• Tidak ada hasil yang ditemukan

FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS NEGERI MEDAN 2017

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS NEGERI MEDAN 2017"

Copied!
37
0
0

Teks penuh

(1)

Rencana Pembelajaran Semester

RPS

Matakuliah : Manajemen Perpajakan Semester/TA : Gasal (III) / 2017 – 2018 SKS/Status

Matakuliah : 3 SKS / Wajib

Dosen Pengampu : OK Sofyan Hidayat, SE.,M.Si.,Ak.,CA. Dedy Husrizal Syah, SE.,M.Si.

Program Studi : Akuntansi

FAKULTAS EKONOMI

UNIVERSITAS

NEGERI MEDAN

2017

(2)

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS)

MK. MANAJEMEN PERPAJAKAN

FAKULTAS EKONOMI

UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

A. IDENTITAS MATA KULIAH

Mata Kuliah / Kode : Manajemen Perpajakan/ ...

SKS/Semester/Tahun Ajaran : 3 ( 3 x 50 menit) / Genep (III) / 2017-2018 Waktu Pertemuan (Hari/Jam) :

Ruang :

Dosen : Tim KDBK Perpajakan

HP : 08126584690, 081332703399

Email : [email protected] [email protected] B. CAPAIAN PEMBELAJARAN

Capaian Pembelajaran Jurusan Akuntansi di lingkungan Fakultas Ekonomi yang terkait mata kuliah Manajemen Perpajakan :

1) CP-ST (Capaian Pembelajaran Sikap dan Tata Nilai)

a) Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mampu menunjukkan sikap religius

b) Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan agama, moral, dan c) Etika

d) Berkontribusi dalam peningkatan mutu kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara, dan e) Kemajuan peradaban berdasarkan Pancasila

(3)

g) Rasa tanggungjawab pada negara dan bangsa

h) Menghargai keanekaragaman budaya, pandangan, agama, dan kepercayaan, serta pendapat i) Atau temuan orisinal orang lain

j) Bekerja sama dan memiliki kepekaan sosial serta kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan k) Taat hukum dan disiplin dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara

l) Menginternalisasi nilai, norma, dan etika akademik

m) Menunjukkan sikap bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri n) Menginternalisasi semangat kemandirian, kejuangan, dan kewirausahaan

o) Menginternalisasi prinsip-prinsip etika bisnis dan profesi akuntan.

2) CP-KU (Capaian Pembelajaran Keterampilan Umum)

1. Mampu menerapkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan inovatif dalam konteks pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan dan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora yang sesuai dengan bidang keahliannya

2. Mampu menunjukkan kinerja mandiri, bermutu, dan terukur

3. Mampu mengkaji implikasi pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora sesuai dengan keahliannya berdasarkan kaidah, tata cara dan etika ilmiah dalam rangka menghasilkan solusi, gagasan, desain atau kritik seni

4. Menyusun deskripsi saintifik hasil kajian tersebut di atas dalam bentuk skripsi atau laporan tugas akhir, dan mengunggahnya dalam laman perguruan tinggi

5. Mampu mengambil keputusan secara tepat dalam konteks penyelesaian masalah di bidang keahliannya, berdasarkan hasil analisis informasi dan data

6. Mampu memelihara dan mengembangkan jaringan kerja dengan pembimbing, kolega, sejawat baik di dalam maupun di luar lembaganya 7. Mampu bertanggungjawab atas pencapaian hasil kerja kelompok dan melakukan supervisi dan evaluasi terhadap penyelesaian pekerjaan

yang ditugaskan kepada pekerja yang berada di bawah tanggungjawabnya

8. Mampu melakukan proses evaluasi diri terhadap kelompok kerja yang berada dibawah tanggung jawabnya, dan mampu mengelola pembelajaran secara mandiri

9. Mampu mendokumentasikan, menyimpan, mengamankan, dan menemukan kembali data untuk menjamin kesahihan dan mencegah plagiasi 10. Mampu mengkombinasikan kompetensi teknikal dan keahlian profesional untuk menyelesaikan penugasan kerja

(4)

3) CP-KK (Capaian Pembelajaran Keterampilan Khusus)

1. Mampu secara mandiri menyusun kertas kerja audit melalui pengumpulan dan pengikhtisaran bukti audit atas laporan keuangan entitas komersial sesuai dengan standar audit dan ketentuanperundang-undangan yang berlaku dalam audit atas laporan keuangan

2. Mampu dibawah supervisi mengevaluasi bukti audit atas laporan keuangan entitas komersialsesuai dengan standar audit dan ketentuan perundang-undangan yang berlaku dalam audit atas laporan keuangan.

3. Mampu secara mandiri menyusun, menganalisis, dan menginterpretasi laporan keuangan entitas tersendiri dengan mengaplikasikan prinsip akuntansi atas transaksi sesuai dengan standar akuntansi keuangan umum dan standar akuntansi keuangan ETAP yang berlaku.

4. Mampu dibawah supervisi menyusun, menganalisis, dan menginterpretasi laporan keuangan entitas konsolidasian dengan mengaplikasikan prinsip akuntansi atas transaksi sesuai standar akuntansi keuangan umum dan standar akuntansi keuangan ETAP yang berlaku.

5. Mampu secara mandiri menyusun laporan hasil analisis atas informasi keuangan dan non keuangan serta pengungkapan terkait yang relevan dan andal untuk pengambilan keputusan manajerial dengan menerapkan teknik dan metode analisis akuntansi dan keuangan.

6. Mampu dibawah supervisi menyusun laporan investasi dan pendanaan, yang meliputi laporan kebutuhan kas dan modal kerja, proforma laporan keuangan, laporan penganggaran modal, yang relevan untuk pengambilan keputusan keuangan dan investasi dengan mengaplikasikan teknik manajemen keuangan dan investasi.

7. Mampu secara mandiri menyusun dan menganalisis laporan akuntansi manajemen, meliputi perencanaan dan penganggaran, manajemen biaya, pengendalian kualitas, pengukuran kinerja, dan benchmarking, yang relevan dan andal dalam mendukung pengambilan keputusan dan pengendalian manajemen dengan menerapkan teknik-teknik akuntansi manajemen.

8. Mampu secara mandiri mendisain proses bisnis dalam suatu sistem informasi akuntansi yang mendukung penyediaan infomasi berbasis teknologi informasi untuk mendukung pengendalian manajemen dan pengambilan keputusan organisasi dengan menggunakan pendekatan siklus pengembangan system (System Development Life Cycle/SDLC)

9. Mampu secara mandiri menyusun laporan kewajiban perpajakan baik untuk wajib pajak individu maupun badan dengan cara menghitung dan melakukan rekonsiliasi perpajakan sesuai perundang-undangan perpajakan yang berlaku di Indonesia.

10. Mampu secara mandiri mengoperasikan dan memanfaatkan piranti lunak dalam rangka penyusunan laporan keuangan, anggaran, administrasi perpajakan, pengauditan, dan penelitian

4) CP-KP (Capaian Pembelajaran di Bidang Pengetahuan)

1. Menguasai konsep teoritis secara mendalam tentang perencanaan, prosedur, dan pelaporan 2. audit.

(5)

3. Menguasai konsep teoritis secara mendalam tentang :

a. Kerangka dasar penyajian dan penyusunan laporan keuangan b. Kebijakan dan prinsip-prinsip akuntansi

c. Siklus Akuntansi

d. Pengakuan, pengukuran, penyajian, dan pengungkapan elemen-elemen laporan keuangan e. Analisis laporan keuangan

4. Menguasai konsep teoritis secara mendalam tentang : a. Penghitungan dan pengendalian biaya produk dan jasa b. Perencanaan dan penganggaran

c. Manajemen berbasis aktivitas

d. Pengukuran dan pengendalian kinerja

5. Menguasai konsep teoritis secara umum manajemen kualitas 6. Memahami etika bisnis dan kode etik profesi akuntansi

7. Menguasai konsep, prinsip, dan teknik manajemen keuangan yang meliputi: a. Keputusan keuangan

b. Nilai waktu uang c. Penganggaran modal

d. Struktur modal, biaya modal, dan pembiayaan e. Kebutuhan modal kerja

f. Analisis arus kas

8. Menguasai prinsip-prinsip investasi pada aset keuangan

9. Menguasai konsep teoritis secara mendalam tentang kebutuhan informasi untuk pengambilan 10. keputusan

11. Menguasai teknik, prinsip, dan pengetahuan prosedural tentang penggunaan teknologi 12. informasi.

13. Menguasai konsep dan peraturan perpajakan dan hukum bisnis 14. Menguasai konsep dan prinsip ilmu ekonomi

15. Menguasai konsep dan prinsip tentang : a. Organisasi,

(6)

c. Manajemen risiko d. Manajemen strategi, e. Pengendalian internal, dan f. lingkungan bisnis

5) Capaian Pembelajaran Perkuliahan Manajemen Perpajakan :

Pajak merupakan salah satu sumber penghasilan bagi Negara yang digunakan oleh Negara untuk membiayai rumah tangga Negara dan surplusnya digunakan untuk Public Investment. Matakuliah ini membantu anda untuk dapat melakukan kewajiban perpajakan dengan alternatif perhitungan perpajakan minimum yang tidak melanggar peraturan perpajakan yang berlaku. Diperlukannya manajemen perpajakan ini berangkat dari sifat dasar manusia “ kalau bisa tidak membayar,mengapa harus membayar. Kalau bisa membayar lebih kecil, Mengapa harus membayar lebih besar.”Namun semuanya harus dilaksanakan dengan itikad baik dan dengan cara-cara yang tidak melanggar peraturan perpajakan. Tujuan utama dari manajemen Perpajakan adalah untuk melaksanakan kewajiban perpajakan dengan benar, meminimalkan kewajiban perpajakan untuk memaksimalkan keuntungan.

C. METODE PEMBELAJARAN

Perkuliahan Manajemen Perpajakan ini diawali dengan penyajian materi konsep dasar dari manajemen pajak. . Konsep dasar ini memberikan kemampuan mahasiswa mengidentifikasi pengertian dan ruang lingkup manajemen perpajakan. Selanjutnya konsep yang dipahami mahasiswa digunakan untuk membuat solusi terhadap permasalahan permasalahan manajemen perpajakan yang dapat diselesaikan secara deskripsif, grafik dan matematika (rekayasa ide ). Berikutnya diaplikasikan pada kondisi aktual di lapangan dalam bentuk projek dan mini research. Dalam proses perkuliahan praktik, diselingi dengan diskusi untuk menyempurnakan proses kerja mahasiswa yang dilengkapi dengan lembar kerja mahasiswa (LKM) sebagai bentuk dari tugas rutin. Teori-teori yang diperoleh dari berbagai literatur akan diperdalam melalui CBR dan JR. Keseluruhan metode/model pembelajaran yang diterapkan berorientasi pada SCL.

Strategi pembelajaran yang digunakan adalah dengan menggunakan metode menjelaskan konsep dasar, latihan dan case based learning yang membahas kasus-kasus yang relevan dengan materi. Disamping itu terdapat tugas-tugas yang harus diselesaikan secara individual maupun kelompok. Metode ini bertujuan untuk mendidik mahasiswa agar mampu berfikir logis, analistis, dan aplikatif, mampu bekerja mandiri maupun dalam tim, serta mampu berkomunikasi baik lisan maupun tertulis.

D. Kompetensi/Kemampuan Setiap Tahap Pembelajaran

1. Manpu menjelaskan konsep dasar-dasar Manajemen Perpajakan

2. Mampu memjelaskan dan melakukan Tax Planning PPh Pasal 21/26, Pasal 22 dan Pasal 23/26 3. Mampu menjelaskan dan melakukan Tax Planning Pajan Pertambahan Nilai

(7)

4. Mampu menjelaskan dan melakukan Tax Planning PPh Badan 5. Mampu menjelaskan konsep optimalisasi Pembayaran Pajak

6. Mampu menjelaskan dan menganalisis transaksi-transaksi Khusus yang memiliki aturan pajak khusus 7. Mampu menjelaskan dan melakuakan Manajemen Rugi Fiskal

8. Mampu menjelaskan dan menganalisis Manajemen Perpajakan perusahaan yang memiliki hubungan istimewa 9. Mampu menjelaskan Straegi Menghadapi pemeriksaan

10.Mampu menyususn Perencanaan Pajak Akhir Tahun E. MATERI KAJIAN :

1. Dasar-dasar Manajemen Perpajakan

a. Pengertian Manajemen Perpajakan b. Fungsi Manajemen Perpajakan

c. Motivasi dan Manfaat Perencanaan Pajak d. Tujuan Perencanaan Pajak

e. Rambu-rambu dalam penyusunan Tax Planning f. Strategi Tax Planning

2. Tax Planning PPh Pasal 21/26, Pasal 22 dan Pasal 23/26 a. Pemotong PPh Pasal 21/26, Pasal 22 dan Pasal 23/26.

b. Subjek dan Objek PPh Pasal 21/26, Pasal 22 dan Pasal 23/26. c. Tax Pelanning PPh Pasal 21/26, Pasal 22 dan Pasal 23/26. 3. Tax Planning Pajan Pertambahan Nilai

a. Memaksimalkan mekanisme pengkreditan PPN b. Memaksimalkan fasilitas PPN

c. Sentralisasi Pengenaan PPN d. Restitusi PPN

e. Kegiatan membangun sendiri f. Penjagaan Cash Flow Perusahaan g. Tanggung Jawab Renteng

h. Permasalahan dalam perlakuan PPN i. Kepastian hukum dan Tax manajemen. 4. Tax Planning PPh Badan

(8)

a. Laba Fiskal VS Laba Komersial

b. Tax Planning dalam rangka efisiensi PPh Badan c. Formula perhitungan PPh Badan.

5. Optimalisasi Pembayaran Pajak

a. Analisis kontrak-kontrak bisnis dari Potensi with holding tax b. Optimalisasi pengkreditan PPh yang telah dibayar.

c. Pengajuan penurunan PPh Pasal 25

d. Pengajuan surat keterangan pembebasan PPh pasal 22 dan 23. e. Mengangsur dan menunda pembayaran Pajak.

f. Rekonsiliasi SPT PPh Badan dengan SPT lainnya dalam laporan keuangan fiskal g. Penerapan tax planning pada UMKM dan aspek keadilan dalam kebijakan perpajakan 6. Transaksi-transaksi Khusus

a. Build, operation and transfer (BOT) b. Leasing dengan hak opsi

c. Join Operation / konsorsium

d. Hospitality industry.

e. Implikasi prpajakan pada yayasan pendidikan f. Jasa event organizer

g. Usaha jasa konstruksi 7. Manajemen Rugi Fiskal

a. Revaluasi Aktiva tetap b. Penggabungan usaha

c. Penundaan biaya penyusustan

8. Manajemen Perpajakan perusahaan yang memiliki hubungan istimewa a. Hubungan istimewa menurut PSAK

b. Hubungan istimewa menurut Fiskus

c. Perpajakan dalam kaitannya dengan transaksi yang dipengaruhi hubiungan istimewa d. Transfer Pricing.

9. Straegi Menghadapi pemeriksaan a. Kriteria pemeriksaan b. Jenis Pemeriksaaan

(9)

d. Ruang lingkup pemeriksdaan dengan tujuan lain 10. Perencanaan Pajak Akhir Tahun

a. Perencanaan Pajak menjelang akhir tahun b. Perencanaan pajak akhir tahun.

(10)

F. RENCANA PEMBELAJARAN MINGGUAN Kegiatan Pembelaja ran Evaluasi/Tagihan P e r t k e Capaian Pembelajaran Matakuliah (sesuai tahapan pembelajaran) Materi Pembelajaran

(Bahan Kajian) Referensi (Bahan bacaan) T P L Metode Pembelajar an (Estimasi waktu)

Indikator Bentuk Bobot

1 2 3 4 5 7 8 9 10

1 1. Mematuhi kontrak kuliah yang disepakati.

2. Kompeten menyebutkan jumlah tugas yang akan ditagih selama satu semester 3. Kompeten mengidentifikasi

sumber belajar dan referensi matakuliah Pengantar Akuntansi

4. Kompeten memposisikan diri sebagai bagian dari satu kelompok belajar.

Orientasi Perkuliahan 1. Kontrak Kuliah 2. RPS 3. Silabus √ Ceramah Tanya Jawab Diskusi Media: LCd Waktu: 150’ 1. melaksanakan isi kontrak perkuliahan 2. menjelaskan seluruh tagihan tugas dengan benar 3. mengidentifikasi sumber belajar dan referensi dengan tepat 4. membentuk kelompok belajar yang beranggotakan 3-4 orang. Tanya jawab -

(11)

2 Kompeten menjelaskan konsep dasar Manajemen

Perpajakan A. Pengertian Manajemen Perpajakan B. Fungsi Manajemen Perpajakan C. Motivasi dan Manfaat Perencanaan Pajak D. Tujuan Perencanaan Pajak E. Rambu-rambu dalam penyusunan Tax Planning F. Strategi Tax Planning A, B, C, D. √ √ √ Ceramah Tanya Jawab Latihan Diskusi Media: LCd Waktu: 150’ Dapat mendeskripsikan, konsep dasar manajemen perpajakan, Fungsi, manfaat, tujuan, aturan serta langkah-langkah dalam pelaksanaan manajemen perpajkana -Tugas Rutin 1 -Critical Book Report (CBR) 10% 3

Kompeten menyususn Tax Planning PPh Pasal 21/26. Pasal 22 dan PPh Pasal 23/26 Tax Planning PPh Pasal 21/26, Pemotong PPh Pasal 21/26, A, B, C, D. √ √ √ Ceramah Tanya Jawab Latihan Diskusi Media: LCd Waktu: 150’ Dapat menjelaskan konsep dan tata cara Tax Planning PPh Pasal 21/26. Tugas Rutin 2 10% 4

Kompeten menyususn Tax Planning PPh Pasal 21/26. Pasal 22 dan PPh Pasal 23/26

Tax Planning PPh Pasal 22 dan Pasal 23/26

Pemotong PPh Pasal 22 dan Pasal 23/26. A, B, C, D. √ √ Ceramah Tanya Jawab Latihan Diskusi Media: LCd Waktu: 150’ Dapat menjelaskan konsep dan tata cara Tax Planing PPh Pasal 22 dan PPh Pasal 23/26, Tugas Rutin 3 10%

(12)

5 Kompeten penyusun tax planning dalam bidang PPN dan penyerahan barang diluar daerah pabean

Tax Planning Pajak Pertambahan Nilai 1. Memaksimalkan mekanisme pengkreditan PPN 2. Memaksimalkan fasilitas PPN 3. Sentralisasi Pengenaan PPN 4. Restitusi PPN 5. Kegiatan membangun sendiri 6. Penjagaan Cash Flow Perusahaan 7. Tanggung Jawab Renteng A, B, C, D. √ Ceramah Tanya Jawab Latihan Diskusi Media: LCd Waktu: 150’ Dapat menjelaskan konsep dan tata cara tax planning dalam bidang PPN dan penyerahan barang diluar daerah pabean. Tugas Rutin 4 5% 6

Kompeten penyusun tax planning dalam bidang PPN dan penyerahan barang diluar daerah pabean

a. Permasalahan dalam perlakuan PPN b. Kepastian hukum

dan Tax manajemen.

A, B, C, D. √ √ Ceramah Tanya Jawab Latihan Diskusi Media: LCd Waktu: 150’ Dapat menjelaskan konsep dan tata cara tax planning dalam bidang PPN dan penyerahan barang diluar daerah pabean. -Tugas Rutin 5 -Rekayasa Ide 10%

7 Kompeten melakukan proses rekonsiliasi fiskal yakni merubah laporan keuangan komersial menjadi laporan keuangan fiskal dalam penentuan PPh WP Badan.

a. Laba Fiskal VS Laba Komersial b. Tax Planning dalam

rangka efisiensi PPh Badan c. Formula perhitungan PPh Badan. A, B, C, D. √ Ceramah Tanya Jawab Latihan Diskusi Media: LCd Waktu: 150’ Dapat menjelasskan melaksanakan proses rekonsiliasi fiskal menyesuaikan laporan keuangan komersial menjadi laporan keuangan fiskal dalam Journal Review (JR) 5%

(13)

. perhitungan PPh Badan.

8 UJIAN TENGAH

SEMESTER (UTS)

Materi dari pertemuan 2 s/d pertemuan 7

Waktu 150’ Melakukan tax Planning PPh Pasal 21/26 Tax Planning PPh Pasal 22 dan PPh Pasal 23/23 PPh Badan. Rekonsiliasi fiskal Tes Tertulis

9 Kompeten dengan konsep manajemen pajak melalui optimalisasi pembayaran pajak dengan melakukan proses analisis proses bisnis yang potensi dikenai with holding tax, optimalisasi pengkreditan PPh yang telah dibayar, penundaan pembayaran pajak serta kompensasi kelebihan bayar dengan jenis pajak lainnya.

a. Analisis kontrak-kontrak bisnis dari Potensi with holding tax

b.Optimalisasi pengkreditan PPh yang telah dibayar. c. Pengajuan penurunan PPh Pasal 25 d.Pengajuan surat keterangan pembebasan PPh pasal 22 dan 23. e. Mengangsur dan menunda pembayaran Pajak. f. Rekonsiliasi SPT PPh Badan dengan SPT lainnya dalam laporan keuangan fiskal g.Penerapan tax A, B, C, D. √ Ceramah Tanya Jawab Latihan Diskusi Media: LCd Waktu: 150’ Dapat menjelaskan manajemen pajak melalui optimalisasi pembayaran ajak dengan melakukan analisis bisnis yang dilakukan dari potensi with holding tax, serta melalui optimalisasi pengkreditan PPh , penundaan pembayaran , pembebasan serta pengkompensasian dengan jenis pajak lainnya.

Tugas Rutin 6

(14)

planning pada UMKM dan aspek keadilan dalam kebijakan

perpajakan 1

0

Kompeten dalam menjelaskan transaksi-transaksi bisnis yang memiliki aturan khusus dalam bidang perpajakan.

a Build, operation and transfer (BOT) b Leasing dengan hak opsi c Join Operation / konsorsium A, B, C, D. Ceramah Tanya Jawab Latihan Diskusi Media: LCd Waktu: 150’ Dapat menjelaskan transaksi-transaksi khusus dalam bisnis yang memiliki aturan khusus dalam bidang perpajakan. -Tugas Rutin 7 -Mini Riset 5% 1 1

Kompeten dalam menjelaskan transaksi-transaksi bisnis yang memiliki aturan khusus dalam bidang perpajakan.

a. Hospitality industry. b. Implikasi prpajakan pada yayasan pendidikan c. Jasa event organizer d. Usaha jasa konstruksi A, B, C, D. Ceramah Tanya Jawab Latihan Diskusi Media: LCd Waktu: 150’ Dapat menjelaskan transaksi-transaksi khusus dalam bisnis yang memiliki aturan khusus dalam bidang perpajakan. Tugas Rutin 8 10% 1 2

Kompeten dalam menjelaskan manajemen Pajak dalam keadaan rugi fiskal dengan melakukan revaluasi aktivatetap, melakukan penggabungan usaha dan penundaan biaya penyusutan

a. revaluasi Aktiva tetap b. Penggabungan usaha c. Penundaan biaya penyusustan A, B, C, D. Ceramah Tanya Jawab Latihan Diskusi Media: LCd Waktu: 150’ Dapat menjelaskan manajemen Pajak dalam keadaan rugi fiskal dengan melakukan revaluasi aktivatetap,

melakukan

penggabungan usaha dan penundaan biaya

Tugas Rutin 9

(15)

penyusutan 1

3

Kompeten dalam menjelaskan manajemen pajak dalam hal proses bisnis antar entitas yang memiliki hubungan istimewa. 1. Hubungan istimewa menurut PSAK 2. Hubungan istimewa menurut Fiskus 3. Perpajakan dalam kaitannya dengan transaksi yang dipengaruhi hubiungan istimewa 4. Transfer Pricing A, B, C, D. √ Ceramah Tanya Jawab Latihan Diskusi Media: LCd Waktu: 150’ Dapat menjelaskan manajemen pajak dalam hal proses bisnis antar entitas yang memiliki hubungan istimewa. Tugas Proyek 10% 1 4 Kompeten menjelaskan strategi menghadapi

pemeriksaan Pajak a. Kriteria pemeriksaan b. Jenis Pemeriksaaan c. Ruang lingkup pemeriksaaan d. Ruang lingkup pemeriksdaan dengan tujuan lain

A, B, C, D. √ Ceramah Tanya Jawab Latihan Diskusi Media: LCd Waktu: 150’ Dapat menjelaskan strategi dalam menghadapi pemeriksaan pajak. Tugas Rutin 10 5% 1 5 Kompeten melakukan

perencanaan pajak pada akhir tahun a. Perencanaan Pajak menjelang akhir tahun. b. Perencanaan pajak akhir taahun A, B, C, D. Ceramah Tanya Jawab Latihan Diskusi Media: LCd Waktu: 150’ Dapat Kompeten melakukan perencanaan pajak pada akhir tahun Penyelesaia n soal kasus. Presentase Hasil Tugas Proyek 5% 1 6 UJIAN AKHIR SEMESTER (UAS)

Materi dari Pertemuan 9 s/d Pertemuan 15

Waktu 150’ Melakuka

perencanaan pajak untuk wajib pajak

(16)

G. BAHAN AJAR DAN SUMBER BELAJAR

Bahan Ajar dan Sumber Referensi

A. Pohan, Chairil Anwar, (2013), Manajemen Perpajakan Strategi Perencanaan Pajak dan Bisnis. Jakarta,PT. Gramedia Pustaka Utama.

B. Zain, Muhammad, (2014), Manajemen Perpajakan, Jakarta, Salemba Empat. C. Suandy, Erly ,(2013), Perencanaan Pajak Edisi 5, Jakarta, Salemba Empat D. UU No. 36 Tahun 2008.

H. JENIS TUGAS PERKULIAHAN

Sesuai dengan karakter perkuliahan pengantar akuntansi beberapa bentuk penugasan terstruktur dan mandiri dijelaskan sebagai berikut :

1. Tugas Rutin

Tugas rutin dilakukan secara mandiri. Terdapat 10 tugas rutin yag diberikan disetiap akhir bahasan materi sesuai dengan rencana pembelajaran semester.

2. Critical Book Report (CBR)

Tugas Critical Book Report diberikan pada pertemuan 2 secara berkelompok (1 kelompok 3 orang), dengan tugas yang diberikan adalah mengkritisi Buku Manajemen Perpajakan Strategi perencanaan Pajak dan Bisnis, Drs. Chairil Anwar Pohan M.Si.,MBA.(2013).

Petunjuk Struktur CBR

Berikut unsur-unsur yang harus ada dalam sebuah resensi buku : a. Judul resensi

Judul resensi harus memiliki keselarasan dengan isi resensi yang dibuat. b. Data buku

Data buku berisi: 1

6

UJIAN AKHIR SEMESTER (UAS)

Materi dari Pertemuan

9 s/d Pertemuan 15 Waktu 150’

Melakuka

perencanaan pajak untuk wajib pajak badan

Tes Tertulis

(17)

a. Judul buku b. Pengarang c. Penerbit

d. Tahun terbit beserta cetakannya e. Harga buku

c. Ikhtisar isi buku

Ikhtisar adalah bentuk singkat dari suatu karangan (dalam hal ini buku yang dikritisi). Ciri-ciri ikhtisar yang baik: 1) tidak mempertahankan urutan gagasan; 2) bebas mengkombinasikan kata-kata salkan tidak menyimpang dari inti; 3)tujuannya untuk mengambil inti.

d. Kelebihan dan kekurangan buku

Berikan penilaian mengenai kelebihan dan kelemahan buku yang disertai dengan ulasan secara objektif. e. Penutup resensi buku

Pada bagian penutup biasanya berisi alasan kenapa buku tersebut ditulis dan kepada siapa buku tersebut ditujukan, serta kritik dan saran kepada penulis.

3. Critical Journal Review (CJR)

CJR diberikan pada pertemuan 7 secara mandiri, dengan tugas yang diberikan adalah mereview 1 buah jurnal tentang Manajemen Pajak/Perencanaan Pajak .

Sistematika penulisan Critical Journal Review (CJR)

CJR diketik dengan huruf Times new Romans, 12pt, 1,5spasi, kertas A4, margin kiri 4 cm, margin kanan, atas, dan bawah masing-masing 3 cm, ±5 halaman, tanpa cover dan tidak dijilid, serta mengikuti sistematika penulisan sebagai berikut:

A. Identitas Artikel/Jurnal: 1. Nama penulis

2. Judul artikel

3. Nama jurnal, nomor volume, tanggal, bulan dan nomor halaman 4. Tujuan penelitian

5. Hasil/ temuan utama 6. Kesimpulan umum

B. Laporan Hasil Kritik Artikel/Jurnal: 1. .... dst

(18)

Tahapan yang harus dilakukan dalam mengkritisi jurnal: A.Tahap Pengumpulan Informasi Awal

Pada tahap awal ini perlu dikumpulkan informasi-informasi yang paling mendasar pada sebuah artikel penelitian ilmiah, seperti:

1. Nama penulis 2. Judul artikel

3. Nama jurnal, nomor volume, tanggal, bulan dan nomor halaman 4. Tujuan penelitian

5. Hasil/ temuan utama 6. Kesimpulan umum B. Tahap Pemberian Kritik

Pada tahap pengkritikan sebuah artikel ilmiah, hal yang terpenting adalah kualitas opini pengkritik atas artikel tersebut. Sebelum mulai mengkritik, terlebih dahulu membaca keseluruhan artikel guna mendapatkan gambaran atas isi artikel. Kemudian baca kembali dan mulailah menganalisa dan mengkritik, pada tahap ini diperlukan lembar catatan atas point point kritikan.

Beberapa pertanyaan dibawah ini dapat menjadi acuan dalam mengkritik, antara lain: 1. Apakah judul artikel sesuai dan jelas?

2. Apakah isi abstrak tergambarkan dengan spesifik? representatif dengan isi artikel? dan dibuat dengan format yang benar?

3. Apakah tujuan penelitian/artikel dipaparkan dengan jelas? 4. Apakah ide/isu yang diangkat relevan dan penting?

5. Apakah desain dan metode penelitian sesuai dengan tujuan penelitian?

6. Jika penelitian menggunakan desain eksperimen/ quasi eksperimen, apakah metode tergambarkan dengan jelas? Apakah cukup detail jika sewaktu-waktu penelitian tersebut diulang?

7. Apakah ditemukan kesalahan/ error atas fakta dan interpretasi hasil penelitian? 8. Apakah pembahasan terhadap hasil/temuan relevan?

9. Apakah penulis/peneliti menggunakan kepustakaan yang berkaitan dengan topik penelitian? Apakah peneliti menggunakan kepustakaan yang tidak relevan? Bila ditemukan, sarankan untuk di hilangkan!

10. Apakah ditemukan ide yang terlalu dilebih-lebihkan atau sebaliknya tidak terpaparkan? Bila ditemukan, saranakn untuk revisi yang lebih spesifik?

11. Apakah beberapa bagian artikel yang masih dapat dipaparkan lebih lanjut? Atau perlu disederhanakan dan dipadatkan? Atau mungkin dihapus?

(19)

12. Apakah pernyataan penulis/peneliti jelas? Atau chalenging? Atau malah ambigous? Bila ada, sarankan bagaimana cara membuatnya agar lebih jelas. Hati-hati, jangan sekedar mengganti pernyataan penulis dengan pernyataan anda!

13. Apakah asumsi yang mendasari pemikiran penulis/peneliti? 14. Apakah penulis/peneliti telah objektif pada pembahasan hasil?

15. Apakah kesimpulan jelas? Singkat dan padat? Serta merefleksikan temuan/ hasil penelitian? C. Tahap Penulisan laporan kritik artikel ilmiah/jurnal.

Pada tahap ini, tulislah laporan hasil kritikan terhadap artikel ilmiah/jurnal berdasarkan tahapan sebelumnya.

4. Rekayasa Ide

Rekayasa ide diberikan pada pertemuan ke 6 secara mandiri, dengan tugas yang diberikan adalah membuat karya ilmiah/artikel ilmiah berupa gagasan kreatif yang tertulis dengan tema besar: “Solusi terbaik dalam mengatasi kesulitan Pelaporan Perpajakan bagi Usaha Kecil Menengah (UKM).”

Tugas rekayasa ide adalah tugas berupa penyusunan karya ilmiah atau artikel ilmiah atau artikel populer secara tertulis tentang aplikasi muatan materi perkuliahan (Manajemen Perpajakan) dengan daya dukung referensi (buku, jurnal, karya ilmiah) yang up

to date. Rekayasa ide merupakan wahana mahasiswa dalam berlatih menuliskan ide kreatif sebagai respons intelektual atas

persoalan aktual yang dihadapi masyarakat. Ide tersebut seyogyanya unik, kreatif dan bermanfaat sehingga idealisasi kampus sebagai pusat solusi dapat menjadi kenyataan. Sebagai intelektual muda, melalui rekayasa ide, level nalar mahasiswa tidak hanya dituntut sampai sebatas mengekspos fakta tetapi justru harus mampu memberi atau menawarkan solusi.

Sistematika penulisan Rekayasa ide.

Rekayasa Ide ditulis menggunakan huruf Times New Roman font ukuran 12 dengan jarak baris 1,5 spasi kecuali ringkasan satu spasi dan ukuran kertas A-4, margin kiri 4 cm, margin kanan, atas, dan bawah masing-masing 3 cm, maksimal 10 halaman serta mengikuti sistematika sebagai berikut:

A. Halaman Judul B. Daftar Isi C. Ringkasan

Ringkasan (bukan abstrak) disusun maksimum 1 (satu) halaman yang mencerminkan isi keseluruhan gagasan, mulai dari latar belakang, tujuan, landasan teori yang mendukung, metoda penulisan, pembahasan, kesimpulan dan

rekomendasi. D. Pendahuluan

(20)

Bagian Pendahuluan berisi latar belakang yang mengungkap uraian tentang alasan mengangkat gagasan menjadi karya tulis (dilengkapi dengan data atau informasi yang mendukung), dan tujuan dan manfaat yang ingin dicapai. E. Gagasan

Bagian gagasan berisi uraikan tentang:

a) Kondisi kekinian pencetus gagasan (diperoleh dari bahan bacaan, wawancara, observasi, imajinasi yang relevan);

b) Solusi yang pernah ditawarkan atau diterapkan sebelumnya untuk memperbaiki keadaan pencetus gagasan; c) Seberapa jauh kondisi kekinian pencetus gagasan dapat diperbaiki melalui gagasan yang diajukan;

d) Pihak-pihak yang dipertimbangkan dapat membantu mengimplementasikan gagasan dan uraian peran atau kontribusi masing-masingnya; dan

e) Langkah-langkah strategis yang harus dilakukan untuk mengimplementasikan gagasan sehingga tujuan atau perbaikan yang diharapkan dapat tercapai.

F. Kesimpulan

Kesimpulan merupakan bagian akhir tulisan yang membawa pembaca keluar dari pembahasan. Secara umum kesimpulan mengungkap gagasan yang diajukan, teknik implementasi yang akan dilakukan, dan prediksi hasil yang akan diperoleh

(manfaat dan dampak gagasan). G. Daftar Pustaka

Daftar Pustaka ditulis untuk memberi informasi sehingga pembaca dapat dengan mudah menemukan sumber yang disebutkan.

H. Lampiran 5. Mini Riset

Mini Riset diberikan pada pertemuan 10 secara berkelompok (1 kelompok 3 orang), dengan tugas yang diberikan adalah melakukan mini riset terhadap satu UKM. Secara umum, hipotesis yang ingin dibuktikan adalah bahwa UKM tidak menjalankan kewajiban perpajakan dengan benar.

Sistematika Laporan Hasil Mini Riset:

Laporan ditulis menggunakan huruf Times New Roman font ukuran 12 dengan jarak baris 1,5 spasi kecuali abstrak satu spasi dan ukuran kertas A-4, margin kiri 4 cm, margin kanan, atas, dan bawah masing-masing 3 cm, tidak ada batasan jumlah halaman serta mengikuti sistematika sebagai berikut:

(21)

A. Abstrak B. Pendahuluan

i. Latar belakang penulisan ii. Permasalahan

iii. Tujuan C. Kajian Pustaka

i. Landasan Teori ii. Hipotesis

D. Pembahasan dan Evaluasi E. Penutup i. Kesimpulan ii. Implikasi/rekomendasi iii. Keterbatasan F. Daftar Pustaka Pengertian-pengertian:

a. Abstrak merupakan suatu ringkasan singkat, padat dan informative mengenai seluruh isi makalah. Abstraksi ditulis dalam satu spasi, maksimal 150 kata dan memberikan kata kunci (keywords) yang menjadi tema makalah yang ditulis.

b. Latar belakang penulisan merupakan gambaran yang menjelaskan ide-ide dasar atau alasan-alasan disusunnya suatu makalah dengan tema tertentu. Uraian latar belakang mencakup antara lain: argument pemilihan judul, strategi pencapaian tujuan dan tinjauan teoritis singkat yang mendukung argument penelitian atau tema yang dipilih. Penulisan latar belakang dimulai dari pandangan yang bersifat umum (makro) kemudian mengerucut hingga bermuara pada alasan pemilihan judul atau tema makalah.

c. Permasalahan merupakan kalimat kunci yang menguraikan variabel-variabel yang akan diteliti atau tema yang akan dibahas. Rumusan permasalahan dinyatakan dalam kalimat pertanyaan.

d. Tujuan penulisan makalah adalah pernyataan yang mengungkapkan hal-hal yang akan diperoleh pada akhir penulisan atau jawaban yang diharapkan atas suatu penelitian.

e. Landasan teori merupakan suatu tinjauan tentang teori-teori dan referensi-referensi yang ada yang terkait dengan objek penelitian atau tema yang dibahas.

f. Hipotesa adalah suatu kesimpulan atau jawaban dari permasalahan yang bersifat sementara atau preposisi tentative tentang hubungan antara dua atau lebih variabel. Rumusan hipotesa dinyatakan dalam kalimat positif.

(22)

g. Pembahasan dan evaluasi adalah proses penyampaian data, menguraikan, menganalisa, menilai dan menginterpretasikan objek yang diteliti atau dikaji.

h. Kesimpulan adalah intisari dari pembahasan, atau jawaban atas permasalahan.

i. Implikasi merupakan harapan penyusun/peneliti atas manfaat hasil penelitian, sedangkan rekomendasi merupakan usulan-usulan yang diajukan oleh peneliti/penyusun makalah.

j. Keterbatasan adalah kendala-kendala yang terjadi dalam proses penelitian/pembahasan, sehingga menjadi pedoman bagi peneliti berikutnya.

Daftar Pustaka adalah daftar buku, jurnal atau makalah yang dijadikan bahan referensi dalam penelitian atau penyusunan makalah dan disusun secara alfabetis pengarang/peneliti.

6. Proyek

Proyek diberikan pada pertemuan ke 13 secara berkelompok (1 kelompok 3 orang), dengan tugas yang diberikan adalah menjalankan pelaporan perpajakan yang benar pada satu UKM (jasa dan dagang) mulai dari perhitungan, penyetoran sampai pelaporan perpajakan dalam satu periode.

Sistematika Pelaporan Proyek:

Laporan ditulis menggunakan huruf Times New Roman font ukuran 12 dengan jarak baris 1,5 spasi dan ukuran kertas A-4, margin kiri 4 cm, margin kanan, atas, dan bawah masing-masing 3 cm, tidak ada batasan jumlah halaman serta mengikuti sistematika sebagai berikut:

1. Judul

2. Pendahuluan

a. Latar belakang masalah b. Identifikasi masalah c. Batasan masalah d. Rumusan masalah e. Tujuan Proyek f. Manfaat Proyek 3. Pembahasan

4. Kesimpulan dan Saran 5. Daftar pustaka

(23)

I. KRITERIA EVALUASI HASIL PEMBELAJARAN 1. Rubrik Tugas Rutin

Skala Penilaian No. Aspek

Penilaian

Indikator Penilaian

1 2 3 4 5

a. Keakuratan pemilihan konsep dan penerapannya

b. Keakuratan pemilihan prinsip (Rumus, aturan, dalil) dan penerapannya

c. Keakuratan prosedur (elaborasi penyelesaian masalah)

d. Kecermatan dalam perhitungan atau interpretasi gambar atau penjelasan

e. Ketajaman dalam pemberian alasan atau pemberian contoh atau penjelasan penyelesaian masalah

1. Penguasaan Materi Ajar

f. Keakuratan hasil pemecahan masalah a. Kesungguhan melaksanakan tugas b. Tepat waktu menyerahkan tugas c. Jujur dalam penyelesaian tugas 2. Sikap

d. Kerjasama dalam penyelesaian tugas

a. Kelengkapan dan tampilan isi tugas (laporan) b. Kemampuan mempresentasikan laporan c. Kemampuan mengajukan Pertanyaan 3. Keterampilan

d. Kemampuan memberikan jawaban Makna nilai/kualitas indikator penilaian tugas

(24)

2 adalah rendah 3 adalah sedang 4 adalah tinggi 5 adalah sangat tinggi

(Sumber: Panduan Penugasan Kuliah FE Unimed)

2. Rubrik Penilaian Critical Book Report (CBR)

NO ASPEK KRITERIA SKOR

Lengkap (judul, data publikasi, foto cover, garis besar isi buku, kelebihan dan kekurangan, rekomendasi) dan dideskripsikan secara jelas.

(25 – 30) Kurang lengkap (ada beberapa bagian yang tidak ditulis)

dan dideskripsikan secara kurang jelas (21 – 24)

1. (15 – 30) ISI

Tidak lengkap (banyak bagian yang tidak ditulis) dan

dideskripsikan secara tidak jelas (15 – 20)

Struktur atau sistematika urutan dan penempatan bagian-

bagiannya benar, tidak ada yang letaknya terbalik (16 – 20)

Struktur atau sistematika urutan dan penempatan bagian- bagiannya ada yang tidak tepat, ada yang letaknya terbalik

(13 – 15)

2. STRUKT

UR (10 – 20)

Struktur atau sistematika urutan dan penempatan bagian- bagiannya salah total, banyak bagian yang letaknya terbalik

(10 – 12) Menggunakan bahasa baku, kalimat efektif dan

komunikatif, diksi variatif, tepat, dan menarik, tidak ada kalimat yang ambigu,

(25 – 30)

3 BAHASA

(10 – 30) Bahasa kurang baku, ada kalimat yang tidak efektif dan komunikatif, diksi kurang variatif, tepat , dan menarik, ada kalimat.

(21 – 24) Tidak ada kesalahan ejaan sama sekali, tidak

ada salah ketik pemilihan jenis dan ukuran huruf sesuai,

(25)

Tidak ada kesalahan ejaan sama sekali, tidak

ada salah ketik pemilihan jenis dan ukuran huruf sesuai, margin sangat pas format pengetikan benar dan kosisten

(16 – 20) Ada beberapa kesalahan ejaan, ada beberapa salah ketik,

penentuan jenis, ukuran huruf, dan margin pas, format pengetikan tidak jelas

(13 – 15) 4. DANMEK FORMAT

ANIK (10 - 20)

Mengabaikan ejaan, banyak sekali salah ketik, penentuan jenis, ukuran huruf, dan margin semaunya sendiri, asal

ketik tanpa menggunakan format. (10 – 12)

Jumlah

(Sumber: Panduan Penugasan Kuliah FE Unimed)

3. Rubrik Penilaian Journal Review (JR)

Skala Penilaian Aspek

Penilaian Muncul (emerging)_ Mengembangkan

(Developing) Penguasaan (Mastering) Tidak berusaha atau gagal

untuk mengidentifikasi latar belakang masalah penelitian secara akurat

Merangkum latar belakang masalah penelitian dengan baik, meskipun terdapat beberapa aspek yang salah atau membingungkan.

Rincian penting tampak hilang atau tidak jelas (kabur).

Mengidentifikasi latar belakang masalah penelitian dengan jelas, aspek implicit masalah

dipertimbangkan;

Mengidentifikasi faktor- faktor penting yang tidak terpisahkan untuk menganalisis masalah. Ringkasan latar

belakang masalah penelitian

(26)

Menganalisis masalah dengan ruang lingkup dan konteks tidak jelas. Tidak mengidentifikasi pengaruh konteks terhadap solusi

masalah penelitian. Tidak mempertimbangkan pertanyaan, asumsi, menyikapi etika

dimensi yang mendasari masalah

Menganalisis masalah penelitian dengan ruang lingkup dan konteks yang jelas. Mengidentifikasi pengaruh konteks terhadap solusi masalah penelitian.

Mempertimbangkan pertanyaan, asumsi, tetapi

kurang mempertimbangkan prinsip-prinsip yang mendasari masalah penelitian

Menganalisis masalah penelitian dengan ruang lingkup dan konteks yang jelas, dengan dukungan berbagai referensi yang relevan. Mengidentifikasi pengaruh konteks terhadap solusi masalah penelitian. Mempertimbangkan pertanyaan, asumsi, serta

mempertimbangkan prinsip-prinsip yang mendasari masalah penelitian. Memperti mbangkan Konteks dan Asumsi 1 2 3 4 5 6

Berkomun Menyajikan posisi Menyajikan posisi sendiri, Menyajikan posisi Ikasi sendiri, tetapi hasil yang mencakup beberapa sendiri, yang mencakup

perspektif adopsi, tidak pemikiran asli dengan Beberapa

sendiri, memiliki argument argumen yang kuat dan pemikiran asli dengan

hipotesis, yang kuat. konsisten. Membenarkan argumen yang kuat dan

Atau Membenarkan posisi sendiri tanpa konsisten. Tepat

Dugaan posisi sendiri, gagal mengesampingkan Mengidentifikasi

untuk memperjelas pandangan lain. Posisi posisinya sendiri,

posisi relative umumnya jelas, menggambar dukungan

terhadap argument meskipun kesenjangan dari pengalaman dan sendiri. Gagal terjadi terhadap hipotesis informasi tidak dari

Untuk yang diajukan sendiri. sumber yang ditugaskan.

Membenarkan Membenarkan pandangan

pendapat sendiri sendiri sementara

Atau Mengintegrasikan

hipotesis tidak interpretasi sebaliknya.

jelas. Hipotesis

(27)

dapat diterima

1 2 3 4 5 6

Analisis Tidak ada data dan Menunjukkan keterampilan Data pendukung dan

Data bukti yang yang memadai dalam bukti seleksi referensi

Pendukun didukung referensi memilih dan penelitian dengan analisis

g dan yang dipilih secara mengevaluasi referensi yang akurat. Memeriksa

bukti selektif. penelitian untuk memenuhi bukti dan pertanyaan

Mengulangi kebutuhan informasi. secara akurat dan

informasi tanpa Menggunakan bukti mempertimbangkan

pertanyaan atau selektif, membedakan fakta relevansi. Mengakui menolak bukti dari opini dan mungkin keterbatasan bukti yang tanpa argument mengenali kesalahan yang disajikan. Urutan

yang jelas. Tidak terjadi. Bukti yang sajikan presentasi mencerminkan membedakan antara tepat dan lengkap meskipun organisasi ide yang jelas,

fakta dan opini. eksplorasi rutin mensubordinasi untuk

Bukti pernyataan kepentingan dan dampak

yang disajikan terlalu sempit, tidak pantas atau tidak Berhubungan dengan topic

1 2 3 4 5 6

Menggun Memandang Mulai berhubungan Membahas perspektif

akan masalah penelitian pandangan alternative beragam dari berbagai

Perspektif dari perspektif dalam mengkaji masalah sudut pandang dengan dan posisi tunggal dan gagal penelitian. Mengintegrasi berbagai sumber untuk

lainnya Untuk dari beberapa sudut memenuhi syarat analisis

Mendiskusikan pandang, namun masih masalah penelitian.

perspektif orang terbatas. Mungkin melebih- Pemanfaatan

lain. Mengadopsi lebihkan contohcontoh dan

ide tunggal dengan pertentangan atau argumen analogi sangat

(28)

Alternatif tidak pandangan alternative Jelas

terintegrasi dan secara tiba-tiba. membenarkan pandangan

tidak jelas. Analisis pandangan lain sendiri dengan

Menghindari ide sebagian besar akurat. mempertimbangkan

Tidak Beberapa pandangan/ide lain.

menyenangkan. bukti penilaian argumen Analisis posisi lain sangat

Memperlakukan sendiri tersedia. akurat dan lengkap. Bukti

posisi lain secara dari

dangkal. Tidak ada refleksi dan penilaian

Bukti argumen sendiri sangat

penilaian argument lengkap

Sendiri

1 2 3 4 5 6

Mengkaji Gagal untuk Kesimpulan Mengidentifikasi dan

kesimpula Mengidentifikasi mempertimbangkan bukti membahas kesimpulan,

n, kesimpulan, konsekuensi memperluas implikasi, dan

implikasi, implikasi, dan satu masalah penelitian. konsekuensi.

dan konsekuensi, atau Presents implikasi yang mempertimbangkan

konsekue kesimpulan terlalu dapat mempengaruhi orang konteks, asumsi, dan

nsi sederhana atau lain atau bukti.

Terlalu Masalah. Menyajikan Memenuhi syarat

ringkasan. kesimpulan karena hanya pernyataan sendiri.

Kesimpulan yang longgar terkait dengan Konsekuensinya

mutlak, dan konsekuensi. Implikasi dipertimbangkan dan

mungkin atribut mungkin terintegrasi. Implikasi

kesimpulan otoritas termasuk referensi samar yang

eksternal. untuk kesimpulan dikembangkan dan

mempertimbangkan ambiguitas

1 2 3 4 5 6

(29)

4. Rubrik Penilaian Rekayasa Ide

Penilaian Kinerja

Aspek Penilaian Perlu Perbaikan Kompeten Teladan

Gagasan yang diajukan tidak menarik, kurang aktual dan tidak bermanfaat.

Gagasan yang diajukan menarik, aktual, tetapi kurang bermanfaat.

Gagasan yang diajukan orisinil, menarik, aktual, dan sangat bermanfaat.

Ide/Gagasan

1 2 3 4 5 6

Penyajian konten tidak jelas, tidak akurat, dan/atau tidak cukup argumen mendukung ide utama; cakupan konten hanya menampilkan pengetahuan dasar; memberikan wawasan yang sempit bagi pembaca

Penyajian konten cukup jelas, akurat, dan/atau cukup argumen mendukung ide utama; cakupan konten menampilkan pengetahuan cukup mendalam; menambah wawasan yang cukup bagi pembaca

Penyajian konten sangat jelas, akurat, dan/atau argumen yang kuat mendukung ide utama; cakupan konten

menampilkan pengetahuan yang sangat mendalam; mengandung inovasi yang tinggi.

Konten

1 2 3 4 5 6

Pengorganisasian Konten

Informasi / konten tidak terorganisir dan penyajian kurang logis; topik / paragraf sering terputus-putus dan tidak runtut; pembaca tidak dapat mengidentifikasi garis penalaran penyajian dan kehilangan makna

Informasi / konten cukup

terorganisir dan disajikan secara logis; topik /paragraf tidak terputus-putus dan tetapi kurang runtut; pembaca dapat

mengidentifikasi garis penalaran penyajian dan dapat menangkap inti sajian dengan jelas

Informasi / konten sangat terorganisir dan disajikan secara logis; topik /paragraf tidak terputus-putus dan runtut; pembaca dapat

mengidentifikasi garis penalaran penyajian dan dapat menangkap inti sajian dengan jelas

(30)

Penyampaian informasi bertele- tele; tidak fokus pada gagasan utama, dan kurang menarik

perhatian pembaca; pembaca menemukan kesulitan

untuk memahami ide utama; tidak konsisten dalam penyampaian informasi

Penyampaian informasi fokus pada ide utama, cukup menarik perhatian pembaca; pembaca menemukan tidak kesulitan untuk memahami ide yang dikaji; tetapi bertele-tele dan tidak konsisten dalam penyampaian informasi.

Penyampaian informasi fokus pada ide utama, cukup menarik perhatian pembaca; pembaca menemukan tidak kesulitan untuk

memahami ide yang dikaji; tidak bertele-tele dan konsisten dalam penyampaian informasi.

Gaya Penulisan

1 2 3 4 5 6

Penggunaan Referensi

Sebagian besar referensi yang digunakan tidak relevan; setiap kutipan atau materi yang disajikan tidak valid;

kebanyakan informasi/ konten/ bukti berasal dari sumber-sumber yang tidak valid (kurang terpercaya)

Sebagian besar referensi yang digunakan relevan, setiap kutipan atau materi yang disajikan valid, kebanyakan informasi/ konten/ bukti berasal dari sumber-sumber yang valid

Semua referensi yang digunakan sangat relevan, setiap kutipan atau materi yang disajikan valid, semua informasi/ konten/bukti berasal dari sumber-sumber (jurnal, penelitian, buku) terpercaya dan up to date

1 2 3 4 5 6

Format Tulisan tidak mengikuti format

yang disediakan. Tulisan mengikuti format yang disediakan, sedikit kesalahan. Tulisan mengikuti format yang disediakan, tidak ditemukan kesalahan.

(31)

Tata bahasa, struktur kalimat, ejaan, tanda baca tidak mengikuti aturan bahasa Indonesia yang baik; keterampilan menulis yang tidak memadai, penyampaian informasi tidak efektif

Tata bahasa, struktur kalimat, ejaan, tanda baca mengikuti aturan bahasa Indonesia yang baik; keterampilan menulis yang memadai; penyampaian informasi cukup efektif

Penyampaian informasi secara lugas; Tata bahasa, struktur kalimat, ejaan, tanda baca mengikuti aturan bahasa Indonesia yang baik; keterampilan menulis yang baik, penyampaian informasi sangat efektif

Keterampilan komunikasi secara tertulis 1 2 3 4 5 6 Keterampilan Integrasi

Memiliki keterampilan yang rendah dalam memadu data, fakta, informasi relevan; kerangka berpikir terkait dengan ide sulit dipahami; tidak memberikan rekomendasi bagi pembaca; kurang tepat menuliskan implikasi dari gagasan.

Memiliki keterampilan yang cukup memadu memadu data, fakta, informasi relevan; kerangka berpikir dalam praktek yang terkait dengan ide mudah dipahami; memberikan rekomendasi bagi pembaca; kurang tepat menuliskan implikasi dari gagasan

Memiliki keterampilan yang cukup memadu data,fakta, informasi relevan; kerangka berpikir dalam praktek yang terkait dengan ide mudah dipahami; memberikan rekomendasi bagi pembaca; implikasi dari gagasan sangat jelas

1 2 3 4 5 6

(Sumber: Panduan Penugasan Kuliah FE Unimed)

5. Rubrik Penilaian Mini Riset

Penilaian Kinerja Aspek

Penilai

an Perlu Perbaikan Kompeten Teladan

Tujuan utama penelitian tidak dinyatakan dengan jelas;tujuan yang ditampilkan

kurang fokus

Tujuan utama penelitian dirumuskan dengan jelas dandinyatakan secara spesifik

Efektifmenggambarkan tujuan utama penelitian; tujuan dirumuskan dengan jelas, terperinci, dan menarik

Tujuan

(32)

Penyajian konten tidak jelas, tidak akurat,dan/ata u tidak cukup

argumen mendukungtuj uan utama; cakupan kontenhanya menampilkan pengetahuan dasar; memberikan wawasan yang sempit bagi pembaca

Penyajian konten cukup

jelas,akurat,dan/atau cukup argumen mendukungtujuan utama; cakupan kontenmenampilkan pengetahuan cukup mendalam; menambah wawasan yang cukup luas bagi pembaca

Penyajian konten sangat

jelas,akurat,dan/atau argumen yang kuat mendukungtujuan utama; cakupan kontenmenampilkan pengetahuan yang sangat mendalam; menambah wawasan yang luas bagi pembaca

Konten

1 2 3 4 5 6

Informasi / konten tidakterorgani sir dan penyajian kurang logis; topik / paragraf sering terputus-putus dan tidak runtut; pembaca tidak dapat mengidentifik asi garis penalaran penyajian dan kehilangan makna

Informasi / konten cukup terorganisir dan disajikansecara logis; topik /paragraf tidak terputus-putus dan tetapi kurang runtut; pembaca dapat

mengidentifikasi garis penalaran penyajian dan dapat menangkap inti sajian dengan jelas

Informasi / konten sangat terorganisir dan disajikansecara logis; topik /paragraf tidak terputus-putus dan runtut; pembaca dapat mengidentifikasi

garis penalaran penyajian dan dapat menangkap inti sajian dengan jelas Pengorg

anisasia n Konten

1 2 3 4 5 6

Gaya bahasa tidak menarik dan membuat perhatian pembaca, pembaca mene mukan kesulitan untuk memahami maksud dan tujuan penelittian; tidak konsisten dalam penyampaian informasi atau tidak cocok untukpenelitia n akademik

Gaya bahasa cukup menarik perhatian pembaca; pembaca menemukan kesulitan untuk memahami maksud dan tujuan penelitian, kurang konsisten dalam

penyampaian informasi dan cocok untuk penelitian akademik

Gaya bahasa sangat menarik perhatian pembaca; pembaca tidak

menemukan tidak kesulitan untuk

memahami maksud dan tujuan penelitian, konsisten dalam penyampaian informasi dan tepat dijadikan penelitian akademik Gaya

Penulisan

(33)

Sebagian besarreferensi yang digunakan tidakrelevan, setiapkutipan atau materi yang disajikan tidak valid, kebanyakan informasi/kont en/bukti berasal darisumber- sumber yang tidak valid (kurang terpercaya)

Sebagian besarreferensi yang digunakan relevan, setiapkutipan atau materi yang disajikan valid, kebanyakan

informasi/konten/buktibera sal darisumber-sumber yang valid

Semua referensi yang digunakan sangat relevan, setiapkutipan atau materi yang disajikan valid, semuainformasi/konten/ bukti

berasal darisumber- sumber (jurnal, penelitian, buku) terpercaya dan up to

date

Penggu naan Referen si

1 2 3 4 5 6

Tulisan tidak mengikuti format yang disediakan, banyak kesalahan

dalam menggunakan formatAPA

Tulisan mengikuti format yang disediakan, sedikit kesalahan dalam menggunakan formatAPA

Tulisan mengikuti format yang

disediakan, tidak ditemukan kesalahan dalam menggunakan formatAPA Format

1 2 3 4 5 6

Tata bahasa, struktur kalimat, ejaan, tanda baca tidak mengikuti aturan bahasa Indonesia yang baik;keteramp ilan menulisyang tidak memadai, penyampaian informasi tidak efektif

Tata bahasa, struktur kalimat, ejaan, tanda baca mengikuti aturan bahasa Indonesia yang baik;keterampilan menulisyang memadai,

penyampaian informasi cukup efektif

Tata bahasa, struktur kalimat, ejaan, tanda baca mengikuti aturan bahasa Indonesia yang baik;keterampilan menulisyang baik, penyampaian informasi sangat efektif Ketera mpilan komuni kasi secara tertulis 1 2 3 4 5 6

(34)

Presentasi tidak dipahami karena tidak ada urutan logis dari

penyampaian informasi; isi sajian tidak fokus pada permasalahan dan tujuan penelitian; kurang

komunikatif dengan melibatkan refresentasi grafik, tabel, skema, atau bagan; tidak menguasai materi sajian; kurang percaya diri,tidak nyaman, dantidak bisa menjawab pertanyaan dasar

Presentasi dapat dipahamikarena disampaikan secara runtut; isi sajian fokus pada permasalahan dan tujuan penelitian; cukup komunikatif dengan melibatkan refresentasi grafik, tabel, skema, atau bagan; menguasai materi sajian dengan baik; percaya diri,nyaman, dan kurang tajam menjawab pertanyaan

Presentasi dapat dipahamikarena

disampaikan secara runtut; isi sajian fokus pada permasalahan dan tujuan penelitian; sangat komunikatif dengan melibatkan refresentasi grafik, tabel, skema, atau bagan; menguasai materi sajian dengan baik; percaya diri,nyaman, dan efektif dalam menjawab pertanyaan

Ketera mpilan Presenta si Lisan

1 2 3 4 5 6

Analisis data tidak akurat dan dangkal, atau elemenkompo nennyatidak diidentifikasia taudijelaskan; informasi terkait jawaban masalah penelitiankura ng terorganisir, penerapan metode penelitian, teknik, model, kerangka kerja, dan/atau teori untukanalisis data tidak tepat; kesimpulanser ingtidak didukung data yang cukup.

Analisis data cukup akurat, atauelemenkomponennyad

iidentifikasiataudijelaskan; informasi terkait jawaban masalah penelitian terorganisir, penerapan metode penelitian, teknik,model, kerangka kerja, dan/atauteori untukanalisis data disajikan dengan tepat;

kesimpulan penelitian didukung data yang cukup.

Analisis data sangat akurat dan lengkap, atau elemenkomponennyadii

dentifikasiataudijelaskan secara detail; informasi terkait jawaban masalah penelitiansangat terorganisir, penerapan metode penelitian, teknik,

model, kerangka kerja, dan/atauteori untukanalisis data sangat tepat; kesimpulan penelitian didukung data yang cukup. Ketera mpilan Analisis / Berpikir Kritis 1 2 3 4 5 6

(35)

Memiliki keterampilan yang rendah memadu

teori,penelitianrelevan, kerangka berpikir dalam praktek terkait dengan pemecahan masalah penelitian; tidak memberikan rekomendasi untuk tindakan penelitian selanjutnya, kurang tepat

menuliskan implikasi penelitian

Memiliki keterampilan yang cukup memadu teori, penelitian relevan, dan kerangka berpikir dalam praktek yang terkait

denganpemecahan masalah penelitian; memberikan rekomendasiuntuk tindakan penelitian selanjutnya;kurang tepat menuliskan implikasi penelitian

Memiliki keterampilan yang tinggi memadu teori, penelitian relevan, dan kerangka berpikir

dalam praktek yang Terkait Denganpemecahan masalah penelitian; Memberikan rekomendasi bermanfaat untuk penelitian selanjutnya, kurang tepat menuliskan implikasi penelitian Ketera mpilan Integras i 1 2 3 4 5 6

(Sumber: Panduan Penugasan Kuliah FE Unimed)

6. Rubrik Penilaian Proyek

Rubrik Penilaian Proyek

Mata Kuliah : Dosen Pengampu : Nama Proyek : Nama Mahasiswa/kelompok : Alokasi Waktu : Semester/Kelas : No ASPEK SKOR (1- 4) PERENCANAAN: a. Rancangan Proyek

- Alat dan bahan - Sumber belajar 1

(36)

c. Uraian Rencana Perbaikan PELAKSANAAN:

a. Keakuratan Sumber Data/Informasi b. Kuantitas Sumber Data

c. Analisis Data 2 d. Penarikan Kesimpulan 3 LAPORAN PROYEK: a. Sistematika Laporan b. Performans c. Presentasi TOTAL SKOR

Instrumen Observasi Proses Pembelajaran Aspek yang diamati No Nama Mahasiswa Sikap/Prilaku Tanggung Jawab Aktivitas Kerja sama Berpendapat /menanggapi Jlh NA Pedoman Penskoran:

Masing-masing kolom disi dengan kriteria: 4 = Baik Sekali

3 = Baik 2 = Cukup 1 = Kurang

Nilai = Total skor Perolehan X 100 Skor Maksimal

(37)

Pembobotan komponen-komponen penilaian sesuai dengan SK Rektor Unimed No.065/UN33/Kep/2016:

No. Jenis Tagihan Bobot

(%) 1 F1 = rata-rata nilai TR x 0,1 10 2 F2 = (0,2 CBR + 0,3 CJR + 0,5 RI ) X 0,1 10 3 F3 = (0,4 MR + 0,6 PR) X 0,15 15 4 F4 = (0,5 F4A + 0,5 F4B) X 0,65 65 100 Medan, Agustus 2017

Menyetujui, Dosen pengampu,

Ketua Program Studi Akuntansi

Dr. Nasirwan, SE, M.Si, Ak, CA OK Sofyan Hidayat,SE,M.Si.,Ak,CA

Referensi

Dokumen terkait

Untuk meneguhkan kembali komitmen seluruh insan Perseroan dalam mematuhi Kode Etik Perusahaan (Code of Conduct), menanamkan nilai-nilai Sido Muncul dan

dan non hayati yang terkandung di Desa Langensari dan mengembangkannya agar menjadi lebih bermanfaat bagi terwujudnya pembangunan Desa Langensari secara

Matakuliah ini mengajarkan konsep, pemanfaatan, dan perekayasaan informasi biaya, dengan memberikan kerangka berpikir bagi mahasiswa dalam memahami konsumsi sumberdaya

Selain kontraksi kinerja usaha pada sektor pertanian, perkebunan, peternakan, kehutanan & perikanan dan sektor pertambangan & penggalian, penurunan SBT kegiatan

tanggungjawab utama untuk memberikan edukasi pada pasien tentang sifat masalah kesehatan, hal-hal yang harus dihindari, penggunaan obat-obat di rumah, jenis

Hasil analisa data menunjukkan bahwa kesulitan yang dialami mahasiswa PPL Program Studi Pendidikan Ekonomi Universitas Negeri Medan dalam mengaplikasikan

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko sistematis dan risiko tidak sistematis yang ada pada setiap perusahaan-perusahaan perdagangan, jasa dan investasi yang terdaftar

Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan dengan menggunakan variabel break even point dan regresi linear untuk memperoleh gambaran yang menyeluruh mengenai pengaruh break