PROSIDING SEMINAR NASIONAL HASIL PENELITIAN PERTANIAN IX FAKULTAS PERTANIAN UGM 2019 i
PEMBANGUNAN PERTANIAN
MENUJU INDONESIA MAJU DAN SEJAHTERA
PROSIDING SEMINAR NASIONAL
HASIL PENELITIAN PERTANIAN IX
Yogyakarta, 21 September 2019
FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS GADJAH MADA
PROSIDING SEMINAR NASIONAL HASIL PENELITIAN PERTANIAN IX FAKULTAS PERTANIAN UGM 2019 ii
Perpustakaan Nasional RI Katalog dalam Terbitan (KDT)
Seminar Nasional Hasil Penelitian Pertanian IX “Pembangunan Pertanian Menuju Indonesia Maju Dan Sejahtera” (2019, Yogyakarta)
Prosiding Seminar Nasional Hasil Penelitian Pertanian IX Tahun 2019
Penyunting: Ilmiah, H.H. (et al) Yogyakarta Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada
ISSN: 2442-7314
Dicetak oleh Fakultas Pertanian UGM 1.
Ilmiah, H.H.
@Hak Cipta dilindungi undang-undang
All right reserved
Diterbitkan oleh:
Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada
Jl. Flora, Bulaksumur, Yogyakarta 55281. E-mail: [email protected]
Telp./Fax 0274-563062
PROSIDING SEMINAR NASIONAL HASIL PENELITIAN PERTANIAN IX FAKULTAS PERTANIAN UGM 2019 iii
KATA PENGANTAR
Ucapan syukur dihaturkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas terselenggaranya Seminar Nasional Hasil Penelitian Pertanian IX. Acara tersebut merupakan rangkaian dari Dies Natalis Fakultas Pertanian UGM yang ke-73. Sebagai luaran dari penyelenggaraan Seminar, disusunlah Prosiding Seminar Nasional Hasil Penelitian Pertanian IX yang memuat segala ide, pemikiran, inovasi berupa kumpulan makalah yang telah diseminarkan. Terimakasih disampaikan kepada berbagai pihak yang telah membantu dalam persiapan dan pelaksanaan acara Seminar Nasional hingga terselesaikannya Prosiding:
1.
Dr. Husnain, M.Sc. selaku Kepala Balai Penelitian Pengembangan Sumber Daya Lahan, Kementrian Pertanian Republik Indonesia, yang telah bersedia menjadi keynote speaker.2.
Dr. Jamhari, S.P., M.P. selaku Dekan Fakultas Pertanian UGM yang telah bersedia menjadi keynote speaker sekaligus membantu segala aspek dalam persiapan serta pelaksanaan acara.3.
Dr. Rudi Hari Murti, S.P., M.P., Dr. Ir. Sri Nuryani Hidayah Utami, MP., M.Sc. serta Suadi, S.Pi., M.Agr.Sc., Ph.D, selaku jajaran Wakil Dekan Fakultas Pertanian UGM yang memberikan support moril dan materiil sehingga acara dapat berjalan lancar.4.
Panitia Seminar Nasional Hasil Penelitian Pertanian IX yang telah meluangkan waktu di tengah kesibukaanya untuk mempersiapkan dan menyelenggarakan acara.5.
Tanoto Foundation, PT. Pagilaran dan Bank Negara Indonesia cabang UGM yang mendukung kegiatan Seminar Nasional sehingga keseluruhan acara berjalan dengan baik.6.
Tim Prosiding Seminar Nasional Hasil Penelitian Pertanian IX.7.
Seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan acara, pemakalah dan peserta umum Seminar Nasional Hasil Penelitian Pertanian IX.Makalah dalam Prosiding telah dikelompokkan berdasarkan bidang keilmuan sesuai dominasi substansial mencakup Agronomi dan Agroforestry, Genetika dan Pemuliaan Tanaman, Bioteknologi dan Biologi Molekuler, Ilmu tanah, Perlindungan Tanaman, Sosial Ekonomi Pertanian, Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian dan Mikrobiologi Pertanian. Kedepannya, Prosiding Seminar Nasional Hasil Penelitian Pertanian IX diharapkan mampu merealisasikan secara nyata berbagai ide yang telah dipaparkan dalam rangka menuju revolusi pembangunan pertanian Indonesia serta sebagai bahan pertimbangan untuk menentukan kebijakan pemerintah yang memprioritaskan kesejahteraan petani serta fokus pada kedaulatan pangan.
Yogyakarta, Desember 2019 Dewan Redaksi
PROSIDING SEMINAR NASIONAL HASIL PENELITIAN PERTANIAN IX FAKULTAS PERTANIAN UGM 2019 iv
PROSIDING
SEMINAR NASIONAL HASIL PENELITIAN PERTANIAN IX
FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS GADJAH MADA 2019
DEWAN REDAKSI
Diterbitkan oleh : Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada Pelindung : Dr. Jamhari, S.P., M.P.
Penanggung Jawab : Dr. Ir. Endang Sulistyaningsih, M.Sc. Ketua Dies Natalis : Dr. Subejo, S.P., M.Sc.
Ketua Panitia Seminar : Agus Budi Setiawan, S.P., M.Sc., Ph.D.
Reviewer
1. Valentina Dwi Suci Handayani, S.P., M.Sc., Ph.D. 2. Agus Dwi Nugroho, S.P., M.Sc.
3. Dr. Cahyo Wulandari, S.P., M.P. 4. Saifurrohman, S.P., M.Sc., Ph.D.
5. Dr. Tri Joko, S.P., M.Sc.
Penyunting
1. Haviah Hafidhotul Ilmiah, M.Sc.
2. Muhammad Habib Widyawan, S.P., M.Si.
3. Mgs. Muhammad Prima Putra, S.Pi., M.Sc, Ph.D 4. Widhi Dyah Sawitri, S.Si., M.Agr., Ph.D.
Redaksi Pelaksana
1.
Ailsa Nur Rahma A.2.
Diah Andoe Nursita3.
Ega Aulia Hanun4.
Aisyah Oktarima Nuryani5.
Annisa Rakhma Sari6.
Tahtihal Anhar7.
Fahimudin Tamash8.
Mariano Trivandy N.N.9.
Anisa CandradewiPROSIDING SEMINAR NASIONAL HASIL PENELITIAN PERTANIAN IX FAKULTAS PERTANIAN UGM 2019 v
11.
Kharisma Maharani12.
Lintang Restu Pratiwi13.
Hanifah Luthfi Aliyyah14.
Maharani Astin Budiati15.
Febrina Dyah Pratiwi16.
Nabila Alfi Rosyida17.
Velia Juan Kartika18.
Indah Khofifah Aruan19.
Vina Pungkasiwi Supriyono20.
Wiluda Hilya Nur Fauziah21.
Putri Nur Widayanti22.
Saras Puspa Amelia23.
Faishal Rizki Ramadhani24.
Ahmad Farhan Ramadhan25.
Rezki Putri Sulami26.
Nur Hidayati Rohmah27.
Henky Yoga Ari Pratama28.
Retno FarkhinaAlamat Redaksi : Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada Jl. Flora, Bulaksumur, Yogyakarta 55281. E-mail: [email protected]
Telp./Fax 0274563062 Website: faperta.ugm.ac.id
PROSIDING SEMINAR NASIONAL HASIL PENELITIAN PERTANIAN IX FAKULTAS PERTANIAN UGM 2019 xi
GP-08 Identifikasi Sifat Fisiko-Kimia Klon-Klon Ubi Jalar Berkadar Pati Tinggi
Rahmi Yulifianti, Erliana Ginting, dan Joko Restuono
43 - 49
GP-09
Analisis Keragaman Genetik Kedelai Hitam Generasi M3
Di Lahan Salin Berdasarkan Marka Agronomi
Dhahlia Agustina Cahyono, Florentina Kusmiyati, Syaiful Anwar, Bagus Herwibawa
50 – 55
GP-10 Pertumbuhan Dan Hasil 15 Genotipe Jagung Hibrida
Rachmad Hersi Martinsyah, Catur Herison, Rustikawati, M.Chozin 56 - 61
GP-11
Peningkatan Hasil Dan Kualitas Beberapa Genotip Kentang (Solanum tuberosum L.) Dengan Aplikasi Paclobutrazol Di Dataran Medium
Anis Rosyidah, Siti Muslikah, Bambang Siswadi
62 - 68
BIDANG BIOTEKNOLOGI DAN BIOLOGI MOLEKULER
BB-01
Teknologi Budidaya Padi IP 200 di Lahan Rawa Pasang Surut Wilayah Perbatasan
Muhammad Alwi, Koesrini, dan Muhammad Saleh
1 – 17
BB-02
Perubahan Level Antosianin Bunga Potong Mawar (Rosa
hybrida var. Grand Gala) dengan Perlakuan Holding Solution
Alami
Haviah Hafidhotul Ilmiah
18 – 27
BIDANG ILMU TANAH
IT-01
Pengaruh Aplikasi Rumput Laut dan Kompos Azolla Terhadap Laju Asimilasi dan Hasil Bawang Merah
Okti Purwaningsih, Puguh Bintang Pamungkas, Herman Budi S
1 – 6
IT-02
Upaya Meningkatkan Pertumbuhan dan Hasil Cabai Rawit (Capsicum frutescens L.) melalui Perbaikan Media Tanam dan Pemanfaatan Pupuk Hayati
Fridia Nur Sofiarani, Diga Adrian, Erlina Ambarwati
7 – 12
IT-03
Aplikasi Pupuk Hayati Mikoriza dan Pengurangan Dosis Anjuran Pupuk Anorganik Sintetik N, P dan K terhadap Persedian Air Maksimum, Indek Plastisitas dan Jangka Olah Tanah pada Budidaya Bawang Merah (Allium ascolanicum L.)
Begananda, Eny Rokhminarsi, Darini Sri Utami
13 – 25
IT-04
Pertumbuhan dan Hasil Kangkung Darat (Ipomoea sp.) dengan Pemberian Pupuk Mikotricho (Mikoriza-Trichoderma) dan Pengurangan Dosis Pupuk N-P-K
Eny Rokhminarsi, Darini Sri Utami, dan Begananda
PROSIDING SEMINAR NASIONAL HASIL PENELITIAN PERTANIAN IX FAKULTAS PERTANIAN UGM 2019 xv
PT-09
Dinamika Populasi dan Pola Sebaran Hama Macroshiponiella sp. pada Beberapa Varietas Krisan
Resta Patma Yanda, Dedi Hutapea, Indijarto Budi Rahardjo
66 - 71
PT-10
Evaluasi Kinerja Orang Berburu Oryctes rhinoceros di Perkebunan Kelapa Sawit
Anugerah Pustakawan Pradipta, F. X. Wagiman, & Witjaksono
72 – 77
PT-11
Evaluasi Kestabilan Ekosistem Teh Berdasarkan Struktur dan Fungsi Artropoda di Kebun Pagilaran
Muhammad Rizyan, Anggra Hidayat, F. X. Wagiman, Arman Wijonarko
78 - 83
PT-12
Efek Repelensi Proporsi Campuran Daun Jambu Biji Merah Terhadap Imago Diaphorina citri
Mofit Eko Poerwanto, Chimayatus Solichah
84 – 89
PT-13
Eksplosi Ulat Contong (Pteroma plagiophleps (Lepidoptera: Psychidae)) pada Tanaman Sengon (Paraserianthes falcataria )
di Kabupaten Lumajang Provinsi Jawa Timur Fransiscus Xaverius Wagiman
90 – 95
PT-14
Preferensi Kutu Kebul pada Genotipe Kedelai Berdasarkan Karakter Morfologi Daun
Marida Santi Yudha Ika Bayu, Apri Sulistyo
96 - 101
PT-15
Efikasi Saccharomyces Spp. untuk Pengendalian Penyakit Busuk Umbi (Fusarium oxysporum f. sp. lilii) pada Tanaman Lili
Wakiah Nuryani dan Hanudin
102 – 109
BIDANG SOSIAL EKONOMI PERTANIAN
SE-01
Analisis Indeks Efisiensi Teknis: Pendekatan dalam Menilai Benefit Inovasi Teknologi Sumberdaya Lahan Pertanian
Mamat Haris Suwanda
1 - 5
SE-02
Agroeduwisata: Rencana Konsep untuk Meningkatkan Nilai Tambah Pertanian di Desa Linggamekar, Kuningan, Jawa Barat
Hanni Adriani dan Ray March Syahadat
6 - 11
SE-03
Analisis Neraca Bahan Makanan (NBM) dan Pola Pangan Harapan (PPH) Kabupaten Ciamis
Nurlina Harli
12 - 16
SE-04
Pemanfaatan Lahan untuk Peningkatkan Pendapatan dengan Pola Tumpangsari Ubi kayu dengan Kedelai
PROSIDING SEMINAR NASIONAL HASIL PENELITIAN PERTANIAN IX FAKULTAS PERTANIAN UGM 2019 xvi
SE-05
Model Kebijakan Pengembangan Ekowisata Mangrove Berbasis Potensi Lokal Mendukung Agrobisnis Segara Anakan – Cilacap
Edy Suyanto dan FX. Wardiyono
25 - 30
SE-06
Presepsi Konsumen Terhadap Beras Organik Di Kabupaten Banyumas
Wulan Priantika
31 - 34
SE-07
Strategi Memperkokoh Ketahanan dan Keamanan Pangan Masyarakat Pinggiran Hutan Melalui Model Peningkatan Daya Saing Kopi Rakyat
Toni Herlambang, Noor Salim, Oktarina dan Teguh Hari Santosa
35 - 40
SE-08
Aspek Ekonomi dan Potensi Agribisnis Bunga Melati (Jasminum
sambac) di Desa Jingah Habang Ilir Kecamatan Karang Intan
Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan
Muzdalifah, Usamah Hanafie dan Ika Irana Arbiasari
41 - 46
SE-09
E-Commerce Ternak Itik (ternakitik.com): Strategi Peningkatan Pemasaran Produk Agribisnis
Suci Nur Utami, Nur Ariesanto Ramdhan, Sudi Nurtini dan Suci Paramitasari Syahlani
47 - 51
SE-10
Kajian Preferensi Konsumen Terhadap Batik Mangrove Brebesan Desa Kaliwlingi Kabupaten Brebes
M. Dini Adita dan Mohammad Jusuf Randi
52 - 56
SE-11
Pemanfaatan Limbah Kapas Media Tanam Jamur untuk Meningkatan Kualitas Lingkungan dan Nilai Tambah Kelompok Tani Jamur Merang Padamaran Cirebon
Mutia Intan Savitri Herista, Siti Wahana dan Ismail Saleh
57 - 62
SE-12
Keragaan Hasil dan Pendapatan Petani Jagung Hibrida di Lahan Kering Iklim Kering
Irma Mardian, Eka Widiastuti dan Yurista Sulistiawati
63 - 68
SE-13
Analisis Titik Impas Agroindustri Gula Kelapa di Kabupaten Pangandaran
Ane Novianty dan Benidzar M. Andrie
69 - 72 SE-14 Analisis Nilai Tambah Dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi
Inefisiensi Teknis Pada Agroindustri Keripik Tempe Di Kota Malang
Bambang Siswadi dan Anis Rosyidah
PROSIDING SEMINAR NASIONAL HASIL PENELITIAN PERTANIAN IX FAKULTAS PERTANIAN UGM 2019 xvii
SE-15
Prospek Pengembangan Tanaman Sorgum (Sorghum bicolor (L)) Ditinjau dari Perspektif Kelayakan Investasi Usaha Pangan Alternatif
Dwi Aulia Puspitaningrum, Mohammad Nurcholis dan Henri Krismawan
79 - 84
SE-16
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Produksi Tebu di Kabupaten Nganjuk, Provinsi Jawa Timur
Masyhuri, Lestari Rahayu Waluyati, Fatkhiyah Rohmah dan Imade Yoga Prasada
85 - 92
SE-17
Potensi Usahatani Ubikayu Lokal dengan Teknologi Inovatif pada Lahan Pasang Surut
Imam Sutrisno dan Nila Prasetiaswati
93 - 97
SE-18 Kelayakan Sosial Ekonomi Teknologi Budenopi Kedelai
Nila Prasetiaswati, Sutrisno I dan Prayogo, Y. 98 - 102
SE-19
Identifikasi Laju Konversi Lahan Pertanian di Kabupaten Cilacap Menggunakan Penginderaan Jauh
Lis Noer Aini, Suci Arianti Haryanto dan Bambang Heri Isnawan
103 - 108
SE-20
Upaya Peningkatan Produksi Padi dan Pendapatan Petani Melalui Pendekatan Sekolah Lapang Pada Program BRIA di Indonesia
Dani Arengka, Isnaini Jalil dan Sulaiman Ginting
109 - 115
SE-21
Model Integrasi Layanan Usahatani untuk Produksi Padi Berkelanjutan di Provinsi Sumatera Utara
Isnaini Jalil, Sulaiman Ginting, Dessy Sagita Putri, Muslim dan Akhiruddin Nur
116 - 121
SE-22
Positioning Produk Baru dari Kampus: Preferensi Konsumen dan Willingness to Pay Produk Umm Bakery
Rahayu Relawati, Bambang Yudi Ariadi dan Harpowo
122 - 126
SE-23
Pengaruh Penggunaan Faktor Produksi pada Usaha Pembuatan Gula Semut di Kecamatan Candimulyo Kabupaten Magelang
Marosimy Millaty dan Nurul Salehawati
127 - 131
SE-24 Daya Saing Beras Organik Di Kabupaten Tasikmalaya
Candra Nuraini, Dwidjono Hadi Darwanto, Mashyuri dan Jamhari 132 - 136
SE-25 Peran Varietas Unggul Padi untuk Mendongkrak Pendapatan Petani Sawah Tadah Hujan Provinsi Sumatera Selatan
Waluyo dan Suparwoto
PROSIDING SEMINAR NASIONAL HASIL PENELITIAN PERTANIAN IX FAKULTAS PERTANIAN UGM 2019 xviii
SE-26 Peran Sistem Agribisnis Jamur Kuping Terhadap Keberhasilan Usahatani Jamur Kuping di Kabupaten Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta
Nurul Salehawati dan Marosimy Millaty
143 - 147
SE-27
Kelayakan Usahatani Pepaya California di Desa Tambakmulyo Kecamatan Puring Kabupaten Kebumen
Nur Rahmawati, Trya Vista Apriani dan Triwara Buddhi Satyarini
148 - 154
SE-28
Kelayakan Ekonomi Sistem Budidaya Organik dan Semi Organik Di Kabupaten Sragen Jawa Tengah
Sugeng Widodo dan Sukristiyonubowo
Bidang: Sosial Ekonomi Pertanian Kode makalah: SE-02
PROSIDING SEMINAR NASIONAL HASIL PENELITIAN PERTANIAN IX FAKULTAS PERTANIAN UGM 2019
6
AGROEDUWISATA: RENCANA KONSEP UNTUK MENINGKATKAN NILAI TAMBAH PERTANIAN DI DESA LINGGAMEKAR, KUNINGAN, JAWA BARAT
Hanni Adriani1 dan Ray March Syahadat2
1 Program Studi Usaha Perjalanan Wisata, Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti 2 Program Studi Arsitektur Lanskap, Institut Sains dan Teknologi Nasional
Email: [email protected] Abstrak
Ancaman konversi lahan pertanian di Indonesia semakin nyata karena didukung oleh beberapa faktor. Untuk itu dibutuhkan usaha kreatif untuk meningkatkan nilai lahan pertanian sehingga konversi lahan dapat diminimalkan. Salah satunya dengan memberikan rencana konsep pertanian yang tidak hanya dapat melestarikan keberadaan pertanian tetapi juga memberi nilai tambah dari pertanian tersebut. Desa Linggamekar di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat memiliki potensi pertanian dan peternakan dari hulu hingga hilir. Mulai dari budidaya hingga pengolahan hasil. View berupa panorama lanskap pertanian juga memiliki nilai yang estetik karena menyajikan pemandangan terasering. Artikel ini bertujuan untuk memberikan konsep wisata di Desa Linggamekar untuk memberikan nilai tambah pertanian desa setempat. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah kualitatif dan spasial dengan pendekatan deskriptif. Metode pengambilan data yang digunakan dengan observasi potensi data tarik wisata dan pemetaan potensi wisata secara spasial dengan Geographical Information System (GIS). Hasil analisis kemudian disintesis menjadi zonasi wisata. Hasil yang diperoleh terdapat empat basis wisata yaitu basis pertanian, budaya, air, dan basis rekreasi lainnya. Dengan demikian, konsep yang berikan untuk Desa Linggamekar yaitu agroeduwisata.
Kata kunci: konsep wisata, lanskap pertanian, wisata perdesaan
1. PENGANTAR
Kabupaten Kuningan merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Jawa Barat yang memiliki potensi pertanian dan peternakan dari hulu hingga hilir, mulai dari budidaya hingga pengolahan hasil yang luar biasa. Salah satu desa di wilayah Kabupaten Kuningan yang memiliki potensi tersebut adalah Linggamekar yang masuk dalam wilayah administrasi kecamatan Cilimus.
Wisata perdesaan (rural tourism) adalah bentuk wisata yang dilakukan sekelompok kecil wisatawan tinggal di dalam atau di dekat suasana tradisional, sering di desa-desa terpencil dan sekaligus mempelajari kehidupan desa maupun lingkungan setempat (Inskeep dalam Hadiwijoyo, 2012). Potensi lahan pertanian yang ada di desa Linggamekar ini dapat dimanfaatkan untuk kegiatan wisata perdesaan yang berbasis pertanian secara luas dan mengandung unsur pendidikan. Agrowisata atau wisata pertanian didefinisikan sebagai rangkaian aktivitas perjalanan wisata yang memanfaatkan lokasi atau sektor pertanian mulai dari awal produksi hingga diperoleh produk pertanian dalam berbagai sistem dan skala dengan tujuan memperluas pengetahuan, pemahaman, pengalaman, dan rekreasi di bidang
Bidang: Sosial Ekonomi Pertanian Kode makalah: SE-02
PROSIDING SEMINAR NASIONAL HASIL PENELITIAN PERTANIAN IX FAKULTAS PERTANIAN UGM 2019
7
pertanian (Nurisjah dalam Sumantra, et al., 2015). Eduwisata adalah bentuk wisata yang mampu aktivitasnya dapat memberikan nilai manfaat yang penting bagi wisatawan (rewarding), nilai pengembangan diri (enriching), serta pengetahuan dan wawasan baru (lerning) (Kusumastuti dan Susilo, 2014). Tujuan dari artikel ini adalah untuk menghasilkan rencana konsep wisata untuk meningkatkan nilai tambah pertanian, khususnya di di Desa Linggamekar, Kuningan, Jawa Barat.
2. METODE PENELITIAN
Penelitian dilakukan di Desa Linggamekar yang merupakan bagian dalam wilayah administrasi Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan, Provinsi Jawa Barat. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April-Mei 2019. Pelaksanaan penelitian dibagi menjadi tiga tahapan besar yaitu tahap data dan Informasi, analisis, dan rencana konsep wisata (Gambar 1). Pengambilan data dan informasi primer dilakukan dengan cara observasi lapang, pengambilan data dan gambar, pemetaan potensi kawasan. Data sekunder diperoleh dari pemerintah daerah dan sumber terkait lainnya. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah kualitatif dan spasial dengan pendekatan deskriptif. Metode spasial menggunakan Geographic Information System (GIS) dangan alat yang digunakan berupa GPS untuk pemetaan, menggunakan perangkat keras Laptop Dell inspiron 14 dan perangkat lunak yaitu ArcGIS 10.2.2, GoogleEarthPro, dan Adobe Photoshop CC. Pengelompokan potensi daya tarik wisata berdasarkan expert judgement pada bidang pariwisata dan arsitektur lanskap.
Gambar 1. Tahapan Kegiatan Rencana Konsep Kawasan
3. HASIL DAN PEMBAHASAN Rencana Konsep Wisata
Desa Linggamekar direncanakan dikembangkan dengan konsep “agroeduwisata“ (agroedutourism) yang berbasis masyarakat setempat diharapkan dapat memberi manfaat/nilai tambah pertanian, tidak saja bagi masyarakat perdesaan tetapi juga
Data & Informasi Analisis Rencana Konsep Wisata
Daya tarik wisata Lingkungan dan view Akses & transportasi Promosi & informasi
Identifikasi potensi daya tarik wisata Pengelompokan potensi daya tarik
wisata
Pemetaan potensi daya tarik wisata Promosi dan informasi desa
Rencana konsep Basis Daya tarik wisata Zonasi wisata
Ilustrasi fasilitas & aktivitas Strategi pengembangan
Bidang: Sosial Ekonomi Pertanian Kode makalah: SE-02
PROSIDING SEMINAR NASIONAL HASIL PENELITIAN PERTANIAN IX FAKULTAS PERTANIAN UGM 2019
8
masyarakat perkotaan untuk lebih memahami dan memberikan apresiasi pada bidang pertanian serta menjadi sarana edukasi (Sumantra et al., 2015). Konsep “agroeduwisata” ini diperoleh dengan melihat hasil analisis potensi daya tarik wisata yang ada di desa dan dalam rangka mendukung terwujudnya Linggamekar menuju Desa Wisata.
Basis Daya Tarik Wisata
a. Basis Pertanian
Desa Linggamekar memiliki potensi daya tarik wisata dengan basis pertanian berupa sawah dan kebun dan peternakan (Gambar 2). Persawahan dan perkebunan ubi jalar dapat dimanfaatkan untuk kegiatan edukasi pertanian seperti membajak sawah, menanam dan memanen padi, proses penanaman sampai pemanenan, berjalan di pematang, menikmati pemandangan (viewing), photography, dan jalur tracking bambu. Potensi peternakan berupa edukasi dan interasi langsung dengan ternak dengan program “taman peternakan” yang menyenangkan.
b. Basis Budaya
Potensi daya tarik wisata budaya yang dimiliki Linggamekar (Gambar 3) pertama, makanan/kuliner seperti keripik pangsit, raginang, keripik pisang kapas, kue semprong dan kue yuyu ketan, kremes ubi jalar, keripik jagung, kue kembang seroja, tempe, tahu yang dapat dijadikan sebagai oleh-oleh. Kedua, kerajinan batik, pengunjung dapat melihat dan belajar membuat batik tulis dan cap, belanja kain batik khas kuningan dan Nusantara. Ketiga, kesenian desa berupa genjring, calung, reog, marawis, dan badut. Pengunjung dapat menikmati pertunjukan dan mempelajari kesenian tradisional khas suku Sunda.
c. Basis Air
Daya tarik wisata berbasis air berupa sungai kecil yang melintasi persawahan untuk kegiatan susur sungai, water tubing (saat debit air besar), saluran irigasi dan parit dapat dimanfaatkan sebagai tempat bermain air dan bilas kotoran tanah sawah, area batuan sungai sebagai foto spot dan istirahat (Gambar 4).
d. Basis Rekreasi Lainnya
Tiga potensi daya tarik wisata lainnya berupa rekreasi bumi perkemahan, wisata panorama di Munjul Leutik dan Pugag, dan treking keliling desa dengan sepeda sambil menikmati view persawahan, perkebunan, pedesaan, dan kontur berbukit (Gambar 5).
(a) (b)
Bidang: Sosial Ekonomi Pertanian Kode makalah: SE-02
PROSIDING SEMINAR NASIONAL HASIL PENELITIAN PERTANIAN IX FAKULTAS PERTANIAN UGM 2019
9
(a) (b)
(c) (d) (e)
Gambar 3. Basis budaya (a) keripik pangsit; (b) tahu; (c) kue semprong; (d) batik kuningan; (e) kesenian
Gambar 4. Basis Air (sungai kecil, saluran irigasi, parit)
(a) (b) (c)
Gambar 5. Basis rekreasi lainnya (a) area berkemah; (b) Munjul Leutik & Pugag; (c) jalur trekingsepeda
Gambar 6. (a) Peta sebaran potensi daya tarik wisata dan (b) Diagram Konsep Zona Wisata Zonasi Wisata
Berdasarkan hasil analisis maka zona wisata dibagi menjadi empat (4) yaitu: 1) edukasi basis pertanian ramah lingkungan; 2) edukasi basis budaya perkampungan Sunda; 3) rekreasi basis air; 4) rekreasi basis lainnya. Wisata perdesaan berfokus pada aktivitas pariwisata yang bertumpu pada potensi pedesaan sebagai daya tariknya (Royo-Vela dalam Pudianti, 2012). Atraktifitas wisata pedesaan yang ditawarkan menyangkut atraksi alam/natural, historis dan budaya seperti suasana pedesaan dengan hamparan sawah,
(a)
Bidang: Sosial Ekonomi Pertanian Kode makalah: SE-02
PROSIDING SEMINAR NASIONAL HASIL PENELITIAN PERTANIAN IX FAKULTAS PERTANIAN UGM 2019
10
rumah yang sederhana dengan segala kehidupan berciri khas agraris (Pudianti, 2012; Hadiwijoyo, 2012; Arida dan Pujani, 2017). Gambar 6 (a) memperlihatkan hasil pemetaan sebaran potensi daya tarik wisata di Linggamekar yang diolah dengan ArcGIS 10.2.2 dan GoogleEarthPro. Gambar 6 (b) menggambarkan hasil analisis berupa diagram konsep zona wisata Desa Linggamekar.
Ilustrasi Fasilitas & Aktivitas
Gambar 7 (a) Ilustrasi fasilitas wisata dan (b) Ilustrasi aktivitas wisata di Linggamekar
Wisata perdesaan sebagai suatu bentuk integrasi antara atraksi, akomodasi, dan fasilitas pendukung yang disajikan dalam suatu struktur kehidupan masyarakat yang menyatu dengan tatacara dan tradisi yang berlaku (Nuryanti dalam Hadiwijoyo2012).
Strategi Pengembangan
Strategi pengembangan wisata yang baik adalah melibatkan masyarakat lokal yang berkedudukan sama penting dengan pemerintah dan swasta sebagai salah satu pemangku kepentingan dalam pengembangan pariwisata Wearing dalam Dewi (2013). Lima aspek dari sisi penawaran wisata (supply) (Gunn, 1994) di Linggamekar harus disiapkan dengan matang baik dari segi atrasi harus ditata kembali dan ditambah fasilitas wisata, informasi wisata dilengkapi, promosi dilakukan melalui berbagai jenis media, pelayanan dari masyarakat dan semua stakeholder disiapkan agar memenuhi standar, dan transportasi menuju dan dari Desa Linggamekar harus disiapkan termasuk aksesnya.
4. KESIMPULAN DAN SARAN
Melalui penelitian ini disimpulkan bahwa konsep wisata yang direncanakan untuk Desa Linggamekar adalah “agroeduwisata”. Terdapat empat zonasi wisata yang berbeda basisnya, yaitu 1) edukasi basis pertanian ramah lingkungan; 2) edukasi basis budaya perkampungan Sunda; 3) rekreasi basis air; 4) rekreasi basis lainnya. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi pemerintah Desa Linggamekar dan pemerintah daerah dalam mengembangkan kawasannya dimasa mendatang yang fungsional, indah, mendatangkan manfaat bagi masyarakat, dan terjaga berkelanjutannya.
Bidang: Sosial Ekonomi Pertanian Kode makalah: SE-02
PROSIDING SEMINAR NASIONAL HASIL PENELITIAN PERTANIAN IX FAKULTAS PERTANIAN UGM 2019
11 5. DAFTAR PUSTAKA
Arida I.N.S. dan Pujani L.P.K. 2017. Kajian Penyusunan Kriteria-Kriteria Desa Wisata Sebagai Instrumen Dasar Pengembangan Desa Wisata. Jurnal Analisis Pariwisata Vol
17 (1): 1-9.
Dewi, M.H.U.2013. Pengembangan Desa Wisata Berbasis Partisipasi Masyarakat Lokal Di Desa Wisata Jatiluwih Tabanan, Bali. Jurnal Kawistara Vol.03 (2): 129-139.
Hadiwijoyo, S. S. 2012. Perencanaan Pariwisata Perdesaan Berbasis Masyarakat Sebuah
Pendekatan Konsep. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Kusumastuti T.A. dan Susilo, B. 2014. Perkampungan Ternak Kambing Wahana Eduwisata
dan Sentra Produksi Di Pedesaan. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Pudianti A. 2012. Perpaduan Budaya Lokal Dan Potensi Fisik Sebagai Daya Tarik Wisata
Pedesaan Di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Simposium Nasional RAPI XI FT
UMS. ISSN : 1412-9612.
Sumantra, I.K., et. al. 2015. Pengembangan Model Agrowisata Salak Berbasis Masyarakat Di Desa Sibetan. Jurnal Bakti Saraswati Vol.04 (02): 156-168.