• Tidak ada hasil yang ditemukan

Uji Daya Hambat Ekstrak Daun Sawo terhadap Bakteri Escherichia coli secara In Vitro

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Uji Daya Hambat Ekstrak Daun Sawo terhadap Bakteri Escherichia coli secara In Vitro"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel  1.  memperlihatkan  ekstrak  daun  sawo  dengan  konsentrasi  yang  berbeda  mempunyai  daya  hambat  yang  berbeda  terhadap  pertumbuhan  E

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian Eleanore (2013) ekstrak daun sengon dengan pelarut etanol 70% dan etanol 96% mengandung senyawa-senyawa fitokimia yang diujikan, tetapi untuk pelarut

Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun urang aring memiliki efektivitas dalam menghambat pertumbuhan E.coli , diameter zona hambat menunjukkan

diperkuat dengan penelitian yang dilakukan oleh Mpila 8 (2012) pada uji aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun mayana ( Coleus atropurpureus benth) terhadap

diperkuat dengan penelitian yang dilakukan oleh Mpila 8 (2012) pada uji aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun mayana ( Coleus atropurpureus benth) terhadap

Penelitian yang dilakukan oleh Munte dkk., (2016) menunjukkan bahwa ekstrak metanol daun kirinyuh memiliki zona hambat lebih besar pada bakteri Escherichia coli yaitu 1,3

Ekstrak heksana, etil asetat dan etanol daun ekor kucing memiliki aktivitas sebagai antibakteri, dimana ekstrak etanol memiliki aktivitas antibakteri yang paling

Ekstrak daun Kelor dengan menggunakan pelarut etanol menurut (Vinoth et al, 2012) dapat menarik sebagian besar senyawa aktif yang terdapat pada daun kelor, dan dari hasil

Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun sawo manila dengan masing-masing konsentrasi tersebut belum mampu menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli.Kemungkinan disebabkan