2
PETA KURIKULUM
PROGRAM STUDI KEHUTANAN
FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS SAM RATULANGI
Disusun oleh: Tim Penjaminan Mutu Program Studi Kehutanan
UNSRAT
3 Jalan menuju Taman Nasional Bogani nani Wartabone.
4
Daftar Isi
A. Pendahuluan ... 4
B. Penetapan Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran, ... 4
C. Penetapan Profil dan Kompetensi ... 5
D. Harmonisasi Ke Kebijakan Nasional tentang Elemen Kompetensi ... 7
E. Perumusan Bahan Kajian ... 8
F. Penetapan Mata Kuliah ... 9
G. Silabus Mata Kuliah... 12
LAMPIRAN ... 17
A.
Pendahuluan
Program Studi Ilmu Kehutanan (PSIK) menetapkan visi dan misi setelah melakukan kajian berdasarkan arah pengembangan ilmu, kebutuhan pasar kerja, dan kebijakan pendidikan tinggi. Hasil kajian tersebut menunjukkan bahwa PSIK perlu melakukan penyesuaian dan beradaptasi ke Kurikulum Berbasis
Kompetensi (KBK). Serangkaian lokakarya pemetaan kurikulum telah dilaksanakan yang mencakup tahap-tahap antara lain:
- Penetapan Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran, - Penetapan Profil dan Kompetensi,
- Harmonisasi Kebijakan Nasional tentang Elemen Kompetensi, - Perumusan Bahan Kajian, dan
- Penetapan Mata Kuliah.
B.
Penetapan Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran,
5 PSIK mengemban misi untuk (1) mendidik masyarakat secara bertanggung jawab agar menjadi pelaku pembangunan yang handal dan (2) mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni bidang kehutanan untuk menunjang kemajuan dan pembangunan bangsa dan negara secara berimbang dan berkelanjutan.
PSIK memiliki tujuan untuk menghasilkan Sarjana Kehutanan yang:
1) menguasai pengetahuan dan memiliki ketrampilan bidang kehutanan,
2) mampu mengidentifikasi masalah dan merumuskan pemecahan masalah dengan pendekatan ilmiah,
3) mampu menjadi inovator dalam masyarakat untuk pelestarian sumberdaya hutan dan produksi kehutanan yang berkelanjutan, dan
4) mampu menyediakan jasa konsultasi dan supervisi serta melaksanakan kegiatan produktif di bidang kehutanan dan yang terkait.
C.
Penetapan Profil dan Kompetensi
Profil lulusan PSIK adalah bentuk kemampuan layanan para lulusan yang mencakup: - Manajer,
- Konsultan (Supervisor), - Penggerak (Motivator), - Peneliti (Inovator), dan - Wirausaha.
Kompetensi utama lulusan PSIK dirumuskan sebanyak 12 butir, seperti pada daftar berikut: 1) Mampu melaksanakan prinsip manajemen;
2) Mampu melaksanakan tata-kelola sumberdaya produksi kehutanan;
3) Mampu melakukan identifikasi, analisis, sintesis dan memecahkan masalah kehutanan dan yang terkait;
4) Mampu mengaplikasikan prinsip-prinsip produksi kehutanan dalam dunia usaha;
5) Mampu mengidentifikasi, melakukan evaluasi, dan merumuskan solusi masalah lingkungan; 6) Mampu mengkomunikasikan IPTEKS Kehutanan;
7) Menguasai dan mampu mengaplikasikan IPTEKS kehutanan; 8) Menguasai metode ilmiah;
9) Menguasai metode pengumpulan data dan memiliki kemauan untuk mengembangkan pengetahuan;
10) Menguasai prinsip-prinsip kelayakan usaha;
11) Mengerti dan mampu mengimplementasikan kebijakan kehutanan nasional; dan 12) Mampu mengidentifikasi sumber daya Kehutanan.
6 Tabel 1. Profil Lulusan dan Kompetensi Utama PSIK
Profil No Kompetensi Utama
Manajer 1 Menguasai dan mampu mengaplikasikan IPTEKS kehutanan
2 Mampu melaksanakan tata-kelola sumberdaya produksi kehutanan 3 Mampu melaksanakan prinsip manajemen
4 Mampu melakukan identifikasi, analisis, sintesis dan memecahkan masalah kehutanan dan yang terkait
5 Mengerti dan mampu mengimplementasikan kebijakan kehutanan nasional
Konsultan (Supervisor) 6 Mampu melakukan identifikasi, analisis, sintesis dan memecahkan masalah kehutanan dan yang terkait
7 Mampu mengidentifikasi, melakukan evaluasi, dan merumuskan solusi masalah lingkungan
8 Menguasai dan mampu mengaplikasikan IPTEKS kehutanan 9 Mengerti dan mampu mengimplementasikan kebijakan kehutanan
nasional
10 Mampu mengidentifikasi sumber daya kehutanan Penggerak (Motivator) 11 Mampu mengkomunikasikan IPTEKS Kehutanan
12 Menguasai dan mampu mengaplikasikan IPTEKS kehutanan 13 Mampu melakukan identifikasi, analisis, sintesis dan memecahkan
masalah kehutanan dan yang terkait Peneliti (Inovator) 14 Menguasai metode ilmiah
15 Menguasai dan mampu mengaplikasikan IPTEKS kehutanan
16 Menguasai metode pengumpulan data dan memiliki kemauan untuk mengembangkan pengetahuan
17 Mampu mengidentifikasi sumber daya kehutanan
Wirausaha 18 Mampu mengaplikasikan prinsip-prinsip produksi kehutanan dalam dunia usaha
19 Menguasai dan mampu mengaplikasikan IPTEKS kehutanan 20 Menguasai prinsip-prinsip kelayakan usaha
7 Tabel 2. Daftar rumusan Kompetensi Pendukung dan kompetensi Lainnya PSIK
Tipe Kompetensi No Rumusan Kompetensi
Kompetensi Pendukung 1 Memiliki daya tarik komunikasi 2 Mampu melakukan komunikasi ilmiah
3 Memiliki jiwa dan kepribadian sebagai pemimpin 4 Mampu bekerja dalam tim
5 Mampu menggunakan alat analisis kehutanan 6 Mengembangkan jasa konsultasi
7 Menguasai psikologi massa
8 Menguasai teknologi informasi dan komunikasi 9 Mampu menggunakan bahasa asing
10 Memiliki kemampuan untuk membangun jaringan Kompetensi Lainnya 1 Kreatif dan inovatif
2 Ulet dan pantang menyerah 3 Teliti
4 Ramah 5 Rajin 6 Jujur 7 Bugar
D.
Harmonisasi Ke Kebijakan Nasional tentang Elemen Kompetensi
Dalam kebijakan nasional sejumlah elemen kompetensi yang harus dilayani oleh program studi yakni: - landasan kepribadian
- penguasaan ilmu dan ketrampilan, - kemampuan berkarya,
- sikap dan perilaku dalam berkarya, dan
- pemahaman kaidah kehidupan bermasyarakat.
Harmonisasi elemen kompetensi ini dengan kompetensi yang dirumuskan di PSIK disajikan pada Tabel 3. Elemen kometensi dalam kebijakan nasional adalah sebagai berikut yang juga:
- Landasan Kepribadian (A),
- Penguasaan Ilmu & Ketrampilan (B), - Kemampuan Berkarya (C),
- Sikap & Perilaku Dalam Berkarya (D), dan
8
Tabel 3. Jumlah kompetensi PS yang tercakup di elemen kompetensi dalam kebijakan nasional.
E.
Perumusan Bahan Kajian
Bersasarkan sumber daya yang dimiliki dan kebutuhan pasar tenaga kerja kehutanan, PSIK menetapkan empat bahan kajian yang memayungi pengembangan ilmu dan pembelajaran baik untuk dosen dan mahasiswa. Bahan kajian tersebut adalah:
- Produksi Kehutanan,
- Konservasi Sumberdaya Alam, - Hutan Kemasyarakatan, dan
- Teknologi Pemanfaatan Hasil Hutan.
Produksi Kehutanan mengembangkan pengetahuan dan ketrampilan untuk mengelola kawasan hutan dalam prinsip keseimbangan ekologi dan produksi yang berkelanjutan. Cakupan kajian adalah Ekonomi, Silvikultur, Ekologi Hutan, dan Pengelolaan DAS.
Konservasi Sumberdaya Alam mengembangkan pengetahuan dan ketrampilan tentang ekosistem hutan, strategi konservasi sumberdaya hayati, dan pengembangan jasa lingkungan. Identifikasi jenis Flora-fauna di semua situs yang memiliki arti keanekaragaman hayati yang penting. Monitoring populasi agar mampu menjawab berapa ukuran populasi sekarang dan prediksi akibat perubahan waktu dan
bentangan. Bioekologi untuk menjawab kebutuhan lingkungan dari jenis-jenis karismatik Strategi konservasi untuk menemukan strategi terbaik untuk usaha konservasi jenis dan bentangan yang memiliki nilai ekologi tinggi.
Hutan Kemasyarakatan mengembangkan pengetahuan dalam pendekatan sosiologi, budaya, dan kebijakan untuk pengelolaan sumber daya hutan. Cakupan kajian meliputi pola perkembangan dan pembinaan kehutanan yang diselaraskan dengan kondisi sosial budaya masyarakat.
9
F.
Penetapan Mata Kuliah
Penetapan mata kuliah diperoleh melalui penelusuran pada mata kuliah yang berlaku global dan disesuaikan dengan matriks yang mengawinkan kompetensi program studi dan bahan kajian (Tabel 4). Tabel 4. Matriks rumusan kompetensi dan bahan kajian PSIK.
NO RUMUSAN KOMPETENSI Produksi
Kehutanan
1 Mampu melaksanakan prinsip managemen 1;3;9 1;3;9 1;3;9 1;3;9
2 Mampu melakukan identifikasi, analisis, sintesis dan memecahkan masalah kehutanan dan yang terkait
2;11;14;10 2;11;14;10 2;11;14;10 2;11;14;10
3 Mampu mengaplikasikan prinsip-prinsip
produksi kehutanan dalam dunia usaha 3;9;15 15 3;9 8;5
4 Mampu mengkomunikasikan IPTEKS
Kehutanan 3;8 4;13 3;7 5;8
5 Mampu melaksanakan tata kelola
sumberdaya kehutanan 1;9;12;10 12;13;10 1;7;10 1;10
6 Mengerti dan mampu
mengimplementasikan kebijakan kehutanan nasional
6 6 6
7 Mampu melaksanakan prinsip konservasi
sumberdaya hutan 9;4;10 9;4;10 9;4;10 9;4;10
8 Menguasai dan mampu mengaplikasikan
IPTEKS kehutanan 1;13 4;13 7;13 8;12
9 Mampu mengidentifikasi Sumberdaya
Kehutanan 12;5 12;5 12;5 12;5
10 Menguasai metode ilmiah 2 2 2 2
11 Menguasai prinsip-prinsip kelayakan usaha 6;9 15 6;9 6;9
12 Mampu mengidentifikasi, melakukan evaluasi, dan merumuskan solusi masalah lingkungan
10;16 10;16 10;16 10;16
13 Memiliki daya tarik komunikasi x x x x
14 Mampu melakukan komunikasi ilmiah 2 2 2 2
15 Memiliki jiwa dan kepribadian sebagai
pemimpin x x x x
16 Mampu bekerja dalam tim x x x x
17 Mampu menggunakan alat analisis
kehutanan 2;10;3;7 2;10;3;7 2;10;3;7 2;10;3;7
18 Mengembangkan jasa konsultasi 14 14 14 14
19 Menguasai psikologi massa x x x x
20 Menguasai teknologi informasi dan
komunikasi x x x x
21 Mampu menggunakan bahasa asing 17 17 17 17
22 Memiliki kemampuan untuk membangun
jaringan x x x x
23 Menguasai psikologi massa x x x x
24 Mampu bekerja dalam tim x x x x
10
- “x” berarti diterapkan menyatu dalam perkuliahan, pemberian tugas, tutorial dan praktikum di setiap mata kuliah yang relevan.
Tabel 5. Daftar Rumusan Mata Kuliah PSIK
No Mata Kuliah
1 Manajemen Hutan 2 Metodologi Penelitian 3 Silvikultur
4 Keanekaragaman Hayati 5 Etnobiologi
6 Kebijaksanaan Hutan 7 Agroforestri
8 Teknologi Pemanfaatan Hasil Hutan 9 Ekonomi Sumberdaya Hutan 10 Ekologi Hutan
11 Dendrologi 12 Pengelolaan DAS
13 Interpretasi Lingkungan dan Pendidikan Konservasi 14 Sistem Informasi Geografi
15 Pariwisata Alam 16 Pencemaran Lingkungan
Penetapan SKS Mata Kuliah dilakukan berdasarkan prosentase waktu dan muatan mata keilmuan yang dibebankan pada mata kuliah tersebut. Prosentase waktu ditetapkan berdasarkan jumlah kompetensi Program Studi yang tercakup oleh mata kuliah tersebut. Secara matematis seluruh mata kuliah dihitung beban kreditnya berdasarkan proporsinya terhadap total kredit mata kuliah PSIK untuk menjadi sarjana. Nilai SKS yang diperoleh dijadikan SKS sementara dan menjadi patokan untuk penetapan nilai SKS akhir. Perhitungan selengkapnya disajikan di Lampiran 2.
Tabel 6. Ringkasan Sistem Kredit PSIK
Keterangan Kredit
Total Kredit kode HTN 100
Kuliah Umum Tahun 1 20
Pilihan 24
11 Distribusi ke penyajian per semester dirumuskan berdasarkan kedalaman ilmu dan kompleksitas
penyajian mata kuliah.
Semester 1
Kode MATA KULIAH Kredit
HTN1021 Bahasa Indonesia 3(3-0)
HTN1011 Agama 3(3-0)
HTN1061 Matematika 2(2-0)
HTN1041 Bahasa Inggris 3(3-0)
HTN1031 Kewarganegaraan 3(3-0)
HTN1051 IBD/ISD 3(3-0)
TOTAL Kredit 17
Semester 2
Kode MATA KULIAH Kredit
HTN1082 Silvikultur 1 3(3-0)
HTN1092 Ekologi Hutan 1 3(3-0)
HTN1102 Dendrologi 1 3(3-0)
HTN1112 Pariwisata Alam 4(3-1) HTN1042 Bahasa Inggris 2 3(3-0)
Pilihan 3-6
TOTAL SKS 19-22
Semester 3
Kode MATA KULIAH Kredit
HTN2121 Silvikultur 2 3(2-1)
HTN2131 Ekologi Hutan 2 3(3-0)
HTN2141 Dendrologi 2 3(2-1)
HTN2151 Teknologi Pemanfaatan Hasil Hutan 1 3(3-0)
HTN2161 Interpretasi Lingkungan dan Pendidikan Konservasi 1 3(3-0)
Pilihan 3-6
TOTAL SKS 18-21
Semester 4
Kode MATA KULIAH Kredit
HTN2172 Teknologi Pemanfaatan Hasil Hutan 2 3(2-1)
HTN2182 Interpretasi Lingkungan dan Pendidikan Konservasi 2 3(2-1)
HTN2192 Keanekaragaman Hayati 1 3(3-0)
HTN2202 Etnobiologi 3(2-1)
HTN3302 Pengelolaan DAS 1 3(3-0)
Pilihan 3-6
12
Semester 5
Kode MATA KULIAH Kredit
HTN3221 Keanekaragaman Hayati 2 3(2-1)
HTN4341 Pengelolaan DAS 2 3(2-1)
HTN3231 Pencemaran Lingkungan 3(3-0)
HTN3241 Manajemen Hutan 1 3(3-0)
HTN3251 Agroforestri 1 3(3-0)
Pilihan 3-6
TOTAL SKS 18-21
Semester 6
Kode MATA KULIAH Kredit
HTN3262 Manajemen Hutan 2 3(3-0)
HTN3272 Agroforestri 2 3(3-0)
HTN3282 Metodologi Penelitian 1 3(3-0)
HTN3292 Ekonomi Sumberdaya Hutan 1 3(3-0) HTN3312 Sistem Informasi Geografi 1 3(2-1)
Pilihan 3-6
TOTAL SKS 18-21
Semester 7
Kode MATA KULIAH Kredit
HTN4321 Metodologi Penelitian 2 3(2-1)
HTN4331 Ekonomi Sumberdaya Hutan 2 3(3-0) HTN4351 Sistem Informasi Geografi 2 3(2-1)
HTN4361 Kebijakan Hutan 4(4-0)
Pilihan 6
TOTAL SKS 19
Semester 8
G.
Silabus Mata Kuliah
16
! ! ! " & ! ! & & #
0 %; 0
! & & & .( " & " & ! # "
1 ) & #
& ) " " 1 ' . ' 7 5& " *9<" $
& ) 1 6 1 1 ( ! - !
& ! # & & # !
18 Lampiran 1. Harmonisasi kompetensi PS yang tercakup di elemen kompetensi dalam kebijakan nasional. Elemen kompetensi yang diharmonisasi adalah dalam bentuk Landasan Kepribadian (A), Penguasaan Ilmu &
Ketrampilan (B), Kemampuan Berkarya (C), Sikap & Perilaku Dalam Berkarya (D), dan Pemahaman Kaidah Kehidupan Bermasyarakat (E).
No. KOMPETENSI PSIK A B C D E
1 Mampu melaksanakan prinsip manajemen; √ √ √
2 Mampu melaksanakan tata-kelola sumberdaya produksi kehutanan; √ √ √
3 Mampu melakukan identifikasi, analisis, sintesis dan memecahkan masalah
kehutanan dan yang terkait; √ √ √
4 Mampu mengaplikasikan prinsip-prinsip produksi kehutanan dalam dunia
usaha; √ √ √
5 Mampu mengidentifikasi, melakukan evaluasi, dan merumuskan solusi masalah
lingkungan; √ √ √ √ √
6 Mampu mengkomunikasikan IPTEKS Kehutanan; √ √ √
7 Menguasai dan mampu mengaplikasikan IPTEKS kehutanan; √ √
8 Menguasai metode ilmiah; √ √ √ √ √
9 Menguasai metode pengumpulan data dan memiliki kemauan untuk
mengembangkan pengetahuan; √ √ √ √
10 Menguasai prinsip-prinsip kelayakan usaha; √ √
11 Mengerti dan mampu mengimplementasikan kebijakan kehutanan nasional;
dan √ √ √ √
Ringkasan jumlah kompetensi PS yang tercakup di elemen kompetensi dalam kebijakan nasional.
Tipe Kompetensi A B C D E Rerata
KOMPETENSI UTAMA 7 41 34 14 34 26.2
KOMPETENSI PENDUKUNG 28 14 14 21 24 20.0
KOMPETENSI LAIN 24 24 24 24 24 24.1
19 Lampiran 2. Penetapan SKS Mata Kuliah
Kode MATA KULIAH Beban SKS Sementara SKS KMK Sm Sm1 Sm2 Sm3 Sm4 Sm5 Sm6 Sm7 Sm8
Interpretasi Lingkungan dan