• Tidak ada hasil yang ditemukan

PEMADAM KEBAKARAN KABUPATEN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PEMADAM KEBAKARAN KABUPATEN"

Copied!
25
0
0

Teks penuh

(1)

PEMADAM KEBAKARAN KABUPATEN

RENCANA KERJA TAHUN 2017

BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH

KABUPATEN PELALAWAN

TAHUN ANGGARAN 2017

PERUBAHAN KEDUA

(2)

BAB I

PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang

Rencana Kerja (Renja) Perangkat Daerah (PD) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pelalawan Tahun 2017 merupakan dokumen yang berisikan usulan program kerja berikut perkiraan kebutuhan yang akan dilaksanakan pada tahun kelima (tahun terakhir) RPJMD Kabupaten Pelalawan Tahun 2016-2021.

Dengan terpilihnya Bupati dan Wakil Bupati Pelalawan Masa Jabatan 2016-2021, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Pelalawan harus disusun sebagai penjabaran dari visi, misi dan program Kepala Daerah dalam kurun waktu 5 (Lima) tahun yang penyusunannya berpedoman kepada Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Pelalawan, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Riau.

RPJMD Kabupaten Pelalawan disusun berdasarkan visi dan misi kepala daerah terpilih, analisis permasalahan pembangunan dan isu-isu strategis daerah yang diterjemahkan ke dalam tujuan dan sasaran pembangunan daerah yang bertumpu pada program pembangunan daerah lengkap dengan kerangka pendanaan dan Kaidah pelaksanaannya.

Tujuan akhir dari perwujudan Pembangunan di Kabupaten Pelalawan adalah meningkatnya Kesejahteraan masyarakat dan terdistribusinya hasil-hasil pembangunan yang adil dan merata kepada masyarakat.

Bencana merupakan rangkaian peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat. Potensi bencana ini dapat disebabkan oleh faktor alam, faktor non alam maupun faktor manusia. Wilayah Kesatuan Republik Indonesia memiliki geografis, geologis, hidrologis serta demografis yang memungkinkan terjadinya bencana, sehingga dapat menghambat pembangunan nasional. Peraturan perundang-undangan yang ada, belum dapat dijadikan landasan

(3)

masyarakat dan kebutuhan bangsa Indonesia sehingga dapat menghambat upaya penanggulangan bencana secara terencana, terkoordinir dan terpadu.

Demi terciptanya pelaksanaan penganggulangan bencana yang memiliki landasan hukum yang jelas, maka dibentuklah Undang-Undang Nomor 24 tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana yang berisikan uraian tentang Ketentuan Umum Bencana, Landasan, Asas Dan Tujuan Penanggulangan Bencana, Tanggungjawab Dan Wewenang Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana, Kelembagaan Penanggulangan Bencana, Peran Lembaga Usaha dan Lembaga Internasional dalam Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana, Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana, Pendanaan dan Pengelolaan Bantuan Bencana, Pengawasan, Penyelesaian Sengketa, Ketentuan Pidana dan lain-lain.

Sehubungan dengan tanggungjawab dan kewenangan dalam pelaksanaan penanggulangan bencana, Pemerintah mengharuskan setiap daerah membentuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah. Sebagai penanggungjawab kendali dibentuklah Badan Nasional Penanggulangan Bencana yang diperkuat dengan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 8 tahun 2008.

Renja PD BPBD Kabupaten Pelalawan pada perubahan kedua untuk tahun 2017 ini merupakan dokumen perencanaan tahunan PD yang berisikan penjabaran Renstra dan merupakan salah satu bahan dari PD yang akan digunakan untuk penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kabupaten Pelalawan Tahun 2017. Disamping itu, penyusunan perubahan kedua Renja PD BPBD Kabupaten Pelalawan Tahun 2017 dilakukan dengan mempertimbangkan hasil Capaian Kinerja Pembangunan pada tahun sebelumnya, Fenomena yang ada, isu strategis yang akan dihadapi pada tahun pelaksanaan Renja serta mempertimbangkan Sinergitas antar sektor dan antar wilayah. Perubahan Renja PD BPBD Kabupaten Pelalawan Tahun 2017 juga memperhatikan ketersediaan sumber daya dan prioritas pembangunan daerah, serta memperhatikan kegiatan lintas sektor dan Sinergitas lintas PD yang menjadi tupoksi BPBD Kabupaten Pelalawan.

(4)

Hubungan Renja dengan dokumen perencanaan lainnya digambarkan melalui Gambar 1.1 sebagai berikut :

Gambar 1.1

Keterkaitan Dokumen Perencanaan Menurut UU No.25 Tahun 2004

1.2. Landasan Hukum

Landasan hukum dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana di Kabupaten Pelalawan adalah sebagai berikut:

a. Undang – Undang No. 22 Tahun 1999, tentang Pemerintahan Daerah;

b. Undang – Undang Nomor 13 Tahun 2000, tentang Perubahan atas Undang – undang Nomor 53 Tahun 1999, tentang Pembentukan Kab. Pelalawan, Kab. Rokan Hulu, Kab. Rokan Hilir, Kab. Siak, Kab. Karimun, Kab. Natuna, Kab. Kuantan Singingi dan Kota Batam (Lembaran negara Tahun 1999 Nomor 181, Tambahan Lembaran negara Tahun 1999 Nomor 3902);

c. Undang-undang nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 nomor 47, tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia nomor 4286);

(5)

d. Undang-undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasioanal (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 nomor 104, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia nomor 4421); e. Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah

(Lembaran Negara Republik Indonesia tahun 2004 nomor 125, tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia nomor 4437) sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang-undang Nomor 12 tahun 2008 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 59, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia nomor 4844);

f. Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 66, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4723);

g. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun2008 Nomor 21, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4817); h. Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2008 tentang Penyelenggaraan

Penanggulangan Bencana (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 nomor 42, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia nomor 4828);

i. Peraturan Pemerintah Nomor 22 tahun 2008 tentang Pendanaan dan Pengelolaan Bantuan Bencana (Lembaran Negara Republik Indonesia tahun 2008 nomor 43, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4829);

j. Peraturan Pemerintah Nomor 23 tahun 2008 tentang Peran serta Lembaga Internasional dan Lembaga Asing non Pemerintah Dalam Penanggulangan Bencana (Lembaran Negara Republik Indonesia tahun 2008 nomor 44, tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4830);

k. Peraturan Presiden Nomor 83 Tahun 2005 tentang Badan Koordinasi Nasional Penanganan Bencana (BAKORNAS PB) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Presiden Nomor 3 Tahun 2007 tentang Perubahan atas

(6)

l. Peraturan Presiden Nomor 8 Tahun 2008 tentang Pembentukan Badan Nasional Penanggulangan Bencana;

m. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah sebagaimana telah dirubah dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 59 Tahun 2007 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah;

n. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 33 Tahun 2006 tentang Pedoman Umum Mitigasi Bencana;

o. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 27 Tahun 2007 tentang Pedoman Penyiapan Sarana dan Prasarana Dalam Penanggulangan Bencana;

p. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 46 Tahun 2008 tentang Pembentukan Badan Penanggulangan Bencana daerah (Provinsi / Kota); q. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2010 tentang

Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata cara Penyusunan, Pengendalian, dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah;

r. Peraturan Daerah Propinsi Riau Nomor 2 Tahun 2010 tentang Organisasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah Propinsi Riau. (Lembaran Daerah Propinsi Riau tahun 2010 Nomor 2);

s. Peraturan Daerah Kabupaten Pelalawan Nomor 12 Tahun 2011 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Pelalawan (Lembaran Daerah Kabupaten Pelalawan Tahun 2011 Nomor 12);

t. Peraturan Daerah Kabupaten Kabupaten Pelalawan Nomor 10 Tahun 2012 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Lembaga Teknis Daerah Kabupaten Pelalawan (Lembaran Daerah Kabupaten Pelalawan Tahun 2012; u. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia nomor 18 tahun 2016 tentang Perangkat Daerah (Lembaran negara Republik Indonesia tahun 2016 nomor 114);

v. Peraturan Daerah Kabupaten Pelalawan nomor 10 tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Pelalawan;

(7)

1.3. Maksud dan Tujuan 1.3.1. Maksud

Maksud dari penyusunan Perubahan Kedua Renja BPBD Kabupaten Pelalawan adalah menetapkan dokumen perencanaan yang memuat program dan kegiatan pembangunan daerah yang menjadi tolok ukur penilaian kinerja BPBD Kabupaten Pelalawan dalam melaksanakan tugas dan fungsinya.

1.3.2. Tujuan

Berdasarkan hal tersebut, maka Perubahan Kedua Renja Bappeda Kabupaten Pelalawan Tahun 2017 disusun dengan tujuan :

1. Acuan Bappeda KabupatenPelalawandalam mengoperasionalkan Perubahan Kedua RKPD Kabupaten Pelalawan Tahun 2017 sesuai dengan tugas dan fungsinya.

2. Merumuskan perubahan program dan kegiatan pembangunan Bappeda Kabupaten Pelalawan selama Tahun 2017.

3. Alat untuk menjamin keterkaitan dan konsistensi antara perubahan perencanaan dan perubahan penganggaran.

1.4. Sistematika Penulisan

Sistematika penulisan Renja BPBD Kabupaten Pelalawan Tahun 2017 adalah sebagai berikut:

Bab I : Pendahuluan a. Latar Belakang b. Landasan Hukum c. Maksud dan Tujuan d. Sistematika Penulisan

Bab II : Evaluasi Pelaksanaan Renja Semester I a. Evaluasi Pelaksanaan Renja Semester I

(8)

c. Isu-Isu Penting Penyelenggaraan Tugas dan Fungsi BPBD Kabupaten Pelalawan

d. Review terhadap Pelaksanaan Kegiatan Semester I Bab III : Perubahan Program dan Kegiatan

a. Perubahan Program dan Kegiatan Bab IV : Penutup

(9)

BAB II

EVALUASI PELAKSANAAN RENJA BBPBD SEMESTER I TAHUN 2017

2.1. Evaluasi Pelaksanaan Renja BPBD Semester I tahun 2017

2.1.1 Relalisasi program/kegiatan yang memenuhi target kinerja hasil/keluaran yang direncanakan

2.1.3 Faktor – Faktor penyebab tidak tercapainya atau terpenuhinya atau melebihi target kinerja program/kegiatan

Faktor – Faktor Penyebab tidak tercapainya target kinerja program/kegiatan antara lain :

a. Kurangnya Pemahaman Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) terhadap kegiatan yang akan dilaksanakan.

b. Minimnya anggaran yang tersedia untuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Pelalawan sehingga target kinerja kegiatan dirasionalkan mengikuti anggaran yang tersedia.

Faktor – Faktor Penyebab Terpenuhinya target kinerja program/kegiatan antara lain :

a. Merupakan Kegiatan Rutin Penunjang Kinerja Aparatur Sehingga Target Kinerja Kegiatan Relative Tetap.

2.1.4 Implikasi yang timbul terhadap target capaian program Renstra Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Indikator Kinerja Program Pada Rensrta Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Pelalawan Tahun 2011-2016 sudah sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 Tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan

(10)

Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah. Kriteria Penyusunan Indikator kinerja antara lain logis, jelas, terukur, dan akurat.

2.1.5 Kebijakan/tindakan perencanaan dan penganggaran yang perlu diambil intuk mengatasi faktor – faktor penyebab

Kebijakan/tindakan yang perlu diambil untuk mengatasi faktor- faktor penyebab pencapaian target kinerja program/kegiatan antara lain :

a. Menganalisis program kegiatan yang mendukung pencapaian target kinerja renstra Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Pelalawan.

b. Menganalisis Jenis dan Kondisi Aset atau barang Inventaris Sesuai ketentuan yang berlaku.

c. Menyusun Rencana Kebutuhan Barang Milik Daerah(RKBMD) dan Rencana Kebutuhan Pemeliharaan Barang Milik Daerah(RKPBMD) setiap tahun anggaran.

d. Melakukan analisis lokasi yang berpotensi Bencana di wilayah Kabupaten Pelalawan

e. Meningkatkan Sosialisasi dan Pengawasan Terhadap Daerah Rawan Bencana di wilayah Kabupaten Pelalawan

f. Meningkatkan Koordinasi dengan Pihak – pihak terkait demi tercipatanya kabupaten pelalawan yang tangkas, tanggap dan tangguh dalam menghadapi bencana.

Untuk lebih memperjelas hasil evaluasi pelaksanaan renja dan pencapaian Renstra Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Pelalawan, Pada Tabel 2.1 dibawah ini disajikan rekapitulasi evaluasi hasil pelaksanaan renja Badan Penanggulangan Bencana Daerah s/d Tahun 2017 kabupaten pelalawan.

(11)

Kinerja Pelayanan BPBD

Sesuai dengan tupoksinya, pelayanan BPBD kabupaten pelalawan lebih kepada Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana. Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana telah diatur dalam Undang-Undang 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana, yang terbagi dalam beberapa tahap kegiatan yaitu pada saat pra bencana, saat bencana dan pasca bencana.

Isu-isu penting penyelenggaraan tugas dan fungsi Badan Penaggulangan bencana daerah kabupaten pelalawan

Pada bagian ini di kemukaan permasalahan – permasalahan pelayanan Badan Penangggulangan bencana daearah kabupaten pelalawan beserta faktor-faktor yang mempengaruhinya.berikit ini adalah gambaran pelayanan badan penanggulangan bencana daerah yang ditinjau berdasarkan:

a. Peran badan penanggulangan bencana daerah dalam penyelenggaraan urusan pemerintahan daerah.

Berdasarkan peraturan bupati pelalawan Nomor 68 tahun 2016 Tentang Kedudukan,susunan organisasi ,tugas dan fungsi serta tata kerja badan penanggulangan bencana daerah kabupaten pelalawan,tugas pokok yang menjadi tanggung jawab badan penanggulangan bencana daerah yaitu melaksanakan urusan wajib pelayanan dasar ketentraman dan ketertiban umum serta pelindungan masyarakat.

Sesuai dengan tugas dan fungsi nya pada badan penanggulangan bencana daerah kabupaten pelalawan telah menjalankan perannya dalam penyelengaraan pemerintahan daerah.pada RPJMD Kabupaten Pelalawan Tahun 2011-2016 badan penanggulangan bencana daerah melaksanakan tercapaianya misi II yaitu meningkatan kualitas kesehatan masyarakat dan lingkungan.

b. Sumber daya badan penanggulangan bencana daerah kabupaten pelalawan dalam penyelenggaraan tugas dan fungsinya.

(12)

1. Sumber daya manusia

Badan penanggulangan bencana daerah kabupten pelalawan didukung oleh 58 orang Aparatur yang terdiri dari aparatur sipil negara ( ASN ) Berjumlah 23 orang, dan pegawai tidak tetap (PTT) Berjumlah 35 orang. 2. Anggaran yang tersedia

Anggaran yang tersedia untuk penyelenggaraan tugas dan fungsi badan penanggulangan bencana daerah kabupaten pelalawan besumber dari APBD kabupaten pelalawan.

3. Sarana dan Prasarana ( Aset )

Badan penanggulangan bencana daerah kabupaten pelalawan dilengkapai sarana dab prasarana untuk mendukung pelaksanaan tugas dan fungsinya.sarana dan prasarana yang ada bersumber dari APBD kabupaten pelalawan,BPBD Provinsi Riau dan BNPB Pusat

c. Pemasalahan dan hambatan yang dihadapai dalam menyelengarakan tugas dan fungsi badan penanggulangan bencana daerah

BPBD kabupaten pelalawan dalam melaksanakan tugas dan fungsi sebagai koordinator dalam penanganan penanggulangan bencana yang terjadi dikabupten pelalawan.adapun permasalahan pelayanan BPBD kabupaten pelalawan berdasarkan tugas dan fungsinya dapat diidentifikasi sebagai berikut dan dirinci pada tabel 2.3:

1. Belum maksimalnya Pelayanan Administrasi Perkantoran 2. Masih kurangnya sarana dan prasarana yang dimilki

3. Masih lemahnya pemahaman aparatur tentang peraturan perundang – undangan khususnya mengenai penanggulangan bencana

4. Masih terbatasnya prasaran tentang peringatan dini dan penanggulangan korban bencana alam

(13)

Tabel. 2.3

Faktor Pendorong dan Penghambat

Pelaksanaan Pelayanan Publik

No Jenis PelayananPublik Pelaksanaan TugasPermasalahan

dan Fungsi BPBD Sebagai Faktor Penghambat Pendorong 1 2 3 4 5 1 PelayananAdministrasi Perkantoran Masih Terbatasnya

aparatur yang dimiliki Terbatasnyaanggaran Adanya uraianTugas

2

Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur

Masih Kurangnya sarana dan prasarana yang

dimiliki terbatasnya sarana dan prasrana yang dimiliki telah memiliki kantor sendiri 3 Peningkatan kapasitas sumberdaya aparatur masih lemahnya aparatur/operator tentang peraturan perundang - undangan yang berlaku terbatasnya bimbingan teknis yang diikuti tersedianya anggaran 4 peningkatan pengembangan sistem pelaporan dan capaian kinerja dan keuangan masih terbatasnya aparatur/operator yang mengoperasikan sistem pelaporan capaian kinerja keuangan kurangnya sosialisasi dan bimbingan teknis berkaitan dengan sistem pelaporan dan keuangan telah memiliki sistem sianinda 5 Pencegahan dini dan penanggulangan korban bencana alam masih terbatasnya prasarana tentang peringatan dini dan penanggulangan korban bencana alam terbatasnya sarana dan prasarana dan masih enggannya masyarakat meninggalkan tempat tinggalnya adanya partisipasi elemen dan organisasi kemasyarakatan dalam tanggap darurat 6 perencanaan pembangunan daerah rawan bencana belum maksimalnya perencanaan daerah rawan bencana belum terpetanya daerah rawan bencana teranggarnya kegiatan pendataan survey daerah rawan bencana

(14)

7 penyelenggaraanpenanggulangan bencana belum maksimalnya pelaksanaan penanggulangan bencana belum tersedianya SOP dan SPM Penanggulangan Bencana di daerah adanya komitmen pemerintah baik pusat, profinsi dan kabupaten/kota dalam penanggulangan bencana

d. Telaahan Visi Dan Misi Kepala Daerah

Menelaah visi, misi, dan program kepala daerah dan wakil kepala daerah terpilih ditujukan untuk memahami arah pembangunan yang akan dilaksanakan selama kepemimpinan kepala daerah dan wakil kepala daerah terpilih dan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penghambat dan pendorong pelayanan perangkat daerah yang dapat mempengaruhi pencapaian visi dan misi kepala daerah dan wakil kepala daerah tersebut.

Visi dan Misi Kepala Daerah Terpilih tergambar dalam RPJMD Kabupaten Pelalawan 2021. Tujuan dan Sasaran RPJMD Kabupaten Pelalawan 2016-2021 di bidang Penanggulangan Bencana dapat dirumuskan melalui gambaran yang lebih jelas dengan keterkaitan antara visi, misi, tujuan dan sasaran sebagaimana dimuat pada Tabel 2.3a berikut:

Tabel 2.3a

Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran RPJMD Kabupaten Pelalawan 2016-2021 Yang Terkait Tugas dan Fungsi Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Kabupaten Pelalawan

VISI : Inovasi Menuju Pelalawan EMAS (Ekonomi Mandiri, Aman dan Sejahtera)

MISI TUJUAN SASARAN

Misi II:

Meningkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan

2.1. Meningkatkan jangkauan dan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat dan kesehatan lingkungan

(15)

Kondisi kesehatan masyarakat dalam suatu wilayah sangat mempengaruhi kualitas pembangunan dan kualitas hidup masyarakat itu sendiri. Tanpa tubuh yang sehat, maka akan sangat sulit bagi seluruh aktor pembangunan di Pelalawan melakukan pembangunan di segala bidang. Mengingat arti penting kesehatan, maka salah satu fokus pembangunan untuk lima tahun kedepan adalah peningkatan kualitas kesehatan masyarakat yang diharapkan mampu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Kualitas lingkungan merupakan aspek yang sangat penting dalam membangun kesejahteraan masyarakat, termasuk di dalamnya lingkungan alam sekitar. Salah satu bencana lingkungan yang sering sekali menimpa kabupaten Pelalawan adalah bahaya kebakaran hutan dan lahan. Untuk itu diperlukan adanya antisipasi dan mitigasi bencana yang lebih optimal.

Tujuan 2.1. Meningkatkan jangkauan dan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat dan kesehatan lingkungan.

Kesehatan lingkungan merupakan bagian yang tak terpisahkan dari upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Derajat kesehatan masyarakat selain berfokus kepada tubuh manusia, juga kepada lingkungan sekitarnya. Lingkungan adalah penentu kesehatan manusia/populasi. Tanpa lingkungan yang sehat, maka akan sulit untuk menjaga kesehatan badan.

Mengingat pentingnya menciptakan lingkungan yang sehat, maka perlu dilakukan peningkatan kualitas kesehatan lingkungan secara terus menerus dan terpadu. Dalam upaya perwujudan lingkungan yang sehat, maka keterlibatan masyarakat untuk mandiri menjaga lingkungan sekitarnya sangat dibutuhkan.

Untuk mencapai tujuan meningkatkan kualitas kesehatan lingkungan, maka sasarannya adalah: 2.1.1. Terwujudnya PELALAWAN SEHAT.

Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Pelalawan disamping merupakan hasil analisis isu-isu strategis dan permasalahan pelayanan berdasarkan tugas dan fungsi, selanjutnya juga akan diarahkan untuk mencapai dan menunjang Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran RPJMD Kabupaten Pelalawan Tahun 2016-2021 tersebut.

e. Telaahan Usulan rogram dan Kegiatan Masyarakat

Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Pelalawan dalam gugus tugas dan fungsinya sebagai koordinasi/pelaksana penanggulangan

(16)

- Perumusan dan penetapan kebijakan penanggulangan bencana, penanganan pengungsi akibat bencana yang terjadi dengan bertindak cepat dan tepat, efektif dan efisien.

- Pengkoordinasian pelaksanaan kegiatan dalam penanggulangan bencana dan kebakaran hutan dan lahan secara terencana, terpadu dan menyeluruh.

- Pelaksanaan program penanggulangan bencana

- Pengkoordinasian dengan unsur terkait dalam hal pelaksanaan penanggulangan bencana dan bahaya kebakaran hutan dan lahan

Sejalan dengan sasaran pembangunan nasional di bidang penanggulangan bencana maka sasaran strategis Badan Nasional Penanggulangan Bencana adalah sebagai berikut :

1. Terwujudnya kesadaran, kesiapan dan kemampuan (pemerintah dan masyarakat ) dalam upaya penanggulangan bencana melalui peningkatan kapasitas tingkat pusat dan daerah

2. Terwujudnya sistem penanganan kedaruratan bencana yang efektif melalui peningkatan koordinasi penanganan kedaruratan, peningkatan sarana dan prasarana pendukung serta peningkatan sistem logistik dan peralatan penanggulangan bencana yang efektif dan efisien.

3. Terwujudnya upaya rehabiltasi dan rekonstruksi yang baik dibandingkan sebelum bencana, melalui peningkatan kapasitas perencanaan rehabilitasi dan rekonstruksi yang handal, peningkatan koordinasi pelaksanaan serta pengurangan resiko bencana dalam setiap kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi dalam rangka pembangunan berkelanjutan.

(17)

Tabel 2.3b

Tantangan dan Peluang Pengembangan Pelayanan Badan Penanggulangan Bencana Daerah

TANTANGAN PELUANG

1 2

a. Masih terbatasnya sarana dan prasarana yang dimiliki Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Pelalawan. b. Terbatasnya alokasi Anggaran

yang dimiliki oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Pelalawan. c. Masih belum optimalnya

koordinasi pelaksanaan penanggulangan bencana. d. Masih belum jelasnya Sistem

Operasinal Prosedur (SOP) dalam penanggulangan bencana.

e. Masih belum jelasnya Standar Pelayanan Minimal (SPM) dalam penanggulangan bencana.

f. Sulitnya memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang masalah bahaya bencana, yang disebabkan oleh masih minimnya pemahaman berkaitan dengan penanggulangan bencana.

a. Adanya komitmen dari seluruh komponen bangsa dalam penyelenggaraan

penanggulangan bencana. b. Pesatnya perkembangan

teknologi untuk menunjang kegiatan di bidang kebencanaan yang bermanfaat guna pengurangan resiko bencana.

c. Adanya sinkronisasi dan koordinasi dalam penyelenggaraan

penanggulangan bencana baik tingkat Pusat, Propinsi dan Kabupaten/Kota.

d. Adanya peran serta masyarakat, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dalam penanggulangan bencana. e. Adanya priotas penggunaan

anggaran guna menunjang kegiatan penanggulangan bencana.

f. Terbentuknya Badan Penanggulangan Bencana Daerah pada setiap daerah sebagai wujud adanya

(18)

komitmen pemerintah dalam penanggulangan bencana.

2.4 Review terhadap Rancangan Awal RKPD

Pada Tabel 2.4 dibawah ini disajikan review terhadap rancangan awal RKPD kabupaten Pelalawan tahun 2018. Rancangan awal RKPD merupakan dokumen yang menjadi acuan bagi setiap perangkat daerah. Dalam rangka menerapkan perencanaan partisipatif, rancangan awal RKPD kabupaten dibahas bersama pemangku kepentingan dalam forum musrembang RKPD kabupaten dan menjadi acuan dalam membahas Renja SKPD dalam forum SKPD Kabupaten.

(19)

BAB III

PERUBAHAN PROGRAM DAN KEGIATAN

3.1. Perubahan Program dan Kegiatan

Adapun dalam pelaksanaan program dan kegitan pada semester dua ini tidak ada perubahan baik untuk program maupun kegiatan namun yang mengalami perubahan secara signifikan adalah perubahan dalam hal pengurangan anggaran pada kegiatan pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Pelalawan sebagai berikut :

1. Program Pelayanan Administrasi Perkantoran Kegiatan :

a. Penyediaan Jasa Surat Menyurat

b. Penyediaan jasa komunikasi,sumber daya air dan litrik

c. Penyediaan jasa pemeliharaan dan perizinan kendaraan dinas / operasional d. Penyediaan jasa kebersihan kantor

e. Penyediaan alat tulis kantor

f. Penyediaan barang cetakan dan penggandaan

g. Penyediaan komponen instalasi listrik/penerangan bangunan kantor h. Penyediaan peralatan dan perlengkapan kantor

i. Penyediaan bahan bacaan dan peratana perundang-udangan j. Penyediaan makanan dan minuman

k. Rapat koordinasi dan konsultasi dalam dan keluar daerah l. Penyediaan jasa pendukung administrasi teknik/perkantoran m. Penyelenggaraan pengadaan barang dan jasa

(20)

n. Penyediaan jasa sewa gedung/kantor/tempat 2. Program Peningkatan Prasarana Aperatur

Kegiatan :

1. Pembangunan Gedung Kantor

2. Pengadaan Kendaraan Dinas/Operasional 3. Pengadaan Perlengkapan Gedung Kantor 4. Pengadaan Mebeleur

5. Pemeliharaan Rutin/Berkala Kendaraan Dinas/Operasional 6. Pemeliharaan Rutin/Berkala Perlengkapan/peralatan Kantor 3. Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur

Kegiatan :

1. Pendidikan dan Pelatihan Formal

4. Program Perancanaan, peningkatan,pelaporan capaian kinerja dan Keuangan perangkat daerah

Kegiatan :

1. Penyusunan Laporan Keuangan Akhir Tahun 2. Penyusunan Rencana Strategis dan Rencana Kerja

3. Penyusunan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah 4. Monitoring,Evaluasi dan Pelaporan

5. Program Perencanaan Penanggulangan Daerah Rawan Bencana Kegiatan :

(21)

6. Program Pencegahan Dini dan Pengurangan Resiko Bencana Kegiatan :

1. Pelatihan Relawan Bencana

2. Koordinasi Penanggulangan Bencana 3. Sosialisasi Penanggulangan Bencana

4. Pengadaan Perlengkapan Operasional tim Reaksi cepat penanggulangan bencana

5. Pengadaan sarana dan prasarana evakuasi korban bencana

6. Pendidikan dan pelatihan pertolongan dan penanggulangan bencana 7. Program Penanganan Bencana dan Pasca Bencana

Kegiatan :

1. Penanganan dan Penanggulangan Bencana

2. Evaluasi dan Pemantauan Rehabilitas Pasca Bencana 3. Pengadaan Logistik

4. Posko Penanggulangan Darurat

5. Sosialisasi pedoman penangana rahabilitas dan rekonstruksi pasca bencana 6. Pemeliharaan peralatan dan perlengkapan penanggulangan bencana

7. Pemeliharaa peralatan dan perlengkapan penanggulangan bencana 8. Pengadaan sarana dan prasarana penanggulangan bencana

(22)

Nama Perangkat Daerah : Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Pelalawan TARGET CAPAIAN KINERJA KEBUTUHAN DANA/ PAGU INDIKATIF TARGET CAPAIAN KINERJA KEBUTUHAN DANA/ PAGU INDIKATIF TARGET CAPAIAN KINERJA KEBUTUHAN DANA/ PAGU INDIKATIF 1 2 3 4 5 6 5 6 7 8 9 1.05.1.05.02.01 PROGRAM PELAYANAN ADMINISTRASI PERKANTORAN

Cakupan administrasi sesuai pelayanan prima dan pengelolaan aset (%)

Kabupaten

Pelalawan 550 lbr 1,794,107,800.00 550 lbr 1,638,587,800.00 200 lbr 2,944,000,000.00

1.05.1.05.02.01.01 Penyediaan Jasa Surat Menyurat Jumlah perangko materai yang

tersedia Kabupaten Pelalawan 12 bln 18,150,000.00 12 bln 18,150,000.00 200 lembar 24,000,000.00 1.05.1.05.02.01.02 Penyediaan Jasa Komunikasi,

sumber daya air dan listrik

Jumlah jasa komunikasi, sumber

daya air dan listrik yang tersedia Kabupaten Pelalawan 7 unit 120,000,000.00 7 unit 120,000,000.00 4000 kwh/kubik

175,000,000.00

1.05.1.05.02.01.04

Penyediaan jasa pemeliharaan dan perizinan kendaraan dinas/operasional

Jumlah kendaraan

dinas/operasional yang terpelihara secara rutin/berkala

Kabupaten Pelalawan 12 bln 31,800,000.00 12 bln 31,800,000.00 12 bulan 41,000,000.00 1.05.1.05.02.01.05 Penyediaan jasa Kebersihan

Kantor

Jumlah tenaga kebersihan

Kabupaten Pelalawan 12 bln 49,928,000.00 12 bln 15,368,000.00 3 orang 268,000,000.00 1.05.1.05.02.01.07 Penyediaan Alat Tulis Kantor Jumlah alat tulis kantor yang

tersedia Kabupaten Pelalawan 12 bln 84,000,000.00 12 bln 84,000,000.00 12 bulan

94,000,000.00

1.05.1.05.02.01.08 Penyediaan Barang cetakan dan penggandaan

jumlah cetak dan penggandaan

yang tersedia Kabupaten Pelalawan 12 ln 78,885,800.00 12 ln 78,885,800.00 12 bulan

85,000,000.00

1.05.1.05.02.01.09

Penyediaan komponen instalasi listrik / penerangan bangunan kantor

jumlah komponen instalasi listrik/penerangan bangunan kantor yang tersedia

Kabupaten Pelalawan 27 unit 15,868,000.00 27 unit 15,868,000.00 12 bulan 41,000,000.00 1.05.1.05.02.01.10 Penyediaan Peralatan dan

Perlengkapan Kantor

jumlah peralatan dan perlengkapan

kantor yang tersedia Kabupaten Pelalawan 12 bln 81,156,000.00 12 bln 81,156,000.00 12 bulan

200,000,000.00

LOKASI

PERUBAHAN RENJA TAHUN 2017 PERUBAHAN KEDUA RENJA TAHUN 2017

CATATAN PENTING

PERKIRAAN MAJU RENCANA TAHUN 2018

Tabel III.1

Perubahan Kedua Rumusan Rencana Program dan Kegiatan Perangkat Daerah Tahun 2017 dan Perkiraan Maju Tahun 2018 Kabupaten Pelalawan

KODE REKENING

URAIAN/BIDANG URUSAN PEMERINTAHAN DAERAH DAN

PROGRAM/KEGIATAN

INDIKATOR KINERJA PROGRAM/KEGIATAN

1.05.1.05.02.01.10 Penyediaan Peralatan dan Perlengkapan Kantor

jumlah peralatan dan perlengkapan

kantor yang tersedia Kabupaten Pelalawan 12 bln 81,156,000.00 12 bln 81,156,000.00 12 bulan

200,000,000.00

1.05.1.05.02.01.12 Penyediaan Bahan Bacaan dan Peraturan Perundang-undangan

jumlah bahan bacaan dan peraturan perundang-undangan yang tersedia

Kabupaten Pelalawan 12 bn 25,000,000.00 12 bn 25,000,000.00 12 bulan 55,000,000.00 1.05.1.05.02.01.13 Penyediaan Makanan dan

Minuman

jumlah makan dan minum rapat

Kabupaten Pelalawan 12 bln 35,000,000.00 12 bln 35,000,000.00 12 bulan 38,000,000.00 1.05.1.05.02.01.14 Rapat koordinasi dan konsultasi

dalam dan luar daerah

jumlah rapat-rapat koordinasi dan konsultasi keluar daerah yang tersedia

Kabupaten Pelalawan 42 orang 430,000,000.00 42 orang 430,000,000.00 12 bulan 600,000,000.00 1.05.1.05.02.01.15

Penyediaan Jasa Tenaga Pendukung Administrasi/Teknis Perkantoran

jumlah tenaga administrasi kantor

Kabupaten Pelalawan 12 bln 725,760,000.00 12 bln 604,800,000.00 66 orang 1,200,000,000.00 1.05.1.05.02.01.16 Penyelenggaraan pengadaan

barang dan jasa

jumlah pantia pengadaan barang

dan jasa Kabupaten Pelalawan 12 bln 63,560,000.00 12 bln 63,560,000.00 12 bulan

85,000,000.00

1.05.1.05.02.01.17 Penyediaan Jasa sewa gedung/kantor/tempat

jumlah jasa sewa

gedung/kantor/tempat Kabupaten Pelalawan 35,000,000.00 35,000,000.00 12 bulan

38,000,000.00

1.05.1.05.02.02

PROGRAM PENINGKATAN SARANA DAN PRASARANA APARATUR

Cakupan penunjang optimalisasi pelayanan administrasi pelayanan prima dan pengelolaan aset (%)

Kabupaten

Pelalawan 1 unit 825,052,000.00 1 unit 865,187,000.00 3 unit 2,701,000,000.00

1.05.1.05.02.02.03 pengadaan kendaraan dinas/operasional

Jumlah pengadaan kendaraan

penanggulangan bencana Kabupaten Pelalawan 1 unit 30,000,000.00 2 unit 59,755,000.00 3 unit

900,000,000.00 1.05.1.05.02.02.04 Pengadaan Perlengkapan gedung

kantor

jumlah pengadaan perlengkapan

gedung kantor Kabupaten Pelalawan 27 unit 14,652,000.00 27 unit 14,652,000.00 20 unit

203,000,000.00 1.05.1.05.02.02.06

pengadaan mebeleur jumlah pengadaan mebeleur yang

tersedia Kabupaten Pelalawan 100% 86,740,000.00 100% 92,740,000.00 20 unit

125,000,000.00

1.05.1.05.02.02.08 Pemeliharaan rutin/berkala gedung kantor

persentase terawatnya gedung

kantor Kabupaten Pelalawan 7 unit 98,000,000.00 7 unit 98,000,000.00 100 persen

173,000,000.00 1.05.1.05.02.02.10

Pemeliharaan rutin/berkala Kendaraan dinas/operasional

jumlah kendaraan

dinas/operasional yang terpelihara secara rutin/berkala

(23)

TARGET CAPAIAN KINERJA KEBUTUHAN DANA/ PAGU INDIKATIF TARGET CAPAIAN KINERJA KEBUTUHAN DANA/ PAGU INDIKATIF TARGET CAPAIAN KINERJA KEBUTUHAN DANA/ PAGU INDIKATIF 1 2 3 4 5 6 5 6 7 8 9

LOKASI CATATAN PENTING

KODE REKENING

URAIAN/BIDANG URUSAN PEMERINTAHAN DAERAH DAN

PROGRAM/KEGIATAN

INDIKATOR KINERJA PROGRAM/KEGIATAN

1.05.1.05.02.02.110 Pemeliharaan rutin/berkala peralatan dan perlengkapan kantor

jumlah peralatan kantor yang

tersedia Kabupaten Pelalawan 100% 16,200,000.00 100% 16,200,000.00 30 unit

100,000,000.00

1.05.1.05.02.02.12 Rehabilitasi sedang/berat gedung kantor

Persentase rehabilitasi gedung

kantor yang dilaksanakan Kabupaten Pelalawan 151,000,000.00 151,000,000.00 0

-1.05.1.05.02.03

PROGRAM PENINGKATAN DISIPLIN APARATUR

Cakupan penunjang optimalisasi pelayanan administrasi pelayanan prima dan pengelolaan aset (%)

Kabupaten

Pelalawan 65 stel 80,340,000.00 65 stel 80,340,000.00

1.05.1.05.02.03.03 Pengadaan pakaian lapangan beserta perlengkapannya

Jumlah pakaian lapangan yang

tersedia Kabupaten Pelalawan 80,340,000.00 80,340,000.00 0

-1.05.1.05.02.04

PROGRAM PENINGKATAN KAPASITAS SUMBER DAYA APARATUR

Cakupan penunjang optimalisasi pelayanan administrasi pelayanan prima dan pengelolaan aset (%)

Kabupaten

Pelalawan 10 org 139,000,000.00 10 org 0.00 10 org 185,000,000.00

1.05.1.05.02.04.02 Pendidikan dan Pelatihan formal jumlah tenaga aparatur sipil negara

yang dididik dan dilatih Kabupaten Pelalawan 139,000,000.00 10 Org 0 10 org

185,000,000.00

1.05.1.05.02.05

PROGRAM PENINGKATAN PENGEMBANGAN SISTEM PELAPORAN CAPAIAN KINERJA DAN KEUANGAN

Terwujudnya tertib administrasi kinerja dan keuangan Perangkat Daerah (%)

Kabupaten

Pelalawan 1 dok 33,350,000.00 1 dok 33,350,000.00 1 dok 217,000,000.00

1.05.1.05.02.05.01 Penyusunan Pelaporan Keuangan Akhir Tahunjumlah dokumen yang tersedia Kabupaten Pelalawan 1 dok 12,350,000.00 1 dok 12,350,000.00

1 dok 82,000,000.00 1.05.1.05.02.05.02 Penyusunan Rencana strategis dan Rencana

Kerja

jumlah dokumen yang tersedia

Kabupaten Pelalawan 1 dok 9,890,000.00 1 dok 9,890,000.00 1 dok 49,000,000.00 1.05.1.05.02.05.06 Penyusunan Laporan Capaian kinerja dan

ikhtisar realisasi kinerja perangkat daerah

jumlah dokumen yang tersedia

Kabupaten Pelalawan 11,110,000.00 11,110,000.00 1 dok 86,000,000.00 1.05.1.05.02.05.06 Penyusunan Laporan Capaian kinerja dan

ikhtisar realisasi kinerja perangkat daerah

jumlah dokumen yang tersedia

Kabupaten Pelalawan 11,110,000.00 11,110,000.00 1 dok 86,000,000.00

1.05.1.05.02.22

Program perencanaan penanggulangan daerah rawan bencana

Tersedianya Pedoman Penggulangan Bencana Kabupaten, (%)

Kabupaten

Pelalawan 1 dok 459,272,241.00 1 dok 227,035,000.00 145,000,000.00

1.05.1.05.02.22.01

Pemetaan Daerah Rawan Bencana Tersedianya dokumen Pemetaan

dalam penanggulangan bencana Kabupaten Pelalawan 1 dok 233,335,000.00 1 dok 227,035,000.00

-1.05.1.05.02.22.03

Penyusunan Rencana Aksi Daerah Penanggulangan Bencana (RAD-PB)

Jumlah dokumen rencana aksi

daerah penanggulangan bencana Kabupaten Pelalawan 225,937,241.00 0.00

-1.05.1.05.02.22.04 penyusunan rencana Kontijensi

penanggulangan bencana

Tersedianya dokumen kontijensi

dalam penanggulangan bencana Kabupaten Pelalawan - 0.00 1 dok

145,000,000.00

1.05.1.05.02.23 PROGRAM PENCEGAHAN DINI DAN

PENGURANGAN RESIKO BENCANA

Cakupan Persentase desa

tangguh bencana aktif (%) Kabupaten

Pelalawan 50 org 372,081,000.00 50 org 289,311,000.00 50 org 884,000,000.00

1.05.1.05.02.23.01

Pelatihan Relawan Bencana Jumlah relawan penanggulanganbencana disetiap kecamatan Kabupaten Pelalawan 50 org 184,570,000.00 50 org 101,800,000.00 50 org 347,000,000.00 1.05.1.05.02.23.03 Koordinasi penanggulangan

bencana

jumlah fasilitasi aparatur terkait

penanggulangan bencana Kabupaten Pelalawan 50 org 31,150,000.00 50 org 31,150,000.00 50 org

80,000,000.00 1.05.1.05.02.23.04 Sosialisasi penanggulangan

bencana

jumlah sosialisasi penanggulangan

bencana Kabupaten Pelalawan 50 org 49,196,000.00 10 set 49,196,000.00 50 org

132,000,000.00 1.05.1.05.02.23.05 Pengadaan Perlengkapan

operasional tim reaksi cepat penanggulangan bencana

Jumlah perlengkapan operasional

Tim Reaksi Cepat Kabupaten Pelalawan 20 org 28,665,000.00 20 org 28,665,000.00 10 set

100,000,000.00 1.05.1.05.02.23.07

Pendidikan dan Pelatihan pertolongan dan penanggulangan bencana

jumlah sumber daya manusia yang mengikuti pendidikan dan pelatihan pertolongan dan penanggulangan bencana

Kabupaten Pelalawan 10 org 78,500,000.00 10org 78,500,000.00 20 org

(24)

TARGET CAPAIAN KINERJA KEBUTUHAN DANA/ PAGU INDIKATIF TARGET CAPAIAN KINERJA KEBUTUHAN DANA/ PAGU INDIKATIF TARGET CAPAIAN KINERJA KEBUTUHAN DANA/ PAGU INDIKATIF 1 2 3 4 5 6 5 6 7 8 9

LOKASI CATATAN PENTING

KODE REKENING

URAIAN/BIDANG URUSAN PEMERINTAHAN DAERAH DAN

PROGRAM/KEGIATAN

INDIKATOR KINERJA PROGRAM/KEGIATAN

1.05.1.05.02.24

Program Penanganan Bencana dan Pasca Bencana

Cakupan Penanganan Dampak

Bencana dan Paska Bencana (%) KabupatenPelalawan 100% 1,207,805,000.00 100% 1,146,670,000.00 100% 4,102,000,000.00

1.05.1.05.02.24.01

Penanganan dan penanggulangan bencana

cakupan penanganan dan

penanggulangan kejadian bencanaKabupaten Pelalawan 100% 744,875,000.00 100% 614,250,000.00 100%

3,000,000,000.00

1.05.1.05.02.24.02 Evaluasi dan pemantauan rehabilitasi pasca bencana

jumlah dokumen laporan evaluasi

Kabupaten Pelalawan 1 Dok 53,860,000.00 1 Dok 53,860,000.00 1 Dok 110,000,000.00 1.05.1.05.02.24.04

Posko Penanggulangan darurat cakupan aktifitas poskopenanggulangan darurat bencana Kabupaten Pelalawan 100% 177,825,000.00 100% 164,775,000.00 100% 467,000,000.00 1.05.1.05.02.24.05 Sosialisasi pedoman penanganan

rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana

jumlah sosialisasi penanganan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana

Kabupaten Pelalawan 50 org 157,145,000.00 50 org 157,145,000.00 50 org

305,000,000.00

1.05.1.05.02.24.06 Pemeliharaan peralatan dan perlengkapan penanggulangan bencana

jumlah mesin/peralatan

penanggulangan bencana Kabupaten Pelalawan 12 unit 74,100,000.00 12 unit 156,640,000.00 12 unit 220,000,000.00 HADI PENANDIO NIP. 19690808 198909 1 001 KEPALA PELAKSANA BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAN

PEMADAM KEBAKARAN DAERAH KABUPATEN PELALAWAN

(25)

BAB IV PENUTUP

Perubahan Rencana Kerja (Renja) Perangkat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pelalawan Tahun 2017 Semester pertama ini memuat Program dan kegiatan yang akan dilaksanakan pada tahun 2017 namun sesuai dengan tugas pokok dan fungsi BPBD yang mengacu kepada Renstra BPBD Kabupaten Pelalawan Tahun 2016-2021 dan RPJMD Kabupaten Pelalawan Tahun 2016-2021 tidak mengalami perubahan dalam hal program dan kegiatan yang mengalami perubahan adalah nilai anggaran pada program dan kegiatan. Perubahan Renja BPBD Tahun 2017 semester pertama disusun dalam rangka Efisiensi Penyelenggaraan tugas pokok dan fungsi di Bidang Penanggulangan Bencana yaitu mengantisipasi bencana melalui Pengorganisasian disertai dengan langkah yang tepat guna dan berdaya guna, penyelamatan dan Evakuasi korban, harta benda, pemenuhan kebutuhan dasar, perlindungan, pengurusan pengungsi, penyelamatan serta pemulihan prasarana dan sarana.

Perubahan Renja BPBD Kabupaten Pelalawan Tahun 2017 menggambarkan Indikator Capaian Kinerja dan Sasaran Program dan kegiatan yang akan dilaksanakan untuk periode Semester Kedua selanjutnya pada tahun 2017. Rencana Program dan kegiatan BPBD Kabupaten Pelalawan pada tahun 2017 yang tertuang dalam Urusan Wajib Pelayanan dasar Ketentraman dan Ketertiban umum serta Perlindungan Masyarakat yang pendanaannya bersumber dari APBD.

Gambar

Tabel III.1

Referensi

Dokumen terkait

Alhamdulillahirobbilalamin, segala puji dan syukur saya panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat, taufik dan hidayahnya sehingga saya dapat

a) Berusaha untuk konsisten. Konsisten ini adalah konsisten dalam penggunaan bentuk dan ukuran font, pemberian warna pada latar belakang dan tulisan, pembuatan layout. Konsisten ini

Jadi dari pengertian diatas penulis dapat menyimpulkan bahwa sistem adalah kumpulan dari bagian-bagian, unsur-unsur atau komponen yang saling berhubungan satu sama

Pendanaan pendidikan dari dana BOS yang didapatkan SD Inpres 4 halmahera barat yang bersumber dari APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara) untuk tahun 2016

Disediakan tabel tentang pengaruh cahaya matahari siswa dapat menjelaskan 3 pengaruh yang menguntungkan dan 2 yang merugikan akibat cahaya matahari terhadap lingkungan

Hasil wawancara menunjukan para pelaku usaha perikanan mengetahui secara pasti bahwa para petugas penertiban retribusi izin usaha perikanan adalah merupakan unsur

Tahap-tahap tersebut adalah (i) mengunduh naskah dari film terlebih dahulu, (ii) menontot film tersebut, (iii) membaca dan meneliti dialog dalam naskah, (iv)

Yang pada prakteknya masih menggunakan, apa yang disebut dengan sistem pola administrasi hukum yang baik (legal administration procedure system), dan masih