Abstrak REKRUTMEN GUBERNUR DAN WAKIL GUBERNUR DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
Teks penuh
Dokumen terkait
Wakil Gubernur Utama dilakukan setelah Sri Paku Alam yang baru naik tahta. BAB VI.. Tata Cara Pengisian Jabatan Gubernur dan
Kasultanan mengajukan Sultan Hamengku Buwono yang bertakhta sebagai calon Gubernur dan Kadipaten mengajukan Adipati Paku Alam yang bertakhta sebagai calon Wakil Gubernur
Yang membedakan Yogyakarta dengan daerah otonom lainnya adalah dalam hal suksesi atau pemilahan Gubernur dan Wakil Gubernur yang tidak melalui pemilihan langsung
Secara keseluruhan, analisis teks, baik pada tataran mikro, superstruktur, maupun makro telah menunjukkan bahwa MI merepresentasikan pihak Sultan Hamengku Buwono X dan
gubernur DIY / Sri Sultan Hamengku Buwono X / dalam acara / audisi antara Gubernur dengan Diplomat Muda. / di Kantor Gubernur DIY Kepatihan / tadi
Pada saat Proklamasi Kemerdekaan RI, Sri Sultan Hamengku Buwono IX dan Sri Paku Alam VIII menghubungi Presiden RI saat itu, Soekarno, dan menyatakan bahwa
Yang membedakan Yogyakarta dengan daerah otonom lainnya adalah dalam hal suksesi atau pemilahan Gubernur dan Wakil Gubernur yang tidak melalui pemilihan langsung
Penetapan Sri Sultan sebagai gubernur dan Sri Paku Alam sebagai wakil gubernur Provinsi DIY merupakan bentuk keistimewaan Provinsi DIY berdasarkan Piagam Kedudukan