• Tidak ada hasil yang ditemukan

Basis Data konsep sistem informasi makal

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Basis Data konsep sistem informasi makal"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

i

KONSEP BASIS DATA

SISTEM INFORMASI MAKALAH

MAKALAH

Disusun sebagai Tugas pada Mata kuliah Basis Data Oleh

Iwan firmawan 14102065

PRODI S1 TEKNIK INFORMATIKA

SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI TELEMATIKA TELKOM PURWOKERTO

(2)

1 BAB I

PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG

(3)

2 Dengan demikian perlu adanya sebuah sistem yang mampu mendokumentasi dan mengatur tugas masing-masing kontributor makalah. Maka dari itu rancangan basis data sistem informasi makalah ini diharapkan dapat menjadi solusi yang inovatif dan efektif untuk memecahkan permasalahan tersebut.

B. RUMUSAN MASALAH

a. Entitas apa saja yang terlibat dalam konsep basis data tersebut? b. Bagaimana alur kerja dalam konsep basis data tersebut?

c. Jenis relasi apa yang diterapkan dalam konsep basis data tersebut? C. TUJUAN PENULISAN

1. Memenuhi nilai matakuliah basis data

2. Memberikan solusi sistem informasi pengerjaan makalah 3. Pengerjaan makalah lebih terorganisir dan terpantau. D. MANFAAT PENULISAN

1) Teoritis

a. Hasil penulisan ini dapat digunakan sebagai referensi diperpustakaan ST3 TELKOM.

2) Praktis

a. Pembagian tugas setiap anggota lebih merata

b. Setiap anggota memiliki tanggung jawab yang sudah terdokumentasi, dalam artian sudah tercatat oleh sistem.

(4)

3 BAB II

TEORI

A. Makalah

“Makalah adalah salah satu jenis karya tulis ilmiah yang membahas satu permasalahan tertentu sebagai hasil kajian pustaka ataupun kajian lapangan. Makalah disusun dengan tujuan untuk memenuhi tugas tertentu (tugas akademik maupun tugas nonakademik). Makalah menjadi sarana untuk mendemonstrasikan pemahaman penulis tentang pokok permasalahan teoretis yang dikaji atau kemampuan penulis dalam menerapkan suatu prosedur, prinsip, atau teori yang berhubungan dengan masalah tertentu.“ (Telkom University).

B. Data, Informasi dan Basis Data

“Data merupakan fakta mengenai suatu objek seperti manusia, benda, peristiwa, konsep, keadaan dan sebagainya yang dapat dicatat dan mempunyai arti secara implisit. Data dapat dinyatakan dalam bentuk angka, karakter atau simbol, sehingga bila data dikumpulkan dan saling berhubungan maka dikenal dengan istilah basis data (database) [Ramez2000]. Sedangkan menurut George Tsu-der Chou basis data merupakan kumpulan informasi bermanfaat yang diorganisasikan ke dalam aturan yang khusus. Informasi ini adalah data yang telah diorganisasikan ke dalam bentuk yang sesuai dengan kebutuhan seseorang” [Abdul1999].

“Menurut Encyclopedia of Computer Science and Engineer, para ilmuwan di bidang informasi menerima definisi standar informasi yaitu data yang digunakan dalam pengambilan keputusan. Definisi lain dari basis data menurut Fabbri dan Schwab adalah sistem berkas terpadu yang dirancang terutama untuk meminimalkan duplikasi data”. (Dzacko, 2007).

C. Sistem kendali versi

(5)

4 BAB VI

PEMBAHASAN

Konsep basis data sistem informasi makalah merupakan rancangan sistem yang mampu mengoptimalkan kegiatan membuat makalah secara berkelompok. Pemerataan tugas disetiap anggota yang akan berkontribusi, serta proses pengerjaan lebih terdokumentasi, memungkinkan pemantauan kemajuan makalah lebih mudah dilakukan. Konsep ini hampir mirip dengan sistem kendali versi pembuatan aplikasi perangkat lunak seperti aplikasi GIT dan JIRA SOFTWARE.

Setiap kontribusi yang masuk perlu ada keterangan perlakuan dari kontributor dengan ketentuan konfigurasi data identitas yang umumnya hanya nama dan alamat email. permasalahan yang sering muncul pada saat proses pengerjaan makalah secara berkelompok adalah pembagian tanggung jawab pada setiap bab atau sub bab makalah kurang merata, konsentrasi sub bab yang tidak selaras atau sinkron diantara setiap anggota, serta waktu kontribusi kurang efektif karena tidak ada pemantauan secara intensif oleh pimpinan proyek pembuatan makalah.

Terdapat batasan-batasan dalam perancangan konsep basis data ini, diantarnya sistem informasi makalah ini hanya mencakup kendali informasi, pemberitahuan berupa aktivitas, waktu pengerjaan, peringatan deadline makalah serta penyimpanan hasil kontribusi yang terpusat dalam satu direktori.

(6)

5 kondisi dimana hasil query bersifat membingungkan, data yang tidak sesuai dengan fakta.

Tahap pertama adalah merancangn entity diagram relationship (ERD), ERD merupakan bentuk pemodelan basis data yang menekankan pada konsep relasi antar entitas satu dengan yang lain. Kemudian menentukan sifat relasi yang dihasilkan apakah one-to-one, one-to-many, many-to-one atau many-to-many.

Gambar 4.1 Rancangan ERD sistem informasi makalah.

(7)

6 mungkin memiliki status revisi, sehingga akan masuk kedalam relasi koreksi yang ditampung entitas timbal balik, dan atribut source_file dihilangkan pada entitas hasil kontribusi, dengan demikian kontributor perlu mensubmit hasil pekerjaannya kembali.

Tahap kedua adalah menganalisa entitas-entitas atau objek yang terlibat dalam ruang lingkup sistem, yang diikuti dengan penentuan struktur atribut-atribut yang dimiliki entitas tersebut. Mulai dari tipe data, panjang karakter dan bawaan lain seperti Primary Key atau Foreign Key, guna menjadikan suatu atribut menjadi perwakilan data entitas untuk mengefisienkan kinerja basis data.

Berikut daftar struktur entitas-entitas dalam sistem basis data makalah :

1. TABEL OWNER

2. TABEL MAKALAH

(8)

7 4. TABEL FORMAT MARGIN MAKALAH

5. TABEL PEMBAGIAN TUGAS MAKALAH

6. TABEL DAFTAR KONTRIBUTOR MAKALAH

(9)
(10)

9 9. TABEL TIMBAL BALIK HASIL SUBMIT KONTRIBUSI

MAKALAH

(11)

10 BAB V

PENUTUP

A. KESIMPULAN

Pekerjaan berkelompok dapat diatur dengan sebuah sistem informasi yang bermodalkan sebuah data yang saling terkait. Basis data merupakan sistem penyimpanan data yang memiliki relasi, dimana relasi merupakan hubungan antar entitas yang berkaitan dalam suatu lingkup sistem.

Pengelompokkan berdasarkan siapa yang membuat proyek makalah, pembuat tersebut sebagai ketua proyek untuk memberikan pembagian tugas. Teknis pengumpulan tugas dengan memberikan link file hasil pekerjaan yang sudah terupload, dari hasil tersebut ada kemungkinan untuk direvisi, jika hal tersebut terjadi maka link yang sudah tersimpan dalam basis data akan dihapus. Dengan demikian sistem membutuhkan submit ulang hasil pekerjaan / kontribusi yang dibutuhkan.

B. SARAN

(12)

11 DAFTAR PUSATAKA

Dzacko, H. (2007, Oktober 24). Basis Data (Database).

Telkom University. (t.thn.).

http://mcd.bis.telkomuniversity.ac.id/file/Materi%20Kuliah/Bahasa%20Indo

nesia/. Dipetik January 4, 2016, dari http://mcd.bis.telkomuniversity.ac.id/:

Gambar

Gambar 4.1 Rancangan ERD sistem informasi makalah.

Referensi

Dokumen terkait

Ketentuan Pasal 1 angka 4 Peraturan Daerah Kabupaten Bombana Nomor 6 Tahun 2011 tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Kabupaten Bombana Nomor 7 Tahun 2008 tentang Organisasi

Dalam penelitian ini besaran nilai beban tekan aksial eksentris dengan kombinasi momen lentur yang dapat ditahan oleh baja profil siku pada kolom

dan manusia yang paling sempurna adalah Nabi Muhammad SAW. Jika manusia memiliki pandangan ini, maka dia tidak akan berbuat sewenag-wenang terhadap lingkungan sekitarnya. Karena

5) Perolehan diklasifikasikan dengan pisah batas. Transaksi yang dekat dengan tanggal neraca dicatat dengan periode yang tepat pengujian pisah batas sepantasnya dilakukan

Chepalopelvic disproportion (CPD) adalah ukuran lingkar panggul ibu tidak sesuai dengan ukuran lingkar kepala janin yang dapat menyebabkan ibu. tidak dapat melahirkan

 Melibatkan peserta didik mencari informasi yang luas dan dalam tentang topik/tema materi yang akan dipelajari dengan menerapkan prinsip alam takambang jadi guru dan belajar dari

Risiko bedah dan anastesi meningkat pada pasien yang menderita penyakit. jantung.Aritmia, angina, gagal jantung, atau hipertensi

Perairan dengan arus yang lambat cenderung memiliki densitas plankton yang cukup banyak, sedangkan perairan dengan arus deras akan cenderung lebih sedikit densitas