• Tidak ada hasil yang ditemukan

Presentasi Dana Desa -Takalar_dpr

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Presentasi Dana Desa -Takalar_dpr"

Copied!
22
0
0

Teks penuh

(1)

Oleh : H.M. AMIR USKARA, M.Kes

( Ka.Poksi FPPP di BANGGAR dan KOMISI XI )

PENYAMPAIAN POKOK-POKOK PIKIRAN

DPR

DALAM RANGKA SOSIALISASI KEBIJAKAN DANA DESA

(2)

Beberapa Pokok Pikiran

Atas Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah dan

Pemerintahan Desa berikut Prinsip Pendanaanya dalam sistem otonomi daerah Negara Kesatuan Republik Indonesia, termasuk prinsip pendanaan Dana Desa yang merupakan isu terhangat akhir-akhir ini.

(3)

Beberapa Pokok Pikiran

(4)

Beberapa Pokok Pikiran

(5)

Beberapa Pokok Pikiran

(6)

Beberapa Pokok Pikiran

4.

Dengan memperkuat peran serta dan tanggungjawab Pemerintah Daerah tersebut,

(7)

Beberapa Pokok Pikiran

(8)

6. Beberapa produk peraturan perundang-undangan tersebut antara lain :

a. UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah sebagai penyempurnaan atas UU Nomor 32 Tahun 2004

yang mengatur hubungan pemerintah pusat dan daerah, penyelenggaraan pemerintahan daerah, pembagian urusan pemerintahan, peran Gubernur sebagai wakil Pemerintah Pusat di daerah, penataan daerah, perangkat daerah, keuangan daerah dan peraturan daerah serta inovasi daerah

b. UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa yang mengatur kewenangan desa, penataan desa, penyelenggaran pemerintahan desa, perangkat desa, keuangan desa, peraturan desa dan kelembagaan masyarakat desa.

(9)

Beberapa Pokok Pikiran

7. Konsekuensi logis dari pembagian urusan dan

kewenangan dalam penyelenggaran pemerintahan adalah penyediaan sumber-sumber pendanaan dalam rangka mendukung terselenggaranya pelaksanaan urusan dan kewenangan tersebut. Hal ini sejalan dengan prinsip penyelenggaran otonomi

daerah yaitu “money follows function” atau uang

mengikuti fungsi, dimana urusan dan kewenangan

(10)

Beberapa Pokok Pikiran

8. Atas dasar prinsip tersebut, sebagai implikasi

(11)

Beberapa Pokok Pikiran

9. Demikian pula halnya dengan implikasi

pembagian urusan penyelenggaran

(12)

Beberapa Pokok Pikiran

(13)

a. Transfer ke Daerah dalam APBNP TA 2015 sebesar Rp. 643.834,5 miliar :

(14)

Dana Perimbangan Terdiri dari :

- DBH sebesar Rp. 110.052,0 miliar - DAU sebesar Rp. 352.887,8 miliar

- DAK sebesar Rp. 58.820,7 miliar ( DAK ini

(15)

b.

Dana Desa

dalam APBN-P TA 2015

(16)

 Dana transfer ke daerah & Dana Desa TA 2015, perbandingan TA 2014 nn

No Jenis Dana Transfer ke Daerah APBN-P - TA % Kenaikan/ Penurunan

2014 2015

(1) (2) (3) (4) (5)

1 Dana Bagi Hasil 117.663,6 112.573,2  

  a. Pajak 46.116,0 54.156,6 7,1 %

  a. SDA 71.547,5 58.416,6 24,3 %

2 Dana Alokasi Umum 341.219,3 352.887,8  

3 Dana Alokasi Khusus 33.000,0 55.820,7 55,8 %

4 Dana Otonomi Khusus 16.148,8 17.115,5 3 %

5 Dana Keistimewaan DIY 523,9 547,5

-6 Dana Transfer Lainnya 87,948,6 104,411,1

-7 Dana Desa ………. 20,766,2 Meningkat

129,1 % dari yang diajukan sebelumnya di APBN 2015 hanya 9.066,2

(17)

Beberapa Pokok Pikiran

11. Kebijakan Transfer ke Daerah dan Dana

Desa juga bertujuan untuk mengalokasikan Dana Desa sesuai dengan amanat Undang-undang Nomor 6 tahun 2014 tentang Desa

berdasarkan jumlah desa dengan

(18)

Beberapa Pokok Pikiran

(19)

Beberapa Pokok Pikiran

(20)

Harapan

(21)

Harapan

(22)

Terima Kasih

Wassalam,

Referensi

Dokumen terkait

yang menjadi kewenangan daerah sebagaimana dimaksud pada ayat (1), pemerintahan daerah menjalankan otonomi seluas-luasnya untuk mengatur dan mengurus sendiri urusan..

“penyelenggaraan urusan pemerintahan oleh pemerintah daerah dan DPRD menurut asas otonomi dan tugas pembantuan dengan prinsip otonomi seluas-luasnya dalam sistem dan

Pemerintah daerah menjalankan otonomi seluas-luasnya, kecuali urusan pemerintahan yang oleh undang-undang ditentukan sebagai urusan Pemerintah Pusat. Pemerintahan daerah

yang menjadi kewenangan daerah sebagaimana dimaksud pada ayat (1), pemerintahan daerah menjalankan otonomi seluas-luasnya untuk mengatur dan mengurus sendiri urusan..

Abstrak : Bahwa dalam rangka penyelenggaraan Otonomi Daerah yang seluas-luasnya maka perlu mengatur urusan Pemerintahan sesuai dengan kewenangan yang diberikan kepada

– Pemerintahan daerah memiliki otonomi seluas-luasnya kecuali urusan yang ditentukan oleh Undang-Undang sebagai urusan pemerintah pusat. •

Pemerintahan Daerah adalah penyelenggaraan urusan pemerintahan oleh pemerintah daerah dan DPRD menurut asas otonomi dan tugas pembantuan dengan prinsip otonomi

Pemerintahan Daerah adalah Penyelenggaraan urusan pemerintahan oleh Pemerintah Daerah dan DPRD menurut asas Otonomi dan tugas pembantuan dengan prinsip otonomi