• Tidak ada hasil yang ditemukan

T POR 1303310 Bibilography

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "T POR 1303310 Bibilography"

Copied!
4
0
0

Teks penuh

(1)

YUSRA FAUZA, 2015

PENGARUH KIDS ATHLETICS TERHADAP

PENINGKATAN KETERAMPILAN MOTORIK KASAR SISWA SEKOLAH DASAR

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu 67

DAFTAR PUSTAKA

Alberto, C. (2012). LTAD (Long-term athlete development) . (Online). Diakses dari http://www.albertocei.com/en/tag/ltad/.

Arikunto, S. (2002). Prosedur Suatu Penelitian : Pendekatan Praktek. Edisi Revisi Kelima. Penerbit Rineka Cipta. Jakarta.

Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI. (2013) Rised Kesehatan Dasar Jakarta :Kemenkes.

Bahagia, Y. & Suherman, A. (1999). Prinsip-prinsip Pengembangan dan Modifikasi Cabang Olahraga. Depdikbud.

Bart. V, dkk. (2011). Mastery of fondamental movement skill among 6year -old Flemish pr e-schol children. Journals Permissions.nav Erupean Physical Education. 10.1177/1356336x11402268’ Yang di unduh pada tangga 2 Desember 2014 pukul 15: 59 WIB.

Buschner, G. A. (1994). Theaching children movement concepts and skills : becoming a master teacher by Human kinetic Publishers inc.

Chow, B.C. and Chan, L. (2010). Gross Motor Skills of Hong Kong Preschool Children.Asian Journal of Physical Education & Recreation.17, (1), 71-77. Dimyati. (2002). Belajar dan Pembelajaran Jakarta : Rineka Cipta.

Fraenkel, J.R., dkk. (2012). How to Design and Evaluate Research in Education. (8nd eds), New York : McGraw-Hill Inc.

Furqon. (1997). Statistika Penelitian. Bandung. Alfabeta.

Gallahue, D. L. (1989).Understanding Motor Development Infants, children, Adolescent. Second Edition: Indianapolis. Indiana Benchmark Press Inc. Gallahue, D. L. (1995). Developmental Physical Education for Today’s Children.

(3rdeds), Chicago : Brown & Benchmark.

Gallahue, David L. (1996). Developmental Physical Education for Today’s

(2)

68

YUSRA FAUZA, 2015

PENGARUH KIDS ATHLETICS TERHADAP

PENINGKATAN KETERAMPILAN MOTORIK KASAR SISWA SEKOLAH DASAR

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

Gozzoli C, dkk. (2006). IAAF KIDS ATHLETICS “A TEAM EVENT FOR

CHILDREN” International Association Of Atheletics Federation,

Second Edition.

Gustiana, A. D. (2011). Pengaruh Permainan Modifikasi terhadap Motorik Kasar dan Kognitif Anak Usia Dini. Tesis pada SPs UPI: tidak diterbitkan.

Hendrayana. Y & Rahmat A. (2014). Bermain Atletik Prodi PJKR Jurusan Pendidikan Olahraga Universitas Pendidikan Indonesia. Bandung.

Hurlock, E. (1978). Perkembangan Anak jilid 1 edisi keenam. Jakarta : Erlangga. Jakarta: Proyek Pengembangan Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan.

Depdibud. Dirjen Dikti.

Juliantine, T., Subroto,. & Yudiana (2013). Model-model pembelajaran Pendidikan Jasmani. Prodi PJKR Jurusan Pendidikan Olahraga Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Universitas Pendidikan Indonesia. Kartono, Kartini. (1989) Psikologi Anak. Bandung.Mandar Maju.

Lumintuarso, R. (2011). Peralatan Olahraga Anak (POA) untuk Pengembangan Multilateral. Yogyakarta: UNY Press.

Lutan, R (2001). Asas-asas Pendidikan Jasmani Pendekatan Pendidikan Gerak di Sekolah Dasar, Jakarta: Depdiknas:Dirjen Dikdasmen bekerja sama dengan Dirjen Olahraga.

Lutan, R. (1988). Belajar Keterampilan Motorik, Pengantar Teori dan Metode

P2LPTK. Jakarta.

Mahendra A. (2007). Teori Belajar Mengajar Motorik. Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan.univeristas Pendidikan Indonesia.

Mahendra, A. (2009). Asas asas dan Falsafah Pendidikan. Jasmani Bandung. Maksum, A. (2012). Metodologi Penelitian Dalam Olahraga.Unesa University

Press-2012.

(3)

69

YUSRA FAUZA, 2015

PENGARUH KIDS ATHLETICS TERHADAP

PENINGKATAN KETERAMPILAN MOTORIK KASAR SISWA SEKOLAH DASAR

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

PB. PASI. (1993). Pedoman Dasar Melatih Atletik. Jakarta : Program Pendidikan Dan Sertifikasi Pelatih Atletik Pasi.

Rumini. (2004). Model Pembelajaran Atletik dan Metodik I Untuk PJPGSD. Semarang: UNNES.

Santrock, J.W. (2002). Life Span Development (5th ed) : Perkembangan Masa Hidup jilid 1. Jakarta : Erlangga.

Saputra, Y. M. (2005). Pembelajran Kooperatif Untuk Meningkatkan Keterampilan Anak TK. Jakarta : Depdiknas.

Saputra,Y. M. & Fauzia (2010). Pertumbuhan dan Perkembangan Motorik Anak Taman Kanak-kanak. FPOK UPI: tidak diterbitkan.

Schmidt, A. R. & Wrisberg A. C. (2000) Motor Learning and Performance A Problem-Based Learning Approach. Human Kinetics.

Setiawan, A. (2011). Perbandingan Pembelajaran Konvensional dan Hypnoteaching.

Setiawati, Sapta, dkk. (2012). Kemampuan Fisik Motorik Kasar Anak Usia 5-6 Tahun di Taman Kanak-kanak Negeri Pembina 1 Pekanbaru.Thesis (tidak

diterbitkan).

Sidik, Z. D. (2010). Mengajar dan melatih atletik. Bandung: Rosda. Soetjiningsih. (1998). Tumbuh Kembang Anak. Jakarta: EGC.

Stork, S., & Sanders S. W. (2008). Physical Education in Early Childhood.The Elementary School Journal. 108, (3), 197 – 206.

Sugiyanto & Sudjarwo (1991). Materi pokok Perkebangan dan Belajar Gerak Buku Modul 1-6. Jakarta: Depdikbud Proyek Penataran Guru SD Setara DII Bagian Proyek Penataran Guru Penjas.

Sugiyono. ( 2008). Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R & D. Bandung. Alfabeta.

(4)

70

YUSRA FAUZA, 2015

PENGARUH KIDS ATHLETICS TERHADAP

PENINGKATAN KETERAMPILAN MOTORIK KASAR SISWA SEKOLAH DASAR

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

Suherman, A. (2009). Revitalisasi Pengajaran dalam Pendidikan Jasmnai. Bandung: Bintang Warli Artika.

Sujana. (1996). Metoda Statistika. Bandung. Tarsito.

Sujiono, B. (2007). Metode Pengembangan Fisik (Edisi Revisi). Jakarta.

Sukamti, R. E. (2007). Diktat Perkembangan Motorik. Yogyakarta: Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Yogyakarta.

Sukintaka. (1992). Teori Bermain untuk D2 PGSD Penjaskes.Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi.

Sukintaka. (2004). Teori Pendidikan Jasmani ; Filosofi Pembelajaran dan masa depan, Bandung nuansa.

Sumantri, P. M (1999) Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Depdikbud Dirjen Dikti.

Sunardi & Sunaryo. (2007). Intervensi dini anak berkebutuhan khusus. Jakarta Depdiknas.

Suyadi. (2010). Psikologi Belajar Paud. Yogyakarta: Pedagogia. Universitas Terbuka.

Undang-Undang Republik Indonesia No. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional pasal 42.

Wong, K. Y. A., dan Cheung, S. Y. (2010). Confirmatory Factor Analisys of Test of Gross Motor Development-2. Journal of Measurement in Physical Education and Exercise Science, 14, 202-209.

Referensi

Dokumen terkait

Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Universitas Pendidikan Indonesia Bandung.. Nasution, (1987), Didaktik: Asas-Asas Mengajar,

PENGARUH METODE MENGAJAR DAN MOTOR ABILITY TERHADAP HASIL BELAJAR KETERAMPILAN LAY-UP SHOOT BOLABASKET.. Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu

Pemberian reinforcement positif dalam pendidikan jasmani mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan keterampilan gerak dasar peserta didik.. Pemberian

Pembelajaran Keterampilan Dan Konsep Olahraga Di Sekolah Dasar : Sebuah Pendekatan Permainan Taktis , Jakarta: Depdiknas,Dirjen Pendidikan Dasar Dan Menengah. Pendekatan

Jakarta : Direktorat jendral olahraga, depdiknas. Dasar-dasar Pendidikan

OPTIMALISASI PENDIDIKAN JASMANI DAN OLAHRAGA BERLANDASKAN ILMU FAAL OLAHRAGA (SEBUAH

PENGARUH PEMBELAJARAN PERMAINAN BOLA KECIL TERHADAP KETERAMPILAN GERAK DASAR SISWA SEKOLAH DASAR.. Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu

PENGARUH PEND IDIKAN PROJECT BASED LEARNING D ALAM PEND ID IKAN JASMANI TERHAD AP KREATIVITAS D AN KETERAMPILAN GERAK SEKOLAH D ASAR. Universitas Pendidikan Indonesia