Pengujian Karakteristik Campuran HRS-WC menggunakan batu sungai Makawa Kecamatan Walenrang Utara
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Hasil analisis eksperimen pengaruh Kadar aspal dan Kadar bahan aditif kapur sebagai variabel bebas terhadap nilai Stabilitas campuran Beton Aspal jenis AC-WC sebagai variabel tidak
Berdasarkan hasil analisis, ini menunjukkan bahwa nilai stabilitas semakin meningkat dengan bertambahnya kadar aspal serta semakin besarnya persentase bahan tambah karet
Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai karakteristik AC–WC yang meliputi persentase kadar plastik yang diperoleh dari hasil pengujian 1%-5% dari jumlah kadar aspal optimum,
Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik campuran aspal beton lapis aus (AC-WC) pada kadar aspal optimum (KAO) dengan penambahan
Berdasarkan hasil analisis, Gambar 4.3 menunjukkan bahwa nilai stabilitas semakin meningkat dengan bertambahnya kadar aspal serta semakin besarnya persentase bahan tambah
Hasil analisis eksperimen pengaruh Kadar aspal dan Kadar bahan aditif kapur sebagai variabel bebas terhadap nilai Stabilitas campuran Beton Aspal jenis AC-WC sebagai variabel tidak
Pelelehan Flow Grafik nilai Flow campuran HRS-WC untuk berbagai variasi limbah ampas kopi yang tidak direndam pada kadar aspal optimum dapat dilihat pada gambar 4.41 Gambar 4.41
Penambahan karet padat sebesar 7,90% dari berat aspal, dapat mempengaruhi parameter karakteristik Marshall nilai stabilitas naik 9,98% dari nilai stabilitas campuran tanpa menggunakan