• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pembelajaran Sebagai Sistem id. docx

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Pembelajaran Sebagai Sistem id. docx"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

Pupu Kania (1505097) Pendidikan akuntansi FPEB UPI

[email protected]

Pembelajaran adalah kegiatan guru secara terprogram dalam desain instruksional, untuk membuat siswa belajar secara aktif. Yang menekankan pada penyediaan sumber belajar. Menurut kamus besar bahasa Indonesia, sistem adalah perangkat unsure yang secara teratur saling berkaitan sehingga membentuk suatu totalitas.

System is “organized set of ideas”. Sistem adalah suatu komponen-komponen yang satu sama lain saling berkaitan dan saling berinteraksi. Untuk mencapai suatu hasil yang diharapkan secara optimal sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.

Perencanaan pembelajaran merupakan komponen penting dari sistem pembelajaran secara utuh. Pembelajarn sebagai suatu sistem memiliki cirri sistem secara umum sebagaimana sistem-sistem yang lain. Dalam arti luas, sistem adalah benda, peristiwa, kejadian atau cara yang terorganisasi yang terdiri atas bagian-bagian yang lebih kecil, dan seluruh bagian tersebut secara bersama-sama berfungsi untuk mencapai tujuan tersebut.

Jadi, pembelajaran sebagai sistem adalah suatu kegiatan yang dilakukan oleh seseorang guru secara instruksional, yang mana di sini guru sebagai penyedia sumber belajar sehingga seorang guru harus mampu mengelola semua komponen-komponen agar dapat mencapai suatu tujuan yang diinginkan. Dengan demikian diharapkan peserta didik mampu menerima dan akan terjadi umpan balik (feedback). Terdapat beberapa factor yang dapat mempengaruhi kegiatan proses sistem pembelajaran, diantaranya factor guru, factor siswa, sarana, alat dan media yang tersedia, serta factor lingkungan.

(2)

Daftar Pustaka

Dimyati dan Mudjiono. 2006. Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: PT. RINEKA CIPTA.

Referensi

Dokumen terkait

Dari pembahasan di atas dapat disimpulkan bahwa: 1) pembentukan self efficacy pada mahasiswa dilakukan secara bertahap selama menjadi mahasiswa, yakni sekitar empat tahun;

pada huruf a dan huruf b, serta untuk melaksanakan ketentuan Pasal 7 Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 29 Tahun 2008 tentang Pengembangan Kawasan Strategis Cepat

Definisi CSR menurut World Business Council on Sustainable development yang terjemahan oleh Nor Hadi (2011: 47) adalah sebagai berikut: “Tanggungjawab sosial

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan maka disarankan untuk menggunakan model two stay two stray pada pembelajaran ilmu pengetahuan sosial, karena

Tingkat pengetahuan ibu yang kurang tentang pemberian ASI mengakibatkan bayi lebih sering diberi susu botol dari pada disusui ibunya, dan sikap ibu yang salah

Pihak ketiga disini dapat merupakan masyarakat yang akan membeli saham Perseroan pada Penawaran Umum Saham Perseroan atau investor yang membeli saham Perseroan di pasar

response time yang cepat dapat menimbulkan rasa puas terhadap pelayanan yang dirasakan oleh keluarga pasien ditunjang juga dengan sikap peduli atau emphaty dan

Hal ini didukung faktor lain yang membuat perkembangbiakan vektor semakin pesat antara lain : perubahan lingkungan fisik seperti pertambangan, industri dan