Ketahanan Pangan di Kawasan Timur Indonesia | Rachmaningsih | Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Indonesia 1 PB
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Jika dilihat secara umum, kondisi ketahanan pangan di perdesaan di Provinsi Jawa Barat masih lebih baik jika dibandingkan dengan perkotaan karena proporsi dari rumah tangga
Demikian juga terdapat hubungan yang bermakna antara variabel luar (jumlah anggota keluarga, akses pangan, pengeluaran keluarga, konsumsi energi, dan konsumsi protein) dengan
Hubungan positif dan tidak signifikannya variabel pengeluaran pemerintah untuk sektor pendidikan dalam memperkuat pengaruh pertumbuhan ekonomi terhadap pembangunan manusia
Hasil penelitian dengan regresi robust menunjukkan bahwa variabel yang signifikan positif memengaruhi pengeluaran listrik rumah tangga miskin di perkotaan dan
Jumlah HOK di Desa Suntenjaya dalam se- tahun sebanyak 28.440, lalu jumlah tenaga ker- ja yang tersedia adalah 3.960 HOK, sehingga penyerapan tenaga kerja untuk integrasi usaha
Se- baliknya, dalam mengambil keputusan untuk memilih dalam pemilu, masyarakat diasumsi- kan untuk memiliki tanggapan positif terhadap tiga hal, yaitu: (1) peningkatan pengeluaran
Ketiga , berdasarkan status kerja pekerja, di- temukan bahwa laki-laki yang bekerja pada sektor formal memiliki kecenderungan lebih tinggi untuk ulang-alik dibandingkan dengan
Pada model determinan terhadap status rumah tangga (miskin atau tidak miskin), terlihat modal sosial bridging mempunyai peranan yang lebih tinggi dibandingkan modal so- sial