• Tidak ada hasil yang ditemukan

Kritik Nalar Agama dalam Film Tanda Tanya (‘?’)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Kritik Nalar Agama dalam Film Tanda Tanya (‘?’)"

Copied!
18
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 1 ‘Tanda simbolik kekerasan berbasis agama’
Gambar 4 ‘Surya memerankan karakter Yesus dalam drama Jumat Agung‘  (2011: online)

Referensi

Dokumen terkait

Pada kenyataannya, teks yang sama mampu “dibaca” secara berbeda oleh pembaca yang.. berbeda-beda; bahkan oleh satu pembaca dalam kondisi yang berbeda-beda

Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga posisi pemaknaan yang terbentuk di antara penonton, yaitu penonton yang meyakini bahwa film ‘?’ memberikan gambaran

Bagi para pemeluk agama, semua jerih payah pada akhirnya akan tiba ke satu tujuan atau titik temu yang sama, yaitu menuju Tuhan Yang Maha Satu.. Proses menuju Yang Maha

Ketiga plot utama tersebut memiliki cerita yang berbeda-beda namun ada satu kesamaan atau benang merah dalam cerita yaitu ketiga tokoh sama-sama terlibat dalam

Terdapat dua garis besar dalam penggambaran hubungan manusia terhadap Tuhannya yakni tentang keimanan dan toleransi yang digambarkan dalam adegan beribadah,

Sebagaimana dikatakan (Soekanto, 2010: 321) masalah sosial muncul karena kepentingan sosial yang berbeda-beda dari setiap bentuk masyarakat, dalam artian masyarakat

Demonisasi terlihat dalam simbol pen- deta sebagai sebuah simbol umat Kristen, dan berlaku sebagai receiver dari tindakan pada sumbu desire yang menunjukkan si- fat

Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa Citra Islam yang terkonstruksi dan telah menjadi opini publik tertandingi oleh Citra Islam dalam Film “?” Tanda Tanya