabupaten Aceh Timur Tahun 2014
19. Cakupan pelayanan balita
Pelayanan kesehatan anak balita adalah pelayanan kesehatan bagi anak umur 12-59 bulan yang memperoleh pelayanan sesuai standar, meliputi pemantauan pertumbuhan minimal 8x setahun, pemantauan perkembangan minimal 2x setahun, pemberian vitamin A 2x setahun.cakupan pelayanan anak balita pada tahun 2014 yaitu 85,815
31 PROFIL KESEHATAN KABUPATEN ACEH TIMUR TAHUN 2014 20. Jumlah Balita ditimbang
Balita ditimbang adalah jumlah balita yang ditimbang berat badannya disarana pelayanan kesehatan termasuk di posyandu, puskesmas dan tempat penimbangan lainnya. Balita dengan berat badan dibawah garis merah (BGM) adalah jumlah balita yang pada saat ditimbang berat badannya dibawah garis merah pada KMS.
Jumlah balita ditimbang dikabupaten Aceh Timur pada Tahun 2014 adalah 87,1% dan balita dengan BGM 1,3%.
Tabel 4.15
Jumlah Balita ditimbang Kabupaten Aceh Timur Tahun 2014
21. Cakupan Balita Gizi Buruk Mendapat Perawatan.
Balita Gizi buruk adalah balita dengan status gizi menurut berat badan dan umur dengan score Z-Score <3 SD atau dengan tanda -tanda klinis ( marasmus, kwashiorkor dan marasmus-kwashiorkor ). Balita gizi buruk yang mendapat peratawatan adalah balita yang ditangani oleh pelayanan kesehatan dalam kurun waktu tertentu disuatu wilayah kerja.
32 PROFIL KESEHATAN KABUPATEN ACEH TIMUR TAHUN 2014
Gizi Buruk dan Gizi Kurang disebabkan oleh : a) Intake makanan yang tidak sesuai kebutuhan anak, b) Penyakit infeksi, c) Asuhan gizi yang terkait dengan pola asuh, d) Sulit membujuk anak makan. Gizi Buruk dan Gizi Kurang dalam kurun waktu yang lama akan mengancam generasi penerus masyarakat Kabupaten Aceh Timur, karena para balita sudah kehilangan Periode Emas (Golden Periode), dan mengalami periode kritis. Cakupan Balita Gizi Buruk yang mendapat perawatan per Puskesmas Kabupaten Aceh Timur tahun 2014 yaitu 100% sdapat dilihat pada grafik 4.16 dibawah ini.
Grafik 4.16
Cakupan Balita Gizi Buruk mendapat perawatan Kabupaten Aceh Timur Tahun 2014
22. Cakupan Penjaringan Kesehatan Siswa SD dan Setingkat Cakupan Penjaringan Kesehatan Siswa SD dan Setingkat Berdasarkan data Yankes Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Timur tahun 2014 Sebesar 100%.
33 PROFIL KESEHATAN KABUPATEN ACEH TIMUR TAHUN 2014 23. Cakupan Pelayanan kesehatan Siswa SD dan Setingkat.
Cakupan Pelayanan Kesehatan Siswa SD dan Setingkat Berdasarkan data Yankes Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Timur tahun 2014 sebesar 0%.
24. Rasio Tumpatan/Pencabutan gigi
Rasio Tumpatan/Pencabutan gigi berdasarkan data Yankes
Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Timur tahun 2014 sebesar 0,1%.
25. Pelayanan Kesehatan Gigi dan Mulut pada Anak SD dan Setingkat
Cakupan Pelayanan Kesehatan Gigi dan Mulut Pada anak SD dan Setingkat Berdasarkan data Yankes Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Timur tahun 2014 pada saat profil disusun data belum tersedia.
26. Cakupan Pelayanan Kesehatan Usila.
Cakupan Pelayanan kesehatan usila Berdasarkan data Yankes Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Timur tahun 2014 sebesar 25,84%.
B. AKSES DAN MUTU PELAYANAN KESEHATAN 1. Peserta Jaminan kesehatan
Jaminan kesehatan Nasional baik keanggotaannya secara sukarela maupun wajib yang iurannya dibayarkan oleh pemerintah dan diselenggarakan dengan kendali biaya dan kendali mutu.
Jumlah peserta Penerima bantuan Iuran berjumlah (PBI) 279,541 dan Non Penerima Bantuan Iuran (NON PBI) berjumlah 20.483 pada tahun 2014.
34 PROFIL KESEHATAN KABUPATEN ACEH TIMUR TAHUN 2014
2. Jumlah kunjungan rawat jalan, rawat inap dan kunjungan gangguan jiwa di sarana pelayanan kesehatan.
Kunjungan rawat jalan adalah pelayanan keperawatan kesehtan perorangan yang meliputi observasi, diagnosa, pengobatan, rehabilitasi medik tanpa tinggal diruang rawat inap pada saran kesehatan. Jumlah kunjungan rawat jalan pada tahun 2014 adalah 553.419
Kunungan rawat inap adalah kunjungan rawat inap baru disarana pelayanan kesehatan swasta dan pemerintah disatu wilayah kerja pada kurun waktu tertentu. kunjungan rawat inap pada tahun 2014 yaitu 18.639.
Kunjungan gangguan jiwa adalah kunjungan pasien yang mengalami gangguan jiwa, yang meliputi gangguan pada perasaan, proses pikir dan perilaku, yang menimbulkan penderitaan pada individu dan atau hambatan dalam melaksanakan peran sosialnya. Jumlah kunjungan gangguan jiwa pada tahun 2014 adalah 11.920.
Grafik 4.18
Jumlah Kunjungan rawat jalan, rawat inap dan kunjungan gangguan jiwa disaranana pelayanan Kesehatan
35 PROFIL KESEHATAN KABUPATEN ACEH TIMUR TAHUN 2014 3. Angka Kematian Pasien di Rumah Sakit
Gross Death Rate (GDR)adalah angka kematian umum dirumah sakit untuk tiap-tiap 1000 penderita keluar sedangkan NDR Net Death Rate adalah angka kematian ≥ 48 jam setelah dirawat dirawat diRumah Sakit untuk tiap-tiap 1000 penderita keluar.
Persentase GDR dan NDR dikabupaten Aceh Timur Tahun 2014 yaitu NDR 0,7% sedangkan GDR 1,2%.
4. Indikator Kinerja Pelayanan dirumah Sakit
Indikator Kinerja yang diukur pelayanan diRumah Sakit Yaitu BOR (bed occupancy rate) yaitu persentase pemakaian tempat tidur pada satu satuan waktu tertentu. ALOS (Average Length Of Stay) adalah Rata-rata lama rawatan seorang pasien sedang TOI ( Turn Over Interval) adalah rata-rata tempat tidut tidak ditempati dari saat terisi ke saat terisi.
Indikator Kinerja Pelayanan di Rumah Sakit Kabupaten Aceh Timur Tahun 2014 yaitu BOR, ALOS, TOI. Adapun jumlah BOR yaitu 64,2%, ALOS yaitu 3,03 hari dan TOI yaitu 2,12 hari.
C. PERILAKU HIDUP SEHAT
1. Persentase Rumah Tangga Ber-PHBS
Perilaku hidup bersih dan sehat mencakup perilaku individu & keluarga dalam rangka meningkatkan kesehatannya serta perilaku kelompok dan masyarakat untuk berperan serta dalam pembangunan kesehatan.
Rumah Tangga Ber PHBS adalah rumah tangga yang seluruh anggota keluarganya berperilaku hidup bersih dan sehat yang meliputi 10 indikator yaitu pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan,Bayi diberi ASI eksklusif, balita ditimbang setiap bulan,
36 PROFIL KESEHATAN KABUPATEN ACEH TIMUR TAHUN 2014
menggunakan air bersih, mencuci tangan dengan air bersih dan sabun, menggunakan jamban sehat, memberantas jentik seminggu sekali, makan sayur dan buah setiap hari, melakukan aktivitas fisik setiap hari dan tidak merokok didalam rumah.
Persentase rumah tangga Ber-PHBS diKabupaten Aceh Timur Pada Tahun 2014 adalah 9,4%.
D. KEADAAN LINGKUNGAN 1. Persentase Rumah Sehat
Rumah Sehat adalah bangunan rumah tinggal yang memenuhi syarat kesehatan yaitu yang memiliki jamban sehat, sarana air bersih, tempat pembuangan sampah, sarana pembangunan air limbah, ventilasi rumah yang baik, kepadatan hunian yang sesuai dan lantai rumah yang tidak terbuat dari tanah.
Persentase rumah sehat di kabupaten Aceh Timur Tahun 2014 yaitu rumah dibina memenuhi syarat sehat yaitu 50,56% dan rumah sehat 68,62% dapat dilihat pada grafik dibawah ini.
Grafik 4.19
Persentase Rumah Sehat Kabupaten Aceh Timur Tahun 2014
37 PROFIL KESEHATAN KABUPATEN ACEH TIMUR TAHUN 2014 2. Penduduk yang memiliki akses air minum yang layak
Air minum yang berkualitas (Layak) adalah air minum yang terlindung meliputi air ledeng (keran), keran umum, hydrant umum, terminal air, penampungan air hujan ( PAH) atau mata aiar dan sumur terlindung, sumur bor atau sumur pompa yang jaraknya minimal 10 meter dari penampungan kotoran, penampungan limbah dan pembunagn sampah. Tidaak termasuk air kemasan, air dari penjual keliling, air yang dijual melalui tanki, air sumur dan mata air tidak terlindung. Persentase penduduk yang memiliki akses berkelanjutan terhadap air minum yang layak pada tahun 2014 sebesar 66,54%.
3. Penyelenggara air minum memenuhi syarat kesehatan Kualitas air minum yang memenuhi syarat adalah Kualitas air minum yang memenuhi syarat secara fisik, kimia, mikrobiologi.
Penyelenggara air minum adalah badan usaha milik Negara (BUMN) , Koperasi, badan usaha, swasta, usaha perseorangan, kelompok masyarakat dan atau individual yang melakukan penyelenggara penyedia air minum,tidak termasuk air kemasan, depot air minum isi ulang, penjual air keliling dan penelola tanki air. Jumlah penyelenggara air minum tahun 2014 Pada saat profil disusun data data tidak tersedia.
4. Penduduk yang memiliki akses sanitasi yang layak (jamban sehat)
Fasilitas sanitasi yang layak (jamban sehat) adalah fasilitas pembungan tinja (jamban) yang digunakan sendiri atau bersama, yang efektif untuk memutus matarantai penularan penyakit, dilengkapi dengan, takni septic (septic tank) system pengolahan limbah (SPAL) dengan kloset leher angsa atau tidak leher angsa
38 PROFIL KESEHATAN KABUPATEN ACEH TIMUR TAHUN 2014
yang tertutup dan pembuangan akhir tidak mencemari sumber air/tanah.
Persentase penduduk dengan akses sanitasi yang layak pada tahun 2014 adalah 25,4%.
5. Desa STBM
Desa adalah kesatuan masyarakat hukum yang memiliki kewenangan untuk mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat setempat berdasarkan asal-usul dan adat istiadat setempatyang diakui dalam system perundangan nasional dan berada didaerah kabupaten/kota.
STBM( Sanitasi total berbasis masyarakat) adalah pendekatan untuk mengubah perilaku hygiene dan asanitasi meliputi 5 pilar yaitu tidak buang air besar (BAB) sembarangan,mencuci tangan pakai sabun, mengelola air minum dan makanan yang aman, mngelola sampah dengan benar, mengelola limbah cair rumah tangga dengan aman melalui pemberdayaan masyarakat dengan metode pemicuan
Desa STBM dalah desa yang telah mencapai 100% penduduk melaksanakan 5 pilar STBM.
Jumlah desa yang melaksanakan STBM berjumlah 377 Desa Dari total desa 513 desa dan Persentase desa yang melaksanakan STBM sebesar 73,49%.
6. Tempat-tempat umum memenuhi syarat
Tempat-tempat umum(TTU) adalah tempat atau sarana yang diselenggarakan pemerintah/swasta atau perorangan yang digunkan untuk kegiatan bagi masayarakatyang meliputi: sarana kesehatan (rumah sakit, puskesmas), sarana sekolah (SD/MI,SLTP/MTS, SLTA/MA) dab hotel (bintang dan non bitang)
39 PROFIL KESEHATAN KABUPATEN ACEH TIMUR TAHUN 2014
TTU sehat adalah TTU yang memenuhi standar berdasarkan peraturan perundangan yang berlaku.
Persentase tempat-tempat umum yang memenuhi syarat kesehatan sebesar 66,07%.
7. Tempat pengolahan makanan (TPM) menurut status hygiene sanitasi.
Tempat pengolahan makanan (TPM) adalah usaha pengelolaan makanan yang meliputi jasa boga atau catering, rumah makan san restoran, depot air minum dan makanan jajanan.
TPM memenuhi sayarat hygiene sanitasi adalah TPM yang memenuhi persyaratan hygiene sanitasi dengan bukti dikeluarkannya sertifikat hygiene sanitasi. Peresentase TPM memenuhi hygiene sanitasi berjumlah 54,33% sedangkan persentase TPM yang tidak memenuhi syarat hygiene sanitasai berjumlah 27,89%.
8. TPM dibina dan diuji petik
TPM dibina adalah TPM yang tidak memenuhi persyaratan hygiene sanitasi yang dibina disuatu daerah dalam kurun waktu tertentu.
TPM iuji petik adalah TPM yang memenuhi persyaratan hygiene sanitasi yang diuji petik disuatu daerah dalam kurun waktu tertentu.
Jumlah TPM dibina berjumlah 0 dan jumlah TPM diuji petik berjumlah 0.
40 PROFIL KESEHATAN KABUPATEN ACEH TIMUR TAHUN 2014
BAB V
SITUASI SUMBER
DAYA KESEHATAN
Keberhasilan pembangunan di suatu wilayah sangat ditentukan oleh kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang tersedia di wilayah tersebut termasuk sumber daya di Bidang Kesehatan. Dalam upaya peningkatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas dibutuhkan tenaga kesehatan baik jumlah maupun mutunya.
Gambaran mengenai situasi sumber daya kesehatan dikelompokkan menjadi sarana kesehatan, Tenaga Kesehatan, Pembiayaan Kesehatan yang dapat dilihat pada bab ini uraian sebagai berikut;
A. SARANA KESEHATAN
1. Ketesediaan Obat Menurut Jenis Obat
Ketersediaan dan pengadaan obat yang sesuai dengan kebutuhan obat untuk penduduk merupakan prasyarat terlaksananya penggunaan obat yang rasional dimana pada gilirannya akan meningkatkan mutu pelayanan kesehatan. Tingkat Kecukupan Obat (bulan dapat dilihat) pada Tabel 5.1
41 PROFIL KESEHATAN KABUPATEN ACEH TIMUR TAHUN 2014
Tabel 5.1
Ketersediaan Obat Menurut Jenis Obat Kabupaten Aceh Timur 2014
NO NAMA OBAT SATUAN
TERKECIL KEBU TU HAN TOTAL PENGGU NAAN SISA STOK JUMLAH OBAT/V AKSIN PERSEN TASE KETERSEDIAAN OBAT/V AKSIN 1 2 3 4 5 6 7 8 1 Alopurinol tablet 100 mg 100 tablet/strip/blister, kotak 938 154 1.277 1.431 152,56
2 Aminofilin tablet 200 mg 100 tablet / botol 90 8 62
70 77,78
3 Aminofilin injeksi 24 mg/ml 30 ampul / kotak 6 0 0
-
4 Amitripilin tablet salut 25 mg (HCL) 100 tablet/strip/blister, kotak 0 0 103 103 #DIV/0!
42 PROFIL KESEHATAN KABUPATEN ACEH TIMUR TAHUN 2014 5 Amoksisilin kapsul 250 mg 120 kapsul/strip/
blister, kotak 1.456 0 0
-
6 Amoksisilin kaplet 500 mg 100 kaplet/strip,
kotak 12.644 1.342 12.365 13.707 108,41 7 Amoksisilin sirup kering 125 mg/
5 mg Botol 60 ml 61.850 5.620 29.850 35.470 57,35
8 Metampiron tablet 500 mg 1000 tablet / botol 0 0 0
- #DIV/0! 9 Metampiron injeksi 250 mg 30 ampul / kotak 0 0 0
- #DIV/0!
10
Antasida DOEN I tablet kunyah, kombinasi :Aluminium Hidroksida 200 mg + Magnesium Hidroksida 200 mg
btl 1000 tablet 1.022 115 85
200 19,52
11
Anti Bakteri DOEN saleb
kombinasi : Basitrasin 500 IU/g + polimiksin 10.000 IU/g 25 tube @ 5 g / kotak 0 0 0 - #DIV/0! 12
Antihemoroid DOEN kombinasi : Bismut Subgalat 150 mg + Heksaklorofen 250 mg
10 supp / kotak 0 0 0
- #DIV/0!
13
Antifungi DOEN Kombinasi : Asam Benzoat 6% + Asam Salisilat 3%
24 pot @ 30 g /
kotak 0 0 0
43 PROFIL KESEHATAN KABUPATEN ACEH TIMUR TAHUN 2014 14 Antimigren : Ergotamin tartrat 1
mg + Kofein 50 mg 100 tablet / botol 0 0 0
- #DIV/0!
15
Antiparkinson DOEN tablet kombinasi : Karbidopa 25 mg + Levodopa 250 mg
ktk 10 x 10 tablet 0 0 0
- #DIV/0!
16 Aqua Pro Injeksi Steril, bebas pirogen
10 vial @20 ml /
kotak 175 0 0
-
17 Asam Askorbat (vitamin C) tablet
50 mg 1000 tablet / botol 1.135 74 0
74 6,52
18 Asam Asetisalisilat tablet 100 mg
(Asetosal) ktk 10 x 10 tablet 0 0 0
- #DIV/0!
19 Asam Asetisalisilat tablet 500 mg
(Asetosal) ktk 10 x 10 tablet 0 0 0
- #DIV/0! 20 Atropin sulfat tablet 0,5 mg 500 tablet / botol 0 0 21
21 #DIV/0! 21 Atropin tetes mata 0,5% 24 btl @ 5 ml /
kotak 0 0 0
- #DIV/0!
22 Atropin injeksi l.m/lv/s.k. 0,25
mg/mL - 1 mL (sulfat) 30 ampul / kotak 0 0 0
- #DIV/0!
23 Betametason krim 0,1 % 25 tube @ 5 g /
kotak 616 138 0
44 PROFIL KESEHATAN KABUPATEN ACEH TIMUR TAHUN 2014 24 Deksametason Injeksi I.v. 5
mg/ml 100 ampul /kotak 20 11
11 55,00
25 Deksametason tablet 0,5 mg 1000 tablet / botol 1.508 102 1.009
1.111 73,67 26 Dekstran 70-larutan infus 6%
steril Botol 500 ml 0 0 0 - #DIV/0! 27 Dekstrometorfan sirup 10 mg/5 ml (HBr) Botol 60 ml 29.380 0 0 - 28 Dekstrometorfan tablet 15 mg (HBr) 1000 tablet / botol 0 18 20 38 #DIV/0! 29 Diazepam Injeksi 5mg/ml 30 ampul / kotak 15 2 11
13 86,67
30 Diazepam tablet 2 mg 1000 tablet / botol 164 0 0
-
31 Diazepam tablet 5 mg 250 tablet / botol 0 0 0
- #DIV/0! 32 Difenhidramin Injeksi I.M. 10
mg/ml (HCL) 30 ampul / kotak 60 2 23
25 41,67
33 Diagoksin tablet 0,25 mg 100 tablet / kotak 90 1 45
46 51,11
34 Efedrin tablet 25 mg (HCL) 1000 tablet / botol 120 5 90
94 78,33
35 Ekstrks belladona tablet 10 mg 1000 tablet / botol 0 0 0
45 PROFIL KESEHATAN KABUPATEN ACEH TIMUR TAHUN 2014 36 Epinefrin (Adrenalin) injeksi 0,1%
(sebagai HCL) 30 ampul /kotak 0 0 0
- #DIV/0! 37 Etakridin larutan 0,1% Botol 300 ml 540 20 152
172 31,85
38 Fenitoin Natriun Injeksi 50 mg/ml ampul @ 2 ml 0 0 0
- #DIV/0! 39 Fenobarbital Injeksi I.m/I.v 50
mg/ml 30 ampul / kotak 0 0 0
- #DIV/0! 40 Fenobarbital tablet 30 mg 1000 tablet / botol 150 6 147
153 102,00 41 Fenoksimetil Penisilin tablet 250
mg 100 tablet / kotak 0 0 0
- #DIV/0!
42 Fenoksimetil Penisilin tablet 500
mg 100 tablet / kotak 0 0 0
- #DIV/0! 43 Fenol Gliserol tetes telinga 10% 24 btl @ 5 ml /
kotak 0 0 0
- #DIV/0!
44 Fitomenadion (Vit. K1) injeksi 10
mg/ml 30 ampul / kotak 147 4 35
39 26,53
45 Fitomenadion (Vit. K1) tablet salut
gula 10 mg 100 tablet / botol 0 2 181
183 #DIV/0! 46 Furosemid tablet 40 mg ktk 20 x 10 tablet 65 4 114
118 180,77 47 Gameksan lotion 1 % Botol 30 ml 0 0 0
46 PROFIL KESEHATAN KABUPATEN ACEH TIMUR TAHUN 2014 48
Garam Oralit I serbuk Kombinasi : Natrium 0,70 g ,Kalium klorida 0,30 g, Tribatrium Sitrt dihidrat 0,58 g 100 kantong/kotak tahan lembab 390 10 32 42 10,77
49 Gentian Violet Larutan 1 % Botol 10 ml 0 0 0
- #DIV/0! 50 Glibenklamida tablet 5 mg 100 tablet / kotak 200 22 552
574 287,00 51 Gliseril Gualakolat tablet 100 mg 1000 tablet / botol 370 0 30
30 8,11
52 Gliserin btl 100 ml 0 0 0
- #DIV/0! 53 Glukosa larutan infus 5% btl 500 ml 1.200 440 520
960 80,00
54 Glukosa larutan infus 10% btl 500 ml 0 0 0
- #DIV/0! 55 Glukosa larutan infus 40% steril
(produk lokal) 10 amp @ 25 ml, kotak 0 0 0 - #DIV/0! 56 Griseofulvin tablet 125 mg, micronized ktk 10 x 10 tablet 350 87 329 416 118,86 57 Haloperidol tablet 0,5 mg ktk 10 x 10 tablet 0 0
- #DIV/0! 58 Haloperidol tablet 1,5 mg ktk 10 x 10 tablet 320 39 556
595 185,94 59 Haloperidol tablet 5 mg ktk 10 x 10 tablet 304 6 256
47 PROFIL KESEHATAN KABUPATEN ACEH TIMUR TAHUN 2014 60 Hidroklorotiazida tablet 25 mg 1000 tablet /
botol 8 0 0
-
61 Hidrkortison krim 2,5% 24 tube @ 5 g /
kotak 400 131 0
131 32,75
62 Ibuprofen tablet 200 mg 100 tablet / botol 512 134 280
414 80,86
63 Ibuprofen tablet 400 mg ktk 10 x 10 tablet 972 0 0
-
64 Isosorbid Dinitrat Tablet
Sublingual 5 mg ktk 10 x 10 tablet 54 0 1
1 1,85
65 Kalsium Laktat (Kalk) tablet 500
mg 1000 tablet / botol 394 20 278
298 75,63
66 Kaptopril tablet 12,5 mg ktk 10 x 10 tablet 240 0 239
239 99,58
67 Kaptopril tablet 25 mg ktk 10 x 10 tablet 360 120 0
120 33,33
68 Karbamazepim tablet 200 mg ktk 10 x 10 tablet 386 0 0
-
69 Ketamin Injeksi 10 mg/ml 10 vial @ 20 ml,
kotak 0 0 0
- #DIV/0! 70 Klofazimin kapsul 100 mg
microzine 100 kapsul / botol 0 0 0
- #DIV/0! 71 Kloramfenikol kapsul 250 mg 250 kapsul / botol 360 0 0
48 PROFIL KESEHATAN KABUPATEN ACEH TIMUR TAHUN 2014 72 Kloramfenikol tetes telinga 3 % 24 botol @ 5 ml /
kotak 138 0 0
-
73 Kloraniramina mealeat (CTM)
tablet 4 mg 1000 tablet / botol 2.160 169 1.674
1.843 85,32
74 Klorpromazin injeksi i.m 5
mg/ml-2ml (HCL) 30 ampul / kotak 36 1 15
16 44,44
75 Klorpromazin injeksi i.m 25 mg/ml
(HCL) 30 ampul / kotak 0 0 0
- #DIV/0!
76 Klorpromazin tablet salut 25 mg
(HCL) 1000 tablet / botol 0 0 0
- #DIV/0!
77 Klorpromazin HCl tablet salut 100
mg (HCL) 1000 tablet / botol 57 0 7
7 12,28
78
Anti Malaria DOEN Kombinasi Pirimetamin 25 mg + Sulfadoxin 500 mg 100 tablet / kotak 0 0 0 - #DIV/0! 79 Kotrimosazol Suspensi Kombinasi :Sulfametoksazol 200 mg + Trimetoprim 40 mg/ 5 ml botol 60 ml 0 2.950 36.300 39.250 #DIV/0! 80
Kotrimosazol DOEN I (dewasa) Kombinasi : Sulfametoksazol 400 mg, Trimetoprim 80 mg
ktk 10 x 10 tablet 2.157 222 1.798
49 PROFIL KESEHATAN KABUPATEN ACEH TIMUR TAHUN 2014 81
Kotrimosazol DOEN II (pediatrik) Kombinasi : Sulfametoksazol 100 mg, Trimetoprim 20 mg
ktk 10 x 10 tablet 0 0 0
- #DIV/0!
82 Kuinin (kina) tablet 200 mg ktk 60 tablet 0 0 250
250 #DIV/0! 83 Kuinin Dihidrokklorida injeksi
25%-2 ml 30 ampul / kotak 0 0 0
- #DIV/0!
84 Lidokain injeksi 2% (HCL) +
Epinefrin 1 : 80.000-2 ml 30 vial / kotak 457 0 0
-
85 Magnesium Sulfat inj (IV) 20%-
25 ml 10 vial / kotak 0 0 0
- #DIV/0!
86 Magnesium Sulfat inj (IV) 40%-25
ml 10 vial / kotak 0 0 0
- #DIV/0!
87 Magnesium Sulfat serbuk 30 gram
10 sase @ 30 gr /
kotak 0 0 0
- #DIV/0! 88 Mebendazol sirup 100 mg / 5 ml Botol 30 ml 0 0 0
- #DIV/0! 89 Mebendazol tablet 100 mg ktk 5 x 6 tablet 0 0 0
- #DIV/0!
90
Metilergometrin Maleat (Metilergometrin) tablet salut 0,125 mg
ktk 10 x 10 tablet 150 16 142
50 PROFIL KESEHATAN KABUPATEN ACEH TIMUR TAHUN 2014 91 Metilergometrin Maleat injeksi
0,200 mg -1 ml 30 ampul / kotak 0 25 42
67 #DIV/0! 92 Metronidazol tablet 250 mg 100 tablet / kotak 0 0 0
- #DIV/0! 93 Natrium Bikarbonat tablet 500 mg 1000 tablet / botol 136 37 297
334 245,59 94 Natrium Fluoresein tetes mata
2 %
24 botol @ 5 ml /
kotak 0 0 0
- #DIV/0! 95 Natrium Klorida larutan infus
0,9 %
Botol / plastik 500
ml 6.600 560 7.280
7.840 118,79 96 Natrium Thiosulfat injeksi I.v.
25 %
ktk 10 amp @ 10
ml 0 0 0
- #DIV/0! 97 Nistatin tablet salut 500.000 IU/g ktk 10 x 10 tablet
salut 0 9 0
9 #DIV/0!
98 Nistatin Vaginal tablet salut 100.000 IU/g
ktk 10 x 10 tablet
Vaginal 0 0 0
- #DIV/0! 99 Obat Batuk hitam ( O.B.H.) Botol 100 ml 14.568 0 0
-
100 Oksitetrasiklin HCL salep mata 1 %
25 tube @ 3,5 g /
kotak 11.675 0 0
-
101 Oksitetrasiklin injeksi I.m. 50
mg/ml-10 ml 10 vial / kotak 0 0 0
- #DIV/0! 102 Oksitosin injeksi 10 UI/ml-1 ml 30 ampul / kotak 160 0 0
51 PROFIL KESEHATAN KABUPATEN ACEH TIMUR TAHUN 2014
103 Paracetamol sirup 120 mg / 5 ml Botol 60 ml 50.700 5.570 37.300 42.870 84,56 104 Paracetamol tablet 100 mg 100 tablet / botol 0 0 0
- #DIV/0! 105 Paracetamol tablet 500 mg 1000 tablet / botol 893 181 1.637
1.818 203,58 106 Pilokarpin tetes mata 2 %
(HCL/Nitrat) botol @ 5 ml 0 0 0
- #DIV/0! 107 Pirantel tab. Score (base) 125 mg ktk 30 x 2 score 128 3 72
75 58,59
108 Piridoksin (Vitamin B6) tablet 10
mg (HCL) 1000 tablet / botol 304 34 267
301 99,01
109 Povidon Iodida larutan 10 % Botol 30 ml 1.800 250 2.940
3.190 177,22 110 Povidon Iodida larutan 10 % Botol 300 ml 0 0 0
- #DIV/0! 111 Prednison tablet 5 mg 1000 tablet / botol 509 38 172
209 41,06
112 Primakuin tablet 15 mg 1000 tablet / botol 0 0
- #DIV/0! 113 Propillitiourasil tablet 100 mg 100 tablet / botol 54 6 26
32 59,26
114 Propanol tablet 40 mg (HCL) 100 tablet / botol 54 0 26
26 48,15
115 Reserpin tablet 0,10 mg 250 tablet / botol 0 0 0 -
52 PROFIL KESEHATAN KABUPATEN ACEH TIMUR TAHUN 2014
116 Reserpin tablet 0,25 mg 1000 tablet /botol 0 0 0 - #DIV/0!
117 Ringer Laktat larutan infus btl 500 ml 17.120 2.160 20.400 22.560 131,78
118 Salep 2-4, kombinasi: Asam Salisilat 2% + Belerang endap 4%
24 pot @ 30 g /
kotak 0 0
- #DIV/0! 119 Salisil bedak 2% 50 gram / kotak 16.531 1.470 21.660 23.130 139,92
120 Serum Anti Bisa Ular Polivalen
injeksi 5 ml (ABU I) 10 vial / kotak 0 0 25
25 #DIV/0!
121 Serum Anti Bisa Ular Polivalen
injeksi 50 ml (ABU II) 1 vial / kotak 0 0 0
- #DIV/0!
122 Serum Anti Difteri Injeksi 20.000
IU/vial (A.D.S.) 10 vial / kotak 6 0 0
-
123 Serum Anti Tetanus Injeksi 1.500
IU/ampul (A.T.S.) 10 ampul / kotak 62 0 0
-
124 Serum Anti Tetanus Injeksi
20.000 IU/vial (A.T.S.) 10 vial / kotak 0 0 0
- #DIV/0!
125 Sianokobalamin (Vitamin B12)
injeksi 500 mcg 100 ampul / kotak 26 0 0
-
126 Sulfasetamida Natrium tetes mata
15 % ktk 24 btl @ 5 ml 0 0 0
-