• Tidak ada hasil yang ditemukan

S PJKR 1002047 Chapter5

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "S PJKR 1002047 Chapter5"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

Febrhie Albintha, 2014

Mengembangkan Keterampilan Sosial Siswa Melalui Pembelajaran Kata Beregu Karate

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu |perpustakaan.upi.edu BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

A. Kesimpulan

Berdasarkan dari hasil pengolahan dan analisis data penelitian tindakan

kelas, mengenai melalui pembelajaran karate pada nomor kata beregu

keterampilan sosial siswa kelas ekstrakurikuler karate di SMA Negeri 1

Baleendah dapat menjadi lebih baik dan berdasarkan permasalahan yang timbul

dapat disimpulkan bahwa melalui pembelajaran karate pada nomor kata beregu

keterampilan sosial siswa pada kegiatan ekstrakurikuler menjadi lebih baik.

Peningkatan disini terlihat dari perubahan tingkah laku para siswa. Siswa merasa

lebih percaya diri dalam pembelajaran karate, tidak merasa canggung satu sama

lain serta merasa lebih termotivasi dalam proses pengembangan keterampilan

sosial melalui pembelajaran kata beregu pada kegiatan ekstrakurikuler karate.

Upaya peneliti yang dibantu oleh observer memberikan dampak positif

bagi siswa, dari cara tanggung jawab, kerjasama dan tenggang rasa antar sesama

siswa jauh lebih baik. Peneliti cukup merasa puas atas peningkatan keterampilan

sosial siswa melalui pembelajaran karate pada nomor kata beregu karena pada

pembelajaran karate khususya pada nomor kata beregu ini siswa mampu

menyelesaikan berbagai konflik yang tersedia dalam pembeajaran kata beregu ini.

Dari awal dilakukannya observasi siswa belum dapat memecahkan suatu

permasalahan yang ada namun berkat adanya penelitian ini para siswa mampu

memecahkan suatu masalah dan pada intinya siswa mampu mengembangkan

keterampilan sosialnya dengan baik.

B. Rekomendasi

Berdasarkan kesimpulan di atas, peneliti merekomendasikan bahwa

dengan melalui pembelajaran karate pada nomor kata beregu dapat

mengembangkan keterampilan sosial siswa. Maka dari itu penulis menyarankan

(2)

80

Febrhie Albintha, 2014

Mengembangkan Keterampilan Sosial Siswa Melalui Pembelajaran Kata Beregu Karate

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu |perpustakaan.upi.edu

karate agar setiap pembelajaran karate pada nomor kata menggunakan kata beregu

agar keterampilan sosial siswa pun dapat berkembang dengan baik.

C. Saran

Berdasarkan kesimpulan di atas, saran yang dapat penulis kemukakan

berkaitan dengan hasil penelitian ini adalah sebagai berikut:

1. Bagi guru diharapkan lebih memperhatikan keterampilan sosial para siswa

karena keterampilan sosial itu sangat penting bagi kehidupan seluruh siswa

agar karakter siswa dapat menjadi lebih baik.

2. Bagi pihak sekolah diharapkan memberikan dukungan kepada seluruh

guru agar lebih memperhatikan keterampilan sosial para siswan. Karena

keberhasilan dalam pencapaian tujuan pembelajaran tidak terlepas dari

Referensi

Dokumen terkait

Kegiatan pembelajaran yang bersifat jasmani khususnya pembelajaran sepakbola dalam proses pemberdayaan aspek afektif siswa seperti interaksi sosial siswa harus lebih

dalam pembelajaran aktivitas atletik nomor lari jarak pendek pada siswa kelas. XI IPA I SMA Negri

PROFIL PERILAKU SOSIAL SISWA SMP DAARUT TAUHID BOARDING SCHOOL BERDASARKAN PENDIDIKAN JASMANI MELALUI KEGIATAN EKSTRAKURIKURER JENIS OLAHRAGA BEREGU DAN

PROFIL PERILAKU SOSIAL SISWA SMP DAARUT TAUHID BOARDING SCHOOL BERDASARKAN PENDIDIKAN JASMANI MELALUI KEGIATAN EKSTRAKURIKURER JENIS OLAHRAGA BEREGU DAN INDIVIDU..

PROFIL PERILAKU SOSIAL SISWA SMP DAARUT TAUHID BOARDING SCHOOL BERDASARKAN PENDIDIKAN JASMANI MELALUI KEGIATAN EKSTRAKURIKURER JENIS OLAHRAGA BEREGU DAN INDIVIDU..

Dengan Penerapan model pembelajaran kooperatif pada pembelajaran penjas khususnya aktivitas ritmik mampu mendorong terjadinya interaksi antar siswa untuk dapat belajar bekerja

Pengaruh model pembelajaran kooperatif dan konvensional terhadap perilaku sosial siswa pada pembelajaran aktivitas permainan bulutangkis.. (study eksperimen di smpn

Pembelajaran permainan tradisional berpengaruh secara signifikan terhadap perilaku sosial siswa, hal ini sejalan dengan adanya peningkatan rata-rata jawaban responden