• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERANGKAT EDITING ELEMEN KONSTRUKSI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "PERANGKAT EDITING ELEMEN KONSTRUKSI"

Copied!
19
0
0

Teks penuh

(1)

BAB 4

PERANGKAT EDITING

ELEMEN KONSTRUKSI

Untuk tujuan mempermudah dalam mengakses dan aplikasinya, maka jenis-jenis perangkat editing elemen konstruksi yang ter-sedia pada ArchiCAD 10, peletakannya disusun berdasarkan spe-sifikasi fungsinya, sehingga akan lebih mudah diakses dalam proses penggambaran.

Selain yang terdapat pada shortcut menu, perintah edit gambar juga bisa Anda temukan dalam submenu Move dan Reshape seperti terlihat di bawah. Kedua submenu tersebut berada dalam menu Edit.

(2)

4.1 Cut

Merupakan perangkat pengeditan gambar yang berfungsi untuk menghapus objek pada area gambar (Floor Plan dan Section/ Elevation Windows). Cut bisa digunakan untuk menghapus objek yang merupakan elemen-elemen konstruksi maupun jenis garis dan text serta arsir (fill).

Perintah Cut bisa Anda akses dengan cara pilih objek yang akan dihapus terlebih dahulu kemudian pilih menu Edit > Cut atau Anda bisa menggunakan shortcut menu dengan cara melakukan klik kanan setelah memilih objek lalu pilih Cut, maka objek akan terhapus. Perintah Cut tidak bisa dipergunakan (tidak terdapat) pada bidang 3D Window. Satu hal yang spesifik dari Cut adalah bahwa ketika digunakan Cut akan memindahkan elemen kons-truksi maupun objek 2D dari sebuah area gambar ke dalam Clipboard, sehingga setiap saat objek tersebut bisa dipanggil dan digunakan menggunakan perintah Paste.

Gambar 4.2 Perintah Cut dalam shortcut menu

4.2 Copy

Merupakan perangkat edit gambar yang bisa Anda gunakan untuk mengopi (menggandakan) elemen-elemen konstruksi bangunan, baik yang berupa objek 2D (garis, text, arsir/fill) maupun objek 3D (dinding, kolom, balok, dan sebagainya).

(3)

4.3 Clear

Merupakan perintah yang fungsinya menyerupai Cut, yaitu untuk menghapus semua jenis objek elemen konstruksi (2D dan 3D), tetapi perintah Clear bisa digunakan pada semua bidang gambar (Floor Plan Window, 3D Window, Model type Section/Elevation), sedangkan Cut tidak bisa.

Jika Anda menggunakan perintah Clear, objek yang sudah diha-pus tidak disimpan ke dalam clipboard karena perintah ini fung-sinya sama seperti tombol Delete pada keyboard, yaitu meng-hilangkan objek.

4.4 Drag

Merupakan perangkat pengeditan gambar yang berfungsi untuk memindah objek (elemen-elemen konstruksi) pada sebuah gam-bar proyek yang sedang Anda kerjakan. Seperti halnya perintah pengeditan gambar yang lain, perintah Drag juga terdapat pada menu Edit.

Selain terdapat pada menu Edit, perintah Drag juga bisa Anda panggil melalui shortcut menu, yaitu klik kanan pada area gambar

> shortcut menu > Move > Drag.

Metode untuk memindah objek dengan Drag:

a. Pastikan sudah terbuat objek yang akan dipindah. b. Seleksi objek (elemen konstruksi) yang akan dipindah.

(4)

c. Pilih menu Edit > Move > Drag.

d. Klik titik acuan untuk memindah objek, misalnya pada titik 1. e. Bawa kursor dan tentukan letak penempatan objek di tempat

lain.

Gambar 4.4 Proses untuk memindah objek

f. Klik sekali untuk mengakhiri pemindahan.

g. Klik sekali lagi untuk membersihkan blip pada objek.

Gambar 4.5 Objek yang sudah dipindah

h. Jika ingin memindah objek sekaligus menggandakan, bisa digunakan perintah Drag a Copy dengan cara klik kanan hingga keluar shortcut menu > pilih Drag a Copy.

(5)

4.5 Rotate

Merupakan perintah untuk memutar (merotasi) objek. Sudut per-putaran objek bisa Anda tentukan langsung dengan pointer mau-pun dengan ketik angka pada keyboard. Untuk memutar objek sambil menggandakan bisa Anda gunakan Rotate a Copy.

Metode untuk memutar objek:

a. Pastikan sudah tergambar objek. b. Seleksi objek yang akan diputar. c. Pilih menu Edit > Move > Rotate.

d. Buat garis perputaran objek dengan cara membuat dua titik, yaitu pada titik 1 dan titik 2.

Gambar 4.7 Membuat garis putar objek

e. Putar ke arah yang Anda inginkan, misalnya ke arah kanan >

klik kiri sekali.

Gambar 4.8 Hasil rotasi objek

f. Jika ingin menentukan sudut putar secara numerik (dengan angka), bisa digunakan keyboard; yaitu dengan cara ketik a >

ketik besar sudut > tekan Enter sekali.

(6)

Metode untuk memutar objek sekaligus menggandakan:

a. Pastikan sudah tergambar objek, misalnya seperti di bawah.

Gambar 4.9 Objek yang akan diputar sambil digandakan

b. Seleksi (pilih) objek yang akan diputar dan digandakan. c. Pilih menu Edit > Move > Rotate a Copy.

d. Atau klik kanan hingga keluar shortcut menu > Rotate a Copy. e. Tentukan garis perputaran objek dengan membuat dua titik,

yaitu titik 1 dan titik 2.

Gambar 4.10 Membuat garis perputaran objek

f. Putar ke arah yang Anda inginkan, misalnya ke arah kanan kemudian klik kiri sekali.

g. Klik lagi untuk mengakhiri perintah.

(7)

4.6 Mirror

Merupakan perangkat yang berfungsi untuk mencerminkan objek, di mana objek aslinya akan dihilangkan. Apabila Anda ingin mem-pertahankan objek aslinya tetap masih ada, Anda bisa mengguna-kan perintah pengeditan Mirror a Copy.

Metode pencerminan objek:

a. Pastikan sudah terbuat objek yang akan dicerminkan, misal-nya objek kursi seperti di bawah.

Gambar 4.12 Objek kursi yang akan dicerminkan

b. Seleksi objek kursi yang akan dicerminkan. c. Pilih menu Edit > Move > Mirror.

d. Atau klik kanan hingga keluar shortcut menu > Move > Mirror. e. Buat sumbu pencerminan dengan klik pada titik 1 dan titik 2.

Gambar 4.13 Membuat sumbu pencerminan

f. Klik sekali lagi untuk mengakhiri perintah Mirror.

Gambar 4.14 Hasil pencerminan objek kursi

Metode pencerminan objek sekaligus menggandakan:

(8)

c. Pilih menu Edit > Move > Mirror.

d. Atau klik kanan hingga keluar shortcut menu > Move > Mirror a Copy.

Gambar 4.15 Mirror a Copy pada shortcut menu

e. Buat sumbu pencerminan, misalnya dengan cara klik pada titik 1 dan titik 2 seperti di bawah.

Gambar 4.16 Membuat sumbu pencerminan objek

f. Akhiri dengan klik kiri sekali.

(9)

4.7 Multiply

Merupakan jenis perangkat pengeditan gambar yang berfungsi untuk menggandakan objek dengan berbagai jenis pola peng-gandaan. Jenis penggandaan tersebut antara lain Drag, Rotate, Elevate, dan Matrix. Masing-masing pilihan tersebut sudah di-spesifikkan untuk berbagai pengeditan dalam proses pembuatan desain.

Gambar 4.18 Kotak dialog Multiply

Drag (penggandaan satu arah):

Drag berfungsi untuk menggandakan objek dalam arah yang lurus dan ditentukan dengan cara menarik garis referensi.

Metode melakukan Drag:

a. Pastikan sudah terbuat objek yang akan digandakan, misalnya kursi.

b. Seleksi objek kursi tersebut.

Gambar 4.19 Objek yang sudah diseleksi

c. Klik kanan hingga keluar shortcut menu > Move > Multiply >

(10)

d. Pilih Drag pada bagian Choose an action. e. Ketik 4 pada bagian Number of copies.

f. Aktifkan tombol radio Distribute untuk menentukan posisi kursor.

Gambar 4.20 Kotak dialog Multiply

g. Klik OK.

h. Klik pada bagian objek yang akan digandakan. i. Tarik ke arah tertentu untuk menggandakan.

Gambar 4.21 Proses penggandaan objek

j. Klik pada jarak tertentu untuk penempatan objek hasil peng-gandaan.

Gambar 4.22 Hasil penggandaan dengan metode Drag

(11)

Gambar 4.23 Proses penggandaan yang sudah selesai

Rotate (penggandaan melingkar):

Merupakan perangkat untuk penggandaan objek dengan arah me-lingkar dan ditentukan dengan lengkungan referensi atau dengan angka (numerik).

Metode aplikasi Rotate:

a. Pastikan sudah tergambar objek, misalnya meja dan kursi. b. Seleksi objek kursi tersebut.

Gambar 4.24 Objek kursi yang sudah diseleksi

c. Klik kanan hingga keluar shortcut menu > pilih Move >

Multiply.

Gambar 4.25 Memanggil kotak dialog Multiply dari shortcut

(12)

Gambar 4.26 Kotak dialog Multiply dengan pilihan Rotate

e. Isikan angka 3 pada bagian Number of copies.

f. Pilih Distribute untuk menentukan posisi kursor pada garis referensi sewaktu proses penggandaan objek.

g. Klik OK pada kotak dialog Multiply.

h. Buat garis referensi awal perputaran dengan klik pada titik 1 dan titik 2 seperti pada gambar di bawah.

Gambar 4.27 Membuat garis awal perputaran objek

i. Putar garis referensi ke kanan hingga seperti objek di bawah.

(13)

j. Klik kiri pada titik 3 hingga seperti gambar di bawah.

Gambar 4.29 Hasil penggandaan objek

k. Klik sekali lagi di luar objek untuk mengakhiri perintah.

Gambar 4.30 Penggandaan objek kursi yang sudah selesai

Elevate:

Elevate berfungsi untuk penggandaan objek secara vertikal.

Matrix (penggandaan dua arah):

Matrix merupakan perangkat untuk penggandaan objek dengan bentuk grid (rectangular). Anda bisa mengatur elevasinya.

Metode aplikasi Matrix:

a. Pastikan sudah tergambar objek, misalnya kursi. b. Lakukan seleksi pada objek tersebut.

(14)

c. Klik kanan hingga keluar shortcut menu > pilih Move >

Multiply > kotak dialog Multiply.

Gambar 4.32 Kotak dialog Multiply

d. Lakukan pengaturan pada kotak dialog Multiply dengan me-milih Matrix pada bagian Choose an action.

e. Ketik angka 3 pada bagian Along First Stroke. f. Ketik angka 3 pada bagian Along Second Stroke.

g. Pilih Distribute untuk menentukan posisi kursor pada garis referensi sewaktu proses penggandaan objek.

h. Klik salah satu titik hitam (misalnya pada titik 1) pada objek kursi dan bawa kursor ke arah horizontal.

i. Klik sekali untuk menempatkan objek hasil duplikat.

Gambar 4.33 Proses penggandaan ke arah horizontal

(15)

Gambar 4.34 Proses penggandaan ke arah vertikal

k. Klik kiri sekali lagi pada sembarang area untuk mengakhiri perintah Multiply.

Gambar 4.35 Hasil penggandaan rectangular

4.8 Adjust

(16)

Metode memperpanjang objek dengan pembatas:

a. Sebagai contoh buat dinding dan pembatasnya berupa garis. b. Seleksi objek yang akan diperpanjang.

Gambar 4.36 Objek yang sudah diseleksi

c. Pilih menu Edit > Reshape > Adjust.

Gambar 4.37 Proses memanggil perintah Adjust

d. Klik kiri sekali pada objek pembatasnya.

Gambar 4.38 Objek dinding yang sudah diperpanjang

(17)

Metode memotong objek dengan pembatas:

a. Pastikan sudah terbuat objek yang akan diperpanjang maupun objek pembatasnya.

b. Seleksi (aktifkan) objek yang akan diperpanjang.

Gambar 4.39 Dinding yang sudah diaktifkan

c. Pilih menu Edit > Reshape > Adjust.

d. Klik kiri sekali pada garis pembatasnya > klik kiri sekali di luar objek.

Gambar 4.40 Dinding yang sudah terpotong

4.9 Trim to Roof

Merupakan perangkat pengeditan untuk memotong elemen konstruksi seperti dinding dan kolom menggunakan pembatas atap (roof). Pada prinsipnya Trim to Roof sama dengan pemo-tongan objek atau elemen konstruksi lain yang menggunakan pembatas, yaitu pastikan objek yang memotong atap tersebut sudah aktif (diseleksi), kemudian klik kanan hingga keluar short-cut menu > pilih Trim to Roof > keluar kotak dialog Trim to Roof >

Trim.

Metode memotong objek dengan atap:

(18)

Gambar 4.41 Bangunan yang akan dipotong dindingnya

b. Seleksi objek dinding > klik kanan hingga keluar shortcut menu.

Gambar 4.42 Objek dinding yang sudah diaktifkan

c. Pilih Trim to Roof > kotak dialog Trim to Roof. d. Klik tombol Trim.

(19)

e. Klik kiri sekali di luar gambar untuk mengakhiri perintah.

Gambar

Gambar 4.3 Objek yang sudah diseleksi
Gambar 4.6 Drag a Copy pada shortcut menu
Gambar 4.10 Membuat garis perputaran objek
Gambar 4.13 Membuat sumbu pencerminan
+7

Referensi

Dokumen terkait

konseling yang dilakukan penulis dalam memeberikan treatmentnya. Proses wawancara dalam proses konseling tidak hanya dilakukan sekali saja. Namun di sini penulis

M.. Oleh karena itu guru harus bijak dalam pemilihan dan penggunaan metode untuk proses pembelajaran. Keaktifan siswa harus selalu diciptakan dan berjalan terus

Penggunaan Metode Karyawisata untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep tentang Jenis dan Persebaran Sumbar Daya Alam serta Pemanfaatan untuk kegiatan Ekonomi di

mahasiswa selama periode waktu tertentu dari universitas, fakultas atau jurusannya. Pengembangan budaya akademik ini didasarkan atas dua tantangan yang selalu

Dengan ini menyatakan bahwa proposal PKM-K saya dengan judul: BROKUPIS : BROWNIES KULIT PISANG SEBAGAI MAKANAN BERGIZI YANG BERNILAI EKONOMISa. diusulkan untuk tahun anggaran

Perkiraan paling baik, energi yang dibutuhkan adalah empat kali energi sistem matahari kita, dengan demikian besi hanya dapat dihasilkan oleh suatu bintang yang jauh

Pada saat Peraturan Daerah ini berlaku, Retribusi yang masih terutang berdasarkan Peraturan Daerah tentang Retribusi mengenai jenis Retribusi Jasa Umum sebagaimana

 Dilengkapi  dengan  saran  penelitian  maupun  pengelolaan  rusunawa   yang  perlu  ditindaklanjuti  di  masa